Pengaruh Profesionalitas Guru. BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Volume. Number. July 2023 Hlm : 195-204 https://ejournal. id/index. php/bhinneka/index Pengaruh Profesionalitas Guru Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Di SMP Negeri 1 Sidoarjo Millatus Shofi1*. Latifatu Zuhriya2 1,2. Institut Agama Islam Al Khoziny Sidoarjo. Indonesia e-mail: millatusshofi@gmail. Abstract The problem in this research is, what is the professionalism of teachers in learning Islamic religious education at SMP Negeri 1 Sidoarjo? What is the student's learning achievement in learning Islamic religious education at SMP Negeri 1 Sidoarjo? Is there an influence of teacher professionalism on students' learning achievement in Islamic religious education at SMP Negeri 1 Sidoarjo? The data collection instruments in this research are questionnaires and documentation as primary . data collection instruments, observation and interviews as secondary . data collection instruments. Meanwhile, the technical data analysis used in this research is a statistical analysis technique using the product moment formula, which uses quantitative data. The statistical analysis technique used is inferential statistics, namely trying to show or prove whether there are differences or influences on one or several symptoms. The results show that: Teacher professionalism in Islamic religious education learning was obtained at 36. rounded up to 36 in the good category, at the interval 33-39 from the mean it can be concluded that the teacher professionalism variable is good. Student learning achievement in learning Islamic religious education at SMP Negeri 1 obtained a mean of 3. 66 in category (A-), students obtained a mean of 3. 29 in category (B) and students obtained a mean of 3. 94 in category (A). There was quite an influence strong from variable X . eacher professionalis. to variable Y . tudent Islamic religious education learning achievemen. This is proven by the rxy obtained is 0. 7974 while the respective rt is 5% is 0. 213 and 1% is 0. Thus it turns out that rxy is greater than rt, because rxy is greater than rt, then Ha is accepted, while Ho is rejected. Based on the results of the research above, it shows that there is an influence of teacher professionalism on students' Islamic religious education learning achievement at SMP Negeri 1 Sidoarjo in the strong category. From this it can be concluded that the hypothesis can be accepted or proven. This research is motivated by the quality of human resources for education personnel who are still unreliable. So that the duties of personnel and administration, both those relating to educators, students, parents of students, sympathizers, and even administrative requests from the Office Branch are often neglected and This is because the education staff appointed are still inexperienced, their educational qualifications are not linear, some are still in college, some also have teaching hours, sometimes they still get other assignments from the Foundation, the salary is relatively low, the number of assignments for education personnel and the lack of assistance. from the Principal. The results of the research show that the management of the principal in improving the quality of human resources for education personnel at the Islamic Vocational School of Darus Salam Sumenep, namely by conducting IHT (In House Trainin. , assisting and directing education personnel, then delegating education personnel to attend special training for educational staff so that human resources qualified and able to carry out all the duties and responsibilities of education personnel with professionalism and quality. And the obstacles faced by the principal in improving the quality of human resources for education personnel at the Islamic Vocational School of Darus Salam Sumenep, namely: . The intervention of the chairman of the Foundation in the recruitment of education personnel, . The recruited education personnel prioritize alumni who graduate from S1 but their educational qualifications are not linear, . The recruited education staff have no BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. July, 2023 . Millatus Shofi. Latifatu Zuhriya Pengaruh Profesionalitas Guru. experience at all in terms of the duties of educational staff, . The low honorarium given to education staff, . The recruited education personnel cannot be used as permanent education personnel . ermanent employee. who are included in the Dapodik and A GTK East Java. Keywords: Teacher Professionalism. Student Learning Achievement. Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah, bagaimana profesionalitas guru dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Sidoarjo? Bagaimana prestasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 1Sidoarjo? Adakah pengaruh profesionalitas guru terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam siswa di SMP Negeri 1 Sidoarjo?. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi sebagai instrument pengumpulan data primer . , observasi dan wawancara sebagai instrumen pengumpulan data skunder . Sedangkan teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis statistic dengan rumus product moment, yang memakai data kuantitatif. Adapun teknik analisis statistik yang digunakan adalah statistik inferensial, yaitu berusaha menunjukkan atau membuktikan ada tidaknya perbedaan, pengaruh yang ada pada satu atau beberapa gejala. Hasil menunjukkan bahwa: Profesionalitas guru dalam pembelajaran pendidikan agama islam diperoleh 36,5 dibulatkan menjadi 36 dalam kategori baik, pada interval 33-39 dari mean tersebut dapat disimpulkan tentang variable profesionalitas guru termasuk baik. Prestasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 1diperoleh mean yaitu 3,66 dalam kategori (A-)siswadiperoleh mean 3,29 dalam kategori (B) dan siswa diperoleh mean yaitu 3,94 dalam kategori (A). Ada pengaruh cukup kuat dari variabel X . rofesionalitas gur. dengan variabel Y . restasi belajar pendidikan agama islam sisw. Ini dibuktikan dengan rxy yang diperoleh adalah 0,7974 sedangkan rt masingmasing 5% adalah 0,213 dan 1% adalah 0,278. Dengan demikian ternyata rxy lebih besar dari pada rt, karena rxylebih besar daripada rt, maka Ha diterima, sedangkan Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian di atas, menunjukkanbahwaadapengaruh profesionalitas guru terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam siswa di SMP Negeri 1 Sidoarjo dengan kategori kuat. Dari sini dapat disimpulkan bahwa hipotesis dapat diterima atau dibuktikan. Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya kualitas SDM tenaga kependidikan yang masih belum bisa diandalkan. Sehingga tugas ketenagaan dan administrasi, baik yang berkaitan dengan pendidik, anak didik, orang tua anak didik, simpatisan, bahkan permintaan administrasi dari Cabang Dinas pun seringkali terabaikan dan tidak terselesaikan. Hal itu, disebabkan karena tenaga pendidikan yang diangkat masih belum berpengalaman, kualifikasi pendidikannya tidak linier, ada yang masih kuliah, ada yang juga punya jam ngajar, honornya relatif rendah dan saking banyaknya banyaknya tugas tenaga kependidikan. Hasil penelitiannya bahwa Manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas SDM tenaga kependidikan di SMKS Islam Darus Salam Sumenep, yaitu dengan cara melakukan IHT (In House Trainin. , mendampingi sekaligus membimbing langsung Tenaga Kependidikan, kemudian mendelegasikan para tenaga kependidikan untuk mengikuti pelatihan khusus tenaga kependidikan supaya SDM nya berkualitas serta mampu melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab tenaga kependidikan dengan profesional dan bermutu. Dan Kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas SDM tenaga kependidikan di SMKS Islam Darus Salam Sumenep, yaitu: Intervensi ketua Yayasan dalam perekrutan Tenaga kependidikan, . Tenaga kependidikan yang direkrut lebih memprioritaskan alumni yang Lulus S1 tapi kualifikasi pendidikannya tidak linier, . Tenaga pendidikan yang direkrut belum punya pengalaman sama sekali dalam hal tugas tenaga