Jurnal Pendidikan West Science Vol. No. September 2025, pp. Penyusunan E-Modul Materi Lean Construction Management Pada Mata Kuliah Manajemen Konstruksi Anandita Novia Salsabil1. Anisah2. Wahyu Heryadi3 Universitas Negeri Jakarta dan noviaanandita01@gmail. 2 Universitas Negeri Jakarta dan anisah_mt@unj. 3 PT Wijaya Karya (Perser. Tbk dan wahyuheryadi. info@gmail. Article Info ABSTRAK Article history: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa emodul materi Lean Construction Management yang dapat digunakan oleh mahasiswa pada mata kuliah Manajemen Konstruksi. Penelitian ini juga merupakan bagian dari kerja sama riset antara Universitas Negeri Jakarta dan PT Wijaya Karya (Perser. Tbk. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan pendekatan model pengembangan 4D (Define. Design. Develop, dan Disseminat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul ini sangat layak Berdasarkan presentase uji validasi sebesar 79,5% oleh ahli materi, 83,5% oleh ahli media, dan 87,8% oleh pengguna. Uji coba terbatas juga menunjukkan peningkatan hasil belajar dengan gain score 0,802 . ategori tingg. E-modul ini menghadirkan inovasi melalui integrasi konten industri terkini, visual interaktif, dan penyesuaian kebutuhan dunia kerja. Sehingga, menjadi media pembelajaran yang relevan dan aplikatif dalam menghadapi tantangan industri konstruksi Received Sep, 2025 Revised Sep, 2025 Accepted Sep, 2025 Kata Kunci: Penyusunan. E-Modul. Lean Construction. Manajemen Konstruksi. Universitas Negeri Jakarta. Keywords: Development. E-Module. Lean Construction. Construction Management. Universitas Negeri Jakarta. ABSTRACT This study aims to produce teaching materials in the form of an emodule on Lean Construction Management that students in the Construction Management course can use. This research is also part of a research collaboration between the State University of Jakarta and PT Wijaya Karya (Perser. Tbk. This research used the Research and Development (R&D) method with a 4D development model approach (Define. Design. Develop, and Disseminat. The results of the research show that the Lean Construction Management e-module is classified as very feasible based on the percentage of validation tests of 79. 5% by material experts, 83. 5% by media experts, and 87. 8% by users. The limited trial also showed an increase in learning outcomes with a gain score of 0. igh categor. This e-module introduces innovation through the integration of up-to-date industry content, interactive visuals, and alignment with workplace demands. As a result, it serves as a relevant and applicable learning medium for addressing the challenges of the modern construction industry. This is an open access article under the CC BY-SA license. Journal homepage: https://wnj. westscience-press. com/index. php/jpdws/index A 316 Jurnal Pendidikan West Science Corresponding Author: Name: Anandita Novia Salsabil Institution: Universitas Negeri Jakarta. Jalan Rawamangun Muka. Jakarta 13220 Email: noviaanandita01@gmail. PENDAHULUAN Industri konstruksi saat ini dihadapkan pada tuntutan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam pelaksanaan proyek. Salah satu pendekatan yang semakin banyak diadopsi adalah Lean Construction, yang diadaptasi dari gagasan lean manufacturing yang dibuat oleh Toyota. Berbeda dengan lean manufacturing yang fokus pada produksi di sektor manufaktur, lean construction menitikberatkan pada proses produksi dalam proyek konstruksi (Hidayat Saputra, 2. Secara umum, lean construction dapat diartikan sebagai menggunakan prinsip lean untuk menghasilkan nilai tambah yang mampu memberikan kepuasan kepada pemilik proyek sekaligus meningkatkan efisiensi pelaksanaan konstruksi (Lean Construction Institut. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja industri konstruksi dengan mengacu pada praktik lean production di sektor manufaktur, melalui penerapan prinsip-prinsip yang berorientasi pada: . peningkatan value project, dan . pengurangan pemborosan . atau DOWNTIME. Menanggapi tuntutan industri tersebut, institusi pendidikan tinggi, khususnya Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Jakarta, perlu menyesuaikan kurikulum agar selaras dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja. Program studi ini mempersiapkan mahasiswa sebagai pendidik di bidang vokasi konstruksi bangunan dengan mempelajari berbagai aspek ilmu konstruksi, termasuk Manajemen Konstruksi. Mata kuliah ini meliputi materi perencanaan proyek, penjadwalan (Network Planning dan Barchar. , serta pengendalian biaya konstruksi dengan Kurva-S Rencana. Oleh karena itu, penguasaan Lean Construction Management menjadi penting, mengingat penerapan prinsip lean dalam manajemen konstruksi dapat meningkatkan kinerja proyek. Pemahaman ini juga diharapkan membantu mahasiswa mengenal dan menguasai sistem tersebut. Namun, berdasarkan hasil survei terhadap 37 mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah Manajemen Konstruksi, ditemukan bahwa 84,4% belum pernah mendapatkan materi terkait lean