Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) Vol. 6 No. 4 November 2022 e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 DOI: 10. 36312/jisip. 3891/http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Peran Orang Tua Siswa Dan Guru Dalam Pelaksanaan Program Tnp2k Daerah 3t Damianus Magister Administrasi Pendidikan. Universitas Tanjungpura. Pontianak Article Info Article history: Received 21 September 2022 Publish 17 November 2022 Keywords: Parent Role. Tnp2k Program, 3t Region Info Artikel Article history: Received 21 September 2022 Publish 17 November 2022 Abstract Education is a very important tip of the pandemic in this country, where there are still many educational inequalities in areas that are far from perfect, especially in the interior of West Kalimantan which islocated in Landak Regency. Sebangki District. In this area, education is very lagging behind and is included in the 3T zone area (Terdepan. Terpencil and Terlua. The purpose of this study is to see the results and images of students during the implementation of the TNP2K KIAT Guru program in areas that are included in the 3T zone category, namely SDN 08 Kumpang Tengah. In this study, the author used a descriptive analysis method with a qualitative approach. Data collector used is interview, observation, and documentation. This type of research is a case study by analyzing the results of the program being carried outan. Researcher participants totaled 20 people. Data analysis techniques include data collection, data presentation, conclusion drawing and verification. Based on the results of the study, the implementation of the TNP2K KIAT program for 3T regional teachers at SDN 08 Kumpang Tengah. Sebangki District. Landak Regency in 2022. One of the follow-up activities of the KIAT Guru Policy Pilot Program which aims to improve the quality and services of education from the Ministry of Education. Culture. Research and Technology in collaboration with TNP2K (National Team for the Acceleration of Poverty Reductio. Budget reporting of activities is very clear and transparent, parents and the community around SDN 08 Kumpang Tengah can monitor and know every use of the budget managed by the School. There are a lot of extracurricular activities of students . every month the parents of the students are required to have a meeting, this has become a rule and mutual agreement in accordance with the TNP2K program plan for the 3T area. Reporting of student activities from parents and re-transported by the school to be a report of each activity that will later be sent to District and central education offices. ABSTRAK Pendidikan merupakan ujung tobak yang sangat penting di Negeri ini, dimana masih banyak ketimpangan pendidikan di daerah- daerah yang masih jauh dari kata sempurna terutama di pedalaman kalimantan Barat yang terletak di Kabupaten Landak. Kecamatan Sebangki. Di daerah ini pendidikan sangat tertinggal dan masuk kawasan zona 3T (Terdepan. Terpencil dan Terlua. Tujuan penelitian ini untuk melihat hasil dan gambaran pada peserta didik selama dijalankannya program TNP2K KIAT Guru di daerah yang masuk pada kategori zona 3T yaitu SDN 08 Kumpang Tengah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode analisis deskritif dengan pendekatan kualitatif. Alat pengumpul data yang digunakan adalah interview, observasi, dan dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan menganalisis hasil dari program yang sedang dilaksanakan. Partisipan peneliti berjumlah 20 orang. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pelaksanaan program TNP2K KIAT guru daerah 3T di SDN 08 Kumpang Tengah. Kecamatan Sebangki. Kabupaten Landak tahun 2022. Salah satu tindak lanjut kegiatan Program Rintisan Kebijakan KIAT Guru yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan layanan pendidikan dari Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset dan Teknologi berkerjasama dengan TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskina. Pelaporan anggaran dari kegiatan sangat jelas dan transparan, orang tua dan masyrakat sekitar SDN 08 Kumpang Tengah dapat memantau dan mengetaui setiap penggunaan anggaran yang di kelolaoleh Sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler siswa sangat banyak . Setiap bulan orang tua siswa wajib melakukan pertemuan, hal ini sudah menjadi aturan dan kesepakatn bersama sesuai dengan rencana program TNP2K daerah 3T. Pelaporan kegiatan siswa dari orang tua dan dirangkum kembali oleh pihak sekolah untuk menjadi laporan dari setiap kegiatan yang nantinya akan dikirim ke Dinas pendidikan Kabupaten dan pusat. This is an open access article under the Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4. Internasional Corresponding Author: Damianus. Magister Administrasi Pendidikan. Universitas Tanjungpura. Pontianak Email: batujalu88@gmail. PENDAHULUAN Anggaran pendidikan dan kesejahteraan guru telah mencukupi sejak tahun 2009 sampai saat ini, anggaran pendidikan telah mencapai 20% dari APBN. Setengah dari anggaran tersebut dialokasikan untuk gaji serta tunjangan guru, dengan pagu yang terus meningkat dalam 3 tahun terakhir. Kesejahteraan guru telah membaik. Bagi guru yang telah disertifikasi, besaran tunjangan profesional bisa mencapai satu kali gaji pokok. Apabila guru yang telah disertifikasi ditempatkan di daerah khusus 2636 | Peran Orang Tua Siswa Dan Guru Dalam Pelaksanaan Program TNP2K Daerah 3T (Damianu. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 dan mendapatkan tunjangan khusus, maka pendapatan mereka bisa mencapai tiga kali gaji pokok. Dalam dunia pendidikan peranan orang tua dan guru sangat diperlukan demi menuntaskan buta huruf dan keterbelakangan akses pendidikan di setiap wilayah yang ada di Indonesia. Dengan adanya program TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskina. merupakan tim lintas sektor dan lintas pemangku kepentingan di tingkat pusat yang dibentuk untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan. Percepatan penanggulangan tersebut dilakukan dengan menyusun kebijakan dan program yang bertujuan untuk mesinergikan kegiatan penanggulangan di berbagai sektor kementerian atau lembaga, salah satunya Kementrian Pendidikan. Riset dan Teknologi serta melakukan pengawasan dan pengendalian dalam pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini untuk melihat hasil dan gambaran pada peserta didik selama dijalankannya program TNP2K KIAT Guru di daerah yang berada pada wilayah zona 3T yaitu. SDN 08 Kumpang Tengah. Kecamatan Sebangki. Kabupaten Landak kalimantan Barat. Hasil dari Penelitian ini diharapkan dapat berguna dan memberikan hasil yang baik serta menjadi tolak ukur terhadap setiap program yang dijalankan. KAJIAN TEORI Peran orang tua dan guru dalam pendidikan Peran Orang Tua Peran orang tua merupakan sesuatu yang sangat penting untuk menentukan keberhasilan pendidikan anak-anaknya. Pendidik pertama dan utama adalah orang tua Nur . 5:22-. Pusat pendidikan yang pertama adalah lingkungan keluarga. Pendidikan di lingkungan keluarga sangat strategis untuk memberikan pendidikan ke arah kecerdasan, budi pekerti atau kepribadian serta persiapan hidup di masyarakat. Sebagai orang tua harus bisa memberikan contoh yang baik terhadap anaknya. Anak biasanya akan menirukan apa saja yang dilakukan oleh orang tua. Sebagai orang tua harus bisa memberikan keteladanan dan kebiasaan positif, agar bisa dijadikan contoh bagi anaknya. Pentingnya peran orang tua terhadap pendidikan anak bukanlah hal yang sepele karena pendidikan adalah modal utama yang harus dimiliki oleh setiap individu agar dapat bertahan menghadapi perkembangan zaman saat ini. Pada pelaksanaan program TNP2K Kiat Guru di SDN 08 Kumpang Tengah orang tua siswa harus ekstra mengawasi anak sesuai dengan juknis dan kesepakatan bersama: Orang tua melengkapi fasilitas belajar anak di rumah. Jalin komunikasi yang baik dengan anak. Hadir disekolah bila memungkinkan. Orang Tua wajib mengawasi aktivitas anak dirumah. Orang tua membatasi jam menonton anak. Orang tua mendampingi anak saat belajar di rumah. Orang tua wajib membimbing anak dalam hal belajar membaca sampai mampu . Orang tua tidak melakukan kekerasan pada anak. Wajib Membuat laporan berupa video dengan durasi minimal 5 menit selama anak belajar Wajib melaporakn hasil kegiatan anak 1 minggu sekali. Peran Guru Seorang guru memegang peranan yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Menurut Habel . 