JURKAMI:Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 6, no 2, 2021 ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN EKONOMI USAHA DEPOT AIR MINUM DI KOTA SINTANG Emilia Dewiwati PelipaA. Yunita Astikawati2 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Indonesia Corresponding Author Email: pelipaemilia@gmail. Author Email : yunitaakun@gmail. Article History : Received: August 2021 Revised: October 2021 Published: November 2021 Keywords: Financial Feasibility. Economic Feasibility. Refill Drinking Water Sejarah Artikel Diterima: Agustus 2021 Direvisi: Oktober 2021 Diterbitkan: November 2021 Kata kunci: Kelayakan Finansial. Kelayakan Ekonomi. Depot Air Minum Abstract: Analysis in opening a business is an important element in order to prevent possible losses in the future. In the city of Sintang, the DAM business already has a large market share. However, a large market share is not necessarily accompanied by good business financial management, especially when opening a Therefore, it is necessary to analyze the financial and economic feasibility, especially for DAM business. Quantitative research methods were carried out in this study. The population is 109 DAM businesses. The sample uses purposive sampling. The results of the financial feasibility analysis with the criteria of NPV. IRR. PI, and DPP, all financial aspects indicate that the DAM business is feasible to run. The results of the analysis show the NPV of Rp. 4,563,694. 26 > 0. IRR 9. 02% > DR 6 %. PI 1. The DAM business is economically profitable, and the return on business capital can be achieved in the First year of the DAM Abstrak: Analisis dalam pembukaan usaha menjadi unsur penting agar mencegah adanya kemungkinan kerugian di masa mendatang. Di kota Sintang usaha DAM sudah memiliki pangsa pasar yang Namun pangsa pasar yang besar belum tentu disertai dengan pengelolaan keuangan usaha yang baik terutama saat pembukaan usaha. Oleh karena itu perlu analisis kelayakan finansial dan ekonomi terkhusus untuk usaha DAM. Metode penelitian kuantitatif dilakukan dalam penelitian ini. Populasi sebanyak 109 usaha DAM. Sampel menggunakan purposive Hasil analisis kelayakan finansial dengan kriteria NPV. IRR. PI, dan DPP, semua aspek finansial menunjukkan bahwa usaha DAM layak untuk dijalankan. Hasil analisis menunjukkan NPV Rp. 694,26. > 0. IRR 9,02% > DR 6 %, PI sebesar 1,84. Usaha DAM secara ekonomi menjanjikan keuntungan, dan pengembalian modal usaha dapat dicapai pada tahun pertama usaha DAM. How to Cite: Pelipa. Astikawati. Analisis Kelayakan Finansial dan Ekonomi Usaha Depot Air Minum di Kota Sintang. JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 6 . DOI : 10. 31932/jpe. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 144 | Emilia Dewiwati Pelipa. Yunita Astikawati. Analisis Kelayakan Finansial dan Ekonomi Usaha Depot Air Minum di Kota Sintang PENDAHULUAN Proyek investasi baik skala kecil maupun skala besar merupakan suatu rangkaian kegiatan yang menggunakan sejumlah sumber daya untuk memperoleh suatu manfaat . Kegiatan ini tentunya memerlukan biaya . , yang diharapkan dapat memberikan suatu hasil . dalam jangka waktu tertentu. Dengan demikian diperlukan suatu perencanaan dan pelaksanaan, yang disesuaikan dengan tujuan yang ingin Analisis kelayakan proyek investasi terdiri dari dua jenis yaitu analisis kelayakan finansial dan analisis kelayakan Analisis finansial dilakukan untuk kepentingan individu atau lembaga yang menanamkan modalnya dalam wiraswastawan atau perusahaan. Analisis ekonomi lebih ditujukan untuk melihat manfaat yang diperoleh oleh masyarakat luas, atau perekonomian sebagai suatu sistem keseluruhan. Suatu proyek investasi yang tidak menguntungkan atau gagal biasanya disebabkan oleh beberapa hal diantaranya: Pertama, karena kesalahan perencanaan, kesalahan dalam menaksir pasar yang tersedia, kesalahan dalam memperkirakan