ECO-BUILD JOURNAL PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Bank Sampah: Studi Kasus Peran Mahasiswa UM Berau sebagai Fasilitator Darmono1. Merlin2 Universitas Muhammadiyah Berau merlinstiem19@gmail. ABSTRACT This qualitative case study aims to analyze the role of UM Berau students as facilitators in empowering the community economy through waste banks in Berau, as well as to identify supporting factors and challenges. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving student facilitators and community Thematic analysis revealed four main themes: the active role of students as agents of change . nitiation, technical assistance, network facilitatio. , the economic impact on the community . ncreased income, potential for creative enterprise. , the process of empowerment and joint learning . ormation of independent groups, knowledge transfe. , and challenges and hopes for sustainability . articipation, infrastructure, suppor. The results indicate the central role of students in motivating, assisting, and connecting the community, which positively affects income improvement and entrepreneurial potential. The empowerment process takes place through the formation of independent groups and knowledge transfer. However, challenges related to participation and infrastructure need to be addressed. This study concludes that UM Berau students play a crucial role in empowering the community economy through waste banks, with the expectation that this program can be sustained and replicated. Keywords: Student Facilitators. Community Empowerment. Waste Banks. Economic Development ABSTRAK Studi kasus kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa UM Berau sebagai fasilitator dalam memberdayakan perekonomian masyarakat melalui bank sampah di Berau, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan fasilitator mahasiswa dan anggota masyarakat. Analisis tematik mengungkapkan empat tema utama: peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan . nisiasi, bantuan teknis, fasilitasi jaringa. , dampak ekonomi bagi masyarakat . eningkatan pendapatan, potensi usaha kreati. , proses pemberdayaan dan pembelajaran bersama . embentukan kelompok mandiri, transfer pengetahua. , serta tantangan dan harapan untuk keberlanjutan . artisipasi, infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan peran sentral mahasiswa dalam memotivasi, membantu, dan menghubungkan masyarakat, yang berdampak positif pada peningkatan pendapatan dan potensi kewirausahaan. Proses pemberdayaan berlangsung melalui pembentukan kelompok independen dan transfer pengetahuan. Namun, tantangan terkait partisipasi dan infrastruktur perlu ditangani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa UM Berau berperan penting dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui bank sampah, dengan harapan program ini dapat dipertahankan dan Kata kunci: Fasilitator Mahasiswa. Pemberdayaan Masyarakat. Bank Sampah. Pengembangan Ekonomi PENDAHULUAN kualitas hidup, serta menimbulkan berbagai Permasalahan sampah di Indonesia sisi lain, sampah juga memiliki potensi pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi ekonomi jika dikelola secara tepat, salah yang pesat, sehingga menimbulkan tantangan satunya melalui konsep bank sampah yang kini serius baik dari aspek lingkungan maupun semakin berkembang di berbagai daerah sosial ekonomi masyarakat (Kusuma, 2. (Rahmawati, 2. Sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat Bank dampak negatif lainnya (Santoso, 2. pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 tidak hanya berfokus pada pengurangan Penelitian limbah, tetapi juga memberikan nilai tambah menganalisis peran mahasiswa UM Berau ekonomi bagi warga (Sari & Putri, 2. Melalui bank sampah, masyarakat didorong ekonomi masyarakat melalui bank sampah, untuk memilah, menabung, dan mendaur ulang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan Diharapkan, hasil studi ini ekonomi lokal (Wahyuni, 2. Selain itu, program bank sampah juga berperan dalam masyarakat berbasis pengelolaan sampah yang inovatif dan berkelanjutan di masa depan. pengelolaan sampah sehari-hari (Hidayat. