Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Vol. No. 3 Juli 2023 e-ISSN : 2988-2230. p-ISSN : 2988-2249. Hal 280-289 DOI : https://doi. org/10. 59059/maslahah. Efektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dipasar Atas Kota Bukittinggi Ditinjau Dari Ekonomi Islam Tesya Elma Putri 1. Gusril Basir 2 Universitas Islam Sjech M Djamil Djambel Bukittinggi Email: tesyaelmaputri1@gmail. com 1, gusrilbasir@iainbukittinggi. Abstract. QRIS is a non-cash payment instrument in the form of a QR code developed by Bank Indonesia and the Indonesian Payment Association. With the existence of QRIS. Bank Indonesia hopes to facilitate public transactions and not be left behind by technology. As a Muslim community, especially in Pasar Atas. Bukittinggi, we must understand how the law uses QRIS. because everything we do must be based and not deviate from the teachings of Islam. The aim of this research is to find out how the effectiveness of using the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) in buying and selling transactions at Pasar Atas Kota Bukittinggi is viewed from an Islamic economic perspective. This type of research is a qualitative descriptive method by collecting data through interviews with traders and buyers who shop at Pasar Atas Kota Bukittinggi. The results of this study indicate that QRIS users receive many benefits, such as facilitating transactions, not having difficulty finding small money, reducing the spread of counterfeit money, not reducing the value of money and there are still many benefits received by QRIS users. Therefore it can be said that QRIS is more Keyword: Islamic Economics. Effectiveness. QRIS Abstrak. QRIS adalah salah satu alat pembayaran nontunai berupa code QR yang di kembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Pembayaran Indonesia. Dengan adanya QRIS ini Bank Indonesia mengharapkan untuk mempermudah transaksi masyarakat dan tidak ketinggalan teknologi. sebagai masyarakat muslim khususnya di pasar atas kota bukittinggi kita harus memahami bagaimana hukum menggunakan QRIS ini. karena semua yang kita lakukan itu harus berlandasan dan tidak melenceng dari ajaran agama Islam. Tujuan penelitian adalah mengetahui bagaimanakah efektivitas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada transaksi jual beli di Pasar Atas Kota Bukittinggi ditinjau dalam perpektif ekonomi islam. Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dengan pedagang dan pembeli yang berbelanja di Pasar Atas Kota Bukittinggi. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa banyak manfaat yang diterima oleh pengguna QRIS seperti mempermudah transaksi, tidak susah mencari uang kecil, mengurangi penyebaran uang palsu, tidak mengurangi nilai uang dan masih banyak manfaat yang diterima oleh pengguna QRIS ini. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa QRIS lebih efektif. Kata Kunci: Ekonomi Islam. Efektifitas. QRIS LATAR BELAKANG Maraknya tren teknologi di Indonesia, menjadikan perkembangan ekonomi dan keuangan terbawa arus teknologi yang memberikan peluang sekaligus resiko. Peluang nya seperti kita bisa menggunakan dan menjalankan aktivitas dengan bantuan teknologi seperti Received: 12 Mei 2023,Revised: 20 Juni 2023,Accepted: 20 Juli 2023 Tesya Elma Putri, tesyaelmaputri1@gmail. Efektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dipasar Atas Kota Bukittinggi Ditinjau Dari Ekonomi Islam berbelanja online atau hanya memesan melalui aplikasi yang maraknya dengan nyaman, cepat, serta efisien. Tetapi justru teknologi juga memberikan resiko seperti cyber security. AML-CFT, dan proteksi terhadap pemanfaatan data. Resiko lainnya seperti hilangnya peran konvensional perbankan dan menguatnya shadow banking yang akan berujung pada terganggunya efektivitas kebijakan moneter. Untuk menghadapi berbagai rintangan kebijakan bagi otoritas ekonomi dan keuangan di era