Jurnal Peduli Masyarakat Volume 6 Nomor 3. September 2024 e-ISSN 2721-9747. p-ISSN 2715-6524 http://jurnal. com/index. php/JPM PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL MELALUI PENGEMBANGAN WISATA DAN UMKM Edi Iskandar1. Heru Agus Triyanto1. Joko Waluyo2. Ferhadius Endi3. Edy Prayitno1 Universitas Teknologi Digital Indonesia. Jl. Raya Janti Jl. Majapahit No. Jaranan. Banguntapan. Banguntapan. Bantul. Yogyakarta 55198. Indonesia Universitas AKPRIND Indinesia. Jl. Kalisahak No. Klitren,Gondokusuman. Yogyakarta. Yogyakarta 55222. Indonesia Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta. Jl. Ahmad Yani Jl. Ringroad Timur No. Pelem Mulong. Banguntapan. Banguntapan. Bantul. Yogyakarta 55198 *edi_iskandar@utdi. ABSTRAK Ekonomi merupakan kebutuhan setiap individu untuk menopang hidup. Upaya peningkatan perekonomian masyarakat telah meningkat dengan bantuan pemberdayaan wisata dan UMKM yang terlatih. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata dan memperkuat UMKM lokal di Kalurahan Pucung. Kapanewon Girisubo. Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan difokuskan pada Pantai Srakung, yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata, namun kurang didukung fasilitas dan strategi pemasaran yang efektif. Tim pengabdi dari tiga perguruan tinggi di Yogyakarta, yaitu Universitas Teknologi Digital Indonesia. Universitas AKPRIND Indonesia, dan Institut Pariwisata Ambarukmo. Peserta dalam kegiatan ini adalah masyarakat desa setempat yang terdiri dari tim pengelola pantai Srakung berjumlah 10 dan juga 6 pegawai yang bekerja di UMKM Mbok Ratu. Hasil pada kegiatan pengabdian ini telah dilakukan perbaikan fasilitas wisata dengan memasang baliho ikon pantai, membuat spot foto, menyediakan tempat duduk dan tempat berteduh bagi pengunjung, serta memasang petunjuk arah. Selain itu, pengabdian dilakukan terhadap UMKM Mbok Ratu yang memproduksi makanan ringan berbasis hasil pertanian lokal. Tim memberikan pelatihan pengelolaan usaha, bantuan alat produksi, pengembangan kemasan, dan pembuatan website untuk memperluas pasar. Evaluasi hasil kegiatan menunjukkan peningkatan daya tarik Pantai Srakung sebagai destinasi wisata, serta peningkatan kapasitas UMKM dalam hal produksi dan pemasaran produk. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan ekonomi lokal dan peningkatan jumlah wisatawan ke Pantai Srakung. Kata kunci: gunung kidul. pantai srakung. pengabdian masyarakat UMKM. EMPOWERING THE LOCAL ECONOMY THROUGH TOURISM AND MSME DEVELOPMENT ABSTRACT Economy is a need for every individual to support life. Efforts to improve the community's economy have increased with the help of tourism empowerment and trained MSMEs. This community service aims to develop tourism potential and strengthen local MSMEs in Pucung Village. Kapanewon Girisubo. Gunungkidul Regency. Activities are focused on Srakung Beach, which has great potential as a tourist destination, but lacks supported facilities and effective marketing strategies. The service team is from three universities in Yogyakarta, namely the Indonesian Digital Technology University. AKPRIND Indonesia University, and the Ambarukmo Tourism Institute. Participants in this activity were the local village community consisting of a team of 10 Srakung beach managers and also 6 employees who worked at the Mbok Ratu MSME. Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 6 No 3. September 2024 Global Health Science Group The results of this service activity have been improvements to tourist facilities by installing beach icon billboards, creating photo spots, providing seating and shelter for visitors, and installing directional signs. Apart from that, service was carried out towards Mbok Ratu MSMEs which produce snacks based on local agricultural products. The team provides business management training, assistance with production equipment, packaging development and website creation to expand the market. Evaluation of the results of activities shows an increase in the attractiveness of Srakung Beach as a tourist destination, as well as an increase in the capacity of MSMEs in terms of product production and marketing. This activity is expected to have a positive