Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 Pages 536-541 ISSN: 2830-5868 (Onlin. ISSN: 2614-7831 (Printe. Journal Homepage: http://ejournal. stit-alkifayahriau. id/index. php/arraihanah Penerapan Metode Demontrasi Menulis Untuk Mengurangi Kesalahan Arah Penulisan Pada Anak Kelompok A di PAUD Najwa Salsabila1. Trya Ardiani2. Reska Khairunisa3. Ai Nurjanah4. Glisna Nayla Saskiani5. Tantri Sundari Santoso6 Info Artikel Abstract Keywords: Writing Demonstration. Directional Errors. Early Writing. This study aims to analyze the effectiveness of the writing demonstration method in reducing directional writing errors . , reverse writing or rightto-left writin. in Group A children in Early Childhood Education (PAUD/Preschoo. Directional writing errors are a common issue that can impede children's early literacy development, often stemming from a lack of understanding of basic writing concepts and immature visual-motor The research employs a Classroom Action Research (CAR) methodology, involving cycles of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study are 15 Group A children. Data was collected through observation, pre- and post-intervention writing practice tests . re-test and post-tes. , and documentation. The findings indicate a significant improvement in writing direction accuracy after the systematic and gradual implementation of the demonstration method, which focused on the correct writing procedure, starting point, and stroke In conclusion, the writing demonstration method is effective as a pedagogical intervention to address and minimize directional writing errors in early childhood, thereby supporting a stronger foundation for writing Kata kunci: Demonstrasi Menulis. Kesalahan Arah. Menulis Awal. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode demonstrasi menulis dalam mengurangi kesalahan arah penulisan . isalnya, penulisan terbalik atau dari kanan ke kir. pada anak Kelompok A di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kesalahan arah penulisan merupakan isu umum yang dapat menghambat perkembangan literasi awal anak dan sering kali disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep dasar penulisan dan visual-motorik yang belum matang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan siklus perencanaan, 1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Pendidikan Indonesia. Tasikmalaya. Indonesia Email: slsblawa@upi. 2 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Pendidikan Indonesia. Tasikmalaya. Indonesia Email: tryaardiani24@upi. 3 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Pendidikan Indonesia. Tasikmalaya. Indonesia Email: khairunisareska@upi. 4 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Pendidikan Indonesia. Tasikmalaya. Indonesia Email: ainurjanah22@upi. 5 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Pendidikan Indonesia. Tasikmalaya. Indonesia Email: glisnanaylaa@upi. 6 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Pendidikan Indonesia. Tasikmalaya. Indonesia Email: tantrisundarisantoso12@upi. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak Kelompok A. Data dikumpulkan melalui observasi, hasil tes praktik menulis sebelum dan sesudah intervensi . re-test dan posttes. , serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam ketepatan arah penulisan setelah penerapan metode demonstrasi secara sistematis dan bertahap, yang berfokus pada prosedur penulisan yang benar, titik awal, dan urutan goresan. Kesimpulannya, metode demonstrasi menulis efektif sebagai intervensi pedagogis untuk mengatasi dan meminimalisir kesalahan arah penulisan pada anak usia dini, sehingga mendukung fondasi keterampilan menulis yang lebih kuat . Artikel Histori: Disubmit: Direvisi: Diterima: Dipublish: 21 November 2025 16 Desember 2025 17 Desember 2025 17 Desember 2025 Cara Mensitasi Artikel: Najwa Salsabila. Ardiani. Khairunisa. Nurjanah. Saskiani. , & Santoso. Penerapan Metode Demonstrasi Menulis Untuk Mengurangi Kesalahan Arah Penulisan Pada Anak Kelompok A Di PAUD. Jurnal Ar-Raihanah, 5 . , 536-541, https://doi. org/10. 