MasAoulil Munawaroh JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Vol. 1 No. Agustus 2024 Hal. IMPLEMENTASI STRATEGI PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF KH. HASYIM ASYAoARI PADA MADRASAH BERTARAF INTERNASIONAL (MBI) AMANATUL UMMAH PACET MOJOKERTO MasAoulil Munawaroh Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto munawaroh1980@gmail. Abstract This study aims to analyze the implementation of character education strategies from the perspective of KH. Hasyim Asy'ari at the International Standard Madrasah (MBI) Amanatul Ummah. Pacet. Mojokerto. KH. Hasyim Asy'ari is known as one of the great scholars who has made a major contribution to the world of Islamic education in Indonesia, especially in character formation through a deep religious approach. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that MBI Amanatul Ummah implements character education strategies inspired by the teachings of KH. Hasyim Asy'ari through strengthening Islamic values, discipline, and togetherness in the learning process. In addition, character education in this madrasah is also integrated into the formal curriculum and extracurricular activities, which aim to shape students' personalities with noble character and spiritual intelligence. This study is expected to contribute to the development of character education models in Islamic educational institutions in Indonesia. Keywords: Character education. KH. Hasyim AsyAoari. International Standard Madrasah. Amanatul Ummah. Islamic education. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pendidikan karakter perspektif KH. Hasyim AsyAoari di Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) Amanatul Ummah. Pacet. Mojokerto. KH. Hasyim AsyAoari dikenal sebagai salah satu ulama besar yang memiliki kontribusi besar dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia, terutama dalam pembentukan karakter melalui pendekatan religius yang mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBI Amanatul Ummah menerapkan strategi pendidikan karakter yang diilhami dari ajaran KH. Hasyim AsyAoari melalui penguatan nilai-nilai keislaman, disiplin, dan kebersamaan dalam proses pembelajaran. Selain itu, pendidikan karakter di madrasah ini juga diintegrasikan dalam kurikulum formal dan kegiatan ekstrakurikuler, yang bertujuan untuk membentuk pribadi siswa yang berakhlak mulia dan memiliki kecerdasan spiritual. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan model pendidikan karakter di lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Kata Kunci: Pendidikan karakter. KH. Hasyim AsyAoari. Madrasah Bertaraf Internasional. Amanatul Ummah, pendidikan Islam. An-Najmu: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 01 No 02 Agustus 2024 Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Hal. MasAoulil Munawaroh PENDAHULUAN Pendidikan karakter atau akhlak ( Ahmad Warson,1989 ) dalam Islam bukan merupakan sesuatu yang baru bahkan diskusi tentang pendidikan karakter dan urgensinya telah muncul sejak masa Nabi Muhammad Saw. sebagaimana sabdanya: AIaEa eI aEaCU ON EOA a ACE OE NEE AEO NEE EON OEI au acI aI eI e aO aEa eI a eA Rasulullah bersabadaAy Sesungguhnya sebaik-baik kamu adalah orang yang paling baik akhlaknya . udi pekertiny. ( Kairo: Ma. baAoah Salafiyah, 1400 H) Namun akhir-akhir ini pendidikan karakter menjadi isu yang menarik karena output pendidikan yang ada selama ini dianggap masih jauh dari cita-cita dan amanat undang-undang Sisdiknas ( UU No. 20 tahun 2003 UU No. 20 tahun 2003 ) dimana pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dengan demikian pendidikan karakter bukan lagi menjadi tanggung jawab ummat Islam di Indonesia semata, akan tetapi sudah menjadi tanggung jawab bangsa Indonesia secara umum. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika KH. Hasyim AsyAoari sebagai salah satu tokoh bangsa dan pendiri oraganisisi terbesar di Indonesi ini sangat menaruh perhatian terhadap keberadaan pendidikan karakter, bahkan menurut penelitian Abdul Muhaimin atas karyanya Adab al-Alim wa MutaAoallim ( Abdul Muhaimin, 2017 ) , beliau telah merumuskan strategi-strategi pendidikan untuk menanamkan karakter kepada para santri. Kitab beliau ini tentu tidak asing lagi bagi kalangan pesantren bahkan telah dikaji di Yaman oleh Habib Umar bin Hafidz ( https://tv. id/live-recorded/diakses 31 Juli 2019 ) , dan juga sudah banyak pondok pesantren yang menjadikan kitab ini sebagai muatan kurikulum pesantren dan kajian rutin termasuk diantaranaya adalah pondok pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto yang menaungi Madrasah Berbasis