Seminar Nasional Rekayasa. Sains dan Teknologi Vol 3 No 1 Tahun 2023 Sistem Informasi E-Voting Pada Pemilihan (Pemir. Tanri Abeng Uuniversity (TAU) Menggunakan Code Igniter (STUDI KASUS : TANRI ABENG UNIVERSITY) Ari Martua1. Muhammad Femy Mulya2 Universitas Tanri Abeng1,2, martua@tau. AbstrakAi Pemilihan Raya KBM TAU merupakan sarana suksesi lembaga organisasi kemahasiswaan Tanri Abeng University yang berlandaskan demokrasi. Pesta demokrasi tersebut masih diselenggarakan secara konvensional dan dalam krisis pandemi pelaksanaan menggunakan sistem voting dengan google form. Hal ini membuat terjadinya perubahan dari sistem konvensional dari luring menjadi daring, dalam penerapannya masih banyak kekurangan dari google form. Oleh karena itu, dengan tingkat kepentingan acara yang diadakan sangat tidak elok apabila hal tersebut masih belum mempunyai sistem yang berdikari dan kompeten untuk mendukung pelaksanaan kegiatan besar tersebut. Demi meyelesaikan permasalah tersebut maka dirancanglah Sistem E-Voting, ini merupakan sistem berbasis web yang mampu mepermudah jalannya pelaksanaan Pemira. Sistem dibuat dengan menggunakan metode SDLC Waterfall dengan menggunakan framework codeigniter. Tujuan dari sistem e-voting ini dapat digunakan sebagai pengambilan keputusan secara transparan, mempercepat proses penghitungan voting, menghemat biaya, dan mencegah terjadinya kecungan pada pelaksanaan pemira. Kata Kunci Ai Pemilihan Raya. Pemira. E-Voting. Website. Framework. Codeigniter. Waterfall AbstractAi The KBM TAU General Election is a means of succession to the Tanri Abeng University student organization which is based on democracy. The democratic party was still held conventionally and during the pandemic crisis it was implemented using a voting system with Google forms. This makes a change from the conventional system from offline to online, in its implementation there are still many shortcomings of Google Form. Therefore, given the level of importance of the event being held, it would be very bad if it still does not have an independent and competent system to support the implementation of this large activity. In order to solve this problem, the E-Voting System was designed, this is a web-based system that is able to make the implementation of Pemira easier. The system was created using the SDLC Waterfall method using the CodeIgniter framework. The aim of this e-voting system is to use it to make decisions transparently, speed up the voting counting process, save costs, and prevent cheating in the implementation of voting. Keywords Ai General Election. Pemira. E-Voting. Website. Framework. Codeigniter. Waterfall PENDAHULUAN Pemilihan Raya KBM TAU yang selanjutnya disebut Pemira merupakan sarana suksesi lembaga organisasi kemahasiswaan Tanri Abeng University berlandaskan demokrasi. Dengan Pemira, setidaknya bisa didapat beberapa hal. Pertama, lewat Pemira kita bisa menguji hak partisipatif mahasiswa. kedua, melalui Pemira kita bisa mendapatkan terjadinya proses transparansi organisasi kemahasiswaan, adil, serta Ketiga. Pemira menginginkan adanya proses regenerasi yang Bernama Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Tanri Abeng University (KPUM TAU) yang diadakan setiap satu tahun sekali Ari Martua1. Muhammad Femy Mulya2 untuk memilih ketua umum organisasi Diharapkan dengan adanya Pemira ini dapat menjadi wadah regenerasi pemimpin yang berkualitas sehingga dapat memajukan Organisasi Kemahasiswaan Tanri Abeng University. Secara Garis besar sampai dengan saat ini, hasil dari perhitungan hasil surat suara Pemira masih dilakukan secara manual dan memasuki masa krisis pandemi kini perhitungan suara mulai menggunakan sistem daring masih menggunakan pemanfaatan layanan google suite Tanri Abeng University yaitu google form. Total Lembaga yang melakukan suksesi pemira sebanyak 11 Lembaga dengan klasifikasi 2 lembaga tingkat universitas dan 9 lembaga tingkat jurusan. Proses dari perhitungan suara pada TPS kurang lebih mencapai sembilan jam Pada proses perhitungan suara ini, membutuhkan waktu yang relatif cukup lama dan sangat tidak efisien, karena jumlah suara dan kotak suara yang begitu banyak Pemira biasa dilakukan hanya satu hari, dengan mempertimbangkan