Aiko Melendez Ambray Winokan. Didik Hadiyanto. Rahajeng Cahyaning Putri Jurnal EDUECO Universitas Balikpapan PENGARUH MOTIVASI. KOMPENSASI. DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. INDO MURO KENCANA PALANGKARAYA Aiko Melendez Ambray Winokan 1. Didik Hadiyanto2. Rahajeng Cahyaning Putri3 Universitas Balikpapan1 Universitas Balikpapan2 Universitas Balikpapan3 Pos-el : aikorw@gmail. com1 didikhadiyatno@uniba-bpn. id2, ajengcipto@uniba-bpn. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Motivasi. Kompensasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Indo Muro Kencana Palangkaraya. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif. Alat analisis yang dipakai ialah regresi linear berganda dengan bantuan software smart PLS dan menggunakan teknik simple random sampling dengan 70 responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner. Penelitian ini menggunakan SmartPLS dalam menngolah Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variable motivasi mempunyai pengaruh secara parsial terhadap variabel kepuasan kerja karyawan PT Indo Muro Kencana Palangkaraya, variable kompensasi tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan kerja karyawan PT Indo Muro Kencana Palangkaraya dan variable disiplin kerja tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan kerja karyawan PT Indo Muro Kencana Palangkaraya. Kata kunci : Motivasi. Kompensasi. Disiplin Kerja. Kepuasan Kerja ABSTRACT The purpose of this study is to examine the influence of motivation, compensation, and work discipline on employee job satisfaction at PT Indo Muro Kencana Palangkaraya. This research uses a quantitative approach. The analytical tool used is multiple linear regression with the assistance of SmartPLS software, and the sampling technique applied is simple random sampling with a total of 70 respondents. Data were collected through observation, interviews, and Data processing was conducted using SmartPLS. The results of the study indicate that the motivation variable has a partial influence on employee job satisfaction at PT Indo Muro Kencana Palangkaraya. However, the compensation and work discipline variables do not have a partial influence on employee job satisfaction at the same company. Keywords: Motivation. Compensation. Work Discipline. Job Satisfaction PENDAHULUAN Salah satu faktor yang menentukan seberapa baik sebuah perusahaan dapat bersaing dalam persaingan yang ketat di era globalisasi saat ini sumber daya manusia yang kompenten. Suatu industri atau perusahaan sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusianya (Gani et , 2. Hasil kerja karyawan tersebut merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang telah dicapai oleh karyawan yang mampu bekerja dengan baik dan Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan tersebut. Hal ini merupakan faktor yang mendorong kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja karyawan merupakan masalah yang penting, karena ada bukti yang kuat kepausan kerja memberi manfaat yang industri/instansi, (Setiawan, 2. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di perusahaan, persoalan yang sering dihadapi suatu perusahaan Aiko Melendez Ambray Winokan. Didik Hadiyanto. Rahajeng Cahyaning Putri Jurnal EDUECO Universitas Balikpapan yaitu rendahnya kualitas sumber daya SDM merupakan aset penting yang harus dikelolah dengan baik oleh perusahaan agar dapat memberikan kontribusi yang optimal. PT Indo Muro Kencana menyadari bahwa sumber daya manusia sangat penting untuk menjadikan karyawan lebih unggul, tangguh dan profesional pada bidangnya untuk mencapai tujuan perusahaan. Dalam hal ini. Upaya PT. Indo Muro Kencana dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Dengan peningkatan kesejahteraan dan fasilitas karyawan lalu pengembangankan karier dan pelatihan, membuat lingkungan kerja yang sehat dan aman, keterlibatan Serta hal ini yang didapat dari observasi yang telah dilakukan yaitu kompetitor yang terdapat di daerah kalimantan yaitu