construction, dan 40,6% di antaranya mengaku belum memahami konsep tersebut. Kondisi ini menjadi salah satu alasan utama pengembangan e-modul, karena ketiadaan materi lean construction dalam perkuliahan menimbulkan kendala saat mahasiswa mengikuti program magang di perusahaan seperti PT Wijaya Karya (Perser. Tbk dan PT PP (Perser. Tbk, yang telah menerapkan prinsip lean dalam manajemennya. Kurangnya bekal pengetahuan tersebut membuat mahasiswa kesulitan memahami sistem kerja di lapangan, sehingga menunjukkan adanya kesenjangan antara materi pembelajaran di perguruan tinggi dan kebutuhan nyata industri. Dalam konteks pendidikan, diperlukan bahan ajar yang dapat memfasilitasi kemandirian mahasiswa dalam memahami konsep lean construction secara interaktif. Bahan ajar merupakan materi pembelajaran yang dirancang secara terstruktur sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran yang diterapkan dalam proses belajar (Magdalena et al. , 2. Penyusunan bahan ajar harus memenuhi standar instruksional, disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, dan selaras dengan strategi pembelajaran. Salah satu bentuk bahan ajar tersebut adalah e-modul, yaitu modul dalam format elektronik yang berfungsi sebagai sumber informasi sekaligus pengganti buku konvensional (Dina Chairunisa & Zamhari, 2. E-modul memiliki keunggulan self-instructional Vol. No. September 2025, pp. A 317 Jurnal Pendidikan West Science sehingga memungkinkan mahasiswa belajar secara mandiri, fleksibilitas karena dapat diakses tanpa batas waktu dan lokasi, serta ramah pengguna . ser friendl. (Daryanto, 2013. Lestari et al. , 2. Pengembangan e-modul ini juga merupakan bagian dari payung penelitian kolaboratif antara Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Jakarta dan PT Wijaya Karya (Perser. Tbk. Melalui kerja sama ini diharapkan dapat dihasilkan inovasi bahan ajar yang relevan, sesuai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, dan mampu menjawab tantangan industri konstruksi modern. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini berfokus pada AuPenyusunan E-Modul Materi Lean Construction Management pada Mata Kuliah Manajemen KonstruksiAy. Keberadaan e-modul ini diharapkan mampu mendukung pendidik dan mahasiswa dalam pelaksanaan proses pembelajaran, memperdalam pemahaman materi, serta meningkatkan capaian belajar, khususnya terkait Lean Construction Management. TINJAUAN PUSTAKA 1 E-Modul Menurut Lastri . , e-modul dikembangkan dengan tujuan utama untuk membantu peserta didik belajar secara mandiri serta mengevaluasi tingkat pemahaman mereka terhadap materi pembelajaran. Melalui penggunaan e-modul, peserta didik diharapkan mampu mengidentifikasi pengetahuan dan keterampilan yang telah dikuasai sehingga mampu meraih capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Adapun beberapa manfaat e-modul dalam proses pembelajaran antara lain: Mempermudah pendidik dalam menyampaikan materi ajar. Meningkatkan Membantu peserta didik memperoleh pemahaman materi yang lebih mendalam. Membuat proses pembelajaran lebih efektif dan efisien. Menjadi solusi alternatif bagi peserta didik dalam menghadapi kesulitan belajar. 2 Lean Construction Konsep lean pertama kali diterapkan oleh Toyota, namun baru dikenal luas pada akhir 1980-an melalui penelitian James Womack, yang mengidentifikasi bahwa proses yang dijalankan oleh Toyota merupakan pendekatan AuleanAy. Lean sendiri merupakan metodologi yang berfokus pada pencapaian hasil produk dengan memanfaatkan sumber daya secara efektif. Lean Construction atau Konstruksi Ramping diperkenalkan pada tahun 1992 oleh Lauri J. Koskela dari VTT Building and Transport. Finlandia. Tujuannya adalah meningkatkan kinerja industri konstruksi dengan mengadaptasi prinsip lean production yang telah digunakan di sektor manufaktur. Secara konseptual, filosofi lean construction ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh para peneliti dan praktisi konstruksi yang tergabung dalam International Group for Lean Construction (IGLC). Menurut Lean Construction Institute, secara umum Lean Construction didefinisikan sebagai proses penerapan prinsip-prinsip lean untuk menciptakan nilai tambah . yang mampu meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Prinsipprinsip Lean Construction Management ini mengacu pada PMBOK dan memuat sepuluh poin utama dalam proses manajemen proyek. Vol. No. September 2025, pp. A 318 Jurnal Pendidikan West Science 3 Kerangka Teoritik Penyusunan e-modul materi ini juga merupakan bagian dari payung penelitian hasil kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Jakarta dan PT Wijaya Karya (Perser. Tbk. Kerja sama tersebut bertujuan untuk menghasilkan inovasi bahan ajar yang relevan serta sejalan dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, khususnya dalam menjawab tantangan industri konstruksi Penyusunan e-modul materi lean construction management dilakukan melalui metode Research and Development (R&D) melalui penerapan model pengembangan 4D, yang terdiri atas tahap Define. Design. Development, dan