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan Keberhasilan pemberdayaan ekonomi Pendekatan ini dipilih untuk memperoleh melalui bank sampah sangat dipengaruhi oleh mahasiswa UM Berau sebagai fasilitator fasilitator, termasuk mahasiswa yang terlibat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam program pengabdian masyarakat (Putra, melalui bank sampah di wilayah Berau. Studi Mahasiswa, sebagai agen perubahan, kasus memungkinkan peneliti untuk menggali dapat menjadi fasilitator yang efektif dalam proses, dinamika, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan tantangan sampah secara produktif (Nugroho, 2. Penelitian dilakukan di Kabupaten Berau. Studi kasus peran mahasiswa UM Berau Kalimantan Timur, khususnya di komunitas sebagai fasilitator dalam program bank yang telah menjalankan program bank sampah sampah menjadi penting untuk dikaji, guna dengan pendampingan mahasiswa UM Berau. melihat sejauh mana kontribusi mereka dalam Waktu penelitian berlangsung selama tiga bulan, mulai dari Januari hingga Maret 2025. Subjek penelitian adalah mahasiswa UM pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Berau yang berperan sebagai fasilitator, serta Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU masyarakat yang menjadi peserta aktif dalam HASIL DAN PEMBAHASAN program bank sampah. Informan dipilih secara Hasil purposive, yaitu mahasiswa yang terlibat Peran Aktif Mahasiswa sebagai Agen langsung dalam program dan warga yang Perubahan berpartisipasi aktif dalam pengelolaan bank Sebagian . Jumlah informan adalah 30 orang menekankan peran proaktif mereka dalam untuk mendapatkan data yang representatif. mengidentifikasi potensi bank sampah dan Data dikumpulkan melalui beberapa teknik mengenalkan konsepnya kepada masyarakat. Strategi persuasif dan contoh keberhasilan Wawancara mendalam dengan mahasiswa program lain menjadi kunci motivasi awal fasilitator dan anggota masyarakat untuk kendala yang dihadapi. Pada tahap awal pelaksanaan program Observasi partisipatif selama kegiatan keraguan dari sebagian warga. Namun, dengan bank sampah berlangsung untuk melihat pendekatan persuasif dan edukatif, para langsung proses pelaksanaan dan interaksi mahasiswa secara konsisten memberikan antara mahasiswa dengan masyarakat. penjelasan mengenai manfaat ekonomi dan Dokumentasi berupa catatan kegiatan, lingkungan dari pengelolaan sampah. Mereka laporan program, dan foto sebagai data bahkan menyertakan contoh keberhasilan bank sampah di daerah lain sebagai bentuk inspirasi. Data Kesabaran dan ketekunan mahasiswa dalam menggunakan teknik analisis tematik, melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah yaitu dengan mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari hasil wawancara, ketertarikan warga yang sebelumnya bingung Proses Dalam analisis meliputi tahap reduksi data, implementasi, mahasiswa juga berperan aktif penyajian data, dan penarikan kesimpulan. dalam pendampingan teknis, mulai dari Validitas data dijaga melalui triangulasi pemilahan, penimbangan, hingga pencatatan sumber dan teknik, serta pengecekan ulang kepada informan . ember chec. pembentukan struktur organisasi bank sampah Mereka agar dapat berjalan secara mandiri dan Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 Warga merasa pendampingan terhadap sampah pun mulai terjadi, dari yang ini sangat bermanfaat karena membantu sebelumnya dianggap sebagai limbah tak mereka memahami sistem secara menyeluruh. berguna menjadi sumber penghasilan. Di sisi Selain itu, mahasiswa berperan sebagai lain, sebagian kecil warga mengaku belum penghubung antara komunitas dengan pihak merasakan dampak signifikan karena volume eksternal, seperti dinas lingkungan hidup dan sampah yang dikumpulkan masih rendah. pengepul sampah. Peran ini dinilai krusial Selain manfaat ekonomi langsung, muncul juga potensi baru dalam bentuk usaha kreatif memperluas peluang keberlanjutan program. berbasis daur ulang. Dengan bimbingan dari Meskipun ada tantangan dalam menjalin kerja mahasiswa, beberapa warga mulai mencoba sama dengan pihak luar, upaya mahasiswa membuat produk seperti tas dari bungkus kopi dalam membangun koneksi sangat diapresiasi dan vas bunga dari botol plastik. Para warga dan menjadi fondasi penting bagi mahasiswa melihat adanya potensi kreativitas kelangsungan bank sampah. di masyarakat dan berusaha mendorongnya Dampak Ekonomi Dirasakan Masyarakat melalui pelatihan sederhana. Namun