kependidikan, . Rendahnya honor yang diberikan kepada tenaga kependidikan. Tenaga pendidikan yang direkrut tidak bisa dijadikan sebagai tenaga kependidikan tetap . egawai teta. yang dimasukkan dalam Dapodik dan A GTK Jatim. Kata kunci : Profesionalitas Guru. Prestasi Belajar Siswa. BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. July, 2023 . Millatus Shofi. Latifatu Zuhriya Pengaruh Profesionalitas Guru. Pendahuluan Keberhasilan pendidikan dapat diukur dengan penguasaan siswa terhadap materi yang telah disampaikan oleh guru di dalam kelas. Namun operasionalnya keberhasilan itu banyak pula ditentukan oleh manajemen pendidikan di samping dipengaruhi oleh beberapa faktor pendidikan yang harus ada dan juga terkait di Faktor tersebut adalah: guru, materi, dan siswa. Ketiga komponen utama dalam pengajaran tersebut saling berkaitan. Akan tetapi, faktor guru merupakan paling dominan dalam kegiatan belajar-mengajar. Guru sebagai perencana sekaligus sebagai pelaksana pembelajaran serta pemberi balikan untuk memotivasi siswa dalam melaksanakan tugas belajar. Hal ini menunjukkan bahwa posisi guru dalam dunia pendidikan sangat penting. Berdasarkan fungsi dan perannya yang sangat besar itu, maka idealnya seorang guru harus memiliki keprofesionalan dalam menjalankan tugasnya. Guru diharapkan dalam menjalankan tugasnya dapat mencapai hasil dan tujuan yang optimal sebagaimana telah tertuang dalam UU RI no. Th. 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada BAB II pasal 3 yaitu:Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Guru merupakan profesi, maka menjadi guru harus memiliki sertifikasi dan etika Program sertifikasi dilakukan untuk meningkatkan keprofesionalan guru seperti yang telah dilakukan oleh Direktorat Pembinaan Perguruan Tinggi Agama Islam melalui Proyek Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar. Guru mempunyai kewajiban untuk mengawasi dan membantu murid dalam kegiatan belajar mengajar. Sekaligus mereka dituntut agar meningkatkan dirinya menjadi guru yang professional sehingga guru harus memiliki kompetensi dalam kegiatan belajar mengajar seperti menguasai proses belajar mengajar, menguasai pengunaan media metode dan sumber, dapat mengevaluasi hasil belajar siswa, dapat memotivasi siswa dalam belajar (Haryanto. Berbagai perubahan yang diakibatkan oleh kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi juga harus diantisipasi oleh guru. Dengandemikian seorang guru tidak hanya menjadi sumber informasi, tapi juga dapat menjadi motivator, inspirator, dinamisator, fasilitator, katalisator dan sebagainya (Nata, 2. Sehubungan dengan pengajaran yang professional, maka guru harus selalu mengembangkan dirinya sendiri dalam kecakapan mengajar, diantaranya kecakapan dalam merumuskan tujuan, menguasai bidang yang diajarkan, strategi pembelajaran, dan seterusnya tanpa pengembangan kualitas diri pendidikan,guru akan kesulitan dalam pengajaranya. Kemampuan professional guru secara personal ditandai dengan kepribadian yang jujur bertangung jawab dan bertindak sesuai dengan nilai dan moral, guru yang sosial ditandai dengan mampu bekerja sama dan ikut kegiatan sosial guru yang professional ditandai dengan menguasai bahan pelajaran. Guru juga harus BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. July, 2023 . Millatus Shofi. Latifatu Zuhriya Pengaruh Profesionalitas Guru. meningkatkan pengetahuannya dari waktu ke waktu, sesuai dengan perkembangan Oleh karena itu, dilembaga pendidikan tentunya membutuhkan guru yang professional dalam proses belajar mengajar mampu memberikan bimbingan pelajaran sebaik-sebaiknya dan efektif mungkin sesuai dengan sifat-sifat individual setiap siswa. Agar siswa memiliki dorongan atau aktif dalam kegiatan belajar sehinga prestasi siswa terus meningkat. Pendidikan, karena begitu pentingnya dalam kehidupan manusia diatur sedemikian rupa agar dapat membantu kehidupan manusia, semua hal dan komponen yang berhubungan dengan pendidikan selalu diperhatikan dan dipertimbangkan agar tercipta pendidikan yang bermutu, mulai dari kepala sekolah, peserta