. ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppen. Evaluation of Road Damage Levels as a Basis for Determining Road Repairs on the District Road (Leworeng-Kessing Road. Soppeng Regenc. Andi Cempana Sari Iskandar1,. Andi Batari Angka. Muhammad Risal. Fachri Risky. Muhammad Alif AshAoSiddiq. 1,2,4,. Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ujung Pandang BPJN Sulbar. Ditjen Bina Marga. Kementerian PUPR Koresponden : . c09@poliupg. ABSTRAK Penilaian kondisi jalan diperlukan untuk memastikan bahwa jalan dalam keadaan baik dan Survei visual terhadap kerusakan jalan digunakan sebagai dasar dalam menilai kondisi jalan, dan salah satu metodenya adalah Pavement Condition Index (PCI). Ruas jalan Leworeng-Kessing merupakan jalan yang berlokasi di Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan. Ruas jalan ini mengalami penurunan kualitas yang disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah volume kendaraan yang mulai meningkat. Penelitian ini berfokus pada identifikasi jenis kerusakan pada jalan serta menentukan tingkat keparahan kerusakan yang terjadi dengan mengaplikasikan metode PCI pada ruas jalan Leworeng-Kessing. Hasilnya diperoleh 5 jenis kerusakan yaitu, retak memanjang dan melintang, retak pinggir, retak kulit buaya, tambalan, dan lubang. Tingkat kerusakan terendah berada pada 1 segmen dengan nilai PCI sebesar 26% yang dikategorikan sebagai kondisi sangat buruk, sedangkan tingkat kerusakan tertinggi berada pada 35 segmen dengan nilai PCI sebesar 0%, 2%, 3%, dan 4% yang dikategorikan sebagai kondisi gagal dengan rata-rata nilai PCI sebesar 1%, maka segmen ini perlu perbaikan berupa rekonstruksi dengan menggunakan perkerasan rigid. Kata Kunci: Evaluasi. Metode PCI. Kerusakan Jalan. Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng agar tetap dalam kondisi yang layak guna menjamin keselamatan dan kenyamanan Pertumbuhan kegiatan ekonomi dan sosial mempengaruhi mobilisasi serta PENDAHULUAN Jalan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas, ekonomi, dan pembangunan wilayah, serta harus dipelihara 45/52 . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 meningkatkan volume kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Seiring waktu, jalan tersebut mengalami kerusakan yang dapat mengganggu kegiatan ekonomi, sosial, dan kegiatan lainnya. Oleh karena itu, penilaian kondisi jalan diperlukan untuk memastikan bahwa jalan dalam keadaan baik dan optimal. Survei visual terhadap kerusakan jalan digunakan sebagai dasar dalam menilai kondisi jalan, dan salah satu metode yang diterapkan adalah Pavement Condition Index (PCI). Ruas jalan Leworeng-Kessing terletak di Kabupaten Soppeng. Sulawesi Selatan, dengan total panjang 6,8 km. Jalan ini terdiri dari 3,1 km perkerasan rigid dan 3,8 km perkerasan fleksibel. Ruas jalan ini mengalami kerusakan yang disebabkan beberapa faktor, salah satunya disebabkan oleh volume kendaraan yang mulai Penelitian ini berfokus pada identifikasi jenis kerusakan pada jalan serta menetapkan tingkat keparahan kerusakan yang terjadi dengan mengaplikasikan metode PCI pada ruas jalan Leworeng-Kessing. Sungkur Kegemukan Jenis-Jenis Kerusakan Jalan Kadar Kerusakan (Densit. Secara umum, ada dua tipe kerusakan jalan, yaitu kerusakan struktural meliputi perkerasan yang gagal atau salah satu atau lebih komponen perkerasan mengalami kerusakan dan kerusakan fungsional berupa penurunan dan gangguan pada tingkat kenyamanan dan keamanan (Sulaksono. Adapun jenis kerusakan jalan antara lain sebagai berikut: Retak Kulit Buaya Retak Pinggir Retak Memanjang dan Melintang Alur Lubang Bergelombang Tambalan dan Tambalan Galian Utilitas Penurunan Jalan/Bahu Jalan Pelapukan dan Butiran Lepas Amblas Density mengacu pada persentase luas kerusakan terhadap luas total area yang disurvei dalam suatu segmen perkerasan Penentuan tingkat keparahan . dari setiap jenis kerusakan yang ditemukan merupakan fungsi dari perhitungan density. Metode Indeks Kondisi Pavement Condition Index Perkerasan/ Indeks Kondisi Perkerasan/ Pavement Condition Index (PCI) merupakan metode kuantitatif yang berfungsi untuk memberikan berdasarkan tingkat serta jenis kerusakan yang terjadi. Metode ini dikembangkan oleh Army Corps of Engineers dan banyak diterapkan dalam manajemen pemeliharaan Gambar 1. Skala PCI (Sumber: Shahin & Walther. Luas total jenis kerusakan tiap tingkat kerusakan Luas total unit segmen ycu100% . Atau Panjang total jenis kerusakan tiap tingkat kerusakan ycu100% . Luas total unit segmen Nilai Deduct Value Deduct Value (DV) adalah reduksi terhadap PCI yang dihitung berdasarkan jenis, tingkat keparahan, dan kepadatan 46/52 . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 kerusakan pada suatu segmen perkerasan Sebagai gambaran grafik Deduct Value di jenis kerusakan lubang dilihat pada Gambar 2. Tabel 1. Penanganan Jalan Menurut Indeks Kondisi Perkerasan Nilai PCI Penanganan <55 Rekonstruksi Peningkatan Struktural Pemeliharaan Berkala Ou85 Pemeliharaan Rutin (Sumber: Bina Marga, 2. Pemeliharan Rutin Kegiatan ini melibatkan perawatan dan perbaikan kerusakan pada segmen jalan dengan tingkat pelayanan yang Pemeliharaan Berkala Pemeliharaan ini menangani setiap kerusakan jalan dengan tujuan mengembalikan kondisi kemantapan jalan sesuai dengan desain yang Peningkatan Struktural Kegiatan mengembalikan tingkat pelayanan agar kembali optimal melalui peningkatan kondisi jalan dari kondisi yang tidak mantap atau kritis menjadi Rekonstruksi/Daur Ulang Kegiatan perbaikan untuk peningkatan kondisi jalan dengan melakukan diterapkan pada jalan yang mengalami kerusakan berat. Gambar 2. Grafik Deduct Value (Sumber: Bina Marga, 2. Nilai Corrected Deduct Value Corrected Deduct Value (CDV) didapatkan setelah mengoreksi DV dan ditentukan dari korelasi antara nilai CDV dan nilai TDV. Gambar 3. Grafik Corrected Deduct Value (Sumber: Bina Marga, 2. Nilai PCI Nilai PCI skor numerik yang digunakan untuk menilai kondisi permukaan perkerasan Semakin tinggi CDV, semakin berkurang nilai PCI, yang berarti kondisi jalan buruk. Nilai PCI diperoleh dari: ycEyaya = 100 Oe yayaycO. METODE PENELITIAN Penanganan Jalan Prosedur Kegiatan Terdapat beberapa jenis penanganan jalan yang ditampilkan di Tabel 1. Adapun prosedur kegiatan di lapangan yaitu sebagai berikut: Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Leworeng-Kessing Kabupaten Soppeng. Sulawesi Selatan. Ruas jalan ini berada kurang lebih 18 km dari kota Soppeng. 