Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 Peduli dan Tanggap Anak Jalanan di Area Kelurahan Pandang di Masa Pandemi Covid-19 Christine Purnamasari Andu1*. Lista Litta2. Qarnila Ridhaniah Rahman3. Muhammad Fadly Saleh4. Sartika Dwi Hardiyanti5 Ilmu Politik. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Teknik Elektro. Fakultas Teknik Teknik Sipil. Fakultas Teknik Ilmu Politik. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 1,2,3,4,5 Universitas Teknologi Sulawesi. JL. Talasalapang No 51, 90222 andu@yahoo. ABSTRAK Anak jalanan adalah anak Ae anak yang menghabiskan banyak waktunya untuk hidup dan mencari kehidupan dijalanan. Kegiatan mereka bervariasi, mulai dari mengamen, menawarkan jasa membersihkan kaca mobil, menjajakan jualan, serta mengemis. Usia mereka pun beragam, mulai dari usia wajib belajar hingga remaja. Keterbatasan orangtua dalam pengasuhan dan perawatan anak, permasalahan yang terjadi diantara orangtua, kekerasan pada anak, kondisi sosial serta ekonomi, merupakan faktor Ae faktor yang melahirkan banyaknya anak jalanan. Dimasa pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia saat ini, kepedulian terhadap sesama harus semakin ditingkatkan. Salah satu bentuk aksi yang dilakukan oleh Universitas Teknologi Sulawesi, melalui tim pengabdi yaitu melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang melibatkan anak Ae anak jalanan yang sering beraktivitas di Jalan Pengayoman. Kelurahan Pandang. Kota Makassar. Kegiatan utama yang dilakukan oleh tim pengabdi di area tersebut adalah membagikan masker kepada anak Ae anak jalanan yang mana tidak ada satupun diantara mereka yang menggunakan Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor misalnya : keterbatasan dana, ketidakpedulian dan ketidakpercayaan terhadap virus Covid-19, minimnya pengetahuan serta kurangnya akses informasi. Kata kunci: anak jalanan. kelurahan pandang. pandemi covid-19. ABSTRACT Street children are those who spending most of their time to live and seek for a living on the street. They have various activities to do such as busking, offering service to clean the car windows, peddling goods, and begging. They are consist of different ages, start from compulsory school age till Parents limitations of child nurturing and caring, problems between parents, child abuse, social and economy conditions, are some factors cause many street children. In this pandemic situations of Covid-19 which still hit the world, our concern for others must be One kind of action runned by Universitas Teknologi Sulawesi, through Pengabdi Team is implementing activity called Pengabdian kepada Masyarakat which is involving street children who often doing their activities on Pengayoman Street. Pandang District. City of Makassar. Our main activity is giving masks to the street children which none of them were previously using mask. This can be happen for some reasons like : limited funds, ignorance and distrust towards Covid-19 virus, lack of knowledge and lack of information access. Keywords: street children. pandang district. covid-19 pandemic Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 PENDAHULUAN Fenomena anak jalanan di Kota Makassar adalah bukan hal yang baru. Anak jalanan dapat dengan mudah ditemui terutama di lampu merah jalan raya dengan arus lalu lintas yang sedang hingga ramai. Anak jalanan yang biasanya kita lihat di jalan Ae jalan dekat lampu merah pada umumnya melakukan aktivitas seperti mengamen, menawarkan jualan, menawarkan jasa singkat membersihkan kaca mobil, hingga mengemis. Usia mereka pun beragam, dari usia sekolah hingga remaja. Haris . 0 : . dalam bukunya Solidaritas Sosial dalam Pembinaan Anak Jalanan menuliskan bahwa di Kota Makassar terdapat sekitar 42. 986 jumlah anak jalanan dan pengemis . erdasarkan data Dinas Sosial tahun 2. Kebanyakan anak jalanan yang ada di Kota Makassar berasal dari luar kota yang datang dengan tujuan mencari pekerjaan. Menjadi anak jalanan dan bekerja serabutan dijalan merupakan hal yang rawan serta dapat menimbulkan masalah terutama bagi anak Ae anak dibawah umur misalnya masalah kekerasan dan kejahatan seksual. S Bambang . 3 : . dalam Jurnal yang ditulis oleh Astri . 