digital, khususnya Bank Indonesia yang harus mencari titik keseimbangan antara upaya mengoptimalkan peluang yang diusung oleh inovasi digital dengan upaya untuk memitigasi Bank Indonesia terus berupaya mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional melalui pengembangan infrastruktur sistem pembayaran ritel ( real tim. yang tersedia sepanjang waktu. BI FAST, dan juga penyusunan standar Open Application Programming Interfaces ( open API). Kedua inisiatif yang diusung tersebut merupakan implementasi dari Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI 2. dalam menyediakan infrastruktur sistem pembayaran ritel yang cepat guna mewujudkan penyelenggaraan sistem pembayaran yang inovatif, kolaboratif, dengan keamanan yang tetap (Setiawan,2. Untuk itu Bank Indonesia selaku pemegang regulasi pembayaran nasional (GPN) bekerjasama dengan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesi. memerlukan sistem yang terintegrasi sehingga dapat menerima dan berhasil melakukan pembayaran di semua kanal dompet digital sehingga Bank Indonesia menetapkan standard kode QR pembayaran, guna memfasilitasi transaksi pembayaran digital di Indonesia yang disebut dengan QRIS Bank Indonesia sebagai regulator di bidang sistem pembayaran, mendorong penerapan dan penggunaan QRIS utamanya untuk memperlancar sistem pembayaran secara aman, mendorong efisiensi pemerintah, serta mempercepat inklusi keuangan digital. Selain itu melihat dengan keadaan pandemi. Bank Indonesia sebagai regulator dibidang sistem pembayaran mendorong penerapan dan penggunaan uang elektronik untuk mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat, sebagai dampak untuk mengurangi percetakan uang tunai yang merupakan biaya terbesar kedua laporan keuangan bank sentral setelah biaya operasional kebijakan moneter. QRIS merupakan Quick Response Code Indonesian Standard merupakan standar kode QR Nasional untuk memfasilitasi pembayaran kode QR di Indonesia yang diluncurkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) pada 17 Agustus (QRIS,2. Dengan adanya QRIS tersebut diharapkan terjadinya peningkatan pembangunan ekonomi waluapun dalam keadaan pandemi. Sehingga pada era new normal atau Maslahah - Vol. No. 3 Juli 2023 pasca pandemi QRIS tidak dihilangkan karna salah satu kebijakan ini adalah kebijakan jangka QRIS tidak hanya digunakan di market-market besar atau ternama saja, tetapi juga di gunakan oleh UMKM yang berada di Indonesia. Baik itu hanya toko kelontong kecil, bahkan pada saat sekarang ini bersedekah pun kita bisa menggunakan QRIS tersebut. Pemakaian QRIS cukup menggunakan saldo yang kita setorkan atau menggunakan Mobile Banking dan kita scan code QR nya, maka secara otomatis pembayaran kita langsung selesai. Di Bukittinggi merupakan wilayah terbanyak no 2 Di sumbar memakai QRIS yaitu berjumlah sekitar 21,329 pengguna, ini merupakan hasil yang di hitung oleh pihak bank Indonesia. (Bank Indonesia,2. Ini merupakan suatu hal yang sangat bagus, khususnya di Pasar Atas Kota Bukittinggi. Apalagi pada bulan November 2022 sempat di pasang spanduk besar di depan Pasar Atas Kota Bukittinggi yang bertulis Au Pasar Atas Siap Dengan QRISAy. Sudah hampir 3 tahun QRIS di jalankan, apakah target dari kebijakan Bank Indonesia tersebut berjalan dengan maksimal? Tentunya tidak masih banyak kalangan masyarakat yang berada di wilayah desa tidak paham dalam penggunaan alat transaksi tersebut. Apalagi untuk penggunaan alat transaksi ini harus menggunakan kuota data sehingga masyarakat yang tidak memakai android atau smarphone canggih tidak bisa menggunakannya. Begitu juga dengan para UMKM yang masih memiliki lingkup jualan kecil-kecilan, mereka masih memilih transaksi secara langsung dari pada online. Di satu sisi adanya QRIS ini sangat bermanfaat bagi kalangan tertentu karna tidak perlu repotrepot membawa uang yang banyak lagi ke manapun dan resiko kehilangan