didik dan pendidik, apa yang diajarkan sampai pada masalah sarana dan prasarana diatur sedemikian rupa agar nantinya tak ada cela dan cacat yang awalnya. Semua komponen pendidikan tersebut Au kurang Au maka akan mempengaruhi mutu pendidikan (Kusuma. Kaitannya dengan prestasi belajar, guru harus mengukur belajar siswa dalam penguasaan suatu mata pelajaran yang diempuhnya. Kegiatan pengukuran prestasi belajar siswa dari suatu mata pelajaran dilakukan antara lain: melalui ulangan, ujian, tugas dan lain sebagainya. Yang mana semua itu merupakan usaha pencapaian tujuan pendidikan untuk menyiapkan generasi kini dalam menghadapi globalisasi, yang ada pada saat ini sangat diperlukan para ahli fikir, ilmuwan, cerdik pandai yang mampu dan pandai mengintergrasikan ilmu pengetahuan dalam diri secara utuh, menjadi hambah Allah yang taat berjalan lurus dan diridhai-Nya. Namun harus digaris besari adalah dalam meningkatkan professional guru dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tidak hanya terbatas dalam pelajaran umum saja, melainkan pelajaran agama juga tidak kalah pentingnya, karena itu adalah kewajiban kita sebagai umat muslim untuk mempelajari pelajaran agama maupun umum merupakan perintah Allah. Pendidikan agama sangat penting, terutama dalam mencegah rendahnya ilmu pengetahuan agama islam dan akhlaq masyarakat juga bangsa, generasi penerus mereka sangat berpengaruh dalam membentuk corak kehidupan dan lingkungan. Kebutuhan masyarakat dan tambahan pendidikan serta pendalaman ilmu agama pada anak-anak yang belajar disekolah umum dirasa sangat mendesak, hal ini dikarenakan jumlah jam pelajaran pendidikan agama islam yang disediakan oleh sekolah umum masih sangatlah kurang untuk menjadikan anak didik dapat mendalami ilmu agama islam dengan baik. Oleh karena itu disini dibutuhkan guru pengajar yang profesional agar dapat meningkatkan mutu pendidikan agama islam, berdasarkan fenomena dari latar belakang di atas, maka tertarik untuk mengadahkan penelitian tentang AuPengaruh Profesionalitas Guru Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa di SMP Negeri 1 SidoarjoAy. BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. July, 2023 . Millatus Shofi. Latifatu Zuhriya Pengaruh Profesionalitas Guru. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian korelasional kuantitatif, yakni sebuah penelitian yang menggunakan angka mulai dari pengumpulan data, penafsiran data dan penampilan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara dua variabel (Arikunto, 2. Rancangan penelitian diartikan sebagai strategi mengatur langkah- langkah latar belakang penelitian agar memperoleh data yang valid sesuai dengan karakteristik variabel tujuan pendidikan. Pada dasarnya dalam rancangan penelitian ini terbagi menjadi dua tahap yang meliputi: Menentukan masalah penelitian, dalam menentukan masalah penelitian penulis mengadakan studi pendahuluan profesionalitas guru terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa di SMP NEGERI 1 Sidoarjo. Pengumpulan data, tahap ini berisi tentang metode penelitian yang akan digunakan oleh peneliti yang terbagi dalam beberapa tahap, yakni: Menentukan sumber data, dalam hal ini adalah kepala sekolah, guru bidang studi, dan peserta didik SMP Negeri 1 Sidoarjo. Mengumpulkan data, dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis dan penyajian data (Suginono, 2. Hasil dan Pembahasan Setiap penelitian, penyajian data adalah merupakan hal yang sangat penting untuk menunjukkan baik dan buruknya kualitas hasil penelitian. Adapun data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data tentang pengaruh profesionalitas guruterhadap prestasi belajar pendidikan agama islamdi SMP Negeri 1 Sidoarjo,dalam penyajian data ini akan disajikan jenis data sebagai berikut: Data angket, data observasi, data hasil interview Data Angket Dari angket tersebut ada 10 soal yang menanyakan tentang professional guru pendidikan agama islam, memperoleh data tersebut dilakukan penyebaran angket kepada 84 responden di SMP Negeri Sidoarjo. Untuk tiap-tiap pertanyaan