Volume 19 Number 02. Page 217-226, 2023 AKUISISI : Jurnal Akuntansi ONLINE ISSN : 2477-2984 Ae PRINT ISSN : 1978-6581 Pengaruh ROE. ROA. NPM Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Textil Dan Garmen Nur Amelia Kasman1. Endang Sri Utami2 Universitas Mercubuana Yogyakarta. Kota Yogyakarta. Indonesia E-mail: nurameliakasman@gmail. endang@mercubuana-yogya. ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: Received 22 September Received in Revised 17 November 2023 Accepted 19 November The importance of company value greatly influences every company, one of which is the Textile and Garment Sub-Sector Manufacturing Company in 2017-2021. However, the company experienced insignificant increases and decreases, such as in 2017 there was an increase, but in 2018-2020 there was a significant decrease. Then 2021 experienced an increase. This research is used to determine Return On Equity. Return On Assets and Net Profit Margin on company value. Researchers used a quantitative approach method. The population used is all Textile and Garment Manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in The sample method is purposive sampling, resulting in 17 company samples in 5 years. The analysis method uses multiple linear regression. Research results: Return on Equity and Return on Assets have a significant positive effect on company value. So it can be seen from the results of this research that increasing Return On Equity and Return On Assets will increase company value. while Net Profit Margin does not have a positive or negative impact on company value. KeywordAos: Return On Equity. Return On Assets. Net Profit Margin. Company Value Pentingnya nilai perusahaan sangat berpengaruh pada setiap perusahaan, salah satunnya perusahaan Manufaktur Sub Sektor Textil dan Garmen Tahun 2017-2021. Namun, perusahaan mengalami kenaikan dan penurunan yang tidak signifikan seperti tahun 2017 mengalami peningkatan, namun 2018-2020 mengalami penurunan signifikan. Kemudian 2021 mengalami peningkatan. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui Return On Equity. Return On Assets dan Net Profit Margin pada nilai perusahaan. Peneliti menggunakan metode pendekatan Populasi yang digunakan ialah seluruh perusahaan Manufaktur Textil dan Garmen yang terdaftra di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017-2021. Metode sampel berupa Purposive Sampling sehingga menghasilkan 17 sampel perusahaan dalam 5 tahun. Metode analisi menggunakan Regresi Linear berganda. Hasil Penelitian Return On Equiti dan Return On Assets berpengaruh positif signifikan pada nilai perusahaan. Maka dapat diketahui dari hasil penelitian ini peningkatan Return On Equity dan Return On Assets akan meningkatkan nilai perusahaan. sementara Net Profit Margin tidak mempunyai dampak positif ataupun negatif ke nilai perusahaan. AKUISISI:Jurnal Akuntansi Website : http://w. id/ejournal/index. php/JA This is an open access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4. 0 International License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. * Corresponding author. Telp. : 6281-0000-0000. fax: 0-000-000-0000. E-mail address: nurameliakasman@gmail. Peer review under responsibility of Akuisisi : Accounting Journal. http://dx. org/10. PENDAHULUAN Nilai perusahaan ialah salah satu tolak ukur keberhasilan perusahaan di mata publik, hal itu dinilai karena perusahaan telah mampu menggunakan aset yang dimilikinya dengan baik. Menurut Melanie, 2011 dalam Ningsih dan Sari . , nilai pada perusahaan berupa persepsi dari investor dalam meningkatkan keberhasilan pada perusahaan untuk mengelola sumber daya. Pada nilai perusahaan diwakili oleh nilai laba. Laba merupakan indikator kinerja mendasar untuk kemampuan manajemen dalam