Prosiding Seminar Pengabdian Masyarakat LPPM Unsera Website: https://e-jurnal2. org/index. php/Senama E-ISSN: x-x MEMBANGUN GENERASI PEDULI LINGKUNGAN: EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH DI SMA NEGERI 7 KOTA SERANG Angelia Alexandra1. Andhyca Moza Mahesa Antony 2. Alfadri3. Kheisya Aprianti4. Meilinda Nurjanah5. Rival Padillah6. Shella Agustina7. Siti Elin Nurlaila8. Miranty Putry. ST. MT9 1Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi Bisnis. Universitas Serang Raya 2Program Studi Ilmu Hukum. Fakultas Fakultas ilmu sosial, ilmu politik dan hukum. Universitas Serang Raya 3Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Serang Raya 4Program Studi Ilmu Komunikasi. Fakultas Fakultas ilmu sosial, ilmu politik dan hukum. Universitas Serang Raya 5Program Studi Administrasi Negara. Fakultas Fakultas ilmu sosial, ilmu politik dan hukum. Universitas Serang Raya 6Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Serang Raya 7Program Studi Ilmu Komunikasi. Fakultas Fakultas ilmu sosial, ilmu politik dan hukum. Universitas Serang Raya 8Program Studi Pendidikan Matematika. Fakultas Studi Islam dan Pendidikan. Universitas Serang Raya 9Dosen Pembimbing Lapangan. Universitas Serang Raya E-mail: 1angeliaalexandra123@gmail. com, 2mozaandhycamozam@gmail. 3alfadrirafael@gmail. com, 4kheisyapp@gmail. com, 5meilindanrjnh01@gmail. 6rivalpadillah55@gmail. com, 7shellaaugustina27@gmail. com, 8sitielinnurlaila29@gmail. 9mirantiputri84@gmail. ABSTRAK Pengelolaan sampah yang efektif adalah elemen krusial dalam menciptakan atmosfer sekolah yang bersih dan sehat. Program Kuliah Kerja mahasiswa (KKM) ini dilakukan di SMA Negeri 7 Kota Serang tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menangani sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan mencakup penyuluhan, pelatihan pemisahan limbah, pengaplikasian teknik pembentukan kompos, serta penerapan program daur ulang yang melibatkan siswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya manajemen sampah dan meningkatnya inisiatif mereka untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan mengurangi penggunaan plastik dan memanfaatkan sampah Aktivitas ini diharapkan bisa menjadi contoh pendidikan yang dapat diterapkan di sekolah lain dalam rangka menciptakan budaya peduli lingkungan dI usia dini. Kata kunci: Kesadaran lingkungan. KKM. Pengelolaan sampah. Sekolah. Siswa ABSTRACT Effective waste management is a crucial element in creating a clean and healthy school atmosphere. The Student Work Lecture Program (KKM) is carried out at SMA Negeri 7 Serang City with the aim of increasing students' understanding and skills in handling waste independently and sustainably. The approach used includes counseling, waste separation training, application of compost formation techniques, and implementation of a recycling program involving students. The results of this activity show an increase in students' understanding of the importance of waste management and an increase in their initiative to keep the school environment clean by reducing the use of plastic and utilizing organic waste. It is hoped that this activity can become an educational example that can be implemented in other schools in order to create a culture of environmental care at an early age. Keywords: Environ mental awareness. KKM. Waste management. Schools. Students SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT LPPM UNSERA UNIVERSITAS SERANG RAYA Prosiding Seminar Pengabdian Masyarakat LPPM Unsera Website: https://e-jurnal2. org/index. php/Senama E-ISSN: x-x PENDAHULUAN Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan menjadi isu global yang semakin mendesak untuk ditangani. Indonesia, masalah pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi, terutama di kota-kota besar. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2020. Indonesia menghasilkan sekitar 67,8 juta ton sampah per tahun, dengan hanya 60% yang dikelola dengan baik (KLHK. Hal ini menunjukkan perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat, pentingnya pengelolaan sampah yang SMA Negeri 7 Kota Serang berkomitmen untuk menjadi pelopor dalam menciptakan generasi yang peduli lingkungan melalui program edukasi pengelolaan sampah. Penelitian oleh Sari et . menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan di sekolah dapat meningkatkan isu-isu lingkungan dan mendorong mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian Dengan mengintegrasikan materi pengelolaan sampah ke dalam kurikulum. SMA Negeri 7 Kota Serang berupaya membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola sampah secara efektif. Melalui berbagai kegiatan, seperti sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung dalam pengelolaan sampah, diharapkan siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan sampah dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini akan membahas langkah-langkah yang diambil oleh SMA Negeri 7 Kota Serang dalam membangun generasi peduli lingkungan melalui edukasi pengelolaan sampah, serta dampak yang diharapkan dari program ini terhadap siswa dan masyarakat sekitar. Di akhir paragraf pendahuluan dituliskan tujuan dan manfaat dari program pengabdian yang telah dilaksanakan. METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang dilaksanakan pada bulan . di SMA Negeri 7 Kota Serang. Organisasi Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK), melalui perantara OSIS dan MPK pengelolaan sampah, dengan tujuan bisa disalurkan lagi dari OSIS dan MPK kepada seluruh siswa/siswi dan masyarakat, terkait cara pengelolaa sampah ini. Adapun jumlah dari OSIS dan MPK yaitu berjumlah 53 orang, yang terdiri dari OSIS 25 siswa/i dan MPK 28 siswa/i. Metode Kegiatan Adapun metode kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) ini meliputi: Obesrvasi Sekolah Obesrvasi bersama OSIS dan MPK mengenai cara mengelola sampah dan Kegiatan ini, kami melakukan presentasi Ketika KKM kegiatan KKM dengan pengelolaan Diskusi Program Kerja dan Pelaksanaan Pada tahap ini kami mahasiswa KKM 30 UNSERA melakukan diskusi terkait program kerja dan Kami melakukan diskusi terkait waktu dan hari pelaksaan dengan guru di SMA Negeri 7 Kota Serang tujuannya agar bisa menyesuaikan dengan aktivitas sekolah, lalu kami melakukan diskusi kembali dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) terkait program kerja yang akan kami laksanakan di SMA Negeri 7 Kota Serang dan kami Prosiding Seminar Pengabdian Massyarakat LPPM Unsera Website: https://e-jurnal2. org/index. php/Senama E-ISSN : x-x Mahasiswa KKM 30 UNSERA melakukan diskusi terkait jadwal pelaksanaan dan program kerja yang sudah didiskusikan bersama guru di SMA Negeri 7 Kota Serang dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Pada tahap ini juga kami melakukan pembagian program kerja yang sudah didiskusikan kepada anggota Mahasiswa KKM 30 UNSERA supaya terkordinasi dan berjalan dengan baik. Persiapan Pada kepelaksanaan kami membuat PPT materi perihal proker yang akan dilaksanakan, lalu menyiapkan bahan dan alat Ae alat yang dibutuhkan, selain itu juga, kami pelaksanaan/Log Book dan absensi dari kegiatan ini. Pelaksanaan Pada kegiatan ini kami juga menggunakan metode diskusi dan praktek lapangan, kami juga memberikan gambaran umum mengenai cara memilah dan memilih jenis sampah, membuat kompos cair, membuat biopori, bekerja sama dengan bank sampah dan menyediakan tempat sampah besar, kegiatan terakhir yaitu praktek langsung ke lapangan sesuai yang sudah digambarkan dan diarahkan oleh Kelompok KKM 30 UNSERA kepada OSIS dan MPK dan kami. OSIS dan MPK melakukan sosialisasi ke bank sampah untuk menjalin kerja sama dari pihak SMA Negeri 7 Kota Serang dengan bank sampah dan kami juga melakukan renovasi area taman dan kolam dengan tujuan mengaktifkan kembali kolam dan membersihkan area tamannya. Evaluasi Evaluasi kegiatan dilakukan dengan Laporan Pelaksanaan/Log Book yang telah disusun untuk menilai, kegiatan yang dilaksanakan dan kehadiran, lalu melakukan Evaluasi Kelompok KKM 30 UNSERA dengan tujuan mengevaluasi kinerja anggota KKM 30 UNSERA agar lebih baik dalam menjalani pelaksanaan Program Kerja. OBSERVASI SEKOLAH Diskusi Program Kerja dan Pelaksanaan