4 : . berjudul Kehidupan Anak Jalanan di Indonesia : Faktor Penyebab. Tatanan Hidup, dan Kerentanan Berperilaku Menyimpan, menyebutkan bahwa istilah anak jalanan pertama kali diperkenalkan di negara Amerika Selatan dengan sebutan Meninos de Ruas, sebagai bentuk penyebutan untuk anak Ae anak yang hidup dijalanan dan tidak memiliki ikatan dengan keluarga. Meskipun anak Ae anak jalanan memiliki hak untuk memperoleh penghidupan yang layak seperti anak Ae anak lain pada umumnya, namun kenyataannya berbeda. Kebanyakan anak Ae anak jalanan termarginalkan dalam hampir seluruh aspek Anak jalanan tidak memiliki pilihan lain, kebanyakan mereka harus turun kejalan karena faktor kemiskinan dan faktor Ae faktor lainnya. Menyambung hidup sehari Ae hari bagi keluarga anak jalanan bukanlah hal yang mudah. Penampilan yang kusut, baju kotor dan sobek, serta seringkali tanpa menggunakan alas kaki menjadi ciri khas keseharian mereka. Menurut Mursyid Itsnaini . dalam Armita . 8 : . dalam jurnalnya yang berjudul Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Anak Jalanan dengan Teori Self Esteem, menyebutkan bahwa anak jalanan termasuk dalam kategori anak Ae anak yang tidak berdaya. Anak Ae anak jalanan disebutkan belum memiliki ketahanan mental dan emosional yang cukup, namun keadaan memaksa mereka harus terjun kedalam dunia jalanan yang keras dan cenderung membawa pengaruh negatif bagi pembentukan dan perkembangan kepribadian. Menurut Kementerian Sosial Republik Indonesia menyebutkan bahwa anak jalanan adalah anak Ae anak yang memanfaatkan sebagian besar atau melewatkan waktunya untuk melakukan aktivitas dan kegiatan sehari Ae hari dijalanan. Kemudian. Sakman . 6 : . dalam jurnal Studi Tentang Anak Jalanan : Tinjauan Implementasi Perda Kota Makassar Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan. Gelandangan. Pengemis, dan Pengamen di Kota Makassa. Anandar, dkk . 5 : . dalam jurnalnya yang berjudul Dukungan Sosial Terhadap Anak Jalanan di Rumah Singgah, menyebutkan bahwa ada berbagai macam alasan anak bisa menjadi anak jalanan. Soetji Andari . dalam Anandar, dkk . 5 : . menyebutkan bahwa penyebab utama anak Ae anak menjadi anak jalanan karena terjadinya kompleksitas masalah psikososial dalam keluarga, misalnya orangtua yang berpisah, orangtua yang mengalami stress, rendahnya kemampuan orangtua dalam pengasuhan dan perawatan anak, kekerasan yang terjadi didalam keluarga, serta alasan lainnya. Ditengah situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia, tanpa terkecuali Indonesia umumnya, dan khususnya Kota Makassar, anak Ae anak jalanan akan tetap ada mengisi setiap jalan untuk mendapatkan dan menyambung kehidupan serta menunggu belas kasihan dari setiap pengendara yang lewat. Pandemi Covid- 19 yang masih terjadi sampai saat ini tidak menyurutkan niat maupun jumlah mereka untuk tetap berkumpul di pinggir Ae pinggir jalan raya, mendatangi para pengendara ketika lampu merah tanda berhenti. Yang menjadi perhatian besar adalah, ditengah upaya pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus Covid-19 ini dengan mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan 3M yaitu : memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, nampaknya tidak dilakukan oleh para anak jalanan. Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 Anak Ae anak jalanan dengan santai berkeliaran di pinggir Ae pinggir jalan tanpa ada yang menggunakan masker, tidak memiliki sanitizer, dan saling berdekatan satu dengan yang lainnya. Hal inilah yang kemudian mendorong para dosen tim pengabdian lintas program studi dari Universitas Teknologi Sulawesi, untuk mendatangi salah satu titik kumpul anak jalanan, yaitu di Jalan Pengayoman. Kelurahan Pandang. Kota Makassar untuk membagikan masker serta selebaran yang berisi informasi mengenai pentingnya penggunaan masker demi mencegah penyebaran virus Covid-19 MASALAH. TARGET DAN LUARAN Kegiatan Pengabdian kepada Mayarakat oleh tim Pengabdian Universitas Teknologi Sulawesi. Makassar ini dilakukan dengan melihat kondisi bahwa masih banyak masyarakat khususnya anak jalanan yang berlokasi di area Kelurahan Pandang yang tidak menggunakan masker dalam keseharian Kegiatan yang mereka lakukan di sekitar lampu merah jalan Pengayoman