Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Analisis Pola Persebaran Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Koja. Jakarta Utara Menggunakan Metode Nearest Neighbor Analysis (NNA) Muhamad Sibly 1,*. Muhammad Deffry 1. Nabilah Firdha Khairunnisa1 Universitas Negeri Jakarta 1,2,3,4 Jalan Rawamangun Muka No. Email Korespondensi: muhamadsibly13@gmail. Abstract Sitasi: Sibly. Deffry. Khairunnisa. Analisis Pola Persebaran Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Koja. Jakarta Utara Menggunakan Metode Nearest Neighbor Analysis (NNA). Forum Geografi. Vol. No. Sejarah Artikel: Diterima: 15 September 2023 Disetujui: 18 September 2023 Publikasi: 25 November 2023 An indicator to establish educational equality is the growth of educational facilities. In order to satisfy social infrastructure, educational facilities are distributed evenly throughout the region and situated at key The distribution of facilities that are evenly distributed is a challenge for the government in fulfilling educational facilities in the Koja sub-district. Average Nearest Neighbor Analysis or nearest neighbor analysis is a quantitative analysis method in geography that can determine the distribution pattern in a settlement including educational The 8 high school points in Koja sub-district are spread across several urban villages, such as Tugu Selatan urban village. Rawa Badak Utara urban village. Lagoa urban village, and Tugu Utara urban village. The distribution pattern of senior high schools in the Koja sub-district is included in the Dispersed classification, based to the analysis' outcomes, which relied on the results of the nearest neighbor ratio obtained, which 402073, with an average distance of 595. 3523 meters and a z score The distribution of Senior High Schools on the area of Koja sub-district is quite evenly distributed, but there is a need for additional educational facilities, especially SMA in accommodating all residents of compulsory education age who are interested in studying at the high school level in Koja sub-district. Keywords: Koja sub-district, education facilities. Average Nearest Neighbor, distribution pattern. Abstrak Copyright: A 2022 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY) license . ttps://creativecommons. org/license s/by/4. 0/). Indikator untuk membangun kesetaraan pendidikan adalah tumbuhnya fasilitas pendidikan. Untuk memenuhi infrastruktur sosial, fasilitas pendidikan didistribusikan secara merata di seluruh wilayah dan terletak di lokasi-lokasi utama. Persebaran Fasilitas yang merata menjadi tantanga pemerintah dalam pemenuhan fasilitas pendidikan pada kecamatan Koja. Average Nearest Neighbor Analysis atau analisis tetangga terdekat adalah suatu metode analisis yang bersifat kuantitatif dalam geografi yang bisa menentukan pola persebaran pada suatu pemukiman termasuk fasilitas pendidikan. 8 titik SMA di Kecamatan Koja tersebar di beberapa kelurahan, seperti Kelurahan Tugu Selatan. Kelurahan Rawa Badak Utara. Kelurahan Lagoa, dan Kelurahan Tugu Utara. Pola sebaran Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Koja termasuk dalam klasifikasi Dispersed, berdasarkan hasil analisis, yang mengandalkan hasil rasio tetangga terdekat yang diperoleh, yaitu 1,402073, dengan jarak rata-rata 595,3523 meter dan skor z 2,175608. persebaran Sekolah Menengah Atas terhadap luas wilayah Kecamatan Koja cukup merata, namun perlu adanya penambahan fasilitas pendidikan khususnya SMA dalam menampung semua penduduk usia wajib belajar yang minat menempuh pendidikan di jenjang SMA di Kecamatan Koja. Kata Kunci: Kecamatan Koja, fasilitas pendidikan. Average Nearest Neighbor, pola persebaran Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Pendahuluan Pembangunan fasilitas penunjang pendidikan menjadi faktor yang