Internasional Amanatul Ummah. Selain memiliki segudang prestasi akademik baik bidang pengetahuan umum maupun agama ( http://w. mbi-au. id, diakses Rabu, 31 Juli ) , para santri Pondok Pesantren ini menurut pengamatan penulis menunjukkan karakter atau AuakhlakAy yang baik. Hal inilah yang mendorong penulis untuk mengetahui lebih lanjut tentang strategi yang digunakan dalam pendidikan karakter. Asumsi dari penulis bahwa strategi pendidikan karakter yang dirumuskan KH. Hasyim AsyAoari dalam Kitab Adab al-Alim wa MutaAoallim yang menjadi kajian rutin telah dimplementasikan perlu dibuktikan melalui penelitian lebih lanjut. Oleh karenanya penelitian ini menjadi penting dan urgen agar dapat diketahui bagaimana implementasi strategi pendidikan karakter persepektif KH. Hasyim AsyAoari di MBI Amanatul ummah ini dan selanjutnya hasil penelitian ini dapat diimplemenatsikan pada madrasahmadrasah atau lembaga pendidikan yang lain. METODE Jenis Penelitian dan Sumber Data Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data-data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari oarang-orang dan prilaku yang diamati . Adapun sumber data yang diambil oleh penulis dalam penelitian ini adalah sumber data utama yang berupa kata-kata dan tindakan serta sumber An-Najmu: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 01 No 02 Agustus 2024 Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Hal. MasAoulil Munawaroh data tambahan yang berupa dokumen . Sumber data utama . , yaitu sumber data yang diambil peneliti melalui observasi dan wawancara dengan responden. Sedangkan sumber data tambahan . , yaitu data di luar kata-kata dan tindakan yakni sumber tertulis, dalam konteks penelitian ini adalah dokumen-dokumen MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto. Responden dan Instrumen Penelitian Responden dalam penelitian ini adalah koordinator MBI Amanatul Ummah, beberapa guru dan siswa yang akan diwawancarai secara acak dengan menggunakan metode wawancara Sedangkan instrumen penelitiannya berupa pedoman observasi dan wawancara yang disusun sesuai indikator-indikator dari variabel yang akan diteliti dan akan dijadikan item pertanyaan yang ditulis dalam form yang sudah disiapkan. Teknik Pengumpulan Data. Pada tahapan pengumpulan data, teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggali informasi yang terkait dari sumber data . rimer maupun skunde. melalui metode observasi, wawancara maupun dokumentasi, kemudian data-data tersebut dikumpulkan untuk selanjutnya akan dilakukan analisis data. Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang akan dilakukan sesuai pendekatan yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan proses analisa dan langkah-langkah sebagai berikut: Reduksi Data. Reduksi data dilaksanakan dalam rangka mempermudah peneliti untuk mencari kembali data yang telah diperoleh bila diperlukan, selain juga membantu dalam memberikan kode pada aspekaspek tertentu. Selanjutnya data yang telah dianalisis tersebut ditulis secara rinci dan sistematis dengan cara mengumpulkan masing-masing data sesuai kategorinya dan didokumentasikan dengan baik untuk keperluan penyajian data. Display Data atau Penyajian Data Display data atau penyajian dataAuyaitu mengumpulkan data atau informasi secara tersusun untuk digunakan penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Data yang sudah terkumpul disusun dengan menggunakan teks yang bersifat naratif. Pada tahapan display data atau penyajian data ini hasil analisis yang sudah terkumpul dan didokumentasikan selanjutnya disusun dengan narasi yang runtut untuk diambil sebuah Verifikasi atau menarik kesimpulan Verifikasi atau penarikan kesimpulan merupakan tahap akhir dan analisis data puncak. Dalam tahapan verifikasi ini hasil analisis yang sudah disusun dengan narasi yang runtut selanjutnya diverifikasi dengan teliti dengan memastikan hasil data tersebut telah diuji kredibilitasnya dengan melakukan trianggulasi data. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan dari landasan teori dan metode penelitian yang telah ditentukan sebelumnya, maka rencana pembahasan dalam penelitian ini terdapat beberapa sub bab sebagai berikut: Profil Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Dalam sub bab ini akan dilakukan penelusuran informasi detail tentang madrasah yang Informasi yang perlu digali diantaranya adalah geografi MBI Amanatul Ummah. MBI Amanatul Ummah terletak di Desa Kembang Belor. Pacet. Kabupaten Mojokerto. Provinsi An-Najmu: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 01 No 02 Agustus 2024 Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Hal. MasAoulil Munawaroh Jawa Timur. Indonesia. Secara geografis. Desa Kembang Belor juga terkenal karena pesona alamnya yang menarik banyak pengunjung, terutama di sekitar kawasan Pacet yang dikenal dengan sumber air panasnya. Secara geografis, koordinatnya adalah sekitar 7A34'57" LS dan 112A27'49" BT. Pacet merupakan salah satu desa yang cukup terkenal di Mojokerto karena keindahan alamnya, terutama air panas alaminya yang menjadi tujuan wisatawan lokal maupun mancanegara. Pada kondisi yang penuh sejarah berdirinya MBI . Secara filosofis , konsep ini menekankan pada pencarian secara konsisten terhadap perbaikan yang berkelanjutan untuk mencapai kebutuhan dan kepuasan ( Wahyu. Sofyan . ) artinya suatu keinginan pemberian kemandirian kepala sekolah untuk ikut terlibat secara aktif dan dinamis dalam rangka proses peningkatan kualitas pendidikan melalui pengelolaan sumber daya sekolah yang ada. Dalam visi dan misinya, untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi dan mutu pendidikan Perubahan manajemen sumber daya manusia di sekolah harus dilakukan melalui regrouping sekolah agar terjadi peningkatan mutu sekolah. ( Chotimah,Chusnul ,2. Hal ini dalam mengungkapkan ide tentang upaya yang intens dan sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan atau dalam rangka proses peningkatan kualitas Pendidikan. Bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sarana, prasarana terhadap mutu pendidikan. Besarnya pengaruh sarana dan prasarana terhaap mutu pendidikan (Tri Adi Muslimin,. keadaan santri dan guru, dari kondisi manajemen sumber daya manusia dapat meningkatkan mutu sekolah di MBI Amanatul Ummah kepuasan pelanggan internal dan kepuasan pelanggan eksternal dan dikategorikan baik. Saran terkait dengan hasil penelitian ini ialah kepala sekolah hendaknya menggunakan supervisi akademik sehingga dapat melakukan pengawasan kebijakan regrouping dalam aspek penilaian kinerja guru. Kurikulum, profil alumni serta prestasinya. Informasi ini penting digali agar dapat diketahui gambaran riil tentang MBI Amanatul Ummah. Implementasi Strategi Pendidikan Karakter Perspektif KH. Hasyim AsyAoari pada MBI Amanatul Ummah Pada sub bab ini penulis akan melakukan observasi dan melakukan wawancara kepada informan . epala sekolah, guru dan sisw. untuk menggali informasi yang terkait dengan beberapa strategi pendidikan karakter yang dirumuskan KH. Hasyim AsyAoari sebagaimana penelitian Abdul Muhaimin, yaitu: Strategi dimensi spiritual . Pada tahapan ini penulis akan mencari informasi baik dengan observasi maupun wawancara untuk mengetahui sejauh manakah poin-poin dari dimensi spiritual . telah dilakasanakan MBI Amanatul Ummah. Strategi dimensi non spiritual . Sebagaimana tahapan sebelumnya pada tahapan ini penulis juga akan menggali informasi terkait dengan implementasi strategi non spiritual . ini dari beberapa poin: Strategi terkait dengan model tokoh Pada poin ini akan digali informasi terkait dengan guru-guru atau fungsionaris sejauh mana mereka memberikan uswah hasanah kepada para siswa. Strategi terkait dengan kurikulum An-Najmu: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 01 No 02 Agustus 2024 Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Hal 87 MasAoulil Munawaroh Pada poin ini akan digali informasi apakah kurikulum telah diintegrasikan dan diinternalisasikan atau belum. Sejauh mana kurikulum tersebut diintegrasikan dan Strategi terkait dengan metodologi Pada poin ini akan digali informasi sejauh mana strategi forced formality . enegakan disipli. dan strategi define-and-drill . efinisikan dan latihka. diimplementasikan pada MBI Amanatul Ummah. Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Strategi Pendidikan Karakter Perspektif KH. Hasyim AsyAoari pada MBI Amanatul Ummah Sebagaimana lazimnya sebuah lembaga pendidikan pasti akan menglamai kendala dan hambatan dalam melaksanakan segala program. Demikian juga halnya dengan pendidikan karakter tentunya dalam implementasinya juga pasti banyak mengalami kendala. Oleh karenanya dalam sub bab ini penulis akan menggali informasi terkait dengan faktor pendukung dan penghambat implementasi strategi pendidikan karakter di MBI Amanatul Ummah. Hal ini perlu dilakukan agar langkah antisipasi dan upaya minimalisir dari adanya hambatan tersebut dapat segera dilakukan. Demikian juga halnya dengan faktor yang mendukung, dengan adanya temuan ini juga dapat segera ditingkatkan dengan maksimal. Secara sederhana Lickona mendefinisikan pendidikan karakter sebagai upaya yang dirancang secara sengaja untuk memperbaiki karakter siswa. Sementara itu Alfie Kohn, dalam Noll menyatakan