DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. Dampak Era Society 5. 0 terhadap Kompetensi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) The Effect of the Society 5. 0 Era on the Competence of Medical Recorders and Health Information (PMIK) Ade Fatima1 1Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Semarang Jl. Tirto Agung. Pedalangan. Banyumanik. Semarang E-mail : adefatimahpkl@gmail. Abstract The era of society 5. 0 creates new challenges in various sectors of life, one of which is the health Health development is directed at realizing optimal health degrees. To achieve this goal, it is necessary to manage various resources so that efficient, quality, and affordable health services can be At this point, a quality medical recorder is needed. In the era of society 5. 0 every individual must have knowledge and skills. This relates to the PMIK competency field at number 2, namely SelfIntrospection and Self-Development. The influence of the era of society 5. 0 on PMIK's competence has led to changes and improvements in knowledge that require PMIK to be able to develop, apply and use technology, one example of its use is Electronic Medical Records (RME) and Hospital Management Information Systems (SIMRS). The purpose of this study was to determine the influence and relationship of the era of society 5. 0 on PMIK competence. This study uses a qualitative data interpretation method. This type of method is used to analyze data in qualitative research or also called categorical data. The subject of this research is PMIK and the object is PMIK competence in the era of The potential result of applying the influence of the era of society 5. 0 to PMIK competence is a change in competence in line with the demands of the times. This change led to renewal of competencies taught to PMIK candidates. Keywords: medical records. era society 5. medical recorders and health information (PMIK) Abstrak Era society 5. 0 menciptakan sebuah tantangan baru di berbagai sektor kehidupan, salah satunya yaitu sektor kesehatan. Pembangunan kesehatan diarahkan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan pengelolaan berbagai sumber daya agar tersedia pelayanan kesehatan yang efisien, bermutu, dan terjangkau sehingga pada titik ini dibutuhkan Perekam medis yang berkualitas. Pada era society 5. 0 tiap individu harus memiliki knowledge dan skills. Hal ini berkaitan dengan area kompetensi PMIK pada nomor 2 yaitu Mawas Diri dan Pengembangan Diri. Pengaruh dari era society 5. terhadap kompetensi PMIK menyebabkan adanya perubahan dan peningkatan ilmu yang menuntut PMIK harus bisa mengembangkan, menerapkan, dan menggunakan teknologi, salah satu contoh penggunaanya yaitu Rekam Medis Elektronik (RME) dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh serta hubungan era society 5. 0 terhadap kompetensi PMIK. Penelitian ini menggunakan metode interpretasi data kualitatif. Jenis metode ini digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian kualitatif atau disebut juga dengan data kategorikal. Subjek penelitian ini adalah PMIK dan untuk objeknya adalah kompetensi PMIK di era society Hasil potensial dari penerapan pengaruh era society 5. 0 terhadap kompetensi PMIK adalah perubahan kompetensi yang sejalan dengan tuntutan zaman. Perubahan ini menyebabkan adanya pembaruan kompetensi yang diajarkan kepada calon PMIK. Kata kunci: rekam medis. era society 5. perekam medis dan informasi kesehatan (PMIK) Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. Pendahuluan Society 5. 0 adalah sebuah era dimana masyarakatnya berpusat pada manusia tantangan dan permasalahan sosial yang memanfaatkan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan berbagai mengintegrasikan dunia maya dan ruang Diperlukan kompetensi yang harus mempersiapkan diri dalam menghadapi era Society Kompetensinya knowledge, skills, attitude, dan value yang juga perlu dimiliki oleh setiap individu sebagai pembentuk karakter dan nilai- nilai yang Perkembangan teknologi informasi dalam era globalisasi menuntut semua bidang untuk menghadapi perubahan Pembangunan kesehatan diarahkan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan upaya pengelolaan berbagai sumber daya sehingga dapat tersedia pelayanan kesehatan yang efisien, bermutu, dan terjangkau. Oleh karena itu, bidang kesehatan harus mempersiapkan diri dalam meningkatkan kualitas tenaga kesehatan yang mampu bersaing secara global. Seperti yang diketahui, fokus paradigma sehat sesuai rencana pembangunan jangka menengah