dalam angket tersebut ada empat alternanatif jawabannya . , . , . adapun skor jawabannya adalah sebagai berikut: Alternatif jawaban . dengan skor 4 Alternatif jawaban . dengan skor 3 Alternatif jawaban . dengan skor 2 Alternatif jawaban . dengan skor 1. Rekapitapitulasi Data Angket Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Islam Interval profesionalitas guru . baik 39 keatas dengan kategori sangat baik. Sedangkan rekapitulasi Prestasi Belajar Peserta Didik Mata pelajaran pendidikan agama islam Selanjutnya untuk mengetahui jawaban pada nilai rata-rata pelajaran pendidikan agama islam yang terdapat raport, penulis memakai pandangan dengan criteria nilai raport adalah sebagai berikut: Di isi secara kualitatif BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. July, 2023 . Millatus Shofi. Latifatu Zuhriya Pengaruh Profesionalitas Guru. dengan predikat nilai sikap 4,00 (SB), 3,00 (B), 2,00 (C), dan nilai ketuntasan belajar pengetahuan, keterampilan 4,00 (A), 3,67 (A-), 3,33 (B ), 3,00 (B), 2,67 (B-), 2,33 (C ), 2,00 (C). Data Observasi Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan observasi partisipan tipe pasif . assive participatio. yakni peneliti datang lansung ketempat kegiatan yang akan diamati, akan tetapi tidak ikut terlibat dalam kegiatan yang akan diamati tersebut. Berdasarkan hasil observasi diatas dapat dianalisis bahwa rencana belajar yang dimiliki oleh guru memperoleh nilai 4 dengan kategori sangat baik. Dalam hal ini menunjukkan bahwa sebelum mengajar guru terlebih dahulu mempersiapkan perangkat pembelajaran sehingga apa yang akan disampaikan sudah terencana sebelumnya. Untuk ketepatan dalam mengajar mendapat nilai 4 dengan kategori sangat baik, hal ini menandakan bahwa dalam mengajar telah sesuai dengan rencana yang telah dibuat sebelum mengajar. Dan untuk keaktifan guru dalam kelas mendapat nilai 4 dengan kategori sangat baik dan pemanfaatan media pembelajaran dan metode pembelajaran mendapat nilai 3 dengan kategori baik. Hal ini menunjukkan adanya kesiapan yang terencana sebelumnya sehinga apa yang hendak dilakukan dalam proses pembelajarandapat berjalan dengan maksimal, sedangkan untuk penguasaan materi dan wawasan keilmuan mendapat wawasan keilmuan mendapat nilai 4 dengan kategori sangat baik. Ini menunjukkan bahwa guru bidang studi agama sangat menguasai materi yang akan diajarkan dan mempunyai keilmuan yang luas, sehingga siswa dapat memperoleh wawasan keilmuan yang cukup baik. Dan untuk keterampilan dalam mengajar mendapat nilai 4 yakni sangat baik, selanjutnya evaluasi dalam mengajar mendapat nilai 3 yakni baik, setiap selesai materi disampaikan guru mengadakan evaluasi baik secara tertulis maupun lisan hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar siswa memahami materi yang telah disampaikan oleh guru. Jadi berdasarkan hasil observasi terhadap guru bidang studi pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Sidoarjo, dapat disimpulkan bahwa keseluruan dapat dikatakan telah memenuhi kualifikasi guru professional, hal ini dapat diketahui dari perolehan penilaian dari beberapa aspek dengan nilai rata-rata 4 dengan kategori sangat baik. Data Hasil Wawancara/Interview Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah SMP Negeri 1 Sidoarjo diperoleh data sebagai berikut: Guru SMP Negeri1 Sidoarjo secara keseluruan dewan pendidik atau guru yang berada dilembaga kami ini sudah dapat dikatakan memenuhi kualifikasi professional, hal ini dapat dilihat dari beberapa aspek misalnya dilihat dari kedisiplinan dalam tangung jawabnya. Peserta didik berhasil tergantung terhadap disiplin guru dalam Dari proses pengajaran didalam kelas sudah sesuai dengan perangkat pembelajaran yang dipersiapkan sebelumnya, mengunakan metode pembelajaran dan media pembelajaran yang dapat memudahkan peserta didik dengan mudah memahami pelajaran yang disampaikan guru, namun ada beberapa sebagian guru kami belum dikatakan professional karena dalam pembelajarannya tidak bisa memanfaatkan media BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. July, 