Ekuivalensi Jurnal Ekonomi Bisnis Analisis Pengaruh Kualitas Produk. Harga dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Es Teler di UMKM Rumah Es Teler Simpang Lima Gumul Kediri Nabela Batriska Dewi1. Rony Kurniawan2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis . Prodi Manajemen. Universitas Nusantara PGRI Kediri Email: nabeladewi416@gmail. com1, ronykurniawan@unpkediri. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah secara mendalam sejauh mana kualitas produk, harga, dan lokasi memengaruhi keputusan konsumen saat membeli es teler di Rumah Es Teler. UMKM yang berlokasi di Simpang Lima Gumul Kediri. Penelitian ini menggunakan desain survei kuantitatif eksploratif, yang merupakan variasi yang dicirikan oleh fokusnya pada klarifikasi kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen berdasarkan data lapangan. Data dikumpulkan dengan memberikan kuesioner dalam bentuk skala Likert yang dibagikan kepada 40 responden yang merupakan konsumen Rumah Es Teler. Peneliti mengambil responden menggunakan metode purposive sampling, yaitu metode yang berfokus pada beberapa responden tertentu yang berusia minimal 17 tahun dan telah membeli es teler sebelumnya, sehingga terjalin komunikasi yang baik untuk mencapai pengumpulan data sesuai dengan tujuan penelitian ini. Data yang dikumpulkan juga dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil pengujian menunjukkan bahwa lokasi, harga, dan kualitas produk semuanya secara signifikan dan positif memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli, dan kombinasi lebih dari satu faktor sekaligus bahkan lebih baik dalam menentukan keputusan pembelian responden. Variabel ketiga memengaruhi perubahan keputusan pembelian sebesar 91,5%, menurut nilai Adjusted R Square sebesar 0,915, dengan faktor tambahan yang tidak termasuk dalam penelitian memengaruhi 8,5% sisanya. Hasil ini menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM Rumah Es Teler dalam menarik konsumen bergantung pada kualitas produk yang baik, harga sesuai harapan konsumen, dan lokasi yang strategis serta mudah dijangkau. Kata kunci: kualitas produk. keputusan pembelian. UMKM kuliner. Nabela Batriska Dewi dan Rony Kurniawan Abstract The purpose of this study is to examine in depth the extent to which product quality, price, and location influence consumer decisions when purchasing ice cream at Rumah Es Teler-UMKM located in Simpang Lima Gumul-Kediri. This study uses an exploratory quantitative survey design, which is a variation characterized by its focus on clarifying the contribution of independent variables to the dependent variable based on field data. Data were collected by administering a questionnaire in the form of a Likert scale distributed to 40 respondents who are consumers of Rumah Es Teler. The researcher selected respondents using a purposive sampling method, a method that focuses on certain respondents who are at least 17 years old and have purchased ice cream before, so that good communication is established to achieve data collection in accordance with the objectives of this study. The collected data were also analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25 software. The test results show that product quality, price, and location have a significant and positive influence independently on purchasing decisions, and a combination of more than one factor at once is even better in determining respondents' purchasing decisions. The Adjusted R Square value of 0. 915 means that changes in purchasing decisions are influenced by these three variables by 91. 5%, and the remaining 8. 5% are influenced by other factors not included in this study. These results indicate that the success of the Rumah Es Teler MSME in attracting consumers depends on good product quality, prices that meet consumer expectations, and a strategic and easily accessible location. Keywords: product quality. purchasing decision. culinary MSMEs. PENDAHULUAN Industri kuliner Indonesia telah berkembang pesat sebagai sektor UMKM utama dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ini tercermin dalam diversifikasi produk kuliner tradisional seperti es teler, yang menjadi simbol autentik Indonesia dengan kombinasi buah segar . lpukat, nangka, kelap. , jelly, mutiara, susu kental manis, keju dan penyajian dingin menarik konsumen lokal serta wisatawan domestik dan Persaingan ketat di kawasan strategis Simpang Lima Gumul Kediri menuntut strategi pemasaran efektif bagi UMKM kuliner, termasuk penjual es teler. UMKM Rumah Es Teler menerapkan positioning unik: harga ekonomis Rp10. 