AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1151-1156 Pemberdayaan UMKM Desa Babakan Mulya Kuningan Melalui Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi Irfan Ali1*. Nining Rahaningsih2. Iin3 1Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak. STMIK IKMI Cirebon. Kota Cirebon. Indonesia. 2Program Studi Komputerisasi Akuntansi. STMIK IKMI Cirebon. Kota Cirebon. Indonesia. 3Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak. STMIK IKMI Cirebon. Kota Cirebon. Indonesia. Email: 1*irfanali@gmail. com, 2niningrahaningsih@gmail. com, 3iin@yahoo. Abstrak - Desa Babakan Mulya di Kabupaten Kuningan adalah sebuah lokasi yang memiliki potensi ekonomi yang signifikan di sektor Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah UMKM. Namun, potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan karena tantangan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM dalam mengadopsi Teknologi Informasi (TI) sebagai alat untuk mengembangkan bisnis mereka. Oleh karena itu, pelatihan pemanfaatan TI untuk UMKM di Desa Babakan Mulya menjadi sebuah inisiatif penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi lokal. Desa Babakan Mulya terletak di Kabupaten Kuningan. Jawa Barat. Indonesia. Desa ini memiliki sejumlah UMKM yang mencakup berbagai sektor, seperti pertanian, kerajinan, dan kuliner tradisional. Namun, sebagian besar UMKM ini menghadapi kendala dalam mengadopsi. Kasus yang sering terjadi adalah ketidakmampuan untuk memanfaatkan platform online untuk memasarkan produk mereka, kurangnya pemahaman tentang pentingnya TI dalam manajemen bisnis, dan keterbatasan akses terhadap teknologi digital Hasil kegiatan pemberdayaan UMKM di Desa Babakan Mulya. Kuningan melalui pelatihan pemanfaatan teknologi informasi, dapat disimpulkan bahwa implementasi teknologi informasi telah memberikan dampak positif yang nyata bagi para pelaku UMKM dan komunitas di desa tersebut. Pertama, adopsi teknologi informasi telah meningkatkan efisiensi operasional UMKM. Proses produksi dan manajemen inventaris menjadi lebih terstruktur dan efisien, memungkinkan mereka untuk memenuhi permintaan pasar dengan lebih tepat waktu dan berkualitas. Kedua, pemanfaatan teknologi informasi memperluas jangkauan pasar. Dengan kemampuan untuk memasarkan produk secara online. UMKM Desa Babakan Mulya dapat mencapai pelanggan di berbagai wilayah, bahkan hingga ke tingkat nasional. Hal ini membuka peluang baru untuk pertumbuhan bisnis dan peningkatan pendapatan. Kata Kunci : Babakan Mulya. Kuningan. Desa Wisata Abstract - Babakan Mulya Village in Kuningan Regency is a location that has significant economic potential in the Micro. Small and Medium Enterprises MSME sector. However, this potential has not been fully exploited due to the challenges faced by MSMEs in adopting Information Technology (IT) as a tool to develop their Therefore. IT utilization training for MSMEs in Babakan Mulya Village is an important initiative to increase the competitiveness of the local economy. Babakan Mulya Village is located in Kuningan Regency. West Java. Indonesia. This village has a number of MSMEs covering various sectors, such as agriculture, crafts and traditional culinary delights. However, most of these MSMEs face obstacles in adopting. Cases that often occur are the inability to utilize online platforms to market their products, lack of understanding of the importance of IT in business management, and limited access to digital technology. The results of MSME empowerment activities in Babakan Mulya Village. Kuningan through training in the use of information technology, it can be concluded that the implementation Information technology has had a real positive impact on MSMEs and communities in the village. First, the adoption of information technology has increased the operational efficiency of MSMEs. Production processes and inventory management become more structured and efficient, allowing them to meet market demand in a more timely and quality manner. Second, the use of information technology expands market reach. With the ability to market products online. Babakan Mulya Village MSMEs can reach customers in various regions, even at the national level. This opens up new opportunities for business growth and increased revenue. Keywords: Babakan Mulya. Kuningan. Tourism Village PENDAHULUAN Desa Babakan Mulya di Kabupaten Kuningan adalah sebuah lokasi yang memiliki potensi ekonomi yang signifikan di