P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat VoL 2. No 1. Oktober 2024. Hal 147 - 154 PEMBINAAN PRODUK HALAL BAGI UMKM DI SAGULUNG Raymond1. Dian Lestari Siregar2. Mohamad Gita Indrawan3 Universitas Batam. Batam. Indonesia Institut Indobaru nasional, batam. Indonesia Email: Raymond@univbatam. Abstract Keywords: Halal. MSMEs. PKM Kata Kunci: Halal. UMKM. PKM Many MSMEs fail in the initial operational process, one of the reasons for the failure of these MSMEs is that they do not have halal product labels. The object that will be fostered in this service is the MSME group in Sagukung. Batam City. It is hoped that this coaching program will have a positive impact on the economy of the people in Saroll, especially in improving the standard of living and income of MSME players. On the other hand, this program also aims to raise public awareness of the importance of consuming halal products, which not only increases religious beliefs but is also related to consumer health and safety. Overall, this service activity has had a positive impact on MSMEs in Sagulung Village. Batam City. Not only does it increase their understanding of halal products and their certification, but it also encourages business growth and increased welfare. With continued support, it is hoped that MSMEs in Saroll will be able to compete in a wider market and contribute to the development of the halal industry in Indonesia. Abstrak. Banyak UMKM gagal dalam proses awal pengoperasionalannya, salah satunya alasan gagalnya UMKM tersebut adalah tidak ada nya label produk halal. Objek yang akan dibina dalam pengabdian kali ini kelompok UMKM di sagukung kota Batam. program pembinaan ini sangat diharapkan akan membawa dampak positif pada perekonomian masyarakat di Sagulung, terutama dalam meningkatkan taraf hidup dan pendapatan para pelaku UMKM. Di sisi lain, program ini juga bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat luas akan pentingnya konsumsi produk halal, yang tidak hanya menambah keyakinan secara agama tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan keamanan konsumen. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak yang positif bagi pelaku UMKM di Kelurahan Sagulung. Kota Batam. Tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka mengenai produk halal dan sertifikasinya, tetapi juga mendorong pertumbuhan usaha dan peningkatan Dengan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan UMKM di Sagulung mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan berkontribusi pada pengembangan industri halal di Indonesia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 VoL 2. No 1. Oktober 2024. Hal 147 - 154 PENDAHULUAN Produk halal saat ini menjadi salah satu kebutuhan utama bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi penduduk yang mayoritas beragama Islam. Konsumen semakin peduli terhadap kehalalan produk yang mereka konsumsi, tidak hanya dalam bentuk makanan dan minuman tetapi juga produk lain yang melibatkan bahan-bahan atau proses produksi tertentu. Seiring dengan peningkatan permintaan produk halal, sertifikasi halal menjadi penting bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM), yang ingin meningkatkan daya saing dan menjangkau pasar yang lebih luas. Kota Batam, khususnya di Kelurahan Sagulung, memiliki potensi UMKM yang cukup besar. Wilayah ini dikenal dengan banyaknya pelaku usaha kecil dan menengah yang memproduksi berbagai jenis produk makanan, minuman, serta barang lainnya. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki pemahaman yang mendalam tentang pentingnya sertifikasi halal. Akibatnya, banyak produk yang sebenarnya memiliki potensi besar untuk dipasarkan secara luas, baik di pasar nasional maupun internasional, namun terkendala oleh masalah legalitas dan kehalalan produk. Program pembinaan produk halal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM di Kelurahan Sagulung mengenai pentingnya produk halal dan cara-cara memperoleh sertifikasi halal. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku usaha dapat memahami persyaratan serta proses sertifikasi halal, mulai dari bahan baku yang digunakan, proses produksi, hingga penyimpanan produk yang sesuai dengan standar halal. Pemahaman ini diharapkan dapat membantu UMKM dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka, sehingga dapat memperluas pangsa pasar mereka. Lebih jauh lagi, dengan meningkatnya jumlah produk bersertifikat halal, pelaku UMKM di Sagulung diharapkan mampu meningkatkan pendapatan mereka. Produk halal memiliki pasar yang lebih luas karena dapat diterima oleh semua konsumen, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dengan adanya sertifikasi halal, kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM juga akan meningkat, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan volume penjualan produk secara keseluruhan. Selain aspek kehalalan produk, pembinaan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kepada pelaku UMKM tentang manajemen kualitas produk yang baik. Dengan demikian, produk yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar halal tetapi juga memiliki kualitas yang terjaga, sehingga mampu bersaing di pasar. Pelaku usaha akan mendapatkan pelatihan mengenai pengelolaan bahan baku, proses produksi, pengemasan, dan pemasaran yang sesuai dengan prinsip halal dan standar kualitas yang diakui. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat VoL 2. No 1. Oktober 2024. Hal 147 - 154 Keberhasilan program pembinaan ini sangat diharapkan akan membawa dampak positif pada perekonomian masyarakat di Sagulung, terutama dalam meningkatkan taraf hidup dan pendapatan para pelaku UMKM. Di sisi lain, program ini juga bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat luas akan pentingnya konsumsi produk halal, yang tidak hanya menambah keyakinan secara agama tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan keamanan konsumen. Pengembangan produk halal di tingkat UMKM juga akan mendorong sektor industri halal yang lebih besar. Pemerintah sendiri telah mencanangkan program Indonesia sebagai pusat industri halal dunia, dan keberhasilan program ini di tingkat lokal akan turut mendukung visi besar tersebut. Dengan memiliki lebih banyak UMKM bersertifikat halal. Indonesia, khususnya Batam, dapat berperan aktif dalam industri halal global yang tengah berkembang pesat. Dengan adanya kegiatan pembinaan ini, diharapkan UMKM di Sagulung dapat memenuhi persyaratan sertifikasi halal dan berhasil mengakses berbagai manfaat yang ditawarkan, mulai dari pemasaran yang lebih luas hingga kemudahan dalam mendapat dukungan dari pemerintah maupun Pelaku usaha yang memiliki sertifikat halal juga lebih mudah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk ekspansi ke jaringan pasar modern yang sering kali mensyaratkan produk bersertifikat halal. Terakhir, program ini juga mengajak para pelaku UMKM untuk berkolaborasi dalam mengembangkan produk halal yang lebih inovatif dan berdaya saing tinggi. Sinergi antara pelaku UMKM, pemerintah, dan lembaga terkait diharapkan dapat mendorong lahirnya produk-produk baru yang berkualitas, inovatif, dan halal. Melalui pembinaan produk halal ini, diharapkan UMKM di Kelurahan Sagulung mampu bertransformasi menjadi pelaku usaha yang mandiri, berkualitas, dan berdaya saing di pasar lokal maupun global. Hal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan UMKM, tetapi juga akan menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi halal di Indonesia. METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan kegiatan PKM ini akan dilaksanakan secara bertahap selama dua kali pertemuan yang dijabarkan pada uraian dibawah ini. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan utama, yaitu: Sosialisasi: Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman awal tentang pentingnya produk halal dan manfaat sertifikasi halal bagi UMKM. Pelatihan Proses Sertifikasi Halal: Para peserta diberikan pelatihan mengenai proses This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat VoL 2. No 1. Oktober 2024. Hal 147 - 154 mempertahankan sertifikat halal. Pendampingan Teknis: Pada tahap ini, pelaku usaha mendapatkan pendampingan langsung terkait pengelolaan bahan baku, proses produksi, hingga pengemasan produk sesuai standar halal. Evaluasi dan Monitoring: Setelah pembinaan selesai, dilakukan evaluasi untuk menilai pemahaman peserta serta dampak kegiatan terhadap usaha mereka. Monitoring dilakukan secara berkala untuk mendukung keberlanjutan implementasi produk halal. Untuk memperoleh manfaat dari pengabdian ini serta dapat diimplementasikan, maka metode yang ditawarkan dalam pengabdian ini adalah sebagai berikut: Langkah 1 (Metode cerama. Tim Dosen memberikan ceramah dan pemaparan tentang produk halal. Langkah 2 (Metode Tutoria. Peserta akan diberi Pembinaan dalam membuat sertifikat halal. Langkah 3 (Metode diskus. Peserta akan diberikan kesempatan untuk mendiskusikan permasalahan yang dihadapi dalam pembuatan sertifikat halal. Kegiatan PKM ini akan dievaluasi agar diketahui seberapa jauh keberhasilan dari kegiatan pembinaan ini, berikut disajikan tabel 2. Tabel 2. 3 Evaluasi dalam Pembinaan Perencanaan pemasaran Tujuan Indikator ketercapaian Tolak ukur Peserta termotivasi Peserta mau Membuat Peserta yang mau membuat sertifikat halal sertifikat halal membuat sertifikat halal mengangkat tangan Peserta mampu terampil Peserta mampu membuat Peserta memiliki analisa dalam membuat sertifikat beberapa aspek dalam sertifikat halal sertifikat halal Sumber: Penulis 2024 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat VoL 2. No 1. Oktober 2024. Hal 147 - 154 HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema pembinaan produk halal bagi UMKM di Kelurahan Sagulung. Kota Batam bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kapasitas pelaku UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal. Dengan pemahaman yang mendalam mengenai produk halal. UMKM di wilayah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk serta mendapatkan kepercayaan lebih tinggi dari konsumen, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan penjualan. Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi mengenai pentingnya produk halal dalam bisnis makanan, minuman, dan produk konsumsi lainnya. Para pelaku UMKM dikenalkan pada prinsip-prinsip halal, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga penyimpanan produk. Mereka diberikan wawasan mengenai bagaimana produk halal bukan hanya memenuhi standar agama, tetapi juga memastikan keamanan dan kualitas produk yang lebih tinggi. Dengan begitu, para pelaku usaha mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai manfaat dari produk bersertifikat halal. Langkah selanjutnya dalam kegiatan ini adalah pelatihan teknis tentang proses sertifikasi halal. Pelaku UMKM di Sagulung diajari cara-cara pengajuan sertifikasi, persyaratan administrasi yang harus dipenuhi, serta langkah-langkah teknis untuk memastikan proses produksi mereka memenuhi standar Melalui pelatihan ini, diharapkan mereka dapat mengurus sertifikasi halal secara mandiri, dengan dukungan pemerintah atau lembaga terkait, sehingga mengurangi biaya yang mungkin timbul jika menggunakan jasa pihak ketiga. Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga mencakup sesi konsultasi yang melibatkan lembaga sertifikasi halal dan pakar halal. Pada sesi ini, pelaku UMKM dapat berkonsultasi langsung mengenai kendala atau pertanyaan yang mereka hadapi dalam penerapan standar halal. Konsultasi ini diadakan secara interaktif, sehingga setiap pelaku usaha mendapatkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi usaha mereka. Ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa pelaku UMKM di Sagulung benar-benar siap untuk menjalani proses sertifikasi. Dalam kegiatan ini, pelaku UMKM juga diajarkan tentang tata kelola bahan baku yang sesuai dengan prinsip halal. Mereka belajar cara memilih dan menyimpan bahan baku yang tidak hanya berkualitas tetapi juga terbukti halal. Selain itu, pelaku usaha juga dilatih untuk memperhatikan proses produksi agar terhindar dari kontaminasi dengan bahan yang tidak halal. Dengan demikian, produk yang dihasilkan tidak hanya halal, tetapi juga terjaga kebersihan dan kualitasnya. Kegiatan pembinaan ini juga memberikan pemahaman tentang pentingnya label halal dalam memperluas pangsa pasar. Label halal adalah nilai tambah bagi produk, terutama di pasar yang mayoritas konsumennya beragama Islam. Melalui pelatihan ini, para pelaku usaha dibekali dengan strategi pemasaran yang efektif agar mereka dapat mempromosikan produk halal mereka dengan lebih This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 VoL 2. No 1. Oktober 2024. Hal 147 - 154 baik, baik di pasar lokal maupun nasional. Diharapkan dengan pemasaran yang tepat, produk UMKM di Sagulung dapat menjangkau lebih banyak konsumen dan meningkatkan penjualan. Pada sisi pengemasan, pelaku UMKM di Sagulung diberikan pelatihan tentang cara mengemas produk dengan menarik dan memenuhi standar halal. Pengemasan yang baik bukan hanya mempercantik tampilan produk tetapi juga membantu menjaga kualitas produk dan mencegah kontaminasi dengan bahan yang tidak halal. Pengemasan juga menjadi faktor penting dalam menarik minat konsumen, sehingga pelatihan ini menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan produk Kegiatan ini tidak hanya fokus pada produk halal tetapi juga mengajarkan pengelolaan keuangan dan administrasi usaha yang baik. Dengan pembukuan yang tertata, pelaku UMKM dapat lebih mudah melakukan analisis terhadap keuntungan dan pengeluaran mereka, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Pengelolaan keuangan yang baik akan berdampak pada stabilitas usaha dalam jangka panjang, sehingga pendapatan yang mereka peroleh dapat terus bertumbuh. Selama pembinaan, pelaku UMKM diajak untuk bekerja sama dalam membentuk jaringan usaha Kerjasama ini dapat berupa koperasi atau kelompok usaha bersama yang bertujuan untuk memperkuat posisi mereka di pasar dan membantu satu sama lain dalam proses sertifikasi halal. Dengan adanya jaringan ini, mereka dapat berbagi informasi, pengalaman, dan sumber daya yang mendukung satu sama lain dalam memperluas pemasaran produk halal. Evaluasi menjadi tahap akhir dari kegiatan ini. Tim pembina dan pelaku UMKM melakukan evaluasi bersama untuk menilai hasil dari pelatihan yang telah diadakan. Evaluasi ini meliputi keberhasilan dalam proses sertifikasi, peningkatan penjualan, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM terkait produk halal. Dengan evaluasi ini, akan terlihat sejauh mana kegiatan ini berhasil mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu peningkatan pendapatan dan penjualan pelaku UMKM di Kelurahan Sagulung. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak yang positif bagi pelaku UMKM di Kelurahan Sagulung. Kota Batam. Tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka mengenai produk halal dan sertifikasinya, tetapi juga mendorong pertumbuhan usaha dan peningkatan kesejahteraan. Dengan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan UMKM di Sagulung mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan berkontribusi pada pengembangan industri halal di Indonesia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat VoL 2. No 1. Oktober 2024. Hal 147 - 154 KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan Pengembangan UMKM sebagai upaya untuk meningkatkan hasil usaha yang mereka peroleh. Kegiatan pkmini sebagai kegiatan dalam meningkatkan produktivitas kerja dengan cara membina dan memonitoring kegiatan. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Mitra yang telah membantu sehingga kegiatan ini dapat berlangsung. KONFLIK KEPENTINGAN Tidak ada potensi konflik kepentingan yang relevan dengan artikel ini. DAFTAR PUSTAKA