Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat http://jurnal. id/index. php/adiguna PELATIHAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM SURAT MENYURAT BAGI TENAGA HONORER DI DINAS PERDAGANGAN LAMPUNG UTARA Riska Alfiawati1. Rohana2. Sudarmaji3. Azara putri susanti4. Erni Oktavia5 STKIP PGRI Bandar Lampung riskaalfiawati@gmail. com, 2rohanaana566@gmail. com, 3sudarmaji@gmail. azaraputrisusanti@gmail. com, 5ernioktavia@gmail. Abstrak: Surat menyurat merupakan salah satu kegiatan bahasa yang dilakukan dengan interaksi tulis. Dengan demikian kegiatan surat menyurat mempunyai tujuan sebagai alat berkomunikasi tertulis yang dirasakan semakin penting dalam kehidupan bermasyarakat dewasa ini. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan pelatihan ini yaitu sebagai umpan balik tenaga honorer agar dapat mengetahui kelemahannya dalam hubungan pengetahuan surat menyurat dengan penggunaan Bahasa Indonesia yang sesuai EYD sehingga honorer dapat mengintrospeksi diri dan dapat memperbaiki strategi tata cara surat menyurat. Sebagai masukan bagi rekan- rekan di Dinas Perdagangan agar dapat mengetahui kelemahankelemahan dua aspek yaitu pengetahuan surat menyurat dengan penggunaan Bahasa Indonesia yang sesuai sehingga mereka dapat menerapkan strategi yang lebih baik dan lebih menantang. Kata Kunci: Surat Menyurat. Tenaga Honor. Dinas Perdagangan Abstract: Correspondence is one of the language activities carried out by written Thus, correspondence activities have the aim of being a written communication tool which is felt to be increasingly important in today's social life. The methods used in this training are lectures, discussions and questions and answers. The results of this training activity are as feedback for honorary staff so that they can find out their weaknesses in the relationship between knowledge of correspondence and the use of Indonesian according to EYD so that honorary staff can introspect themselves and can improve strategies for correspondence procedures. As input for colleagues in the Trade Service to be able to identify the weaknesses of two aspects, namely knowledge of correspondence with appropriate use of Indonesian so that they can implement better and more challenging strategies. Keywords: Correspondence. Honorary Staff. Trade Service PENDAHULUAN Bahasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, karena dengan bahasa seseorang dapat menyampaikan maksud dan tujuan kepada orang lain. Dengan kata lain, bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan manusia dalam upayanya berinteraksi dengan sesamanya, dan bahasa juga mempunyai peranan yang sangat berarti bagi kehidupan manusia, sehingga hampir dipastikan bahwa tak mungkin manusia menghindari dari aktivitas berbahasa. Sewaktu bekerja. Pelatihan Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Surat Menyurat Bagi Tenaga Honorer di Dinas Perdagangan Lampung Utara beraktivitas, belajar di kelas juga demikian halnya. Dari beraneka kegiatan berbahasa ini dapat digolongkan ke dalam dua bagian besar teknik kegiatan berbahasa lisan serta tulisan. Termasuk dalam kegiatan berbahasa lisan, misalnya berdebat, dan sebagainya. Sedangkan kesgiatan berbahasa tulis misalnya menulis sebuah naskah untuk diterbitkan, menulis skenario, mengarang, menyusun laporan, menulis surat dan sebagainya. Satu di antara media visual dalam bentuk tulisan yang dipergunakan dalam berkomunikasi adalah surat. Surat pada dasarnya dipandang sebagai sarana berkomunikasi yang sangat penting peranannya, baik secara resmi maupun tidak