dapat Sekolah menjadi fasilitas vital dalam menunjang keberlangsungan suatu Keterjangkauan pendidikan tercantum pada undang undang no. 20 tahun 2003 membahas tentang sistem pendidikan, sehingga menciptakan sistem pendidikan yang memberdayakan warga Indonesia yang memiliki kualitas dalam menjawab tantangan zaman kedepannya (Fatahilah, 2. (Mukhlis & Musyawarah, 2. Pengadaan pelayanan pendidikan terkait sarana dan prasarana diperhitungkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dalam proses pembelajaran di lapangan (PUTRI, 2. (Tri et al. , 2. Fasilitas pendidikan diletakan pada wilayah yang strategis tersebar secara merata pada seluruh wilayah dalam pemenuhan infrastruktur sosial (Siti Maesyaroh, (Mukhlis Musyawarah, 2. Kota Administrasi Jakarta Utara berada di 106A 20Ao 00Ay Bujur Timur dan 06A 10Ao 00AoAo Lintang selatan (Badan Pusat Statistik Jakarta Utara, 2. Berdasarkan situs resmi utara. Kota Jakarta Utara memiliki beberapa kecamatan seperti. Kecamatan Tanjung Priok. Kecamatan Kelapa Gading. Kecamatan Pademangan. Kecamatan Penjaringan. Kecamatan Cilincing, dan Kecamatan Koja (JU, 2. Khususnya pada Kecamatan Koja, luas wilayah sebesar 13,21 km persegi serta mempunyai jumlah penduduk pada tahun 2020 mencapai 345. individu dengan kepadatan penduduk 123,24 jiwa/km2 (Badan Pusat Statistik Jakarta Utara, 2. Dengan jumlah penduduk dan kepadatan penduduk yang besar. Kecamatan Koja perlu meningkatkan kualitas tenaga dan individu Memperkaya pengetahuan menjadi peranan penting, dalam menciptakan kualitas manusia yang maju (Achyanadia, 2. (Tri et al. , 2. Jumlah penduduk dan luas wilayah yang besar di Kecamatan Koja menjadikan suatu faktor yang harus dilihat dan menjadi tantangan bagi pemerintah dalam pemenuhan fasilitas pendidikan pada wilayah tersebut. Seluruh wilayah di Koja diharapkan mampu menampung jumlah penduduk wajib belajar dengan fasilitas yang tersebar secara merata. Dalam menganalisis pola persebaran tersebut, maka diperlukannya kajian spasial. Penelaahan spasial dilakukan dengan menggunakan Sistem Informasi geografis (SIG) yang mampu memproses data menggunakan pendekatan keruangan yang berhubungan dengan lingkungan, ekonomi, dan lainnya, termasuk didalamnya tentang persebaran (Riadhi et al. , 2. (Rizal & Syaibana, 2. Bentuk persebaran infrastruktur pendidikan di wilayah Kecamatan Koja mampu diketahui dengan mengaplikasikan metode Nearest Neighbor Analysis (NNA) atau dalam bahasa Indonesia adalah analisis tetangga terdekat melalui Penggunaan software Arcgis. NNA bisa memberikan informasi tentang pola persebaran fasilitas di suatu wilayah dengan berdasarkan kepada data pada titik tertentu dengan Artikel kali ini memiliki tujuan yaitu untuk melihat pola persebaran dari fasilitas pendidikan terkhusus pada fasilitas pendidikan SMA dengan menggunakan penggunaan software Arcgis 10. Artikel kali ini bermanfaat untuk dijadikan informasi baik untuk pemerintah maupun masyarakat tentang persebaran fasilitas pendidikan Sekolah Menengah Atas, untuk dijadikan sebagai data pendukung dan evaluasi dalam pengembangan SDM yang unggul dan pendidikan yang merata di Kecamatan Koja. Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Metode Penelitian Nearest Neighbor Analysis atau analisis tetangga terdekat adalah suatu cara pendekatan kuantitatif dalam geografi yang biasanya digunakan dalam menentukan ragam persebaran pada suatu pemukiman (Hirsan, 2. Metode ini pertama kali dikemukakan oleh Clark dan Evans pada tahun 1954 yang dibuat untuk mengukur pola dari penyebaran satu titik dalam interpretasi 2 atau 3 dimensi dengan memperhitungkan titik lokasi, banyaknya titik, jarak, dan luas wilayah dengan output berupa kalkulasi indeks dengan rentangan nilai 0 - 2. (Hirsan, 2. (Hidayat et al. Nearest Neighbor merupakan suatu metode dimana jarak acak yang