J-ICON. Vol. 11 No. Maret 2023, pp. DOI: 10. 35508/jicon. PEMANFAATAN CCTV ANALOG CAMERA PADA SISTEM MONITORING KEAMANAN RUANGAN BERBASIS MOBILE WEB Emanuel Safirman Bata Program Studi Teknik Informatika. STIKOM Uyelindo. Jl. Per. Kemerdekaan Kupang. Indonesia Email: manuel_bata@yahoo. ABSTRAK Semakin besar kemajemukan sebuah kota semakin besar pula ancaman terhadap keamanannya. Tingkat kasus kriminal di Kota Kupang dilaporkan sebanyak 1. 472 kasus dengan resiko kejahatan sebesar 438 per 100. 000 penduduk. Salah satu kasus kriminal yang tercatat adalah pencurian, yakni sebanyak 1. Angka ini tentunya sangat tinggi dan jika tidak ditanggulangi maka dapat menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Kasus pencurian juga pernah dialami oleh STIKOM Uyelindo Kupang, berupa hilangnya 7 unit laptop. Semakin tingginya angka kriminalitas mendorong diperlukannya sebuah sistem keamanan berbasis teknologi yang efektif, efisien dan mudah diakses di mana saja, salah satunya adalah Closed Circuit Television (CCTV). CCTV adalah sebuah kamera digital yang digunakan untuk menangkap suara dan gambar bergerak, kemudian dikirim ke video recorder untuk direkam dan selanjutnya diteruskan ke layar monitor. Berdasarkan hasil pengujian. CCTV yang terpasang di 21 ruangan tertutup dan 3 area terbuka berjalan dengan baik dan dapat diakses di mana saja. Sebanyak 97% responden sangat setuju bahwa CCTV membantu mempermudah pemantauan kondisi ruangan dan meminimalkan tindakan pencurian. Untuk penelitian selanjutnya, perlu dilakukan peningkatan dari kamera analog ke kamera Internet Protocol (IP) pada CCTV yang ada. Kata kunci: CCTV. Kamera Analog. Kamera IP. Keamanan. Mobile Web ABSTRACT The greater the diversity of a city, the greater the threat to its security. The crime rate in Kupang City was reported at 1,472 cases with a crime risk of 438 per 100,000 population. One of the most common crimes recorded was theft, with 1,288 cases. This figure is very high and if not addressed, it can cause restlessness in the society. Theft cases have also been experienced by STIKOM Uyelindo Kupang, in the form of the loss of 7 laptop units. The higher crime rate encourages the need for a technology-based security system that are effective, efficient, and easily accessible anywhere, one of which is Closed Circuit Television (CCTV). CCTV is a digital camera that used to capture sound and moving images, then sent to a video recorder to be recorded and then forwarded to the monitor screen. Based on the test results. CCTV that installed in 21 closed rooms and 3 open areas runs well and can be accessed anywhere. As many as 97% of respondents strongly agree that CCTV helps make it easier to monitor room conditions and minimize theft. For further research, it is necessary to upgrade from analog cameras to internet protocol (IP) cameras on existing CCTV. Keywords: CCTV. Analog Camera. IP Camera. Security. Mobile Web PENDAHULUAN Kota Kupang memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi karena semakin berkembangnya peradaban, semakin banyak kepentingan dan ragam persoalan yang muncul. Hal ini tentunya dapat memicu berbagai tindakan kejahatan atau kriminal. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur melaporkan, kasus tindak kejahatan di Kota Kupang paling banyak terjadi pada tahun 2021, yakni sebanyak 472 kasus, dengan resiko tindak kejahatan sebesar 438 per 100. 000 penduduk. Jumlah tindak pidana terhadap hak milik khususnya kasus pencurian, tercatat sebanyak 1. 288 kasus . Pada September 2014 kasus pencurian telah terjadi di STIKOM Uyelindo Kupang. Pencuri berhasil membobol laboratorium komputer dan berhasil mencuri 7 unit laptop yang merupakan inventaris kampus. Hal ini tentunya memberikan kerugian yang besar bagi STIKOM Uyelindo Kupang . Selain kasus pencurian, juga ada kasus-kasus lain yang kerap kali terjadi yakni kasus perkelahian antar mahasiswa. Akibat peningkatan angka kriminalitas khususnya pencurian, maka diperlukan sebuah alat berbasis teknologi informasi yang dapat membantu pemantauan suatu peristiwa atau kejadian secara real-time, kapan dan di mana saja. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ditunjukan dengan jumlah pengguna internet yang terus meningkat. Sebuah lembaga survei Indonesia. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) melaporkan, pada tahun 2021-2022 pengguna internet di dalam negeri berjumlah 210,03 juta atau mengalami penetrasi sebesar 77,02% . BPS melaporkan, pada tahun 2020 indeks pembangunan ISSN: 2337-7631 (Printe. ISSN: 2654-4091 (Onlin. J-ICON. Vol. 11 No. Maret 2023, pp. DOI: 10. 35508/jicon. teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia adalah sebesar 5,59 pada skala 0-10. Jika dibandingkan dengan tahun 2021, maka terjadi peningkatan sebesar 5,76 . Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, sistem keamanan pun turut mengalami perkembangan, seperti hadirnya kamera CCTV. Dalam hal keamanan, telah terbukti bahwa memasang kamera CCTV dapat meningkatkan sistem keamanan dan menjadi salah satu upaya mencegah tindak kejahatan di suatu properti . Ada 2 jenis kamera CCTV yakni kamera analog dan kamera IP. Kedua jenis kamera ini dapat diakses melalui jaringan internet, serta pemantauannya dapat dilakukan melalui smartphone, tablet dan komputer desktop. Kamera analog lebih terjangkau dan memiliki arsitektur yang lebih sederhana dibandingkan dengan kamera IP yang lebih mahal dan kompleks, namun pemilihan jenis kamera harus didasarkan pada kebutuhan pengguna dan kesesuaian dengan teknologi yang digunakan . Sistem pemantau ruangan yang paling umum digunakan adalah melalui kamera CCTV, di mana hasil rekamannya dapat ditampilkan secara real-time pada komputer, smartphone, atau perangkat mobile lainnya. Hasil rekaman CCTV sangat berharga dalam melengkapi sistem keamanan konvensional dan dapat membantu mencegah tindak kejahatan atau membantu penyelidikan terhadap suatu kejadian . Penelitian terkait penggunaan CCTV sebagai alat pemantau keamanan telah dilakukan oleh beberapa peneliti. Pada tahun 2021, . merancang dan membangun sistem pemantauan ruangan dengan menggunakan CCTV Hik-Connect untuk memudahkan monitoring situasi kantor selama masa WFH (Work From Hom. Sementara itu, . mengembangkan sistem monitoring ruangan dengan menggunakan robot CCTV yang dapat melakukan pemantauan ruangan secara otomatis dan manual untuk mempercepat dan mempermudah proses monitoring. Kedua penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan CCTV sangat membantu dalam monitoring sistem keamanan ruangan. Berdasarkan uraian permasalahan, hasil penelitian beberapa peneliti terdahulu, kesiapan teknologi informasi, dan keunggulan teknologi CCTV dalam bidang keamanan, maka dibangunlah sistem monitoring keamanan ruangan di STIKOM Uyelindo Kupang. Sistem ini memanfaatkan CCTV kamera analog dan berbasis mobile web, sehingga akses data menjadi lebih efektif dan efisien di mana saja. MATERI DAN METODE Closed Circuit Television (CCTV) CCTV adalah sebuah perangkat keras yang digunakan sebagai sistem keamanan baik di rumah, perkantoran, atau tempat-tempat publik. Pada Gambar 1, terlihat bahwa rangkaian CCTV analog terdiri dari beberapa kamera non-IP yang terhubung ke Digital Video Recorder (DVR), sedangkan CCTV IP memerlukan Power over Ethernet (PoE) switch untuk menghubungkan kamera IP dengan Network Video Recorder (NVR) sebagai perangkat perekam dan penyimpanan rekaman. Gambar 1. Perbandingan Kamera CCTV . Untuk melihat hasil rekaman atau streaming CCTV, pengguna hanya perlu mengaksesnya melalui perangkat mobile yang terkoneksi internet. Dengan adanya CCTV, pemantauan kondisi suatu tempat atau lokasi