PT Kasongan Bumi Kencana akan tetapi dari segi hasil pertambangan yang memiliki hasil yang besar terdapat pada PT Indo Muro Kencana. Komitmen PT Indo Muro Kencana dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan terbukti tidak hanya melalui peningkatan kesejahteraan dan pelatihan, tetapi juga dari output kinerja perusahaan yang tinggi dibandingkan Hal ini menunjukkan bahwa investasi pada sumber daya manusia berkontribusi signifikan terhadap kinerja dan keberlanjutan operasional tambang. Sangat penting bagi perusahaan untuk memastikan kepuasan kerja Kepuasan kerja merupakan suatu sikap karyawan terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan situasi kerja, kerja sama antar karyawan, imbalan yang diterima dalam kerja, dan hal-hal yang menyangkut faktor fisik dan psikologis. Pendapat karyawan yang menyenangkan atau tidak mengenai pekerjaannya, perasaan itu terlihat dari perilaku baik karyawan terhadap pekerjaan dan semua hal yang dialami lingkungan kerja (Sudiyanto, 2. Salah satu faktor yang memengaruhi kepuasan kerja yaitu motivasi. Motivasi diartikan sebagai faktor-faktor yang mengarahkan dan mendorong perilaku atau keinginan seseorang untuk melakukan suatu kegiatan yang dinyatakan dalam bentuk usaha yang keras atau lemah (Soejarminto & Hidayat, 2. Ketika karyawan memiliki dorongan untuk bekerja, mereka akan lebih bersemangat untuk mencapai tujuan. Jika mereka tidak memiliki dorongan dari rekan kerja mereka, mereka dapat menjadi tidak puas dengan pekerjaan mereka dan menciptakan suasana kerja yang tidak menyenangkan. Penelitian diperkuat oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh (Waskito & Sumarni, 2. yang menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Dengan demikian, mengambarkan bahwa antara motivasi kerja dengan kepuasan kerja mempunyai pengaruh yang positif artinya apabila motivasi yang diberikan pimpinan meningkat maka kepuasan kerja karyawan akan mengalami peningkatan Sementara itu penelitian tersebut berbanding terbalik dengan penelitian (Utari et al. , 2. bahwa Motivasi memiliki pengaruh yang negatif dan tidak siginifikan terhadap Kepuasan Kerja seorang pegawai. Selain faktor motivasi, perusahaan juga harus mempertimbangkan untuk memberikan kompensasi kepada karyawan untuk kepuasan kerja mereka. Kompensasi adalah sebagai bentuk timbal jasa yang diberikan kepada karyawan sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi dan pekerjaan mereka kepada organisasi (Hafidzi et al. , 2. Kompensasi tersebut dapat berupa finansial yang langsung maupun tidak langsung, serta penghargaan tersebut dapat pula bersifat tidak langsung. Dengan demikian, pernyataan tersebut didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh (Nurdin et al. , 2. yang menyatakan bahwa ada pengaruh positif yang signifikan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan. Kompensasi dapat Dikarenakan setiap karyawan memiliki Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 Aiko Melendez Ambray Winokan. Didik Hadiyanto. Rahajeng Cahyaning Putri Jurnal EDUECO Universitas Balikpapan harapan akan kehidupan yang lebih baik tidak dapat meningkatkan kepuasan kerja sepadan dengan pengorbanan dan karyawan. tanggung jawab yang dilakukan karyawan Berdasarkan hal-hal diatas maka dalam pekerjaannya. Sedangkan dalam hipotesis penelitian ini adalah . Motivasi penelitian (Kurniawan & Riantobi, 2. (X. berpengaruh terhadap kepuasan kerja penelitian (Y) Karyawan Office PT Indo Muro kompensasi Kencana Palangkaraya, . Kompensasi berpengaruh tidak signifikan terhadap (X. berpengaruh terhadap kepuasan kerja kepuasan kerja karyawan. Pada dasarnya (Y) Karyawan Office PT Indo Muro disebabkan responden atau karyawan Kencana Palangkaraya, . disiplin kerja sudah merasa puas dengan kompensasi (X. berpengaruh terhadap kepuasan kerja yang diberikan perusahaan karena telah (Y) Karyawan Office PT Indo Muro memenuhi kebutuhan karyawan sehingga Kencana Palangkaraya. kompensasi tidak berpengaruh lagi terhadap kepuasan kerja yang dirasakan 