Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 ISSN: 2721-8082. E-ISSN: 2722-2918 DOI: https://doi. org/10. 19105/meyarsa. Representasi Kritik Sosial dalam Animasi Tekotok Edisi MaretAgustus 2021 Nuril Izzah Afgarina Institut Agama Islam Negeri Madura email: chaafgarina@gmail. Abstract This research focuses on the social criticism contained in the MarchAugust 2021 Edition of Tekotok Animation by taking five episodes in it. The formulation of the problem in this study is how to represent social criticism contained in the March-August 2021 Edition of the Tekotok animation with the aim of identifying and knowing the full meaning that shows social criticism in predetermined episodes. Using a qualitative method with Ferdinand De SaussureAos semiotic analysis as the analytical The results of this study provide a conclusion that animation is also able to represent something around it. The social criticism resulting from this animation refers to several cases of legal inequality and violations of norms in society. This broadcast serves as a reminder in the form of criticism and satire which is neatly packaged so that people are able to accept it well, not forced and as it is. Keywords: Animation. Representation. Semiotics Abstrak Penelitian ini berfokus kepada kritik sosial yang terkandung dalam Animasi Tekotok Edisi Maret-Agustus 2021 dengan mengambil lima episode di dalamnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana representasi kritik sosial yang terkandung dalam animasi Tekotok Edisi Maret-Agustus 2021 dengan tujuan untuk mengidentifikasi serta mengetahui sarat makna yang menunjukkan kritik sosial di dalam episode-episode yang telah ditentukan. Menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika Ferdinand De Saussure sebagai pisau Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa animasi juga mampu merepresentasikan sesuatu di sekitarnya. Adapun kritik sosial yang dihasilkan dari animasi ini mengacu pada beberapa kasus ketimpangan hukum serta pelanggaran norma dalam masyarakat. Tayangan ini sebagai pengingat berbentuk kritikan dan sindiran yang dikemas secara rapi supaya masyarakat mampu menerima dengan baik, tidak terpaksa dan apa adanya. Kata kunci: Animasi. Representasi. Semiotika Author correspondence email: chaafgarina@gmail. Available online at: http://ejournal. id/index. php/meyarsa/ Copyright . 2023 by Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Representasi Kritik Sosial dalam Animasi Tekotok Edisi Maret-Agustus 2021 Pendahuluan Saat ini dimana film tidak hanya menyajikan hiburan semata, akan tetapi film juga dijadikan salah satu media pembelajaran, seseorang dapat melihat tampilan yang menarik dan dapat mengambil pesan moral dalam film tersebut. Selama ini film banyak ditonton di televisi terutama di era tahun 1990an sebelum internet banyak dikenal oleh masyarakat. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi film banyak diproduksi dan ditampilkan dengan berbagai bentuk seperti kartun atau animasi dan ditayangkan dalam media sosial seperti youtube. Film animasi terkadang menyajikan kehidupan keseharian untuk mengungkapkan suatu keadaan tertentu atau fenomena tertentu yang sedang terjadi. Film digunakan untuk memenuhi kebutuhan, yaitu mengkomunikasikan suatu gagasan, ide, kritikan, pesan atau kenyataan. Karena keunikan dimensinya dan karena sifat hiburannya, film telah diterima sebagai media audio visual yang populer dan banyak digemari karena dianggap efektif. Animasi menjadi salah satu tayangan yang banyak diminati karena tidak terikat dengan klasifikasi usia penonton. Penayangan animasi mulanya hanya sebagai sarana hiburan bagi anak-anak dengan pengemasan visual yang lucu dan Namun, semakin canggihnya teknologi, animasi kini bertambah fungsi sebagai tayangan dengan menyisipkan nilai edukasi bahkan kritikan. Salah satu animasi karya anak negeri yang mencuri perhatian karena isi kontennya yang sarat makna kritik sosial dan realita adalah animasi Tekotok. Animasi ini berdurasi sekitar tiga menit dengan beberapa episode berbeda. Tekotok merupakan inovasi baru dalam dunia animasi dengan bentuk karakter menyerupai kecebong dengan grafik sederhana. Dalam karakter yang ditampilkan dalam animasi ini animator sengaja tidak memberikan karakter khusus dan tidak ada