teknologi yang tepat dipakai, kesalahan dalam memperkirakan kontinuitas bahan baku, kesalahan dalam memperkirakan kebutuhan tenaga kerja dengan tersedianya tenaga kerja yang ada. Sebab lain bisa berasal dari pelaksanaan proyek yang tidak terkendalikan, akibatnya biaya AumembengkakAy, penyelesaian proyek menjadi tertunda-tunda dan sebagainya. Ketiga, karena faktor lingkungan yang berubah, baik lingkungan ekonomi sosial, bahkan politik. Keempat, bisa juga karena sebab-sebab yang benar-benar di luar dugaan, seperti bencana alam pada lokasi Dalam kajian ini peneliti mengkaji analisis kelayakan finansial dan ekonomi dari usaha depot air minum yang ada dikota Sintang. Analisis ini menarik karena DAM merupakan usaha mikro kecil menengah yang cukup menjanjikan untuk berkembang di kawasan kota Sintang. Tujuan Analisis Proyek investasi pada DAM ini membantu mengambil keputusan dalam menentukan pemilihan penanaman investasi di dalam suatu proyek yang tepat, dari berbagai alternatif yang dapat Tujuan dilaksanakan studi kelayakan: Pertama, untuk memastikan keamanan dana yang akan di investasikan mengingat bahwa proyek investasi umumnya memerlukan dana yang cukup besar dan mempengaruhi perusahaan dalam jangka panjang. kedua, perlu dilakukan studi yang berhati-hati agar jangan sampai proyek tersebut, setelah terlanjur menginvestasikan dana yang sangat besar, ternyata proyek tersebut tidak ketiga. Apabila proyek tersebut berasal dari pihak swasta, maka seringkali terpaksa proyek ini dihentikan atau dijual. Tetapi kalau sponsornya pihak pemerintah, maka sering terjadi pemerintah mengusahakan agar proyek tersebut tetap bisa berjalan, meskipun dengan berbagai bantuan, proteksi, subsidi, dan sebagainya, yang sebenarnya tidak sehat dipandang dari ekonomi makro. Pengembangan usaha mikro kecil (UMKM) perhatian berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun pelaku usaha. Hal ini dikarenakan untuk memulai usaha mikro kecil dan menengah tidak memerlukan This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 145 | JURKAMI:Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 6. No 2, 2021 modal yang terlalu besar, dengan kerja keras dan keuletan dari pelaku usaha. pendapatan yang dihasilkan dari usaha ini juga cukup tinggi, dan memiliki resiko yang relatif kecil serta dapat penyerapan tenaga kerja. Perkembangan UMKM juga terjadi di kota Sintang sebagai kota yang memiliki banyak sumber air. Hal ini menjadi motor pengerak timbulnya usaha depot air minum isi ulang. Selain karena sumber daya yang melimpah, usaha ini tidak memerlukan modal yang besar sehingga usaha ini paling banyak digeluti. Depot air minum (DAM) adalah industri yang melakukan proses pengolahan pada sumber air baku kemudian diolah menjadi air minum dan dijual secara langsung kepada konsumen (Deperindag, 2. Regulasi kesehatan DAM menurut Permenkes RI No. 736/Menkes/Per/IV/ 2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, dalam Permenkes ini telah diatur berupa parameter persyaratan kualitas fisik, kimia, biologi, dan radioktif untuk produk air minum isi ulang yang harus Kegiatan pengawasan yang dilakukan terhadap kualitas AMIU dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota atau Kabupaten. Pemeriksaan kualitas bakteriologi, air baku diperiksa minimal satu sampel tiga bulan sekali, air yang siap dimasukkan ke dalam kemasan minimal satu sampel satu bulan sekali, serta air dalam kemasan minimal dua sampel minimal satu bulan sekali. Selain regulasi yang harus dipatuhi, pelaku usaha DAM juga harus memiliki pengeloaan usaha yang tepat agar usaha tetap dapat bertahan. Proses pengelolaan usaha dimulai sejak perencanaan usaha hingga usaha tersebut Pengelolaan ini diharapkan dapat dilakukan untuk dapat mendeteksi biaya dan manfaat yang diperoleh pelaku Air minum isi ulang adalah air yang diproduksi melalui proses penjernihan dan tidak memiliki merk. Air