2. METODE PENELITIAN oleh karyawan. Jenis penelitian yang digunakan Faktor lain selain Motivasi dan adalah penelitian kuantitatif dengan kompensasi yang memengaruhi kepuasan metode pengumpulan data melalui kerja yaitu disiplin kerja, faktor disiplin kuesioner. Populasi dalam penelitian ini kerja juga sangat berpengaruh bagi adalah Karyawan Office PT Indo Muro Berdasarkan pernyataan dari Kencana Palangkaraya dengan jumlah 231 karyawan pada PT. Indo Muro Kencana, orang dimana penelitian ini menggunakan masih ada beberapa karyawan yang dating rumus slovin tingkat kesalahan sebesar terlambat, karyawan yang datang terlambat 10% dengan demikian sampel yang mengakibatkan tidak optimalnya jam kerja digunakan sebanyak 70 orang. Teknik yang Selain itu masih ada karyawan digunakan yaitu simple random sampling yang pulang lebih awal dari jam kerja yang dikarenakan pengambilan sampel dari telah ditentukan oleh perusahaan. Ketidak populasi dilakukan secara acak tanpa disiplinan ini membuat perusahaan memperhatikan strata yang ada dalam mengalami kerugian baik dalam jumlah populasi. Metode analisis data dalam kecil maupun besar. (Anggraini & Ismail, penelitian ini menggunakan outer model, 2. Disiplin kerja merupakan suatu inner model, dengan menggunakan kekuatan yang berkembang di dalam tubuh SmartPLS. karyawan dan menyebabkan karyawan dapat menyesuaikan diri dengan sukarela 3. HASIL DAN PEMBAHASAN pada keputusan, peraturan, dan nilai-nilai Total keseluruhan responden yang yang tinggi dari pekerjaan dan perilaku. digunakan dalam penelitian ini sebanyak Pernyataan tersebut dapat didukung oleh 70 responden, dimana partisipasinya penelitian (Susanti & Aesah, 2. dalam adalah laki-laki sebanyak 47 orang dan hasil penelitiannya menyatakan bahwa perempuan sebanyak 23 orang. Pastisipasi disiplin kerja berpengaruh positif dan usia paling banyak 20-30 tahun sebanyak signifikan terhadap kepuasan kerja 39 orang, 31-40 tahun sebanyak 11 orang. Hasil penelitian sebelumnya 41-50 tahun 13 orang dan >50 tahun berbanding terbalik dengan hasil penelitian sebanyak 7 orang. Pada kriteria pendidikan oleh (Dewi Larantika & Siti Annisa terakhir paling banyak SMA sederajat Wahdiniawati, 2. yang menyatakan sebanyak 30 responden. S1 sebanyak 28 bahwa disiplin kerja tidak berpengaruh responden. S2 sebanyak 5 responden. S3 positif dan signifikan terhadap kepuasan sebanyak 1 responden dan lainnya kerja karyawan. Dengan demikian, hal sebanyak 6 responden. Sementara itu pada tersebut menunjukkan bahwa disiplin kerja kriteria lama bekerja yang paling banyak 1Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 Aiko Melendez Ambray Winokan. Didik Hadiyanto. Rahajeng Cahyaning Putri Jurnal EDUECO Universitas Balikpapan 5 tahun sebanyak 43 responden, 6-10 tahun sebanyak 13 responden, >10 tahun sebanyak 14 responden. atau validitas nomologis, yang dapat dinilai melalui R-Square dari konstrukkonstruk Dengan menilai pengaruh variabel eksogen terhadap variabel endogen. Semakin tinggi nilai RSquare berarti model semakin baik dalam Berikut tabel 2 Inner Model R-Square : Pengukuran Outer Model Outer CronbachAos Alpha. Composite Reliability. AVE (Average Variance Extracte. yang dapat dilihat pada tabel 1, sebagai berikut: Tabel 1 Nilai CronbachAos Alpha, dan AVE Variabel Motivasi (X. Kompensasi (X. Disiplin kerja(X. Kepuasan Kerja (Y) CronbachAos Alpha 0,979 0,950 0,990 0,980 Tabel 2 Nilai R-square (R. Variabel Kepuasan Kerja (Y) R-square (R. 0,887 AVE Sumber: Output SmartPLS . 