Persiapan Pelaksanaan Evaluasi Gambar 1 Diagram Alir HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKM 30 di SMA Negeri 7 Kota Serang yang dilakukan dengan diskusi, perencanaan dan pelaksanaan diperoleh bahwa OSIS dan MPK SMA Negeri 7 Kota Serang bisa menyalurkan pengetahuan yang sudah diberikan dan langsung di peraktekan ke lapangan seperti memilih dan memilah penggunaannya, membuat kompos cair, menyediakan dan pengecatan bak sampah dan merenovasi kolam. KKM ini juga dilakukan dalam tiga tahap pelaksanaan atau tiga sesi yaitu: pemberian materi, pelaksanaan kegiatan dan hasil pelaksanaan program kerja. Pemberian Materi Langkah pertama dalam edukasi biopori dan pembuatan kompos adalah Materi mencakup berbagai hal, termasuk definisi materi dan cara pelaksanaan dan pembuatannya. Kedua, dampak negative sampah terhadap lingkungan dan Kesehatan Prosiding Seminar Pengabdian Masyarakat LPPM Unsera Website: https://e-jurnal2. org/index. php/Senama E-ISSN: x-x manusia, bagaimana sampah yang tidak dimanfaatkan berdampak buruk pada Kesehatan manusia. Ketiga, sampah: memilih dan memilah sampah, pembuatan biopori dan penggunaanya dan pembuatan kompos cair, dengan ramah lingkungan dan mudah dilakukan dirumah dan untuk Materi ini menjelaskan bagaimana cara memilih dan memilah pembuatan bioori dan kompos dengan baik dan ramah lingkungan dan berakhirnya sampah di bank sampah. Gambar 2 mahasiswa KKM 30 UNSERA dengan OSIS dan MPK Gambar 3 materi memilah dan memilih sampah. Gambar 4 materi pembuatan biopori Gambar 5 materi pembuatan kompos Selain itu, siswa diberi pengetahuan tentang metode memilih dan memilih berdasarkan jenis dan kategori, sehingga sampah dapat diolah, dijadikan kompos dan didaur ulang dengan lebih efektif. Pengetahuan yang diberikan adalah cara memilih dan memilih sampah yang baik, membuat kompos cair, membuat biopori untuk Kompos. Selain itu mendorong OSIS dan MPK agar lebih mengembangkan metode pengelolaan sampah yang lebih inovatif dan mendukung ide Ae ide baru yang ingin mereka kembangkan. Materi disajikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, sehingga OSIS dan MPK tertarik dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan. Pelaksanaan Kegiatan Program meliputi kegiatan memilah dan memilih sampah, pembuatan lubang biopori, penyediaan dan penempatan bak sampah, pembuatan kompos, renovasi kolam serta bekerja sama dengan bank sampah. Kegiatan ini melibatkan OSIS dan MPK sebagai berjalannya pelaksanaan program Sampah organik dan anorganik yang sudah dipilih, organik akan diolah menjadi kompos lalu anorganik akan didaur ulang dan ditukarkan ke pada pihak bank sampah. Sementara itu lubang biopori dibuat didekat area kolam karena banyaknya daunan yang jatuh diarea itu, tujuannya agar memudahkan peletakan sampah daun Prosiding Seminar Pengabdian Massyarakat LPPM Unsera Website: https://e-jurnal2. org/index. php/Senama E-ISSN : x-x meningkatkan daya resap tanah. Lalu membuat kompos cair, yang dibantu oleh OSIS dan MPK dilakukandi area sekolah dengan media bahan kompos penyaringan kompos cair, yang disi di galon ialah tanah subur, sampah daun dan sampah dapur, lalu ditambahkan air beras untuk mempermudah proses terjadinya kompos cair. Dilanjut dengan dengan mengaktifkan kembali membersihkan dan mengecat ulang kolam dengan dibantu oleh OSIS dan MPK agar kolam tersebut dibangun dengan tidak sia sia lalu dikolam tersebut diisi ikan mas dan ikan sapu sapu dengan tujuan agar lebih indah ketika dilihat orang lain. Lalu kami mengarahkan OSIS dan MPK untuk sosialisasi ke bank sampah dengan tujuan bekerja sama untuk menjual sampah Ae sampah anorganik yang sudah dikumpulkan. Kehadiran KKM 30 UNSERA membuat OSIS dan MPK termotivasi dan terbantu sehingga mereka bisa menindaklanjuti kegiatan yang sudah terjalani oleh KKM 30 UNSERA sehingga mereka akan membawa kontribusi dan perubahan besar untuk SMA Negeri 7 Kota Serang. Mereka tanggung jawab lebih untuk merawat dan menjaga hasil akhir dari program kerja yang telah terlaksana. Hasil Pelaksanaan Program Kerja Hasil akhir dari program kerja yang dilaksanakan oleh