penguatan karakter serta lebih mengedepankan ide agar bisa lebih diterima oleh penonton/subscriber. Tekotok pertama tayang di YouTube pada desember 20202 dan masih tergolong baru ketimbang animasi 2D lainnya seperti Sengklekman. Animasi Nopal. Dalang Pelo dan Vernalta. Pengambilan objek penelitian animasi Tekotok edisi Maret Ae Agustus 2021 memiliki nilai kritik sosial yang sulit ditemukan dalam animasi lainnya. Di Tekotok, pengunggah terkesan meroasting peraturan sebuah AonegaraAo namun tetap menggunakan bahasa yang aman dari unsur SARA. Selain itu, animasi 2D mulai tergeser, padahal dengan media ini juga tidak menutup kemungkinan masih bisa menyuarakan aspirasi masyarakat dengan budget tidak sebesar biaya animasi 3D hingga CGI (Computer-Generate Imager. Fenomena di atas mendorong peneliti untuk meneliti Representasi Kritik Sosial dalam Animasi Tekotok edisi Maret-Agustus 2021 karena dianggap mampu mempresentasikan pesan sosial berbentuk kritikan kepada penonton melalui platform media sosial. Adapun fokus penelitian pada interpretasi makna dan pesan berupa kritik sosial dalam animasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan temuan baru dan menjabarkan kembali secara detail mengenai kritik sosial yang direpresentasikan langsung melalui animasi tersebut. Kebaruan hasil Sukanta. Sarwana, dkk. AuPengaruh Media Pembelajaran Film Kartun Terhadap Hasil Belajar Ips Terpadu (Geograf. Pada Materi Lingkungan Hidup Dan Pelestariannya Di Kelas Vi Smp Negeri 1 Belitang i Kabupaten Oku Timur Tahun Pelajaran 2016/2017Ay (Jurnal Swarnabhumi Vol. No. Februari 2. : 24 YouTube Tekotok Official Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 Nuril Izzah Afgarina yang didapatkan dengan meneliti animasi Tekotok adalah mengambil inti nilai implisit yang bisa sesuai menggunakan teknik semiotika. Metode Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini, media akan menjadi sebuah kontrol sosial di dalam masyarakat. Sugiono mengartikan penelitian kualitatif lebih cocok untuk jenis penelitian yang memahami fenomena sosial dari perspektif partisipan. Secara sederhana dapat juga dipahami sebagai sebuah penelitian yang lebih cocok untuk menyelidiki status atau keadaan objek penelitian. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan yakni content analysis . nalisis is. yang berfokus pada analisis semiotik. Secara terminologis, semiotik bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari sederet objek, peristiwa dan kebudayaan sebagai sebuah tanda. 4 Tanda merupakan representasi dari gejala yang memiliki sejumlah kriteria seperti nama . , peran, fungsi, tujuan, keinginan. Tanda-tanda tersebut berada di seluruh kehidupan manusia dalam setiap kata, gerak, isyarat, dan lain sebagainya. 5 Dalam penelitian ini peneliti akan menganalisis tanda-tanda yang merepresentasikan nilai kritik sosial dalam animasi Tekotok pada edisi MaretAgustus 2021. Sumber data terdiri dari sumber primer dan sekunder. Adapun teknik penelitian yang dilakukan dengan mengkaji literature berupa video YouTube animasi Tekotok edisi Maret-Agustus 2021 yang diamati langsung sebanyak 5 episode: diantaranya yang bejudul AuKorupsi. Duta Segalanya. Menuntaskan Hukuman ft. Kang Pemandu. Acuh dan Mobil KegoresAy. Alasan hanya mengambil 5 judul di rentang waktu Maret Ae Agustus 2021 karena korelasi dengan inti pembahasan masih linear, sementara sebagian besar dari konten Tekotok berisi hiburan sehari-hari. Adapun tahapan analisis yang akan dilakukan memuat beberapa hal berikut: Mengamati data primer yang bersumber dari video Youtube sebanyak 5 tayangan animasi Tekotok yang berjudul: Korupsi. Duta Segalanya. Menuntaskan Hukuman ft. kang Pemandu. Acuh dan Mobil Kegores Untuk melakukan analisis dalam Animasi Tekotok, peneliti memilih menggunakan model semiotika Ferdinand De Saussure untuk mengetahui bentuk representasi kritik sosial dengan mengidentifikasi sistem signifier . dan signified . dalam animasi tersebut. Memahami antar kalimat dalam video, struktur tiap kalimat/kata yang berbentuk ungkapan. Penanda dalam tayangan menjadi aspek material dari bahasa dan merujuk pada penggunaan bahasa yang disepakati Menyusun kesimpulan pemahaman yang diperoleh dari pengamatan yang teliti dan melakukan penilaian berkenaan dengan ketepatan, kejelasan dan kelengkapan data Melakukan studi kepustakaan serta menambah referensi yang relevan dengan penelitian seperti buku, jurnal dan website. Referensi ini berguna sebagai penunjang teori dan data-data sekunder lainnya Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif Dan R&D, (Bandung: Penerbit Alfabeta, 2. , 20. Alex Sobur. Analisis Teks Media, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2. , 95 Hafidlatul Fauzuna. AuMakna Simbol Pada Upacara Kerapan Sapi Di Waru Pamekasan (Analisa Semiotika Roland Barthe. Ay. Meyarsa, 1 No. 1, 2020. Alex Sobur. Semiotika Komunikasi, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2. , 45. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 Syafyarini dan Jihan Amalia Syahidah Mengumpulkan data sekunder yang didapat dari buku, jurnal dan website lalu merekonstruksinya dengan data primer sehingga menghasilkan penemuan baru yang berkaitan dengan kritik sosial yang terepresentasi melalui animasi. Hasil dan Diskusi Gambaran Animasi Tekotok Edisi Maret Ae Agustus 2021 Dalam beberapa episode yang telah dipilih dan memenuhi kriteria konten yang memuat nilai-nilai moral diantaranya bertema tentang korupsi. percakapan dan gambar yang ditampilkan dan disajikan dalam beberapa gambar Gambar 1-3. Adegan Animasi AuTekotokAy Korupsi Episode ini diupload pada tanggal 26 Maret 2021 dan menjadi bentuk representasi ketimpangan hukum dalam kasus Nenek Asiani dan kasus Rachel Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 Nuril Izzah Afgarina Vennya sehingga tak ayal jika episode ini sudah ditonton sebanyak 1,9 juta kali. 7 Dari beberapa scene yang didapat di episode AuKorupsiAy bisa diambil benang merah mengenai kritik sosial yang perlu dipahami oleh masyarakat. Di sana juga terdapat kalimat yang menunjukkan bahwa semakin banyak duit yang dicuri, semakin ringan hukumannya tersebut sejalan dengan makna penanda. Menurut Saussure, apa yang dikatakan atau didengar memiliki konsep penjabaran sendiri dan tak terlepas dari bahasa. 8 Scene ini seperti mengulas kembali kisah seorang nenek Asiani asal Situbondo yang mencuri kayu untuk tempat tidurnya dengan dijatuhi hukuman 1 tahun penjara,9 sehingga banyak sekali yang tidak terima dan menganggap hukum telah tumbang perlahan. Tentu saja, hal ini sudah menggambarkan bagaimana keadaan hukum di negara Indonesia. Sebuah kritikan yang ditujukan kepada para aparatur negara meski dalam lingkup kecil seperti desa atau dusun untuk sadar aturan. Banyak sekali pelaku korupsi yang aman damai, hukuman tidak sepadan dengan jumlah uang yang dicuri yang kemungkinan akan berdampak besar bagi negara. Berbanding terbalik dengan perlakuan hukum terhadap warga sipil. Selain hukum pidana, hukum tentang korupsi juga termaktub dalam Q. S AlBaqarah ayat 188 yang berbunyi: aOaEaeEaEaOeaaIaOaaEaAEIaaOaIaEa aIaEaea aEaOaa aEaOaNaeaEaOaaEaeAaIaEaeaEaOaOaCaIacIaaIaOaaEA aAEIacaEaeaaeIaOaIaIaEIOa aIA AuDan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang batil dan . kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui. Ay (QS. Al-Baqarah . Ayat . Dalam surah tersebut sudah sangat jelas tentang hukuman seorang pencuri. Korupsi memang diumpamakan dengan kasus pencurian sebab dalam hukum Islam klasik, para fuqaha belum mengemukakan hukum pidana korupsi. Duta Segalanya Episode kedua yakni berjudul AuDuta SegalanyaAy yang telah mencapai 1,2 juta kali ditonton di Youtube. 10 Episode ini memiliki representasi hampir sama dengan episode sebelumnya. Namun, episode kali ini merepresentasikan satu contoh kasus pelecehan lambang negara yang dilakukan oleh seorang artis. Zaskia Gotik. Dalam episode AuDuta SegalanyaAy terdapat 8 scene yang memuat kritik sosial. Mengutip dari pengertian kritik sosial yang memiliki makna sebuah kecaman yang ditujukan kepada masyarakat sebab arti dari sosial yakni bersama dan berserikat sehingga nantinya memberikan pandangan untuk mengerti kejadian-kejadian di AuKorupsi,Ay diakses dari https://youtu. be/WvK0OiYxlLE pada tanggal 30 Juni 2022 pukul 45 WIB Alex Sobur. Semiotika Komunikasi, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2. , 46. Helmi Firdaus. AuNenek Asiani Dinyatakan Bersalah,Ay CNN Indonesia, 2015, diakses dari https://w. com/nasional/20150423151941-12-48782/nenek-asianidinyatakan-bersalah, pada tanggal 1 Juli 2022 pukul 08. 