E-ISSN 2798-3846 Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 PELATIHAN AKUNTANSI TITIP JUAL PADA KELOMPOK UMKM PUSPA PINUNJUL. DESA KLUMUTAN. KECAMATAN SARADAN. KABUPATEN MADIUN Elana Era Yusdita1*. Liana Vivin Wihartanti1. Lina Anjaswari1. Errina Yulia Putri1 Universitas PGRI Madiun *elaradita@unipma. id, lianavivin@unipma. id, linaanjaswari06@gmail. erinnayulia@gmail. ABSTRAK Kelompok UMKM Puspa Pinunjul di Desa Klumutan. Kabupaten Madiun merupakan kelompok yang baru terbentuk dua tahun. Sistem penjualan yang dilakukan adalah konsinyasi atau titip jual produk yang dihasilkan anggotanya. Kelompok masih sedikit mengetahui tentang akuntansi pada UMKM, sedangkan kelompok masih belum memiliki catatan yang memadai untuk siklus titip jual harian. Tim pengabdian memiliki tujuan mengenalkan akuntansi sederhana kepada anggota kelompok UMKM, merancangkan catatan titip jual yang memadai, serta mendampingi proses akuntansi di kelompok. Metode yang digunakan adalah observasi, diskusi kelompok, wawancara, pemaparan teori, uji coba produk, uji pengetahuan melalui pretest dan posttest. Hasilnya adalah transfer pengetahuan akuntansi kepada anggota UMKM dan produk bernama Buku Titip Jual Puspa Pinunjul. Nilai posttest pengetahuan akuntansi naik 22,14% dari pretest. Nilai kesuksesan dan kebermanfaatan program pengabdian juga menunjukkan hasil Sangat Baik. Kata Kunci: Konsinyasi. Pembukuan Sederhana. Akuntansi UMKM ABSTRACT The Puspa Pinunjul MSME group in Klumutan Village. Madiun Regency is a group that has only been formed for two years. The sales system that is carried out is consignment or point of sale of products produced by its members. The group still knows little about accounting for MSMEs, while the group still does not have adequate records for the daily selling point cycle. The dedication team has the goal of introducing simple accounting to members of the MSME group, designing adequate selling point records, and accompanying the accounting process in the group. The methods used are observation, group discussions, interviews, theoretical presentations, product trials, knowledge tests through pretest and posttest. The result is the transfer of accounting knowledge to MSME members and a product called Buku Titip Jual Puspa Pinunjul. The posttest value of accounting knowledge rose 22. 14% from the pretest. The value of the success and usefulness of the service program also shows very good results. Keywords: Consignment. Simple Bookkeeping. MSME Accounting Masuk: 29 September 2023 Diterima: 9 Oktober 2023 Halaman: 62-82 Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 PENDAHULUAN Puspa Pinunjul merupakan kelompok Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) yang baru terbentuk pada 18 Oktober 2022 berdasarkan Keputusan Kepala Desa Klumutan Kecamatan Saradan Nomor 141/16/402. 06/2022. Struktur organisasi ini merupakan inisiasi tim pengabdian UNIPMA terdahulu untuk menunjang pengembangan ekonomi kreatif berbasis digitalisasi pasar pada masyarakat penerima program Jatim Puspa di Desa Klumutan. Kecamatan Saradan. Kabupaten Madiun. Dengan terbentuknya Kelompok UMKM baru, tentunya membutuhkan manajerial bagus di dalamnya. Berdasarkan saran dan luaran pengabdian tim terdahulu. Puspa Pinunjul belum terorganisir untuk keuangan, khususnya perencanaan, pengelolaan, dan pencatatan. Pencatatan akuntansi dianggap beban tersendiri bagi pelaku UMKM sehingga mereka biasanya enggan mempraktikkan, padahal ketidakberesan kondisi keuangan UMKM disebabkan oleh