intensitas mahasiswa yang berkuliah atau pun hadir di kampus pada hari Lalu dalam masa krisis pandemi, serta diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat , maka KPUM TAU harus merubah metode pemungutan suara dari menggunakan google form untuk penghitungan Namun dalam implementasinya masih ditemukan banyak celah dan justru membuat proses kerja KPUM menjadi lebih rumit dikarenakan dalam implementasi pemira dengan google form, masih banyak mahasiswa yang bahkan sudah lulus pun karena memiliki akun surel TAU aktif, sehingga akun tersebut dapat digunakan untuk melakukan vote. Dengan didasari hal tersebut maka perlu dibangun suatu sistem berbasis web yang mampu menjawab permasalahan yang ada sebagai bentuk solusi yang efektif dalam proses berdemokrasi di Tanri Abeng University. Untuk itu penulis melakukan penelitian dengan judul AuSistem Informasi E-Voting Pada Pemilihan Raya (Pemir. Tanri Abeng University (Ta. Menggunakan Code IgniterAy. II. METODE PENELITIAN Metode Pengumpulan Data Observasi Observasi merupakan teknik melihat dan mengamati perubahan dari fenomena sosial yang tengah berkembang dan tumbuh. Pada tahap ini, penulis melakukan pengamatan secara langsung terhadap tempat penelitian yang berlokasi di Tanri Abeng University. Jl. Swadarma Raya No. Ulujami. Kec. Pesanggrahan. Kota Jakarta Selatan. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12250. Dalam penelitian ini, peneliti mengobservasi proses penyelenggaraan pemilu raya dari proses pengenalan Lembaga, kampanye, hingga proses pemungutan dan rekapitulasi suara. Wawancara Pada tahap ini dilakukan wawancara terbuka terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Tanri Abeng University (KPUM TAU) terkait hal apa saja yang dibutuhkan dalam perancangan sistem. Metode Analisa dan Perancangan Metode Analisis Analisis Proses Bisnis Pada tahap ini penulis melakukan analisis bisnis menggunakan metode analisis SWOT. Analisis SWOT terdiri dari Strength (Kekuata. Weakness (Kelemaha. Opportunities (Peluan. dan Threaths (Ancama. Dengan menggunakan Analisis SWOT, dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang serta meminimalkan kelemahan dan ancaman yang ada. Analisis Sistem Berjalan Dalam penelitian ini agar dapat melakukan analisis terhadap sistem yang sedang berjalan, penulis menggunakan metode analisis PIECES. Metode PIECES digunakan untuk mendapatkan permasalahan yang ada terhadap sistem. Analisis PIECES terdiri dari 6 variabel yaitu Performance. Information. Economy. Control. Eficiency dan Service. Metode Perancang Seminar Nasional Rekayasa. Sains dan Teknologi Vol 3 No 1 Tahun 2023 Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak waterfall. Model pengembangan perangkat lunak ini akan menunjang dan menentukan tahapan-tahapan dalam pembuatan website agar website yang dibuat menghasilkan kualitas yang baik Metode waterfall sendiri memiliki arti sebagai suatu pendekatan yang sistematis dan berurutan . pada pengembangan perangkat lunak. Model air terjun menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain, pengodean, 43 pengujian dan tahap pendukung . Requirement. Design. Implementation. Verification, dan Maintenance. X = Strength Ae Weakness X = 3,85 Ae 1,70 X = 2,15 Y = Opportunity Ae Threats Y = 2,25 Ae 1,95 Y = 0,30 Dapat diketahui bahwa di nilai Strength selisih nilai Weakness hasilnya adalah 2,15 ( ) dan selisih nilai Opportunity dengan Threats adalah 0,30. Hasil dari kedua nilai tersebut dapat digambarkan menggunakan diagram cartesius yang didapatkan berupa Strategi Agresif yang berarti memanfaatkan kekuatan terhadap peluang yang ada. Tahapan Penelitian Analisis Sistem Berjalan dengan Metode PIECES Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini. Tahapan penelitian merupakan langkah demi langkah yang akan dilakukan oleh peneliti selama berlangsungnya penelitian. Adapun tahapan penelitian yang dilakukan dapat digambarkan dengan diagram flowchart pada 1 berikut : Analisa Kinerja (Performanc. Melakukan analisa kinerja berfungsi untuk melihat apakah sistem masih dapat dikembangkan dan apakah performa sistem sudah baik. Parameter yaitu pemilihan dan hasil pemilihan masih menggunakan sistem konvensional dengan menggunakan kertas suara Analisa Informasi