uang pun akan Setiap kegiatan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari tentunya harus ada maslahah nya. Kita tidak bisa sembarangan dalam menjalankan aktifitas kita, apalagi dalam hal bermuamalah. Dalam bertransaksi pun kita haru memikirkan apa kebaikan yang akan kita Misalnya dalam bertransaksi tidak boleh adanya unsur riba yang terkandung dalam transaksi tersebut. Sehingga kebutuhan dunia dan akhirat pun saling melengkapi. Masalah ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat yang berkaitan dengan berbagai macam kebutuhan seperti kebutuhan pangan, sandang dan papan serta kebutuhan lainnya. Sebagaimana telah dijelaskan dalam Al-Quran surah Ar-Rad 13 ayat 11 (Sunyoto Usman, 2. AEaN aUa aoc enU ac e aO ae Oaa eO aN aO a e eaE aA nN Oae a eOIaN a e a e a a aI a a aO a caO a aa aoa eO sI aoA A eO U ea a a a EaN o aO aa Ea aN eI ac e a eOIa nN a e O sEA a AOaa acO a eO aa aa a eIAa a aN eI aOaae a aa a aoa eO sIA Efektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dipasar Atas Kota Bukittinggi Ditinjau Dari Ekonomi Islam Artinya: Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum. Maka tak ada yang dapat menolaknya. dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. ( Q. Ar Rad 12 Ayat . Dilihat bahwa dalam melakukan aktifitas ekonomi kita harus mengetahui terlebih dahulu resiko yang akan kita terima dan apa pula manfaat yang akan kita dapatkan apa lagi kita sebagai warga muslim harus paham betul apa saja yang akan kita gunakan dalam sehari-hari. Sejalan dengan berjalan nya salah satu kebijakan Bank Indonesia membuat kita berfikir apa kan dengan adanya alat pembayara digital tersebut maka semua pihak akan di untungkan. Karena dilihat tingkat pemahaman mengenai digital yang masih kurang. (Duha T, 2. Melihat adanya salah satu kajian terdahulu yang topik pembahasannya hampir sama dengan yang peneliti bahas sekarang yaitu peneliti Rika Permatasari dari Universitas Internasional Batam yang membahas tentang Efektivitas Penerapan Transaksi QRIS Era Covid-19 di Pasar Tradisional Kota Batam Menurut Perspektif Hukum Progresif. Penelitian tersebut dijadikan sebagai salah satu referensi untuk penelitian ini agar lebih baik karena topik yang di angkatkan bisa dikatakan hampir sama. (Permatasari,2. Namun hal yang sangat menjadi kebaruan dari penelitian ini adalah objek penelitian di Pasar Atas Kota Bukittinggi. Kemudian peneliti juga mengaitkan bagaimana adanya QRIS ini dilihat dari perpektif ekonomi islam tentunya ini sangat dibutuhkan apalagi bagi masyarakat muslim. Oleh karena melihat sebuah fenomena yang menurut peneliti sangat menarik untuk dibahas maka peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana efektivitas adanya QRIS khususnya di Pasar Atas Kota Bukittinggi di tinjau dari ekonomi islam. METODE PENELITIAN Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif (Sugiyono, 2. terkait dengan bagaimana efektivitas program QRIS dalam melakukan transaksi online yang sifatnya itu deskriptif. Pada penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah pedagang dan pembeli yang berada di Pasar Atas Bukittinggi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan data primer yang merupakan data yang didapatkan dari hasil observasi dan wawancara dengan beberapa pedagang dan pembeli yang berada di pasar atas kota Bukittinggi. Maslahah - Vol. No. 3 Juli 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Di Pasar Atas Kota Bukittinggi QRIS sudah mulai banyak dikenal oleh masyarakat pada tahun 2020. Walaupun begitu, seiring banyaknya sosialisasi di berbagai daerah. (Nasution RA, 2. Baik itu sosialisasi secara langsung dengan terjun kelapangan atau dengan mengadakan talkshow seminar dan acara lainnya, sehingga masyarakat mulai tertarik menggunakan alat pembayaran QRIS tersebut. Penggunaan QRIS khususnya di Pasar Atas Kota Bukittinggi ternyata sudah sangat banyak. Para