Pengembangan Sistem Informasi Customer Relationship Management (CRM) Berbasis Website Untuk Pengelolaan Data Dan Aspirasi Wali Murid Di SDIT Ghilmani Aditya Putra Pratama1 . Asmunin 2 Manajemen Informatika. Fakultas Vokasi. Universitas Negeri Surabaya 21043@mhs. asmunin@unesa. AbstrakAi Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi Customer Relationship Management (CRM) berbasis website sebagai solusi pengelolaan data dan aspirasi wali murid di SDIT Ghilmani. Objek penelitian adalah data wali murid, murid, kelas, dan aspirasi yang dikumpulkan dari SDIT Ghilmani. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan waterfall, dengan teknologi Laravel dan MySQL. Sistem diuji secara fungsional menggunakan metode black box testing dan diuji tingkat kepuasannya melalui kuesioner kepada wali murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengelola data secara terstruktur, memudahkan komunikasi dua arah, dan meningkatkan kepuasan serta loyalitas wali murid. Seluruh fitur utama berfungsi dengan baik, dengan skor kepuasan rata-rata di atas 4,00 dari skala 5. Hal ini membuktikan sistem CRM yang dikembangkan telah memenuhi kebutuhan pengguna dan dapat memperkuat hubungan antara sekolah dan wali murid secara efektif. Kata kunciAi CRM Pendidikan. Sistem Informasi Sekolah. Wali Murid. Laravel. Aspirasi Digital. AbstrakAi This study aims to develop a web-based Customer Relationship Management (CRM) information system as a solution for managing parent data and aspirations at SDIT Ghilmani. The research objects include data of parents, students, classes, and their aspirations collected from SDIT Ghilmani. The system was developed using the waterfall method, utilizing Laravel and MySQL technologies. Functional testing was conducted using the black box method, and user satisfaction was measured through questionnaires distributed to The results indicate that the system successfully two-way communication, and enhances parent satisfaction and loyalty. All major features functioned well, with average satisfaction scores exceeding 4. 00 on a scale of 5. This confirms that the developed CRM system effectively meets user needs and strengthens the relationship between the school and parents. Kata kunciAi Educational CRM. School Information System. Parents. Laravel. Digital Aspirationts. PENDAHULUAN Pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia pendidikan merupakan langkah strategis meningkatkan efisiensi administrasi sekolah serta memperkuat komunikasi antara sekolah dan wali murid. Digitalisasi tidak hanya mempercepat pencatatan dan pencarian data, tetapi juga mendukung penyampaian informasi yang lebih transparan dan terstruktur . Seiring meningkatnya tuntutan akan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan responsif, penguatan hubungan antara sekolah dan orang tua menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan kolaboratif . Konsep Customer Relationship Management (CRM), yang awalnya berkembang di dunia bisnis untuk membangun loyalitas pelanggan, kini mulai diadopsi dalam sektor pendidikan . Penerapannya memungkinkan institusi pendidikan mengelola data wali murid secara efektif, memfasilitasi penyampaian aspirasi, dan menyusun program yang relevan dengan kebutuhan para pemangku kepentingan . SDIT Ghilmani merupakan sekolah dasar Islam terpadu di Surabaya yang berfokus pada pendidikan akademik, pembentukan karakter, dan pengembangan keterampilan siswa . Saat ini, pengelolaan data wali murid masih manual dan tersebar di berbagai media , menyulitkan pembaruan data, pencarian berdasarkan klasifikasi profesi, serta belum adanya sistem