baku yang diambil dari sumbernya diangkut dengan menggunakan tangki dan selanjutnya ditampung dalam bak atau tangki penampung . Bak penampung harus dibuat dari bahan tara pangan . ood grad. seperti stainless stell, poly carbonat, harus bebas dari bahan-bahan yang dapat mencemari air. Tangki galang, pompa dan sambungan harus terbuat dari bahan tara pangan . ood grad. seperti stanless stell atau oly carbonat, tahan korosid, dan bahan kimia yang dapat mencemari air. Tangki pengangkut harus dibersihkan dan desinfeksi bagian luar minimal 3 . bulan sekali. Air baku harus diambil sampelnya, yang jumlahnya cukup mewakili untuk diperiksa terhadap standart mutu yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. Bangunan/ gedung depot harus kuat/kokoh, agar tidak berkembangbiaknya vector dan binatang pengganggu, konstuksi lantai bersih dan tidak licin, bagian yang selalu kontak dengan air dibuat miring ke arah saluran pembungan air agar tidak membentuk genangan air, dinding bersih permukaan yang selalu berkontak dengan air harus kedap air agar tidak menjadi lembab, dinding berwarna terang agar vector dan binatang pengganggu tidak bersarang karena vector dan binatang pengganggu lebih suka di tempat yang gelap dan lembab, pintu dapat dibuka dan ditutup dengan baik serta dapat mencegah masuknya binatang pengganggu,ventilasi dibuat dengan baik agar ada pertukaran udara yang baik dan tidak lembab. Tenaga kerja yang memproduksi air minum isi ulang harus dengan keadaan sehat untuk menghindari kontak dengan This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 146 | Emilia Dewiwati Pelipa. Yunita Astikawati. Analisis Kelayakan Finansial dan Ekonomi Usaha Depot Air Minum di Kota Sintang sumber penyakit dan dapat mengakibatkan Penjamah harus berperilaku higienis dan saniter setiap melayani konsumen yaitu seperti mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir setiap melayani konsumen karena meskipun tampaknya ringan dan sering disepelekan namun terbukti cukup efektif dalam upaya mencegah kontaminasi pada makanan dan minuman, pencucian tangan dengan sabun dan diikuti dengan pembilasan akan menghilangan banyak mikroba yang terdapat pada tangan, menggunakan pakaian kerja yang bersih dan tidak merokok pada saat melayani konsumen karena dapat menyebabkan pencemaran terhadap air minum. Penjamah harus melakukan pelatihan agar memahami halhal yang jika terjadi kontaminasi dapat memindahkan bakteri dan virus pathogen dari tubuh, atau sumber lain ke makanan/minuman. Untuk menjamin bahwa suatu system penyediaan air minum adalah aman, higienis dan baik serta dapat diminum tanpa kemungkinan dapat menginfeksi para pemakai air maka harus terpenuhi suatu persyaratan kualitas. Air minum tidak boleh mengandung bahanbahan kimia dalam jumlah tertentu yang melampaui batas. Bahan kimia yang dimaksud tersebut adalah bahan kimia yang memiliki pengaruh langsung pada Selain itu, adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi air minum yang sehat. Hal ini menjadikan pelaku usaha harus melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dan menjual langsung kepada pembeli. Adanya depot air minum isi ulang masyarakat dapat membeli air bersih siap minum dengan harga yang murah jika dibandingkan dengan air minum dalam Kemudahan dan melimpahnya sumberdaya tidak sertamerta menyebabkan usaha ini tetap berjalan. Realitanya banyak depot air yang tidak bertahan lama. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal berkaitan dengan perizinan dan peraturan usaha. Namun terlepas dari syarat dan ketentuan yang wajib dilakukan oleh pelaku usaha terdapat faktor internal yang juga penting disadari oleh pelaku usaha. Faktor itu adalah manajemen usaha, tanpa pengelolaan usaha yang baik usaha apapun tidak akan berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari observasi dan wawancara dilakukan terdapat beberapa unit usaha yang bahkan tidak memiliki pembukuan sederhana. Hal ini menyebabkan pelaku usaha tidak dapat menentukan hasil usahanya baik itu laba atau rugi. Sebagian dari pelaku usaha tidak memiliki perencanaan yang matang dalam pembukaan usaha dan hanya sekedar mencoba menjalankan usaha. Pelaku usaha tidak memiliki analisis yang mendasari pembukaan usaha. Efisiensi operasional pengeluaran, pendapatan, dan laba bisnisnya sendiri (Sigarlaki et al, 2. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan analisis kelayakan finansial dan ekonomi usaha depot air minum di kota Sintang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha depot air minum isi ulang dikota dalam mengambil keputusan berkenaan dengan kegiatan dan Analisis kelayakan finansial usaha Depot Air Minum isi ulang dinilai dengan menggunakan teknik Net Present Value (NPV). Benefit Cost Ratio (BCR). Internal Rate of Return (IRR). Analisis Break Even Point (BEP) dan Payback Period (PP). This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 147 | JURKAMI:Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 6. No 2, 2021 Kajian analisis ekonomi terdiri dari aspek pemasaran dan aspek pembiayaan. Analisis kelayakan usaha sangat menentukan keberhasilan suatu usaha Oleh karena analisis biaya manfaat perlu untuk dilakukan, realitanya banyak dari pelaku usaha bahkan tidak pernah melakukan hal Hal ini menjadi dasar analisis yang akan dilakukan untuk menilai apakah usaha DAM selama ini telah layak untuk dijalankan dari segi finansial dan ekonomi. Analisis kelayakan finansial dilakukan dengan menggunaka beberapa metode penilaian investasi. Metode investasi yang digunakan meliputi Net Present Value (NPV). Internal Rate of Returns (IRR). Profitability Index. Discounted Payback Period, dan Break Even Point. Net Present Value (NPV). Net Present Value merupakan salah satu metode penilaian investasi yang mendasarkan pada nilai waktu uang dari arus kas masuk dan arus kas keluar. Arus kas masuk adalah return dari kegiatan investasi sedangkan arus kas keluar adalah besaran dana yang diinvestasikan. Selisih dari arus kas masuk dan arus kas keluar yang telah disesuakan dengan nilai waktu uang inilah yang disebut sebagai Net Present Value. Model ini memiliki ketergantungan yang erat dengan tingkat bunga yang relevan atau yang berlaku. Namun dari beberapa model investasi, model NPV ini yang sederhana namun akurat. Apabila hasil analisis diperoleh nilai NPV positif maka layak investasi tersebut Apabila NPV negative maka investasi dianggap tidak layak dan bahkan Dalam beberapa model NPV dapat disesuaikan kembali dengan faktor diskonto sehingga timbullah Decoupled Net Present Value (DNDV). NPV will be used in combination with a correct analysis of the inherent risks of the operation using DNPV (Lopez et al. Internal Rate Of Return merupakan analisis investasi yang mendasarkan pada persamaan arus kas masuk dan arus kas keluar dari investasi yang dilakukan. Walaupun arus kas telah dianalisis menggunakan nilai waktu uang dalam NPV namun terkadang NPV masih memiliki bias. In the cases of nonconventional investment projects, even loss-making projects can have a positive NPV (Illes, 2. Berdasarkan hal tersebut perlu metode lain yang digunakan untuk menilai investasi. Profitability Index metode investasi yang membagikan arus kas masuk dan arus kas keluar dari kegiatan investasi. jika PV lebih besar dari 1 berarti PV of cash inflow > PV of investment, sehingga NPV > 0 dan usulan proyek itu layak untuk diterima. Metode discounted payback periode. Periode pengembalian yang didiskontokan (Discounted Payback Period = DPP) dapat dicari dengan menghitung berapa tahun PVNCF komulatif yang ditaksir akan sama dengan Initial Investement, metode ini hanya mengukur kecepatan . kembalinya Initial Investement, bukan mengukur bisa tidaknya PVNCF dan PVTCF menutup Initial Investement. Metode payback period yang tidak