pembukuan kacau (Lestari, 2. Laporan keuangan yang baik dan benar dapat digunakan UMKM untuk mengajukan kredit (Dewi et al. , 2. Selain itu, perhitungan harga pokok produksi dalam akuntansi bermanfaat bagi bisnis manufaktur agar tidak merugi (Imaningsih & Wahed, 2. Kelompok UMKM dan UMKM itu sendiri dapat menggunakan laporan keuangan untuk menganalisa kondisi bisnisnya (Sastrodiharjo et al. , 2. Laporan keuangan lebih lanjut dapat digunakan untuk merencakan langkah strategis berdasarkan pengalaman finansial bisnis tersebut (Gurendrawati et al. , 2020. Widjaja et al. , 2. Meninjau manfaat pencatatan dan perencanaan keuangan bagi UMKM yang memiliki peran penting untuk stabilitas dan potensi pengembangan, maka getok tular ilmu kedua bidang ini dibutuhkan. Solusi yang ditawarkan tim pengabdian kepada UMKM Puspa Pinunjul adalah sebagai berikut: . pendampingan penyusunan pencatatan sederhana untuk UMKM, . pemberian buku petunjuk kepada mitra, . pembuatan flowchart pencatatan. Pengabdian untuk tema akuntansi UMKM sudah pernah dilakukan sebelumnya, diantaranya oleh Yusdita et al. , . di Kelompok Batik Desa Sidomulyo. Kabupaten Madiun. Astuty . yang melakukan pelatihan administrasi keuangan yang sesuai dengan kaidah akuntansi sederhana di UMKM yaitu batik dan peyek kacang tumpuk di Bantul. Putra et al. pada industri room divider di Bali. Widhiastuti et al. di Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 UMKM makanan di Kota Semarang. Atmoko et al. pada para pelaku UMKM di Desa Sucen. Kabupaten Purworejo, dan Ghofirin & Wahyuningtyas . yang melatih ibu-ibu PKK Kelurahan Wonokromo Kota Surabaya. Perbedaan pengabdian ini dengan pengabdian sebelumnya di Kelompok UMKM Puspa Pinunjul adalah pengabdi terdahulu berfokus kepada proses produksi dan pemasaran, sedangkan kali ini tim pengabdian fokus pada pencatatan dan pengelolaan keuangan. Perbedaan pengabdian ini dengan pengabdian dengan tema sejenis di daerah lainnya adalah materi pelatihan ini dapat digunakan untuk pribadi dan pada kelompok UMKM. Perbedaan pengabdian ini dengan Yusdita et al. , . adalah kali ini dilakukan pada kelompok produsen makanan dan minuman, sedangkan terdahulu dilakukan pada kelompok produsen batik. Pengabdian ini bertujuan . memberikan pengenalan akuntansi sederhana kepada anggota kelompok UMKM, . merancangkan catatan titip jual yang memadai, serta . mendampingi proses akuntansi di kelompok. METODE Pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari beberapa tahap, yang bisa dilihat pada tahapan Gambar 1. Keseluruhan proses dilakukan pada Februari sampai dengan Agustus Survey pendahuluan dilaksanakan pada Februari 2023 untuk penyusunan proposal hibah internal LPPM Universitas PGRI Madiun. Setelah pengumuman lolos, maka tahap penjajakan masalah dan diskusi lebih lanjut bersama mitra dilaksanakan pada 21 Mei Setelah itu tim berdiskusi di lingkup internal untuk menciptakan produk Buku Titip Jual. Pelaksanaan workshop. FGD, sekaligus uji coba produk dilakukan pada 11 Juni 2023. Pada saat workshop dilaksanakan pretest dengan media kuesioner tertulis untuk mengetahui demografi masyarakat sasaran dan jawaban untuk uji pengetahuan Tampilan pretest ada pada Gambar 2. Posttest setelah workshop dilakukan untuk menguji kembali pengetahuan peserta serta tanggapan atas kebermanfaatan acara. Tampilan posttest ada pada Gambar 3. Agar para pelaku UMKM antusias, tim pengabdian memberikan hadiah doorprize di akhir acara yang diundi dari lembaran Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Gambar 