47/52 ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Ruas jalan dibagi menjadi beberapa Tingkat kerusakan (Severity Leve. Ukuran atau dimensi kerusakan setiap segmen dicatat. Hasil pengukuran dituangkan pada blangko survei. Dokumentasi diambil pada setiap kerusakan untuk setiap segmen. Teknik Analisis Data Langkah-langkah menganalisis data untuk metode PCI ditampilkan Gambar 4. HASIL PENELITIAN Jenis Kerusakan Jalan Leworeng-Kessing Penentuan jenis kerusakan diawali Selanjutnya dilakukan pembagian segmen, di mana setiap segmen memiliki panjang 100 Panjang ruas jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng yaitu 3,7 Km dengan panjang area masing-masing 100 m, maka total segmen yang disurvei tingkat kerusakannya yaitu 37 segmen. Gambar 4. Flowchart Analisis Data PCI Berdasarkan hasil survei kerusakan diperoleh 5 tipe kerusakan jalan, yaitu Lubang (Pothole. pada 37 segmen. Tambalan dan Tambalan Galian Utilitas (Patching and Utiltiy Cut Patchin. pada 22 segmen, retak kulit buaya (Alligator Crac. pada 10 segmen, retak memanjang dan melintang (Longitudinal and Transverse Crackin. pada 4 segmen, serta retak pinggir (Edge Crackin. pada 1 segmen. Gambar 5. Pembagian Segmen Adapun luas kerusakan terbesar, yaitu Lubang (Pothole. dengan luas sebesar 179,85 m2, sedangkan luas kerusakan terkecil yaitu Retak pinggir (Edge Crackin. dengan luas sebesar 0,95 m2. Nilai Kondisi Jalan Menggunakan PCI Hasil berikut didapatkan dari analisis data survei kerusakan pada ruas jalan LeworengKessing. 48/52 ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Nilai Kerapatan (Densit. Proses memperoleh nilai ini dilakukan dengan melakukan penjumlahan luas dari suatu jenis kerusakan lalu dibagi dengan ukuran lebar jalan per segmen . umus dapat diliat pada rumus . Misalkan, kerusakan lubang pada segmen 1 dengan tingkat kerusakan yang tergolong rendah. Diketahui: Luas segmen yaitu 400 m2 dan terdapat 6 jenis kerusakan berupa lubang yang memiliki tingkat kerusakan rendah. Penyelesaian: Luas total jenis kerusakan lubang untuk tingkat kerusakan rendah = 0,04 0,02 0,04 0,02 0,03 0,04 = 0,18 m2 0,18 Density = 400 ycu 100% = 0,04 Nilai Pengurang/ Deduct Value (DV) Nilai Density yang telah diperoleh pada perhitungan sebelumnya dimasukkan pada grafik Deduct Value berdasarkan tiap jenis kerusakan, guna memperoleh nilai Deduct Value (DV). Proses ini dilakukan dengan menarik garis vertikal ke atas hingga menyentuh garis Low. Medium, atau High sesuai tingkat kerusakannya berdasarkan jenis kerusakan, lalu membuat garis ke kiri secara horizontal yang tegak lurus pada garis vertikal untuk mendapatkan nilai pengurangan/reduksi. Sebagai ilustrasi, grafik DV untuk jenis kerusakan lubang ditampilkan pada Gambar 6. Gambar 6. Grafik Deduct Value untuk Lubang (Sumber: Bina Marga, 2. Total Deduct Value (TDV) Langkah berikutnya, semua nilai DV dari setiap grafik pada masing-masing jenis kerusakan di suatu segmen dijumlahkan untuk memperoleh nilai TDV. Nilai TDV untuk segmen 1 ditampilkan pada Tabel 2. Tabel 2. Total Deduct Value Segmen 1 Distress Survei Deduct Value TDV Keterangan: 7 = Retak Pinggir (Edge Crackin. 13 = Lubang (Pothole. Nilai Pengurangan Terkoreksi Maksimum . Skor maksimum dari DV yang dibolehkan pada perhitungan dalam menilai suatu kondisi perkerasan disebut sebagai nilai m. Sebagai contoh perhitungan nilai m untuk segmen 1 yaitu: Rumus : mi = 1 ( ) ycu . Oe yayaycOyc. mi = 1 ( 49/52 ) ycu . Oe . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 mi = 1 < 4 . ngka 4 adalah sebagai contoh, menetapkan nilai DV yang lebih tinggi angkanya dari 2 . agi jalan yang diperkeras permukaanny. dengan cara menyusun nilai DV dari yang tertinggi hingga yang terendah, yaitu 100, 62, 11, 5. Maka nilai q pada segmen 1 jumlah data Deduct Valu. Nilai HDV merupakan nilai tertinggi Deduct Value setiap segmen, sehingga nilai HDV pada segmen 1 yaitu 100. Setelah nilai m diperoleh, selanjutnya Tabel 3. Iterasi pada Segmen 1 Distress Survei TDV Deduct Value Total Keterangan : 7 = Retak Pinggir (Edge Crackin. 