Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. PKM Menuju UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Pada Masyarakat Pelaku Usaha Bank Wakaf Mikro (BWM) Pesantren Mawaridusaalam Desa Tumpatan Kecamatan Batang Kuis Deli Serdang Sumatera Utara Henny Andriyani Wirananda1. Wan Dian Safina2. Guffar Harahap3. Wilda Sri Munawaroh4 Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah. Kota Medan. Indonesia *Korespondensi : . ennyandriyani@umnaw. Abstrak Kegiatan PKM ini dilaksanakan sebagai tugas Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat yang sekaligus merupakan bagian dari tugas pelaksanaan dosen. Kegiatan PKM ini dilaksanakan untuk membantu Umkm Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Pada Masyarakat Pelaku Usaha Bank Wakaf Mikro ( Bw. Pesantren Mawaridusaalam Desa Tumpatan Kecamatan Batang Kuis Deli Serdang Sumatera Utara. tujuan diadakannya PKM ini untuk memberikan penyuluhan kepada pihak staff Lembaga keuangan dan para guru pesantren untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis digital yang dapat memudahkan pihak sekolah untuk berkembang kearah yang lebih baik lagi. Permasalahan yang sering terjadi dimana para guru kurang memahami cara berwirausaha sehingga belum banyak dari mereka yang mempelajari mendalam mengenai ekonomi kreatif berbasis digital pada Masyarakat di Lembaga keuangan bank wakaf mikro mawaridusaalam. Maka disini staff dan Guru sebagai mitra dan media pembelajaran siswa/i pesantren mawaridusaalam untuk mengajarkan kreativitas siswa sejak dini berbasis digital. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan metode ceramah dan metode diskusi kepada staff Lembaga keuangan, para guru dan pihak sekolah. Hasil yang telah dilakukan dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini diantaranya adalah memberikan pemahaman mengenai ekonomi kreatif berbasis digital pada Masyarakat pelaku usaha Bank Wakaf Mikro (BWM). Kata kunci: Ekonomi. Kreatif. Digital. BWM Abstract This PKM activity is carried out as a task of the Tri Dharma of Higher Education, namely Community Service which is also part of the lecturer's implementation duties. This PKM activity is carried out to assist the Digital-Based Creative Economy MSME in the Micro Waqf Bank (Bw. Business Actors Community of Mawaridusaalam Islamic Boarding School. Tumpatan Village. Batang Kuis District. Deli Serdang. North Sumatra. The purpose of holding this PKM is to provide counseling to the staff of the Financial Institution and the teachers of the Islamic boarding school to develop a digital-based creative economy that can facilitate the school to develop in a better direction. The problem that often occurs is that teachers do not understand how to do business so that not many of them have studied in depth about the digitalbased creative economy in the Community at the Mawaridusaalam Micro Waqf Bank Financial Institution. So here the staff and teachers as partners and learning media for students of the Mawaridusaalam Islamic boarding school to teach students creativity from an early age based on digital. The approach method offered to solve this problem is by lecture method and discussion method to the staff of the Financial Institution, teachers and the school. The results that have been carried out in the Community Partnership Program (PKM) include providing an understanding of the digital-based creative economy to the Micro Waqf Bank (BWM) business community. Keywords: Economy. Creative. Digital. BWM Submit: Mei 2025 Diterima: Mei 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 pendidik profesional dan ilmuwan mentransformasikan, mengembangkan, pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat(Astawa. Sukita and Sujana, 2. Dalam konteks ini. Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah telah melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan fokus pada pelatihan UMKM dan berbasis digital untuk para UMKM Desa Tumpatan yang akan diajarkan dan penggunaan web digital. Pelatihan ini telah dilaksanakan sebanyak tiga kali, dengan penekanan pada pengolahan desain dan tampilan produk berbasis digital. PKM ketiga bertujuan untuk memperluas varian produk UMKM berbasis digital yang memenuhi standar untuk dijual di masayarakat secara nasional maupun Hasil pelaksanaan pelatihan telah sesuai dengan sasaran yang diharapkan dan mendapatkan respons positif dari mitra UMKM. Dari hasil identifikasi lanjutan, tim PKM menemukan bahwa terdapat prospek yang menjanjikan dalam berwirausaha berbasis digital di Desa Tumpatan. Oleh karena itu. PKM ketiga ini bertujuan untuk mendorong jiwa kewirausahaan mitra dalam berbisnis berbasis digital. Permasalahan pengabdian masyarakat ini adalah: Bagaimana gambaran umum untuk menuju ekonomi kreatif berbasis digital? Bagaimana melakukan persiapan survey digitalisasi awal? PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil. Menengah (UMKM) memiliki peran yang penting dalam perekonomian lokal di berbagai daerah, termasuk Desa Tumpatan. Namun. UMKM seringkali menghadapi berbagai tantangan dan stigma dari masyarakat setelah mereka kembali dari Lembaga Pemasyarakatan. Dalam menghadapi kondisi ini, perlu dipahami bahwa ada faktor internal dan kemampuan UMKM Desa Tumpatan dalam memasarkan produk mereka pasca pandemi COVID-19. Faktorfaktor ini termasuk keinginan dan kondisi ekonomi serta lingkungan (AoPeraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor: 37 Tahun 2009. Tentang DosenAo, 2. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pembinaan sikap dan pelatihan kecakapan hidup . ife skill. yang sesuai dengan minat dan bakat dari para UMKM Desa Tumpatan. Hal ini akan membantu mereka memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk mencari penghasilan dan mendukung keluarga mereka. Universitas Muslim Nusantara AlWashliyahcdan berbagai pihak lainnya telah bekerja sama dalam upaya pemberdayaan UMKM Desa Tumpatan. Perguruan tinggi memiliki peran yang penting dalam membantu pemerintah masyarakat, termasuk masalah UMKM. Ini Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 tentang dosen yang menyatakan bahwa dosen adalah Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 Adapun gambaran IPTEK pada PKM ini adalah : Mitra memahami tentang UMKM Mitra Ekonomi Kreatif Mitra Mitra ekonomi kreatif berbasis digital Mitra belum mengetahui dan memahami digitalisasi Bagaimana berbagai bisnis digital dengan meningkatkan ekonomi kraetif di bidang UMKM ? METODE PELAKSANAAN Metode Pendekatan Yang Ditawarkan Metode ditawarkan untuk menyelesaikan masalah pada kegiatan pengabdian ini adalah sebagai berikut: . Metode ceramah untuk tahap Penyuluhan pkm menuju umkm ekonomi kreatif berbasis digital pada Desa Tumpatan . Metode diskusi pemahaman pkm menuju umkm ekonomi kreatif berbasis digital pada Desa Tumpatan Prosedur Kerja Untuk terealisasinya program pengabdian masyarakat yang telah direncanakan, maka langkah-langkah Prosedur kerja yang dilakukan adalah sebagai Melakukan observasi awal di lapangan melakukan pendekatan Setelah observasi kemudian, permasalaan dan merumuskan solusi yang akan ditawarkan. Menyusun tahapan-tahapan Melaksanakan kegiatan Pkm Menuju Umkm Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Pada Desa Tumpatan Evaluasi umpan balik kendala dan permasalahan teknis dalam Pkm Menuju Umkm Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Pada Desa Tumpatan HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Badan Wakaf Mikro (BWM) Pesantren Mawaridusaalam Desa Tumpatan Kecamatan Batang Kuis Deli Serdang Sumatera Utara. Kegiatan ini disambut dengan baik oleh Ketua Lembaga Keuangan Bank Wakaf Mikro dan guruguru disekolah tersebut. Kegiatan pengabdian ini dimulai dari persiapan : pengadaan sekaligus penggandaan modul , sosialisasi program, penentuan lokasi, waktu dan tempat kegiatan dan kegiatan inti yakni PKM Menuju UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Pada Masyarakat Pelaku Usaha Bank Wakaf Mikro ( BWM) Pesantren Mawaridusaalam Desa Tumpatan Kecamatan Batang Kuis Deli Serdang Sumatera Utara dalam melakukan kegiatan pelaksanaan ekonomi kreatif berbasis digital untuk para pelaku UMKM perlu dilakukan dengan keseriusan dan ketekunan, hal ini banyak dianggap sepele oleh setiap kalangan karena kemudahan dalam mengakses platform digital saat ini. Ketika menggunakan platform digital dengan semaksimal mungkin maka akan mendatang dampak yang luar biasa untuk penjualan produk pada UMKM pelaku usaha di desa Tumpatan tersebut. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Bukan hanya dapat digunakan untuk melakukan penjualan atau promosi namun platform digital yang ada saat ini juga dapat dimaksimalkan untuk melakukan transaksi agar lebih aman berkembang Dimana nantinya akan banyak konsumen yang membeli produk mereka lebih mudah mengakses nya dan pemilik usaha tidak lagi merasa takut Ketika bertransaksi langsung dengan konsumen karena dapat dilakukan melalui platform digital yang ada saat Banyak Masyarakat desa yang masih awam dalam bertransaksi menggunakan platform digital saat ini dan menurut mereka sangat beresiko tinggi akan perputaran modal usaha mereka, dengan diadakannya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada mereka dalam menggunakan platform digital untuk melakukan penjualan, promosi dan transaksi melalui platform digital yang ada saat Banyak kelebihan yang akan didapatkan oleh para pelaku usaha yaitu promosi atau penjualan yang mereka lakukan dapat dilakukan secara luas tidak hanya didesa saja tapi bisa meluas ke seluruh Indonesia tanpa Batasan, adanya jaminan transaksi Ketika berbelanja akan uang mereka dan produk yang mereka jual karena dapat dengan mudah diakses pengiriman produk mereka dan transaksi mereka melalui platform tersebut. Pola pemikiran mereka yang awam membuat usaha mereka stuck ditempat tanpa progress apapun karna tergerus oleh platform digital yang ada saat ini. Namun setelah diadakannya sosialisasi ini PKM Menuju UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Pada Masyarakat Pelaku Usaha Bank Wakaf Mikro BWM) Pesantren Mawaridusaalam Desa Tumpatan Kecamatan Batang Kuis Deli Serdang Sumatera Utara banyak pengetahuan Vol. 9 No. Mei 2025 dan hal-hal baru yang didapatkan dan dapat mereka terapkan untuk UMKM mereka nantinya. KESIMPULAN Banyak dari mereka yang tidak mengetahui manfaat dari ekonomi kreatif berbasis digital untuk diterapkan di UMKM mereka, dengan penggunaan platform digital dengan baik, berikut adalah beberapa manfaatnya yaitu: Mereka memasarkan produk usaha mereka secara luas dan dapat dijangkau oleh semua kalangan. Mereka dapat menambah ilmu mengembangkan usaha mereka melalui pendekatan ekonomi kreatif berbasis digital. Mereka dapat mengontrol keuangan penjualan mereka melalui platform digital yang ada saat ini dalam memasarkan produk mereka tanpa merasa khawatir uang mereka tidak REFERENSI