23 WIB AuDuta Segalanya,Ay diakses dari https://youtu. be/DFUqfL0vasE pada tanggal 2 Juli 2022 pukul 08. 11 WIB Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 Syafyarini dan Jihan Amalia Syahidah 11 Sesuai dengan judulnya, episode ini menyuguhkan kisah yang nyaris mirip dengan kejadian sekitar bahkan dalam ranah hukum pidana. Dari keempat tersangka yang terdapat dalam video, 3 lainnya mendapatkan keringanan hukuman hanya karena latar belakang mereka, seperti: Pertama, diringankan hukumannya karena berasal dari kalangan artis, seolah mendapatkan hak istimewa . karena menjadi publik figur bagi banyak orang. Kedua, mendapatkan keringanan hukuman karena berasal dari kalangan artis. Dia terbukti melecehkan lambang negara kotok tapi tidak mendapatkan hukuman yang semestinya. Menuntaskan Hukuman ft. Kang Pemandu Lanjut pada episode ketiga yakni dengan judul AuMenuntaskan Hukuman ft. Kang PemanduAy yang telah ditonton sebanyak 1,2 juta kali. 12 Episode ini merepresentasikan sebuah kasus penimbunan yang marak terjadi saat pandemi COVID-19 tiga tahun lalu. Episode kali ini mengisahkan sebuah kehidupan setelah meninggal. Ilustrasi yang dibuat seolah memberikan gambaran bagaimana hukuman yang diterima manusia-manusia pelaku kejahatan yang semasa hidupnya tidak mendapatkan hukuman secara setimpal, atau bahkan mengalami ketimpangan hukum. Itulah kenapa episode ini dinilai sangat berhubungan dengan masa-masa pandemi COVID19 sekitar 3 tahun yang lalu. Terlebih lagi dalam teori yang membahas soal representasi, sistem dalam representasi terdiri dari objek, orang dan peristiwa sehingga dalam tayangan ini sangat berkesinambungan dengan kejadian sewaktu pandemi COVID-19 . ada scene 1:. dan mengingatkan kembali tentang kasuskasus yang terjadi. Dalam episode ini terdapat 4 termin yang berisi percakapan antara Kang Pemandu . isa disebut dengan malaika. dengan tekotok lain yang diumpamakan sebagai manusia. Kang Pemandu membacakan jenis kesalahan atau kejahatan yang pernah dilakukan oleh tekotok lainnya semasa hidup. Untuk interogasi yang pertama. Kang Pemandu membaca riwayat kejahatan yang pernah dilakukan oleh tekotok kuning yakni maling sandal dan mendapatkan hukuman 5 tahun penjara. Secara hukum, hal ini tentu tidak sebanding antara kejahatan yang diperbuat dengan hukuman yang didapat. Mengacu pada banyak kasus terutama korupsi, akan sangat tumbang jika dibandingkan dengan para pejabat korup yang justru mendapatkan keringanan hukuman hanya karena toleransi kurang masuk akal, seperti berkelakuan baik, dikenal banyak orang dan memiliki kekayaan, sehingga mampu membayar denda tanpa penjara. Kritik sosial yang bisa diambil adalah tentang penegakan hukuman yang semestinya berjalan sesuai dengan bunyi sila kelima Pancasila. Stigma masyarakat yang melihat keadaan seperti ini akan terus menumbuhkan rasa kebencian antar manusia dalam bernegara. Puncaknya pada keresahan dan ketidakpercayaan rakyat kecil, merasa tertindas, tidak berdaya terhadap kuasa orang tertentu menimbulkan gesekan tidak stabil antara rasa nasionalis dan nilai kemanusiaan. Berlanjut pada interogasi kedua. Kang Pemandu bertemu dengan tekotok biru yang telah membuat orang lain tersinggung. Perkara pengucapan yang terdengar kurang nyaman malah dipermasalahkan. Hal ini seperti yang diucapkan oleh tekotok biru kepada rekannya dan belum mendapatkan maaf, sehingga hukuman belum tuntas dan bertemu dengan Kang Pemandu. Kritik sosial disini mengacu pada etika Ridwan Sugiwardana. AuPemaknaan Realitas Serta Bentuk Kritik Sosial dalam Lirik Lagu Slank,Ay skriptorium 2, no. AuMenuntaskan Hukuman Ft. Kang Pemandu,Ay https://youtu. be/cDzpmFI0rOk pada 2 Juli 2022 pukul 09. 