nasional . adalah meningkatkan upaya promotif dan preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif (KMK No 145, 2. Tenaga kesehatan memiliki meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Perekam medis dan informasi kesehatan merupakan tenaga kesehatan yang wajib ada dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Berdasarkan 5Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perekam Medis bahwa Perekam Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. Medis dan Informasi Kesehatan adalah seorang yang telah lulus pendidikan RMIK sesuai peraturan perundang-undangan. Sedangkan menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis yang dimaksud dengan rekam medis adalah dokumen yang berisikan data identitas pasien,pemeriksaan,pengobatan,tindakan,d an pelayanan lain yang telah diberikan Untuk pengelolaan yang profesional diperlukan standar kompetensi di tiap individu seorang PMIK. Standar kompetensi PMIK terdiri atas area kompetensi, kompetensi inti, komponen kompetesi dan kemampuan yang harus dicapai oleh seorang PMIK. Area kompetensi, standar kompetensi PMIK terdiri atas 7 . area yang diturunkan dari gambaran tugas, peran, dan fungsi PMIK (Keputusan Menteri Kesehatan RI No 312, 2. Pada era society 5. 0 tiap individu harus memiliki knowledge dan skills seperti leadership skills . Hal ini berkaitan dengan area kompetensi PMIK pada nomor 2 yaitu Mawas Diri dan Pengembangan Diri. Dalam Mawas Diri Pengembangan Diri terdapat kompetensi inti yaitu mampu menyelenggarakan pelayanan rekam medis dan informasi keterbatasan ,mengatasi masalah personal, pengetahuan dan keterampilan secara berkesinambungan untuk penyelenggaraan pelayanan yang optimal. Oleh karena itu, pentingnya bagi seorang PMIK untuk dapat kompetensi dengan penerapan belajar keterampilan baru. Pada area kompetensi ini, seorang PMIK diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan baru, seperti metode, teknik, dan konsep baru yang Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. Pengaruh era society 5. 0 terhadap kompetensi PMIK menyebabkan adanya kompetensi PMIK sehingga memengaruhi ilmu pengetahuan yang diajarkan kepada calon PMIK agar dapat bersaing di era 0 dengan perubahan yang menyesuaikan tuntutan era terbaru ini. Perubahan ini menyebabkan seorang PMIK harus meng-upgrade dirinya agar bisa Hal ini juga berpengaruh pada kesiapan peluang dan tantangan dunia kerja era society 5. Seorang PMIK tentunya harus menerapkan standar kompetensi yang sesuai di bidang rekam medis dan informasi kesehatan yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja minimal yang PMIK. (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No 1424. Metode Penelitian ini menggunakan metode interpretasi data kualitatif. Metode jenis ini digunakan untuk melakukan analisis data pada penelitian kualitatif atau yang dikenal juga sebagai data kategoris. Pengerjaan metode ini bukan menggunakan angka atau melainkan menggunakan teks. Tahapan penelitian ini yaitu : Mengumpulkan data Mengumpulkan data yang relevan dapat dilaksanakan dengan melakukan visualisasi terlebih dahulu, bisa dalam lingkaran, atau lain sebagainya. Mengembangkan temuan atau hasil Mengembangkan hasil penelitian dapat dilakukan dengan mengamati data secara menyeluruh. Hal ini dilakukan agar anda dapat menemukan Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. tren, pola, atau perilaku di dalam data Tujuan dilakukannya langkah ini adalah untuk membandingkan deduksi yang didapatkan, sebelum kemudian menarik kesimpulan yang Membuat kesimpulan Pembuatan dilakukan berdasarkan tren yang Kesimpulan ini artinya pertanyaan yang ada pada penelitian Memberikan rekomendasi Rekomendasi ini dibuat sebagai langkah terakhir dalam interpretasi data, karena rekomendasi merupakan kesimpulan pada penelitian yang telah Metode Pengolahan dan Analisis Data Proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari mengorganisasikan data ke dalam kategori, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari dan membuat sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri, maupun orang lain adalah pengertian dari analisis data. Menurut Sugiyono dalam penelitian (Nurharsono,dk. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data pada penelitian ini yaitu : Reduksi Data Reduksi data dalam penelitian ini yaitu kegiatan merangkum, memilih hal-hal pokok dan penting, dicari tema dan polanya. Penelitian ini dilakukan responden dan disesuaikan dengan tujuan dan pertanyaan penelitian. Penyajian data Penelitian ini menyajikan data dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi ke dalam bentuk narasi atau mendeskripsikan hasil yang Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. Validasi Validasi adalah proses memeriksa atau mengecek kembali apakah data yang ditemukan benar atau tidak. Teknik validasi data penelitian ini adalah triangulasi. Triangulasi diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara, dan berbagai waktu (Sugiyono, 2. Hasil dan Pembahasan Era society 5. 0 menciptakan sebuah tantangan baru di berbagai sektor kehidupan, salah satunya yaitu sektor Untuk menghadapi era society 5. ini dibutuhkan kemampuan 6 literasi dasar seperti literasi data yaitu kemampuan untuk membaca, analisis, dan menggunakan informasi . ig dat. di dunia digital. Kemudian literasi teknologi, memahami cara kerja mesin, aplikasi teknologi . oding, engineering principles, biotec. Dan terakhir adalah literasi manusia yaitu humanities, komunikasi, dan desain. Hal tersebut tantangan dunia kerja era society 5. Keterbatasan kompetensi serta skill akan berpengaruh terhadap peluang kerja di bidang kesehatan. Mereka yang tidak siap akan tergantikan dengan mereka yang siap. Jika hal tersebut terus berlanjut, persaingan di dunia kerja akan semakin ketat dan tidak menutup kemungkinan bagi lulusan ahli kesehatan yang kalah bersaing akan Hanya saja di era disrupsi ini, seorang ahli kesehatan harus memiliki beberapa skill tang kompleks. Seperti kemampuan untuk berfikir kritis, inovatif, problem solving, kemampuan beradaptasi dengan teknologi (IT) dan sistem digitalisasi Potensi hasil implementasi dari pengaruh era society 5. 0 terhadap kompetensi perekam medis dan informasi kesehatan adalah Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. perubahan kompetensi yang sejalan dengan tuntutan era ini. Perubahan tersebut menyebabkan adanya pembaruan terhadap kompetensi yang diajarkan kepada calon PMIK. Calon PMIK diajarkan sebuah ilmu pengetahuan yang sejalan dengan era society Selain itu, calon PMIK sudah dituntut agar bisa menguasai pengetahuan dan kemampuan skills yang mendukung, seperti IT literacy dan leadership skills. Kemampuan tersebut dibutuhkan oleh PMIK. Keaktifan calon PMIK dan PMIK diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetensi dirinya. Selain itu, juga diperlukan sosialisasi mengenai pengaruh society 5. 0 terhadap kompetensi PMIK, seperti kesiapan dalam peluang dan ketersediaan di dunia kerja. Hal ini dikarenakan sosialisasi tersebut memudahkan dan menarik dari segi wawasan, ilmu dan relasi. Simpulan dan Saran Society 5. 0 adalah sebuah era yang mana masyarakatnya berpusat pada manusia tantangan dan permasalahan sosial yang memanfaatkan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan berbagai mengintegrasikan dunia maya dan ruang Era society 5. 0 menciptakan sebuah tantangan baru di berbagai sektor kehidupan, salah satunya yaitu sektor Pembangunan diarahkan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Untuk mencapai pengelolaan berbagai sumber daya sehingga dapat tersedia pelayanan kesehatan yang efisien, bermutu, dan terjangkau. Tenaga kesehatan berperan penting, salah satunya yaitu perekam medis dan informasi Pada era society 5. 0 tiap individu PMIK harus memiliki knowledge dan skills seperti leadership skills. Hal ini berkaitan dengan area kompetensi PMIK pada nomor 2 yaitu Mawas Diri dan Pengembangan Diri. Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. Pada area kompetensi ini, seorang PMIK pengetahuan baru, seperti metode, teknik, dan konsep baru yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan Hal ini juga berpengaruh pada kesiapan peluang dan tantangan dunia kerja era society 5. Pengaruh era society 5. 0 terhadap kompetensi pmik menyebabkan adanya kompetensi pmik sehingga memengaruhi ilmu pengetahuan yang diajarkan kepada calon pmik agar dapat bersaing di era society 0 dengan perubahan yang menyesuaikan tuntutan era terbaru ini. Kemudian untuk rekomendasi yang dapat penulis berikan untuk menambah ilmu pengetahuam atau knowledge para PMIK yaitu dengan mengikuti seminar, sosialisasi, atau workshop di bidang kesehatan, umum, teknologi informasi, maupun yang lainnya. Karena hal tersebut dapat meningkatkan skills dan knowledge yang dimiliki oleh PMIK, baik Dengan meng-upgrade competencies diharapkan PMIK dan calon PMIK dapat bersaing di era super smart society ini. Perubahan ini menyebabkan seorang PMIK harus meng-upgrade dirinya agar bisa bersaing dan memenuhi target Ucapan Terima Kasih