demikian, pengembangan usaha kreatif ini masih terbatas Sebagian . pada kelompok tertentu dan belum sepenuhnya melaporkan adanya peningkatan pendapatan menjangkau seluruh warga yang terlibat dalam tambahan, meskipun jumlahnya bervariasi. Program bank sampah yang difasilitasi oleh Proses Pemberdayaan dan Pembelajaran Bersama terhadap kondisi ekonomi warga, meskipun Sebagian besar warga . merasakan dalam skala yang masih terbatas. Mayoritas kelompok-kelompok memperoleh tambahan penghasilan setiap Pembentukan kelompok dalam program bank bulan yang digunakan untuk kebutuhan sehari- sampah memberikan dampak positif terhadap Meskipun jumlahnya belum besar, manfaat ekonomi ini tanggung jawab di antara warga. Dengan dirasakan nyata dan memberikan motivasi, struktur kelompok yang jelas, warga merasa terutama bagi anak-anak yang ikut aktif lebih mudah dalam menjalankan tugas masing- mengumpulkan sampah. Perubahan persepsi masing, yang pada akhirnya memperkuat rasa Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 Mahasiswa meningkatkan kesadaran adalah tantangan menjelaskan bahwa tujuan dari pembentukan Dalam pelaksanaan program bank sampah, berbagai tantangan dihadapi baik oleh kemandirian masyarakat agar pengelolaan mahasiswa fasilitator maupun masyarakat. Salah satu kendala utama yang muncul adalah perubahan perilaku masyarakat. Banyak warga Meski masih menunjukkan kebiasaan lama, seperti mahasiswa juga mencatat bahwa tingkat enggan memilah sampah, sehingga perlu kemandirian tiap kelompok masih beragam upaya sosialisasi dan edukasi yang dilakukan tergantung pada wilayah dan dinamika internal secara terus-menerus. masing-masing. Selain itu, program ini juga Mahasiswa membawa dampak nyata dalam bentuk mengubah kebiasaan yang sudah tertanam sejak lama bukanlah hal yang mudah dan kapasitas masyarakat. Sebagian besar warga membutuhkan kesabaran serta pendekatan merasa memperoleh ilmu baru, tidak hanya yang berkelanjutan. Selain tantangan perilaku, seputar pengelolaan sampah, tetapi juga keterampilan administrasi dan pengelolaan hambatan yang signifikan. Baik mahasiswa maupun warga menyoroti kurangnya fasilitas Para mereka lakukan bukan sekadar memberikan sampah yang memadai dan alat timbang yang Hal ini dinilai dapat menghambat masyarakat dengan keterampilan agar dapat kelancaran operasional bank sampah. Oleh Meskipun karena itu, mahasiswa menyuarakan harapan secara umum peningkatan kapasitas telah agar ada dukungan lebih lanjut dari pemerintah dirasakan, masih ada sebagian kecil warga daerah, terutama dalam bentuk infrastruktur yang membutuhkan pendampingan lanjutan dan regulasi yang mendukung keberlanjutan dalam aspek-aspek tertentu. Tantangan dan Harapan Keberlanjutan Meski menghadapi berbagai kendala. Sebagian besar mahasiswa . mengembangkan program ini tetap tinggi. Baik mahasiswa maupun warga menunjukkan Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 optimisme bahwa bank sampah memiliki yang setuju atau sangat setuju dengan potensi besar untuk menjadi gerakan mandiri pernyataan terkait peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam program bank sampah. membawa manfaat lingkungan, tetapi juga Tingkat kesetujuan tertinggi terdapat pada manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. peran inisiasi dan motivasi, diikuti oleh Peran sentral mahasiswa UM Berau pendampingan teknis, dan yang sedikit lebih sebagai fasilitator dalam memberdayakan rendah pada peran sebagai penghubung ekonomi masyarakat melalui bank sampah. Mereka tidak hanya memberikan pengetahuan Persepsi Ekonomi Program Bank Sampah Dampak Ekonomi menghubungkan masyarakat dengan peluang yang lebih luas. Dampak ekonomi yang dirasakan, meskipun bertahap, memberikan Warga Dampak Persentase Responden (%) Peningkatan Pendapatan Tambahan Potensi Usaha Kreatif 65 Tabel ini menggambarkan persentase kontribusi positif bagi pendapatan rumah responden warga yang merasakan dampak ekonomi positif dari program bank sampah. Sebagian Proses pemberdayaan berjalan melalui pendapatan tambahan, sementara sebagian pembentukan kelompok mandiri dan transfer pengembangan usaha kreatif berbasis sampah. partisipasi, infrastruktur, dan keberlanjutan Tingkat Penerapan Aspek Pemberdayaan perlu diatasi untuk memastikan program ini dan Pembelajaran Bersama memberikan manfaat jangka panjang bagi Aspek Pemberdayaan Namun, masyarakat Berau. Tingkat Kesetujuan Responden terhadap Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan Sub-Tema Tingkat (%) Kesetujuan Inisiasi dan Motivasi Pendampingan Teknis Penghubung Jaringan Tabel Pembentukan Kelompok Mandiri Transfer Pengetahuan Tingkat (%) Penerapan Tabel diatas menunjukkan persentase responden yang merasakan adanya penerapan Transfer pengetahuan dan keterampilan dinilai responden . abungan mahasiswa dan warg. Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 cukup tinggi, diikuti oleh pembentukan kelompok mandiri di tingkat masyarakat. personal dan metode pembelajaran yang Identifikasi Tantangan Utama Keberlanjutan Program Tantangan Keberlanjutan Motivasi mahasiswa yang beragam. Frekuensi & 22 Kendala Partisipasi Kesadaran Keterbatasan Infrastruktur & 18 Dukungan mulai dari penerapan ilmu akademik hingga kesadaran lingkungan, menjadi modal utama Pendekatan yang melibatkan tokoh masyarakat Tabel diatas menunjukkan frekuensi responden . abungan mahasiswa dan warg. awalnya bervariasi antara skeptis dan antusias, namun kemudian menunjukkan komitmen keberlanjutan program bank sampah. Kendala yang kuat terhadap program (Santoso, 2. partisipasi dan kesadaran menjadi tantangan Hal ini mengindikasikan bahwa keberhasilan yang paling sering diungkapkan, diikuti oleh program bank sampah sangat bergantung pada keterbatasan infrastruktur dan dukungan. strategi komunikasi dan pendampingan yang Pembahasan Hasil analisis wawancara terhadap 15 Pendampingan teknis dan organisasi mahasiswa fasilitator UM Berau dan 15 yang dilakukan mahasiswa secara rutin anggota masyarakat peserta program bank membantu masyarakat mengatasi berbagai kendala teknis dan membentuk struktur mahasiswa sebagai agen perubahan dalam organisasi yang sesuai dengan karakteristik pemberdayaan ekonomi masyarakat. Temuan komunitas lokal. Proses pembelajaran kolektif ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang yang terjadi di masyarakat meningkatkan keterampilan memilah sampah dan kesadaran mahasiswa dalam pengelolaan bank sampah lingkungan secara bertahap, sebagaimana sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan ditemukan dalam studi oleh Wahyuni . masyarakat (Putriyanti, 2. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai penginisiasi program, tetapi juga sebagai motivator dan Selain itu, peran mahasiswa sebagai fasilitator yang membangun kepercayaan serta penghubung jaringan eksternal membuka Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU peluang pemasaran produk daur ulang dan membangun kesadaran bahwa pengelolaan akses pasar yang lebih luas, sehingga sampah harus menjadi gaya hidup, bukan memperkuat aspek ekonomi dari program ini. sekadar sumber pendapatan tambahan. Hal ini Dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat sesuai dengan temuan Fikriyyah . yang cukup signifikan, terutama dalam peningkatan masyarakat memerlukan upaya berkelanjutan meskipun bervariasi antar individu. Beberapa warga bahkan mulai mengembangkan usaha Keterbatasan infrastruktur dan dukungan kreatif berbasis daur ulang, yang menunjukkan kebijakan dari pemerintah daerah juga menjadi adanya transformasi dari sekadar pengelolaan kendala yang perlu diatasi untuk memperluas sampah menjadi aktivitas ekonomi produktif skala dan dampak program. (Rahmawati, 2. Hal ini memperkuat peran Harapan mahasiswa dan masyarakat bank sampah sebagai instrumen pemberdayaan terhadap keberlanjutan dan pengembangan ekonomi yang tidak hanya mengurangi limbah komitmen yang kuat untuk menjadikan inisiatif ini sebagai model pemberdayaan yang Proses pemberdayaan yang terjadi juga dapat direplikasi di wilayah lain. Dengan melibatkan pembentukan kelompok mandiri dukungan yang memadai, termasuk fasilitas yang mampu mengelola kegiatan secara dan pelatihan lanjutan, program ini berpotensi swadaya, termasuk pengelolaan keuangan memberikan kontribusi signifikan terhadap Proses pembelajaran dua arah peningkatan ekonomi masyarakat (Junedi et royong yang menjadi modal sosial penting wawancara menggarisbawahi peran multifaset dalam keberlanjutan program (Hidayat, 2. mahasiswa sebagai fasilitator yang tidak hanya Mahasiswa mentransfer pengetahuan dan keterampilan. Secara menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong tetapi juga membangun jejaring, memotivasi, memahami dinamika sosial dan kearifan lokal Pendekatan ini menjadi kunci Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah keberhasilan program bank sampah dalam mempertahankan konsistensi partisipasi dan Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Selain itu, sejumlah signifikan warga . %) Berau. Untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai temuan penelitian, sampah daur ulang. Visualisasi ini menyoroti bahwa program bank sampah tidak hanya divisualisasikan dalam bentuk tabel yang berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga merangkum empat tema utama. Tabel 1 (Tingkat Kesetujuan Responden ekonomi rumah tangga masyarakat. terhadap Peran Mahasiswa sebagai Agen Tabel 3 (Tingkat Penerapan Aspek Perubaha. menunjukkan tingkat kesetujuan Pemberdayaan dan Pembelajaran Bersam. abungan mahasiswa dan warg. memvisualisasikan tingkat penerapan aspek terhadap peran mahasiswa dalam menginisiasi, pemberdayaan dan pembelajaran yang terjadi dalam program. Tingginya tingkat transfer membangun jaringan untuk program bank pengetahuan . %) menunjukkan adanya Tingginya tingkat kesetujuan pada proses edukasi dan peningkatan kapasitas yang ketiga sub-tema (Inisiasi dan Motivasi: 90%, efektif antara mahasiswa dan masyarakat. Pendampingan Teknis: 85%. Penghubung Selain itu, pembentukan kelompok mandiri di Jaringan: 78%) mengindikasikan bahwa peran tingkat masyarakat . %) mengindikasikan mahasiswa sebagai agen perubahan dalam adanya upaya untuk membangun kemandirian program ini diakui dan dinilai positif oleh para Hal kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai Tabel 4 (Identifikasi Tantangan Utama pelaksana program, tetapi juga sebagai motor Keberlanjutan Progra. menyajikan frekuensi penggerak dan fasilitator yang efektif. responden menyebutkan tantangan utama Tabel 2 (Persepsi Warga terhadap Kendala Dampak Ekonomi Program Bank Sampa. partisipasi dan kesadaran . isebutkan 22 kal. menggambarkan persepsi responden warga terhadap dampak ekonomi yang dirasakan. dominan, menggarisbawahi pentingnya upaya Mayoritas warga . %) merasakan adanya berkelanjutan dalam membangun kesadaran peningkatan pendapatan tambahan sebagai hasil dari partisipasi dalam bank sampah. Keterbatasan infrastruktur dan dukungan Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 isebutkan 18 kal. juga menjadi perhatian keterampilan, dan partisipasi aktif masyarakat penting yang perlu diatasi untuk memastikan dalam pengelolaan sampah. operasional program yang efektif dan berskala Dampak masyarakat berupa peningkatan pendapatan Secara keseluruhan, visualisasi data ini rumah tangga dan munculnya inisiatif usaha memperkuat narasi kualitatif yang telah kreatif berbasis daur ulang, yang menandakan Peran positif mahasiswa sebagai keberhasilan program dalam memberdayakan agen perubahan dan dampak ekonomi yang ekonomi lokal. dirasakan masyarakat menjadi poin penting Pembentukan kelompok mandiri dan keberhasilan program. Namun, tantangan terkait partisipasi dan infrastruktur perlu mahasiswa dan masyarakat memperkuat aspek menjadi fokus perhatian untuk memastikan sosial dan keberlanjutan program. Namun, keberlanjutan dan pengembangan program bank sampah di masa depan. Visualisasi ini konsistensi partisipasi masyarakat, kesadaran memberikan representasi yang lebih ringkas akan pentingnya pengelolaan sampah sebagai dan mudah dipahami mengenai temuan- gaya hidup, serta keterbatasan infrastruktur temuan kunci penelitian. dan dukungan kebijakan dari pemerintah SIMPULAN Oleh karena itu, keberlanjutan dan Penelitian mahasiswa UM Berau memiliki peran yang memerlukan dukungan lebih lanjut, baik dari sangat penting sebagai fasilitator dalam sisi sumber daya maupun kebijakan. Secara pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program bank sampah. Mahasiswa tidak hanya difasilitasi oleh mahasiswa UM Berau ini menginisiasi dan memotivasi masyarakat, mengintegrasikan aspek pendidikan, sosial, tetapi juga memberikan pendampingan teknis dan ekonomi untuk pengelolaan sampah dan organisasi yang berkelanjutan, serta berkelanjutan yang berdampak positif bagi pemasaran produk daur ulang. Peran multifaset Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU REFERENSI