13 WIB Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 Nuril Izzah Afgarina dalam bertetangga maupun bermasyarakat. Berlaku juga norma kesopanan yang menjunjung tinggi bahasa santun agar tidak terjadi kesalahpahaman bahkan Maka dari itu, sadar hukum sangat perlu termasuk aturan seperti norma yang dibuat sesuai dengan kesepakatan bersama. Interogasi ketiga. Kang Pemandu bertemu dengan tekotok ungu yang berperan sebagai pedagang semasa hidupnya. Ia mendapatkan perlakuan tidak enak dari orang lain seperti dagangannya disiram dan diangkut paksa. Kritik sosial dalam kasus ini bisa dilihat dari dua sisi. Pertama, aturan yang dibuat harus ditaati. Segala macam bentuk peraturan yang sifatnya mengikat dan hasil kesepakatan, maka tentu penyelenggara maupun lainnya harus mentaati. Terkait aturan jam malam yang diberlakukan pada masa PPKM setidaknya bisa dipatuhi oleh para pedagang sehingga kerusuhan minim terjadi. Kedua, pelaksana ketertiban hendaknya melaksanakan tugas dengan berprinsip kemanusiaan. Jika pelaksana ketertiban bersikap arogan maka tentu menimbulkan kerugian. Akibatnya, poin-poin penting dalam aturan yang sebelumnya menjadi tidak tercapai. Di scene ini. Kang Pemandu akan memberikan hukuman kepada dua pihak yakni si pedagang dan Satpol PP yang terlibat. Selanjutnya di ilustrasi keempat dalam scene penimbun barang hampir selaras dengan kasus penimbunan oksigen sepanjang tahun 2021 di berbagai portal Banyak sekali kasus-kasus serupa yang menggegerkan masyarakat, bahkan tak sedikit jumlah kematian akibat kekurangan tabung oksigen. Dari kasus ini bisa dipetik kritik sosial tentang taat aturan. Tindakan penimbunan tentu akan sangat merugikan banyak pihak. Sifat kemanusiaan kembali dipertanyakan jika dalam situasi darurat mengambil kesempatan menimbun barang lalu diperjualbelikan dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Maka kesimpulannya, episode Menuntaskan Hukuman ft. Kang Pemandu ini memberikan kritik sekaligus gambaran untuk mengedukasi penonton bahwasanya taat peraturan akan memberikan kedamaian dan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat, terlebih dalam bernegara. Acuh Episode AuAcuhAy telah ditonton sebanyak 779 ribu kali13 menjadi bentuk representasi kondisi masa kini, yakni sikap mengabaikan lawan bicara saat bertamu dan lebih fokus pada gadget. Hal ini juga turut menyinggung istilah phubbing serta Tayangan episode berjudul AuAcuhAy ini mengisahkan sebuah fenomena di Beberapa tahun belakangan, benda yang dimaksud oleh Bang Yani (POV . secara signifikan sudah mengalihkan pandangan banyak orang. Benda yang dimaksud adalah ponsel atau gadget. Kecanggihan teknologi juga faktor dari perubahan akhir-akhir. Dikisahkan dalam episode ini sebuah tongkrongan atau perkumpulan yang didalamnya terdapat 3 orang . alam tayangan diperagakan oleh tekotok hijau, biru dan mera. Dua diantaranya sibuk dengan benda hitam seperti yang diucapkan Bang Yani di awal video. Benda hitam yang dimaksud adalah ponsel, begitu juga dengan istilah Aualien intelijen tinggiAy yang mengacu pada sekelompok manusia dengan kecerdasan tinggi sehingga mampu menciptakan benda kotak hitam yang saat ini menjadi alat pokok kebutuhan sehari-hari. Bahkan jika dikaitkan dengan masa-masa pandemi tahun sebelumnya, banyak kegiatan yang dialihkan pada sistem online . Keterbatasan interaksi inilah yang membuat penggunaan ponsel dan alat elektronik lainnya semakin meningkat. Aktifitas dan AuAcuh,Ay diakses dari https://youtu. be/ovX_j_Hb1nM pada tanggal 3 Juli 2022 pukul 37 WIB Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 Syafyarini dan Jihan Amalia Syahidah interaksi terbatas di ruang publik juga mengharuskan masyarakat mau tidak mau memanfaatkan ponsel sebagai sarana mempermudah kegiatan meski tidak sedikit pula sisi negatif akibat terlalu sering menggunakan gadget di luar kepentingan. Menurut Karadag, sebuah istilah phubbing yang dikaitkan dengan sikap acuh tak acuh bisa digambarkan dengan seseorang yang selalu memperhatikan ponselnya ketika berbicara dengan individu lain sehingga tidak terlalu menanggapi obrolan dan terkesan mengabaikan lawan bicaranya. 14 Selain itu. Karadag juga memberikan keterangan bahwa kecanduan semacam ini memiliki banyak dimensi, seperti kecanduan internet, media sosial dan game. Namun, indikasi dari beberapa dimensi tersebut akan muncul sebagai masalah lanjutan dengan kecanduan ponsel sebagai masalah utamanya. Ini bisa menggambarkan sikap kurang etis di kalangan masyarakat, khususnya di lingkungan yang menjunjung tinggi norma kesopanan dan Mobil Kegores Episode terakhir yaitu berjudul AuMobil KegoresAy telah ditonton sebanyak 1 juta kali15 yang merepresentasikan sikap solidaritas dalam bermasyarakat dengan contoh kasus viral seorang ibu dan pemilik kantor ekspedisi. Episode ini sangat relevan dengan permasalahan di sekitar. Dimulai dengan tayangan yang menampilkan situasi di depan toko . empat umu. , tekotok