0,923 0,870 0,950 0,925 Pada tabel 2 menunjukkan bahwa nilai R-square (R. 887 atau 88,7%. Maka nilai R-square (R. untuk variabel Kepuasan Kerja adalah sebesar 88,7%, artinya bahwa kemampuan dari variabel bebas yaitu Kepemimpinan. Komunikasi dan Disiplin didalam menjelaskan variabel Kepuasan Kerja adalah sebesar 88,7%, sedangkan sisanya sebesar 11,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, sehingga nilai R-square (R. pada variabel Kepuasan Kerja adalah baik karena 0,887 > 0,118. Untuk melihat tujuan yang diinginkan penelitian ini, mengetahui pengaruh variabel Motivasi (X. Kompensasi (X. , dan Disiplin kerja (X. secara parsial terhadap kepuasan kerja (Y) Karyawan Office PT Indo Muro Kencana Palangkaraya dapat dilihat pada tabel 3 Hasil Uji Hipotesis berikut: Sumber: Output SmartPLS . Berdasarkan pada tabel 1 di atas untuk melihat uji validitas dan uji Pengujian validitas yang digunakan di penelitian ini menggunakan uji validitas konvergen, dimana pada tabel 1 menunjukkan untuk nilai AVE pada masing-masing konstruk yaitu lingkungan kerja, motivasi, disiplin kerja, dan kepuasan kerja karyawan telah memiliki nilai yang lebih besar dari 0,5 sehingga dapat disimpulkan bahwa masing-masing konstruk dalam penelitian ini telah mencapai validitas konvergen yang baik, yaitu setiap instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah valid. Sedangkan untuk uji reliabilitas dapat melihat nilai cronbachAos alpha, syarat nilai cronbachAos alpha yang dapat dikatakan baik jika nilainya diatas > 0,70. Pada tabel 1 di atas menunjukkan bahwa semua konstruk telah memenuhi kriteria cronbachAos alpha yang nilainya lebih dari 0,70 sehingga dapat disimpulkan bahwa semua konstruk dikatakan memiliki reliabilitas yang baik. Hasil Uji Model Struktural (Inner Model Analysi. Analisis explantory power yang dimiliki model Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 Tabel 3 Hasil Uji Original Sample. T Statistics, dan P Values (X. > (Y) (X. > (Y) (X. > (Y) Original Sample (O) 0,963 T Statistics (O/STDEV) Values 23,615 0,000 -0,097 0,718 0,473 0,074 0,594 0,553 Sumber: Output SmartPLS . Aiko Melendez Ambray Winokan. Didik Hadiyanto. Rahajeng Cahyaning Putri Jurnal EDUECO Universitas Balikpapan Berdasarkan tabel 3, menunjukkan hasil Original Sample. T Statistics, dan P Values yang dapat dijelaskan sebagai Variabel Motivasi (X. berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) Karyawan Office PT Indo Muro Kencana Palangkaraya. Hasil menunjukkan nilai p-values sebesar 0,00<0,05 dan memiliki nilai t-statistik 23,615 > t-tabel 1,96, maka secara statistik artinya variabel Motivasi (X. memiliki hubungan signifikan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y). Variabel Kompensasi (X. tidak berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) Karyawan Office PT Indo Muro Kencana Palangkaraya. Hasil pengujian menunjukkan nilai p-values sebesar 0,473 > 0,05 dan memiliki nilai t-statistik 0,718 > t-tabel 1,96, maka secara statistik artinya variabel Kompensasi (X. memiliki tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y). Variabel Disiplin kerja (X. tidak berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) Karyawan Office PT Indo Muro Kencana Palangkaraya. Hasil pengujian menunjukkan nilai p-values sebesar 0,553 > 0,05 dan memiliki nilai t-statistik 0,594 < t-tabel 1,96, maka secara statistik artinya variabel Disiplin kerja (X. memiliki tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y). yang dapat meningkatkan perasaan puas terhadap pekerjaan, yang pada gilirannya dapat berdampak positif pada pekerjaan yang mereka lakukan. Hasil ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh (Waskito & Sumarni, 2. menyatakan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Tetapi bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Utari et al. , 2. menyatakan bahwa motivasi tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Pengaruh Motivasi (X. Terhadap Kepuasan Kerja (Y) variabel Motivasi (X. mempunyai pengaruh secara parsial terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) pada karyawan PT Indo Muro Kencana Palangkaraya. Artinya semakin tinggi tingkat motivasi yang dimiliki oleh karyawan, semakin besar kepuasan kerja mereka dalam menjaga semangat dan semangat juang karyawan pembinaan karier yang jelas dari PT Indo Muro Kencana. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi merupakan faktor penting Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 Pengaruh Kompensasi (X. Terhadap Kepuasan Kerja (Y) variabel kompensasi (X. tidak berpengaruh secara parsial terhadap Kepuasan Kerja (Y) pada Karyawan PT Indo Muro Kencana Palangkaraya. Hal ini memberikan cuti dengan kebijakan yang adil dan bijaksana, meskipun ada beberapa aspek kompensasi lainnya yang perlu perhatian lebih. Meskipun PT Indo Muro Kencana memberikan kompensasi yang kompetitif hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi tidak menjadi penentu utama kepuasan kerja hal ini disebabkan kompensasi yang dianggap sudah standar, sehingga tidak lagi menjadi faktor pembeda dalam persepsi karyawan artinya kompensasi tidak lagi dianggap sebagai faktor pemicu kepuasan kerja. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh (Kurniawan & Riantobi, 2. menyatakan bahwa kompensasi tidak berpengaruh signifikan Tetapi, bertentangan dengan hasil penelitian (Azhar et al. , 2. menyatakan bahwa kompensasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Pengaruh Disiplin kerja (X. Terhadap Kepuasan Kerja (Y) variabel disiplin kerja (X. tidak berpengaruh secara parsial terhadap Kepuasan Kerja (Y) pada Karyawan PT Indo Muro Kencana Palangkaraya. Disiplin Aiko Melendez Ambray Winokan. Didik Hadiyanto. Rahajeng Cahyaning Putri Jurnal EDUECO Universitas Balikpapan kewajiban di lingkungan perusahaan PT Indo Muro Kencana namun tingkat kedisiplinan tidak secara langsung memengaruhi kepuasan kerja hal ini kemungkinan karena disiplin kerja lebih dilihat sebagai tuntutan atau beban, bukan sebagai nilai yang meningkatkan kepuasan kedisiplinan karena takut sanksi bukan karena kesadaran atau kenyamanan kerja. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh (Dewi Larantika & Siti Annisa Wahdiniawati, 2. menyatakan bahwa disiplin kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja Tetapi, bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Atmojo, 2. menyatakan bahwa disiplin kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja membantu karyawan memulihkan energi secara optimal. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan motivasi pegawai dapat meningkat secara signifikan. variabel Kompensasi (X. Hasil penelitian menunjukkan perlunya pengembangan strategi penghargaan yang mampu mendorong semangat kerja dan prestasi Perusahaan diharapkan dapat melakukan evaluasi secara teratur terhadap kinerja karyawan untuk membantu mereka berkembang dan meningkatkan kepatuhan terhadap nilai-nilai perusahaan. dan pada variabel Disiplin Kerja (X. Perusahaan diharapkan dapat lebih memperhatikan kesejahteraan karyawan dan meningkatkan komunikasi terkait kedisiplinan masih perlu diperkuat, serta menerapkan sistem pemberian penghargaan atau pengakuan yang adil dan terbuka untuk menghargai kontribusi dan Disarankan agar perusahaan meningkatkan pengawasan dan pemberian sanksi yang tegas bagi pelanggaran absensi untuk menekan angka mangkir kerja KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan analisa dan pembahasan pada penelitian ini disimpulan bahwa variabel Motivasi (X. memiliki pengaruh terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) Karyawan PT Indo Muro Kencana, variabel Kompensasi (X. memiliki tidak pengaruh terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) Karyawan PT Indo Muro Kencana, dan variabel Disiplin kerja (X. tidak berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) Karyawan PT Indo Muro Kencana. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dibahas, maka saran yang relevan untuk meningkatkan Kepuasan Kerja Karyawan PT Indo Muro Kencana adalah pada variabel Motivasi (X. perusahaan perlu memastikan bahwa aspek dasar yang menunjang kenyamanan fisik karyawan terpenuhi dengan baik. Kebutuhan ini mencakup penyediaan fasilitas kerja yang layak, seperti ruang kerja yang bersih, pencahayaan yang memadai, sirkulasi udara yang baik, serta akses terhadap air bersih dan toilet yang higienis. Selain itu, pemberian waktu istirahat yang cukup dan ruang istirahat yang nyaman dapat Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 DAFTAR PUSTAKA