pedagang di Pasar Atas Kota Bukittinggi ternyata semuanya sudah menggunakan alat pembayaran menggunakan QRIS. Pada tahun 2020 masih beberapa orang yang menggunakan QRIS di Pasar Atas Kota Bukittinggi. Sehingga pada bulan November 2022 berbagai Bank yang berada disekitar Pasar Atas Bukittinggi mulai melakukan sosialisasi untuk penggunaan QRIS Walaupun masih beberapa bulan, perkembangan QRIS di Pasar Atas Kota Bukittinggi berjalan dengan baik. Yang menjadi kendala di Pasar Atas Kota Bukittinggi yaitu para pembeli yang masih belum semuanya menggunakan QRIS ini. sehingga ini menjadi kendala yang menyebabkan QRIS jarang digunakan. Jika hanya para pedagang yang menggunakan QRIS tetapi pembeli tidak, maka ini hanya menjadi satu arah saja. Setelah melakukan wawancara, ternyata pedagang menyatakan bahwa mayoritas setiap harinya pembeli lebih banyak menggunakan uang tunai. Ini dikarenakan para pembeli yang masih banyak tidak paham atau tidak tau apa itu QRIS. Ditambah lagi jika pembelinya adalah golongan Ibuk-Ibuk atau Bapak-Bapak mereka sama sekali tidak paham apa itu QRIS bahkan sampai ada yang menanyakan kepada para pedagang apa itu simbol-simbol yang sering diletakkan di atas meja kasir. Di pasar atas kota bukittinggi dominan yang menggunakan QRIS adalah para pembeli yang berumur 30 tahun kebawah. Sedangkan untuk usia 30 tahunan ke atas seperti Bapak-bapak atau Ibuk-ibuk, mereka lebih memilih menggunakan QRIS dikarenakan mereka tidak paham mengenai QRIS tersebut. Ini dapat dilihat sesuai dengan apa yang di jual oleh pedagang. Jika pedagang mukenah, sepatu yang biasanya pembeli adalah Bapak-bapak atau Ibuk-ibuk maka pemakaian QRIS sangat minim Berbeda jika itu tempat jualan minuman atau makanan cepat saji yang Efektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dipasar Atas Kota Bukittinggi Ditinjau Dari Ekonomi Islam biasanya di kunjungi oleh para kaum muda, maka penggunaan QRIS lebih banyak dari pada uang tunai. Pengunaan QRIS memang tidak banyak digunakan oleh pembeli, ini dikarenakan banyak penyebab yang melatar belakangi kenapa mereka tidak menggunakan alat pembayaran digital tersebut. Seperti pada kaum muda apalagi mahasiswa atau anak-anak gaul zaman sekarang, mereka sudah mengetahui QRIS itu Bahkan mereka merasa jika tidak memakai QRIS maka tidak gaul. Efektifitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Di Pasar Atas Kota Bukittinggi Ditinjau Dari Ekonomi Islam Dari hasil penelitian yang dilakukan di Pasar Atas Kota Bukittinggi terkait terhadap ke efektifan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari hasil observasi dan wawancara jika dikaitkan secara teori dengan indikator efektivitas suatu program maka dapat ditemui fakta sebagai berikut: Ketetap sasaran penggunaan QRIS di Pasar Atas Kota Bukittinggi QRIS di Pasar Atas Kota Bukittinggi dilihat dari ketetapan sasaran nya maka itu masih belum tepat dikarenakan sasaran dari QRIS itu sendiri adalah para pedagang dan pembeli yang berada khususnya di Pasar Atas Bukittinggi. Tetapi setelah dilakukan observasi para pembeli yang berada di Pasar Atas Kota Bukittinggi tidak seluruh nya menggunakan QRIS. Sosialisasi program Sosialisasi mengenai QRIS di Pasar Atas Kota Bukittinggi sangat jarang di laksanakan, pihak Bank hanya melakukan sosialisasi pada awal penggunaan QRIS saja, setelah itu tidak ada lagi. Tujuan program QRIS bisa kita dikatakan efektif jika hasil dari pelaksanaan program terebut telah sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya. Tetapi ternyata di Pasar Atas Kota Bukittinggi. QRIS belum sampai pada tujuan dari diciptakan QRIS tersebut. Walaupun semua para pedagang sudah menggunakan QRIS. Tetapi pembeli belum menggunakan QRIS tersebut sehingga tujuan QRIS itu sendiri masih belum Tujuan QRIS yaitu untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi seperti tidak susah mencari uang kecil, beredarnya uang palsu, merusak