hijau menyangsikan sikap tekotok merah yang seenaknya menggores mobil miliknya. Hal tersebut dilakukan karena geram dengan tindakan si hijau yang menutup akses toko sehingga tidak bisa dilewati pembeli. Mereka juga sempat adu mulut untuk meminta ganti rugi dan mencari kebenaran di antara keduanya. Hingga tak lama datang teman dari si merah satu persatu. Dengan begitu, teman-teman si tekotok merah membela perbuatan si merah. Dari tayangan ini bisa diambil pelajaran dari dua sisi yang bisa dijadikan sebagai bentuk kritik sosial. Pertama, tentang solidaritas dan saling mengerti antar Seharusnya, si hijau mampu menerima konsekuensi dari perbuatannya yang dinilai merugikan pihak lain meski kenyataannya mereka sedang berada di area umum, semua orang memiliki hak untuk berada di sana. Namun, bukan berarti hak yang mereka miliki malah merugikan pihak lain, seperti si merah yang memiliki toko terpaksa tertutup mobil selama 4 jam. Kedua, adu mulut untuk memperebutkan siapa yang paling benar tidak akan menyelesaikan masalah. Ada baiknya dibicarakan baik-baik sebelum menggores mobil milik si hijau supaya bisa terhindar dari Si hijau pun tidak bisa dibenarkan tindakannya karena mengganggu akses ke toko milik si merah. Meskipun ranahnya area umum tetapi tetap ada aturan yang mengikat supaya masyarakat bisa sadar diri terhadap batasannya dalam Tayangan Tekotok secara tidak langsung menjadi media bagi pengikutnya di media sosial untuk senantiasa sadar sosial dan patuh hukum, berusaha menyampaikan pesan dengan maksud memberikan nasehat namun tetap mengedepankan karakteristik animasi sebagai media yang mampu memberikan Engin Karadag, et al. AuDeterminants of Phubbing. Which Is The Sum of Many Virtual Addictions: A Structural Equation Model,Ay Journal of Behavioral Addictions, 4, no. : 60. DOI: 10. 1556/2006. AuMobil Kegores,Ay diakses dari https://youtu. be/b3EczIazjaM pada tanggal 3 Juli 2022 03 WIB Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 Nuril Izzah Afgarina Representasi Kritik Sosial Korupsi Dalam episode ini juga kembali mengingatkan pada kisah seorang selebgram Rachel Vennya yang terbukti melakukan pelanggaran karantina kesehatan sepulang dari Amerika Serikat hanya divonis hukuman percobaan 8 bulan penjara. 16 Sesuai dengan isi animasi, hukuman bisa diringankan hanya karena pelaku berperilaku baik. Episode ini mengkritik sikap penegak hukum yang justru meringankan hukuman hanya karena pelaku berkelakuan baik . dalam kesehariannya, menganggap kesalahan ini murni karena khilaf dan hukuman tidak dijalankan. Banyak yang menyayangkan hal tersebut dengan membandingkan hukuman yang diberikan kepada nenek Asiani. Episode berjudul AuKorupsiAy dalam Animasi Tekotok memberikan pelajaran sekaligus kritik sosial agar menjadi warga negara yang baik dan taat hukum. Meski dalam lingkup masyarakat kecil, penegakan hukum atas orang bersalah perlu dilakukan tanpa pandang bulu dengan hukuman yang setara. Duta Segalanya Di dalam animasi berjudul AuDuta SegalanyaAy mengingatkan kembali pada kasus viral yang pernah menyeret nama seorang penyanyi terkenal yaitu Zaskia Gotik karena dianggap melecehkan Pancasila, seperti dilansir oleh iNews. 17 Ia dianggap memiliki pengaruh besar kepada masyarakat sehingga selepas kasus tersebut. Zaskia mendapatkan hukuman berupa dilantiknya sebagai Duta Pancasila. Kemudian, hukuman tidak dijalankan karena pelaku seorang selebgram terkenal dan sudah menjadi duta lalu lintas. Oknum polisi malah menutup kasus tersebut karena untuk kepentingan dirinya sendiri. Mereka takut dipermalukan publik karena duta yang dipilih adalah pelanggar itu sendiri. Selain itu juga menggambarkan bentuk hukum berjalan sesuai aturan karena pelaku rakyat biasa dan bukan dari kalangan manapun. Dari penjabaran di atas bisa dipahami bahwa hukum menjadi tumpul bagi mereka yang mempunyai hak istimewa dan kekayaan berlimpah. Ini hampir serupa dengan kasus yang digambarkan dalam episode AuKorupsiAy. Seseorang yang tidak memiliki kuasa akan kalah dengan orang yang memiliki banyak harta dan terkenal. Penobatan sebagai duta pun dianggap sebagai bentuk AuhukumanAy yang menurut sebagian orang tidak masuk akal dan terlalu mengada-ngada. Menuntaskan Hukuman ft. Kang Pemandu Dalam animasi ini sangat menggambarkan kejadian di masa pandemi sekitar 