sektor Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM)(Rinto et al. , 2022. Sumiyati & Faisal Akbar, 2. Namun, potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan karena tantangan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM dalam mengadopsi Teknologi Informasi (TI) sebagai alat untuk mengembangkan bisnis mereka. Oleh karena itu, pelatihan pemanfaatan TI untuk Irfan Ali | https://journal. id/index. php/amma | Page 1151 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1151-1156 UMKM di Desa Babakan Mulya menjadi sebuah inisiatif penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi lokal. Desa Babakan Mulya terletak di Kabupaten Kuningan. Jawa Barat. Indonesia. Desa ini memiliki sejumlah UMKM yang mencakup berbagai sektor, seperti pertanian, kerajinan, dan kuliner Namun, sebagian besar UMKM ini menghadapi kendala dalam mengadopsi TI(Fauzan et al. , 2. Kasus yang sering terjadi adalah ketidakmampuan untuk memanfaatkan platform online untuk memasarkan produk mereka, kurangnya pemahaman tentang pentingnya TI dalam manajemen bisnis, dan keterbatasan akses terhadap teknologi digital(Haryanto et al. , 2022. Ramadhania et al. , 2. Gambar 1. Kantor Kuwu Babakan Mulya. Gambar 2. Wisata di Babakan Mulya Desa Babakan Mulya memiliki nilai-nilai sosial dan budaya yang kuat. Masyarakatnya sangat menjunjung tinggi tradisi dan memiliki keragaman budaya yang kaya. Oleh karena itu, dalam pelatihan pemanfaatan TI, penting untuk memahami konteks sosial dan budaya setempat(Nurdiawan et al. , 2022. Nurrohmat et al. , 2. Ini berarti bahwa pengenalan TI harus diintegrasikan dengan cara hidup dan nilai-nilai budaya yang ada, sehingga penggunaan teknologi tersebut tidak bertentangan dengan identitas sosial dan budaya masyarakat. (Nurrohmat et al. , 2022. Prasetiya et , 2. Salah satu permasalahan khusus yang dihadapi adalah rendahnya tingkat literasi digital di kalangan pelaku UMKM. Sebagian besar dari mereka tidak memiliki pengetahuan dasar tentang penggunaan komputer, internet, dan perangkat lunak bisnis(Flambonita et al. , 2. Selain itu, kendala infrastruktur digital, seperti ketersediaan sinyal internet yang tidak stabil, juga menjadi Irfan Ali | https://journal. id/index. php/amma | Page 1152 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1151-1156 hambatan dalam mengadopsi TI(Dewi et al. , 2. Selain itu, ketidakpahaman akan manfaat TI dalam mengelola inventaris, keuangan, dan promosi bisnis juga merupakan permasalahan yang perlu diatasi(Abdur Rosid & Odi Nurdiawan, 2022. Rafly et al. , 2. Dalam mengatasi permasalahan ini, pendekatan yang digunakan adalah pelatihan intensif. Pelatihan ini mencakup serangkaian workshop, pelatihan online, dan sesi mentoring yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM(Nurdiyanto et al. , 2022a, 2022b. Teguh Afandi et al. , 2. Para peserta akan diajarkan cara menggunakan perangkat lunak bisnis, membuat dan mengelola situs web atau toko online, serta strategi pemasaran digital. Pendekatan partisipatif akan digunakan, yang melibatkan pelaku UMKM secara aktif dalam proses belajar(Suwarni et al. , 2. Hasil dari pelatihan ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan pada UMKM di Desa Babakan Mulya. Pertama, pelaku UMKM akan dapat meningkatkan efisiensi operasional mereka dengan memanfaatkan TI, yang akan meningkatkan produktivitas dan Kedua, penggunaan teknologi ini juga akan membantu mereka dalam memperluas pasar mereka melalui platform online, menciptakan peluang pertumbuhan bisnis yang lebih besar. Selain itu, peningkatan literasi digital akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, karena mereka akan memiliki keterampilan yang lebih baik dalam menghadapi perkembangan teknologi di masa depan(Anjani et al. , 2021. Nurdiawan & Suryatana, 2. Dalam kesimpulan, pelatihan pemanfaatan TI untuk UMKM di Desa Babakan Mulya adalah sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan khusus yang dihadapi oleh UMKM dalam mengadopsi teknologi. Dengan memahami konteks sosial dan budaya setempat serta menggunakan pendekatan partisipatif, program ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Babakan Mulya dan menciptakan dampak positif yang METODE PELAKSANAAN Berikut adalah tahapan atau langkah-langkah dalam pelaksanaan kegiatan untuk mengatasi permasalahan yang telah diidentifikasi: Persiapan Awal Identifikasi dan seleksi peserta pelatihan dari kalangan UMKM Desa Babakan Mulya yang ingin mengadopsi teknologi informasi. Identifikasi sumber daya yang diperlukan, seperti