13 = Lubang (Pothole. Nilai CDV (Corrected Deduct Valu. Grafik 3 digunakan untuk memperoleh nilai CDV. Sebagai contoh, pada segmen 1 setelah nilai TDV diperoleh, selanjutnya menghubungkan nilai TDV menuju grafik dari q = 4 sampai q = 1 untuk mendapatkan skor CDV maksimum. Adapun contohnya dapat diliat pada Gambar 7. Nilai PCI Perhitungan PCI berdasarkan nilai maksimum CDV, contohnya pada segmen 1, nilai CDV maksimum yang diperoleh Kemudian, nilai PCI dapat dihitung menggunakan rumus berikut: ycEyaya = 100 Oe yayaycO . ycEyaya = 100 Oe 100 ycEyaya = 0 % (Gaga. Gambar 7. Grafik Hubungan Nilai TDV dan CDV (Sumber: Pd-01-2016-B) Dari hasil perhitungan diperoleh nilai PCI pada segmen 1 yaitu 0%, menunjukkan kondisi jalan ada segmen 1 gagal (Faile. Adapun kondisi kerusakan jalan pada setiap segmen ditampilkan pada Tabel 4. 50/52 ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Tabel 4. Nilai PCI per Segmen SEG. CDV (MAX) PCI KET. Failed Failed Failed Failed Failed Failed Poor Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Very Poor Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Failed Soppeng berada dalam kondisi Gagal (Faile. Penanganan Jalan Berdasarkan perkerasan jalan diperoleh dari Tabel 1 dan nilai PCI yang diperoleh pada perhitungan sebelumnya, maka jenis penanganan jalan pada ruas jalan Leworeng-Kessing Kabupaten Soppeng adalah rekonstruksi/daur ulang. Hal ini disebabkan karena nilai PCI yang diperoleh berada di bawah 55%, sehingga masuk dalam kategori rekonstruksi/daur ulang. Rekonstruksi mengingat jalan Leworeng-Kessing sering terendam banjir. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan analisis perhitungan data di atas dapat Jalan Leworeng-Kessing memiliki 5 tipe kerusakan jalan, yaitu Lubang (Pothole. pada 37 segmen. Tambalan dan Tambalan Galian Utilitas (Patching and Utiltiy Cut Patchin. pada 22 segmen, retak kulit buaya (Alligator Crac. pada 10 segmen, retak memanjang dan melintang (Longitudinal and Transverse Crackin. pada 4 segmen, dan retak pinggir (Edge Crackin. pada 1 segmen, dengan luas kerusakan terbesar terdapat pada jenis kerusakan Lubang (Pothole. dengan luas sebesar 179,85 m2, sedangkan luas kerusakan terkecil terdapat pada jenis kerusakan retak pinggir (Edge Crackin. dengan luas sebesar 0,95 m2 Pada ruas jalan Leworeng-Kessing, diperoleh nilai kondisi kerusakan paling rendah terdapat pada 1 segmen dengan kategori Buruk (Poo. sebesar 26%. Tabel 4 menunjukkan bahwa nilai PCI keseluruhan adalah 1%. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi ruas jalan Leworeng-Kessing di Kabupaten 51/52 ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 sedangkan kerusakan sedang terdapat pada 1 segmen dengan kategori Sangat Buruk (Very Poo. sebesar 19%, dan kerusakan paling tinggi berada pada 35 segmen dengan kategori Gagal (Faile. sebesar 0%, 2%, 3% dan 4%, sehingga berdasarkan hasil perhitungan, kategori penanganan jalan yang tepat pada ruas Leworeng-Kessing Rekonstruksi/Daur Ulang menggunakan perkerasan rigid. Bina Marga. Pedoman Penentuan Indeks Kondisi Perkerasan sesuai Surat Edaran No. 19/SE/M/2016 Pd 01-2016B . https://binamarga. id/index. php/ns pk/detail/. Shahin. , & Walther. Pavement Maintenance Management for Roads and Streets Using the PAVER System No. CERL-TR-M-90/05. Army Ciros of Engineers. Construction Engineering Research Laboratory. DAFTAR PUSTAKA