2023 . Millatus Shofi. Latifatu Zuhriya Pengaruh Profesionalitas Guru. dan metode pembelajaran tetap sehinga peserta didik jenuh saat menerima Tetapi kami tidak tingal diam ada beberapa cara kami lakukan bagaimana seluru dewan guru yang dilembaga kami menjadi professional, penyediaan sarana dan prasarana untuk mendorong usaha guru, kedisiplinan dan pengawasan, rapat, mengikutsertakan guru dalam seminar, salah satunya akan mendelegasikan ke beberapa pelatihan keguruan sehingga mereka dapat belajar bagaimana menjadi guru yang professional. Dari hasil wawancara dengan kepala sekolah tersebut dapat disimpulkan pada dasarnya dewan guru yang berada di SMP Negeri 1 Sidoarjo. Sudah dapat dikatakan professional hal ini dapat dilihat dari beberapa aspek misalnya kedisiplinan dalam mengajar, juga kreatifitas guru dan wawasan dalam keilmuan. Disamping itu, selain wawancara dengan kepala sekolah peneliti juga melakukan wawancara dengan guru agama islam SMP Negeri 1 Sidoarjo, sebagai berikut ini. Menjadi Guru PAI semua berjalan dari niat, seorang guru pendidikan agama islam pasti memerlukan metode yang bervariasi cerama, drill, diskusi, demontrasi, kerja kelompok, hal ini digunakan untuk mengukur atau mengetahui keaktifan dan kedisiplinan peserta didik dalam mengajar, tetapi kami disini dituntut untuk kaya dengan mengunakan metode pembelajaran sehinga dengan mudah kita mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Disamping itu kita harus mempunyai disiplin yang tinggi akan tangung jawab kita sebagai pendidik, tentunya kewajiban kita jangan terabaikan oleh kepentingan pribadi, dan guru dituntut mempunyai inovasi- inovasi dalam mengajar. Menjadi guru tidaklah mudah dengan apa yang kita bayangkan apalagi menjadi guru yang professional, menjadi tenaga pendidik harus mempunyai wawasan keilmuan yang luas juga kedisiplinan yang tinggi juga dituntut terampil dalam mengajar. Seorang guru tidak hanya pandai berbicara didalam kelas saja akan tetapi ada sebuah perencanaan yang sistematis sebelum mengajar, penguasa materi pemanfaatan media juga metode pembelajaran yang pas sehingga peserta didik dengan mudah memahami pelajaran yang disampaikan secara maksimal. Evaluasi pembelajaran sangat berpengaruh terhadap keberhasilan guru dalam pelaksanaan pengajaran, hasil evaluasi yang dilaksanakan guru agama dapat diketahui taraf keberhasilan peserta didik terhadap materi yang telah diberikan. Biasanya evaluasi pada setiap selesai satu pokok bahasan, mengadakan tanya jawab kepada siswa jika akan memulai pembelajaran. Hal tersebut agar peserta didik selalu siap pada saat pembelajaran dimulai, melihat keaktifan anak mengerjakan sholat dzuha, duhur. Adapun untuk peningkatan profesional guru dalam mengajar hendaknya guru mau merencanakan program pengajaran dari silabus yang disesuaikan dengan program semester dan program tahunan, sekaligus mampu pula melaksanakannya dalam bentuk pengelolahan kegiatan belajar mengajar. Bila guru berhasil melaksanakan dengan baik akan tampak perubahan pada seserta didiknya, antara lain timbul sikap positif dalam belajar dan prestasinya meningkat. Berdasarkan hasil wawancara pada guru bidang studi pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Sidoarjo bahwa, menjadi guru professional tidaklah mudah akan tetapi BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. July, 2023 . Millatus Shofi. Latifatu Zuhriya Pengaruh Profesionalitas Guru. menjadi guru yang professional harus memiliki wawasan keilmuan yang luas dan disiplin dalam segala hal dan mempunyai inovasi-inovasi dalam mengajar sehingga pelajaran yang hendak disampaikan dapat dipahami secara maksimal oleh peserta Analisis Data Dalam sub bab ini akan menganalisa data-data yang diperoleh dari lapangan berupa data-data empiris yang ada untuk menjawab permasalahan yang tertera dalam rumusan masalah. Dengan demikian ada tiga hal yang akan di analisa, yaitu analisis data tentang profesionalitas guru, analisis data tentang prestasi belajar siswa dan. Berikut adalah mean dari kedua variable yang ada dalam penelitian ini: Analisis