KKM 30 UNSERA dengan bantuan OSIS dan MPK telah terlaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif yang nyata bagi SMA Negeri 7 Kota Serang. Kegiatan ini dimulai dari proses memilih dan memilih sampah organik dan anorganik yang kini telah menjadi kebiasaan baru di lingkungan sekolah, dengan keterlibatannya. OSIS dan MPK melanjutkan kegiatan tersebut dan menyalurkan ke siswa lain umtuk mengetahui cara memilih dan memilih sampah dengan baik. Lubang biopori berhasil diletakan diarea kolam, tidak hanya sebagai tempat pembuatan kompos alami, tetapi juga sebagai tambahan area resapan air untuk mengurangi genangan saat terjadinya Selain itu, penyedian bak sampah telah ditempatkan diarea Ae area utama sekolah tujuannya agar Kegiatan pembuatan kompos cair juga berjalan dengan baik sesuai dengan yang udah diarahkan, memanfaatkan tanah subur, daun kering, dan sampah kering dengan tambahan air beras untuk tanaman di SMA Negeri 7 Kota Serang. Renovasi kolam pun telah selesai dilaksanakan, mencakup pengecatan memperbaiki jalur air agar dapat menjadikan kolam kembali bersih dan Sebagai upaya keberlanjutan. OSIS dan MPK menjalin kerja sama dengan Bank Sampah dengan bantuan KKM 30 UNSERA sebagai perantara dan memberikan arahan kebada OSIS dan MPK untuk sosialisasi terkait pengelolaan sampah anorganik yang sudah terkumpul sehingga dapat Seluruh rangkaian dukungan dan partisipasi aktif dari OSIS dan MPK, yang sekaligus menjadi KESIMPULAN Program dilaksanakan oleh Mahasiswa KKM 30 Universitas Serang Raya (UNSERA) di SMA Negeri 7 Kota Serang telah memberikan dampak positif dan nyata dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa terhadap pengelolaan Kegiatan ini melibatkan OSIS dan MPK sebagai peserta aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari memilah dan memilih sampah, pembuatan lubang biopori untuk kompos dan resapan air, penyediaan serta pengecatan bak sampah. Prosiding Seminar Pengabdian Masyarakat LPPM Unsera Website: https://e-jurnal2. org/index. php/Senama E-ISSN: x-x pembuatan kompos cair, hingga renovasi kolam sekolah. Kolaborasi yang dilakukan juga mencakup kerja sama dengan bank sampah sebagai upaya berkelanjutan dalam pengelolaan sampah anorganik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menginternalisasi nilai-nilai peduli lingkungan dan menerapkannya secara langsung di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan budaya sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan serta menjadi contoh yang dapat diadopsi oleh sekolah lain di wilayah Serang maupun secara nasional. UCAPAN TERIMAKASIH Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak SMA Negeri 7 Kota Serang yang telah memberikan dukungan dan fasilitas dalam pelaksanaan program ini, khususnya kepada seluruh guru, staf sekolah, serta siswa-siswi OSIS dan MPK yang telah berperan aktif dan antusias dalam setiap Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang telah membimbing Tak lupa, kami haturkan apresiasi kepada LPPM Universitas Serang Raya yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melaksanakan KKM dan mempublikasikan kegiatan ini melalui Semoga kontribusi kecil ini dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Teknologi KAbupaten Batang. SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DI SMA N 1 BAWANG MELALUI PMS UNTUK MENINGKATKAN KRETIVITAS SISWA, 1 - 8. Aulia. Sari. Syarikasari. Adam, , & Sofi. Optimalisasi Pengelolaan Pemanfaatan Sampah Oleh Mahasiswa KKM Uniwara di Kelurahan Bugul Kidul. PERTANIAN JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 34. Meisanti. Ushaim. Gunadi. Fibahrina. , & Anjani. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ. PENGELOLAAN SAMPAH DAN PENINGKATAN FASILITAS SEKOLAH DISDN PEKAYON JAYA IV KOTA BEKASI, Suprihandoko. Putra. Fajrin. Simarmata. Santos. Yudha. , . Setyawan. PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS EKONOMI MELALUI KEGIATAN TEMATIK DIPADUKUHAN PRANGWEDANAN KECAMATAN BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL. JURNAL PELAYANAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA, 4. DAFTAR PUSTAKA