Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Shihah dkk, 2025 Efek Penggunaan Tepung Limbah Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifoli. Fermentasi terhadap Ukuran Saluran Pencernaan Ayam Broiler Hanna Dzawish Shihah. Dwi Sunarti. Sri Sumarsih. Teysar Adi Sarjana. Edjeng Suprijatna. Luthfi Djauhari Mahfudz. Sri Kismiati. Rina Muryani. Binti MaAorifah. Nur Maulida Wahyuni. Fakultas Peternakan dan Pertanian. Jurusan Peternakan. Universitas Diponegoro Semarang. Jl. Prof. Soedarto. Tembalang. Kec. Tembalang. Kota Semarang. Jawa Tengah. Telp . 7474750 *corresponding author:hannadz129@gmail. * Received for review April 25, 2025 Accepted for publication June 3, 2025 Abstract This study examines the effect of fermented lime peel waste flour (FLPWF) on the digestive tract dimensions of broiler chickens. The materials used include 200 female Lohmann MB 202 broilers aged 14 days, with an average body weight of 379. 73 A 18. 72 g. The feed ingredients include yellow corn, soybean meal, fish meal, rice bran, fermented lime peel waste flour, soybean oil, premix. CaCO3. D-L Methionine, and L-Lysine. The study was designed using a completely randomized design (CRD) with four levels of fermented lime peel waste flour (FLPWF) usage: 0%, 1%, 2%, and 3% in the ration. Each treatment was repeated five Data were analyzed for variance using the SPSS 19. 0 software. The results showed that the use of FLPWF did not significantly affect the weight and length of the small intestine, as well as the weight-tolength ratio of the small intestine among treatments (P> 0. This study concludes that using fermented lime peel waste flour in rations at 1% to 3% does not reduce the relative weight, length, and weight: length ratio of the small intestine of broiler chickens. Keywords: Broiler. Fermented Lime Peel Waste Flour. Small Intestine Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek penggunaan tepung limbah kulit jeruk nipis fermentasi (TLKJNF) terhadap ukuran saluran pencernaan ayam broiler. Materi penelitian ini adalah 200 ayam broiler betina strain Lohman MB 202 umur 14 hari dengan rata-rata bobot badan 379,73 A 18,72 g. Bahan pakan yang digunakan adalah jagung kuning, bungkil kedelai, tepung ikan, bekatul, tepung limbah kulit jeruk nipis fermentasi (TLKJNF), minyak kedelai, premix. CaCO3. D-L Methionine,dan L-Lysine. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 level TLKJNF 0%, 1%, 2% dan 3% dalam ransum. Setiap perlakuan diulang 5 kali. Data dianalisis ragam menggunakan program SPSS 19. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan TLKJNF terhadap bobot dan panjang usus halus serta rasio bobot:panjang usus halus antar perlakuan tidak berbeda nyata (P>0,. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Penggunaan tepung limbah kulit jeruk nipis fermentasi dalam ransum pada level 1% sampai 3% tidak menurunkan bobot relatif, panjang dan rasio bobot:panjang usus halus ayam broiler. Kata kunci: Broiler. Limbah Kulit Jeruk Nipis Fermentasi. Usus Halus Copyright A 2025 The Author. This is an open access article under the CC BY-SA license PENDAHULUAN Ayam broiler masih menjadi komoditas ternak yang digemari oleh masyarakat. Berdasarkan data BPS . populasi ayam broiler di Indonesia meningkat dari tahun 2021 sebesar 954 ekor menjadi 3. 092 ekor pada tahun 2024. Pemeliharaan ayam broiler Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Shihah dkk, 2025 memiliki banyak tantangan karena ayam broiler rentan terhadap serangan penyakit, sehingga perlu dilakukan upaya preventif menjaga ketahanan tubuh ayam broiler. Indikator kesehatan ayam, salah satunya dapat dilihat pada organ saluran pencernaan, utamanya usus halus. Usus halus menjadi organ yang berperan dalam fungsi imunologis. Sel-sel imun sebagian besar diproduksi pada bagian usus (Halimatunnisroh et al. , 2. Perkembangan bobot dan panjang saluran pencernaan menjadi salah satu indikator saluran pencernaan yang sehat. Saluran pencernaan yang sehat maka penyerapan nutrien ke dalam tubuh akan lebih optimal (Pertiwi et al. , 2. Nutrien yang terserap dengan baik akan menunjang kesehatan dan produktivitas unggas. Saat ini, penggunaan antibiotik sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan unggas sudah dilarang, karena