Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Analisa Risiko Keselamatan Kerja Pada Perusahaan Beton Precast dan Ready Mix Menggunakan Metode Job Safety Analysis Study Kasus Pada CV. MK Beton Tuban Dwi Agustina1. Nova Nevila Rodhi2. Ichwan Hadi Saputra3 1,2,3 Universitas Bojonegoro. Jl. Lettu Suyitno no. 2 Bojonegoro dwiagustina1293@gmail. ABSTRAK Pengendalian Risiko keselamatan kerja dengan menggunakan metode Job Safety Analysis pada Perusahaan Beton Precast dan Ready Mix di PT. MK Beton Tuban. Menggunakan Penelitian Kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor-faktor Risiko kecelakaan kerja pada tahapan pekerjaan di Perusahaan Beton Precast dan Ready Mix di PT. MK Beton Tuban didominasi oleh faktor manusia, peralatan dan lingkungan. Setelah dilakukan analisis pengendalian Risiko kecelakaan dengan menggunakan metode Job safety Analysis (JSA), maka pekerjaan yang sebelumnya tingkat Risiko kecelakaan kerjanya tinggi, berubah menjadi moderat, seperti pekerjaan loading material pasir ke hopper, dan uji kepadatan beton. Pekerjaan yang sebelumnya tingkat kecelakaan kerjanya moderat berubah menjadi rendah seperti pekerjaan loading semen ke silo, loading semen ke truck mixer, loading pasir ke pan mixer, dan loading material. Namun masih ada satu pekerjaan yang memiliki nilai masih tinggi yaitu Pengangkatan U-dicht dengan Crane. Rekomendasi pengendalian yang diterapkan yaitu menggunakan alat pelindung diri (APD). Kata Kunci : K3. Job Safety Analysis. Kecelakaan Kerja ABSTRACT The control of occupational safety risks using the Job Safety Analysis method in Precast and Ready Mix Concrete Companies at PT. MK Beton Tuban. Using Quantitative Research. The results showed the risk factors for work accidents at the stages of work in the Precast and Ready Mix Concrete Company at PT. MK Beton Tuban was dominated by human, equipment and environmental factors. After analyzing the risk of accidents using the Job Safety Analysis (JSA) method, the work that previously had a high risk of accidents turned into moderate, such as loading sand material into the hopper, and concrete density testing. Work that previously had a moderate accident rate turned into low ones, such as loading cement into silos, loading cement into truck mixers, loading sand into pan mixers, and loading materials. However, there is still one job that has a high value, namely U-dicht lifting with a crane. The control recommendation applied is to use personal protective equipment (PPE). Keywords: K3. Job Safety Analysis. Work Accidents. PENDAHULUAN Pabrik beton ready mix adalah pabrik yang mengolah campuran beton sesuai dengan perencanaan campuran . ix desig. yang dipesan oleh konsumen. Beton ready mix ini biasanya digunakan pada proyek-proyek berskala besar, namun pada saat ini, proyek-proyek kecil pun sudah mulai beralih menggunakan beton ready mix. Seperti halnya industri pabrik yang lainnya, pabrik beton ready mix juga memiliki beberapa manajemen operasional, salah satunya adalah pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Akan tetapi, tingkat pengetahuan, pemahaman, dan tindakan . oleh tenaga kerja, aparatur pemerintah, dan masyarakat dalam upaya penanggulangan masalah Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 keselamatan kerja masih sangat rendah dan belum ditempatkan sebagai suatu kebutuhan pokok, bagi peningkatan kesejahteraan secara menyeluruh. (Umaindra & Saptadi, 2. Pelaksanaan K3 adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan sejahtera, bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta bebas pencemaran lingkungan menuju peningkatan produktivitas sebagaimana diamanatkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Saat ini PT. Beton Tuban dipercaya untuk menjadi penyedia beton ready mix. Sebagai perusahaan besar. PT. MK Beton Tuban selalu menerapkan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K. ISO 45001:2018 dan SMK3 PP Nomor 50 tahun 2012. Meskipun PT. MK Beton Tuban telah menerapkan system K3 pada seluruh bagian perusahaannya, kecelakaan dapat saja terjadi, karena pada dasarnya kecelakaan dapat