5: . Peran merupakan aspek dinamis dari kedudukan atau status. Apabila seseorang menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya, maka ia telah menjalankan suatu peran. Guru memiliki beberapa peran yang harus di munculkan pada saat kegiatan belajar Menurut Sofan Amri, . 3: . Guru memiliki peran dalam aktivitas pembelajaran, yaitu sebagai: 2637 | Peran Orang Tua Siswa Dan Guru Dalam Pelaksanaan Program TNP2K Daerah 3T (Damianu. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Korektor: Guru menilai dan mengoreksi semua hasil belajar, sikap, tingkah, dan perbuatan siswa baik di sekolah maupun di luar sekolah evaluator Inspirator: Guru memberikan inspirasi kepada siswa mengenai cara belajar yang baik. Informator: Guru memberikan informasi yang baik dan efektif mengenai materi yang telah di programkan serta informasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Organisator: Guru berperan mengelola berbagai kegiatan akademik baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler sehingga tercapai efektivitas dan efisiensi anak didik. Motivator: Guru dituntut untuk dapat mendorong anak didiknya agar senantiasa memiliki motivasi tinggi dan aktif belajar. Inisiator: Guru menjadi pencetus ide-ide kemajuan dalam pendidikan dan pengajaran. Fasilitator: Guru hendaknya dapat menyediakan fasilitas yang memungkinkan anak didik dapat belajar secara optimal Pembimbing: Guru memberikan bimbingan kepada anak didiknya dalam menghadapi tantangan maupun kesulitan belajar. Demonstrator: Guru dituntut untuk dapat memperagakan apa yang diajarkan secara didaktis, sehingga anak didik dapat memahami pelajaran secara optimal. Pengelola kelas: Guru hendaknya dapat mengelola kelas dengan baik, karena kelas adalah tempat berhimpun guru dan siswa Mediator: Guru dapat berperan sebagai penyedia media dan penengah dalam proses pembelajaran peserta didik. Supervisor: Guru hendaknya dapat membantu, memperbaiki dan menilai secara kritis proses pembelajaran yang dilakukan sehingga dapat optimal. Evaluator: Guru dituntut untuk mampu menilai produk pembelajaran serta proses Dalam penelitian ini memfokuskan di SDN 08 Kumpang Tengah. Kecamatan Sebangki. Kabupaten Landak dikarenakan sekolah ini memiliki fasilitas dan tenaga guru yang sangat kurang dan jarak tempuh siswa dari rumah menuju sekolah sangat jauh, dengan jumlah siswa 52 orang serta jumlah Guru 5 orang. Wilayah Desa Kumpang Tengah termasuk dalam kategori daerah 3T (Terdepan. Terluar dan Tertinggal. Masalah yang akan diteliti dalam penelitian ini ialah bagaimana komitmen kerjasama sekolah dan orang tua siswa, agar program tersebut bisa berjalan sesuai dengan tujuan. Fokus penelitiannya apakah ada hasil yang positif dari kerjasama orang tua dan para guru terhadap program TNP2K KIAT Guru di daerah 3T. Program TNP2K ( Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan ) Adanya program TNP2K melihat perlunya peningkatan efektivitas dan akuntabilitas anggaran sektor pendidikan yang dialokasikan untuk guru dan di pantau oleh orang tua siswa, sehingga peningkatan pelayanan dan pencapaian pendidikan dapat tercapai, terutama untuk kelompok masyarakat yang masih belum terjangkau dengan baik sebagai ujung tombak Program TNP2K dibentuk berdasarkan peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2010 Tentang percepatan penanggulangan Kemiskinan. TNP2K bertanggung Jawab Kepada Presiden Republik Indonesia dan diketahui oleh Wakil Presiden. Bekerja sama dengan