Strategi Kepemimpinan dan Manajemen Pendidikan Inovatif dalam Mendorong Kinerja Guru Sekolah Berkelanjutan di Indonesia Musytari Randa1. Muhammad Yusuf2 Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Gazali Bulukumba1 Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Dakwah Wal-Irsyad Makassar2 Email: musytari165@gmail. yusufburhan8588@gmail. P-ISSN : 2745-7796 E-ISSN : 2809-7459 Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif dalam mendorong kinerja guru sekolah secara berkelanjutan di SMA Negeri Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini penting dilakukan mengingat kinerja guru merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan dan sangat dipengaruhi oleh efektivitas kepemimpinan kepala sekolah serta sistem manajemen pendidikan yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah dan guru di SMA Negeri Kabupaten Bulukumba. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan partisipatif dan transformasional yang dipadukan dengan manajemen pendidikan inovatif mampu menciptakan iklim kerja yang kondusif, meningkatkan motivasi, serta mendorong kinerja guru secara berkelanjutan. Manajemen pendidikan inovatif yang diterapkan melalui perencanaan program, pengorganisasian sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan supervisi akademik yang bersifat pembinaan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas kinerja guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara kepemimpinan yang visioner dan manajemen pendidikan yang adaptif merupakan prasyarat utama dalam menjaga keberlanjutan kinerja guru dan peningkatan mutu pendidikan. Kata Kunci: Kepemimpinan. Manajemen. Inovatif. Kinerja Guru. Sekolah Berkelanjutan. http://jurnal. id/index. php/aujpsi DOI : https://doi. org/10. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan sektor strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan, sehingga memerlukan pengelolaan yang sistematis dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam konteks pendidikan memegang peran sentral dalam memastikan efektivitas penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kepemimpinan yang kuat dan manajemen yang inovatif menjadi lingkungan belajar yang kondusif serta mendukung peningkatan kinerja guru secara berkelanjutan (Suhardiman, 2. Guru sebagai ujung tombak proses pembelajaran memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas hasil pendidikan. Kinerja guru tidak hanya dipengaruhi oleh Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 203-211, 2025 | 203 Strategi Kepemimpinan dan Manajemen Pendidikan Inovatif dalam Mendorong Kinerja Guru Sekolah Berkelanjutan di Indonesia Musytari Randa. Muhammad Yusuf kompetensi individu, tetapi juga oleh sistem kepemimpinan dan manajemen pendidikan yang menaunginya. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas kepemimpinan kepala sekolah memiliki korelasi signifikan dengan tingkat motivasi, komitmen, dan kinerja guru di sekolah (Wahyudi & Sukirno, 2. Secara ideal, kepemimpinan pendidikan diharapkan mampu menggerakkan seluruh potensi sekolah melalui visi yang jelas, komunikasi efektif, serta pengambilan keputusan yang partisipatif. Kepemimpinan tidak lagi dipahami sebagai kekuasaan struktural semata, melainkan sebagai kemampuan mempengaruhi, menginspirasi, khususnya guru, dalam mencapai tujuan pendidikan secara berkelanjutan (Mulyasa. Namun demikian, realitas praktik kepemimpinan pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Sejumlah studi mengungkapkan bahwa pola kepemimpinan di sekolah masih cenderung berorientasi pada pengembangan profesional Kondisi ini berdampak pada stagnasi kinerja guru serta rendahnya inovasi pembelajaran di sekolah (Rahman, 2. Selain pendidikan juga menjadi faktor penentu dalam mendorong kinerja guru. Manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan. Manajemen yang tidak berbasis kebutuhan guru dan kondisi sekolah berpotensi menghambat peningkatan kinerja dan keberlanjutan mutu pendidikan (Sagala. Manajemen menekankan pentingnya pendekatan baru dalam mengelola sumber daya pendidikan, pengelolaan kinerja berbasis data, serta penguatan budaya kolaboratif di sekolah. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan sekolah sekaligus mendorong guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran (Hidayat & Machali. Dalam konteks pendidikan berkelanjutan, kinerja guru tidak cukup dinilai dari capaian jangka pendek, tetapi juga dari konsistensi dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan. Pendidikan berkelanjutan menuntut guru untuk terus mengembangkan kompetensi profesional, pedagogik, dan sosialnya secara berkesinambungan, yang sangat dipengaruhi oleh dukungan kepemimpinan dan sistem manajemen sekolah (Sutrisno, 2. Penelitian-penelitian transformasional memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru. Kepemimpinan ini mendorong terciptanya iklim kerja yang suportif, meningkatkan kepercayaan diri guru, serta memperkuat komitmen terhadap tujuan sekolah (Yusuf & Wibowo, 2. Kepala sekolah yang mampu menjadi agen perubahan akan lebih efektif dalam mendorong kinerja guru secara berkelanjutan. Di sisi lain, manajemen pendidikan inovatif juga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja guru. Sistem manajemen yang memberikan ruang bagi berkelanjutan terbukti mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan kepuasan kerja guru (Kurniawan & Suryadi, 2. Meskipun demikian, kajian yang mengintegrasikan strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif dalam satu kerangka analisis masih relatif terbatas, khususnya pada konteks sekolah di Indonesia. Sebagian besar penelitian masih memisahkan antara kajian kepemimpinan dan manajemen, sehingga belum memberikan gambaran utuh mendorong kinerja guru secara berkelanjutan (Prasetyo, 2. Selain itu, banyak penelitian yang bersifat deskriptif dan belum menggali secara mendalam strategi inovatif yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam mengelola kinerja Padahal, setiap sekolah memiliki Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 203-211, 2025 | 204 Strategi Kepemimpinan dan Manajemen Pendidikan Inovatif dalam Mendorong Kinerja Guru Sekolah Berkelanjutan di Indonesia Musytari Randa. Muhammad Yusuf karakteristik, tantangan, dan potensi yang berbeda, sehingga membutuhkan strategi kepemimpinan dan manajemen yang kontekstual (Anwar, 2. Kesenjangan antara konsep ideal dan praktik nyata tersebut menunjukkan perlunya penelitian yang lebih komprehensif mengenai strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif. Penelitian semacam ini penting untuk mengidentifikasi praktikpraktik terbaik yang dapat direplikasi dalam konteks sekolah lain (Suhartono & Lestari. Dalam perspektif teori manajemen pendidikan, integrasi antara kepemimpinan dan manajemen merupakan prasyarat utama Kepemimpinan tanpa dukungan manajemen yang baik akan kehilangan arah, sementara manajemen tanpa kepemimpinan yang kuat akan kehilangan daya gerak (Fathurrohman. Pentingnya integrasi tersebut semakin relevan dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, yang menuntut sekolah untuk adaptif, inovatif, dan Guru sebagai pelaksana utama sistemik agar mampu menjalankan perannya secara optimal (Rohman, 2. Penelitian ini memandang bahwa strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif harus dirancang secara terencana dan berkelanjutan, dengan Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja guru tidak hanya dari aspek kuantitas, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan (Nugroho, 2. Nilai kebaruan penelitian ini terletak pada upaya mengkaji secara integratif strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif dalam mendorong kinerja guru sekolah berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini tidak hanya menyoroti peran kepala sekolah, tetapi juga sistem manajemen keberlanjutan kinerja guru. Selain memberikan kontribusi teoretis, penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis bagi kepala sekolah, kepemimpinan dan manajemen pendidikan yang lebih efektif dan inovatif (Sari & Hadi. Dengan demikian, fokus penelitian ini kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif yang diterapkan di sekolah serta dampaknya terhadap kinerja guru secara Analisis ini diharapkan mampu memperkaya khazanah keilmuan manajemen pendidikan di Indonesia. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan ini adalah menganalisis strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif dalam berkelanjutan di Indonesia serta merumuskan rekomendasi strategis bagi peningkatan mutu METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptifanalitis yang bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif dalam Penelitian dilaksanakan pada tahun 2024 di beberapa SMA Negeri yang berada di Kabupaten Bulukumba. Sulawesi Selatan. Pemilihan sekolah-sekolah kepemimpinan dan praktik manajemen pendidikan yang relevan dengan fokus kajian Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru SMA Negeri di Kabupaten Bulukumba yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan langsung dalam Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 203-211, 2025 | 205 Strategi Kepemimpinan dan Manajemen Pendidikan Inovatif dalam Mendorong Kinerja Guru Sekolah Berkelanjutan di Indonesia Musytari