disebabkan oleh tindakan manusia yang tidak mengikuti aturan yang aman dan keadaan lingkungan yang tidak aman. PT. MK Beton Tuban sudah menggunakan mesin dan peralatan yang modern sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang professional dan berpengalaman dalam mengoperasikan mesin-mesin tersebut. Mesin-mesin yang digunakan dapat dikatakan berukuran besar seperti Hoist. Hooper. Spinning Machine. Wire Caging dan lain sebagainya. Keselamatan kerja merupakan hal yang harus diperhatikan oleh semua pihak yang berada di lingkungan pabrik agar tidak terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan cidera, cacat tubuh, dan Risiko lainnya. Kecelakaan kerja merupakan hal yang tidak dapat diprediksi namun dapat dilakukan tindakan preventif dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor Risiko kecelakaan kerja pada tahapan pekerjaan dan memberikan rekomendasi pengendalian risiko kecelakaan kerja yang terjadi Perusahaan Beton Precast dan Ready Mix di PT. MK Beton Tuban dengan mengunakan metode Job Safety Analysis. Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan di Perusahaan Beton Precast dan Ready Mix di PT. MK Beton Tuban. Job Safety Analysis merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini dengan melakukan penelitian secara deskriptif Kuantitatif dengan melakukan pengamatan langsung. Observasi. Wawancara. Penyebaran Angket dan Dokumentasi. Gambar 1. Peta Lokasi Penelitian Sumber: Google Maps, 2023 Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Tabel 1. Format JSA Worksheet PT. MK Beton Tuban JSA Worksheet PT. MK Beton Tuban Jenis Pengendalian Rekomendasi Pekerjaan Yang Pengendalian Dilakukan Risk Score C L Sumber: PT. MK Beton Tuban Mengukur tingkat Risiko dengan pemberian nilai pada konsekueni . dan peringkat kemungkinan terjadi pada bahaya yang sudah teridentifikasi menggunakan JSA. Dengan menentukan risk score dengan menggunakan persamaan di bawah ini: Risk score dapat dihitung dengan menggunakan persamaan: Risk score = C x L. C: Consequence L: Likehood . LH: Likelyhood : kemungkinan merupakan nilai yang menggambarkan suatu kecenderungan terjadinya konsekuensi dari sumber Risiko pada setiap pekerjaan. CQ:Consequence : nilai yang menggambarkan suatu keparahan dari efek yang ditimbulkan oleh sumber Risiko pada tahapan suatu pekerjaan RS: Risk Score : Hasil perkalian antara Likelyhood & Consequence RL: Risk Level : Ukuran tingkat level Risiko yaitu low. Medium . , dan Hight . Zona rendah risk score O 6, perlu adanya tindakan perbaikan yang cepat tanpa menunda-nunda, situasi yang diakibatkan tidak terlalu darurat. Zona sedang risk score = 6, perlu tindakan secepat mungkin, tetapi tidak perlu menghentikan proses yang sedang berlangsung. Zona tinggi >6, perlu tindakan secepat mungkin dan proses harus berhenti sampai angka risk score turun ke zona yang lebih rendah. Hasil dan Pembahasan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai faktor-faktor Risiko kecelakaan kerja pada setiap tahap pekerjaan di PT. MK Beton Tuban. Dalam Penelitian ini, peneliti mendapatkan beberapa faktor yang mempengaruhi Risiko kecelakaan kerja di PT. MK Beton Tuban, yaitu sesuai dengan Faktor penyebab kecelakaan yang ada, salah satunya yang sering digunakan adalah teori tiga faktor utama (Three Main Factor Theor. menurut (Tarwaka,2. yaitu faktor manusia, faktor lingkungan dan faktor peralatan sebagai berikut: Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Tabel 2. Faktor-faktor Risiko kecelakaan kerja pada setiap tahap pekerjaan di PT. Beton Tuban Pekerjaan Risiko Faktor penyebab Tekstur lantai . kurang padat akibat pembungan limbah air dari fan mixer sehingga berpotensi amblas Selang dapat terlepas sehingga semen berterbaran dilingkungan sehingga terjadi percemaran udara & mempengaruhi pernafasan pekerja Berpotesi tumpah semen keluar sehingga mengenai pekerja dan mengotori lingkungan Conveyor putus berpotensi melukai pekerja Faktor Lingkungan Sopir melakukan prosedur kerja yang salah berpotensi tertimbun pasir atau batu pecah Pencetakan U-Dicht Pekerja berpotensi terjepit cetakan saat memasang