resmi. Dalam surat dilibatkan dua pihak, yaitu pengirim dan penerima surat. Dalam surat dinas terkandung informasiinformasi tertentu yang dapat berupa permintaan, teguran dan lain-lain. Oleh karena B 3 itu, surat hendaknya ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Selanjutnya, apabila terjadi hubungan terus menerus antara dua belah pihak yang dilakukan dengan saling berkirim surat, maka terjadilah surat menyurat diartikan sebagai suatu aktivitas berkirim-kiriman Jadi, apabila seseorang menerima surat dan kemudian membalas maka terjadilah aktivitas surat menyurat. Pengertian surat menyurat dalam arti luas meliputi semua aktivitas tata usaha yang membuat surat, menggandakan surat dan mengarsipkan surat. Surat menyurat merupakan suatu bentuk komunikasi tulis antar-organisasi. Mengingat tidak setiap saat komunikasi kehadiran surat akan mewakili organisasi dalam berkomunikasi dengan pihak lain. Adanya keterbatasan waktu, tempat, tenaga, dan biaya menjadikan surat dianggap lebih efisien, efektif, praktis, dan ekonomis dalam mewakili organisasi ketika berkomunikasi dengan publiknya, misalnya informasi global seperti internet. Dengan menggunakan surat, informasi yang akan disampaikan kepada seseorang dalam organisasi sesuai dengan sumber aslinya sehingga informasi di dalam surat sifatnya jelas, akurat dan sewaktu-waktu dapat menjadi alat bukti tulis jika Surat adalah suatu alat atau Surat dipandang sebagai alat komunikasi tulis yang paling efisien, efektif, ekonomis dan praktis (Soedjito: 2. Adapun peran penting bahasa yang paling esensial adalah berkomunikasi. Mengkomunikasikan berbagai gagasan, misalnya dengan menulis artikel, opini, lain-lain. Mengkomunikasikan perasaan, keinginan, harapan, misalnya melalui surat dan sebagainya. Menulis surat merupakan salah satu alat komunikasi melalui bahasa tulis. Surat merupakan hasil komunikasi yang sering Surat dapat dibagi menjadi beberapa macam yakni meliputi surat pemberitahuan, surat niaga, surat perjanjian, dan surat lamaran pekerjaan. Menulis keterampilan yang perlu dikuasai termasuk bagi tenaga honorer di Dinas Perdagangan Kotabumi Lampung Utara. Sebelum honorer menulis surat resmi mereka harus memiliki pengetahuan mengenai surat menyurat termasuk penguasaan hal-hal berikut: penulis surat menguasai pemakaian Bahasa Indonesia secara baik dan benar, penulis mengetahui kedudukan masalah yang dipersoalkan memahami bidang pekerjaan serta peraturan-peraturan yang berhubungan dengan pekerjaan itu, penulis mengetahui posisinya dalam membuat surat, artinya terhadap siapa ia berbicara atau menulis surat, penulis menguasai teknik-teknik menyusun surat yang baik, seperti memilih bentuk surat, penggunaan kertas surat, penyusunan dan pengetikan bagian- Riska Alfiawati. Rohana. Sudarmaji. Azara putri susanti. Erni Oktavia Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. bagian surat. Keterampilan menulis surat resmi adalah keterampilan seseorang menulis surat berkenaan dengan kemampuan seseorang untuk merumuskan buah pikirannya dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami oleh orang lain. Dengan keterampilan seseorang, diharapkan isi surat mendapat respon ataua tanggapan yang baik dan menguntungkan, serta tercapai tujuan yang dikehendaki oleh Mengingat pentingnya peranan surat keterampilan menulis surat hendaknya telah terlatih serta telah dikuasai oleh tenaga honorer di Dinas Perdagangan sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan keahlian dalam dunia Namun melalui pengamatan yang telah dilakukan masih adanya tenaga honorer yang masih mengalami kesulitan dalam hal menulis surat. Bagaimana tata letak bagian-bagian surat, apa saja bagianbagian sebuah surat resmi, apa saja yang harus dikemukakan dalam surat resmi bagaimana syarat sebuah surat resmi, dan Bidang Perdagangan mempunyai tugas pokok merumuskan dan melaksanakan pengelolaan administrasi di bidang tata niaga perdagangan. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat Bidang Perdagangan menyelenggarakan fungsi: Menyiapkan bahan bimbingan teknis terhadap pelaksana kebijakan perdagangan dan distribusi barang. Menyiapkan bahan bimbingan teknis terhadap pelaksana dan Melaksanakan koordinasi pelaksana monitoring dan evaluasi terhadap distribusi bahan kebutuhan pokok Menyiapkan bahan bimbingan kebijaksana tertib usaha dan perlindungan konsumen. Melaksanakan pengawasan pesaingan usaha. Melaksanakan peningkatan investasi untuk peluang dan pengembangan usaha. Melaksanakan pembinaan kewirausahaan serta pengendalian terhadap kebijkn Pelaksanaan tugas dan fungsi lain yang diberikan oleh atasan menurut ketentuan yng berlaku. Persiapan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Adapun kegiatan-kegiatan yang pengabdian kepada masyarakat, yaitu: Melakukan studi Pustaka tentang materi pembelajaran penggunaan Bahasa Indonesia yang sesuai dengan penulisan surat menyurat bagi tenaga honorer yang ada di Dinas Perdagangan Kotabumi Lampung Utara. Melakukan analisis terhadap sumber digunakan dan dilakukan oleh tenaga honorer. Memilih materi pelatihan yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan tenaga honorer tentang surat Menyiapkan beserta foto, gambar atau teks surat menyurat dalam pekerjaan seharihari dikantor. Melakukan uji coba desain materi yang akan disampaikan. Menentukan waktu pelaksanaan Bersama-sama tim pelaksana. Mengirim surat kepada kepala Dinas Perdagangan Kotabumi lampung Utara untuk meminta izin. Pelatihan Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Surat Menyurat Bagi Tenaga Honorer di Dinas Perdagangan Lampung Utara Kesepakatan Bersama dengan mitra tentang pelaksanaan kegiatan yaitu 14 dan 15 Agustus 2023. Tanggal Agustus melakukan pengecekan terkait kesiapatan tempat dan peralatan yang akan digunakan dalam Menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan untuk pelatihan. METODE PELAKSANAAN Kegiatan Pengabdian ini dengan judul Pelatihan penggunaan Bahasa Indonesia bagi Tenaga Honorer yang Dinas Perdagangan Kotabumi Lampung Utara dilaksanakan pada hari Senin dan Selasa,14-15 Agustus Kegiatan ini berlangsung selama A 6 jam setiap harinya, yakni dimulai sekitar pukul 09. 00 sampai dengan pukul 00 WIB. Kegiatan ini berlangsung dengan cara persentasi tentang materi dan setelah itu tanya jawab dilanjutkan diskusi terkait materi serta mempraktekan nya. Pelaksnaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pada hari Senin Tanggal 14 Agustus 2023 (Hari Pertam. kegiatan pelatihan akan dimulai dari pukul 09. 00 hingga 15. dengan susunan acara sebagai berikut: Registrasi Peserta yaitu semua Dinas Perdagangan Pembukaan Pelatihan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kotabumi selaku tuan rumah dan Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Riska Alfiawati. Pd. Penyampaian Materi Materi pertama disampaikan oleh Riska Alfiawati. Pd. materi tentang penggunaan Bahasa Indonesia pembuatan surat menyurat. Materi kedua disampaikan oleh Dian Permanasari. Pd. materi tentang surat menyurat di dalam kantor. Pada hari Selasa tanggal 15 Agustus 2023 (Hari Kedu. kegiatan pelatihan akan dimulai dari pukul 08. 