meninggalkan residu dalam produk dan dapat membahayakan konsumen. Alternatif yang dapat dilakukan peternak adalah dengan pemberian feed additive dari tumbuhan. Salah satu feed additive yang berpotensi dapat menjaga imunitas ayam broiler adalah limbah kulit jeruk nipis yang memiliki kandungan asam sitratnya yang cukup tinggi. Pemanfaatan kulit jeruk nipis sebagai feed additive unggas terhambat oleh kandungan serat pakan berupa pektin yang cukup tinggi, sehingga manfaat asam sitrat dalam kulit jeruk nipis tidak dapat optimal. Impoolsup et al. bahwa kandungan pektin . sam galakturona. kulit jeruk nipis mencapai 37,32A3,93% berat kering. Pemberian serat pektin 3% dalam ransum dapat menurunkan performa, kesehatan saluran pencernaan dan mengganggu keseimbangan mikroflora ileum (Kermanshahi et al. , 2. Pemecahan serat pektin limbah kulit jeruk nipis dengan proses fermentasi yang dibantu A. niger diharapkan dapat menurunkan kadar pektin yang ada dalam limbah kulit jeruk nipis, tanpa menurunkan kualitas asam sitrat yang dikandungnya. Enzim pektinase sebagai pemecah serat pektin dapat dihasilkan oleh mikroorganisme golongan fungi (Amin et al. Penggunaan limbah kulit jeruk nipis yang difermentasi dengan A. niger sebagai feed additive diharapkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan saluran pencernaan ayam broiler, sehingga nutrien dapat terserap optimal dan ketahanan tubuhnya menjadi lebih baik. BAHAN DAN METODE 1 Bahan Materi yang digunakan antara lain ayam broiler betina umur 14 hari strain Lohman sebanyak 200 ekor dengan bobot badan rata-rata 379,73 A18,72 g. Bahan pakan yang digunakan berupa BR1 fase starter, , bekatul, jagung, tepung ikan, bungkil kedelai. DL- Methionine. L-Lysine. CaCO3, minyak kedelai, tepung limbah kulit jeruk nipis fermentasi (TLKJNF), dan premix. 2 Metode Pembuatan Tepung Limbah Kulit Jeruk Nipis Fermentasi dilakukan dengan pengumpulan limbah kulit jeruk nipis dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kemudian dibersihkan dan dicuci, serta dipotong kecil kecil. Kulit jeruk nipis kemudian dikering udarakan A2 hari dan digrinder hingga menjadi tepung. Tepung Limbah Kulit Jeruk Nipis kemudian disterilisasi pada autoklaf dengan suhu 121oC selama 15 menit dengan tekanan 1 atm (Dwijoseputro, 1990. Amrullah et al. Tepung limbah kulit jeruk nipis yang sudah steril dimasukkan pada nampan plastik kemudian ditaburi A. niger komersial 3%. Kadar air tepung limbah kulit jeruk nipis dikondisikan A65% melalui penambahan aquades. Substrat yang sudah diberi perlakuan diaduk dan dicampur secara merata Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Shihah dkk, 2025 kemudian ditutup dengan plastik wrap dan dilubangi dengan jarum. Proses fermentasi dilakukan pada suhu ruang selama 5 hari. Pemeliharaan ayam broiler dilaksanakan selama 35 hari, dengan pemberian perlakuan dimulai pada umur ke 14 hari. Penelitian didesain dengan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Berikut ini perlakuan yang diberikan: T0 : ransum basal . T1 : ransum basal 1% TLKJNF (Tepung Limbah Kulit Jeruk Nipis Fermentas. T2 : ransum basal 2% TLKJNF (Tepung Limbah Kulit Jeruk Nipis Fermentas. T3 : ransum basal 3% TLKJNF (Tepung Limbah Kulit Jeruk Nipis Fermentas. Pemberian ransum dengan kandungan Energi Metabolis minimal 3000 Kkal/kg dan Protein Kasar minimal 20% pada fase starter, sedangkan pada fase finisher ransum yang diberikan mengandung minimal 3100 Kkal/kg dan Protein kasar minimal 19%. Pengambilan data dilakukan pada ayam umur 36 hari sejak DOC, dengan proses karkasing dan mengukur parameter sebagai Bobot setiap bagian usus halus berupa duodenum, jejunum dan ileum ditimbang menggunakan timbangan digital kemudian direlatifkan dengan rumus: Bobot Relatif Usus Halus = Bobot Usus Halus . y100% (Satimah et al. , 2. Bobot Hidup . Panjang usus halus menggunakan pita meter. doudenum yang berbentuk huruf U, jejunum mulai akhir dari doudenum sampai ke MeckelAos diverticulum, dan ileum mulai dari MeckelAos diverticulum sampai awal percabangan sekum (Satimah et al. , 2019. Rimbawanto et al. , 2. Rasio bobot:panjang usus halus dihitung dengan rumus: Bobot Usus Halus . Rasio bobot:panjang usus halus . /c. = Panjang Usus Halus . Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam Rancangan Acak Lengkap pada taraf ketelitian 5% dengan bantuan software SPSS 19. 