dapat menjadi lebih mudah sehingga dapat meminimalisir berbagai tindakan kejahatan seperti pencurian atau perampokan. Selain itu, rekaman CCTV juga dapat digunakan sebagai bukti tindakan kejahatan yang terjadi di suatu tempat. Untuk berfungsi dengan baik, sebuah perangkat CCTV perlu dilengkapi dengan kamera . aik analog atau IP), monitor. DVR, dan peralatan jaringan komputer. CCTV memiliki cara kerja yang berbeda dari televisi konvensional, karena terdiri dari kamera digital yang ISSN: 2337-7631 (Printe. ISSN: 2654-4091 (Onlin. J-ICON. Vol. 11 No. Maret 2023, pp. DOI: 10. 35508/jicon. merekam video dan mengirimkannya ke monitor melalui sinyal tertutup sehingga disebut sebagai televisi sirkuit tertutup . Kamera CCTV harus terhubung ke perangkat perekam NVR . ntuk kamera IP) atau DVR . ntuk kamera analo. melalui kabel atau wireless. Jika menggunakan kabel, untuk kamera analog dihubungkan dengan kabel coaxial sementara kamera IP dihubungkan dengan kabel Unshield Twisted Pair (UTP). Selanjutnya agar streaming CCTV dapat diakses melalui jaringan global maka perangkat perekam video harus terhubung ke jaringan wide area network atau jaringan internet. Sebuah perangkat CCTV yang telah terhubung internet, dapat diakses dari mana saja menggunakan berbagai perangkat bergerak seperti smartphone, tablet, laptop, komputer desktop, dan lain-lain . CCTV memiliki beberapa keunggulan sebagai berikut: Meningkatkan keamanan: CCTV dapat membantu pengguna untuk memantau atau memonitoring secara langsung kejadian atau peristiwa pada suatu lokasi tertentu sehingga jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan dapat segera diatasi lebih awal. CCTV dilengkapi dengan sensor infra merah yang mampu merekam dalam cahaya yang redup bahkan gelap. Hal ini tentunya akan membuat sistem keamanan menjadi lebih baik. Memantau aktivitas pegawai: proses pemantauan aktivitas pegawai akan sangat mudah sehingga dapat menekan kurang produktifnya pegawai dalam mengemban tugas. Menjaga barang inventaris perusahaan: sebuah perusahaan atau instansi tertentu, pasti memiliki barangbarang inventaris atau aset. Agar aset tersebut dapat terlindungi dari berbagai tindakan kejahatan seperti pencurian atau pengrusakan, maka perlu dilengkapi dengan CCTV pada setiap lokasi di mana aset tersebut diletakan. Dijadikan sebagai alat bukti kejahatan: hasil rekaman CCTV secara otomatis akan tersimpan dalam video recorder dalam waktu lama tergantung pada kapasitas media simpan yang terpasang pada video recorder tersebut. Jika terjadi tindakan kejahatan di sekitar lokasi di mana CCTV berada, maka hasil rekaman CCTV dapat dijadikan sebagai barang bukti yang akurat sehingga dapat membantu pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus kejahatan tersebut. Meminimalisasi terjadinya kecelakaan: jika CCTV ditempatkan pada lokasi yang tepat seperti di tempat-tempat keramaian, rawan kecelakaan atau rawan kebakaran, dapat meminimalisasi terjadinya dampak yang lebih besar karena langsung diketahui dan segera diatasi sehingga tidak menimbulkan kerugian yang besar. Monitoring kinerja dan loyalitas pegawai: proses pemantauan kehadiran dan kinerja pegawai akan menjadi lebih mudah dan akurat sehingga pimpinan dapat menilai kinerja dan loyalitas pegawai dengan lebih akurat. Hal ini tentunya akan membawa dampak yang baik bagi perusahaan. Arsip perusahaan: video rekaman CCTV yang tersimpan pada video recorder dapat diunduh dan disimpan sebagai arsip perusahaan. Jika dibutuhkan informasi terkait rekaman peristiwa pada suatu lokasi tertentu maka dapat diunduh dan diputar kembali. Metode Prepare. Plan. Design. Implement. Operate. Optimize (PPDIOO) Dalam membangun sistem monitoring keamanan ruangan berbasis mobil web digunakan metode pengembangan perangkat lunak dengan siklus PPDIOO. Terdapat 6 siklus PPDIOO yakni: prepare, plan, design, implement, operate dan optimize seperti tampak pada Gambar 2 . Gambar 2. Metode PPDIOO . Prepare . : melakukan studi pendahuluan dengan cara mengumpulkan data primer yang berhubungan dengan data kriminalitas, berbagai kasus yang mengganggu keamanan, serta kesiapan teknologi informasi di lingkungan STIKOM Uyelindo Kupang. Pengumpulan data dapat berupa observasi, wawancara dan studi literatur. ISSN: 2337-7631 (Printe. ISSN: 2654-4091 (Onlin. J-ICON. Vol. 11 No. Maret 2023, pp. DOI: 10. 