aspirasi yang terstruktur. Kondisi ini menghambat kolaborasi optimal antara sekolah dan orang tua . Untuk mengatasi tantangan tersebut, dikembangkan sistem informasi CRM berbasis website guna meningkatkan pengelolaan data dan komunikasi dua arah antara sekolah dan wali murid . Sistem dibangun menggunakan metode waterfall, melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan, dengan Laravel dan MySQL sebagai teknologi utama . Pengujian dilakukan secara fungsional menggunakan metode black box testing, serta evaluasi kepuasan pengguna melalui kuesioner skala Likert. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sistem mempermudah akses dan pengelolaan informasi, serta meningkatkan respons terhadap aspirasi wali murid. Tingginya tingkat kepuasan pengguna mengindikasikan sistem telah memenuhi kebutuhan sekolah dan berkontribusi positif pada peningkatan layanan pendidikan di SDIT Ghilmani. II. METODE PENELITIAN Perancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan metode waterfall karena alurnya sistematis dan sesuai untuk pengembangan sistem informasi sekolah berbasis website. Pendekatan Customer Relationship Management (CRM) diterapkan untuk mengelola hubungan sekolah dan wali murid secara efektif. berdasarkan latar belakang profesi dapat digunakan sebagai dasar penyusunan program-program yang lebih . Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi aktual terkait kebutuhan dan kendala dalam pengelolaan data di SDIT Ghilmani. Rangkuman kebutuhan data disajikan pada Tabel 1. TABEL 1 KEBUTUHAN DATA PENELITIAN Kebutuhan Data Jenis Data Asal / Sumber Pengumpulan Data Data wali murid SDIT Ghilmani Survei instansi Data murid SDIT Ghilmani Survei instansi Data kelas SDIT Ghilmani Survei instansi Data program SDIT Ghilmani Wawancara Gambar. 1 Perancangan penelitian Analisis Kebutuhan Tahap ini mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan SDIT Ghilmani dalam pengelolaan data wali murid, murid, kelas, serta penyampaian aspirasi sebagai dasar perancangan sistem. Observasi: Peneliti melakukan observasi langsung terhadap pengelolaan data di SDIT Ghilmani guna memperoleh Gambaran nyata terkait sistem informasi dan administrasi yang sedang berjalan. Hasil observasi dirangkum pada Tabel 2. TABEL 2 HASIL OBSERVASI No. Jenis Data Keterangan Data wali Data wali murid masih tergabung dengan data murid dan belum terklasifikasi secara terpisah, sehingga menyulitkan proses identifikasi dan pengelolaan. Data murid Jumlah murid di SDIT Ghilmani saat ini sebanyak 609 siswa. Data kelas Terdapat total 24 kelas di SDIT Ghilmani, yang terbagi ke dalam jenjang kelas 1 sampai kelas 6, dengan masing-masing jenjang memiliki 4 kelas paralel (A. C, dan D). Data . Identifikasi Masalah SDIT Ghilmani masih mengelola data wali murid secara manual menggunakan dokumen fisik dan spreadsheet Kondisi ini menimbulkan duplikasi data, kesalahan input, dan kesulitan dalam pencarian data serta informasi secara real-time. Tidak adanya sistem terintegrasi juga menyulitkan klasifikasi profesi wali Selain itu, belum tersedia mekanisme digital untuk menampung aspirasi, sehingga komunikasi sekolah dan wali murid bersifat satu arah, menghambat kolaborasi dan perencanaan program berbasis data. Studi Literatur Studi literatur dilakukan untuk memahami penerapan Customer Relationship Management (CRM) dalam konteks Pendidikan. Konsep CRM mendukung hubungan dua arah antara sekolah dan wali murid melalui sistem informasi yang terstruktur. Dengan CRM, data dapat dikelola secara digital, aspirasi dapat diakomodasi secara langsung, dan klasifikasi wali murid Perayaan P5 Outdoor Learning Haflahtul