tentang pengelolaan kelas Untuk mengetahui tentang profesionalitas guru, dapat disimpulkan bahwa profesionalitas guru memperoleh nilai 36 menurut interval 33-39 Baik, sedangkan memperoleh nilai 27-33 termasuk cukup, jadi nilai profesionalitas guru termasuk baik. Analisis Data tentang Prestasi Belajar Siswa Analisis data untuk menjawab permasalahan kedua tentang prestasi belajar mendapatkan jawaban bahwa siswa yang memperoleh nilai 3,66 adalah termasuk (A-) 3,34-3,67 sedangkan siswa yang memperoleh nilai dari (B ) 3,00,-3,33 jadi kesimpulan nilai prestasi belajar termasuk (A-). Untuk mengetahui nilai lebih lengkap maxsimal, rata-rata, minimal, dengan mengunakan rumus excel =max. AE:86AE) hasilnya 3,94 rumus cari rata-rata =Average. AE:86AE) hasilnya 3,66 rumus cari minimal =Min. AE:86AE) hasilnya 3,29. Analisia Data Pengaruh profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa. Untuk menganalisis data tentang pengaruh profesionalitas guruterhadap prestasi belajar pendidikan agama islam siswa di SMP Negeri 1 Sidoarjo adalah dengan menggunakan rumus rxy . roduct momen. , dengan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: Menyiapkan tabel kerja Menjumlahkan subyek penelitian. Menjumlahkan skor variabel X. Menjumlahkan skor variabel Y. Mengkuadratkan skor variabel X kemudian dijumlahkan. Mengkuadratkan skor variabel Y kemudian dijumlahkan. Mengalikan skor variabel X dengan skor variabel Y kemudian dijumlahkan. Mencari. rxy dengan rumus. Memberikan interpretasi. Agar lebih jelasnya, berikut ini langkah-langkah dalam perhitungan untuk menganalisis data korelasi product moment. Berdasarkan Tabel Konsultasi Product Moment dengan db- sebesar 84 pada taraf signifikansi 5 % diperoleh 0,213 dan pada taraf signifikansi 1 % diperoleh 0,278 Sedangkan hasil perhitungan Product Moment diperoleh angka 0,7974 nilai tersebut menunjukkan lebih besar dari Harga Kritik Product Moment baik pada taraf signifikansi BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. July, 2023 . Millatus Shofi. Latifatu Zuhriya Pengaruh Profesionalitas Guru. 5 % maupun 1 %, berarti hipotesis kerja (H. yang mengatakan bahwa AuAda pengaruh profesionalitas guru terhadap prestasi belajarpendidikan agama islam siswa di SMP Negeri 1 SidoarjoAy diterimaAy, dan hipotesis nihil (H. yang mengatakan bahwa Autidak ada pengaruh profesionalitas guru terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam siswadi SMP Negeri 1 SidoarjoAy ditolakAy. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Sidoarjo. Terbukti dengan hasil perhitungan Product Moment diperoleh angka 0,7974, nilai tersebut menunjukkan lebih besar dari Harga Kritik Product Moment baik pada taraf signifikansi 5 % maupun 1 %. Selanjutnya untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tersebut maka, hasil penghitungan product moment ( rx. di atas dikonsultasikan dengan tabel interpretasi product moment, hasil penghitungan product moment . sebesar 0,7974 yang berada di antara angka 0,600-0,800 yang menunjukkan terdapat pengaruh yang kuat dari profesionalitas guru terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam siswadi SMP Negeri 1 Sidoarjo. Kesimpulan Berdasarkan kajian teoritis dan penelitian yang telah penulis laksanakan dalam rangka pembahasan skripsi yang berjudul AuPengaruh Profesionalitas guru terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam Siswa di SMP Negeri1 SidoarjoAy, maka penulis perlu menekankan pada kesimpulan skripsi ini yaitu sebagai berikut : Profesionalitas guru di SMP Negeri 1 dalam interval professional 33-39 kategori baik dengan hasil 36. Prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Sidoarjo dalam kategori 3,34-3,67 (A-) dengan hasil 3,66. Ada korelasi yang tinggi antara variabel X (Profesionalitas gur. dengan variabel Y (Prestasi belaja. Ini dibuktikan dengan rxy yang diperoleh adalah 0,7974 sedangkan rt masing-masing 5 % adalah 0,213 dan 1% adalah 0,278. Dengan demikian ternyata rxy adalah lebih besar dari pada rt, karena rxy lebih besar maka Ha diterima, sedangkan Ho ditolak. Daftar Pustaka