mengelola aset organisasi. Keuntungan Laba perusahaan Manufaktur Sub Sektor Textil dan Garmen berpengaruh pada keberlangsungan perusahaan. Namun tidak seluruh perusahaan Manufaktur Sub Sektor Textil dan Garman meningkat setiap tahun, melainkan ada juga yang mengalami penurunan pada tahun tertentu. Fenomena penurunan laba ini sangat disayangkan karena berdampak pada nilai perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tektil dan Garmen. Berikut Perusahaan Manufaktur Tektil dan Garmen mengalami kenaikan dan penurunan laba pada tahun 2017-2021 : Gambar 1. Laba Perusahaan Manufaktu Sub Sektor Textil dan Germen Berdasarkan penelitian terdahulu terdapat perbedaan . ap researc. yang dapat digunakan sebagai landasan fenomena penelitian. Berdasarkan penelitian Sulastri dan Lestari . ROE pengaruhnya besar terhadap perusahaan. Namun menurut Erawati et al. ROE berpengaruh negatif yang signifikan pada peruasahaa. Selain itu. Sulbahri et al. pengaruh positif ROE terhadap nilai perusahan ditolak. Menurut Yahya dan Fietroh . pengaruh negatif ROE cukup besar pada nilai perusahaan. Sulastri dan Lestari . ROA berpengaruh positif yang besar pada nilai perusahaan. Namun Yahya dan Fietroh . menegaskan ROA berpengaruh negatif pada nilai perusahaann, penelitiaan menunjukkan semakin tinggi ROA akan membuat nilai perusahaan semakin rendah. Menurut Wardhani et al. menegaskan profitabilitas diukur pada ROA yang signifikan pada nilai perusahaan, sebaliknya pendapat Saifurrohman et al. ROA tidak berpengaruh baik besar ataupun kecil pada nilai perusahaan karena nilai ROA tinggi maka akan meningkatkan profitabilitas pada nilai perusahaan. Purwantoro . ROA berdampak positif pada nilai perusahaan. Corporate Goverpate selaku variabel moderasi mempengaruhi kinerja keuangan dan dewan komisaris sebagai pengukur pada nilai perusahaan. Erawati et al. ROA berpengaruh besar yang positif pada nilai perusahaan. Sulbahri et al. pada uji parsial ROA berpengaruh pada nilai perusahaan. Menurut Fauziah & Anggraeni . NPM memiliki pengaruh positif yang cukup besar terhadap nilai perusahaan. Swastika dan Agustin . NPM mempunyai dampak yang besar terhadap nilai perusahaan, sedangkan Yahya dan Fietroh . menyatakan NPM berdampak negatif pada nilai perusahaan. Saifurrohman et al. berpendapat NPM tidak berdampak pada nilai perusahaan, karena investor juga harus memperhatikan rasio NPM sebagai pedoman yang harus diperhatikan dalam mengambil keputusan investasi. Dalam fenomena yang sudah dijelaskan oleh beberapa penelitian terdahulu menujukkan hasil yang tidak konsisten, sehingga penulis tertarik melakukan penelitian untuk menguji pengaruh Return on Equity (ROE). Return on Assets (ROA) dan Net Profit Margin (NPM) terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor tekstil dan garmen tahun 2017-2021 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merujuk pada penelitian terdahulu yang dilakukan oleh penelitian dari (Sulastri & Lestari 2. dengan judul Au Pengaruh Return On Asset (ROA). Return On Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019Ay terdapat perbedaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu yaitu pertama penelitian ini dilakukan pada periode 20172021, sedangkan penelitian terdahulu menggunakan periode 2017-2019. Kedua yaitu penelitian ini menggunakan sub sektor tekstil dan garmen, sedangkan penelitian terdahulu menggunakan sub sektor makanan dan minuman namun pada penelitian ini menggunakan sub sektor tekstil dan Pengaruh ROE terhadap nilai perusahaan Berdasarkan teori keagenan, kinerja manajemen . dengan menggunkan rasio Return on Equity akan memperbaiki keadaan perusahaan sehingga menambah rasa percaya investor untuk berinvestasi di perseroan itu, tentunya hal ini akan menjadi hal yang dapat