ini sangat beresiko untuk terpapar virus Covid-19 maupun sebaliknya, karena minimnya perlindungan terhadap kesehatan mereka terutama yang saat ini tengah digencarkan oleh pemerintah yaitu mematuhi aturan 3M, memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak. Masalah inilah yang kemudian menjadi dasar utama tim Pengabdian Universitas Teknologi Sulawesi untuk melakukan suatu kegiatan sebagai bagian dari kepedulian terhadap anak Ae anak jalanan dimasa pandemi Covid-19 yang masih kita rasakan sampai saat ini. Adapun target serta luaran yang diharapkan dari terselenggaranya kegiatan ini akan dijelaskan dalam bentuk bagan yaitu : Masalah Anak Ae anak jalanan tidak mengenakan masker saat pandemic Covid-19 Berpotensi terpapar virus Covid-19 Berpotensi memaparkan atau meneruskan virus Covid-19 kepada pihak lain atau pengendara dijalan raya Target Anak Ae anak jalanan mulai memahami pentingnya penggunaan masker Sosialisai pentingnya penggunaan masker, pembagian masker serta selebaran informasi mengenai Covid-19 dan praktik langsung penggunaan masker Menerapkan 3M Luaran Anak Ae anak jalanan terhindar dari virus Covid-19 serta tidak menjadi perantara atau menularkan virus kepada pihak lain atau pengendara dijalan raya Gambar 1. Alur Masalah. Target dan Luaran Pengabdian kepada Masyarakat Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 Gambar 2. Peta Lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat METODE PELAKSANAAN Kegiatan Pengabdian kepada Mayarakat oleh tim Pengabdian Universitas Teknologi Sulawesi. Makassar ini dilakukan dalam rangka pemenuhan kewajiban pelaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap anak jalanan yang ada di wilayah Kelurahan Pandang. Kota Makassar tepatnya di Jalan Pengayoman. Kegiatan pengabdian ini diinisiasi oleh lima orang dosen Universitas Teknologi Sulawesi yang berasal dari program studi yang berbeda. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada hari Rabu, tanggal 30 Juli 2021. Sebelum kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan, ada beberapa tahapan yang sangat penting dilakukan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik. Tahap Perencanaan Pada tahap ini, tim Pengabdian kepada Masyarakat dibentuk dan disusun berdasarkan kesanggupan masing Ae masing pihak. Jumlah dosen yang mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sebanyak lima orang dengan tugas dan tanggung jawab masing Ae masing. Setelah tim dibentuk, ditentukan tanggal untuk melakukan pengabdian, teknis pelaksanaan, serta hal Ae hal yang harus Tahap Persiapan Pada tahap ini, masing Ae masing dosen yang ikut dalam kegiatan pengabdian, mempersiapakan hal Ae hal yang sudah menjadi tanggung jawab masing Ae masing, seperti mempersiapkan surat permohonan untuk dikirimkan ke ketua LPPkM, menunggu surat pengantar dan surat tugas dari LPPkM, membawa surat pengantar dan surat tugas yang sudah ditandatangani ke Kantor Kelurahan untuk meminta izin mengadakan kegiatan di wilayah tersebut. Setelah mendapatkan izin baru kemudian pelaksanaan kegiatan dalam dilakukan. Persiapan lain yang dilakukan yaitu, mempersiapkan spanduk, masker yang akan dibagikan kepada anak jalanan, selebaran yang berisi informasi mengenai pentingnya penggunaan masker dimasa pandemi Covid-19, serta minuman yang akan dibagikan kepada anak jalanan. Tahap Pelaksanaan Kegiatan dilakukan pada hari Jumat, tanggal 30 Juli 2021 pukul 15. 00 Ae 17. 00 WITA. Jumlah anak jalanan yang ikut berpartisipasi yaitu sepuluh . orang dan masing Ae masing mendapatkan masker, selebaran informasi mengenai penggunaan masker serta minuman. Tahap Penyelesaian Pada tahap ini, sebagai bentuk dokumentasi adanya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan, para tim pengabdi berfoto bersama dengan anak Ae anak jalanan. Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini mendapat dukungan dari pihak Universitas Teknologi Sulawesi. Makassar utamanya LPPkM serta Kelurahan Pandang. Kota Makassar dengan memberikan izin kepada tim pengabdi untuk melakukan kegiatan di wilayah yang menjadi otoritas Anak Ae anak jalanan yang berada di Jalan Pengayoman. Kelurahan Pandang. Kota Makassar umumnya tidak menggunakan masker, sehingga menarik perhatian para dosen untuk melakukan kegiatan bersama anak jalanan. Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Jumat, tanggal 30 Juli 2021 ini dilakukan pada pukul 15. 00 Ae 17. 00 WITA dengan jumlah peserta anak jalanan sebanyak sekitar sepuluh . orang dimana agenda yang akan dilakukan berupa pembagian masker, selebaran informasi, serta minuman. Gambar 3. Izin Melakukan Pengabdian kepada Masyarakat di Wilayah Kelurahan Pandang. Kota Makassar oleh Bapak Azis (Pak Lura. Pada hari Rabu, tanggal 28 Juli 2021, tim Pengabdian kepada Masyarakat mendatangi Kantor Lurah Pandang untuk bertemu langsung dengan Pak Lurah dan meminta izin untuk mengadakan kegiatan dengan anak Ae anak jalanan di Jalan Pengayoman. mengadakan kegiatan dengan anak Ae anak jalanan di Jalan Pengayoman. Gambar 4. Selebaran yang Berisi Informasi Pentingnya Menggunakan Masker di Masa Pandemi Covid-19 Setelah pengenaan dan pembagian masker kepada anak Ae anak jalanan di Jalan Pengayoman. Kelurahan Pandang. Kota Makassar, tim kemudian melanjutkan dengan pembagian minuman dan Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 Anak Ae anak jalanan sangat antusias dengan kegiatan yang dilakukan. Jumlah anak jalanan yang ikut serta sebanyak sepuluh . Karena masih dalam masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyaraka. oleh Pemerintah, sehingga tim pengabdi membatasi jumlah peserta anak jalanan untuk mencegah terjadinya kerumunan dimasa pandemi Covid-19 ini. Di akhir kegiatan, anak Ae anak jalanan diminta untuk berfoto bersama dengan tim Pengabdian kepada Masyarakat. Universitas Teknologi Sulawesi. Makassar. Anak Ae anak jalanan sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga berakhirnya kegiatan pengabdian ini. Gambar 5. Izin Melakukan Pengabdian kepada Masyarakat di Wilayah Kelurahan Pandang. Kota Makassar oleh Bapak Azis (Pak Lura. KESIMPULAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi suatu pengalaman baru yang didapatkan baik bagi para dosen pengabdi maupun anak Ae anak jalanan. Tim pengabdi dari Universitas Teknologi Sulawesi sangat antusias melaksanakan kegiatan ini apalagi ditengah situasi pandemi Covid-19 yang menyebabkan terbatasnya ruang gerak untuk melakukan pengabdian namun nyatanya dapat dilakukan dengan baik tanpa menimbulkan kerumunan. Anak Ae anak jalanan yang sering berkumpul di Jalan Pengayoman. Kelurahan Pandang. Kota Makassar sangat antusias mendapatkan masker yang dibagikan, selebaran informasi, serta minuman. Rata Ae rata usia anak jalanan yang ditemui oleh tim pengabdi di Jalan Pengayoman. Kelurahan Pandang. Kota Makassar adalah 8 tahun keatas dan melakukan kegiatan serabutan dipinggir jalan serta mendatangi pengendara yang berhenti di lampu merah untuk mengamen dan mengemis. Sebelum kegiatan pengabdian oleh tim pengabdi Universitas Teknologi Sulawesi dilaksanakan, anak Ae anak jalanan tersebut memang tidak ada satupun yang menggunakan masker, sehingga tim pengabdi berinisiatif untuk melakukan kegiatan pembagian masker dan selebaran informasi penting mengenai pentingnya penggunaan masker utamanya pada situasi pandemi seperti saat ini. Rekomendasi yang bisa diberikan oleh tim pengabdi Universitas Teknologi Sulawesi setelah melakukan kegiatan pengabdian adalah, sebaiknya dibagikan masker secara menyeluruh di setiap titik kumpul anak jalanan ataupun pengemis yang berada di sekitar Kelurahan Pandang, serta diberikan pemahaman dan edukasi mengenai penggunaan masker. Hal ini bertujuan untuk menekan laju penyebaran virus Covid-19 yang bisa saja berasal dari kurumunan anak jalanan yang tidak menggunakan masker dan tidak menerapkan protokol kesehatan karena keterbatasan dana atau kurangnya pemahaman serta pengetahuan mengenai situasi yang sedang terjadi saat ini. Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 UCAPAN TERIMAKASIH Terima kasih kepada Pak Azis Adam Musa. SE selaku Kepala lurah Pandang. Kota Makassar yang sudah bersedia menerima Tim Pengabdian Universitas Teknologi Sulawesi untuk melakukan sosialisasi serta pembagian masker di area Kelurahan Pandang dengan Nomor Surat Tugas : 199/SLPPM/UTS/VII/2. serta telah diberikan Surat Keterangan Melaksanakan Pengabdian dengan Nomor Surat : 33/legal/Vi/2021. DAFTAR PUSTAKA