000 dengan bahan baku premium, menghadapi tiga pesaing langsung (Rp13. 000 bahan standar. Rp15. 000 topping 387 | Ekuivalensi Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Analisis Pengaruh Kualitas Produk. Harga dan LokasiA premiu. dalam radius 100 meter, menciptakan dinamika persepsi konsumen menarik. Penelitian Putri. Hidayat dan Kasnowo . mengungkapkan bahwa kualitas produk es teler mencakup konsistensi rasa, kesegaran bahan, keamanan pangan, serta integritas komponen seperti jelly kenyal, mutiara renyah, dan susu segar, yang meningkatkan kepercayaan Arifin et al. menekankan sinergi kualitas, harga, dan lokasi strategis Simpang Lima Gumul sebagai mediator utama terhadap keputusan pembelian di UMKM kuliner tradisional. Dengan mempertimbangkan UMKM Rumah Es Teler, keputusan pembelian es teler tidak didominasi oleh atribut produk, tetapi kualitas, persaingan harga, dan lokasi strategis diikuti oleh persepsi konsumen dalam menentukan preferensinya. " Namun, penelitian empiris yang secara simultan menyelidiki pengaruh kualitas produk, harga, dan lokasi terhadap keputusan pembelian es teler di pasar kompetitif langsung masih cukup jarang: terutama dengan paradoks "harga rendah-kualitas Dari konteks yang dijelaskan, fenomena ini menjadi 'benih' untuk penelitian lebih lanjut guna mengeksplorasi keputusan pembelian konsumen di suasana Rumah Es Teler UMKM . i Simpang Lima Gumul Kedir. khususnya kualitas produk, harga, dan lokasi. Dengan persaingan yang semakin ketat di sektor pangan, pengusaha tidak lagi hanya perlu memberikan harga yang kompetitif. mereka juga harus menjaga kualitas produk mereka dan melayani pasar yang mudah diakses oleh pelanggan. Telah ditetapkan bahwa kualitas produk, harga, dan tempat antara lain, memengaruhi perilaku belanja konsumen. konsisten meskipun bervariasi dari satu studi ke studi lain tergantung Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Ekuvalensi | 388 Nabela Batriska Dewi dan Rony Kurniawan pada sifat bisnis dan pasar. Saat ini, penelitian empiris tentang variabelvariabel ini di UMKM masih sangat sedikit, dan bahkan lebih sedikit lagi penelitian yang mengkaji ketiga variabel tersebut secara bersamaan, serta kekuatan penjelasan dari kepuasan konsumen terhadap harga rendah namun kualitas produk tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini diperlukan untuk mengisi kesOON penelitian dan memberikan deskripsi yang lebih jelas bagi UMKM ketika mereka ingin membuat strategi Penelitian ini diberi judul AuAnalisis Pengaruh Kualitas Produk. Harga, dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian Es Teler di UMKM Rumah Es Teler Simpang Lima Gumul KediriAy. TINJAUAN PUSTAKA Keputusan Pembelian Konsumen melalui sejumlah proses psikologis saat melakukan pembelian, termasuk mengidentifikasi kebutuhan, mengumpulkan informasi, mempertimbangkan pilihan, melakukan pembelian, dan bertindak setelah pembelian. Kotler dan Keller . Proses ini dipengaruhi oleh berbagai faktor pemasaran. Oleh karena itu, setiap tahapan dalam proses keputusan pembelian perlu dianalisis secara mendalam serta diperkuat dengan temuan penelitian terdahulu agar hasil penelitian memiliki dasar empiris yang kuat. Kualitas Produk Kemampuan suatu produk untuk menunjukkan berbagai kualitas, seperti daya tahan, keandalan, akurasi, dan kemudahan penggunaan, dikenal sebagai kualitas produk. (Kotler & Keller. Dari sudut pandang UMKM kuliner, kualitas produk dianggap sebagai pendorong persepsi nilai yang signifikan terhadap 389 | Ekuivalensi Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Analisis Pengaruh Kualitas Produk. Harga dan LokasiA keputusan pembelian, khususnya pada es teler dengan bahan segar dan penyajian higienis. Dengan kualitas produk yang baik. UMKM kuliner mampu meningkatkan persepsi nilai konsumen sehingga mendorong keputusan pembelian secara lebih positif, terutama pada produk es teler yang menekankan kesegaran bahan dan kebersihan Harga Harga didefinisikan sebagai elemen inti marketing mix yang mencerminkan