Imtihan Wisuda Hasil observasi menunjukkan bahwa pengelolaan data di SDIT Ghilmani masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi, terutama dalam pengelompokkan data wali murid. Wawancara : dilakukan dengan Wakil Direktur Administrasi LPI dan Kepala Sekolah SDIT Ghilmani untuk menggali informasi terkait pengelolaan data wali murid, aspirasi orang tua, serta harapan terhadap sistem digital. Dokumentasi: dilakukan dengan menganalisis dokumen sekolah seperti data murid, wali murid, profesi orang tua, dan program sekolah. Informasi ini digunakan untuk memvalidasi hasil observasi dan wawancara, serta memastikan kesesuaian sistem dengan kondisi aktual. Analisis Kebutuhan Pengguna Analisis kebutuhan pengguna dilakukan untuk memahami peran dan kebutuhan masing-masing aktor dalam sistem. Kepala Sekolah: Membutuhkan akses statistik data siswa, wali murid, klasifikasi profesi, program sekolah, serta memantau detail data dan aspirasi. Admin: Mengelola data wali murid, murid, dan program sekolah, serta menangani aspirasi dan ekspor/impor data. Wali Mengelola menyampaikan aspirasi, memantau nilai anak, dan mengakses informasi sekolah. Perancangan Sistem Tahap ini bertujuan memvisualisasikan alur kerja, struktur data, dan interaksi pengguna dalam sistem. Gambar. 3 Class Diagram Secara fungsional: A KepalaSekolah: melihat aspirasi dan mengelola data admin. A Admin: mengelola kategori aspirasi, entri aspirasi, ulasan, serta data wali murid. A WaliMurid: mengirim aspirasi, memberikan ulasan, dan melihat nilai anak. A Murid: terhubung dengan entitas Kelas dan memiliki Nilai berdasarkan MataPelajaran. A Aspirasi: dikelompokkan berdasarkan kategori dan dapat diberi ulasan berupa rating atau . Perancangan Activity Diagram Alur penambahan data wali murid (Admi. Perancangan Use Case Diagram Gambar. 2 Use Case Diagram Gambar. 2 menunjukkan rancangan use case diagram dari sistem CRM dengan 3 aktor: Wali Murid. Admin, dan Kepala Sekolah. Masing-masing memiliki hak akses berbeda sesuai perannya . Perancangan Class Diagram Gambar. 3 menampilkan class diagram yang mencakup entitas: KepalaSekolah. Admin. WaliMurid. Murid. Kelas. MataPelajaran. Nilai. Aspirasi. AspirasiCategory, dan AspirasiReview. Gambar. 4 Activity Diagram Tambah Data Wali Murid Gambar 4 menampilkan alur penambahan data oleh admin melalui formulir tambah data. Data yang ditambahkan ha rus lengkap dan valid agar dapat disimpan oleh sistem. Alur edit data wali murid (Admi. Gambar 6 menggambarkan penghapusan data wali muird melalui tabel dengan pencarian dan notifikasi A Alur pengelolaan aspirasi wali murid (Admi. Gambar. 7 Activity Diagram Pengelolaan Aspirasi Gambar. 5 Activity Diagram Edit Data Wali Murid Gambar 5 menunjukkan alur pengeditan data dengan fitur pencarian, pembaruan, dan validasi sebelum A Alur hapus data wali murid (Admi. Gambar 7 menjelaskan proses pencarian, penanggapan, dan penghapusan aspirasi wali murid oleh admin. A Alur pengiriman aspirasi Gambar. 8 Activity Diagram Pengiriman Aspirasi Gambar. 6 Activity Diagram Hapus Data Wali Murid Gambar 8 menunjukkan pengiriman aspirasi melalui formulir dengan pilihan kategori tertentu. Alur kepala sekolah melihat data wali murid Hapus data wali murid (Admi. Gambar. 12 Sequence Diagram Hapus Data Wali Murid Gambar. 9 Activity Diagram Melihat Data Wali Murid Gambar 12 menunjukkan proses pencarian dan penghapusan data. Jika valid tabel diperbarui, jika tidak valid maka muncul pesan kesalahan. A Pengelolaan data aspirasi wali murid (Admi. Gambar 9 menggambarkan akses Kepala Sekolah terhadap ststistik, klasifikasi profesi, dan pencarian data wali murid melalui dashboard. Perancangan Sequence Diagram Tambah data wali murid (Admi. Gambar. 