Randa. Muhammad Yusuf pelaksanaan kepemimpinan dan manajemen pendidikan di sekolah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap praktik kepemimpinan kepala sekolah serta pengelolaan manajemen pendidikan yang berkaitan dengan kinerja Data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi berupa dokumen perencanaan sekolah, program pengembangan guru, serta laporan evaluasi kinerja guru. Instrumen penelitian meliputi pedoman semi-terstruktur, observasi, dan format dokumentasi yang disusun berdasarkan indikator kepemimpinan pendidikan, manajemen pendidikan inovatif, dan kinerja guru berkelanjutan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi secara terpadu untuk memperoleh data yang komprehensif dan mendalam. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan Keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber dan teknik, sehingga hasil penelitian diharapkan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dan mampu menggambarkan secara utuh strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif di SMA Negeri Kabupaten Bulukumba. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Kabupaten Bulukumba memiliki peran signifikan dalam membentuk iklim kerja guru. Kepala sekolah umumnya telah instruksional dan manajerial secara simultan, terutama dalam mengarahkan visi sekolah, mengoordinasikan program pembelajaran, serta melakukan supervisi akademik secara Kondisi ini memberikan pengaruh positif terhadap keterlibatan guru dalam kegiatan akademik dan non-akademik di Strategi kepemimpinan yang paling dominan ditemukan adalah kepemimpinan partisipatif, di mana kepala sekolah melibatkan guru dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Guru diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan, masukan, dan kritik terkait pengelolaan pembelajaran maupun program sekolah. Praktik ini mendorong rasa memiliki . ense of ownershi. terhadap program sekolah dan meningkatkan komitmen guru terhadap tugas Selain itu, kepala sekolah juga transformasional melalui pemberian motivasi, keteladanan, dan penguatan visi bersama. Guru merasa dihargai dan didorong untuk profesionalnya melalui pelatihan, lokakarya, dan kegiatan pengembangan keprofesian Hal ini tercermin dari meningkatnya partisipasi guru dalam kegiatan peningkatan mutu pembelajaran. Dari sisi manajemen pendidikan, hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan perencanaan berbasis program sepenuhnya berbasis data. Perencanaan program sekolah disusun melalui rapat kerja tahunan dengan melibatkan guru dan tenaga kependidikan, namun pemanfaatan data kinerja guru dan hasil evaluasi pembelajaran masih perlu dioptimalkan. Pengorganisasian sumber daya manusia di SMA Negeri Kabupaten Bulukumba menunjukkan pola pembagian tugas yang cukup jelas. Guru ditempatkan sesuai dengan bidang keahlian dan pengalaman mengajar, sehingga mendukung efektivitas pelaksanaan Namun, pengembangan karier guru masih bersifat terbatas dan belum sepenuhnya dirancang secara sistematis. Dalam aspek pelaksanaan, manajemen penerapan teknologi pembelajaran dan penggunaan platform digital dalam proses belajar mengajar. Guru mulai memanfaatkan Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 203-211, 2025 | 206 Strategi Kepemimpinan dan Manajemen Pendidikan Inovatif dalam Mendorong Kinerja Guru Sekolah Berkelanjutan di Indonesia Musytari Randa. Muhammad Yusuf pembelajaran, meskipun tingkat penguasaan teknologi antar guru masih bervariasi. Dukungan kepala sekolah dalam penyediaan sarana dan pelatihan menjadi faktor pendukung utama inovasi ini. Pengawasan dan evaluasi kinerja guru dilakukan melalui supervisi akademik dan penilaian kinerja guru secara periodik. Supervisi tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga pada peningkatan kualitas pembelajaran. Guru menyatakan bahwa supervisi yang dilakukan bersifat pembinaan dan memberikan umpan balik Hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan kinerja guru dalam aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Guru lebih terstruktur dalam menyusun perangkat pembelajaran dan lebih reflektif dalam mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Kinerja guru dalam aspek inovasi pembelajaran menunjukkan perkembangan Beberapa kontekstual dan kolaboratif yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Inovasi ini didorong oleh dukungan kepemimpinan dan iklim sekolah yang terbuka terhadap Namun demikian, penelitian ini juga menemukan kendala dalam mendorong kinerja guru secara berkelanjutan. Beban administrasi yang tinggi dan keterbatasan waktu menjadi faktor penghambat bagi guru untuk berinovasi secara optimal. Kondisi ini menunjukkan perlunya penataan ulang sistem manajemen sekolah agar lebih berorientasi pada pengembangan profesional guru. Faktor budaya organisasi sekolah juga memengaruhi kinerja guru. Sekolah dengan budaya kerja kolaboratif dan komunikasi yang terbuka menunjukkan kinerja guru yang lebih stabil dan berkelanjutan dibandingkan sekolah dengan budaya kerja yang Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif di SMA Negeri Kabupaten Bulukumba telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan keberlanjutan, dan pemanfaatan data untuk peningkatan kinerja guru secara optimal. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran sentral dalam mendorong Kepemimpinan transformasional yang diterapkan sejalan dengan teori kepemimpinan pendidikan yang menekankan pentingnya pemberdayaan guru sebagai agen perubahan dalam sekolah (Mulyasa, 2. Keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan terbukti meningkatkan komitmen dan tanggung jawab profesional guru. Temuan ini mendukung hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa kepemimpinan partisipatif berkontribusi positif terhadap motivasi dan kinerja guru (Wahyudi & Sukirno, 2. Penerapan transformasional melalui pemberian motivasi dan keteladanan juga memperkuat kinerja guru dalam jangka panjang. Kepala sekolah yang mampu menginspirasi guru akan menciptakan iklim kerja yang kondusif bagi pengembangan profesional berkelanjutan (Yusuf & Wibowo, 2. Dari perspektif manajemen pendidikan, melibatkan guru menunjukkan kesesuaian dengan prinsip manajemen modern. Namun, belum optimalnya pemanfaatan data kinerja guru menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep manajemen berbasis data dan praktik di lapangan (Hidayat & Machali. Pengorganisasian sumber daya manusia yang sesuai dengan kompetensi guru terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran. Temuan ini sejalan dengan pendapat Sagala . yang menegaskan bahwa penempatan Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 203-211, 2025 | 207 Strategi Kepemimpinan dan Manajemen Pendidikan Inovatif dalam Mendorong Kinerja Guru Sekolah Berkelanjutan di Indonesia Musytari Randa. Muhammad Yusuf guru yang tepat merupakan keberhasilan manajemen pendidikan. Inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang mulai diterapkan menunjukkan adanya transformasi manajemen pendidikan ke arah yang lebih adaptif. Namun, variasi kemampuan guru dalam menguasai teknologi berkelanjutan (Sutrisno, 2. Supervisi akademik yang bersifat pembinaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja guru. Pendekatan supervisi yang konstruktif dan reflektif terbukti lebih efektif dibandingkan supervisi yang bersifat kontrol administratif semata (Rahman, 2. Peningkatan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan dan manajemen yang diterapkan telah memberikan dampak positif. Hal ini memperkuat temuan penelitian Kurniawan dan Suryadi . yang menyatakan bahwa manajemen pendidikan inovatif berkontribusi terhadap kualitas pembelajaran. Kendala berupa beban administrasi yang tinggi menunjukkan perlunya reformasi manajemen sekolah agar lebih berfokus pada tugas inti guru sebagai pendidik. Temuan ini sejalan dengan Anwar . yang menekankan pentingnya penyederhanaan administrasi pendidikan. Budaya organisasi sekolah yang keberlanjutan kinerja guru. Budaya kerja yang positif menciptakan lingkungan belajar yang mendukung inovasi dan refleksi profesional guru (Suhartono & Lestari, 2. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif dalam Penelitian sebelumnya cenderung mengkaji kedua aspek tersebut secara terpisah (Prasetyo, 2. Temuan manajemen pendidikan dengan menegaskan bahwa keberlanjutan kinerja guru hanya dapat dicapai melalui sinergi antara kepemimpinan yang visioner dan manajemen pendidikan yang adaptif dan inovatif. Penelitian ini menawarkan kebaruan pada aspek integrasi konseptual antara strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif dalam satu kerangka analisis yang utuh. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang cenderung memisahkan kajian kepemimpinan dan manajemen sebagai variabel independen, penelitian ini menempatkan keduanya sebagai satu kesatuan strategis yang saling berinteraksi dalam mendorong kinerja guru Integrasi memahami dinamika pengelolaan sekolah, khususnya pada konteks SMA Negeri di Indonesia. Kebaruan lain terletak pada fokus penelitian terhadap konsep keberlanjutan kinerja guru, bukan sekadar peningkatan kinerja sesaat. Penelitian ini menekankan bahwa kinerja guru harus dipahami sebagai proses jangka panjang yang dipengaruhi oleh konsistensi kepemimpinan, keberlanjutan program manajemen, serta budaya organisasi Pendekatan ini memperluas kajian manajemen pendidikan yang selama ini lebih menekankan pada hasil kinerja jangka pendek dan bersifat kuantitatif. Selain itu, penelitian ini menghadirkan konteks empiris yang spesifik dan belum banyak dikaji, yaitu SMA Negeri di Kabupaten Bulukumba. Konteks lokal ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya literatur nasional tentang manajemen pendidikan, khususnya di wilayah non-perkotaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan dan manajemen inovatif tidak hanya relevan di sekolah unggulan atau perkotaan, tetapi juga dapat diterapkan secara adaptif di sekolah daerah dengan karakteristik dan keterbatasan tertentu. Kebaruan metodologis penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 203-211, 2025 | 208 Strategi Kepemimpinan dan Manajemen Pendidikan Inovatif dalam Mendorong Kinerja Guru Sekolah Berkelanjutan di Indonesia Musytari Randa. Muhammad Yusuf kualitatif yang menekankan kedalaman manajemen pendidikan inovatif. Melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi menggambarkan secara komprehensif proses, tantangan, dan strategi yang digunakan kepala sekolah dalam mendorong kinerja guru secara berkelanjutan. Pendekatan ini melengkapi penelitian kuantitatif sebelumnya yang cenderung belum menggali dimensi proses secara mendalam. Dengan demikian, kontribusi utama penelitian ini tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga konseptual dan praktis. Secara konseptual, penelitian ini memperkaya kajian manajemen pendidikan dengan menawarkan kerangka integratif kepemimpinan dan manajemen inovatif berbasis keberlanjutan kinerja guru. Secara praktis, temuan penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi kepala sekolah, pengelola pendidikan, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi kepemimpinan dan manajemen pendidikan yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan mutu pendidikan. supervisi akademik yang bersifat pembinaan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas kinerja guru. Integrasi antara kepemimpinan yang visioner dan manajemen yang adaptif menunjukkan bahwa keberlanjutan kinerja guru tidak dapat memerlukan sinergi yang terencana dan Penelitian ini juga mengungkap bahwa meskipun praktik kepemimpinan dan manajemen pendidikan inovatif telah berjalan cukup baik, masih terdapat tantangan yang perlu mendapat perhatian, khususnya terkait beban administrasi guru dan belum optimalnya pemanfaatan data kinerja dalam pengambilan keputusan manajerial. Oleh karena itu, penguatan sistem manajemen administrasi menjadi langkah strategis yang perlu dilakukan untuk mendukung kinerja guru secara berkelanjutan. Berdasarkan disarankan agar kepala sekolah terus mengembangkan strategi kepemimpinan yang kolaboratif dan transformasional KESIMPULAN dengan menempatkan guru sebagai mitra Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategis dalam pengelolaan sekolah. strategi kepemimpinan dan manajemen Pengelola pendidikan juga perlu mendorong pendidikan inovatif memiliki peran yang penerapan manajemen pendidikan inovatif signifikan dalam mendorong kinerja guru yang lebih terintegrasi, khususnya melalui sekolah secara berkelanjutan di SMA Negeri penguatan perencanaan berbasis data. Kabupaten Bulukumba. Kepemimpinan peningkatan kepala sekolah yang bersifat partisipatif dan pemanfaatan teknologi, serta pengembangan transformasional mampu menciptakan iklim budaya organisasi sekolah yang kolaboratif kerja yang kondusif, meningkatkan motivasi, dan reflektif. serta memperkuat komitmen profesional guru. Selain itu, penelitian selanjutnya Kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi disarankan untuk mengembangkan kajian administratif, tetapi juga berfokus pada dengan pendekatan kuantitatif atau metode pemberdayaan dan pengembangan guru, campuran . ixed method. guna menguji terbukti menjadi faktor kunci dalam menjaga secara lebih luas pengaruh strategi keberlanjutan kinerja guru. kepemimpinan dan manajemen pendidikan Selain manajemen inovatif terhadap kinerja guru di berbagai pendidikan inovatif yang diterapkan melalui jenjang dan konteks sekolah. Perluasan lokasi sekolah, dan subjek penelitian diharapkan dapat pengorganisasian sumber daya manusia, memperkaya generalisasi temuan serta pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta memperkuat kontribusi kajian manajemen Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 203-211, 2025 | 209 Strategi Kepemimpinan dan Manajemen Pendidikan Inovatif dalam Mendorong Kinerja Guru Sekolah Berkelanjutan di Indonesia Musytari Randa. Muhammad Yusuf pendidikan dalam mendukung peningkatan DAFTAR PUSTAKA