00 hingga 00 dengan susunan acara sebagai Refleksi Kegiatan Hari pertama Praktek Bahasa Indonesia dengan tepat yang didapat dari pelatihan Bahasa Indonesia di hari Mempraktekkan membuat surat menyurat dengan penggunaan Bahasa Indonesia yang tepatbyang telah didapat dari kelompok-kelompok Refleksi dan inisiasi dipandu oleh Tim Pelaksana Kesan dan pesan peserta kegiatan dan tim pelaksana. Penutupan oleh kepala Dinas Perdagangan Kotabumi Lampung Utara. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil yang dicapai Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan, tim pengabdi memperoleh hasil yaitu sebagai berikut: Penguasaan Bahasa Indonesia yang pasif meliputi: Membaca Membaca adalah menangkap pikiran dan perasaan orang lain Membaca pada hakikatnya adalah suatu yang rumit yang melibatkan banyak hal, tidak tulisan, tetapi juga melibatkan Sebagai proses visual, membaca merupakan proses menerjemahkan simbol tulis ke dalam kata-kata lisan. tujuannya adalah melatih agar tenaga honor dapat melahirkan Riska Alfiawati. Rohana. Sudarmaji. Azara putri susanti. Erni Oktavia Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. tulisan tulisan dalam hal surat dipergunakan dalam dunia Sedangkan bagi Dinas, dalam hal ini hanyalah petunjuk-petunjuk seperlunya. Bercakap-cakap dapat dibagi menjadi dua macam yaitu bercakap-cakap spontan dan bercakap-cakap Adapun tujuan bercakap-cakap spontan adalah: Melatih tenaga honorer melahirkan isi hatinya . ikiran, perasaan, dan kemauany. secara lisan dengan bahasa yang teratur dan kalimat yang baik. Memupuk bercakap-cakap sesama teman kantor. Menambah perbendaharan bahasa indonesia tenaga . Dari memberikan kesempatan pada tenaga honorer untuk kemampuanmdan keahlian yang dimiliki. Menulis Bahasa memegang peranan yang sangat penting. Hal ini dikarenakan surat merupakan perwujudan buah pikiran dalam bentuk tulisan yang dapat dibaca dan diresapi secara berulang-ulang. Maka dari itu, seorang penulis surat haruslah berhati-hati menggunakan kata-kata dan dalam menyusun kalimat serta pemakaian kata dan frasanya. Bahasa surat sebagai alat komunikasi secara tertulis relatif lebih singkat. Oleh karena itu sebelum menulis surat, penulis surat harus baik susunan kalimat, pilihan kata atau diksi, dan perangkat ejaan serta tanda-tanda yang maksud surat menurut Rahardi . 8 : . Keberanian Meskipun tenaga honorer terkadang tidak dapat pendapat-pendapatnya, sehingga akan memiliki pengalaman tersendiri dari hasil surat menyurat yang ringkasan tulisan, surat . Kejujuran Dengan membuat sebuah surat seorang atasan dan keahlian dari bawahan Dengan demikian dapat diketahui hasil karya yang dihasilkan sendiri dari tenaga honor. Bertanggung jawab Tenaga terhadap hasil bentuknya baik itu surat menyurat lain nya. Kreatif Tenaga honorer dapat menulis, baik dalam hal surat menyurat maupun dalam hal tulis menulis dalam hal perkantoran, sehingga hal ini menjadi Pelatihan Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Surat Menyurat Bagi Tenaga Honorer di Dinas Perdagangan Lampung Utara jembatan untuk menjadi berkualitas dan mampu . Rasional Dengan melatih tenaga honorer untuk menulis surat menyurat, itu berarti mereka untuk berfikir rasional atau masuk akal sehingga akan tertanam sifat rasional pada jiwanya. Tidak egois Tenaga belajar untuk tidak egois pendapatnya pada karya Dalam penulisan surat menyurat dikantor dinas tidak dibenarkan menukis atau keterangan berdasarkan perasaan atau emosional dari tenaga Oleh karena itu data atau keterangan yang ditulis harus objektif/ Dari kegiatan- kegiatan yang