1. Tahapan Pengabdian Masyarakat di Kelompok UMKM Puspa Pinunjul Gambar 2. Gambar Lembar Kuesioner untuk Pretest Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Gambar 3. Gambar Lembar Kuesioner untuk Posttest HASIL DAN PEMBAHASAN Survey pendahuluan Survey dilakukan secara online melalui Whatsapp kepada Ketua Kelompok UMKM Puspa Pinunjul. Survey ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mitra, mencari data dan catatan keuangan yang selama ini sudah ada. Sebagian besar ibu-ibu anggota Kelompok UMKM Puspa Pinunjul memproduksi makanan ringan. Distribusi penjualan dilakukan secara mandiri dan dititipkan kepada kelompok. Sistem penitipan kepada kelompok ini dinamakan konsinyasi, agar lebih mudahnya kami menggunakan istilah Autitip jualAy. Gambar 4 merupakan pembukuan yang sudah dilakukan oleh Kelompok UMKM Puspa Pinunjul. Pembukuan sederhana ini hanya memuat pemasukan dan pengeluaran Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 secara global. Pencatatan untuk barang yang dititipkan dan terjual masih berupa coretan di kertas yang belum rapi (Gambar . Gambar 4. Pembukuan Kas Masuk dan Keluar yang Telah Dilakukan oleh Kelompok UMKM Puspa Pinunjul Gambar 5. Catatan Konsinyasi yang Telah Dilakukan Kelompok UMKM Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Setelah proposal pengabdian kepada masyarakat lolos, wawancara dan diskusi dilakukan secara luring kepada 10 orang anggota UMKM (Gambar . Pengetahuan akuntansi dari hasil wawancara menunjukkan konsep akuntansi masih belum sempurna, yaitu klasifikasi aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban. AuContoh biaya produksi adalah tenda, komporAAy AuPerhitungan keuntungan adalah modal dikurangi biaya. Ay AuSelama ini perorangan belum pernah mencatat keuangan. Ay Padahal tenda dan kompor seharusnya merupakan jenis aset. Perhitungan keuntungan adalah pendapatan dikurangi beban. Gambar 6. Kondisi Wawancara dan Diskusi Pra Workshop Pencarian Akar Masalah dan Solusi Setelah menemukan masalah dan data dari mitra, maka diskusi tim perlu dilakukan untuk mencari akar masalah. Solusi secara teoritis dapat dicari menggunakan rujukan penelitian dan pengabdian terdahulu. Tim pengabdian mengidentifikasi pihakpihak berkepentingan, harapan/target pihak-pihak berkepentingan tersebut, sumber daya dan sumber dana. Pihak-pihak berkepentingan kali ini adalah . ibu-ibu anggota UMKM sebagai penitip, . pengurus Kelompok UMKM Puspa Pinunjul, dan . orang yang menjaga lapak dan bertugas menangani titip jual atau konsinyasi. Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Gambar 7. Diskusi Internal Tim Pengabdian Setelah itu, tim pengabdian merancangkan catatan dan laporan keuangan sederhana bagi UMKM sesuai karakteristik usaha dan kebutuhan (Gambar . Tim menciptakan Buku Titip Jual Puspa Pinunjul dengan tampilan pada Gambar 8. Untuk melengkapi langkah-langkah pencatatan dari awal, bagan alir proses titip jual juga dibuat (Gambar . Ringkasan proses ini merupakan pertama dan satu-satunya yang diciptakan dari dan untuk Kelompok UMKM Puspa Pinunjul, dibuktikan dengan HKI Langkah-langkah pembukuan siklus penjualan kelompok UMKM Puspa Pinunjul Anggota kelompok menitipkan dagangan kepada UMKM Puspa Pinunjul dengan harga yang telah mengandung margin untuk produsen. Pihak yang dilibatkan dalam pencatatan ini adalah anggota kelompok sebagai produsen dan penitip . ntuk selanjutnya disebut peniti. , penjaga stan UMKM Puspa Pinunjul . ntuk selanjutnya disebut penjag. , bendahara, dan ketua kelompok UMKM Puspa Pinunjul. Catatan yang digunakan adalah Buku Kas dan Buku Titip Jual Puspa Pinunjul. Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Buku Kas berfungsi mencatat arus kas masuk dan keluar. Buku Titip Jual Puspa Pinunjul berfungsi sebagai dokumen untuk mencatat arus barang masuk dan keluar, harga penitip, harga jual, perhitungan margin, bagi hasil antara penitip, penjaga, dan kelompok, sekaligus sebagai kwitansi (Gambar . Buku Titip Jual Puspa Pinunjul merupakan modifikasian catatan akuntansi. Buku ini diisi oleh penjaga dan diperiksa oleh bendahara. Buku ini memuat alur sistem penjualan yang ada pada UMKM Puspa Pinunjul, yaitu titip-jual-bagi hasil (Gambar . Satu lembar buku Titip Jual Puspa Pinunjul diperuntukkan bagi satu orang penitip. Nama penitip ditulis di bagian paling atas. Jika satu penitip menitipkan barang lebih dari satu macam barang, dapat dicatat pada lembar Jika penitip berhenti menjual jenis barang tersebut, maka baris tersisa digunakan untuk mencatat barang jenis baru. Pada tahap titip, penjaga mencatat barang masuk pada Buku Titip Jual Puspa Pinunjul dengan rincian tanggal penerimaan, jenis barang, harga dari penitip . olom A), dan jumlah barang yang dititipkan . olom B). Penitip wajib cek keterangan yang tertulis sama dengan barang yang dititipkan dan harga yang disepakati antara penitip dan penjaga. Pada tahap penjualan, penjaga mencatat jumlah barang yang terjual . olom C), harga jual . olom D), dan margin . olom E). Harga jual pada kolom D adalah harga jual ditetapkan oleh kelompok di atas harga dari penitip. Margin adalah selisih harga jual . olom D) dan harga dari penitip . olom A). Pada akhir aktivitas penjualan per hari, penjaga wajib mendata sisa barang . olom G). Jika ada barang yang diretur kepada penitip, harus dicatat pada kolom F. Sisa barang merupakan jumlah barang yang dititipkan dikurangi jumlah barang terjual dan retur. Sisa barang digunakan untuk data stok barang yang dijual keesokan harinya, dalam kata lain menambah sisa barang pada baris selanjutnya. Tahap bagi hasil menghitung nominal yang diterima oleh penitip, penjaga, dan Nominal yang diserahterimakan kepada penitip per hari . olom H) dihitung dari harga dari penitip . olom A) dikalikan dengan jumlah barang yang terjual . olom C). Nominal yang diserahterimakan kepada penjaga . olom I) dihitung dari jumlah barang yang terjual . olom C) dikalikan dengan margin Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 . olom E) lalu dikalikan besar presentase bagi hasil untuk penjaga. Nominal yang diserahterimakan kepada kelompok . olom J) dihitung dari jumlah barang yang terjual . olom C) dikalikan dengan margin . olom E) lalu dikalikan besar presentase bagi hasil untuk kelompok. Presentase bagi hasil antara penjaga dan kelompok harus disepakati dan diketahui bendahara dan ketua kelompok. Nominal bagi hasil tersebut dapat diambil sehari sampai dengan seminggu sekali. Pada saat bagi hasil diambil untuk akumulasi beberapa hari, maka penjaga wajib Pada diserahterimakan kepada masing-masing pihak, maka penitip, penjaga, dan kelompok yang diwakili oleh bendahara wajib membubuhkan paraf pada kolom tanda tangan di samping nominal. Paraf dapat disertai tanggal pada kolom yang sama atau ditulis pada kolom Tanggal. Bendahara mencatat bagi hasil tersebut sebagai kas masuk pada Buku Kas dengan keterangan tanggal penerimaan, keterangan berupa AuHasil PenjualanAy, nominal penerimaan di sisi Debet, lalu menghitung Saldo Akhir. Bendahara mencatat semua pengeluaran