didiskontokan. NCF yang akan diterima beberapa tahun mendatang dianggap sama dengan NCF yang diterima sekarang. Metode DPP lebih baik dari pada metode payback period yang tidak didiskontokan, karena dengan metode DPP. NCF yang akan diterima beberapa tahun mendatang di-present value-kan dengan DF dalam rangka memenuhi konsep time value of Namun, metode DPP tetap tidak This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 148 | Emilia Dewiwati Pelipa. Yunita Astikawati. Analisis Kelayakan Finansial dan Ekonomi Usaha Depot Air Minum di Kota Sintang mempertimbangkan NCF apapun yang akan diterima setelah periode cut off Kriteria keputusan apakah usul proyek investasi diterima atau ditolak adalah sebagai Pertama. Jika DPP lebih kecil atau sama dengan periode cut off yang ditentukan manajemen, menunjukkan bahwa Initial Investement dapat kembali lebih cepat dari periode cut off yang diminta manajemen. Dengan demikian, usul proyek investasi Kedua. Jika Discounted Payback Period lebih besar dari periode cut off yang diminta manajemen, menunjukkan bahwa Initial Investement kembali lebih lama dari periode yang diminta manajemen. Dengan demikian, usul proyek investasi ditolak. Jika usulan proyek investasi tersebut lebih besar dari satu dan bersifat mutually axclusive, yang diterima adalah yang menghasilkan DPP paling kecil. Berdasarkan paparan diatas, dapat dikemukakan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelayakan finansial dan ekonomi usaha depot air minum di kota Sintang. Studi tentang kelayakan . ekonomis suatu proyek menjadi sangat penting. Semakin besar skala investasi semakin penting studi Bahkan untuk proyek-proyek yang besar, seringkali studi ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pendahuluan dan tahap keseluruhan. Apabila dari studi pendahuluan tersebut sudah menampakkan gejala-gejala yang tidak menguntungkan, maka studi keseluruhan mungkin tidak perlu lagi dilakukan. Dapat dirangkum kelayakan adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. Tentu saja studi kelayakan ini akan memakan biaya, tetapi biaya tersebut relatif kecil apabila dibandingkan dengan risiko kegagalan suatu proyek yang menyangkut investasi dalam jumlah besar. METODE PENELITIAN penelitian dalam penelitian ini yaitu NPV. IRR. PI, dan DPP. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Data penelitian berasal dari primary data yang diperoleh dari arus kas masuk dan keluar pelaku usaha DAM. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi dan observasi. Populasi dari penelitian ini berjumlah 109 DAM yang ada di kota Sintang. Sampel Teknik menggunakan analisis kelayakan finansial. Analisis kelayakan finansial dilakukan dengan melakukan perhitungan secara finansial untuk mengetahui kelayakan usaha secara privat, dalam hal ini kelayakan yang dilihat dari sudut pandang individu atau pelaku usaha. Perhitungan komponen biaya dan manfaat untuk memudahkan pengelompok kan kedua bagian tersebut dan juga menggunakan kriteria investasi untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha secara kuantitatif. Analisis mengelompokkan data yang didapat ke dalam komponen biaya dan manfaat. Komponen biaya yang dikeluarkan mencakup biaya investasi, biaya tetap, serta biaya operasional. Biaya investasi merupakan biaya awal yang dikeluarkan saat menjalankan usaha yaitu pada tahun pertama usaha, dimana jumlahnya relatif besar dan tidak dapat habis dalam satu kali Biaya ditanamkan pada suatu usaha dengan This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 149 | JURKAMI:Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 6. No 2, 2021 tujuan memperoleh keuntungan dalam periode yang akan datang, yakni selama umur usaha atau selama usaha tersebut Sedangkan biaya tetap merupakan biaya yang tidak dipengaruhi oleh perubahan input maupun output yang dihasilkan pada usaha DAM. Sedangkan biaya variabel adalah biaya yang dipengaruhi