uang dan lain sebagainya. Maslahah - Vol. No. 3 Juli 2023 Pemantauan program Pemantauan QRIS ini sangat wajib adanya, karena jika tidak dilakukan pemantauan maka kita tidak tau apakah QRIS ini berjalan sesuai dengan yang Di Pasar Atas Kota Bukittinggi, pemantauan QRIS ini sangat lah minim bahkan dikatakan belum aja dilakukan pemantauang sejak bulan November 2022 Walaupun jika dikaitkan dengan teori bagaimana indikator efektivitas program tersebut maka efektivitas QRIS ini sangat lah kurang. Tetapi jika dilihat dari segi manfaat yang dirasakan oleh para pengguna QRIS banyak yang dapat di ambil yaitu: Memudahkan melakukan transaksi Dengan adanya QRIS ini, para pengguna QRIS merasakan bahwa QRIS sangat lah membantu saat melakukan transaksi. Karena cukup melakukan scan pada code barcode transaksi langsung berhasil. Tidak susah mencari uang kecil Adanya QRIS memudahkan para pedagang dalam berjualan,karena mereka tidak perlu lagi bolak balik mencari uang kecil untuk membalikkan uang para pembeli. Tidak susah lagi bolak balik ke Bank untuk menstranfer uang QRIS sangat memudahkan para pengguna QRIS karena tidak perlu lagi antri berlama-lama di Bank untuk melakukan transfer uang. Ini dikarenakan disaat ada pembeli uang yang mereka bayarkan langsung masuk kedalam rekening. Tidak mudah beredarnya uang palsu Walaupun sekarang lagi maraknya beredar uang palsu, tatapi dengan adanya QRIS ini membuat uang palsu mulai berkurang beredar. Karena uang hanya berpindah dari rekening ke rekening. Tidak mengurangi nilai uang QRIS sangat berperan untuk mengurangi kerusakan uang. Padahal cara menggunakan uang yang sebenarnya adalah dengan cara tidak melipat, mencuci, mencoret dan merobek uang tersebut. Tetapi dengan adanya QRIS ini maka resiko tersebut sudah bisa dihilangkan. Tinjauan perspektif ekonomi islam terhadap Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Di Pasar Atas Kota Bukittinggi Dalam beraktivitas kita harus mengikuti ketentuan dari Allah yang tidak hanya bersifat teologis dan moral, tetapi kita harus juga menerapkan ajaran mendasar islam yaitu aspek akidah . , hukum . dan akhlak. Hal ini membuat kita sadar Efektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dipasar Atas Kota Bukittinggi Ditinjau Dari Ekonomi Islam bahwa segala pekerjaan yang kita kerjakan oleh manusia hanya beribadah kepada Allah SWT, termasuk dalam kegiatan ekonomi sehari-hari. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan standar kode QR nasional untuk memfasilitasi pembayaran yang diluncurkan oleh Bank Indonesia. Bukan hanya untuk pembayaran yang berskala besar, tetapi QRIS ini ditujukan kepada selurus masyarakat berapapun nominal belanjannya. Dengan adanya QRIS ini diharapkan akan terjadi transaksi yang memudahkan semua pelaku yang melakukan Kehadiran QRIS membawakan banyak manfaat dan keuntungan bagi orangorang yang menggunakan QRIS tersebut. Selain memudahkan QRIS membantu kita dalam bertransaksi yang lebih aman, cepat dan tidak perlu pusing-pusing membawa banyak uang. Tetapi walaupun membawa banyak manfaat kita juga harus memikirkan bagaimana mudharat nya juga, karna setiap yang kita lakukan itu berhubungan dengan akhirat nantinya. Hukum menggunakan uang elektronik dalam islam adalah boleh, walaupun begitu banyak ulama-ulama yang memberikan pendapat-pendapat yang berbeda dengan adanya uang elektronik ini. Dalam fatwa DSN-MUI No: 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang uang elektronik syariah pada kaidah fiqh nya : Aupada dasarnya segala bentuk muamalah adalah boleh kecuali ada dalil yang mengharamkannyaAy. Kaidah tersebut menjelaskan bahwa kita melakukan semua kegiatan apapun terkhusunya dalam bidang bermuamalah asalkan tidak ada mengandung unsur haram nya seperti adanya riba, menipu, mencuri dan hal lainnya yang dapat merugikan salah satu pihak dan memberikan dosa besar yang membuat akhirat kita menjadi