Pemberdayaan TPQ Nurul Falah Islami: Pendidikan Non Formal Melalui Penguatan SDM di Masjid Muslihul Huda Desa Janti Kecamatan Ttarik Kabupaten Sidoarjo Nuril Ummi Hamdi. Mukhlisah. NiAomatus Sholihah PEMBERDAYAAN TPQ NURUL FALAH ISLAMI : PENDIDIKAN NON FORMAL MELALUI PENGUATAN SDM DI MASJID MUSLIHUL HUDA DESA JANTI. KECAMATAN TARIK KABUPATEN SIDOARJO Nuril Ummi Hamdi UIN Sunan Ampel Surabaya 06040321089@uinsa. Mukhlisah AM UIN Sunan Ampel Surabaya bki@gmail. NiAomatus Sholihah UIN Sunan Ampel Surabaya nicksholihah@yahoo. Abstract: Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) merupakan lembaga pendidikan non formal yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi berkualitas melalui pendidikan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) di TPQ Nurul Falah Islami. Masjid Muslihul Huda Desa Janti Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penguatan kapasitas pengajar, peningkatan kualitas manajemen, dan pengembangan kurikulum berbasis lokalitas TPQ Nurul Falah Islami yang bertempat di Masjid Muslihul Huda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dengan melibatkan pengurus yayasan, pengajar, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan TPQ di Masjid Muslihul Huda dilakukan melalui beberapa strategi utama: . pelatihan berkelanjutan bagi para pengajar untuk meningkatkan kompetensi pedagogis dan kemampuan mengajar Al-Quran, . pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kearifan lokal masyarakat desa, dan . penguatan kelembagaan melalui manajemen partisipatif yang melibatkan unsur masyarakat. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa pemberdayaan TPQ berhasil meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, mendorong partisipasi masyarakat. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 471 Pemberdayaan TPQ Nurul Falah Islami: Pendidikan Non Formal Melalui Penguatan SDM di Masjid Muslihul Huda Desa Janti Kecamatan Ttarik Kabupaten Sidoarjo Nuril Ummi Hamdi. Mukhlisah. NiAomatus Sholihah dan menciptakan model pendidikan non formal yang responsif terhadap kebutuhan lokalitas. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis dalam pengembangan model pemberdayaan lembaga pendidikan keagamaan khususnya di TPQ Nurul Falah Islami. Keywords: Pemberdayaan TPQ. Pendidikan Non Formal. Penguatan Sumber Daya Manusia PENDAHULUAN Pendidikan non formal, khususnya Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), memiliki peran fundamental dalam pembentukan karakter dan spiritual generasi muda di Indonesia. Lebih dari 60% pembinaan karakter anak usia dini berbasis keagamaan berlangsung melalui lembaga pendidikan non formal seperti TPQ. 1 TPQ tidak sekadar lembaga pengajaran Al-Quran, melainkan wahana strategis transformasi nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. 2 Riset mereka mengungkapkan bahwa TPQ berkualitas mampu memberikan kontribusi signifikan dalam: Pembentukan karakter berbasis spiritual Penguatan literasi keagamaan Preservasi budaya religius masyarakat Secara demografis, menurut data Badan Pusat Statistik, mayoritas penduduk Indonesia masih mengutamakan pendidikan berbasis keagamaan sebagai fondasi pembangunan karakter anak. 3 TPQ Nurul Falah Islami merepresentasikan model institusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan tersebut. Lembaga pendidikan non formal berbasis masjid memiliki kontribusi strategis dalam:4 Mengembangkan modal sosial masyarakat Memberdayakan sumber daya manusia lokal Menciptakan komunikasi multigenerasi yang produktif Konteks kekinian menuntut TPQ tidak sekadar mentransfer pengetahuan keagamaan, namun juga mengembangkan kompetensi adaptif menghadapi kompleksitas global. Hal ini sejalan dengan konsep pendidikan transformatif yang digagas oleh Paulo Freire dalam perspektif pemberdayaan masyarakat. Kementerian Agama RI. AuLaporan Tahunan Pendidikan Keagamaan Non Formal. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia. ,Ay 2022. Kayyis Fithtri Ajhuri. Moch Saichu, and IAIN Ponorogo. AuPemberdayaan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) melalui Penguatan SDM di Masjid Nurul Fikri Watu Bonang. Badegan. PonorogoAy 10, no. Badan Pusat Statistik. Proyeksi Penduduk dan Indikator Pendidikan. Jakarta: Badan Pusat Statistik. M Isnando Tamrin. AuPendidikan Non Formal Berbasis Masjid Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Umat Dalam Perspektif Pendidikan Seumur HidupAy . Muhammad Iqbal Fauzi. AuPaulo Freire dan Pendidikan untuk Transformasi Sosial Abad 2Ay . Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 472 Pemberdayaan TPQ Nurul Falah Islami: Pendidikan Non Formal Melalui Penguatan SDM di Masjid Muslihul Huda Desa Janti Kecamatan Ttarik Kabupaten Sidoarjo Nuril Ummi Hamdi. Mukhlisah. NiAomatus Sholihah TPQ Nurul Falah Islami di Desa Janti. Kecamatan Tarik. Kabupaten Sidoarjo, menjadi model inovatif dalam menjawab tantangan tersebut. Lembaga ini mengembangkan strategi komprehensif untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya mendokumentasikan dan menganalisis model pemberdayaan TPQ yang mengintegrasikan pendekatan pedagogis, sosiologis, dan kultural dalam konteks pembangunan pendidikan berbasis komunitas. STRATEGI PEMBERDAYAAN SDM DI TPQ Pemberdayaan sdm adalah proses peningkatan kapasitas individu atau kelompok untuk memiliki kendali atas keputusan yang memengaruhi hidup Menurut suharto, pemberdayaan melibatkan tiga elemen utama: pengembangan potensi, penguatan akses terhadap sumber daya, dan penguatan posisi tawar. 6 Dalam konteks tpq, pemberdayaan dilakukan dengan meningkatkan kapasitas pengajar dan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan lembaga pendidikan keagamaan. Manajemen partisipatif mengacu pada proses pengambilan keputusan yang melibatkan berbagai pihak terkait. Menurut Hasibuan, partisipasi dalam manajemen meningkatkan rasa tanggung jawab dan kolaborasi, yang penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih efektif. 7 Di TPQ, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan dapat meningkatkan rasa memiliki dan keberlanjutan program pendidikan. Kurikulum berbasis lokal mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam proses pembelajaran. Menurut Tilaar, pendekatan ini mampu mendekatkan pendidikan dengan kehidupan masyarakat dan memperkuat identitas lokal peserta didik. 8 Penerapan di TPQ mencakup integrasi nilai-nilai keislaman dengan tradisi lokal untuk meningkatkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat. engan demikian, pemberdayaan sumber daya manusia di TPQ melalui peningkatan kapasitas pengajar, penerapan manajemen partisipatif, dan pengembangan kurikulum berbasis lokal merupakan langkah strategis untuk menciptakan lembaga pendidikan keagamaan yang efektif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Upaya ini tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan keagamaan tetapi juga memperkokoh hubungan antara lembaga pendidikan dan komunitas lokal. PEMBERDAYAAN TPQ NURUL FALAH ISLAMI MELALUI PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA DI MASJID MUSLIHUL HUDA Pemberdayaan TPQ melalui penguatan sumber daya manusia merupakan strategi sistematis untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan Edi Suharto. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat : Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial Dan Pekerjaan Sosial, 5th ed. (Bandung: Refika Aditama, 2. Hasibuan Malayu S. Manajemen Sumber Daya Manusia, 14th ed. (Jakarta: Bumi Aksara, 2. Tilaar H. Membenahi Pendidikan Nasional, 2nd ed. (Jakarta: Rineka Cipta, 2. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 473 Pemberdayaan TPQ Nurul Falah Islami: Pendidikan Non Formal Melalui Penguatan SDM di Masjid Muslihul Huda Desa Janti Kecamatan Ttarik Kabupaten Sidoarjo Nuril Ummi Hamdi. Mukhlisah. NiAomatus Sholihah berbasis komunitas. 9 Model pemberdayaan berkelanjutan mensyaratkan pengembangan kompetensi pendidik, rekonstruksi kurikulum, dan penguatan manajemen partisipatif. 10 Pendekatan holistik ini bertujuan mengoptimalkan potensi kelembagaan, memberdayakan masyarakat, dan mentransformasikan praktik pendidikan non formal secara berkelanjutan. Berdasarkan analisis. TPQ Nurul Falah Islami menerapkan tiga strategi utama untuk pemberdayaan SDM dan peningkatan kualitas pendidikan, yaitu: Pelatihan Berkelanjutan Pengajar TPQ Nurul Falah Islami secara rutin mengadakan pelatihan bagi para pengajar untuk meningkatkan kompetensi pedagogis dan kemampuan mengajarkan Al-Quran. Program pelatihan meliputi sertifikasi pengajar berupa pelatihan yang disebut lembaga pendidikan dewasa, tahsin, dan mmq. usabaqah muallimil qura. rutin sebulan sekali bersama sekecamatan dan 3 bulan sekali sekabupaten. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya memahami psikologi anak untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, penyeragaman metode pengajaran, dan pemahaman terkait bacaan. Pengembangan Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal Kurikulum di TPQ ini dirancang dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan budaya lokal masyarakat Desa Janti. Misalnya, pembelajaran mencakup pengenalan tradisi Islam lokal seperti selametan dan dibaAoan, yang bertujuan memperkuat identitas keislaman sekaligus melestarikan budaya daerah. Seperti saat peringatan hari besar islam TPQ mengadakan dibaAoan, bancaan, dan brayakan Langkah ini menjadikan TPQ tidak hanya sebagai tempat belajar agama tetapi juga pusat pelestarian nilai-nilai lokal. Penguatan Kelembagaan Manajemen Partisipatif TPQ Nurul Falah Islami menerapkan manajemen partisipatif yang melibatkan masyarakat, termasuk orang tua murid dan tokoh agama Pendekatan ini menciptakan rasa memiliki di antara warga, mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan TPQ, seperti pengajian tpq dewasa yang dihadiri oleh ibu ibu desa, pengajian kitab safinatun najah oleh yayasan setiap hari selasa, dan pengajian akbar setiap kamis legi. KESIMPULAN Berdasarkan pemaparan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa TPQ Nurul Falah Islami telah berhasil mengembangkan model pemberdayaan pendidikan non formal yang komprehensif melalui penguatan kapasitas Ajhuri. Saichu, and Ponorogo. AuPemberdayaan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) melalui Penguatan SDM di Masjid Nurul Fikri Watu Bonang. Badegan. Ponorogo. Ay Olevia Nia Saputri. Khoirun Nissah, and Puput Fatma Arini. AuPemberdayaan Taman Pendidikan AlQurAoan (TPQ) Melalui Penguatan SDM di Desa Paron. Kecamatan Bagor. Kabupaten Nganjuk,Ay Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat 3, no. 2 (August 21, 2. : 75Ae81. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 474 Pemberdayaan TPQ Nurul Falah Islami: Pendidikan Non Formal Melalui Penguatan SDM di Masjid Muslihul Huda Desa Janti Kecamatan Ttarik Kabupaten Sidoarjo Nuril Ummi Hamdi. Mukhlisah. NiAomatus Sholihah pengajar, peningkatan kualitas manajemen, dan pengembangan kurikulum berbasis lokalitas, sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, mendorong partisipasi masyarakat, dan menciptakan model pendidikan non formal yang responsif. DAFTAR PUSTAKA