ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 Penyuluhan Asi Eksklusif Di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun 2023 Mareza Yolanda Umar1. Psiari Kusuma Wardani2. Juwita Desri Ayu3. Linda Puspita4 Siti Rohani5. Rini Wahyuni6. Desi Kumala Sari7. Despa Yuliyana8. Galuh Syandapinkan Liem Gayatri9. Desti Herlina Putri10. Amelia11 Program Studi Di Kebidanan,Fakultas Kesehatan. Univeristas Aisyah Pringsewu. Lampung. Indonesia marezaumar@gmail. com1 , psiarikusumawardani@gmail. com2, jdesriayu@gmail. lindajihan08@gmail. com4 , siroazza@gmail. com5 , rinicannywa@gmail. desikumalasari1821@gmail. com4 , despayuliyana763@gmail. Ccia7123@gmail. destiherlinaputri07@gmail. com8 , amell4985@gmail. Abstract Breastfeeding in Indonesia is currently concerning, this is because public awareness in encouraging increased breastfeeding is still relatively low. In Lampung Province, it appears that the coverage of exclusive breastfeeding in 2014 was 48. 05% with a target 5% and decreased in 2015 to 30. 06% with a target of 80%. In Pringsewu District in 2015 it was 61. This result when compared to the national target is still below the desired target . %)(Pringsewu District Health Offic. In Hamlet 1 Pekon Kresnomulyo. Ambarawa District. Pringsewu Regency, there are breastfeeding mothers who still give formula milk to their babies because the baby is not full enough if only The purpose of this counseling is to increase knowledge to breastfeeding mothers so that the coverage of exclusive breastfeeding for infants will also increase. This research method uses a fostered family program by providing face-to-face counseling to each client's home. The target of this activity is breastfeeding mothers. Based on the conclusions, it was found that counseling about exclusive breastfeeding can potentially have a positive impact on breastfeeding mothers in increasing knowledge and increasing awareness about the importance of exclusive breastfeeding to reduce stunting rates. Keywords : Exclusive breastfeeding, counseling, stunting. Abstrak Pemberian ASI di Indonesia saat ini memprihatinkan, hal ini di sebabkan kesadaran masyarakat dalam mendorong peningkatan pemberian ASI masih relatif rendah. Provinsi Lampung tampak bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif pada tahun 2014 sebesar 48,05% dengan target 60,5% dan menurun pada tahun 2015 yaitu 30,06% dengan target 80 %. Di Kabupaten Pringsewu pada tahun 2015 adalah 61,8%. Hasil ini bila dibandingkan dengan target Nasional masih dibawah dari target yang diinginkan . %) (Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsew. Di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo Kecamtan Ambarawa Kabupaten Pringsewu terdapat ibu menyusui yang masih memberikan susu formula kepada bayinya dengan alasan bayi tidak cukup kenyang bila hanya diberikan asi. Tujuan dari penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan kepada ibu menyusui supaya cakupan pemberian ASI Eksklusif pada bayi juga akan mengalami peningkatan. Metode penelitian ini menggunakan program keluarga binaan dengan memberikan penyuluhan secara tatap muka mendatangi setiap rumah klien. Sasaran kegiatan ini adalah ibu menyusui. Berdasarkan kesimpulan, di dapatkan bahwa penyuluhan tentang ASI Eksklusif ini dapat berpotensi memberikan dampak positif Penyuluhan ASI Eksklusif Di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun 2023 (Mareza dkk. , 2. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 pada ibu menyusui dalam peningkatan pengetahuan dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya ASI Eksklusif untuk menurunkan angka stunting. Kata Kunci : ASI Eksklusif. Penyuluhan. Stunting. PENDAHULUAN Satu hal yang sangat penting untuk kelangsungan hidup dan kesehatan anak secara keseluruhan adalah pemberian ASI. Makanan yang ideal untuk bayi baru lahir adalah air susu ibu (ASI). ASI telah terbukti bersih, aman, dan mengandung antibodi bermanfaat yang melindungi bayi dari berbagai penyakit. ASI memberi bayi baru lahir semua nutrisi dan energi yang mereka butuhkan. Salah satu dari banyak manfaat ASI bagi masa depan anak-anak yang ditunjukkan oleh penelitian di seluruh dunia adalah bahwa anak-anak yang diberi ASI seringkali memiliki IQ lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang tidak diberi ASI. Menurut data WHO pada tahun 2020, hanya 39% bayi di bawah usia enam bulan yang menerima ASI eksklusif secara global tercakup pada tahun 2019 hingga 2020. Persentase ini hanya meningkat sebesar 1% menjadi 40% pada tahun 2020. Hanya 3% ibu yang memberikan ASI eksklusif menyusui, menurut data UNICEF, dan hanya 55% ibu di Indonesia yang memberikan ASI eksklusif, menurut SDKI 2019. Salah satu aspek permasalahan kesehatan global adalah rendahnya prevalensi pemberian ASI eksklusif. Hampir 66,67% bayi tidak hanya mendapat ASI, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, dan persentase ini tidak berubah dalam dua dekade terakhir (Organisasi Kesehatan Duni. Bayi yang mendapat ASI eksklusif selama enam bulan mendapat manfaat dari peningkatan kesehatan sepanjang masa dewasa. Bayi yang hanya mendapat ASI mempunyai kemungkinan 14 kali lebih besar untuk bertahan hidup (UNICEF, 2. Menurut data Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan (Kemenke. , hanya 66,1% masyarakat Indonesia yang mencapai pemberian ASI eksklusif pada tahun 2020 (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2. Salah satu upaya untuk menurunkan prevalensi stunting di Indonesia adalah melalui