ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 ANALISA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 2019 DAN VAL IT Riri Fajriah1. Arief Wibowo2 Program Studi Sistem Informasi. Universitas Mercu Buana Program Studi Sistem Informasi. Universitas Budi Luhur fajriah@mercubuana. id, 2arief. wibowo@budiluhur. Correspondent author: riri. fajriah@mercubuana. Tgl. Diterima 05 Mei 2025 Tgl. Revisi 15 Mei 2025 Tgl. Disetujui 25 Mei 2025 Tgl. Terbit 31 Mei 2025 Abstract The current digitalization era provides opportunities for business organizations to be able to integrate business processes with the support of technology devices that suit consumer needs. Therefore, technology and information management is not only limited to operational support, but also becomes an effort to support long-term strategic business decisions. The impact of this is that many business organizations invest in technology and information tools and seek how the management and governance of information technology in the company can be evaluated properly in order to maximize profits and contribute to the achievement of business goals. In this study, we will evaluate several previous studies related to the implementation of the COBIT 2019 Framework and VAL IT Framework 2. 0 which function in evaluating how the process of governance and investment in technology and information can work properly. The purpose of this study is to find a research GAP analysis of existing research on how appropriate further research is related to the evaluation of technology and information governance in The results of the study show that in order to provide a comprehensive evaluation of information technology governance, it is better to add an identification process using the IT Risk Management Framework so that it can be assessed in detail the business risk factors that are correlated with IT management and investment in the company. Keywords : COBIT 2019. VAL IT Framework 2. IT Risk Management Framework Abstrak Era digitalisasi saat ini memberikan peluang kepada organisasi bisnis untuk dapat mengintegrasikan proses bisnis dengan dukungan perangkat teknologi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Oleh karena itu, manajemen teknologi dan informasi tidak hanya sebatas sebagai dukungan operasional saja, namun menjadi salah satu upaya dalam mendukung keputusan strategis bisnis jangka panjang. Dampak dari hal ini banyak organisasi bisnis yang melakukan investasi pada perangkat teknologi dan informasi serta mengupayakan bagaimana manajemen dan tata kelola teknologi informasi di perusahaan bisa di evaluasi dengan baik agar dapat memaksimalkan keuntungan dan kontribusi bagi pencapaian tujuan bisnis. Pada penelitian ini akan dievaluasi dari beberapa penelitian sebelumnya terkait implementasi COBIT 2019 Framework dan VAL IT Framework 2. 0 yang berfungsi dalam evaluasi bagaimana proses tata kelola dan investasi teknologi dan informasi bisa berjalan dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan research GAP analysis dari penelitian yang ada mengenai bagaimana penelitian lanjutan yang tepat terkait evaluasi tata kelola teknologi dan informasi di perusahaan. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa agar dapat memberikan evaluasi secara komprehensif mengenai tata kelola teknologi informasi sebaiknya ditambahkan dengan proses identifikasi menggunakan IT Risk Management Framework agar bisa dinilai secara detail faktor resiko bisnis yang berkorelasi dengan manajemen dan investasi TI pada perusahaan. Kata Kunci : : COBIT 2019. VAL IT Framework 2. IT Risk Management Framework Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 PENDAHULUAN Era digitalisasi seperti saat ini menuntut seluruh pelaku sektor bisnis berlomba dalam memperbaiki pelayanan serta distribusi produk dan jasa kepada para pelanggan agar menjadi lebih efektif dengan dukungan perangkat teknologi masa kini. Oleh karena itu, bagi organisasi bisnis sangat penting untuk dapat meningkat pelayanan dan kinerja Departemen Teknologi Informasi yang ada di perusahaan semaksimal mungkin. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan penerapan proses evaluasi yang tepat melalui audit tata kelola teknologi dan informasi menggunakan standarisasi yang kompeten dan menjadi pedoman penting bagi tatanan kelola teknologi informasi di perusahaan. Dalam melakukan proses audit tata kelola teknologi dan informasi pada suatu organisasi bisnis dapat menggunakan salah satu standar yaitu COBIT (Control Objectives for Information and Related Technolog. yang merupakan sekumpulan dokumentasi best practices untuk IT Governance yang dapat membantu pihak auditor, pengguna . dan manajemen organisasi bisnis dalam menjembatani gap antara risiko bisnis, kebutuhan kontrol dan masalah-masalah teknis pada pengelolaan teknologi informasi di perusahaan . Strategi lainnya dalam mengupayakan optimalisasi value dari pengembangan teknologi informasi di perusahaan adalah mengintegrasikan antara COBIT Framework dengan VAL IT. Dimana VAL IT Framework adalah kerangka kerja organisasi yang komprehensif dan pragmatis yang memungkinkan penilaian terpadu terhadap proses kreasi bisnis dan investasi teknologi informasi pada suatu organisasi bisnis . Perkembangan COBIT Framework di beberapa tahun terakhir dari versi COBIT 4. 1, lalu COBIT 5 dan saat ini sudah ada COBIT 2019 bertujuan dalam penyempurnaan proses evaluasi tata kelola teknologi informasi di perusahaan. Desain COBIT Framework dikembangkan oleh lembaga ITGI (IT Goverment Institut. yang merupakan bagian dari ISACA (System Information and Control Associatio. Perbedaan antara penerapan COBIT 5 Framework dengan COBIT 2019 Framework terletak dimana terdapat dua sistem klasifikasi besar dimana prinsip COBIT 5 dikategorikan ke dalam governance system dengan dua prinsip tambahan baru yaitu prinsip kerangka kerja sistem tata kelola . overnance syste. dan prinsip untuk kerangka kerja tata kelola . overnance framewor. Pembahasan pada penelitian ini adalah melakukan analisa dari beberapa penelitian yang telah dilakukan terkait analisa faktor yang mempengaruhi proses audit tata kelola teknologi informasi menggunakan pendekatan Framework COBIT 2019 dengan VAL IT Framework 2. Adapun tujuan penelitian adalah melakukan analisa terkait research gap dari beberapa penelitian yang telah dilakukan terkait implementasi COBIT 2019 Framework dan VAL IT Framework 2. Penelitian Terdahulu (Literature Revie. 1 Framework COBIT COBIT (Control Objectives for Information and Related Technolog. adalah suatu metode dalam melakukan evaluasi dengan mekanisme kerangka kerja yang memberikan layanan berupa prosedur tata kelola teknologi informasi kepada perusahaan sebagai support dalam mencapai tujuan perusahaan itu sendiri . COBIT 2019 adalah generasi ke-6 dari COBIT Framework, yang mulai dikembangkan oleh IT Governance Institute, salah satu bagian dari Information Systems Audit and Control Association (ISACA) pada tahun 1996. Kumpulan framework ini terus disempurnakan dari waktu ke waktu, mulai dari COBIT 1 tahun 1996. COBIT 2 tahun 1998. COBIT 3 tahun 2000. COBIT 4 tahun 2005, dan COBIT 1 tahun 2007. COBIT 5 tahun 2012, dan COBIT 2019 tahun 2019. Pada COBIT 5, setiap item yang ada di dalamnya disebut sebagai proses. Hal ini berbeda dengan penamaan pada COBIT 2019, yaitu objektif. Jumlah keduanya pun berbeda. Jika pada COBIT 5 terdapat 37 proses. COBIT terbaru mengandung 40 Adapun penambahan beberapa objektif terbaru pada COBIT 2019 terkait dengan APO14 mengenai Managed Data. BAI01 mengenai Manage Programs. BAI11 mengenai Manage Projects dan MEA04 mengenai Managed Assurance . Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 2 VAL IT VAL IT, adalah salah satu metoda yang digunakan dalam memberikan gambaran yang jelas akan manfaat investasi pada perangkat Teknologi Informasi pada organisasi . VAL IT merupakan konsep baru yang diluncurkan oleh Information Technology Governance Institute (ITGI) sebagai sebuah kerangka kerja standar untuk melengkapi kerangka kerja tata kelola teknologi informasi yang sudah lama dirilis dan dipergunakan secara luas yaitu COBIT Framework. Karena VAL IT merupakan pelengkap COBIT Framework, maka dalam beberapa hal, asumsi yang digunakan serta cara pendeskripsian kerangka kerjanya sangat mirip dan sangat erat kaitannya dengan COBIT Framework . VAL IT terdiri atas sekumpulan prinsip dasar dan 3 proses utama untuk mengukur nilai dari suatu tata kelola teknologi informasi di organisasi. Masing-masing proses kemudian dirinci lagi menjadi beberapa item manajemen praktis seperti halnya pada COBIT Framework. Metodologi Dalam skema paper review ini, proses analisa yang dilakukan melalui beberapa tahap berikut : Pada tahap analisa masalah, peneliti akan membuat beberapa rumusan permasalahan yang dijadikan sebagai landasan atau research question untuk dilakukan analisa lebih lanjut dari beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan. Lalu dilanjutkan pada tahap strategi dimana bagaimana langkah-langkah peneliti dalam menemukan sumber artikel penelitian yang tepat sesuai dengan permasalahan yang akan Pada tahap pemilihan kriteria akan dijelaskan ruang lingkup paper yang akan direview berdasarkan kriteria metode apa saja dan rentang waktu penelitian. Selanjutnya akan dideskripsikan hasil ekstraksi data dan sintensis terhadap hasil penelitian yang telah dilakukan untuk menemukan research gap dan menentukan kesimpulan serta saran penelitian lanjutan. 