13 Sequence Diagram Pengelolaan Data Aspirasi Gambar 13 menjelaskan penambahan tanggapan melalui formulir, dengan validasi dan penyimpanan ke A Kepala Sekolah melihat data wali murid Gambar. 10 Sequence Diagram Tambah Data Wali Murid Gambar 10 memperlihatkan proses input, validasi, dan penyimpanan data ke database. Jika data tidak valid maka muncul pesan error. A Edit data wali murid (Admi. Gambar. 14 Sequence Diagram Melihat Data Murid Gambar 14 menunjukkan akses Kepala Sekolah untuk melihat informasi murid, wali murid, program, dan aspirasi. A Pengiriman aspirasi oleh wali murid Gambar. 11 Sequence Diagram Edit Data Wali Murid Gambar 11 menampilkan proses pencarian, pengeditan, validasi, dan pembaruan data. Jika tidak valid maka sistem menampilkan pesan kesalahan. Gambar. 15 Sequence Diagram Pengiriman Aspirasi Gambar 15 menampilkan interaksi penggunaan sistem pengiriman aspirasi melalui formulir. Data yang valid disimpan dan ditampilkan beserta status progress. HASIL DAN PEMBAHASAN Implementasi Sistem Sistem dikembangkan berbasis website menggunakan Laravel. MySQL. HTML. CSS, dan JavaScript. Fitur disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dari hasil observasi dan wawancara. Hasil diatampilkan melalui antarmuka utama yang mempresentasikan fungsi inti CRM di SDIT Ghilmani. Halaman Utama murid, dan profesi wali murid berdasarkan kategori. Bagian bawah memuat grafik dan informasi tambahan, seperti diagram pie atau pie chart distribusi wali murid, statistik ulasan, data wali murid terbaru, dan riwayat aspirasi terbaru. Dashboard admin memiliki tampilan lebih lengkap dengan sidebar yang terbagi menjadi tiga bagian utama: A Manajemen sekolah: Dashboard. Kelas Aktif. Tahun Ajaran. Mata Pelajaran. Murid. Penilaian Akademik. Pemberitahuan. Wali Murid. Kategori Profesi, dan Pengajuan Anak. A Aspirasi dan ulasan: Aspirasi. Kategori Aspirasi. Subkategori, dan Ulasan. A Pengaturan: pengelolaan kode registrasi. Halaman Aspirasi Halaman aspirasi digunakan oleh wali murid untuk menyampaikan aspirasi, kritik, saran maupun keluhan secara langsung dan terdokumentasi. Gambar. 18 Formulir aspirasi Gambar 18 menunjukkan formulir aspirasi yang terdiri dari field kategori aspirasi, judul, isi pesan, dan tanggal pengajuan . iisi otomatis oleh siste. Aspirasi yang dikirim akan tersimpan di sistem dan masuk ke antrean peninjauan oleh admin. Gambar. 16 Halaman Utama Gambar 16 memperlihatkan halaman utama website yang terdiri dari beberapa komponen, meliputi navbar, tombol navigasi, profil SDIT Ghilmani, informasi sekolah, ulasan wali murid, serta informasi kontak. Dashboard Kepala Sekolah dan Admin Gambar 17 menampilkan perbedaan antara dashboard kepala sekolah dan admin. Gambar. 19 Sistem pengelolaan aspirasi oleh admin Gambar 19 menampilkan sistem pengelolaan aspirasi oleh admin, yang mencakup melihat daftar aspirasi, memberikan tanggapan langsung melalui sistem, serta menghapus aspirasi yang tidak relevan. Tanggapan admin dikirim otomatis ke email wali murid beserta isi tanggapan dan tautan untuk memberikan ulasan. Gambar. 17 Dashboard Kepala Sekolah dan Admin Gambar. 20 Riwayat aspirasi wali murid Dashboard kepala sekolah menyajikan ringkasan data dalam bentuk card statistik, mencakup jumlah murid, wali Gambar 20 memperlihatkan riwayat aspirasi yang memungkinkan wali murid memantau status aspirasi secara real-time, dengan kategori status: pending . enunggu tanggapa. , selesai . udah ditanggap. , dan ditolak. Fitur ini mendukung transparansi dan akuntabilitas proses penanganan aspirasi. Halaman Ulasan formulir aspirasi Wali murid formular aspirasi dengan field kosong atau tidak Admin memvalidasi dan Gambar. 