35508/jicon. Plan . : melakukan identifikasi berbagai macam kebutuhan pengembangan sistem terkait kebutuhan aktor . ahasiswa, dosen, karyawan dan admin STIKOM Uyelindo Kupan. , kebutuhan perangkat lunak, perangkat keras dan infrastruktur jaringan. Design . : melakukan analisis dan perancangan sistem yang akan dibangun yang meliputi desain arsitektur perangkat lunak, use case diagram dan perancangan antarmuka sistem. Arsitektur perangkat lunak menggambarkan hubungan antar komponen teknologi informasi yang bekerja sama untuk melakukan proses pengolahan data. Use case diagram menggambarkan hubungan interaksi yang terjadi antara pengguna dengan sistem itu sendiri, sedangkan perancangan antarmuka menggambarkan tampilan input dan output sistem. Pada tahap ini, pengembang sistem memilih model perancangan yang digunakan dan mendesain arsitektur pengembangan perangkat lunak. Implement . : tahap implementasi dan verifikasi dimulai setelah tahap desain disetujui oleh pengguna sistem. Proses pembangunan sistem mengacu pada hasil analisis dan perancangan sistem yang telah ditetapkan atau disetujui pada tahap sebelumnya yakni pada tahap design. Operate . : pada tahap ini, sistem telah berhasil dibangun dan dapat dioperasikan. Selama proses operasi, dapat dilakukan pengujian sistem seperti deteksi kesalahan, perbaikan, dan pemantauan kinerja yang mana hasil pengujian dapat dijadikan sebagai acuan untuk yakni tahap Optimize . : berdasarkan hasil pengujian pada tahap sebelumnya, maka pada tahap ini akan dilakukan pemecahan masalah, perbaikan dan peningkatan serta menyiapkan strategi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan baru yang mungkin akan timbul. HASIL DAN PEMBAHASAN Arsitektur jaringan dan sistem Gambar 3 menjelaskan arsitektur jaringan dan sistem yang terdiri dari 26 kamera analog yang terhubung ke DVR 32 port melalui kabel jaringan. Setelah merekam video, data video dikirim dan disimpan di DVR. Selanjutnya, video tersebut diteruskan ke server sistem melalui modem internet dengan IP public. Video yang tersimpan di server dapat diakses oleh pengguna melalui perangkat mobile. Gambar 3. Arsitektur jaringan dan sistem Konfigurasi CCTV Untuk menjalankan streaming video CCTV, dibutuhkan sebuah protokol streaming. Real-Time Streaming Protocol (RTSP) merupakan sebuah protokol komunikasi yang digunakan pada sistem jaringan untuk mengendalikan data multimedia. Berikut adalah beberapa format RTSP: rtsp://user:pass@mydomain. com:554/h264 rtsp://user:pass@ippublic/streaming/channels/NoChannel ISSN: 2337-7631 (Printe. ISSN: 2654-4091 (Onlin. J-ICON. Vol. 11 No. Maret 2023, pp. DOI: 10. 35508/jicon. No. CCTV Cam1 Cam2 Cam3 Cam4 Cam5 Cam6 Cam7 Cam8 Cam9 Cam10 Cam11 Cam12 Cam13 Cam14 Cam15 Cam16 Cam17 Cam18 Cam19 Cam20 Cam21 Cam22 Cam23 Cam24 Tabel 1. Daftar nomor channel Ruangan Halaman Depan Pintu Gerbang Masuk dan Lapangan B401 B402 B403 B404 B405 B301 B302 B303 B304 B305 Ruangan Dosen Ruangan Kemahasiswaan Perpustakaan B203 B204 Aula ITCD Ruangan Humas Ruangan Administrasi Ruangan Prodi Ruangan LP3M Selasar Lantai 1 No. Channel Tabel 1 memperlihatkan daftar nomor channel yang merupakan salah satu atribut unik RTSP yang dimiliki oleh setiap kamera. RTSP yang sudah terbentuk, selanjutnya dapat didaftarkan pada https://w. com/streamtest . ayanan pihak ketiga untuk menangani live