53398/arraihanah. Korenpondensi Penulis: Najwa Salsabila, slsblawa@upi. DOI : https://doi. org/10. 53398/arraihanah. PENDAHULUAN Kemampuan menulis permulaan merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan literasi awal anak usia dini. Menurut Tompkins . , menulis awal bukan hanya kemampuan menghasilkan bentuk huruf, tetapi mencakup pemahaman arah tulisan, koordinasi motorik, dan kemampuan visual-motorik. Dalam praktiknya, banyak anak usia 4Ae5 tahun masih mengalami kesulitan terkait arah penulisan huruf, seperti membalik huruf, memulai goresan dari titik yang salah, atau menulis dari kanan ke kiri. Kesalahan ini sering terjadi karena anak belum memiliki konsep dasar tentang arah bacaan dan prinsip mekanik tulisan (Cameron, 2. Di PAUD TK Artanita Al Khoeriyah, guru menemukan bahwa sebagian besar anak kelompok A melakukan kesalahan arah penulisan baik pada huruf maupun angka. Misalnya, anak menulis huruf AuEAy dari bawah ke atas, menulis huruf AubAy terbalik menjadi AudAy, serta memulai menulis angka Au3Ay dari titik yang salah. Kesalahan-kesalahan ini menunjukkan pentingnya strategi pembelajaran yang memberikan contoh visual yang jelas dan dapat diikuti, khususnya pada tahap awal perkembangan menulis. Salah satu metode yang dianggap efektif untuk mengatasi masalah ini adalah metode Menurut Arsyad . , demonstrasi adalah metode mengajar dengan menunjukkan proses atau langkah-langkah suatu keterampilan secara langsung sehingga anak dapat mengamati dan menirukan dengan benar. Demonstrasi menulis memberi peluang bagi guru untuk memodelkan arah goresan huruf, posisi tangan, urutan garis, serta teknik dasar penulisan lainnya. Pendekatan ini sesuai dengan teori belajar sosial Bandura . yang menekankan bahwa anak belajar melalui proses imitasi dan observasi terhadap modelAidalam hal ini adalah guru. Secara perkembangan, anak usia 4Ae5 tahun berada pada tahap Aumotor control and symbolic understandingAy di mana contoh visual sangat berpengaruh terhadap pembentukan kebiasaan menulis (McBride, 2. Oleh karena itu, pemberian demonstrasi menulis yang konsisten menjadi penting untuk membantu anak memahami arah penulisan yang benar. Hasil penelitian ini diharapkan memperkaya referensi tentang penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran literasi awal di PAUD serta menjadi acuan bagi guru dalam meningkatkan Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 keterampilan menulis anak. Untuk menjawab permasalahan tersebut, salah satu pendekatan efektif adalah melalui permainan tipe A, yaitu permainan yang menstimulasi aspek afektif dan sosial anak secara langsung. Beberapa contoh spesifik dari permainan tipe ini antara lain permainan peran rumahrumahan . erpura-pura menjadi ibu, ayah, bay. , bermain boneka atau tokoh cerita, permainan dokterdokteran, dan memasak-masakan. Permainan ini memberikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan perasaan, membangun empati, serta memahami dinamika hubungan sosial melalui imajinasi dan simbolisasi (Berk, 2018. Hurlock, 2. Dalam konteks ibu karir, penting untuk menelusuri bagaimana partisipasi mereka dalam permainan ini, baik secara langsung saat waktu luang, maupun melalui fasilitasi alat permainan dan komunikasi yang mendukung ekspresi emosi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh keterlibatan ibu karir terhadap stimulasi sosial emosional anak usia dini melalui permainan tipe A secara spesifik. Kajian ini mengacu pada teori ekologi perkembangan Bronfenbrenner . , yang menekankan pentingnya interaksi antara anak dan lingkungan terdekat . , termasuk peran ibu. Teori perkembangan psikosial Erikson . juga digunakan untuk memahami kebutuhan anak usia dini dalam fase inisiatif versus rasa bersalah, yang berkembang melalui aktivitas sosial bermain. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara di TK Harapan Bunda, penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman empiris mengenai peran strategis ibu karir dalam menstimulasi perkembangan sosial emosional anak melalui aktivitas bermain yang relevan dengan dunia anak. METODE Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasi deskriptif dengan pendekatan Rancangan ini dipilih karena peneliti ingin melihat secara langsung bagaimana penerapan metode demonstrasi menulis dapat mengurangi kesalahan arah penulisan pada anak, tanpa melakukan manipulasi variabel. Menurut Creswell . , penelitian observasi kualitatif memungkinkan peneliti memahami fenomena secara alami sesuai konteks yang terjadi di lingkungan peserta didik. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok A di PAUD TK Artanita Al Khoeriyah, sedangkan sampelnya adalah 12 anak berusia 4Ae5 tahun yang menjadi sasaran penelitian. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive, yaitu memilih anak yang menunjukkan kesalahan arah penulisan berdasarkan hasil pengamatan awal guru. Kehadiran peneliti dalam penelitian ini bersifat langsung sebagai pengamat aktif. Peneliti berada di kelas saat pembelajaran berlangsung untuk mengamati penerapan demonstrasi oleh guru dan respon anak selama kegiatan menulis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, catatan lapangan, dan Observasi dilakukan menggunakan lembar observasi yang dikembangkan berdasarkan indikator kemampuan menulis awal dari Schickedanz & Collins . , meliputi arah goresan huruf, pembalikan huruf, titik awal menulis, dan proporsi bentuk huruf. Catatan lapangan berisi deskripsi interaksi antara guru dan anak, serta perubahan perilaku menulis setelah demonstrasi dilakukan. Dokumentasi berupa foto proses pembelajaran dan hasil tulisan anak sebelum dan sesudah penerapan Instrumen penelitian dikembangkan oleh peneliti berdasarkan teori perkembangan menulis awal. Instrumen meliputi: . lembar observasi perilaku menulis. pedoman pencatatan kesalahan arah. daftar cek respon anak selama mengikuti demonstrasi. Untuk memastikan keandalan instrumen, peneliti melakukan uji keterbacaan dengan guru kelas serta memastikan kesesuaian indikator dengan literatur literasi awal. Penelitian ini tidak menggunakan alat dan bahan khusus, namun menggunakan beberapa media sederhana seperti papan tulis, kertas bergaris, dan pensil HB. Spesifikasi alat bersifat standar untuk pembelajaran menulis anak usia dini, yaitu pensil dengan ketebalan medium Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 yang sesuai untuk genggaman anak serta kertas A4 dengan garis bantu untuk mempermudah anak memahami batas penulisan. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sebagaimana diungkapkan Miles. Huberman, & Saldaya . Data dari observasi perilaku menulis dikategorikan menjadi AusebelumAy dan AusesudahAy penerapan demonstrasi untuk melihat perubahan pola kesalahan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, yaitu membandingkan data observasi, catatan guru, dan dokumentasi hasil tulisan anak. Selain itu, peneliti melakukan diskusi dengan guru kelas untuk memastikan bahwa perubahan perilaku menulis anak konsisten dan bukan hasil pengamatan sesaat. Dengan metode penelitian yang terstruktur dan kehadiran peneliti secara langsung, penelitian ini mampu memberikan gambaran objektif mengenai efektivitas metode demonstrasi dalam mengurangi kesalahan arah penulisan pada anak kelompok A di PAUD TK Artanita Al Khoeriyah. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian ini disajikan sebagai hasil bersih berdasarkan observasi terhadap 12 anak kelompok A di PAUD TK Artanita Al Khoeriyah. Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi hasil tulisan anak, dan catatan lapangan mengenai proses demonstrasi menulis yang dilakukan guru. Temuan penelitian dikategorikan ke dalam dua bagian utama, yaitu kondisi awal kemampuan menulis anak dan perubahan yang terjadi setelah penerapan metode demonstrasi. Pada kondisi awal, sebagian besar anak masih menunjukkan kesalahan arah penulisan, seperti menulis huruf dari bawah ke atas, menuliskan huruf secara terbalik, serta memulai goresan huruf dari titik yang tidak tepat. Kesalahan ini umum terjadi pada tahap early writing ketika anak masih berada pada fase motorik