BAPPENAS. Kementrian Pendidikan. Kebudayaan. Riset dan teknologi Kementrian Keuangan, dan beberapa Pemerintah Daerah terutama Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Program TNP2K memetakan beberapa pokok permasalahan dan menggagas KIAT Guru di wilayah Kabupaten Landak yaitu Kecamatan Sebangki dengan Rujukan SDN 08 Kumpang Tengah. Daerah 3T ( Tertinggal, terdepan, dan terluar ) Pengertian daerah tertinggal didefinisikan berdasarkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan wilayah . ungsi inter dan intra spasial baik pada aspek alam, aspek manusianya, maupun prasarana pendukungny. Kriteria penentuan wilayah tertinggal dengan menggunakan 2638 | Peran Orang Tua Siswa Dan Guru Dalam Pelaksanaan Program TNP2K Daerah 3T (Damianu. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 pendekatan perhitungan 6 kriteria dasar yaitu: . Perekonomian masyarakat . Sumber daya manusia . Prasarana . Kemampuan keuangan lokal . , . Aksesibilitas dan . karakteristik daerah. Kebijakan dan strategi pembangunan daerah tertinggal, ditujukan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi daerah tertinggal secara umum berupa pemihakan, percepatan, dan pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah. Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2012 Tentang Kriteria Daerah Khusus dan Pemberian Tunjangan Khusus Bagi Guru, yang dimaksud dengan daerah khusus adalah daerah yang terpencil atau terbelakang, daerah dengan kondisi masyarakat adat dan daerah perbatasan dengan negara lain, daerah yang mengalami bencana . lam dan sosia. dan daerah yang berada dalam keadaan darurat, serta masuk pulau pulau kecil daerah pulau kecil terluar SDN 08 Kumpang Tengah merupakan pusat sasarn dari program tersebut yang dengan Jumlah siswa 52 orang dan jumlah Guru 5 orang. METODE PENELITIAN Berdasarkan latar belakang masalah, fokus dan tujuan penelitian ini maka desain yang peneliti gunakan adalah analisis deskritif dengan pendekatan kualitatif. Alat pengumpul data yang digunakan adalah interview, observasi, dan dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan menganalisis hasil dari program yang sedang dilaksanakan. Adapun waktu pelaksanaan dalam penelitian ini pada tanggal 9-11 Mei 2022 dengan waktu kurang lebih 1 minggu. Sumber data dalam penelitian berjumlah 20 orang yang terdiri dari 8 orang dan diwakilkan 2 orang perkelas dari II-V, kemudian 8 orang wali atau orang tua Siswa. Guru Honor 2 orang dan PNS 2 orang. Partisipan adalah sampel dari semua pelaksanaan program yang sedang dijalankan. Pada penelitian kualitatif pengumpulan data dilakukan dengan prinsip Natural Setting, sumber data primer serta pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi data yang diperoleh dari hasil pengamatan, wawancara dan catatan dilapangan perlu dianalisis kembali agar dapat menarik kesimpulan yang generalisasi. Menurut Sugiyono . 0: . , yang dimaksud dengan teknik analisis data adalah proses mencari data, menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesis, menyusun ke dalam pola memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif mengikuti langkah-langkah antara lain . Reduksi data, . Penyajian data, . Penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengujian keabsahan data agar data yang diperoleh secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan. Untuk teknik pemeriksaan data dalam penelitian ini dilakukan secara triangulasi. Merupakan teknik pemeriksaan keabsaahn data yang memanfaatkan sesuatu diluar data. Untuk melakukan pengecekan atau pembanding terhadap data tersebut (Moleong, 2005:. Secara khusus digunakan triangulasi sumber, yaitu dilakukan dengan cara membandingkan data yang diperoleh melalui wawancara antara informasi satu dengan yang lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui alasan mengenai terjadinya perbedaan-perbedaan pandangan pendapat atau pemikiran HASIL DAN PEMBAHASAN Kerja sama merupakan hal yang sangat penting dalam mencapai suatu tujuan. Adanya kerja sama antara orang tua dengan guru dalam mengawal setiap program pusat yang masuk sangat dibutuhkan agar perencanaan dan hasil yang baik sesuai dari tujuan program tersebut dapat tercapai dengan baik, adapun yang menjadi tujuan dari program adalah: Untuk lebih memahami daerah 3T dan mengetahui permasalahan dan potensi sumber daya di daerah 3T. 2639 | Peran Orang Tua Siswa Dan Guru Dalam Pelaksanaan Program TNP2K Daerah 3T (Damianu. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Untuk memotivasi pemerintah daerah dalam penanganan permasalahan dan pelayanan pendidikan di daerah 3T. Menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas di daerah 3T. Partisipasi segala aspek untuk meningkatakan pendidikan didaerah tertinggal. Kesadaran orang tua tentang pentingnya pendidikan anak. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pelaksanaan program TNP2K KIAT guru daerah 3T di SDN 08 Kumpang Tengah. Kecamatan Sebangki. Kabupaten Landak tahun 2022, sesuai dengan fokus penelitian bahwa: Salah satu tindak lanjut kegiatan Program Rintisan Kebijakan KIAT Guru yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan layanan pendidikan dari Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset dan teknologi berkerjasama dengan Tim TNP2K (Nasional percepatan penanggulangan Kemiskina. Upaya ini dilandasi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Program Rintisan KIAT Guru antara kemenristekdikti dan TNP2K yang merujuk pada Pemerintah Daerah Kabupaten Landak Kalimantan Barat, tepatnya di SDN 08 Kumpang Tengah yang menjadi sasaran program TNP2K daerah berjalan baik dan dengan hasil yang positif. Hal ini bisa dilihat dari hasil data dan pengamatan peneliti dilapangan dengan adanya program dan aturan yang ditekanankan kepada orang tua dan sekolah selaku penerima program, banyak fasilitas belajar anak yang sudah memadai, orang tua siswa silih berganti mengantar anak anaknya disekolah sampai membuat hasil laporan kegiatan anak dirumah. Pelaporan anggaran dari kegiatan sangat jelas dan transparan, orang tua dan masyrakat sekitar SDN 08 Kumpang Tengah dapat memantau dan mengetaui setiap penggunaan anggaran yang di kelola sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler siswa sangat banyak, kegiatan ini dilakukan setelah pelajaran selesai, biasannya dilaksanakan sekitar jam 3 sore, anak dan orang tua siswa datang kesekolah untuk mendampingi putra dan putrinya. Setiap bulan orang tua siswa wajib melakukan pertemuan hal ini sudah menjadi aturan dan kesepakatn bersama sesuai dengan rencana program TNP2K daerah 3T. Pelaporan kegiatan siswa dari orang tua dan dirangkum kembali oleh pihak sekolah untuk menjadi laporan dari setiap kegiatan yang nantinya akan dikirim di Dinas pendidikan Kabupaten, hal ini bertujuan agar setiap kegiatan dapat dipantau oleh dinas kabupaten dan menjadi laporan yang dikirim kepusat. KESIMPULAN Dalam dunia pendidikan setiap orang tua bertanggung jawab terhadap pendidikan dan kesehatan anak di rumah. Untuk itu, orang tua memegang peranan penting dalam mendampingi dan mendidik anak di kehidupan sehari-hari. Sebagai tenaga pendidik, tugas utama seorang guru adalah memberikan ilmu yang bermanfaat bagi masa depan anak. Di samping itu, seorang guru juga diharapkan mampu memberikan pendidikan moral dan sopan santun kepada anak, menanyakan ketika anak mengalami kesulitan dalam proses belajar mengajar, memberikan motivasi belajar, memberikan arah kegiatan belajar, memberikan fasilitas untuk proses belajar anak, dan sebagai penengah terhadap kesulitan belajar maupun bergaul yang mungkin dihadapi anak di sekolah. Selain perannya terhadap murid, guru juga wajib memberikan laporan perkembangan anak kepada orang tuanya dan berdiskusi dengan orang tua jika ada masalah yang berkaitan dengan anak di sekolah. Agar peran guru dan orang tua berfungsi dengan optimal, diperlukan kerja sama yang baik antara keduanya dan selalu komunikasi. DAFTAR PUSTAKA