streaming kamera CCTV), kemudian diambil tag iframe dan diletakan langsung pada website atau pada database dan selanjutnya ditampilkan ke halaman website. Diagram Use Case System Gambar 4 memperlihatkan hubungan interaksi antara aktor dan sistem. Sebelum ditampilkan ke user, admin melakukan pengolahan data ruangan yang meliputi menambah, mengubah, dan menghapus Admin memasukkan RTSP atau HTTP stream untuk mengakses CCTV di setiap ruangan. Selanjutnya, user, seperti mahasiswa, karyawan, dan dosen dapat melihat video streaming CCTV dengan memilih ruangan yang ingin ditampilkan terlebih dahulu. Gambar 4. Diagram Use case system ISSN: 2337-7631 (Printe. ISSN: 2654-4091 (Onlin. J-ICON. Vol. 11 No. Maret 2023, pp. DOI: 10. 35508/jicon. Antarmuka sistem Antarmuka kelola ruangan oleh admin Laman ini digunakan oleh admin untuk mengelola data ruangan. Terdapat tiga ruangan di STIKOM Uyelindo Kupang yakni ruangan teori, praktikum dan publik. Setiap ruangan memiliki atribut yang harus diisi oleh admin yaitu: nama ruangan atau lokasi, catatan, source RTSP dan memilih jenis Tampilan antarmuka kelola ruangan dapat dilihat pada Gambar 5: Gambar 5. Antarmuka kelola ruang oleh admin Antarmuka pilih ruangan Pada Gambar 6, terlihat antarmuka pilihan ruangan yang digunakan oleh pengguna untuk memilih ruangan tertentu dan melihat spesifikasi ruangan, pengaduan ruangan, daftar mata kuliah yang menggunakan ruangan tersebut, serta menonton streaming CCTV secara real-time. Gambar 6. Antarmuka pilih ruang Antarmuka melihat streaming CCTV Hasil rekaman CCTV dapat ditonton secara real-time melalui antarmuka streaming yang disajikan pada halaman terpisah. Antarmuka ini dilengkapi dengan fungsi kontrol yang terintegrasi langsung pada layer video. Contoh tampilan antarmuka streaming dapat dilihat pada Gambar 7. Gambar 7. Antarmuka melihat streaming CCTV ISSN: 2337-7631 (Printe. ISSN: 2654-4091 (Onlin. J-ICON. Vol. 11 No. Maret 2023, pp. DOI: 10. 35508/jicon. Hasil Kamera CCTV telah berhasil dipasang di 24 titik, yakni 21 titik di ruangan tertutup dan 3 titik di area terbuka. Berdasarkan hasil pengujian, video streaming dapat berjalan dengan baik pada sistem monitoring keamanan ruangan dan dapat diakses secara publik. Tabel 2 menunjukan hasil pengujian live streaming CCTV dengan mengambil sampel 4 kamera CCTV. Tabel 2. Pengujian live streaming CCTV No. CCTV Ruangan Cam4 B405 Streaming No. CCTV dan Ruangan Streaming Cam14 Ruangan Kemahasiswaan Cam5 B403 Cam15 Perpustakaan Sistem monitoring keamanan ruangan yang telah berhasil dibangun kemudian diuji menggunakan metode kuesioner yang diberikan kepada 62 pegawai STIKOM Uyelindo Kupang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 81% responden sangat setuju bahwa CCTV dapat berjalan dengan baik dan dapat diakses dari mana saja, sementara 97% responden sangat setuju bahwa dengan adanya CCTV proses pemantauan kondisi ruangan menjadi lebih mudah dan cepat. Grafik hasil pengujian pengguna sistem direpresentasikan pada Gambar 8. Gambar 8. Grafik hasil pengujian pengguna KESIMPULAN DAN SARAN Saat peradaban semakin berkembang, banyak kepentingan dan persoalan yang semakin beragam. Hal ini dapat memicu tindakan kriminal di masyarakat. Penggunaan CCTV untuk meningkatkan keamanan adalah pilihan yang tepat, seperti yang dilakukan oleh STIKOM Uyelindo Kupang. Berdasarkan hasil pengujian. CCTV yang terpasang di 21 ruangan tertutup dan 3 area terbuka berjalan dengan baik dan dapat diakses di mana saja. Sebanyak 97% responden sangat setuju bahwa CCTV membantu mempermudah pemantauan kondisi ruangan dan meminimalkan tindakan pencurian. Untuk penelitian selanjutnya, perlu dilakukan upgrade dari kamera analog ke kamera IP pada CCTV yang ada. ISSN: 2337-7631 (Printe. ISSN: 2654-4091 (Onlin. J-ICON. Vol. 11 No. Maret 2023, pp. DOI: 10. 35508/jicon. DAFTAR PUSTAKA