2 tahun lalu. PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyaraka. di Indonesia beberapa bulan lalu banyak mengalihkan perhatian. Aturan ini memiliki tingkatan level mulai dari level 1 sampai level 4. Selain itu, aktivitas dibatasi dengan ketat, mulai dari aktivitas mengajar yang dialihkan daring, pengurangan kapasitas orang yang memasuki pusat perbelanjaan atau tempat umum lainnya dan penerapan penggunaan masker yang memenuhi standar kesehatan. Ini juga termuat dalam AuHakim Nilai Rachel Vennya Sopan. Sehingga Tak Dihukum Penjara,Ay CNN Indonesia, 2021, diakses dari https://w. com/nasional/20211210183128-12732660/hakim-nilai-rachel-vennya-sopan-sehingga-tak-dihukum-penjara pada tanggal 1 Juli 2022 pukul 10. 01 WIB Inas Rifqia Lainufar. AuArtis Yang Pernah Kena Kasus Lecehkan Negara. Dilaporkan ke Polisi Jadi Duta Pancasila,Ay https://w. id/lifestyle/seleb/artis-yang-pernah-kena-kasus-lecehkan-lambangnegara pada tanggal 9 September 2022 pukul 10. 24 WIB Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 Syafyarini dan Jihan Amalia Syahidah Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021. 18 Berbeda lagi dengan kasus penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP di Semarang. 19 Berita ini sempat viral dan dianggap terlalu arogan meski sebetulnya ingin menertibkan para pedagang yang berjualan di masa COVID-19. Tindakan Satpol PP yang langsung menyemprotkan air ke toko dan warung sempat menuai reaksi dari para warganet. Banyak yang mengklaim tindakan tersebut jauh dari kata kemanusiaan sehingga para pedagang terpaksa mengalami kerugian akibat barang-barangnya dan lokasi yang kebanjiran. Walikota Semarang. Hendrar Prihadi turut memberikan teguran terhadap aksi tersebut. Dalam berita yang dilansir oleh Detiknews. com pada tanggal 06 Juli 20 Hendi menyangsikan tindakan Satpol PP yang dinilai tidak manusiawi. Beliau menegur Pak Kasatpol untuk terlebih dahulu mensosialisasikan terkait aturan PPKM tanpa perlu kekerasan. Meski sebelumnya, aturan PPKM menimbulkan pro dan kontra, namun dengan seperti ini akan menekan laju peningkatan COVID-19. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah tetap menggunakan bahasa yang santun dengan memberikan edukasi terlebih dahulu sebelum mengambil paksa barang-barang Selanjutnya kasus yang digambarkan dengan aksi penimbunan barang, sama persis dengan kasus penimbunan obat dan tabung oksigen di tahun 2021 lalu. Seperti dilansir dalam portal berita Kompas. com tanggal 28 Juli 2021. Telah ditemukan sekitar 33 kasus penimbunan obat-obatan dan oksigen. 21 Terhitung sebanyak 876 tablet obat, 62 vial obat dan 48 tabung oksigen. Direktur Tindak pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika akan melakukan penyisihan barang bukti yang nantinya dikembalikan kepada masyarakat untuk kembali dijual edarkan. Akhirnya, para tersangka terjerat Pasal 196 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman pidana maksimal 10 than dan denda maksimal Rp. 1 Miliar. Selain itu juga terjerat Pasal 62 jo Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp. 2 miliar. Acuh Dalam animasi ini menjelaskan tentang fenomena zaman sekarang yang sudah teralihkan oleh benda pipih dengan sebutan khasnya Augadget. Ay Selaras dengan itu, tidak hanya mengalihkan pengguna, tapi mampu mengalihkan dunia dengan segala kelengkapan yang disisipkan dalam gadget. Selain itu, dari kecanggihan teknologi yang kemudian terciptalah alat-alat elektronik termasuk ponsel atau gadget itu sendiri, benda ini juga memberikan AuInstruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4. Level 3. Dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 Di Wilayah Jawa Dan BaliAy (Jakarta: 2. , 16. AuKelakuan Arogan Satpol PP Di Semarang. Bawa Mobil Pemadam Semprot Warung Pedagang,Ay diakses dari https://w. com/trending/kelakuan-arogan-satpolpp-di-semarang-bawa-mobil-pemadam-semprot-warung-pedagang. html pada tanggal 10 Agustus 2022 pukul 13. 00 WIB Angling Adhitya Purbaya. AuViral Warung Di Semarang Disemprot. Walkot Hendi: Kasatpol PP Saya Tegur!Ay 6 Juli, diakses dari https://news. com/berita-jawatengah/d-5633337/viral-warung-di-semarang-disemprot-walkot-hendi-kasatpol-ppsaya-tegur pada tanggal 10 Agutus 2022 pukul 13. 