bahwa pada hakikatnya pendidikan karakter dapat didefinisikan secara luas atau secara sempit. Dalam makna yang luas pendidikan karakter mencakup hampir seluruh usaha sekolah di luar bidang akademis terutama yang bertujuan untuk membantu siswa tumbuh menjadi orang yang memiliki karakter yang baik. Dalam makna yang sempit pendidikan karakter dimaknai sebagai sejenis peelatihan moral yang merefleksikan nilai tertentu. Sementara dalam teori psikologi terdapat pendekatan dalam memahami karakter manusia. Pertama: adalah pendekatan yang menyatakan bahwa karakter itu adalah bersifat heredity. Pendekatan ini diasumsikan oleh seorang psikolog yang menyatakan bahwa mental budak yang ada pada sebagian masyarakat Indonesia adalah akibat pewarisan genetis dari zaman penjajahan belanda dan kedua: yang memahami bahwa karakter adalah hasil bentukan dari faktor yang disebabkan oleh pembiasaan. Hal ini berdasar pada pengertian sebagian tokoh psikologi yang mengartikan karakter yang dalam arti lain adalah kumpulan dari refleks yang bersifat kebiasaan1 PENUTUP Simpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi strategi pendidikan karakter perspektif KH. Hasyim AsyAoari di Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) Amanatul Ummah. Pacet. Mojokerto, telah berhasil dijalankan dengan efektif. Strategi tersebut diwujudkan melalui integrasi nilai-nilai keislaman, seperti ketakwaan, kedisiplinan, dan kebersamaan, ke dalam kurikulum formal dan kegiatan ekstrakurikuler. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan akhlak mulia dan kecerdasan spiritual siswa. MBI Amanatul Ummah berhasil menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk pengembangan An-Najmu: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 01 No 02 Agustus 2024 Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Hal. MasAoulil Munawaroh karakter siswa, yang sejalan dengan ajaran KH. Hasyim AsyAoari. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa strategi pendidikan karakter yang diterapkan mampu membentuk pribadi siswa yang berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Temuan ini dapat dijadikan sebagai model dalam pengembangan pendidikan karakter di lembaga pendidikan Islam lainnya di Indonesia. Saran Berdasarkan hasil penelitian tentang implementasi strategi pendidikan karakter perspektif KH. Hasyim AsyAoari di Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) Amanatul Ummah Pacet. Mojokerto, beberapa saran dapat diberikan sebagai berikut: Penguatan Program Pengembangan Karakter: MBI Amanatul Ummah sebaiknya terus memperkuat program pengembangan karakter dengan menambahkan lebih banyak kegiatan yang menekankan pada penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bisa mencakup program mentoring, kegiatan sosial, dan pembiasaan nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-hari siswa. Peningkatan Keterlibatan Orang Tua: Peran orang tua sangat penting dalam mendukung pendidikan karakter. Oleh karena itu, madrasah perlu memperluas program yang melibatkan orang tua dalam proses pembentukan karakter siswa, seperti melalui seminar parenting, workshop, dan komunikasi yang intensif antara guru dan orang tua. Evaluasi dan Monitoring Berkelanjutan: Penting untuk melakukan evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan terhadap implementasi strategi pendidikan karakter. Hal ini untuk memastikan bahwa program yang berjalan tetap relevan dan efektif dalam membentuk karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh KH. Hasyim AsyAoari. Pengembangan Kapasitas Guru: Guru adalah kunci utama dalam implementasi strategi pendidikan Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan kapasitas guru perlu ditingkatkan, khususnya dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai KH. Hasyim AsyAoari dalam proses Replikasi dan Penyebarluasan Model Pendidikan: Mengingat keberhasilan strategi pendidikan karakter di MBI Amanatul Ummah, disarankan agar model ini direplikasi dan disebarluaskan ke madrasah dan lembaga pendidikan Islam lainnya. Hal ini dapat dilakukan melalui kerja sama antar lembaga pendidikan, seminar, dan publikasi hasil penelitian. Dengan penerapan saran-saran ini, diharapkan strategi pendidikan karakter di MBI Amanatul Ummah dapat semakin efektif dan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan Islam lainnya dalam membentuk siswa yang berakhlak mulia dan memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi. An-Najmu: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 01 No 02 Agustus 2024 Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Hal 89 MasAoulil Munawaroh DAFTAR PUSTAKA