impact on developing the local economy and increasing the number of tourists to Srakung Beach. Keywords: gunung kidul. srakung beach. MSME community service. PENDAHULUAN Manusia membutuhkan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik saat ini maupun di masa depan. Kebutuhan ekonomi di masyarakat berbeda antara setiap keluarga, hal ini dapat dipengaruhi jumlah kebutuhan hidup dan keinginannya (Gunawijaya, 2. Telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah dalam peningkatan perekonomian masyarakat salah satunya yaitu pengembangan pariwisata melalui desa wisata. Pengembangan pariwisata melalui desa wisata menjadi salah satu usaha yang tengah gencar dilakukan oleh pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM. 26/UM. 001/MKP/2010, desa wisata merupakan bentuk kesatuan antara akomodasi, atraksi, sarana dan prasarana pendukung wisata yang disajikan dalam tatanan kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tradisi. Saat ini trend desa wisata terus dikembangkan sebagai salah satu bentuk pembangunan desa secara terpadu untuk mendorong transformasi sosial, budaya, dan ekonomi desa . com, 2. Gunungkidul, khususnya di wilayah Kalurahan Pucung. Kapanewon Girisubo, merupakan salah satu daerah dengan potensi pariwisata yang luar biasa di Daerah Istimewa Yogyakarta (Iswari et , 2. Wisata pantai menjadi salah satu daya tarik utama di Kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta ini, dengan banyaknya pantai alami yang menawarkan pemandangan indah dan suasana tenang bagi wisatawan (Wicaksono & Mardiani, 2. Salah satu pantai yang mulai dikenal namun belum optimal dalam pengelolaannya adalah Pantai Srakung. Meskipun memiliki potensi besar. Pantai Srakung masih kekurangan fasilitas yang memadai dan strategi pemasaran yang efektif, sehingga belum mampu menarik jumlah wisatawan yang signifikan. Selain potensi pariwisata. Kalurahan Pucung juga memiliki kekayaan sumber daya lokal yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membangun perekonomian melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu UMKM yang bergerak di bidang produksi makanan ringan adalah Mbok Ratu, yang mengolah hasil pertanian lokal seperti singkong dan pisang menjadi produk makanan ringan, seperti criping singkong, peyek kacang, dan criping pisang dengan berbagai varian rasa. Namun. UMKM ini menghadapi sejumlah masalah, termasuk keterbatasan dalam pengelolaan usaha, pemasaran produk, serta kurangnya legalitas yang membuat mereka sulit bersaing di pasar yang lebih luas (Prayitno et al. , 2. Pengembangan destinasi wisata lokal sangat bergantung pada ketersediaan fasilitas yang memadai dan strategi pemasaran yang efektif (Redjeki et al. , 2. keberhasilan pariwisata lokal bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat lokal, dan sektor swasta untuk memperbaiki infrastruktur dan menciptakan nilai tambah bagi wisatawan (Setyowati & Iskandar. Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 6 No 3. September 2024 Global Health Science Group Selain itu, pengembangan UMKM juga memerlukan intervensi dalam bentuk pelatihan manajemen, peningkatan kualitas produk, dan pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar (Prayitno et al. , 2. Menanggapi permasalahan tersebut, tim pengabdi dari Universitas Teknologi Digital Indonesia. Universitas AKPRIND Indonesia, dan Institut Pariwisata Ambarukmo melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisata Pantai Srakung dan memperkuat keberlanjutan UMKM Mbok Ratu. Pendekatan yang diambil melibatkan perbaikan infrastruktur wisata, seperti pemasangan baliho ikon Pantai Srakung, pembuatan spot foto, penyediaan fasilitas bagi wisatawan, serta pemasangan petunjuk arah menuju pantai. Di sisi lain, terhadap UMKM Mbok Ratu, tim pengabdi memberikan pelatihan manajemen usaha, bantuan alat produksi, pengembangan kemasan, serta pembuatan website untuk meningkatkan pemasaran produk secara digital. Pendampingan juga dilakukan dalam pengurusan izin PIRT untuk memperkuat legalitas usaha. Kontribusi utama dari kegiatan ini adalah pengembangan potensi lokal yang berkelanjutan. Melalui penguatan sektor pariwisata dan UMKM, kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik wisatawan ke Pantai Srakung, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Fasilitas yang lebih baik di pantai akan memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi wisatawan, sementara UMKM Mbok Ratu akan mendapatkan daya saing yang lebih tinggi dengan peningkatan kualitas produk dan akses pasar yang lebih luas. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan daya tarik wisata Pantai Srakung melalui perbaikan fasilitas dan ikon wisata, serta memperkuat keberlanjutan UMKM Mbok Ratu dengan memberikan dukungan dalam manajemen usaha, produksi, dan pemasaran Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal serta memperkuat potensi pariwisata dan ekonomi di wilayah Kalurahan Pucung. METODE Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi, masyarakat lokal, dan mitra UMKM. Tim pengabdi yang terdiri dari dosen Universitas Teknologi Digital Indonesia. Universitas AKPRIND Indonesia, dan Institut Pariwisata Ambarukmo, bekerja sama dengan dua mitra pengabdian, yaitu UMKM Mbok Ratu dan Pengelola Wisata Dewi Purbo. Pelaksanaan pengabdian ini terbagi menjadi dua bagian utama: pengembangan wisata Pantai Srakung dan pendampingan terhadap UMKM Mbok Ratu. Pengembangan Wisata Pantai Srakung Tim pengabdi memulai kegiatan dengan pemasangan baliho besar bertuliskan "Pantai Srakung" di bagian atas pantai. Baliho ini dirancang sebagai ikon utama Pantai Srakung yang tidak hanya berfungsi sebagai penanda, tetapi juga sebagai spot foto bagi para wisatawan. Pemasangan baliho melibatkan masyarakat setempat untuk memastikan lokasi dan desain yang sesuai dengan estetika lokal, sehingga memberikan sentuhan autentik pada area wisata tersebut. Selain itu, tim pengabdi juga membangun dua spot foto di sekitar Pantai Srakung dengan latar belakang pemandangan pantai yang indah. Spot foto ini dilengkapi dengan ornamen lokal yang unik, menciptakan daya tarik visual yang menarik bagi pengunjung. Fasilitas tambahan berupa sepuluh tempat duduk dan tempat berteduh juga disediakan untuk memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan wisatawan bisa menikmati suasana pantai dengan lebih nyaman dan menghabiskan waktu yang lebih lama. Untuk mempermudah akses ke Pantai Srakung, tim juga memasang beberapa papan petunjuk arah di titik-titik strategis di sepanjang jalan menuju Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 6 No 3. September 2024 Global Health Science Group Sebelumnya. Pantai Srakung belum memiliki petunjuk arah yang jelas, sehingga wisatawan sering kesulitan menemukan lokasinya. Pemasangan petunjuk arah ini bertujuan untuk meningkatkan kemudahan akses dan membuat Pantai Srakung lebih mudah dijangkau oleh Pendampingan UMKM Mbok Ratu Pendampingan terhadap UMKM Mbok Ratu dimulai dengan memberikan pelatihan manajemen usaha dan pencatatan keuangan yang lebih efisien. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu pemilik usaha meningkatkan keterampilan dalam mengelola sumber daya dan keuangan mereka secara profesional. Dengan pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan tersebut. UMKM diharapkan dapat lebih terorganisir dalam menjalankan usahanya, serta mampu memantau aliran keuangan secara lebih sistematis. Selain pelatihan, tim pengabdi juga memberikan bantuan berupa alat produksi untuk mendukung peningkatan kapasitas UMKM Mbok Ratu. Alat-alat yang diberikan meliputi mesin perajang singkong dan alat sealer, yang bertujuan untuk mempercepat proses produksi dan pengemasan produk. Dengan alat-alat ini, diharapkan kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan dapat meningkat, sehingga UMKM dapat memenuhi permintaan pasar yang lebih besar dengan efisiensi yang lebih tinggi. Tim pengabdi juga terlibat dalam pengembangan kemasan produk. Bersama UMKM Mbok Ratu, mereka merancang ulang kemasan agar lebih menarik dan sesuai dengan standar pasar yang Kemasan baru ini tidak hanya bertujuan untuk memperindah tampilan produk, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing di pasar lokal maupun nasional, sehingga produk tersebut bisa lebih kompetitif dan menarik bagi konsumen. Untuk memperluas jangkauan pasar, tim pengabdi membantu UMKM Mbok Ratu dengan membuat website sebagai platform pemasaran