10 WIB Tsarina Maharani. AuPolri: Ada 33 Kasus Penimbunan Obat Covid-19 dan Oksigen,Ay 28 Juli, diakses dari http://nasional. com/read/2021/07/28/16055591/polri-ada-33kasus-penimbunan-obat-covid-19-dan-oksigen pada tanggal 10 Agustus 2022 pukul 14. WIB Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 Nuril Izzah Afgarina pengaruh buruk terhadap sekitar. Salah satu dari sekian banyak sisi negatifnya adalah sikap acuh tak acuh terhadap lingkungan dan sosial. Mengacu pada artian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata acuh memiliki makna peduli atau Jika diimbuhi kata Aetak acuh menjadi acuh tak acuh memiliki artian tidak menaruh perhatian dan tidak mau tahu. Dalam ilmu psikologi dikenal dengan istilah Phubbing. Sikap demikian sudah lumrah terjadi dengan faktor utamanya yakni gadget. Adapun kritik sosial yang ingin disampaikan melalui episode ini berkaitan dengan etika. Banyak sekali yang tidak menyadari bahwa sikap phubbing merupakan sikap buruk karena mengabaikan orang lain. Ditambah dengan pemicu sikap ini karena penggunaan ponsel yang memang tidak sedikit menyimpan sisi negatif jika Kecanduan ponsel sangat tidak baik bagi tubuh dan mental karena mampu mengubah peradaban sosial yang hangat menjadi semu tanpa bermakna. Mobil Kegores Dalam animasi ini menjelaskan tentang sikap arogansi karena merasa terganggu. Selain itu, animasi Tekotok pada judul tersebut mengingatkan kembali pada kejadian Juni 2021, tepat sebelum episode AuMobil KegoresAy diunggah. Dari laman Suara. yang diunggah pada tanggal 30 Juni 202122 mengabarkan tentang kejadian serupa, seorang ibu marah-marah karena di mobilnya terdapat tempelan berupa peringatan untuk tidak parkir di area tersebut sehingga meninggalkan jejak kotor di bagian kaca Mobil milik ibu tersebut terparkir selama 6 jam di depan kantor ekspedisi JNT dan mengakibatkan pemuatan barang terkendala aksesnya. Kasus ini sempat viral di media sosial karena sikap si pemilik mobil yang ngotot tidak mau disalahkan. Banyak warganet geram karena sudah jelas keliru tapi tetap saja membela diri. Jadi, bisa disimpulkan bahwasanya dalam hidup bermasyarakat tentu terikat oleh aturan yang disepakati bersama. Setelah dianalisa, nampak dari sikap arogan karakter yang ditampilkan ketika mendapatkan teguran yang secara logikanya salah. Maka dari itu, semiotika menjadi pisau analisis dalam 5 episode terpilih untuk melihat nilai kritik sosial dari setiap tayangan supaya isi yang diambil bisa lebih relate dengan realita di Kesimpulan Dalam animasi Tekotok edisi Maret-Agustus 2021 terdapat beberapa kritikan yang bertujuan untuk bahan pengingat kepada penggemarnya. Di dalam setiap judul animasi Tekotok menyampaikan pesan berbeda seperti, menyinggung soal pelaku korupsi, ketimpangan hukum bagi pemilik privilege . ak istimew. , sikap acuh tak acuh saat bertamu/berkunjung, kritik bagi oknum penimbunan obat-obatan serta kritik terhadap etika bermasyarakat. Peran semiotika menjadi pilihan pisau analisa yang membantu mengoreksi tiap intrik adegan yang sebetulnya mengandung kritik Dengan terlaksananya penelitian ini, peneliti berharap bisa memberikan sumbangsih wawasan tambahan bagi para peneliti terutama di bidang kajian pustaka yang fokus utamanya adalah animasi 2D. Seperti diketahui, masa animasi 2D mulai tergerus dan sudah tergantikan dengan CGI (Computer-Generated Imager. Maka dari itu, penggunaan metode penelitian ini sangat mendukung untuk mencari makna representative secara implisit maupun eksplisit. Animasi Tekotok bisa dinikmati di Cesar Uji Tawakal. AuViral Emak-Emak Tinggalkan Mobil Hingga Ngeblok Ruko. Saat Ditegur Berdalih Parkiran Umum,Ay https://amp. com/otomotif/2021/06/30/112548/viral-emak-emak-tinggalkanmobil-hingga-ngeblok-ruko-saat-ditegur-berdalih-parkiran-umum pada 3 Juli 2022 pukul 20 WIB Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 114-125 Syafyarini dan Jihan Amalia Syahidah YouTube walaupun belum sepenuhnya menghilangkan ciri khasnya sebagai tayangan Namun, penelitian ini masih belum menjangkau cakupan terkait profil pemilik animasi terkait, pro kontra dengan pihak pemerintahan serta alasan adanya kemungkinan salah satu konten Tekotok yang terkena banned oleh pihak YouTube. Diharapkan ada penelitian lanjutan ke depannya sehingga pertanyaan mengenai Tekotok bisa terjawab secara menyeluruh dan terserap sempurna. Daftar Pustaka