ada di kantor tesebut. Bahasa Indonesia dalam surat Dinas Perdagangan disimpulkan beberapa hal sebagai berikut. Pertama, penggunaan tanda baca dalam penulisan surat dinas induk kalimat dengan anak kalimat tidak diletakkan pada tempatnya sehingga membuat kalimat kurang jelas maknanya. Akan tetapi, dari hasil penelitian ini tidak banyak yang melakukan kesalahan ini. Kesalahan yang banyak dilakukan yaitu pemakain garis bawah pada bagian alamat dan tembusan. Hampir semua instansi melakukan hal tersebut. Kedua, penggunaan ejaan. Dalam hal ini penulisan huruf besar dan penyerapan Terbukti, pada setiap bagian terdapat penggunaan ejaan ini. Ketiga. Dalam pemilihan kata banyak pula Pemilihan pembuatan surat menyurat di di Dinas Perdagangan lebih banyak menggunakan bahasa yang belum di serap kedalam bahasa Indonesia. Keempat. Dalam penggunaan kalimat surat menyurat di instansi ini kesalahan yang dilakukan karena sudah sesuai dengan Hanya ada beberapa kata yang perlu diperbaiki, penutup isi surat. Selain kemukakan di atas, ada satu hal yang perlu pula menjadi perhatian, yaitu penulisan salam penutup. Penulisan salam penutup kebanyakan tidak ada, tetapi langsung kepada jabatan pembuatan surat menyurat, sedangkan salam fungsinya sama dengan surat menyurat yang lain. Kemudian ada beberapa instansi dalam membuat surat menyurat dinas tidak Riska Alfiawati. Rohana. Sudarmaji. Azara putri susanti. Erni Oktavia Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. semestinya, lebih bayak berbentuk poin karena alasan tertentu, misalnya surat yang dikeluarkan cenderung bersifat sebagai surat perintah/tugas. Dari uraian di atas, kita dapat pelatihan dan penyuluhan Indonesia dalam surat menyurat perlu dilakukan di setiap instansi, meskipun hasil dari pelatihan ini kesalahan yang dilakukan. Hal ini dillakukan untuk menghindari ketinggalan informasi yang setiap saat mengalami perubahan dan perkembangan teknologi. SIMPULAN DAN SARAN Hasil menunjukkan hal-hal yang ditargetkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah adanya perubahan dalam hal penulisan surat menyurat bagi tenaga honorer karena sangat penting nya bagi tenaga honorer untuk paham akan surat menyurat di dalm suatu kantor. Target karakter yang telah dicapai dalam pelatihan ini Kecakapan Ketelitian. Kecerdasan. Keahlian. Kepedulian. Kedisiplinan. Tanggung Jawab. Cerdas, cermat. Santun. Rasa Ingin Tahu. Kreatif. Mandiri. Kerjasama. Kerja Keras. Toleransi. Komunikatif. Percaya Diri. Demokratis. Berani. Manfaat pelatihan ini dapat ditinjau dari dua segi, yaitu dari segi teoretis dan praktis. Secara teoretis sumbangan dalam dunia bahasa pada bidang kajian kebahasaan, khususnya mengenai aturan penulisan yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dan ejaan yang Secara praktis hasil pelatihan ini bermanfaat sebagai berikut. Hasil pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan penulis menerapkan di dalam dunia kerja. Hasil pelatihan ini diharapkan dapat menjadi masukan dan koreksi dalam menulis surat menyurat sehingga kesalahan yang ada dapat diperbaiki dan tidak terulang pada waktu Hasil pelatihan ini dapat digunakan sebagai perbandingan dan referensi bagi pengabdi yang berhubungan Indonesia dalam surat menyurat. Untuk mengetahui atau mengukur tingkat perubahan penulisan cara tenaga honorer melalui pelatihan Bahasa Indonesia Kuesioner. Kuesioner diberikan sebelum Selain pengabdian ini juga berupa publikasi pelaksanaan kegiatan pengabdian pada jurnal Adiguna dengan menampilkan foto dan ringkasan kegiatan yang diadakan. DAFTAR PUSTAKA