buruk. Oleh karena itu uang elektronik harus memenuhi kriteria dan ketenuan nilainilai ekonomi dalam islam diantaranya yaitu: Ekonomi ilahiah . Transaksi dengan menggunakan QRIS boleh adanya asalkan kita memiliki tujuan hanya untuk kepentingan pribadi yang tidak lepas dari syariat Allah SWT. Kita sebagai seorang muslim harus tunduk terhadap aturan Allah dengan menghindari apa yang diharamkan, melakukan kecurangan, kezaliman atau menipu, menyuap dan menerima suapan dan kegiatan lainnya. Sistem ekonomi berdasarkan etika / akhlak Setiap orang dinilai dengan bagaimana etika dan akhlak nya, dalam menggunakan QRIS pun kita boleh menggunakan nya asalkan kita memperbaiki Maslahah - Vol. No. 3 Juli 2023 etika dalam bertransaksi. Jika transaksi kita berhasil tetapi etika dalam bertransaksi kita buruk maka itu akan menjadi nilai keburukan bagi akhirat kita. Ekonomi kemanusiaan Ekonomi islam itu berlandaskan pada AlQuran dan AsSunnah, maka manusia harus bisa menafsirkan dan mengaplikasikan nya dalam kehidupan sehari-hari Apakah dalam bertransaksi tersebut mereka sudah sesuai dengan ajaran yang di serukan dalam AlQuran atau AsSunnah tersebut. Ekonomi bersifat pertengahan . Islam meletakkan ekonomi pada posisi tengah dan keseimbangan yang adil. Keseimbangan diterapkan dalam segala segi, antara modal dan usaha, produksi dan konsumsi, antara individu dan masyarakat. Adil menjadi sumber utama kita dalam melakukan transaksi. Jika kita menggunakan QRIS atau alat pembayaran lainnya, tetapi kita tidak berlaku adil maka nilai pahala kita akan terbuang siasia. Dalam teori di Atas bisa dilihat bahwa tinjauan ekonomi islam mengenai QRIS di Pasar Atas Kota bukittingi sudah memenuhi prinsip-prinsip ekonomi islam, dikarenakan semuanya sudah memenuhi kriteria dan ketentuan-ketentuan ekonomi yang diajarkan dalam syariah islam. Dalam bertransaksi yang penting kita selalu mengamalkan nilau ibadah, dan selalu menanamkan nilai-nilai keadilan kita bahwa kita tahu kalau kita selalu di waspadai oleh Allah SWT sesuai dengan yang di jelaskan dalam AlQuran Q. S AlJumuah ayat 10: A a a aO e aE aO a aEaO UeA e aA aO eoaa eO a e eA a A aOA An E A a AA EO a eaa eIoa aa eO ea ea eA a aAea a CA aAE aU Eua eI a eA aE a eOIA Artinya : Apabila Telah ditunaikan shalat. Maka bertebaranlah kamu di muka bumi. dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. (QS. Al Jumuah ayat . Berdasarkan ayat di Atas bisa dilihat bahwa kita bebas melakukan kegiatan apapun tetapi kita tetap harus mengingat apa yang kita kerjakan harus memiliki nilai Walaupun kita hanya melaksanakan shalat tetapi setelah itu melakukan halhal yang memiliki nilai mudharat maka semua yang kita lakukan hanya sia-sia. Efektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dipasar Atas Kota Bukittinggi Ditinjau Dari Ekonomi Islam KESIMPULAN Berdasarkan temuan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulan sebagai Para pedagang di Pasar Atas Kota Bukittinggi sudah menggunakan QRIS, tetapi para pembeli belum semuanya menggunakan QRIS. Ini disebabkan adanya kekurang tahuan mengenai QRIS, kebanyakan yang menggunakan QRIS adalah anak muda saja sedangkan orang tua masih banyak yang belum paham mengenai QRIS QRIS efektif adanya di tengah masyarakat yang menggunakan nya. Khususnya di Pasar Atas Kota Bukittinggi semua orang yang menggunakan QRIS menyatakan bahwa mereka sangat dimudahkan dengan adanya QRIS ini, seperti tidak perlu repot-rept mencari uang kembalian, tidak perlu takut lagi kehilangan uang, penipuan uang palsu dan masih banyak manfaat yang diperoleh saat menggunakan QRIS. Di dalam perspektif ekonomi islam QRIS boleh adanya, karna ini memudahkan orang yang menggunakan nya dan tidak menimbulkan kemudharatan. Tetapi QRIS bisa dilarang digunakan jika digunakan kepada hal-hal yang di haramkan seperti mencuri, penipuan dan lainnya yang dapat merugikan salah satu pihak. REFERENSI