penyediaan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif (Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Pemberian ASI di Indonesia saat ini memprihatinkan, hal ini di sebabkan kesadaran masyarakat dalam mendorong peningkatan pemberian ASI masih relatif rendah. Pencatatan dan pelaporan dari sarana kesehatan di Provinsi Lampung tampak bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif pada tahun 2014 sebesar 48,05% dengan target 60,5% dan menurun pada tahun 2015 yaitu 30,06% dengan target 80 % dari data tersebut tampak bahwa cakupan ASI eksklusif di Provinsi Lampung belum mencapai target yang ditetapkan provinsi. Pencapaian ASI eksklusif di Kabupaten Pringsewu pada tahun 2015 adalah 61,8%. Hasil ini bila dibandingkan dengan target Nasional masih dibawah dari target yang diinginkan . %) (Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsew. Di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo terdapat ibu menyusui yang masih memberikan susu formula kepada bayinya dengan alasan bayi tidak cukup kenyang bila hanya diberikan asi. Hal ini termasuk salah satu factor rendahnya cakupan pemberian ASI Eksklusif karena masi rendahnya pengetahuan dan kesadaran para ibu. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian kepada masyarakat melalui program AuPenyuluhan ASI Eksklusif di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo. Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Tahun 2023Ay diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kepada ibu menyusui maka cakupan pemberian ASI Eksklusif pada bayi juga akan mengalami peningkatan. Penyuluhan ASI Eksklusif Di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun 2023 (Mareza dkk. , 2. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 METODE PENELITIAN Metode penelitian ini dilakukan melalui program keluarga binaan dengan memberikan penyuluhan secara tatap muka , lalu klien diberikan penjelasan tentang asi eksklusif Aupengertian, manfaat dan teknik menyusui yang benarAy melalui alat peraga Setelah itu, dilakukan tanya jawab yang berfokus pada topik yang dibahas. K`egiatan keluarga binaan ini berlangsung di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo. Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu pada Rabu, 23 November 2023 pukul 14. 30 Ae 15. WIB. Sasarannya yaitu hanya 2 ibu menyusui. HASIL DAN PEMBAHASAN Program keluarga binaan ini dilakukan secara tatap muka, untuk memberikan penjelasannya dengan ceramah dan tanya jawab. Keluarga binaan ini berlangsung pada Rabu, 23 November 2023 pukul 14. 30 WIB dengan sasaran 2 ibu menyusui. Penyuluhan dilakukan dengan mendatangi setiap rumah klien di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun Penyuluhan tentang ASI Eksklusif ini dapat meningkatkan kesadaran ibu tentang pentingnya ASI Eksklusif karena ASI Eksklusif juga salah satu cara pencegahan stunting sejak dini sehingga dapat mengurangi masalah stunting sejak dini yang masih menjadi permasalahan setiap tahunnya. Seperti yang terjadi di Kabupaten Pringsewu khususnya di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa masih terdapat ibu menyusui yang kurang pengetahuan akan pentingya ASI Eksklusif bagi bayi. Dalam hal ini. Salah satu contoh perilaku sehat adalah pemberian ASI Tindakan faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat merupakan tiga faktor utama yang menentukannya, menurut teori Lawrence Green. Berikut ini adalah faktor predisposisi: pengetahuan, usia, kedudukan ekonomi, kesetaraan, sikap, dan keyakinan. Maka dari itu, pemahaman mengenai pentingnya ASI Eksklusif sangat dibutuhkan bagi ibu menyusui maupun ibu hamil. Salah satunya dengan cara program keluarga binaan dengan memberikan penyuluhan secara langsung mendatangi rumah setiap ibu menyusui. Penyuluhan ASI Eksklusif Di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun 2023 (Mareza dkk. , 2. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 Penyuluhan ASI Eksklusif Di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun 2023 (Mareza dkk. , 2. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 KESIMPULAN Dari pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa penyuluhan tentang ASI Eksklusif ini dapat meningkatkan kesadaran dan mengajarkan kepada ibu menyusui bahwa pentingnya pengetahuan ASI Eksklusif. Program keluarga binaan ini didampingi oleh dosen pembimbing Prodi Di Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu. Pemberian penyuluhan Kesehatan yang berkelanjutan sangat diperlukan karena akan berpotensi memberikan dampak positif pada ibu menyusui dalam peningkatan pengetahuan dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya ASI Eksklusif untuk menurunkan angka stunting. UCAPAN TERIMAKASIH Kami mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) yang telah menyelenggarakan KKN ini sebagai pelaksana Program Keluarga Binaan bagi mahasiswa yang terdaftar pada semester V ptogram studi Di Kebidanan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Program Keluarga Binaan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) atas dukungannya dalam merealisasikan program keluarga binaan ini. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing dan klien ibu menyusui yang telah membantu keberlangsungan program keluarga binaan ini hingga selesai di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun 2023. Penyuluhan ASI Eksklusif Di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun 2023 (Mareza dkk. , 2. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 DAFTAR PUSTAKA