Website ini dirancang agar mudah dioperasikan oleh pemilik UMKM, memungkinkan mereka untuk memasarkan produk secara online. Selain itu, tim pengabdi juga memberikan pelatihan singkat tentang cara penggunaan website dan dasar-dasar pemasaran digital, sehingga pemilik UMKM dapat memaksimalkan potensi dari platform digital tersebut. Dalam upaya memperkuat legalitas produk, tim pengabdi juga mendampingi proses pengajuan izin PIRT (Produk Industri Rumah Tangg. untuk produk-produk UMKM Mbok Ratu. Izin PIRT ini penting untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan dapat dipasarkan secara resmi dan lebih luas, sekaligus memberikan kepercayaan lebih bagi konsumen terhadap kualitas dan keamanan produk yang mereka beli. Pendekatan yang Digunakan Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dan mitra dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap pelaksanaan. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan keberlanjutan dari hasil pengabdian, dengan harapan bahwa masyarakat dan UMKM dapat mandiri dalam mengelola hasil kegiatan ini setelah program berakhir. Selain itu, pendekatan teknologi digital juga digunakan, khususnya dalam pengembangan website untuk UMKM, sebagai upaya memperluas pasar melalui media online. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Pantai Srakung dan UMKM Mbok Ratu di Kalurahan Pucung. Kapanewon Girisubo, telah memberikan beberapa hasil yang signifikan. Hasil-hasil ini tidak hanya berdampak pada peningkatan daya tarik wisata Pantai Srakung tetapi Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 6 No 3. September 2024 Global Health Science Group juga pada keberlanjutan usaha UMKM Mbok Ratu. Berikut adalah penjelasan detail mengenai hasil kegiatan dan dampaknya terhadap mitra serta masyarakat setempat. Pengembangan Wisata Pantai Srakung Pemasangan baliho besar bertuliskan "Pantai Srakung" di bagian atas pantai telah berhasil menjadi ikon baru yang menarik perhatian wisatawan. Baliho adalah suatu sarana media promosi yang memberikan unsur pemberitaan atau informasi kepada masyarakat luas (Eka, 2. Baliho merupakan media informasi uang dibuat dengan ukuran besar dengan alasan agar menarik perhatian masyarakat. Semakin banyak masyarakat atau khalayak umum yang tertarik, maka promosi atau publikasi baliho dinilai sukses (Tysara, 2. Dampak dari pemasangan baliho ini cukup signifikan, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan Pantai Srakung bagi pengunjung yang sebelumnya belum mengenal lokasi tersebut. Selain berfungsi sebagai penanda lokasi, baliho ini juga berperan sebagai spot foto yang populer di kalangan wisatawan. Baliho ini berhasil memanfaatkan potensi media sosial, di mana banyak pengunjung yang membagikan foto mereka dengan latar baliho di platform digital, yang kemudian mempromosikan pantai secara organik. Berdasarkan laporan dari pengelola wisata lokal, sejak pemasangan baliho, kunjungan wisatawan meningkat sekitar 20% dalam beberapa minggu pertama. Gambar 1. Pantai Srakung Selain pemasangan baliho, tim pengabdi juga membangun dua spot foto tambahan yang ditempatkan di sekitar pantai, yang disambut dengan respons positif dari para pengunjung. Spot foto adalah adalah latar belakang yang menunjukkan tempat tertentu atau titik lokasi yang digunakan sebagai penanda ciri dari lokasi yang biasanya berbeda dengan lokasi lainnya (Apriansyah et al. , 2. Spot foto biasanya ada pada setiap tempat wisata. Spot foto ini didesain dengan latar belakang langsung ke pemandangan pantai, menciptakan pengalaman visual yang menarik bagi wisatawan. Fasilitas tambahan berupa 10 tempat duduk dan tempat berteduh juga telah disediakan, yang memungkinkan wisatawan untuk beristirahat dan menikmati keindahan pantai dalam suasana yang lebih nyaman. Beberapa pengunjung yang diwawancarai menyatakan bahwa mereka merasa lebih nyaman dan terdorong untuk menghabiskan waktu lebih lama di pantai berkat fasilitas tersebut. Dampak langsung dari penambahan fasilitas ini adalah meningkatnya durasi kunjungan wisatawan, yang pada akhirnya memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku usaha kecil di sekitar pantai. Selain peningkatan fasilitas, tim pengabdi juga memasang petunjuk arah di