permulaan (McBride, 2. Temuan ini mengonfirmasi pendapat Clay . bahwa anak usia dini membutuhkan bimbingan intensif dalam memahami aturan dasar arah penulisan dan mekanika huruf. Setelah metode demonstrasi diterapkan selama tiga sesi pembelajaran, terdapat penurunan signifikan dalam kesalahan arah penulisan. Anak menjadi lebih terarah dalam memulai goresan huruf dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan. Selain itu, kesalahan pembalikan huruf seperti AubAy. AudAy, dan AupAy berkurang secara konsisten. Efektivitas metode demonstrasi ini sejalan dengan teori pembelajaran sosial Bandura . yang menjelaskan bahwa anak belajar melalui pengamatan dan peniruan terhadap model yang ditampilkan oleh guru. Perubahan kemampuan menulis anak,hasil observasi menunjukkan bahwa sebelum penerapan metode demonstrasi, 8 anak melakukan kesalahan arah goresan, 6 anak membalik huruf, dan 7 anak memulai goresan dari titik yang salah. Setelah intervensi, hanya 3 anak yang masih melakukan kesalahan arah goresan dan 2 anak yang masih mengalami pembalikan huruf. Data ini menunjukkan adanya peningkatan konsistensi anak dalam mengikuti model penulisan yang diperlihatkan guru. Hal ini selaras dengan pernyataan Graham dan Harris . bahwa keterampilan menulis pada anak usia dini berkembang pesat ketika anak diberikan contoh visual yang jelas, terstruktur, dan berulang. Temuan Berdasarkan Kategori Analisis data kualitatif menunjukkan tiga kategori utama: . peningkatan pemahaman arah . penurunan frekuensi pembalikan huruf. peningkatan keterampilan motorik halus selama menulis. Ketiga kategori ini muncul sebagai hasil langsung dari pemodelan yang dilakukan guru selama demonstrasi. Anak mengamati pergerakan tangan, arah garis, dan urutan membuat huruf, kemudian menirukannya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Temuan penelitian ini mendukung pandangan Vygotsky bahwa pembelajaran anak terbentuk melalui bimbingan orang dewasa atau guru dalam zona perkembangan proksimal (McLeod, 2. Dalam konteks ini, demonstrasi menulis menjadi Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 bentuk scaffolding yang efektif, karena guru memberikan model langkah demi langkah yang membantu anak mencapai kemampuan baru yang belum dapat dicapai secara mandiri. Integrasi Temuan dengan Penelitian Sebelumnya Hasil penelitian ini sejalan dengan studi Wahyuni . yang menemukan bahwa metode demonstrasi efektif meningkatkan kemampuan meniru bentuk huruf pada anak usia dini. Penelitian Syamsuddin . juga menunjukkan bahwa demonstrasi dapat meningkatkan kontrol motorik halus, yang merupakan fondasi penting dalam menulis huruf dengan arah yang benar. Dengan demikian, penelitian ini memperkuat bukti bahwa demonstrasi merupakan strategi yang tepat dalam pembelajaran literasi awal. Interpretasi Teoretik Berdasarkan teori perkembangan literasi awal, anak usia 4Ae5 tahun masih berada pada tahap developing motor patterns sehingga membutuhkan contoh visual dan arahan yang jelas (Schickedanz & Collins, 2. Penerapan metode demonstrasi memberikan pengalaman konkret yang memungkinkan anak memahami konsep abstrak seperti arah tulisan. Clay . menekankan bahwa arah tulisan tidak akan berkembang secara alami tanpa bimbingan dan pemodelan yang eksplisit. Karena itu, metode demonstrasi berfungsi sebagai sarana untuk membentuk kebiasaan menulis yang benar sejak tahap awal. Berdasarkan rumusan masalah penelitian, hasil ini menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi efektif dalam mengurangi kesalahan arah menulis dan menjawab pertanyaan penelitian terkait bagaimana demonstrasi dapat memperbaiki kesalahan menulis pada anak. Temuan penelitian tidak hanya mengonfirmasi teori yang ada, tetapi juga memperkuat gagasan bahwa kegiatan menulis awal membutuhkan pendekatan visual-motorik yang konsisten dan berulang. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi menulis secara sistematis dan berulang efektif dalam mengurangi kesalahan arah penulisan pada anak kelompok A di PAUD TK Artanita Al Khoeriyah, yang ditunjukkan melalui peningkatan ketepatan arah goresan, penurunan pembalikan huruf, serta konsistensi anak dalam memulai penulisan dari titik yang benar. Keberhasilan ini menegaskan bahwa pemberian contoh visual langsung oleh guru berperan penting dalam membantu anak memahami konsep mekanik menulis yang bersifat abstrak, sekaligus memperkuat koordinasi visual-motorik pada tahap menulis permulaan. Secara teoretis, temuan penelitian ini memperkuat teori belajar sosial Bandura dan konsep scaffolding Vygotsky, yang menekankan pentingnya proses observasi, imitasi, dan bimbingan orang dewasa dalam zona perkembangan proksimal anak, khususnya dalam pengembangan literasi awal. Metode demonstrasi terbukti menjadi bentuk intervensi pedagogis yang relevan dengan karakteristik perkembangan anak usia 4Ae5 tahun yang masih sangat bergantung pada pemodelan konkret. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan, antara lain jumlah subjek yang relatif kecil dan konteks penelitian yang hanya dilakukan pada satu lembaga PAUD, sehingga generalisasi temuan masih Selain itu, durasi penerapan metode demonstrasi yang relatif singkat belum memungkinkan peneliti untuk melihat dampak jangka panjang terhadap perkembangan keterampilan menulis anak. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan subjek yang lebih luas, waktu intervensi yang lebih panjang, serta mengombinasikan metode demonstrasi dengan strategi pembelajaran lain guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang pengembangan kemampuan menulis permulaan anak usia dini. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 DAFTAR KEPUSTAKAAN Arsyad. Media pembelajaran. Rajawali Pers. Bandura. Social learning theory. Routledge. Cameron. Teaching language to young learners. Cambridge University Press. Clay. Literacy lessons: Designed for individuals. Heinemann. Creswell. Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research. Pearson. Graham. , & Harris. Evidence-based practices for teaching writing. Review of Educational Research, 90. , 187Ae228. Hidayah. Peningkatan motorik halus anak melalui kegiatan meniru bentuk huruf. Jurnal PAUD, 8. , 77Ae85. Idris. , & Lestari. Pengaruh pengorganisasian terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Inpres Bangkala II Kota Makassar. Lentera Pendidikan, 20. , 18Ae30. Khanafi. Salafuddin. Abidin. , & Khamidi. Persepsi dan transformasi visi dan misi pada civitas akademika STAIN Pekalongan. Jurnal Penelitian, 6. , 45Ae58. Latifah. , & Rachmawati. Perkembangan menulis permulaan anak usia dini. Early Childhood Education Journal, 19. , 30Ae41. McBride. ChildrenAos early literacy development. Oxford University Press. McLeod. Lev VygotskyAos sociocultural theory. Simply Psychology. Miles. Huberman. , & Saldaya. Qualitative data analysis: A methods sourcebook . rd ed. Sage. Pratiwi. , & Sunarso. Peranan musyawarah mufakat dalam membentuk iklim akademik Sosiohumaniora, 20. , 199Ae210. Rahman. , & Putri. Implementasi metode demonstrasi dalam pembelajaran PAUD. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 14. , 145Ae158. Schickedanz. , & Collins. So much more than the ABCs. NAEYC. Sudarmanto. Peranan kepala sekolah dalam mewujudkan visi dan misi sekolah menjadi sebuah Jurnal Kependidikan, 6. , 52Ae63. Suyanto. Dasar-dasar pendidikan anak usia dini. Bumi Aksara. Syamsuddin. Pengembangan motorik halus melalui kegiatan menulis. Jurnal AUD, 7. , 112Ae Tompkins. Teaching writing: Balancing process and product. Pearson. Wahyudin. Optimalisasi peran kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Kependidikan, 6. , 249Ae265. Wahyuni. Implementasi metode demonstrasi dalam meningkatkan keterampilan menulis anak usia dini. Jurnal Golden Age, 9. , 45Ae54. Yusutria. Analisis mutu lembaga pendidikan berdasarkan fungsi manajemen di Pondok Pesantren Thawalib. TaAodib: Jurnal Pendidikan Islam, 7. , 61Ae68. Zubaidah. Kesiapan literasi anak usia 4Ae5 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 12. , 33Ae40. Zulkifli. , & Rahmawati. Strategi pembelajaran literasi awal di PAUD. Jurnal Obsesi, 5. , 221Ae230.