oleh jalannya proses produksi yakni berkaitan dengan jumlah input yang digunakan serta jumlah output yang Manfaat yang diperoleh usaha DAM merupakan seluruh kondisi yang mendorong tercapainya suatu tujuan usaha yaitu memperoleh keuntungan. Metode yang dapat dipakai dalam penilaian aliran kas dari suatu investasi atau yang biasa disebut dengan kriteria investasi yaitu NPV. IRR. PI, dan DPP. secara umum yang didapat dari data Biaya produksi DAM dihitung berdasarkan biaya-biaya yang dikeluarkan selama proses produksi. Biaya-biaya tersebut meliputi: pembelian mesin, filter, etalase, mesin pompa air, wadah penyimpanan air, galon, tutup, tisu galon, segel, air baku dan listrik. mesin dan peralatan dilakukan ditahun pertama, peralatan penunjang seperti filter diganti setiap 3 bulan sekali. Tutup, tisu, segel, air baku dan listrik diperlukan setiap kali melakukan proses produksi. Biaya produksi tahun pertama lebih besar karena pengadaan mesin dan peralatan. Tahun kedua dan seterusnya biaya produksi kurang lebih sama walaupun ada perubahan tidak jauh berbeda perbedaan yang ada terjadi apabila terjadi perubahan permintaan atau perbedaan jumlah Analisa biaya produksi DAM adalah sebagai berikut: HASIL DAN PEMBAHASAN Umur proyek DAM diperkirakan selama 15 tahun. Umur proyek dihitung berdasarkan ketahanan mesin produksi Tabel 1. Analisa Biaya Produksi DAM Tahun ke Pembiayaan Mesin Filter Etalase Mesin pompa air Paralon Mesin bilas Mesin pemasang segel Tong/ wadah air baku Galon Tutup Tisu Segel Air baku Transportasi Instalasi Jumlah Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 150 | Emilia Dewiwati Pelipa. Yunita Astikawati. Analisis Kelayakan Finansial dan Ekonomi Usaha Depot Air Minum di Kota Sintang Tahun ke 2 dst Pembiayaan Total Galon Tutup Tisu Segel Air baku Listrik Ongkos angkut Pemeliharaan Total Pendapatan dari usaha DAM adalah penjualan air hasil produksi DAM dengan perkiraan kapasitas penjualan dan produksi mencapai 135 galon per hari dengan harga jual Rp. 000 per galon. Perkiraan kapasitas produksi dan penjualan tahun kedua dan seterusnya diperkirakan mencapai 200 galon per hari dengan harga jual Rp. 000/galon. Keuntungan usaha DAM sangat bergantung pada biaya produksi, harga jual dan permintaan Analisis kelayakan finansial ini dilakukan untuk mengetahui apakah usaha DAM ini mendatangkan keuntungan atau Analisis ini menggunakan asumsi : umur proyek 15 tahun, suku bunga . iscount rat. sebesar 6 % per tahun, produksi air mengikuti prediksi penjualan atau permintaan pasar, dan . roduksi, harga input, dan output stabil setelah tahun Analisis aspek finansial usaha depot perhitungan NPV. Menurut Brealey and Myers dalam (Diana et al, 2. Formula perhitungan NPV sebagai berikut: yaya1 yaya2 1 yc 1 1 yc 2 yayayc 1 yc ycu ycAycEycO = Oeyaya0 Jumlah Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Keterangan : CF0 = Initial investment CFt = Net cash receipts in AutAy year = Discounted rate = Project age. Berdasarkan hasil analisis aspek finansial usaha depot air minum layak untuk dilaksanakan. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan rumus NPV diperoleh nilai aliran kas bersih yang Rp. 694,26. Nilai NPV yang positif menunjukkan bahwa PVNCF dan PVTCF cukup untuk menutup nilai investasi. Hasil Net Present Value (NPV) menunjukkan nilai kini manfaat bersih yang diperoleh selama periode usaha sebesar Rp. 694,26. (NPV > . Nilai NPV ini DAM menghasilkan tambahan manfaat kini sebesar Rp. 694,26 Berdasarkan kriteria investasi NPV, usaha DAM ini layak untuk dijalankan. NPV adalah selisih antara nilai arus kas yang masuk dengan nilai arus kas keluar pada sebuah periode Menurut ilmu ekonomi. Net Present Value adalah perkiraan arus kas masa mendatang yang dikurangi diskon saat ini menggunakan social opportunity cost of capital. NPV digunakan saat menghitung modal untuk menganalisis This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 