nilai moneter untuk manfaat produk yang diterima konsumen, melibatkan biaya produksi, margin keuntungan, dan ekspektasi nilai (Kotler & Keller, 2. Penetapan harga yang sesuai dengan kualitas produk dan persepsi nilai konsumen dapat meningkatkan daya tarik produk serta memengaruhi keputusan pembelian secara signifikan. Lokasi Lokasi adalah komponen krusial pemasaran yang berkaitan dengan posisi geografis untuk memfasilitasi akses konsumen efisien, memengaruhi persepsi kemudahan dan kenyamanan (Kotler & Keller, 2. Menurut teori lokasi strategis, efektivitas lokasi dipengaruhi oleh visibilitas, aksesibilitas, serta kedekatan dengan pusat keramaian seperti Simpang Lima Gumul Kediri. Lokasi yang strategis dengan tingkat visibilitas dan aksesibilitas tinggi mampu meningkatkan kemudahan konsumen dalam menjangkau produk sehingga berkontribusi positif terhadap keputusan pembelian. Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Ekuvalensi | 390 Nabela Batriska Dewi dan Rony Kurniawan METODE Penelitian menggunakan desain survei eksplanatori untuk meneliti pengaruh kualitas produk, harga, lokasi terhadap keputusan pembelian es teler pada UMKM Rumah Es Teler Simpang Lima Gumul Kediri (Sugiyono. Populasi penelitian meliputi konsumen Rumah Es Teler Simpang Lima Gumul. Sampel dipilih melalui "purposive sampling berdasarkan kriteria: konsumen berusia minimal 17 tahun, pernah membeli minimal 1 kali dalam rentang waktu 1 bulan terakhir. Jumlah 40 responden digunakan, sesuai dengan standar minimal untuk analisis regresi multivariat (Sugiyono, 2. Teknik analisa data menggunakan regresi linear berganda dengan program SPSS versi 25. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Uji validitas dalam penelitian ini dilakukan terhadap 40 responden. Pengujian validitas menggunakan tingkat signifikansi () sebesar 5% atau 0,05. Pernyataan item dianggap valid jika nilai r yang dihitung lebih besar dari nilai r tabel. Dalam penelitian ini, nilai tabel r adalah 0,312 . Pernyataan X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. Tabel 1. Hasil Uji Validitas Kualitas Produk (X. Pearson R tabel Keterangan Correlation . 0,883 0,312 Valid 0,780 0,312 Valid 0,826 0,312 Valid 0,813 0,312 Valid 0,723 0,312 Valid 0,823 0,312 Valid 0,826 0,312 Valid 0,839 0,312 Valid 0,852 0,312 Valid 0,801 0,312 Valid 391 | Ekuivalensi Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Analisis Pengaruh Kualitas Produk. Harga dan LokasiA Pernyataan X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X3. X3. X3. X3. X3. X3. X3. X3. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Pearson Correlation 0,823 0,877 0,742 0,904 0,785 0,877 0,714 0,790 0,920 0,763 0,835 0,738 0,912 0,797 0,842 0,775 0,697 0,777 0,786 0,822 0,849 0,872 0,859 0,776 0,889 0,791 R tabel 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan hasil uji validitas dapat disimpulkan bahwa pernyataan di dalam variabel keputusan pembelian menunjukkan hasil yang signifikan karena memiliki rhitung > rtabel yaitu 0,312 sehingga dinyatakan valid. Uji Reabilitas Data Menurut Hair et al. Tujuan pengujian reliabilitas adalah untuk mengukur seberapa stabil dan konsisten suatu alat penelitian dalam menghasilkan data. Jika nilai Alpha Cronbach suatu kuesioner lebih besar dari 0,6, maka kuesioner tersebut dianggap reliabel karena Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Ekuvalensi | 392 Nabela Batriska Dewi dan Rony Kurniawan menunjukkan bahwa jawaban responden terhadap petunjuk instrumen tersebut konsisten. Tabel 5. Hasil Uji Reabilitas Berdasarkan uji reliabilitas, diketahui bahwa semua variabel yang digunakan dalam penelitian ini memiliki nilai Alpha Cronbach > 0,6, sehingga secara keseluruhan instrumen penelitian dapat dikategorikan sebagai reliabel dan dapat digunakan dalam penelitian in. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Gambar 1. Hasil uji normalitas Berdasarkan Gambar 1, hasil uji normalitas dengan grafik Normal PAeP Plot menunjukkan bahwa titik residual tersebar luas di sekitar dan bergerak sepanjang garis diagonal. Tren ini menunjukkan bahwa distribusi residual model regresi hampir normal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa asumsi normalitas model regresi terpenuhi dan data dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut. 393 | Ekuivalensi Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Analisis Pengaruh Kualitas Produk. Harga dan LokasiA Uji Multikolinearitas Tabel 6. Hasil Uji Multikolinearitas Berdasarkan tabel tersebut, dapat diketahui bahwa variabel kualitas produk, harga, dan lokasi memiliki nilai Variance Inflation Factor (VIF) yang berada di bawah batas 10. Hasil ini menunjukkan tidak adanya hubungan linear yang berlebihan antar variabel independen, sehingga asumsi multikolinearitas dalam model regresi dinyatakan terpenuhi. Uji Heteroskedastitas Gambar 2. Hasil uji heteroskedastisitas Gambar tersebut menunjukkan bahwa sebaran titik-titik residual bersifat acak serta tersebar di atas dan di bawah garis nol. Kondisi ini mengindikasikan bahwa model regresi tidak mengalami gejala heteroskedastisitas, sehingga asumsi heteroskedastisitas dinyatakan Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Ekuvalensi | 394 Nabela Batriska Dewi dan Rony Kurniawan Uji Regresi Linear berganda Tabel 7. Hasil Uji Multikolinearitas Berdasarkan tabel koefisien regresi di atas, persamaan regresi linear berganda yang diperoleh adalah sebagai berikut: Y = 1,151 0,501XCA 0,373XCC 0,220XCE dengan Y merupakan keputusan pembelian. XCA adalah kualitas produk. XCC adalah harga, dan XCE adalah lokasi. Interpretasi dari persamaan regresi tersebut dapat dijelaskan sebagai Koefisien 1,151 berarti bahwa jika semua kualitas, harga, dan lokasi bernilai nol, niat pembelian diprediksi dengan nilai 1,151. Koefisien kualitas produk positif sebesar 0,501 berarti jika kualitas produk ditingkatkan, keputusan pembelian juga akan meningkat sesuai dengan itu. Dengan mempertahankan variabel lain tetap konstan, peningkatan satu unit dalam kualitas produk diharapkan akan meningkatkan keputusan pembelian sebesar 0,501. Koefisien harga sebesar 0,373 menyiratkan bahwa harga dan keputusan pembelian memiliki hubungan positif satu sama lain. Ini berarti bahwa untuk setiap peningkatan satu unit dalam 395 | Ekuivalensi Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Analisis Pengaruh Kualitas Produk. Harga dan LokasiA persepsi harga yang wajar, keputusan pembelian akan meningkat sebesar 0,373 dengan asumsi variabel lain tetap konstan. Koefisien regresi lokasi sebesar 0,220 juga positif, menunjukkan bahwa untuk lokasi yang lebih baik, keputusan pembelian akan meningkat sebesar 0,220, dengan asumsi variabel independen lainnya tetap konstan. Uji Koefisien Determinasi Hasil pengujian menunjukkan bahwa Adjusted R Square adalah 0,915 atau mencapai 91,5%. Ini berarti bahwa kombinasi linier dari fitur kualitas produk, harga, dan lokasi menjelaskan 91,5% variasi dalam keputusan pembelian. Pada saat yang sama, 8,5% varians untuk keputusan pembelian dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian yang tidak diselidiki dalam penelitian ini. Uji t Pengaruh parsial variabel independen terhadap variabel dependen diuji menggunakan uji-t (Hair dkk. , 2. Hasil pengujian dalam tabel menghasilkan, antara lain, wawasan berikut: Variabel kualitas produk dengan t 5,021 dan signifikansi p 0,000 < 0,05. Ini berarti bahwa kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sehingga hipotesis pertama diterima. Variabel harga adalah 2,593 yang memiliki nilai t dengan tingkat signifikansi 0,014 < 0,05? Dengan demikian, hipotesis kedua diterima: harga memiliki hubungan positif dan signifikan dengan niat pembelian. Nilai t untuk lokasi adalah 2,135, yang memiliki nilai p sebesar 0,040 < 0,05 . aitu, signifika. Temuan ini menunjukkan Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Ekuvalensi | 396 Nabela Batriska Dewi dan Rony Kurniawan bahwa lokasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PP, dan dengan demikian hipotesis ketiga didukung. Uji F Ghozali . melaporkan bahwa uji F adalah uji statistik yang digunakan untuk memeriksa apakah semua variabel independen secara bersama-sama memengaruhi variabel dependen dalam model regresi. Tabel 8. Hasil Uji F Mengenai uji F pada Tabel 1, nilai Fc dihitung sebesar 140,455 pada tingkat signifikansi 0,000 < . Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, dan lokasi penting dalam pengambilan Oleh karena itu, hipotesis keempat didukung. Pembahasan . Pengaruh Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Nilai variabel Kualitas Produk (X. yang ditentukan dalam penelitian ini adalah 5,021. Karena nilai t yang diperoleh lebih besar dari t Tabel, artinya 5,021 > 1,984 dan nilai signifikansi (Sig. ) < 0,05, maka terdapat perbedaan signifikan antara hasil Konfirmasi Identitas SPKT06 dengan yang tidak. Dengan 0,000 < 0,05, maka diinterpretasikan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara Kualitas Produk Keputusan Pembelian. Temuan menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas produk yang ditawarkan kepada konsumen, semakin besar kemungkinan konsumen untuk melakukan pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas produk merupakan faktor penting dalam membentuk persepsi nilai dan 397 | Ekuivalensi Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Analisis Pengaruh Kualitas Produk. Harga dan LokasiA kepuasan konsumen, sebagaimana dikemukakan Kotler dan Keller . Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Putri. Hidayat dan Kasnowo . serta Syahbudin et al. Hal ini menunjukkan bahwa di UMKM bidang kuliner, kualitas produk secara signifikan dan positif memengaruhi keputusan pembelian. Pengaruh Harga terhadap Keputusan Pembelian Tingkat signifikansi untuk variabel Harga (X. dihitung menggunakan nilai t=2,593. Karena t yang dihitung > 1,984 . , dan nilai signifikansi (Sig. ) sebesar 0,014 < 0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Harga terhadap Keputusan Pembelian Hasil ini mendukung teori Kotler dan Keller . yang menyatakan bahwa harga merupakan elemen bauran pemasaran yang secara langsung memengaruhi persepsi nilai Temuan penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian Sari dan Soebiantoro . serta Winarsih et al. hal ini menunjukkan kesesuaian harga dengan kualitas produk secara signifikan mempengaruhi keputusan pembelian. Pengaruh Lokasi terhadap Keputusan Pembelian Uji pada Tabel 3 menunjukkan bahwa variabel Lokasi (X. memiliki nilai t sebesar 2,135. Mengingat nilai t lebih besar dari t-tabel . aitu 2,135 > 1,984 dan nilai signifikansi (Sig. )) < 0,05, maka terdapat hubungan positif dan signifikan antara Lokasi dan Keputusan Pembelian. Hasil ini konsisten dengan hasil penelitian Kotler dan Keller . yang menyatakan bahwa lokasi strategis akan meningkatkan kemudahan akses, dan juga kenyamanan pelanggan. Selain temuan kami, penelitian oleh Mau dkk. dan Siregar dkk. Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Ekuvalensi | 398 Nabela Batriska Dewi dan Rony Kurniawan . juga menegaskan bahwa efektivitas lokasi bisnis strategis sangat berpengaruh terhadap perilaku pembelian UMKM kuliner. Pengaruh Kualitas Produk. Harga, dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian Berdasarkan temuan uji F, nilai F yang dihitung adalah 140,445, dengan nilai p (Sig. ) yang diperoleh: sig = 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa kualitas produk (X. , harga (X. , dan lokasi (X. secara bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan Adjusted Square . menunjukkan bahwa 91,5% varians dalam keputusan pembelian dijelaskan oleh variabel ketiga. Dengan demikian, hasil ini mendukung proposisi Kotler dan Keller . yang menyatakan bahwa keputusan pembelian pilihan konsumen dipengaruhi oleh campuran pengaruh dari atribut produk, harga, dan tempat. Temuan penelitian ini serupa dengan temuan Lydiatifa dan Supiandi . dan Dharma et al. bahwa kualitas produk, harga, dan lokasi semuanya secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian UMKM kuliner. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa keputusan pembelian es teler pada UMKM Rumah Es Teler Simpang Lima Gumul Kediri dipengaruhi secara signifikan oleh kualitas produk (X. , harga (X. , dan lokasi (X. , baik secara parsial maupun simultan. Ketiga variabel independen tersebut dapat menjelaskan 91,5% variasi dalam keputusan pembelian, berdasarkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,915". Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan konsumen dipengaruhi oleh kombinasi kualitas produk yang superior, kesesuaian 399 | Ekuivalensi Vol. 11 No. 2 Oktober 2025 Analisis Pengaruh Kualitas Produk. Harga dan LokasiA harga dengan nilai yang dirasakan, serta keberadaan lokasi usaha yang mendukung, yang secara kolektif membentuk preferensi dan kepercayaan konsumen dalam menentukan keputusan pembelian. DAFTAR PUSTAKA