0, dan jika terdapat perbedaan dilanjutkan dengan uji Duncan. HASIL DAN PEMBAHASAN Data bobot dan panjang usus halus ayam broiler yang diberi pakan tepung limbah kulit jeruk nipis fermentasi (TLKJNF) tersaji pada Tabel 1. berikut ini: Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Shihah dkk, 2025 Tabel 1. Bobot dan panjang usus halus ayam broiler yang diberi TLKJNF TLKJNF (%) Bobot Relatif Usus Halus (%Bobot hidu. Duodenum Jejunum 1,02 1,32 1,10 1,51 0,98 1,74 0,87 1,44 0,07 0,10 0,69 0,55 Ileum 0,98 0,66 0,47 0,70 0,08 0,11 Panjang Usus Halus Duodenum 30,25 31,75 28,80 34,75 1,14 0,30 Jejunum 77,75 93,20 93,00 79,60 4,51 0,50 Ileum 54,20 53,20 40,00 56,50 5,38 0,76 Rasio Bobot:Panjang . /c. Duodenum 0,42 0,39 0,42 0,34 0,02 0,50 Jejunum 0,24 0,22 0,21 0,24 0,01 0,23 Ileum 0,31 0,17 0,15 0,16 0,02 0,14 Parameter SEM P Value Berdasarkan hasil analisis ragam penggunaan tepung limbah kulit jeruk nipis fermentasi tidak mempengaruhi (P>0,. bobot relatif, panjang usus halus serta rasio bobot: panjang usus halus ayam broiler. Hasil pada penelitian ini berbeda dengan hasil penelitian Basir dan Toghyani . yang menyatakan bahwa pemberian 2,5% tepung perasan jeruk nipis dapat mempengaruhi bobot relatif usus halus ayam broiler. Perkembangan panjang dan bobot usus halus dipengaruhi oleh kandungan serat kasar berupa pektin. Rasio bobot:panjang usus halus dihitung sebagai salah satu indikator ketebalan usus halus. Semakin tinggi nilai rasio bobot:panjang usus halus maka menunjukkan usus halus lebih tebal. Semakin tebal usus halus maka semakin tinggi penyerapan nutrien dalam tubuh ayam broiler. El Sabry dan Yalcin . menyatakan bahwa usus yang semakin tebal berkorelasi dengan semakin tinggi villi dan kedalaman crypth usus halus, sehingga dapat memperluas area permukaan penyerapan nutrien. Hal ini dapat menyebabkan nutrien pakan dapat terserap lebih optimal ke dalam tubuh ayam broiler. Proses fermentasi menyebabkan pektin yang terkandung dalam limbah kulit jeruk nipis berkurang, sehingga hasil bobot relatif, panjang usus halus dan rasio bobot:panjang usus halus pada penelitian ini tidak mengalami perubahan. Pektin merupakan golongan Non Strachpolysaccharides (NSP. yang masih terkandung di dalam tepung kulit jeruk nipis. Hasil penelitian Saki et al. menunjukkan pemberian NSPs berkontribusi dalam pemanjangan dan pembesaran usus halus. Bobot relatif usus halus dan panjang usus halus pada penelitian ini menunjukkan hasil yang tidak signifikan (P>0,. Peran asam sitrat sebagai acidifier dari tepung limbah kulit jeruk nipis fermentasi tidak menyebabkan gangguan pada perkembangan usus halus. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian Jamilah et al. yang menyatakan pemberian kombinasi asam sitrat komersial dan alami dari jeruk nipis tidak mempengaruhi perkembangan usus halus, baik bobot maupun panjang usus halus. Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Shihah dkk, 2025 Data pada Tabel 1 menunjukkan bobot dan panjang usus halus ayam broiler masih berada pada rentang yang normal. Hasil penelitian sebelumnya oleh Pertiwi et al. menunjukkan bobot relatif duodenum berkisar 0,71-0,78%, bobot relatif jejunum 0,85-1,08%, dan bobot relatif ileum berkisar 0,63-0,89%. Panjang usus halus ayam broiler pada segmen duodenum berkisar 31,00-35,50 cm, jejunum berkisar 78,25-91,00 cm, sementara panjang ileum berkisar 49,03-59,55 Rasio bobot:panjang duodenum berada pada rentang 0,18-0,39, rasio bobot:panjang jejunum berkisar 0,13-0,32, dan rasio bobot:panjang ileum berkisar 0,09-0,24 (Yang et al, 2013. Rimbawanto et al, 2019. Satimah et al, 2. Berdasarkan hasil penelitian ini, tepung limbah kulit jeruk nipis fermentasi tidak mempengaruhi ukuran usus halus, namun potensi limbah kulit jeruk nipis fermentasi dalam meningkatkan kesehatan saluran pencernaan melalui keseimbangan mikroorganisme didalamnya telah dilaporkan oleh Shihah et al. yang menyatakan bahwa penggunaan limbah kulit jeruk nipis fermentasi level 1% dapat menurunkan Coliform ileum ayam SIMPULAN Penggunaan tepung limbah kulit jeruk nipis fermentasi dalam ransum pada level 1% sampai 3% tidak menurunkan bobot relatif, panjang dan rasio bobot:panjang usus halus ayam broiler. DAFTAR PUSTAKA