151 | JURKAMI:Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 6. No 2, 2021 potensi keuntungan sebuah proyek atau Sederhananya. Net Present Value adalah perkiraan laba yang akan didapatkan dari usaha, proyek, atau penanaman modal. Kelebihan dari metode NPV adalah . Memperhitungkan seluruh arus masuk, tidak mengabaikan aliran kas selama . Lebih memperhitungkan time value of money . ilai waktu daripada uan. Memudahkan untuk mengetahui apakah investasi yang hendak dilakukan dapat meningkatkan nilai perusahaan dan memberikan keuntungan atau tidak. Mempertimbangkan risiko arus kas yang masuk di masa depan sehingga pengembalian modal dapat terlihat jelas. Untuk menghitung NPV diperlukan Cost of Capital sebagai nilai diskon. Analisis IRR untuk melihat seberapa besar pengembalian usaha terhadap IRR menunjukkan tingkat suku bunga yang menghasilkan NPV sama dengan nol dengan satuan persentase. Kriteria membandingkan nilai IRR dengan tingkat suku bunga yang digunakan. Formula menghitung IRR adalah sebagai berikut: Internal Rate of Return (IRR) adalah metrik yang digunakan dalam analisis keuangan untuk memperkirakan potensi keuntungan investasi. IRR adalah discount rate yang membuat Net Present Value (NPV) dari semua arus kas sama dengan nol dalam analisis arus kas yang Kelebihan IRR Selain dapat menilai apakah investasi yang dilakukan dapat menaikkan nilai pada perusahaan dan mempertimbangkan semua arus masuk yang ada. IRR adalah ukuran yang mudah dihitung dan menyediakan cara sederhana untuk membandingkan nilai berbagai proyek yang sedang dipertimbangkan. IRR memberikan gambaran singkat kepada setiap pemilik bisnis kecil tentang proyek modal apa yang akan memberikan arus kas potensial terbesar. Ini juga dapat digunakan untuk tujuan penganggaran seperti untuk memberikan gambaran singkat tentang nilai potensial atau penghematan pembelian peralatan baru daripada memperbaiki peralatan lama. Profitability Index (PI) atau Indeks Profitabilitas adalah metode penghitungan kelayakan proyek dengan membandingkan antara jumlah present value nilai arus kas dengan nilai investasi dari proyek. PI dapat dihitung (Gustirani, 2. sebagai berikut: Profitability Index = PV of Cash Inflow PV of Cash Outflow Berdasarkan perhitungan PI Usaha depot air minum layak untuk dilaksanakan karena nilai PI sebesar 1,84 lebih besar dari 1 ini menunjukkan bahwa PVNCF dan PVTCF bisa menutup II. Indeks Profitabilitas (PI) juga dikenal sebagai rasio laba investasi . rofit investment ratio (PIR)) dan rasio investasi nilai . alue investment ratio (VIR)), adalah rasio hasil investasi dari proyek yang diusulkan. Ini adalah alat yang berguna untuk proyekproyek peringkat karena memungkinkan Ketentuan metode ini adalah IRR > i maka proyek layak dilaksanakan dan proyek yang mempunyai nilai IRR yang tinggi yang mendapat prioritas (Oktaviani et al, 2. Berdasarkan metode IRR Usaha depot air minum layak untuk dilaksanakan karena IRR yang dihasilkan sebesar 9,02 % lebih besar dibandingkan dengan nilai suku bunga yang digunakan sebesar 6%, , sehingga usaha DAM layak untuk This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 152 | Emilia Dewiwati Pelipa. Yunita Astikawati. Analisis Kelayakan Finansial dan Ekonomi Usaha Depot Air Minum di Kota Sintang untuk menghitung jumlah nilai yang diciptakan per unit investasi. Ketika nilai sekarang dari arus kas bersih suatu proyek lebih besar dari pengeluaran awalnya, maka NPV proyek tersebut akan positif, menandakan bahwa proyek tersebut bisa diterima, maka hal ini juga akan terlihat pada profitability index yang menunjukkan nilai lebih dari 1, sebagai nilai sekarang dari arus kas bebas yang lebih besar dari pengeluaran awalnya. Profitability Index (PI) adalah teknik penganggaran modal proyek-proyek investasi untuk kelangsungan hidup atau profitabilitas mereka. Teknik arus kas diskonto yang digunakan dalam