Analisa informasi ini berfungsi sebagai menghasilkan informasi yang bermanfaat. Hasil analisa nantinya bermanfaat untuk perusahaan apakah perusahan dapat menangani masalah yang terjadi nantinya. Tabel 3. Hasil Analisa Informasi Gambar 2. Flowchart penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Proses Bisnis Untuk menganalisis proses bisnis sistem metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Analisis SWOT sangat berguna dalam perencanaan sebuah bisnis. Analisis ini juga sering dipakai di beberapa perusahaan besar atau instansi. Analisis ini terdiri dari kekuatan . , kelemahan . , peluang . , dan ancaman . Tabel 3. Hasil Analisa Faktor Internal & Eksternal Faktor Internal Faktor Eksternal Parameter Hasil Proses Rekapitulasi Surat Suara Dikarenakan sistem pemilihan umum raya di Tanri Abeng University konvensional atau kertas surat suara, terjadi kesalahankesalahan human eror saat rekapitulasi surat Analisa Ekonomi (Performanc. Sebuah sistem tentunya selalu memerlukan biaya untuk prosesnya. Analisa ini akan menjelaskan berapa biaya yang dibutuhkan dalam proses sistem. Ari Martua1. Muhammad Femy Mulya2 Tabel 3. Hasil Analisa Kinerja Parameter Hasil Biaya Dikarenakan sistem pemilihan umum raya di Tanri Abeng University konvensional atau kertas surat suara memerlukan biaya untuk pembelian pada kertas surat suara untuk proses Dalam tentunya ini akan sangat memakan Analisa Keamanan (Contro. Tujuan dari analisa keamanan terhadap sistem adalah untuk meningkatkan kinerja pada sistem dan juga mencegah kesalahan-kesalahan yang terjadi nantinya pada sistem serta menjaga keamanan pada data sistem. Tabel 3. Hasil Analisa Kinerja Parameter Hasil Keamanan Data Dikarenakan sistem pemilihan umum raya di Tanri Abeng University konvensional atau kertas surat suara dikarenakan tidak ada data salinan dari surat suara fisik tersebut dan tentu saja riskan hilang/rusak. Analisa Efesiensi Dalam analisa efisiensi ini akan menjelaskan apakah sistem yang dimiliki dapat menghasilkan output yang maksimal dengan input yang minimal dan juga apakah sistem terbilang efisien. Tabel 3. Hasil Analisa Kinerja Parameter Hasil Kecepatan Waktu Sistem Pemilihan kertas surat suara dilakukan secara memakan waktu Panjang ketelitian karena jika data tidak sesuai maka akan terjadi kesalahan rekapitulasi suara. Analisa Pelayanan Dalam analisa pelayanan akan menjelaskan parameter dalam pembuatan sistem dalam aspek Tabel 3. Hasil Analisa Kinerja Parameter Hasil Pelayanan Dikarenakan Pemira di TAU konvensional maka mahasiswa harus proses verifikasi waktu yang cukup Analisis Sistem Susulan Seminar Nasional Rekayasa. Sains dan Teknologi Vol 3 No 1 Tahun 2023 Berdasarkan hasil analisis sistem berjalan yang dijelaskan diatas, dapat ditemukan beberapa kelemahan yang terdapat pada sistem yang sedang berjalan atau pada sistem lama. Dengan hal tersebut penulis dapat menganalisis sistem usulan terhadap sistem yang berjalan atau pada sistem lama seperti Tabel 3. Hasil Analisa Kinerja Variable Performance Sistem Berjalan Pemilihan atau manual dimana masih Information Dikarenakan umum raya di Tanri Abeng University atau manual dimana masih suara, tentunya riskan terjadi kesalahankesalahan atau surat suara. Economic Dikarenakan umum raya di Tanri Abeng University atau manual dimana masih pembelian dan untuk proses Dalam waktu jangka panjang Sistem Usulan Pemilihan metode EVoting sebagai alat Sistem informasi EVoting surat suara otomatis dan n terjadinya atau human surat suara. informasi EVoting Control Dikarenakan umum raya di Tanri Abeng University atau manual dimana masih suara tentunya tidak terjamin tidak ada data fisik tersebut dan tentu saja hilang/rusak. Efficiency Sistem Pemilihan tidak perlu kertas untuk serta sistem ini dibekali n database banyak biaya untuk jangka Dengan Sistem Pemira yang Keamanan memiliki log backup data yang sudah disimpan di Sistem informasi EVoting Ari Martua1. Muhammad Femy Mulya2 suara membuat juga dilakukan secara manual dan tentunya cukup Panjang sesuai maka kesalahan fatal Service Dikarenakan Pemira TAU harus datang langsung ke kampus untuk pemilihan dan verifikasi data mahasiswa dan surat suara otomatis dan n terjadinya atau human surat suara. Sistem informasi