merujuk kepada tetangga terdekat dalam suatu pola acak sejumlah titik (Riadhi et al. , 2. Penilaian tetangga terdekat T tersebut dapat ditunjukan dengan rangkaian satuan guna mempermudah membandingkan ragam titik sehingga dapat diketahui persebaran apa yang terbentuk dalam pemukiman tersebut (Hirsan, 2. (Riadhi et al. , 2. Dari pengertian diatas maka diketahui bahwa analisis tetangga terdekat atau Nearest Neighbor Analysis adalah penggunaan sebuah analisa menentukan suatu pola persebaran. Dalam penggunaan metode ini, ketika nilai T = 0 maka diketahui pola titik tersebut adalah mengelompok, jika nilai T = 1,0 maka pola titik objek tersebut adalah acak, sedangkan jika nilai T = 2,15 dapat diketahui bahwa pola persebaran titik tersebut termasuk Metode ini selain dapat diaplikasikan dalam mencari pola distribusi pemukiman, dapat juga digunakan dalam menentukan nilai indeks pola distribusi suatu fenomena lainnya, seperti penyebaran pusat pelayanan publik, penyebaran fasilitas publik, ataupun penyebaran tingkatan kawasan terbangun pada suatu Analisis tetangga terdekat dapat dihitung menggunakan formula berikut: RUMUS ycyc T = ycEa Dengan keterangan sebagai berikut: T: Indeks penyebaran tetangga terdekat Ju: Jarak rata-rata yang diukur antara satu titik dengan titik tetangganya Jh: Jarak rata-rata yang diperoleh semua Dimana: Jh : 2 Ooycy Dengan penjelasan: P: = Kepadatan titik dalam tiap Km2 yaitu jumlah titik (N) dibagi luas wilayah dalam Km2 (A) ycA ya Dengan penjelasan: N: Jumlah titik A: Luas wilayah dalam km2 Hasil dari nilai ukuran tetangga terdekat (T) saat setelah dihitung, akan mampu memberikan informasi pola persebaran SMA di wilayah Kecamatan Koja Jakarta Utara. Apakah mengelompok, random, atau Gambar 1 Pola Pesebaran Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Awal dilakukan pencarian data Ae data pendukung penelitian yang bersumber pada literatur dan website penyedia data geografis yang Penelitian melakukan proses data menggunakan software Arcgis 10. dalam mempermudah pengelolaan. Adapun menggunakan alat pada software yang sudah tersedia dalam mengkalkulasi atau menggabungkan antara shapefile point yaitu titik Sekolah Menengah Pertama dan shapefile poligon yang didefinisikan sebagai luas wilayah penelitian yaitu. Kecamatan Koja . Peta di atas merupakan peta administrasi wilayah yang telah dipilih sebagai objek penelitian, yaitu Kecamatan Koja. Peta tersebut diambil dari sumber yang tertera pada dalam peta . Pada peta menunjukkan bahwa Kecamatan Koja memiliki 6 kelurahan di dalamnya yang terdiri dari Kelurahan Koja . itandai poligon berwarna hijau teran. Kelurahan Lagoa . itandai poligon berwarna hijau mud. Kelurahan Rawabadak Selatan . itandai dengan warna kunin. Kelurahan Rawabadak Utara . itandai poligon berwarna hijau tu. Kelurahan Tugu Selatan . itandai poligon berwarna mera. , dan Kelurahan Tugu Utara . itandai polygon berwarna orany. Gambar 2 Alur Pengerjaan Penelitian Hasil dan Pembahasan Hasil Gambar 3 Peta Administratif Kecamatan Koja. Jakarta Utara. Gambar 4 Peta Persebaran Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Koja. Jakarta Utara Peta pada Gambar 4 merupakan peta persebaran lokasi Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Koja. Wilayah Kecamatan Koja memiliki 8 titik SMA yang di dapatkan dari berbagai sumber . ercantum pada pet. Pada peta di atas memperlihatkan berbagai data yang tertera pada legenda, seperti titik Sekolah Menengah Atas, fasilitas jalan seperti Jalan lain, jalan kolektor, jalan lokal, jalan setapak, jalan arteri, jalan tol dengan dua jalur yang ditandai pemisah fisik, dan Jalan Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Tol Layang. Selain itu terdapat batas kecamatan yang mengelilingi kecamatan Koja secara langsung. Sebelah barat berbatasan dengan jalan tol Yos Sudarso