tempat pelatihan, perangkat komputer, akses internet, dan materi pelatihan. Pelatihan Dasar Adakan pelatihan dasar tentang penggunaan teknologi informasi. Ini mencakup pengenalan komputer, internet, dan perangkat lunak yang relevan. Berikan pemahaman tentang manfaat teknologi informasi dalam mengelola bisnis. Pelatihan Lanjutan Setelah peserta memiliki pemahaman dasar, lanjutkan dengan pelatihan lanjutan yang lebih khusus. Ini mencakup penggunaan perangkat lunak bisnis, pembuatan dan pengelolaan situs web atau toko online, dan strategi pemasaran digital. Bantu peserta dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam penggunaan teknologi informasi. Sarana Infrastruktur: Pastikan tersedianya fasilitas internet bersama atau akses yang stabil ke internet bagi UMKM yang mengikuti pelatihan. Sediakan perangkat komputer yang diperlukan jika diperlukan. Irfan Ali | https://journal. id/index. php/amma | Page 1153 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1151-1156 Dukungan Berkelanjutan: Setelah pelatihan, berikan dukungan berkelanjutan kepada peserta. Ini dapat berupa sesi mentoring atau konsultasi secara berkala. Bantu mereka dalam mengatasi masalah teknis atau hambatan yang mungkin muncul saat mereka menerapkan teknologi informasi dalam bisnis mereka. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pemberdayaan UMKM di Desa Babakan Mulya. Kuningan melalui pelatihan pemanfaatan teknologi informasi telah memberikan dampak positif yang signifikan. Para pelaku UMKM telah mampu mengadopsi teknologi informasi dalam operasional mereka, meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas jangkauan pasar. Dengan penerapan teknologi informasi. UMKM Desa Babakan Mulya mampu meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka. Proses produksi menjadi lebih efisien dan tepat waktu, memungkinkan para pelaku UMKM untuk memenuhi permintaan pelanggan dengan lebih baik. Selain itu, pelatihan ini juga membantu mereka dalam memasarkan produk secara online, memperluas pangsa pasar hingga ke tingkat regional dan nasional. Selain peningkatan operasional, para pelaku UMKM juga merasakan manfaat dari peningkatan pengetahuan mereka dalam hal teknologi informasi. Mereka menjadi lebih percaya diri dalam mengoperasikan perangkat dan aplikasi, serta memanfaatkannya untuk kepentingan bisnis Hal ini memberikan dorongan tambahan bagi pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Desa Babakan Mulya. Selain itu, kegiatan pemberdayaan ini juga membangun jaringan dan kolaborasi antara pelaku UMKM di Desa Babakan Mulya. Mereka saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, membentuk komunitas yang saling mendukung dalam menghadapi tantangan bisnis. Secara keseluruhan, kegiatan pemberdayaan UMKM Desa Babakan Mulya melalui pelatihan pemanfaatan teknologi informasi telah membawa perubahan positif yang signifikan dalam ekosistem UMKM lokal. Dengan terus mengadopsi teknologi informasi, diharapkan UMKM di Desa Babakan Mulya akan terus berkembang dan bersaing di era digital. Gambar 3. UMKM Lidah Buaya Irfan Ali | https://journal. id/index. php/amma | Page 1154 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1151-1156 Gambar 4. Sosialisasi TIK KESIMPULAN Kesimpulan kegiatan pemberdayaan UMKM di Desa Babakan Mulya. Kuningan melalui pelatihan pemanfaatan teknologi informasi, dapat disimpulkan bahwa implementasi teknologi informasi telah memberikan dampak positif yang nyata bagi para pelaku UMKM dan komunitas di desa tersebut. Pertama, adopsi teknologi informasi telah meningkatkan efisiensi operasional UMKM. Proses produksi dan manajemen inventaris menjadi lebih terstruktur dan efisien, memungkinkan mereka untuk memenuhi permintaan pasar dengan lebih tepat waktu dan Kedua, pemanfaatan teknologi informasi memperluas jangkauan pasar. Dengan kemampuan untuk memasarkan produk secara online. UMKM Desa Babakan Mulya dapat mencapai pelanggan di berbagai wilayah, bahkan hingga ke tingkat nasional. Hal ini membuka peluang baru untuk pertumbuhan bisnis dan peningkatan pendapatan UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terimakasih disampaikan pada LPPM STMIK IKMI Cirebon yang telah mendanai pelaksanaan kegiatan pengabdian dan Desa Babakan Mulya Kabupaten Kuningan yang telah memberikan izin serta membantu menyediakan tempat pelaksanaan kegiatan. Selain itu, disampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu sehingga kegiatan pengabdian ini dapat berjalan dengan baik. REFERENCES