yang berhubungan dengan kelompok sebagai kas keluar pada Buku Kas dengan keterangan tanggal pengeluaran, keterangan sesuai pengeluaran, nominal pengeluaran di sisi Kredit, lalu menghitung Saldo Akhir. Gambar 8. Tampilan Buku Titip Jual Puspa Pinunjul Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Gambar 9. Proses Pembukuan Siklus Penjualan Kelompok UMKM Puspa Pinunjul Suatu proses pembukuan siklus penjualan kelompok UMKM sebagai berikut: Penitip menentukan harga sebuah barang yang telah mengandung margin. Penitip menyepakati harga sebuah barang yang akan dijual oleh penjaga. Jika sudah disetujui maka pencatatan barang masuk dilakukan oleh penjaga Buku Titip Jual Puspa Pinunjul. Penjaga mencatat barang terjual pada Buku Titip Jual Puspa Pinunjul. Penjaga mencatat sisa barang dan hasil penjualan pada satu hari. Jika ada retur barang, maka penjaga menyerahkan kepada penitip. Jika tidak ada retur, maka ini akan menambah saldo barang yang dijual keesokan harinya. Penjaga menghitung dan mencatat bagi hasil untuk dirinya, penitip, dan kelompok pada Buku Titip Jual Puspa Pinunjul. Bendahara mengaudit Buku Titip Jual Puspa Pinunjul untuk rekap penjualan, sekaligus menerima bagi hasil untuk kelompok. Bendahara mencatat kas masuk kelompok pada Buku Kas. Ketua mengawasi Buku Kas dan mengevaluasi arus keluar dan masuk kas. Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Ketua dapat menggunakan hasil evaluasinya untuk menyetujui prosentase bagi hasil antara penjaga dan kelompok. Siklus berakhir ketika penitip sudah menerima bagi hasil. Suatu proses pencatatan pada Buku Buku Titip Jual Puspa Pinunjul terdiri dari: Pada tahap titip, penjaga mencatat barang masuk pada Buku Titip Jual Puspa Pinunjul dengan rincian tanggal penerimaan, jenis barang, harga dari penitip . olom A), dan jumlah barang yang dititipkan . olom B). Penitip wajib cek keterangan yang tertulis sama dengan barang yang dititipkan dan harga yang disepakati antara penitip dan penjaga. Pada tahap penjualan, penjaga mencatat jumlah barang yang terjual . olom C), harga jual . olom D), dan margin . olom E). Harga jual pada kolom D adalah harga jual ditetapkan oleh kelompok di atas harga dari penitip. Margin adalah selisih harga jual . olom D) dan harga dari penitip . olom A). Pada akhir aktivitas penjualan per hari, penjaga wajib mendata sisa barang . olom G). Jika ada barang yang diretur kepada penitip, harus dicatat pada kolom F. Sisa barang merupakan jumlah barang yang dititipkan dikurangi jumlah barang terjual dan retur. Sisa barang digunakan untuk data stok barang yang dijual keesokan harinya, dalam kata lain menambah sisa barang pada baris selanjutnya. Tahap bagi hasil menghitung nominal yang diterima oleh penitip, penjaga, dan Nominal yang diserahterimakan kepada penitip per hari . olom H) dihitung dari harga dari penitip . olom A) dikalikan dengan jumlah barang yang terjual . olom C). Nominal yang diserahterimakan kepada penjaga . olom I) dihitung dari jumlah barang yang terjual . olom C) dikalikan dengan margin . olom E) lalu dikalikan besar presentase bagi hasil untuk penjaga. Nominal yang diserahterimakan kepada kelompok . olom J) dihitung dari jumlah barang yang terjual . olom C) dikalikan dengan margin . olom E) lalu dikalikan besar presentase bagi hasil untuk kelompok. Presentase bagi hasil antara penjaga dan kelompok harus disepakati dan diketahui bendahara dan ketua kelompok. Nominal bagi hasil tersebut dapat diambil sehari sampai dengan seminggu sekali. Pada saat bagi hasil diambil