sepanjang jalan menuju Pantai Srakung, yang telah mengatasi salah satu kendala utama, yaitu sulitnya akses ke lokasi. Petunjuk arah Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 6 No 3. September 2024 Global Health Science Group merupakan media visual yang menunjukkan arah tujuan atau orientasi pada lokasi tertentu. Adanya petunjuk ini diharapkan memudahkan akses seseorang untuk menuju lokasi (Astuti et al. , 2. Kecukupan jumlah papan penujuk arah pada area sepanjang jalur wisata akan membantu mengarahkan orang ke tempat menarik dan memberi mereka gambaran tentang tempat tersebut, meningkatkan kesadaran tentang apa yang ditawarkan dan dapat digunakan untuk mempromosikan lokasi. Sebelumnya, wisatawan sering kesulitan menemukan pantai karena kurangnya penanda yang jelas. Dengan adanya petunjuk arah yang baru, wisatawan kini dapat dengan mudah menemukan Pantai Srakung, yang terbukti dari peningkatan jumlah pengunjung, baik dari lokal maupun luar kota, selama akhir pekan. Pemasangan petunjuk arah ini juga membantu memperkenalkan Pantai Srakung sebagai destinasi wisata yang lebih mudah diakses, terutama bagi mereka yang belum familiar dengan daerah Gunungkidul. Pendampingan UMKM Mbok Ratu Pelatihan pengelolaan usaha dan pencatatan keuangan yang diberikan kepada pemilik UMKM Mbok Ratu telah memberikan dampak yang cukup signifikan. Pemilik usaha kini memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana mengelola alur keuangan, khususnya dalam hal pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara lebih terstruktur. Dengan perbaikan dalam pengelolaan keuangan. UMKM mampu membuat perencanaan jangka panjang yang lebih baik dan meningkatkan efisiensi operasionalnya. Hasil dari pelatihan ini juga terlihat pada kemampuan UMKM untuk meminimalkan pemborosan bahan baku, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan laba bersih sebesar 15% dalam beberapa bulan setelah pelatihan Selain pelatihan manajemen, bantuan berupa mesin perajang singkong dan alat sealer yang diberikan kepada UMKM Mbok Ratu juga memberikan dampak positif dalam hal produksi. Sebelum adanya alat-alat ini, proses produksi memakan waktu yang lebih lama, dan jumlah produk yang dihasilkan cukup terbatas. Namun, dengan bantuan alat produksi baru, waktu produksi berhasil dipangkas hingga 30%, dan kapasitas produksi meningkat dua kali lipat. Dampaknya. UMKM Mbok Ratu kini mampu memenuhi lebih banyak pesanan dalam waktu yang lebih singkat, membuka peluang bagi mereka untuk memperluas jaringan distribusi ke daerah yang lebih luas. Tabel 1. Hasil Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan Pemasangan Baliho Ikon Pantai Srakung Pembuatan Spot Foto dan Fasilitas Wisata Pemasangan Petunjuk Arah Pelatihan Pengelolaan Usaha dan Pencatatan Keuangan Bantuan Alat Produksi Pengembangan Kemasan Produk Pembuatan Website dan Pemasaran Digital Pendampingan Pengurusan Izin PIRT Hasil Peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 20% Dua spot foto dibuat, fasilitas tempat duduk dan tempat berteduh meningkatkan kenyamanan pengunjung Wisatawan lebih mudah menjangkau Pantai Srakung, peningkatan kunjungan wisata UMKM lebih efisien dalam pengelolaan keuangan, peningkatan laba bersih 15% Kapasitas produksi meningkat dua kali lipat, efisiensi produksi meningkat 30% Kemasan baru meningkatkan penjualan hingga 25% UMKM mampu menjangkau pasar lebih luas, peningkatan pesanan dari luar daerah Proses pengajuan PIRT sedang berjalan, diharapkan meningkatkan legalitas dan kepercayaan konsumen Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 6 No 3. September 2024 Global Health Science Group Perubahan desain kemasan produk yang dilakukan oleh tim pengabdi juga memberikan dorongan positif terhadap daya tarik produk UMKM Mbok Ratu di pasar. Kemasan baru yang lebih modern dan menarik memudahkan produk diterima oleh konsumen, terutama di pasar yang lebih Kemasan produk merupakan salah satu faktor yang mendorong seseorang memutuskan untuk membeli atau tidak sebuah produk. Kemasan yang didesain dengan baik dan menarik memiliki satu nilai tambah yang bisa dijadikan sebagai perangkap emosional terbaik yang mampu dalam menjaring Dalam konteks komunikasi visualnya, bentuk