mencapai indeks profitabilitas. Ia juga dikenal sebagai rasio manfaat-biaya. Perhitungan indeks profitabilitas mungkin dengan rumus sederhana dengan input sebagai Ae tingkat diskonto, arus kas masuk dan arus PI lebih besar dari atau sama dengan 1 ditafsirkan sebagai kriteria baik dan dapat diterima. Kriteria NPV dan profitability index pada dasarnya sama, keduanya mempunyai keunggulan yang sama dibandingkan metode lainnya. Kedua metode ini melakukan penghitungan arus kas, mengenal pemilihan waktu arus kas, dan memaksimalkan kekayaan pemilik saham. Kelemahan utama dari metode ini yaitu membutuhkan perincian perkiraan arus kas bebas selama masa hidup proyek. Analisis payback period mengukur seberapa cepat pengembalian investasi pada suatu usaha. Formula DPP yang digunakan adalah sebagai berikut: (Lin, yaycEycE yaya0 = Oe1 ycoycu 1 Oe yuU Oe yu yuUOeyu yaya0 Berdasarkan perhitungan DPP. PVNCF mampu menutupi II dalam waktu 11 bulan 24 hari. Jika pengusaha depot air minum menginginkan masa waktu kembali modal selama 1 tahun maka usaha depot air minum layak untuk dijalankan. Payback period adalah waktu atau jumlah tahun yang dibutuhkan untuk mendapatkan kembali investasi awal yang dibuat untuk sebuah proyek, atau lebih dikenal dengan sebutan periode pengembalian modal. Payback period digunakan para investor untuk menentukan pengambilan keputusan atas investasi dari suatu proyek. Secara umum, investor tidak terlalu senang dengan investasi yang memiliki payback period terlalu lama. Payback period memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, yaitu sebagai berikut: Kelebihan payback period . Rumus payback period mudah dipahami dan digunakan dengan perhitungan sederhana untuk mengukur risiko investasi . Payback period bisa membantu menghitung waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan kembali modal yang sudah digunakan. dapat membandingkan dua proyek sekaligus menggunakan penghitungan payback period, dengan hasil proyek yang memiliki payback period lebih lama berarti bukan pilihan yang lebih baik. Kekurangan payback period . Perhitungan payback period yang sangat cepat dan mudah dianggap terlalu . Perhitungan yang sederhana ini memungkinkan investor untuk lupa menghitung biaya pendukung lainnya. Walaupun perhitungan payback period menunjukkan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk pengembalian investasi, namun tidak menunjukkan soal profit secara spesifik. Sehingga mungkin bisa merugikan investor ketika mereka membandingkan dua buah proyek. Salah satunya mungkin memiliki payback period This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 153 | JURKAMI:Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 6. No 2, 2021 yang lebih cepat namun dalam jangka panjang bukan berarti proyek tersebut punya profit yang lebih besar. Disamping manfaat finansial, setiap proyek juga diharapkan untuk dapat memberikan manfaat sosial ekonomi Keberadaan usaha depot air minum ditinjau dari aspek kemanfaatan sosial ekonomi . ocial and economic benefi. dapat memberikan manfaat ekonomi berupa: menjadi alternatif usaha baru, membuka kesempatan kerja, dan pendapatan per kapita, bertambahnya sarana dan prasarana produksi, atau bahkan terbukanya daerah dari kondisi keterbelakangan, karena dapat membantu meningkatkan potensi ekonomi lokal. Salah satunya yang dilakukan oleh Mutakabbir dan Duakaju . yang tanaman hias. Selain itu factor pemasaran juga perlu diperhatikan International Journal of Economics and Financial Issues, 9. , 140. PENUTUP Berdasarkan analisis kelayakan finansial dengan kriteria NPV. IRR. PI, dan DPP, semua aspek finansial menunjukkan bahwa usaha DAM layak Hasil menunjukkan NPV Rp. 694,26. > 0, IRR 9,02 % > DR 6 %. PI sebesar 1,84 dapat disimpulkan bahwa usaha DAM secara ekonomi menjanjikan keuntungan, dan pengembalian modal usaha dapat dicapai pada tahun Pertama usaha DAM. DAFTAR PUSTAKA