atau membuka cetakan Uji slump Berpotensi menimpa kaki saat proses pengangkatan beton pada corong, jika tangan atau corong dalam kondisi basah atau licin Melakukan uji Berpotensi terjatuhnya benda uji sehingga dapat kepadatan beton melukai pekerja Berpotensi tersengat listrik jika terjadi konsleting pada mesin uji Pengangkatan UBerpotensi terputusnya tali crane saat dicht dengan Crane mengangkat u-dicht sehingga dapat menimpa orang yang ada di sekitar atau dibawahnya. Dan terjatuh dari ketinggian saat pemasangan tali Sumber: Hasil Penelitian, 2023 Faktor Maniusia Loading material pasir ke hopper Loading semen ke Loading Semen ke Truck Mixer Loading pasir ke Loading Material Faktor Manusia Faktor Manusia Faktor Peralatan Faktor Manusia dan Peralatan Faktor Manusia Faktor Manusia Faktor Peralatan Hasil dari tabel identifikasi faktor penyebab Risiko kecelakaan kerja yaitu yang pertama didominasi oleh faktor manusia yang kerap kali menyepelekan masalah keselamatan kerja terutama masalah Alat pelindung diri (APD). Yang kedua faktor peralatan. Mesin dan alat mekanik, produksi dan produktivitas dapat menjadi penyebab kecelakaan kerja, apabila keadaan mesin rusak, dan tidak segera diantisipasi dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Yang ketiga faktor lingkungan, berhubungan dengan kondisi sekitar wiayah produksi, yaitu keadaan dimana lingkungan kerja yang tidak sesuai dengan standart Area atau lingkungan kerja baik dari segi penerangan, kebisingan, dan kondisi geografi lingkungan sangat berpengaruh terhadap Risiko kecelakaan kerja. Metode Job Safety Analysis Berdasakan Hasil penelitian tentang Pengaruh Penerapan JSA ( Job Safety Analisy. dan Keselamatan Kesehatan Kerja Terhadap Kecelakaan Kerja menunjukkan hasil berbengaruh signifikan, artinya Penerapan JSA dan K3 sangat diperlukan terutama terkait JSA . Maka dari itu peneliti bermaksud untuk menghitung Risiko keselamatan kerja dengan menggunakan Metode Job Safety Analysis. Perhitungan Risiko kecelakaan kerja yang pertama di hitung menggunakan skala likelihood dan Consequence. Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Tabel 3. Data Risiko Potensi Kecelakaan Kerja pada PT. MK Beton Tuban Jenis Pekerjaan Lokasi Pekerjaan Potensi Bahaya Loading pasir ke Storage Material Loading semen ke Batching Plant area Loading Semen ke Truck Mixer Batching plant area Tekstur lantai . kurang padat akibat limbah air dari Selang dapat Berpotesi tumpah semen Loading pasir ke Batchin g plant area Conveyor putus Penilaian Risiko Awal CQ RS (LH X CQ) Pengendalian A Mengecek kepadatan Hight Moderate Moderate Moderate tekstur tanah agar aman disaat bekerja A Periksa kondisi & A Melakukan pengecekan ulang semen dilakukan A berhati-hati sesuai dengan SOP A Para pekerja harus berhati-hati berada di bawah panmixer dan selalu memakai APD A Sebelum melakukan pekerja agar pekerja aman di saat berada d bawah panmixer A Disaat briefing dengan para sesuai dengan SOP A Memastikan pekerja kondisi aman dari bekerja dan memberi arahan agar selalu Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 memakai APD Loading Material Batching plant area Sopir prosedur kerja tertimbun pasir Pencetak an UDicht Batching plant area Uji slump Batching plant area A Pastikan disaat Moderate Pekerja atau membuka Moderate Berpotensi menimpa kaki corong dalam kondisi basah atau licin Low Membuka belakang dum truck posisi sopir berada pada posisi aman dan tidak secara gegabah A Melakukan pengecekan terlebih dahulu area loading agar terhindar dari benda asing dan SOP A Melakukan pengecekan terhadap komponen-komponen pembukanya normal. A Memberikan aba-aba cetakan agar pekerja bersiap-siap, terlena sedikit saat mengenai kaki. A Memastikan corong atau cetakan kerucut tidak basah atau licin A Menggunakan APD Berupa sepatu boots untuk melindungi kaki dari timpaan cetakan uji slump Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Melakukan Batching plant area A Berpotens a benda uji A Berpotens i tersengat listrik jika mesin uji Pengangkat an U-dicht Crane Batching plant area Berpotensi u-dicht orang yang ada di sekitar