21 Formulir ulasan Gambar 21 menampilkan halaman ulasan yang memungkinkan wali murid memberikan penilaian terhadap pelayanan sekolah, khususnya dalam penanganan aspirasi yang telah ditanggapi. Formulir ulasan berisi rating berbintang dan komentar, yang hanya dapat diakses melalui tautan khusus pada email setelah aspirasi ditanggapi. Data ulasan tersimpan dalam sistem sebagai bahan evaluasi. Pengujian Sistem Pengujian sistem dilakukan dengan metode Black Box Testing oleh admin Tata Usaha sebagai perwakilan pengguna, berfokus pada fungsionalitas berdasarkan input dan output tanpa melihat struktur kode. Hasil pengujian fitur utama disajikan pada tabel berikut. Halaman Dashboard Admin dan Kepala Sekolah TABEL 3 TESTING DASHBOARD ADMIN DAN KEPALA SEKOLAH No. Skenario Pengujian Pengujian akses menu admin Pengujian akses menu oleh kepala Hasil yang Admin dapat mengakses semua menu untuk mengelola data Kepala sekolah hanya dapat mengakses menu: dashboard, dashboard kelas, aspirasi, dan pengaturan akun Hasil Skenario Pengujian Wali murid mengisi dan Hasil yang Sistem menyimpan data aspirasi dan No. Sesuai Hasil Sesuai Sesuai TABEL 5 TESTING HALAMAN ULASAN Skenario Pengujian Wali murid mengakses link ulasan dari email untuk pertama Wali murid mengirim ulasan Wali murid mengakses ulang link ulasan di Admin ulasan wali murid Admin menghapus ulasan yang tidak pantas . Halaman Aspirasi No. Sesuai . Halaman Ulasan TABEL 4 TESTING HALAMAN ASPIRASI Sistem mengirimkan email kepada user berisi notifikasi bahwa aspirasi telah ditanggapi, lengkap dengan isi tanggapan dan link untuk mengisi ulasan Sistem tetap menyimpan aspirasi namun tampilkan peringatan jika sudah ada pengajuan Sesuai Berdasarkan hasil pengujian yang disajikan pada Tabel 4, fitur halaman aspirasi telah berfungsi sesuai dengan Proses mulai dari pengiriman aspirasi oleh wali murid, validasi data masukan, pengiriman notifikasi email tanggapan admin, hingga mekanisme pembatasan pengiriman berulang, seluruhnya berjalan baik dan sesuai dengan skenario yang telah dirancang. Sesuai Berdasarkan hasil pengujian yang disajikan pada Tabel 3, sistem mampu membedakan hak akses antara admin dan kepala sekolah sehingga pengelolaan otorisasi berjalan secara efektif. Wali murid mencoba kirim aspirasi dua kali berturut-turut tanpa adanya tanggapan dari notifikasi bahwa pengiriman berhasil Sistem menolak input dan menampilkan pesan kesalahan pada field yang tidak valid Hasil yang Sistem menampilkan formulir ulasan sesuai aspirasi yang Sistem menyimpan ulasan dan notifikasi bahwa ulasan berhasil Sistem menolak akses dan menampilkan pesan bahwa ulasan telah dikirim dan tidak dapat diakses Sistem akan menampilkan ulasan yang valid di halaman Sistem menghilangkan ulasan dari tampilan publik Hasil Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Berdasasrkan hasil pengujian yang disajikan pada Tabel 5, fitur ulasan telah berfungsi sesuai dengan skenario yang telah ditetapkan. Sistem mampu mengelola akses terhadap formulir ulasan, menyimpan data ulasan secara tepat, membatasi akses ulang terhadap tautan ulasan, serta memberikan kewenangan kepada admin untuk melakukan validasi dan penyaringan terhadap ulasan yang tidak layak Seluruh fitur utama menunjukkan kinerja yang optimal tanpa ditemukan kesalahan selama proses pengujian, sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem telah memenuhi seluruh kebutuhan fungsional sebagaimana yang dirancang dan ditetapkan pada tujuan pengembangan. Hasil Uji Kepuasan Pengguna