dipercaya bagi para investor untuk memutuskan berinvestasi pada perusahaan tersebut. Hal ini didukung oleh penelitian menurut (Sulastri & Lestari, 2. menyatakan bahwa ROE berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan laba, sehingga penulis membuat hipotesis sebagai berikut : H1 : ROE berpengaruh terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor textil dan garmen yang terdaftar di bursa efek pada tahun 2017-2021. Pengaruh ROA terhadap nilai perusahaan Berdasarkan teori keagenan, kinerja manajemen . dapat diukur dengan Return on Assets, ketika ROA meningkat maka menunjukkan perkembangan perusahaan tersebut baik. Hal ini membuktikan perseroan atau perusahaan lebih efisien dalam menggunakan aset yang dimiliki, sehingga keuntungan yang dimiliki semakin meningkat. Meningkatnya nilai ROA membuat daya tarik investor . dalam menanamkan modal saham mereka ke perusahaan Hal ini didukung penelitian terdahulu menurut (Purwantoro, 2. menyatakan bahwa kinerja keuangan yang di ukur menggunakan ROA memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan dan Corporate Governance sebagai variabel moderasi dapat memperkuat pengaruh kinerja keuangan pada nilai perusahaan dengan dewan komisaris sebagai alat ukurnya. Selain itu. Menurut (Wardhani et al. , 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas yang diukur dengan Return On Assets (ROA) berpengaruh terhadap nilai perusahaan. H2 : ROA berpengaruh terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor textil dan garmen yang terdaftar di bursa efek pada tahun 2017-2021. Pengaruh NPM terhadap nilai perusahaan Berdasarkan teori Keagenan, salah satu tolak ukur manajemn . yaitu Net Profit Margin. Jika NPM perusahaan meningkat akan berdampak positif pada efisien perseroan untuk menjalankan usahanya, sehingga keuntungan yang diperoleh semakin tinggi. Keuntungan yang semakin tinggi akan meningkatkan kepercayaan investor (Prinsipa. untuk menanamkan modal ke perusahaan tersebut. Hal ini didukung oleh pendapat para ahli menurut (Swastika & Agustin, 2. NPM terhadap nilai perusahaan mempunyai nilai signifikan. Selain itu, (Fauziah & Anggraeni, 2. NPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai H3 : NPM berpengaruh terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor textil dan garmen yang terdaftar di bursa efek pada tahun 2017-2021. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan peneliti menggunakan perusahaan Manufaktur Sub Sektor Textil dan Garmen 2017-2021di Bursa Efek Indonesia dan mengumpulkan data-data perusahaan dengan mengakses w. Terdapat 22 perusahaan terdaftra. Definisi Oprasional Variabel penelitian : Variabel Terikat (Y) TobinAoS diukur dengan rumus : (EMV D) (EBV D) Variabel Bebas (X) Return On Equity (ROE) diukur dengan rumus : ycIyceycycycycu ycCycu yaycycycnycyc = Modal Sendiri Laba Bersih Setelah Pajak x 100% . Return On Asset (ROA) diukur dengan rumus : ycIyceycycycycu ycCycu yaycycyceyc = Laba Bersih RataOeRata Total Aset x 100% . Net Profit Margin (NPM) diukur dengan rumus : ycAyceyc ycEycycuyceycnyc ycAycaycyciycnycu = Laba Bersih Penjualan x 100% . Metode analisis yang digunakan : Statistik deskriptif adalah suatu bentuk analisis yang digunakan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan data yang dikumpulkan dalam penelitian agar lebih mudah untuk dipahami oleh pengguna data. Ukuran Statistik Deskriptif digunakan seperti minimum . ilai terkeci. , maksimum . ilai tertingg. , mean/rata-rata . ilai tenga. dan standar devisiasi Uji Asumsi Klasik meliputi : uji normalitas berarti data variabel independen harus mengikuti distribusi normal, uji multikolinieritas adalah uji ketika dua variabel independen menunjukkan korelasi atau koneksi yang hampir sempurna ini dikenal multikolinieritas, uji autokorelasi bermaksud supaya menguji apakah pada bentuk regrgesi linear ada korelasi anatara anggota pengamatan satu dan yang lainnya yang waktunya berlainan dan uji heteroskedastisitas ialah uji yang menggunakan teknik glejser dimana salah satu cara akurat untuk mendeteksi gejala Metode regresi berganda ialah model regresi untuk mengkaji pengaruh dari variabel bebas pada 1 variabel terikat untuk menyelesaikan masalah penelitian Uji hipotesis menggunakan uji t untuk menguji signifikansi pengaruh variabel bebas pada variabel terikat. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada proses pemilihan sampel peneliti menggunakan pengumpulan data yang menggunakan metode proposive sampling. Pengembilan sampel dilakukan dengan harus memenuhi kriteriakriteria. Kriteria pertama ialah perusahaan Manufaktur Sub Sektor Textil dan German yang tercantum pada BEI 2017-2021 mendapatkan 22 perusahaan yang memenuhi kriteria tersebut. Kriteria kedua ialah perusahaan Manufaktur Sub Sektor Textil dan Garmen yang tercantum pada BEI 2017-2021 tidak mempunyai laporan keungan secara lengkap sebanyak 5 perusahaan. Jadi, dari kriteria tersebut didapatkan 17 perusahaan yang telah memenuhi kriteria selama 5 tahun sehingga data penelitian yang digunakan sebanyak 85. Tabel 1. Statistik Deskriptif ROE ROA NPM Nilai Perusahaan Valid N . Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean Std. Deviation Pada tabel 1 nilai Return On Equity dimana minimumnya ialah -340,79%, nilai maximum 269,40%, mean - 0,6989 , standar deviasiasi 51,793990. Return On Asset mempunyai nilai minimum Ae 87,05%, maksimum 12,05%, mean -0,6595%, standar devisiasi 10,50165. Net Profit Margin memiliki nilai -782,13%, maximum 268,81%, mean -19,5826, standar devisiasi 112,91187. Variabel dependen nilai perusahaan sebagai berikut nilai minimum adalah Rp -77578476383, nilai maximum Rp 56749821815, mean Rp2021687054,87, standar devisiasi Rp17731329326,504. Uji Normalitas Penelitian menggunakan uji Kolmogorov- Smirmo di uji menggunakan alat bantu SPSS 25. Kriteria apabila nilai signifikasi >0,05 data dikatakan distribusi normal, melainkan nilai signifikasi <0,05 berarti sebaran datanya tidak normal. Hasil pengujian peneliti terdistribusi normal dikarenakan nilai signifikansi 0,081. Hasil uji yang telah dilakukan peneliti terdistribusi normal karena nilai Signifikasi >0,05. Uji Multikolinieritas Jika hasil VIF >10 maka terdapat multikolinieritas, apabila VIF <10 maka tidak adanya Penelitian menunjukkan nilai VIF <10 berarti tidak terdapat multikolinieritas. Pada tabel 2 nilai VIF X1 = 3. X2 = 4. 693 dan X3 = 1. Maka disimpulkan nilai VIF <10 pada penelitian maka tidak ada multikolinieritas. Uji Autokorelasi Mode regresi ialah mode yang tidak terdapat gejala autokorelasi didalamnya. Autokorelasi dilakukan pada uji Durbin-Watson menggunakan aplikasi SPSS 25. Tabel 2 diperoleh nilai uji Durbin-Watson menunjukkan angka dengan probabilitas sebesar 1,879 angkanya lebih besar dari nilai signifikansi >0,050, kesimpulannya mode regresi ini tidak terjadi Autokorelasi. Uji Heterokedastisitas Peneliti menggunakan teknik Glaser karena lebih objektif. Buat melihat dan menentukan adanya heterkedastisitas atau tidak maka dapat ditentukan dengan melihat kriteria dalam pengambilan keputusan nilai Sig. Apabila Nilai Sig. diantara variabel bebas dan variabel absolut residual > 0,05 berarti tidak ada gejala heterokedastisitas. Sedangkan apabila nilai Sig. variabel absolut residual < 0,05 berarti ada gejala heterokedastisitas. Pada tabel 2 diperoleh nilai Sig. X1 = . X2 = . 