1 Analisa Masalah (Research Question Proble. Adapun permasalahan yang ingin dianalisa dalam pembahasan paper review ini adalah bagaimana faktorfaktor yang mempengaruhi dalam proses audit tata kelola teknologi informasi menggunakan COBIT 2019 Framework dan VAL IT Framework 2. 0 serta bagaimana proses implementasinya ? Apakah implementasi COBIT 2019 Framework dan VAL IT Framework 2. 0 dapat membantu organisasi dalam mengevaluasi pelaksanaan tata kelola teknologi informasi dengan efektif ? Tentunya permasalahan ini yang akan dianalisa melalui hasil review dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan. 2 Strategi Strategi teknis dalam proses melakukan evaluasi mengolah data dari hasil literatur review akan menggunakan beberapa software seperti Mendeley. HarzingAos Publish and Perish. VOSviewer dan sumber literasi jurnal penelitian menggunakan Web Google Scholar dengan batasan penelitian sekitar tahun 2018 sampai dengan 2022 dengan topik penelitian terkait COBIT 2019 Framework dan VAL IT Framework 3 Pemilihan Kriteria Dalam pemilihan sumber data penelitian dalam bentuk jurnal ada beberapa kriteria yang diperhatikan yaitu : tahun publikasi artikel jurnal, jenis dari artikel yang dipublikasikan, keterkaitan antara judul penelitian dengan research question serta topik artikel terkait informasi mengenai audit tata kelola teknologi dan informasi. Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 Adapun syarat kriteria yang ditetapkan adalah sebagai berikut : 1. Tahun penelitian berkisar antara tahun 2018 sampai dengan tahun 2022. Jenis artikel jurnal dan publikasi conference. Artikel jurnal yang dilakukan dalam proses review dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Judul dan abstrak pada artikel jurnal harus sesuai dengan research question yang sudah ditentukan. Adapun hasil pencarian artikel jurnal menggunakan HarzingAos Publish and Perish Software dalam rentang waktu penelitian 5 tahun terakhir . mendapatkan total artikel jurnal yang diinformasikan pada tabel 1 berikut ini Tabel 1. Total Artikel Jurnal Tahun Publikasi Topik Riset VAL IT Framework 2. VAL IT Framework 2. VAL IT Framework 2. VAL IT Framework 2. COBIT Framework & Agile Method COBIT 2019 Framework COBIT 2019 Framework COBIT 2019 Framework COBIT 5. 0 Framework & IT Balanced Scorecard COBIT 2019 Framework & ITIL 4 COBIT 2019 Framework & ISO 2700:2013 Total Artikel Jurnal Jumlah Artikel Jurnal HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Ektraksi Data dan Sintesis Dari beberapa artikel jurnal tersebut dapat kita lakukan proses ekstraksi data sebagai berikut : Tabel 2. Ekstraksi Data Tahun Publikasi Judul Penelitian Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Dengan Mengguna COBIT dan VAL Framewor k (Studi Kasus : PT. Primasenta Resources Indonesi. Penulis & Editor Jurnal Bayu Hasta , et. Teknol. Inform. Komput. , vol. 4, no. Permasalahan Metode Hasil dan Solusi Sintesa Penelitian Bagaimana proses audit tata kelola informasi pada perusahaan PT. Primasenta Resource Indonesia ? VAL IT Framewor 0 dan COBIT Framewor Berdasarkan hasil audit didapatkan hasil analiasa bahwa terjadi GAP antara kematangan tata kelola TI saat ini tingkat kematangan yang ingin dicapai sehingga diperlukan proses perbaikan dan perubahan khususnya pada aspek IT Risk. Manage Quality. Manage IT HR. Manage Projects dan Automated Solution. VAL IT COBIT dari sisi perspektif bisnis dan finansial sehingga dapat membantu masukan berdasarkan hasil audit yang telah dilakukan dengan cara analisis sistem informasi dan TI secara langsung pada bagian Teknologi Informasi dan analisis pengembangan TI yang di lakukan perusahaan . Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 Tahun Publikasi Judul Penelitian Realizing Business Value of Informatio Technolog Investation Using VAL Framewor k Domain Invesment Manageme Penulis & Editor Jurnal Lila Setiyani Jurnal Interkom Vol. 13 No. 4 Ae Januari 2019 Maturity Level Assessmen t for ERP Systems Investment Using VAL Framewor Permasalahan Metode Hasil dan Solusi Sintesa Penelitian Bagaimana sehingga tidak dana anggaran VAL IT Framewor Melakukan penerapan VAL IT pada objek riset menunjukkan bahwa investasi dan TI/SI dapat manfaat secara maksimal karena belum ada proses yang dilakukan dengan performance sangat baik. Renny Sari Dewi The Fifth Information Systems International Conference Bagaimana maturity level pada investasi sistem ERP di PT Semen Indonesia Distributor ? VAL IT Framewor Penerapan Kerangka Kerja VAL IT Dalam Perencanaa n Investasi Teknologi Informasi (Studi Kasus : Amik Labuhan Bat. Iwan Purnama Informatika : Jurnal Ilmiah AMIK Labuhan Batu Vol. No. 1/Januari/2 Bagaimana informasi untuk hasil dan manfaat yang VAL IT Framewor Proses evaluasi menggunakan VAL IT 2. 0 melalui beberapa tahap yaitu pengukuran value governance domain, domain, dan management domain Melakukan proses evaluasi dengan penerapan kerangka kerja VAL IT terdiri dari 3 . proses utama dalam mengukur nilai teknologi informasi yaitu. Value Governance. Portfolio Management, dan Investment Management. Parameter yang diukur dalam pengaruh investasi IT terkait masalah adalah : investment opportunity, concept business case, program, alternative analysis, program plan, benefit realisation plan, cycle cost and ownership, initiate, plan & launch program, manage the manage/track benefit, monitor &report, retire the program . Pengukuran VAL IT sangat dipengaruhi pada evaluasi terkait Value Governance. Investment Management dan Portfolio Management . Evaluasi Investment Manageme nt (IM) Penerapan Investasi Teknologi Informasi Rani Puspita Dhaniawaty Bagaimana informasi di VAL IT Framewor Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Melakukan pengumpulan data, management (IM), pengukuran maturity level, proses evaluasi terkait Dalam penerapan kerangka kerja VAL IT ini, setiap organisasi harus membangun business case yang kemudian dapat diterapkan pada proyek investasi teknologi informasi. Business case ini kemudian akan menjadi alat bantu merencanakan dan mengukur investasi teknologi informasi . Penerapan Framework VAL IT 0 dalam pengukuran investasi teknologi informasi juga memberikan dampak dalam Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 Tahun Publikasi Judul Penelitian Universitas XYZ Dengan Mengguna kan Val IT Framewor Penulis & Editor Jurnal Volume 4 Nomor 1 April Permasalahan Penilaian Kinerja Investasi Mengguna kan VAL IT 2. 0 pada Aplikasi Kependud Online Pemerintah Kota X Moch. Aldoris Williandy et. Analisis Tata Kelola Dan Perencanaa n Investasi Teknologi Informasi Dengan Metode COBIT Dan VAL Yayan Hendrian Bagaimana informasi pada online dengan melihat manfaat terukur dan tidak terukur gambaran yang jelas berkaitan dengan biaya, dan manfaat investasi TI online yang Bagaimana proyek-proyek JURIKOM (Jurnal Riset Kompute. Vol. 7 No. Februari 2020 Jurnal Teknik Komputer AMIK BSI Volume V No. 1 Februari Metode Hasil dan Solusi Sintesa Penelitian management (IM) dan maturity level mengenai manfaat akan diterima oleh perusahaan dari hasil evaluasi yang didapat, menetapkan akuntabilitas dan kepemilikan dari investasi teknologi informasi, serta dapat memonitor dan melaporkan kinerja investasi teknologi informasi . Hasil penelitian ini membuktikan bahwa apabila fungsi bisnis dan teknologi informasi bekerja lebih kolaboratif pada investasi teknologi informasi . VAL IT Framewor Penelitian ini penggunaan aplikasi online menggunakan framework Val-IT yang digunakan pada Dinas Pemerintahan Kota Faktor yang diteliti terdiri dari Value Governance. Portfolio Management, dan Investment Management VAL IT Framewor Hasil evaluasi perlu adanya fokus penting pada Investment Management. Langk ah-langkah perbaikan yang dapat dilakukan antara lain perusahaan harus lebih fokus dalam memonitor dan memberi tugas atau tanggung jawab untuk mencapai pengendalian biaya. Dalam proses evaluasi pelaksanaan tata kelola teknologi dan informasi di perusahaan dapat Framework COBIT untuk kaitannya menentukan tingkat kematangan proses operasional IT dan pengukuran investasi IT dapat dievaluasi menggunakan metode Framewok VAL IT 0 . Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 Tahun Publikasi Judul Penelitian Penggunaa n VAL IT Framewor k Untuk Mengevalu asi Kinerja Sistem Pembelajar Online di Kampus STT YBSI Tasikmala Penilaian Investasi Teknologi Informasi STMIK Indonesia Padang Mengguna VAL IT Framewor Domain Investment Manageme nt (IM) Penggunaa n VAL IT Framewor Untuk Menilai Investasi Teknologi Informasi (Studi Kasus Pada Investasi Aplikasi SIA di UT) Penulis & Editor Jurnal Willy Muhammad Fauzi et. , al Jurnal Saintesa Volume 2 Edisi 1 Februari 2022 Anisya Nursyah Gusman et. , al Indonesian Journal of Computer Science Vol. No. Ed. Diovanny & Sumiyana Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6. No 1 Permasalahan Metode Bagaimana informasi pada tinggi sudah tepat dan juga harus sesuai dengan visi, misi, dan VAL IT Framewor Bagaimana analisa apakah informasi yang selama ini sudah berjalan optimal atau tidak dan dari nilai investasi yang Bagaimana informasi pada Aplikasi Sistem Informasi Akademik di Universitas Terbuka ? VAL IT Framewor VAL IT Framewor Hasil dan Solusi mengelola resiko dan mengkoordinir seluruh proyek sehingga tidak terjadi kebingungan. Mengidentifikasi jawab, jadwal penyerahan, proses monitoring, form Dengan menerapkan evaluasi berdasarkan Framework VAL IT 0 dalam investasi teknologi informasi, institusi perguruan tinggi dapat mengetahui lebih awal mengenai resiko yang akan terjadi terkait investasi teknologi yang akan Dengan penerapan metode analisa VAL IT Framework 2. maka pihak kampus dapat menganalisa kebutuhan dalam investasi IT dan tingkat kematangan dalam operasional tata kelola teknologi informasi serta Pengukuran dilakukan dengan menggunakan VAL IT Framework 2. terkait value Sintesa Penelitian Proses dalam melakukan evaluasi terkait perencanaan investasi teknologi informasi di organisasi bisnis dapat dilakukan dengan melakukan analisa alternatif terbaik dalam memilih investasi teknologi informasi dan juga dokumentasi business case . Konsep business case yang baik untuk adalah dengan memasuki tingkat repeatable dimana proses yang baik harus dilakukan berulang dan setiap dengan baik saat pelaksanaannya . Evaluasi terkait penerapan investasi teknologi informasi di perusahaan berkaitan dengan peranan TI di perusahaan untuk keputusan strategis . Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 Tahun Publikasi Judul Penelitian Using Agile Methodolo gies for Adopting COBIT Penulis & Editor Jurnal Amorim , al Perancang an Tata Kelola Teknologi Informasi Mengguna Framewor k COBIT 2019 Pada Hotel XYZ Priscilla Novita Anastasia & Lovinta Happy Atrinawati Analisis Tata Kelola Pusat Data Informasi Kementeri an XYZ Mengguna COBIT Inf. Syst. , vol. Jurnal Sistem Informasi (EJourna. VOL. NO. Oktober 2020 Thio Meiza Ardi Prasetyo1 . Melkior N. Sitokdana2 Journal of Applied Computer Science and Technology (JACOST) Vol. 2 No. 95 Ae Permasalahan Metode Hasil dan Solusi Sintesa Penelitian Bagaimana COBIT 5 Framework Metode Agile Governan ce of Enterprise IT (GEIT) & COBIT Framewor k & Agile Methodol Dari penelitian ini dapat dipahami bahwa model penerapan tata kelola TI yang tepat dengan implementasi COBIT 5 Framework dapat juga dilakukan dalam aplikasi dengan menggunakan metode scrum akan membantu evaluasi pencapaian target proyek dengan baik . Bagaimana proses terkait tata kelola TI yang diterapkan COBIT Framewor Adobsi implementasi teknik scrum dalam proses design dan development dengan digabung pemodelan COBIT 5 program tidak hanya memberikan solusi di tingkat program tetapi juga manfaat proses sistem informasi berjalan lebih terarah dengan implementasi tata kelola TI pemodelan COBIT 5 dengan dipadukan dengan Metode Scrum Melakukan evaluasi dengan penerapan COBIT 2019 Framework sehingga didapatkan informasi mengenai tingkat kapabilitas setiap proses dan tahapan perbaikan proses berdasarkan skala prioritas. Bagaimana evaluasi tata kelola TI COBIT 2019 Framework agar dapat n operasional TI untuk COBIT Framewor Melakukan evaluasi dengan penerapan COBIT 2019 dengan 10 faktor desain dan rekomendasi berupa perbaikan dalam mengamankan data dan informasi dari setiap hasil akhir pengujian dari penyimpanan dan penghancuran data secara ilegal, menentukan area Analisa COBIT 2019 Framework pada suatu organisasi bisnis juga dipengaruhi oleh hasil evaluasi terkait aspek-aspek Threat Lanscape. Compliance Requirement. Role of IT. Sourcing Model of IT. IT Implementation Methods. Technology Adoption Strategy dan Enterprise Size . Penerapan COBIT 2019 memungkinkan organisasi untuk menganalisis tata kelola TI untuk memenuhi standar kepatuhan dan pencapaiaan target, selain itu tata kelola TI menggunakan COBIT 2019 dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan pada masing-masing organisasi . Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 Tahun Publikasi Judul Penelitian Penulis & Editor Jurnal Informatio Technolog Governanc e Analysis of STMIK Palcomtec h in The New Normal Era Using COBIT Method Fahmi Ajismanto & Surahmat Evaluation Informatio Technolog Governanc e Using COBIT 2019 on Domain DSS (Deliver. Service. Suppor. at PT XYZ Zilziana et. , al Penerapan Framewor k COBIT Adie Saputra dan Reza Journal of Computer Networks. Architecture High Performance Computing Volume 3. Number 2. July 2021 Budapest International Research and Critics InstituteJournal (BIRCIJourna. Volume 5. No 2. May 2022 Permasalahan Metode Bagaimana COBIT 2019 Framework dukungan tata kelola teknologi new normal di STMIK Palcomtech ? Bagaimana proses evaluasi kinerja tata kelola teknologi informasi di COBIT 2019 Framework dan analisa data COBIT Framewor Bagaimana solusi antisipasi COBIT COBIT Framewor Hasil dan Solusi aman untuk menguji proses bisnis yang dan area operasi TI dalam hal kinerja, keamanan, kontrol internal, metode kerja, kualitas data, persyaratan privasi, dan beban kerja serta hindari pengaksesan data dan informasi secara Proses evaluasi desain faktor dan 13 proses penting dari skema 40 proses pada evaluasi COBIT 2019 Framework Hasil evaluasi dengan penerapan COBIT 2019 Framework didapatkan hasil evaluasi bahwa ada beberapa proses operasional yang belum berjalan tanpa perencanaan yang jelas, oleh karena itu perlu adanya pengawasan proses bisnis dan dokumen dalam setiap tahap sistem proses yang dilakukan dan setiap pengawasan perlu khususnya dalam aspek the application controls. Perlu adanya evaluasi secara Sintesa Penelitian Kombinasi dalam melakukan proses evaluasi kinerja tata kelola teknologi informasi pada organisasi bisnis dapat juga dengan antara COBIT 2019 Framework dengan ITIL atau ISO 27001 untuk melihat parameter standar pelayanan IT yang optimal . Penerapan metode COBIT Framework dapat membantu perusahaan dalam hal evaluasi kinerja tata kelola teknologi dan informasi agar perusahaan dapat mencapai business goals dan juga kinerja departemen IT dapat memenuhi IT Goals yang relevan dengan Business Goals yang ditentukan . Dalam operasional tata kelola teknologi informasi dapat Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 Tahun Publikasi Judul Penelitian Untuk Perancang Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Perguruan Tinggi Penulis & Editor Jurnal Journal of Science and Social Research Implement ation of IT Balanced Scorecard COBIT 5 Framewor in IT Governanc Manageme nt in The Life Insurance Industry Riri Fajriah & Ruci Meiyanti Analysing Governanc e Maturity Level COBIT Framewor k: A Case Study of Small Size Higher Education Institute (XYZ-ed. Ahmad Ishlahuddin , al Oct 2021. : 352 Ae 364 IJISCS (International Journal of Information System and Computer Scienc. Vol 6. No 2 2020 3rd International Conference on Computer and Informatics Engineering (IC2IE) Permasalahan Metode Hasil dan Solusi Sintesa Penelitian human error sumber daya manusia di departemen TI dengan evaluasi Framework COBIT 2019, agar kinerja operasional TI dapat berjalan dengan optimal Bagaimana evaluasi kinerja tata kelola informasi di asuransi jiwa metode COBIT 5 dan IT Balanced Scorecard ? Framewor improvement terkait sumber daya manusia dalam pelaksanaan tata kelola teknologi informasi yang kondusif di dipahami faktor utama yang berperan adalah dukungan dari kompetensi sumber daya manusia yang handal dan produktif dalam upaya pencapaian business goals yang berkorelasi dengan IT Goals yang ditetapkan . COBIT Framewor k & IT Balanced Scorecard Hasil evaluasi kinerja tata kelola TI di perusahaan masih perlu pembenahan di beberapa aspek dengan skema perbaikan terkait dengan Benefit Delivery. Ensure Resource Optimisation. Manage IT Management Framework. Manage Human Resources. Manage Security Bagaimana maturity level dari tata kelola tinggi berskala kecil dengan tasikan COBIT Framework ? COBIT Framewor Proses yang dilakukan adalah dengan melakukan organizational goals lalu dilanjutkan dengan enterprise goals lalu alignment goals lalu COBIT process dan dilanjutkan dengan prioritas COBIT Process. Berdasarkan hasil