EVoting tidak perlu secara luring ke kampus n gawainya. Adapun yang diperlukan meliputi : Analisis kebutuhan input : Admin, dan Analisis kebutuhan proses : Admin, dan Analisis kebutuhan output : Admin, dan Analisis Antarmuka Halaman Login, halaman dashboard, halaman menu, halaman sub menu, manajemen user, pasangan calon, fakultas, program studi, tahun angkatan, dan mahasiswa Analisis kebutuhan perangkat keras : Dari analisis yang telah dilakukan seperti input, proses, serta antarmuka tentunya dibutuhkan perangkat keras . untuk mengakses sistem. Sistem akan dibuat dalam bentuk website yang dapat di akses oleh berbagai gawai oleh mahasiswa TAU. Meliputi processor. RAM. Harddisk. Resolusi Layar. Analisis kebutuhan perangkat lunak : XAMPP sebagai koneksi webserver. Github sebagai repository online. PHP Ver 7. 4 sebagai bahasa server side. AdminLTE sebagai panel admin. Idcloudhost sebagai hosting. Microsoft Visio sebagai desain aplikasi. Visual Studio COde sebagai software penulisan program. CodeIgniter 3 sebagai framework php. PHPmyAdmin sebagai software untuk pembuatan database. MySQL sebagai gudang database, dan Sistem Operasi MacOs Ventura sebagai sistem operasi. Desain Interface Berikut ini adalah gambaran dari rancangan desain interface pada Sistem Informasi E-Voting Pemilihan Umum Raya Tanri Abeng University: Analisis Kebutuhan Sistem dan Pengguna Seminar Nasional Rekayasa. Sains dan Teknologi Vol 3 No 1 Tahun 2023 4 Halaman Panduan Pemira 1 Halaman Login 5 Halaman Linimasa Pemira 2 Dashboard Mahasiswa 6 Halaman Voting 3 Halaman Profile Paslon Ari Martua1. Muhammad Femy Mulya2 7 Halaman Quick Count User Pass User Pass 8 Halaman Rilis Hasil Pemira Pengujian (Testin. Untuk pengujian Sistem Informasi E-Voting Pemilihan Umum Raya Tanri Abeng University yang telah dibuat, penulis melakukannya menggunakan AuBlackbox TestingAy. Blackbox testing merupakan sebuah pengujian terhadap sistem untuk meneliti hasil input dan output pada sistem tanpa mengetahui struktur kode dari software. N Inpu Data User Pass Hasil Yang Dihara Sistem User Pass Sistem Hasil Pengujian Kesimp C d ue ue ue ue ue Valid ue ue ue ue ue Valid AuThe Usern ord is Ay Sistem AuUser Passw Salah! Ay Sistem AuUser Passw ar!Ay ue ue ue ue ue Valid ue ue ue ue ue Valid Seminar Nasional Rekayasa. Sains dan Teknologi Vol 3 No 1 Tahun 2023 . LANDASAN TEORI. Kwikkiangie. Ac. Id. Library. Perancangan sistem informasi pemesanan tiket dan pengiriman barang CV. Alerya. Library. Palcomtech. Com/. METODE WATERFALL Ae DEFINISI DAN TAHAP-TAHAP PELAKSANAANNYA. Lp2m. Uma. Ac. Id. Kelebihan dan Kekurangan Sistem E-Voting Dalam Pemilu. Monitorday. Com. Ms. Metode Waterfall : Pengertian. Tahapan. Kekurangan Keunggulan. Sariksa. Com. https://w. com/2021/01/metode-waterfallpengertian-tahapan. Nurul Huda. Black Box Testing: Pengertian. Kelebihan, dan Kekurangannya. Dewaweb. Com. Ponorogo. No Title. Umpo. Ac. Id. LANDASAN TEORI. Repository. Bsi. Ac. Id. Repository. LANDASAN TEORI. Repository. Bsi. Ac. Id. Repository. METODE PENELITIAN. Repository. Stiedewantara. Ac. Id. Repository. LANDASAN TEORI. Repository. Uib. Ac. Id/. Repository. TINJAUAN PUSTAKA. Repository. Uib. Ac. Id/. Repository. LANDASAN TEORI. Repository. Unama. Ac. Id. http://repository. id/1304/1/Bab 2. Siti Chaerani Dewanti. WACANA PENGGUNAAN E-VOTING PADA PEMILU. Berkas. Dpr. Go. Id. (ArifinYulianto, 2016. today, 2022. BSI, IV. KESIMPULAN. Sistem Informasi E-Voting sangat membantu Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Tanri Abeng University dalam menyelenggarakan pemilihan umum raya yang lebih efisien dan transparan kepada seluruh civitas akademica. Melalui Sistem Informasi E-Voting mahasiswa dapat melihat secara langsung perolehan surat suara secara singkat. Sistem Informasi E-Voting menggunakan model pengembangan perangkat lunak Sistem Informasi E-Voting dibentuk dan dijalankan dengan berbasis website. Pada pengujian dengan menggunakan Black-Box Testing, terdapat beberapa hasil karena kompabilitas versi modul yang belum di update, sehingga mengakibatkan sistem tidak dapat berfungsi dengan Untuk tingkat keberhasilan saat pengujian tersebut yaitu mencapai 95% yang artinya sistem tergolong ke dalam kategori sistem yang baik. DAFTAR PUSTAKA