Dissemination. Desain e-modul dibuat menggunakan perangkat lunak Canva, kemudian disajikan dalam format portable document format (. Selanjutnya, e-modul tersebut melalui tahap uji kelayakan isi materi dan media yang di validasi oleh para ahli sesuai bidang keahliannya masingmasing. Setelah dinyatakan layak, e-modul disebarluaskan kepada dosen pengampu mata kuliah Manajemen Konstruksi untuk dimanfaatkan sebagai bahan ajar dalam proses perkuliahan. METODE PENELITIAN Penelitian dilaksanakan pada mata kuliah Manajemen Konstruksi Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester ganjil . Tujuan penelitian ini untuk menyusun e-modul materi Lean Construction Management pada mata kuliah Manajemen Konstruksi di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model pengembangan 4D, yang meliputi tahap Define (Pendefinisia. Design (Perencanaa. Development (Pengembanga. , dan Dissemination (Diseminas. Model 4D dipilih karena memiliki langkah-langkah yang relatif sederhana, memerlukan waktu pengembangan yang tidak terlalu lama, dan tepat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan perangkat pembelajaran. Selain itu, model ini mengharuskan adanya evaluasi ahli, sehingga produk yang dihasilkan direvisi berdasarkan masukan, saran, dan penilaian para pakar sebelum dilakukan uji coba. E-modul yang dihasilkan pada penelitian ini ditujukan untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Jakarta, yang sedang menempuh mata kuliah Manajemen Konstruksi. Vol. No. September 2025, pp. A 319 Jurnal Pendidikan West Science HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Validasi Ahli Materi Tabel 1. Hasil Validasi Ahli Materi Vol. No. September 2025, pp. A 320 Jurnal Pendidikan West Science Sumber: Data Penelitian Validasi Ahli Materi . 2 Hasil Validasi Ahli Media Tabel 2. Hasil Validasi Ahli Media Vol. No. September 2025, pp. A 321 Jurnal Pendidikan West Science Sumber: Data Penelitian Validasi Ahli Media . 3 Hasil Validasi Penilaian Pengguna Tabel 3. Hasil Penilaian Pengguna Vol. No. September 2025, pp. Jurnal Pendidikan West Science A 322 Sumber: Data Penelitian Validasi Pengguna . Penelitian pengembangan e-modul Lean Construction Management untuk mata kuliah Manajemen Konstruksi di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Jakarta, menggunakan model pengembangan 4D yang diperkenalkan oleh Thiagarajan . Model ini mencakup empat tahap, yaitu pendefinisian . , perancangan . , pengembangan . , dan penyebarluasan . Keunggulan model 4D terletak pada langkah-langkahnya yang sederhana dan efisien, sehingga sesuai untuk pengembangan perangkat pembelajaran (Indah Mayang Sari et al. , 2. E-modul yang dihasilkan dirancang sebagai panduan belajar mahasiswa untuk memahami materi lean construction. Penyusunannya menggunakan perangkat lunak Canva dan disajikan dalam format portable document format (. , yang mudah diakses melalui berbagai perangkat seperti smartphone dan laptop (Della Afrilia, 2. Materi dalam e-modul dilengkapi dengan gambar relevan guna menarik minat belajar. Vol. No. September 2025, pp. A 323 Jurnal Pendidikan West Science Hasil uji validasi mengindikasi bahwa e-modul memenuhi kelayakan untuk digunakan. Penilaian oleh dua ahli materi memperoleh skor kelayakan sebesar 79,5% . ategori sangat laya. pada aspek isi, kebahasaan, dan penyajian. Sementara itu, penilaian oleh dua ahli media memperoleh skor 83,5% . ategori sangat laya. pada aspek isi, kebahasaan, penyajian, penggunaan, kemanfaatan, dan kegrafikan, yang semuanya memenuhi kriteria kelayakan 76Ae100%. Kelebihan e-modul ini antara lain mendukung pembelajaran mandiri, dilengkapi tes formatif untuk mengukur pemahaman, memadukan elemen desain yang menarik, serta menyediakan tombol navigasi untuk memudahkan akses materi. Namun, pada uji coba terbatas ditemukan kendala bahwa beberapa perangkat tidak mendukung fitur tautan langsung, sehingga mahasiswa harus menyalin tautan secara manual ke browser. Produk akhir e-modul ini diserahkan kepada dosen pengampu mata kuliah Manajemen Konstruksi https://bit. ly/E- modul_LeanConstructionManagement. KESIMPULAN Penelitian penyusunan e-modul lean construction management ini dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) dan menggunakan model pengembangan 4D (Define. Design. Development. Disseminatio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang disusun memenuhi standar kelayakan sebagai media pembelajaran. Berdasarkan uji validasi, e-modul memperoleh nilai kelayakan ahli materi sebesar 79,5%, ahli media 83,5%, dan pengguna sebesar 87,8%Aiseluruhnya termasuk kategori Ausangat layakAy. Uji coba terbatas terhadap 12 mahasiswa juga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar, dengan gain score sebesar 0,802 yang tergolong pada kategori peningkatan kognitif tinggi. Dengan demikian, e-modul Lean Construction Management ini dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran dalam mata kuliah Manajemen Konstruksi di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Universitas Negeri Jakarta. DAFTAR PUSTAKA