untuk akumulasi beberapa hari, maka penjaga wajib Pada Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 diserahterimakan kepada masing-masing pihak, maka penitip, penjaga, dan kelompok yang diwakili oleh bendahara wajib membubuhkan paraf pada kolom tanda tangan di samping nominal. Paraf dapat disertai tanggal pada kolom yang sama atau ditulis pada kolom Tanggal. Kesepakatan antara Mitra dan Tim Pengabdian Kesepakatan antara mitra dan tim pengabdian untuk workshop dilakukan pada 11 Juni 2023. Pada tahapan ini dilakukan proses MoU antara Universitas PGRI Madiun dan Pemerintah Desa Klumutan untuk kegiatan tridharma perguruan tinggi, serta MoA antara Prodi Pendidikan Akuntansi dan Pemerintah Desa Klumutan untuk kegiatan pengabdian kepada Masyarakat. Hal ini berguna untuk keberlanjutan program ini di masa Pelaksanaan workshop Workshop dilaksanakan dengan urutan acara pada Gambar 10. Acara pembukaan dan sambutan dihadiri oleh Kepala Desa Klumutan, yaitu Agus Proklamanto beserta 17 orang ibu-ibu anggota Kelompok UMKM Puspa Pinunjul. Pada kesempatan ini dilakukan serah terima MoU dan MoA yang telah ditandatangani pimpinan masingmasing institusi (Gambar . Setelah itu, dilakukan pengisian pretest oleh ibu-ibu. Kuesioner pretest terbagi dua bagian, yaitu . pertanyaan identitas dan demografi responden, . jawaban pretest dari pengetahuan awal ibu-ibu peserta. Hasilnya diketahui sebaran demografi peserta pada Tabel 1. Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Gambar 10. Urutan Acara Workshop Gambar 11. Penyerahan MoU dan MoA Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Tabel 1. Demografi Peserta Workshop Jumlah Uraian Prosentase UMUR <=20 0,00 5,88 58,82 23,53 11,76 Total 100,00 PENDIDIKAN TERAKHIR Di Bawah SMA 58,82 SMA 35,29 5,88 Total 100,00 PENGHASILAN PER BULAN DARI UMKM < Rp1. 88,24 Rp1. 000 - Rp2. 5,88 Rp2. 000 - Rp5. 5,88 Total 100,00 PERAN PADA KELOMPOK UMKM Ketua 5,88 Wakil Ketua 5,88 Sekretaris 0,00 Bendahara 5,88 Anggota 70,59 Produksi 11,76 Total 100,00 PERAN PADA USAHA SENDIRI Manajer 0,00 Produksi 94,12 Pemasaran 5,88 Bendahara 0,00 Pengemasan 0,00 Lainnya 0,00 Total 100,00 Saat pemaparan materi, konsep akuntansi diberikan, yaitu terdiri dari definisi, klasifikasi, cara menghitung dan mencatat masing-masing komponen (Gambar . Hal ini berguna agar masing-masing individu mengetahui teori yang dapat digunakan bagi diri sendiri maupun kelompok. Penjelasan penggunaan Buku Titip Jual Puspa Pinunjul Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 diberikan dengan pemberian contoh soal sederhana yang harus dijawab oleh ibu-ibu Agar ibu-ibu semakin paham, kertas kerja dan bolpoin dibagikan untuk uji coba (Gambar . Mereka tampak antusias menjawab dan jawabannya benar. Hal ini merupakan indikator positif produk tim pengabdian diterima masyarakat sasaran. Gambar 12. Pemaparan Materi oleh Tim Pengabdian Gambar 13. Uji Coba Pengisian Buku Titip Jual Puspa Pinunjul Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Pengisian posttest dilakukan untuk menilai pemahaman setelah pemberian materi, serta respon peserta terhadap kegiatan pengabdian. Hasilnya untuk uji pengetahuan ada peningkatan nilai sebesar 22,14% dari rata-rata nilai pretest 7,71 menjadi 9,41 pada Agar ibu-ibu lebih semangat mengisi kuesioner dan tes, doorprize berupa payung diundi (Gambar . Gambar 14. Penyerahan Hadiah Undian Evaluasi Hasil pre dan posttest serta reaksi masyarakat sasaran selama kegiatan berlangsung akan menjadi rujukan perbaikan. Kebermanfaatan kegiatan dievaluasi berdasarkan kuesioner yang sama dengan item pada Yusdita et al. Hasilnya ada pada Tabel 2. Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Tabel 2. Hasil Rekapitulasi Jawaban Kuesioner Umpan Balik Pengabdian Item Pernyataan Pelatihan ini bermanfaat untuk Setuju Agak Setuju Agak Netral Tidak Setuju Tidak Setuju Total Penjelasan pemateri mudah untuk Penjelasan pemateri menarik untuk disimak Pelatihan ini dapat diaplikasikan untuk masyarakat Pelatihan ini mudah dilakukan secara mandiri di masa depan Pelatihan ini menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat Hasil pada tabel 1 menunjukkan bahwa 94,1% peserta merasa pelatihan akuntansi titip jual ini bermanfaat untuk masyarakat serta dapat diaplikasikan untuk masyarakat. 88,2% peserta merasa materi pelatihan ini dapat dilakukan secara mandiri di masa 82,4% peserta merasa pelatihan akuntansi titip jual ini mudah dipahami dan menarik untuk disimak. 76,5% peserta yakin pelatihan ini dapat menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini sebenarnya dirasakan manfaatnya dan dapat dipraktikkan mandiri oleh masyarakat, namun belum yakin dapat menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat. Berdasarkan testimoni pengurus inti kelompok, didapatkan satu masalah tambahan yang teridentifikasi yaitu, kurangnya akuntabilitas selama ini tentang alur penjualan titip jual. Dengan model pencatatan yang diciptakan oleh tim pengabdian diharapkan dapat menyelesaikan masalah tersebut. Revisi produk ternyata tidak diperlukan pada tahap ini. Hasil cukup memuaskan sehingga pada saat akhir acara dapat langsung dilakukan serah terima Buku Titip Jual dari Tim Pengabdian kepada Ketua Kelompok Puspa Pinunjul. Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Penyusunan buku petunjuk dan flowchart Buku petunjuk akan disusun agar keberlanjutan ilmu dapat diwariskan kepada pengurus UMKM selanjutnya dan pengurus dapat mempelajari secara mandiri ketika tim pengabdian tidak mendampingi lagi. Proses penerbitan buku dan HKI flowchart juga dilakukan pada tahapan ini. Penyusunan buku petunjuk masih dalam proses pengerjaan, sedangkan flowchart sudah berhasil didaftarkan hak cipta . ttps://ehakcipta. id/index. php/c?code=YzZjMzNiMDZkOThiZjc5ZjdmNTFjYzNkOTU 1NzA0MjkK). Pada saat artikel ini disusun, proses langkah 7 sampai dengan 10 pada Gambar 1 masih dalam proses, sehingga pembahasan hanya sampai langkah 6. Dokumentasi dalam bentuk video dapat disaksikan di https://youtu. be/_lADOtuxXvM. SIMPULAN DAN SARAN Pelatihan Akuntansi Titip Jual pada Kelompok UMKM Puspa Pinunjul. Desa Klumutan. Kecamatan Saradan. Kabupaten Madiun berhasil dilaksanakan 6 dari 10 tahap keseluruhan pengabdian. Hasilnya adalah transfer pengetahuan akuntansi kepada anggota UMKM dan produk bernama Buku Titip Jual Puspa Pinunjul. Nilai posttest pengetahuan akuntansi naik 22,14% dari pretest. Nilai kesuksesan dan kebermanfaatan program pengabdian juga menunjukkan hasil Sangat Baik. Saran untuk pengabdian kepada masyarakat mendatang adalah membuat video tutorial pembukuan untuk kelompok UMKM. Tim pengabdian kepada masyarakat juga dapat mengajak mitra dari kelompok UMKM jenis lain untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa yang mengikuti kegiatan. UCAPAN TERIMAKASIH Terima kasih kepada LPPM Universitas PGRI Madiun atas bantuan berupa hibah internal sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan Yusdita. Wihartanti. Anjaswari dan Putri Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 DAFTAR PUSTAKA