Setelah pengujian fungsional, dilakukan pengujian kepuasan pengguna melalui kuesioner kepada 17 responden dari wali murid dan pihak sekolah. Penilaian menggunakan skala Likert 5 poin dengan lima Tingkat kepuasan sebagai berikut: TABEL 10 SKALA PENILAIAN KUESIONER KEPUASAN PENGGUNA Pilihan Jawaban Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Cukup (C) Tidak Setuju (TS) Sangat Tidak Setuju (STS) Bobot Skor Hasil rentang 0,8 digunakan untuk menentukam kategori interpretasi skor rata -rata, sebagaimana disajikan pada tabel berikut. TABEL 12 KATEGORI INTERPRETASI SKOR KEPUASAN PENGGUNA Rata-Rata Skor 4,21 Ae 5,00 3,41 Ae 4,20 2,61 Ae 3,40 1,81 Ae 2,60 1,00 Ae 1,80 . Hasil Rata-Rata Tiap Aspek TABEL 13 HASIL UJI KEPUASAN PENGGUNA No. Aspek yang dinilai Kemudahan pengguna sistem secara Kemudahan dalam proses registrasi dan aktivasi akun Kemudahan dalam mengedit data diri dan menambah data anak Kejelasan tampilan dan informasi yang ditampilkan Ketersediaan dan kemudahan fitur pengajuan aspirasi Ketersediaan ditur melihat nilai anak Kecepatan terhadap fitur Riwayat aspirasi dan ulasan Kepuasan terhadap fitur riwayat aspirasi dan ulasan Fitur pembaruan informasi per kelas Kepuasan secara keseluruhan terhadap sistem Responden diminta menilai 10 aspek utama dari sistem CRM yang telah dikembangkan sebagai berikut. TABEL 11 SKALA PENILAIAN KUESIONER KEPUASAN PENGGUNA No. Aspek yang dinilai Kemudahan pengguna sistem secara umum Kemudahan dalam proses registrasi dan aktivasi Kemudahan dalam mengedit data diri dan menambah data anak Kejelasan tampilan dan informasi yang Ketersediaan dan kemudahan fitur pengajuan Ketersediaan ditur melihat nilai anak Kecepatan terhadap fitur Riwayat aspirasi dan Kepuasan terhadap fitur riwayat aspirasi dan Fitur pembaruan informasi per kelas Kepuasan secara keseluruhan terhadap sistem Pengolahan data dilakukan menggunakan Google Spreadsheet untuk menghitung rata -rata skor tiap aspek. Nilai rata -rata tinggi menunjukkan sistem diterima dan bermanfaat bagi pengguna. Interpretasi Skor Perhitungan skala interval skala likeart dilakukan dengan rumus Rentang Skala (Range of Scal. , yaitu selisih antara nilai tertinggi dan nilai terendah pada skala pengukuran . , sebagai berikut: Rentang = . / b = . / 5 = 0,8 Kategori Sangat Puas Puas Cukup Puas Kurang Puas Sangat Tidak Puas Rata-Rata Skor 4,29 4,18 4,29 4,35 4,47 4,29 4,53 4,29 4,24 4,35 Berdasarkan hasil uji kepuasan, sistem CRM berbasis website di SDIT Ghilmani mendapat respons sangat positif, dengan seluruh aspek meraih skor rata -rata di atas 4,00. Aspek tinggi Adalah kecepatan tanggapan aspirasi . , menunjukkan komunikasi dua arah berjalan efektif. Aspek terendah Adalah kemudahan registrasi dan aktivasi akun . , yang tetap tinggi namun dapat ditingkatkan. Secara keseluruhan, sistem dinilai mudah digunkan, informatif, dan fungsional, serta berkontribusi dalam memperkuat hubungan sekolah dan wali murid. IV. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan A Perancangan sistem CRM berbasis website di SDIT Ghilmani berhasil dilakukan menggunakan Laravel dan MySQL. Sistem ini sesuai kebutuhan sekolah dalam memfasilitasi komunikasi dengan wali murid. Hasil pengujian menunjukkan kemudahan penggunaan, tampilan jelas, dan fitur lengkap, dengan skor kepua san pengguna rata -rata di atas 4,00 . kala 1-. Sistem ini membantu pengelolaan data dan aspirasi wali murid secara terstruktur dan mudah diakses. Fitur aspirasi dinilai sangat responsive . kor 4,. , begitu pula fitur nilai siswa, info kelas, dan data diri. Hal ini menunjukkan sistem efektif memperkuat komunikasi sekolah dan wali murid. Saran