Terjatuh dari tali crane A Disaat Hight Hight Pekerja menggunakan safety shoes dan sarung tangan agar disaat pengangkatan yang pekerja aman dari A Sterilkan pekerjaan dari benda berkepentingan agar tidak menimbulkan bahaya dan lakukan prosedur perusahaan A Memeriksa kembali A Menggunakan safety APD lengkap Sumber : Hasil Penelitian, 2023 Setelah bahaya dan Risiko telah di analisis dengan menggunakan Job Safety Analysis(JSA) Worksheet, terhadap pekerjaan pembuatan u-dicth yang memiliki 9 langkah pekerjaan (Loading material pasir ke hopper. Loading semen ke silo. Loading Semen ke Truck Mixer. Loading pasir ke panmixer. Loading Material. Pencetakan U-Dich. Melakukan uji kepadatan beton, dan Pengangkatan U-dicht dengan Cran. di dapatkan pekerjaan masih masuk dalam Risiko kecelakaan pada level Hight dan Moderate. Sehingga analisa yang dilakukan pada metode ini bertujuan untuk memberikan beberapa rekomendasi pengendalian tingkat kecelakaan kerja pada PT. MK Beton Tuban. Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Tabel 4. Job Safety Analysis (JSA) Risiko Potensi Kecelakaan pada PT. MK Beton Tuban Urutan Pekerjaan Pengendalian Yang Telah Dilakukan Loading pasir ke A Mengecek Loading semen ke A Melakukan pengecekan Loading Semen ke Truck Mixer Loading pasir ke Loading Material tekstur tanah agar aman disaat bekerja A Periksa kondisi & sebelum mengoperasikan ulang kondisi ikatan sebelum loading A berhati-hati dalam proses pengerjaan sesuai dengan SOP A Para pekerja harus berhatihati disaat berada di bawah memakai APD A Sebelum pekerjaan terlebih dahulu memberi arahan kepada pekerja agar pekerja aman di saat berada d bawah A Disaat melakukan perbaikan terlebih dahulu melakukan menjalankan tugas sesuai dengan SOP A Memastikan pekerja bisa mendapat kondisi aman dari tempat mereka bekerja dan memberi arahan agar selalu memakai APD A Pastikan disaat Membuka pintu belakang dum truck posisi sopir berada pada posisi aman dan tidak secara gegabah A Melakukan loading agar terhindar dari benda asing dan melakuka Penilaian Risiko Akhir Rekomendasi Pengendalian A Membuat supaya disaat loader atau material tidak A Untuk para pekerja agar selalu memakai APD aman disaat Moderate Low Low Low Low A Saat truck untuk loading semen truck harus dipandu oleh A Sebelum conveyor harus untuk bekerja A Menggunakan safety shoes saat membuka pintu belakang truck agar tidak A Menggunakan APD penutup kepala Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 SOP Pencetakan U-Dicht A Melakukan Uji slump A Memastikan Melakukan A Sterilkan Pengangka tan U-dicht Crane A Memeriksa kembali crane terhadap cetakan, apakah komponen-komponen pembukanya normal. corong atau cetakan kerucut tidak basah atau licin pekerjaan dari benda yang tidak berkepentingan agar tidak menimbulkan bahaya prosedur perusahaan yang akan dipergunakan. A Menggunakan alat safety APD lengkap hingga kaki. Memberikan aba-aba saat cetakan agar pekerja yang bersiap-siap, jika terlena sedikit saat cetakan bisa mengenai kaki. A Menggunakan APD Berupa sepatu boots melindungi kaki dari timpaan cetakan uji A Disaat Pekerja harus n safety shoes tangan agar para pekerja A Pastikan para pekerja yang disekitar area safety helmet agar terhindar dari cedera parah ketika benda uji Low Low Moderate Hight Sumber : Hasil Penelitian, 2023 Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Dari hasil identifikasi potensi bahaya, penilaian Risiko hingga pengendalian Risiko maka langkah selanjutnya yaitu memberikan saran pengendalian dari pengendalian yang telah dilakukan kepada pihak PT. MK Beton Tuban, sehingganilai Risiko yang ada menjadi turun. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor Risiko kecelakaan kerja pada tahapan pekerjaan di Perusahaan Beton Precast dan Ready Mix di PT. MK Beton Tuban yang pertama didominasi oleh faktor manusia, faktor peralatan dan faktor lingkungan. Rekomendasi pengendalian yang diterapkan yaitu menggunakan alat pelindung diri (APD). Hal ini seusai dengan (PER. 08/MEN/VII/2. tentang Alat Pelindung Diri adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja. SARAN