kemasan sudah menjadi salah satu bagian yang harus dipikirkan oleh pemilik usaha (Purnomo et al. , 2. Berdasarkan laporan dari UMKM, penjualan produk meningkat sekitar 25% setelah diperkenalkan kemasan baru. Konsumen memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap kemasan, tidak hanya karena penampilannya yang lebih menarik tetapi juga karena kemasan ini mampu memperpanjang umur simpan produk. Selain itu, website yang dibuat oleh tim pengabdi untuk UMKM Mbok Ratu telah membantu memperluas jangkauan pemasaran produk secara Promosi melalui website atau website marketing adalah proses mempromosikan produk atau layanan menggunakan website dengan tujuan memperluas jangkauan pasar agar penjualan dapat meningkat (Santoso, 2. Sebelumnya, pemasaran dilakukan secara konvensional melalui jaringan lokal. Namun, setelah adanya platform online. UMKM mampu menjangkau konsumen di luar daerah dengan lebih mudah, yang berdampak langsung pada peningkatan pesanan dari luar wilayah. Pelatihan dasar pemasaran digital yang diberikan oleh tim pengabdi juga membantu UMKM dalam memahami strategi pemasaran online dan bagaimana mengelola website secara mandiri, sehingga mereka dapat memanfaatkan platform digital dengan lebih Pendampingan dalam proses pengajuan izin PIRT juga sedang berlangsung, dan diharapkan dapat memberikan legalitas yang lebih kuat bagi UMKM Mbok Ratu untuk memasarkan produk mereka di pasar yang lebih luas. PIRT adalah sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga yang bagi industri makanan dan minuman dengan skala rumahan. Sertifikasi PIRT hanya diberikan kepada produk pangan olahan dengan tingkat risiko rendah (Izin. id, 2. Legalitas ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen serta membuka peluang pemasaran di ritel modern dan di luar daerah. Proses pengurusan izin PIRT berjalan dengan lancar, dan UMKM telah memasuki tahap verifikasi akhir, yang menjadi langkah penting untuk masa depan usaha Dampak terhadap Masyarakat Kegiatan pengabdian ini tidak hanya berdampak pada mitra yang terlibat secara langsung, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Peningkatan kunjungan wisatawan ke Pantai Srakung memberikan peluang bagi warga sekitar untuk mengembangkan usaha terkait pariwisata, seperti warung makanan, penyewaan alat, dan penginapan. Selain itu. UMKM Mbok Ratu yang semakin berkembang juga diharapkan dapat membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar, sekaligus menjadi model pengembangan UMKM berbasis lokal yang berkelanjutan. SIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Pantai Srakung dan terhadap UMKM Mbok Ratu di Kalurahan Pucung. Kapanewon Girisubo. Kabupaten Gunungkidul, telah memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan daya tarik wisata dan memperkuat sektor ekonomi Melalui pengembangan fasilitas wisata seperti pemasangan baliho ikon Pantai Srakung. Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 6 No 3. September 2024 Global Health Science Group pembuatan spot foto, serta penambahan tempat duduk dan petunjuk arah. Pantai Srakung kini lebih menarik bagi wisatawan. Peningkatan kunjungan wisatawan secara langsung berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar, memberikan peluang usaha baru dalam bidang Pendampingan terhadap UMKM Mbok Ratu dalam bentuk pelatihan pengelolaan usaha, bantuan alat produksi, pengembangan kemasan, dan pemasaran digital melalui website, telah berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan jangkauan pasar UMKM. Peningkatan dalam efisiensi produksi dan strategi pemasaran membantu UMKM memperluas pasar, meningkatkan daya saing, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Proses pengurusan izin PIRT yang sedang berjalan juga diharapkan akan memberikan legalitas yang lebih kuat bagi UMKM untuk berkembang lebih lanjut. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah dalam mengembangkan potensi Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kalurahan Pucung, terutama dalam hal peningkatan pariwisata dan pengembangan UMKM. Tim pengabdi juga menyarankan agar kolaborasi serupa terus dilakukan di masa mendatang untuk memperkuat sektor ekonomi dan wisata di daerah-daerah lain. DAFTAR PUSTAKA