834 dan X3 = . Maka disimpsulkan dalam penelitian tidak ada gejala heterokedastisitas di penelitian mode regresi karena nilai residualnya > 0,05. Tabel 3. Hasil Uji Regresi Linear Berganda dan Uji t Coefficientsa Model (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. ROE ROA NPM Analisi Regresi Linear berganda Berdasarkan Tabel 3 diatas analisis yang dilakukan dengan Regresi Linear berganda sebagai Y = 2548032114,930 83204859,729 ROE 514848613,410 ROA 6262295,509 NPM A Pembahasan Pengaruh ROE pada nilai perusahaan ROE menjadi variabel independen akan nilai perusahaan pada tabel 3 menunjukkan nilai Jadi disimpulkan ROE berepengaruh positif signifikan pada nilai perusahaan sehingga setiap terjadi peningkatan ROE pada perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tektil dan Garmen maka akan menambah nilai perusahaan. Menurut penelitian Ningsih dan Sari . menyatakan rasio profitabilitas memiliki dampak positif yang besar kepada nilai perusahaan. Sesuai hasil penelitian Swastika dan Agustin . mengemukakan rasio profitabilitas berpengaruh positif yang cukup besar pada nilai perusahaan. ROE akan memperbaiki keadaan perusahaan sehingga menambah rasa percaya investor untuk berinvestasi di perseroan, tentu investor dapat mengandalkan perusahaan ini ketika memutuskan untuk investasi. Sementara menurut Sulastri dan Lestari . pengaruh positif ROE pada pertumbuhan laba. Perusahaan dengan nilai ROE tinggi dapat lebih leluasa untuk menggunakan laba perusahaan yang Biasanya perusahaan tidak membagikan seluruh laba sebagai dividen melainkan disimpulkan untuk laba ditahan serta menginvestasikannya kembali dengan perusahaan dapat menggunakan laba ditahan yang dimiliki atau menggunakan laba bersih saham dari investasi investor yang ditanamkan di perusahaan menurut Lessambo . Pengaruh ROA pada nilai perusahaan ROA menjadi variabel independen terhadap nilai perusahaan. Tabel 3 menunjukkan nilai Maka disimpulkan pengaruh positif signifikasi ROA membuat perusahaan Manufaktur Sub Sektor Textil dan Garmen meningkat. Jadi, hasil penelitian ini sama dengan penelitian Purwantoro . mengatakan aktivitas ekonomi diukur oleh pengaruh positif ROA pada nilai perusahaan. Corporate Gorvernance perusahaan menjadi variabel moderasi dalam memperkuat pengaruh aktivitas ekonomi pada nilai perusahaan dan dewan komisaris jadi pengukur. Menurut Erawati et al. ROA berpengaruh positif yang besar pada nilai Hasil positif menyatakan perputaran aset atau margin membuat keuntungan suatu perusahaan akan semakin efektif atau semakin besar pendapatannya. Pengaruh NPM pada nilai perusahaan NPM menjadi variabel independen akan nilai perusahaan. Tabel 3 menunjukkan nilai Jadi, disimpulkan NPM terhadap perusahaan Manufaktur Sub Sektor Textil dan Garmen tidak terpengaruh terhadap nilai perusahaan. Dengan membandingkan pendapatan keuntungan dan penjualan yang mencerminkan keahlian industri dalam membuahkan keuntungan di setiap pemasaran. Selain itu, dapat menafsirkan kinerja perusahaan dengan menonjolkan biaya operasional selama periode tertentu. Jika semakin tinggi nilai NPM maka membuat baik bottom line perusahaan. Selain itu, jika Net Profit Margin perusahaan banyak akan berdampak pada efisien perusahaan untuk menjalankan usahanya, sehingga keuntungan yang dapat diperoleh semakin tinggi. Hal ini konsisten dengan penelitian Saifurrohman et al. NPM tidak berdampak terhadap nilai perusahaan karena investor juga harus memperhitungkan rasio NPM dalam mengambil keputusan investasi. KESIMPULAN DAN SARAN ROE. ROA dan NPM mempunyai pengaruh positif pada nilai perusahaan Manufaktur Sub Sektor Textil dan Garmen tahun 2017-2021 di terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Investor sebaiknya memperhatikan ROE. ROA dan NPM untuk berinvestasi agar memperoleh keuntungan sesuai yang Pada penelitian selanjutnya dapat memasukan faktor-faktor lainnya seperti GPM dan ROS nilai perusahaan. DAFTAR PUSTAKA