analisa tersebut akan diperoleh penilaian capability dari setiap proses serta menentukan target selanjutnya dan mengevaluasi GAP Analysis dan Dalam menentukan IT Goals yang selaras dengan Business Goals dapat pemodelan IT Balance Scorecard sehingga dapat dievaluasi tujuan tata kelola teknologi perspektif Corporate Contribution. Operational Excellent. Customer Orientation, dan Future Orientation . Dari penelitian yang dilakukan dapat dipahami bahwa fungsi IT di organisasi bisnis tidak lagi sekedar support system, melainkan sudah menjadi posisi strategis yang mendukung proses keputusan di perusahaan sehingga pengelolaan tata kelola TI di organisasi bisnis harus berjalan dengan optimal, dengan standart khusus serta proses dokumentasi yang baik dari setiap aktivitas operasional Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 Tahun Publikasi Judul Penelitian Penulis & Editor Jurnal Designing Informatio n Security Governanc Recommen dations and Roadmap Using COBIT Framewor k and ISO 27001:201 (Case Study Ditreskrim sus Polda XYZ) Yasin et. , al Evaluation Governanc e and Manageme nt of Informatio Technolog Services Using COBIT 2019 and ITIL 4 Erika Nachrowi et. Ie June 03,2021 RESTI journal (System Engineering Information Technolog. Vol. 4 No. Permasalahan Metode Bagaimana evaluasi terkait penerapan tata kelola teknologi informasi di Instansi Polri dengan studi Ditreskrimsus Polda XYZ agar tercapai level capability COBIT 2019 Framewok ? COBIT Framewor ISO 27001:201 Bagaimana evaluasi terkait tata kelola dan an COBIT 2019 Framework dan ITIL 4 ? COBIT Framewor ITIL 4 Hasil dan Solusi Sintesa Penelitian perbaikan proses selanjutnya serta improvement yang harus dilakukan! Dengan COBIT 2019 Framework maka dapat dianalisa selected process dalam mengukur capability level yang ternyata belum mencapai target yang diharapkan adalah pembenahan dalam aspek organisasi, human acquisition, proses operasional, dan perbaikan standart procedure pada pelaksanaan tata kelola TI di instansi POLRI Evaluasi dengan melakukan mapping design process untuk menentukan faktor desain lalu dilakukan proses mapping COBIT 2019 dan ITIL 4 sehingga didapatkan hasil analisis dan yang berjalan agar mengurangi resiko miss communication antara pihak stake holder, management dan resources IT . Hasil evaluasi terkait dengan analisa risk management dari implementasi COBIT 2019 Framework dengan menggunakan standart ISO/IEC 27005:2018 Information Security Risk Management dan COSO ERM 2017 . Integrasi antara metode COBIT 2019 Framework dengan ITIL 4 akan memperkuat proses analisa tata kelola dan manajemen TI khususnya pada perspektif IT Service Management untuk bisa mencapai IT goals yang diharapkan sesuai dengan target business goals perusahaan . 2 Analisa Research GAP Research GAP adalah suatu kondisi yang ingin kita evaluasi dalam suatu capaian penelitian dan dapat menggunakan suatu atau beberapa metode tertentu. Apa yang dievaluasi dalam penentuan research gap tentunya terkait terjadinya inkonsistensi antara hasil penelitian yang sudah diformulasikan dengan semua data yang mendukung. Seperti halnya dalam penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dimana mendapatkan informasi mengenai bagaimana pemodelan balance scorecard menjadi metodologi dalam mengevaluasi gap analysis process terkait implementasi HRIS dalam suatu organisasi bisnis, metode Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 tersebut untuk mengevaluasi adanya inkonsistensi antara prosedur sistem yang diterapkan dengan implementasi operasional yang terjadi . Berdasarkan beberapa literasi artikel jurnal ilmiah yang sudah di analisis terkait penelitian pada topik implementasi COBIT Framework dan VAL IT Framework 2. 0 yang telah dilakukan, maka dapat dianalisa beberapa hal untuk menentukan GAP Analysisnya sebagai berikut : Tabel 3. Pemetaan GAP Analysis Research Questions Findings Inferences GAPS Bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses audit tata kelola teknologi informasi menggunakan COBIT 2019 Framework dan VAL IT Framework 0 serta bagaimana proses implementasinya Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam proses evaluasi tata kelola dan manajemen teknologi informasi di organisasi bisnis dengan implementasi COBIT 2019 Framework adalah : Enterprise Strategy of Organization. Enterprise Business Goals. Compliance Requirements. Threat Landscape. Risk Profile Analysis. IT Related Issue / Problems. Role of IT. Sourcing Model for IT. IT Implementation Methods. Technology Adoption Strategy. Enterprise Size dan Sampling Data/Fact Finding. Sedangkan implementasi dari VAL IT Framework 2. dipengaruhi faktor analisa terkait Value Governance. Portfolio Management dan Investment Management. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode COBIT 2019 Framework lebih berfokus pada IT Governance dengan fokus proses adalah terkait (IT Solution Delivery. IT Operational Implementation dan IT Service Deliver. sedangkan metode VAL IT Framework 0 fokus pada pengelolaan Enterprise Governance of IT dengan fokus proses adalah terkait (Programme Design & Initiation. Benefit Realisation. Investment & Ongoing Value Managemen. Sehingga disini dapat disimpulkan penggabungan dua metode ini akan membantu pengelolaan IT Management dan IT Investment secara komprehensif dalam capaian business goals yang lebih Penyeimbang dalam tatanan tata kelola dan manajemen IT secara komprehensif harus meliputi 3 aspek penting yaitu Apakah implementasi COBIT 2019 Framework dan VAL IT Framework 0 dapat membantu organisasi dalam pelaksanaan tata kelola teknologi informasi dengan efektif ? Iya berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan implementasi penerapan COBIT 2019 Framework dan VAL IT Framework maka evaluasi tata kelola dan manajemen TI menjadi lebih efektif terkait dengan proses bagaimana mengindetifikasi value management dari setiap proses serta evaluasi dari penerapan IT Process Management apakah sudah mencapat maturity level yang diharapkan. Dapat disimpulkan disini pengelolaan tata kelola dan manajemen teknologi informasi akan lebih efektif dengan melakukan proses evaluasi secara berkala terkait dengan implementasi COBIT 2019 Framework dipadukan dengan VAL IT Framework 2. 0 agar pengelolaan investment portfolio IT serta IT Management and Service dapat terkontrol dengan lebih optimal dan efektif sesuai capaian target. Dapat membantu, namun untuk dapat memetakan dengan lebih komprehensif terkait tata kelola dan manajemen TI secara berkesinambungan ada baiknya disertai juga dengan analisa terkait : IT Process Management Value Management Risk Management Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan terdapat GAP dimana fokus pengelolaan terbatas pada proses tata kelola, manajemen dan investasi TI. Oleh karena itu sebaiknya penelitian selanjutnya akan dikembangkan ke arah Analysis of IT Risk as Business Risk dikarenakan pengawasan investasi dan manajemen tata kelola TI yang baik sebaiknya disertai dengan analisa resiko pada setiap aktivitas operasional dan dilakukan secara berkesinambungan. Review IT Risk Fundamentals & Governance Identify and Assess IT Risk Monitoring. Communicate. Respond to IT Risk dengan tepat dan akurat. Jurnal Satya Informatika Vol. 10 No. Mei 2025 Halaman 53-67 ISSN 2528-5033 EISSN 2987-9094 Berdasarkan analisa pada tabel diatas maka berikut dapat adalah pemetaan Research GAP yang dapat menjadi landasan bagi penelitian lanjutan berikutnya yaitu sebagai berikut : Gambar 1. Mapping Research GAP for Future Research Fokus area penelitian lanjutan dapat terkait dengan analisa pada aspek risk governance, risk response, risk identification dan risk assessment untuk melihat evaluasi profile IT Risk Management dalam suatu organisasi bisnis. KESIMPULAN Berdasarkan hasil paper review yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan COBIT 2019 Framework dengan VAL IT Framework 2. 0 sangat tepat menjadi panduan bagi organisasi bisnis dalam melakukan evaluasi terkait proses tata kelola dan manajemen teknologi informasi di organisasi bisnis dan hal ini sudah dibuktikan dalam beberapa penelitian sebelumnya. Akan tetapi agar capaian hasil analisa mengenai evaluasi tata kelola TI menjadi lebih komprehensif ada baiknya dilengkapi dengan khusus terkait IT Risk Management Framework agar organisasi bisnis tidak hanya dapat memahami mengenai level capaian proses manajemen TI yang ada serta investasi TI, akan lebih jelas mengenai IT Risk Profile yang perlu diantisipasi oleh organisasi bisnis dalam jangka pendek dan panjang. Perlu dipahami bahwa kombinasi yang baik dalam evaluasi tata kelola teknologi informasi terkait dengan IT Process Management. Value Management dan Risk Management yang sebaiknya dievaluasi dengan tepat dan akurat untuk selalu memaksimalkan competitive advantage dari dukungan IT di perusahaan. DAFTAR PUSTAKA