Sebelah timur berbatasan dengan Kali Cakung Sebelah selatan berbatasan dengan Kali Batik Kecamatan Koja memiliki total 6 pembagian wilayah administratif atau kelurahan, beberapa kelurahan tersebut terdiri dari kelurahan Tugu Utara. Kelurahan Lagoa. Kelurahan Rawa Badak Selatan. Kelurahan Koja. Kelurahan Tugu Selatan, dan Kelurahan Rawa Badak Utara. Gambar 5 Grafik Pola Persebaran SMA di Kecamatan Koja . Data pada gambar 3 diatas merupakan hasil pengelolaan dari peta persebaran Sekolah Menengah Atas . dengan menggunakan software Arcgis. Hasil tersebut di dapat dari pengolahan data melalui toolbox Average Nearest Neighbor yang memperhatikan luasan total wilayah yang diamati dan jumlah titik yang berada pada wilayah Hasil di atas menunjukkan bahwa persebaran terjadi secara merata. Pembahasan Wilayah Kecamatan Koja Diketahui pada tahun 2020 lalu. Kecamatan Koja diperkirakan memiliki penduduk sejumlah 352. 306 jiwa dengan laki-laki berjumlah 178. 703 orang dan perempuan sebanyak 173. 602 orang. Dengan jumlah penduduk sebanyak itu, diperkirakan kepadatan penduduknya jiwa/km2. Dari keseluruhan jumlah penduduk Kota Jakarta Utara, diperkirakan 139. 685 jiwa berada pada rentang usia 15 hingga 19 tahun, yang diketahui pada usia tersebut sedang melakukan pendidikan SMA atau sederajat. (Badan Pusat Statistik Jakarta Utara, 2. Penduduk Kecamatan Koja memiliki mayoritas penduduk agama muslim mencapai 90,70 %, agama kristen mencapai 8,76% dengan rincian protestan 6,98% dan katolik 1,81%, agama budha 0,51% dan hindu 0,03%. (Statistik, 2. Peta Persebaran SMA di Kecamatan Kojah Hujan Kecamatan Koja adalah salahsatu kecamatan yang berwilayah di utara kota DKI Jakarta. Indonesia. Kecamatan Koja dijadikan sebagai pusat pemerintahan dari kota Jakarta Utara yang memiliki luas hingga 13,21 km2 dengan batas wilayah sebagai berikut : Sebelah utara berbatasan dengan Teluk Jakarta Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Tabel 1. Nama dan Lokasi Sekolah di Kecamatan Koja. Jakarta Utara (Kita, 2. No. Nama Sekolah Lokasi Sekolah SMAN 110 Jakarta Jl. Bendungan Melayu No. Tugu Sel. Kec. Koja. Jkt Utara. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14140 SMAN 13 Jakarta Jl. Seroja No. RT. 7/RW. Rawabadak Utara. Kec. Koja. Jkt Utara. Daerah Khusus Ibukota SMAS Al Khairiyah Jakarta Jl. Mindi No. RT. 14/RW. Lagoa. Kec. Koja. Jkt Utara. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14270 SMAS Al Muhajirin Jakarta Perumahan PT(Perser. Pelabuhan Indonesia II. Jl. Tunda No. 20-21, RT. 4/RW. Rawabadak Sel. Kec. Koja. Jkt Utara. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14230 Tetapi untuk daya tampung penerimaan murid baru, sekolah negeri menerima lebih banyak peserta didik. Berikut adalah datanya: Tabel 2. Jumlah Daya Tampung Siswa/i Setiap Sekolah. (Kementerian Pendidikan. Kebudayaan, 2. No. Nama Sekolah Jumlah Daya Tampung SMAN 110 Jakarta 853 orang SMAN 13 Jakarta 964 orang SMAS Al Khairiyah 307 orang Jakarta SMAS Al Muhajirin 139 orang Jakarta SMA Fons Vitae 2 Jl. Kramat Jaya Raya No. 1-B, RT. 9/RW. Lagoa. Kec. Koja. Jkt Utara. Daerah Khusus Ibukota Jakarta SMA Fons Vitae 2 398 orang SMAS Laphat Plus 33 orang SMAS Laphat Plus JL. MAHONI LONTAR 2 NO. Tugu Utara. Kec. Koja. Kota Jakarta Utara. DKI Jakarta, 14260 SMAS Tanjung Priok 486 orang Jakarta SMAS Tanjung Priok Jakarta Jl. Mangga No. RT. 9/RW. Lagoa. Kec. Koja. Jkt Utara. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14270 SMAS Yusha Jakarta SMAS Yusha Jakarta Jl. Mawar Luar No. RT. 8/RW. Tugu Utara. Kec. Koja. Jkt Utara. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14260 Tabel penjelasan mengenai nama-nama Sekolah Menengah Atas (SMA) yang diikuti dengan lokasinya pada Kecamatan Koja. 8 titik SMA tersebut tersebar di beberapa kelurahan, seperti Kelurahan Rawa Badak Utara. Kelurahan Tugu Selatan. Kelurahan Lagoa, dan Kelurahan Tugu Utara. Selain itu juga terdapat jumlah daya tampung dari seluruh SMA yang ada pada tabel di atas. Dapat dilihat bahwa banyaknya sekolah swasta lebih mendominasi daripada sekolah negeri di Kecamatan Koja ini. 183 orang Fasilitas di Kecamatan Koja Gambar 6 Persentase tingkat pemenuhan sarana di Kecamatan Koja Untuk Sekolah Menengah Atas Negeri di Kecamatan Koja sangat minim, sehingga Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. banyak keluhan dari para orang tua murid dikarenakan sistem zonasi yang diterapkan dirasa sangat menyulitkan anaknya yang ingin masuk sekolah negeri. Namun besaran kebutuhan serta derajat pemenuhan sarana di Kecamatan Koja memiliki persenan yang tergelong sudah terpenuhi pada fasilitas pendukung pendidikan dengan rata-rata besaran persentase yaitu 84%. Besaran tingkat terpenuhinya sarana perdagangan dan niaga mencapai rata-rata persentase sebesar 75%, lalu terdapat juga bagian faslilitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) seperti taman kota dengan besaran 72%. Selain itu terdapat juga sarana sosial dan budaya sebesar 58%, dan fasilitas sarana kesehatan 56%. Tingkat tidak terpenuhi terjadi pada fasilitas sarana peribadatan yang memiliki besaran ratarata persentase sebesar 24% (Khairullah. Berdasarkan hasil penelaahan yang dilakukan dalam menilai pola persebaran Sekolah Menengah Atas (SMA) pada lokasi penelitian yaitu, di kecamatan Koja, menunjukkan bahwa pola persebaran SMA tersebut termasuk ke dalam klasifikasi Dispersed . eragam atau berpencar Ae penca. Hasil tersebut didasarkan kepada hasil pengolahan dengan menggunakan software Arcgis 10. Hasil rasio tetangga terdekat yang didapatkan yaitu 1,402073 dengan jarak rata Ae rata 595,3523meter dan skor z 2,175608 . Tabel 3. Hasil Analisis Tetangga Terdekat Pola Persebaran SMA dengan metode Analisis Tetangga Terdekat (ATT) Berdasarkan Analisis tetangga terdekat atau Nearest Neighbor Analysis adalah kegiatan pengkajian dengan penggunaan sebuah analisa menentukan suatu pola persebaran. Dalam penggunaan metode ini, ketika nilai: Analisis Tetangga Terdekat aT = 0 maka diketahui pola titik tersebut adalah mengelompok, jika nilai Jarak Rata - Rata Teramati: 834,7273 Meter Jarak Rata - Rata Yang diharapkan: 595,3523 Meter aT = 1,0 maka pola titik objek tersebut adalah acak Rasio Tetangga Terdekat: 1,402073 skor z: 2,175608 aT = 2,15 dapat diketahui bahwa pola persebaran titik tersebut termasuk nilai p: 0,029585 Keterangan: T : Nilai Analisis Tetangga Terdekat (ATT) Hasil ini menunjukan bahwa pola persebaran Sekolah Menengah Atas terhadap luas wilayah Kecamatan Koja cukup merata, namun perlu adanya khususnya SMA dalam menampung semua penduduk usia wajib belajar yang minat menempuh pendidikan di jenjang SMA agar siswa Ae siswa tersebut bisa belajar Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. tanpa harus keluar dari kecamatan tersebut dan mendukung program zonasi yang menjadi kebijakan dari pemerintah terkait penerimaan siswa baru Kesimpulan Berdasarkan pembahasan yang telah dianalisis pada seluruh rangkaian artikel, dapat diketahui apola Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Koja ini memiliki pola seragam atau berpencarpencar, yang artinya setiap area berada secara dispersed dan renggang dengan wilayah - wilayah lainnya. aPola Sekolah Menengah Atas terhadap luas wilayah Kecamatan Koja juga cukup merata, tetapi sekolah swasta lebih mendominasi. aSelain itu juga perlu adanya khususnya SMA dalam menampung semua penduduk usia wajib belajar yang minat menempuh pendidikan di jenjang SMA agar siswa Ae siswa tersebut bisa belajar tanpa harus keluar dari kecamatan tersebut dan mendukung program zonasi yang menjadi kebijakan dari pemerintah terkait penerimaan siswa baru. DAFTAR PUSTAKA