Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 ANALISIS PENGARUH KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN DISIPLIN KERJA PEKERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PEKERJA DALAM PEMBANGUNAN PARKIRAN 3 LANTAI DI RS AISYAH BOJONEGORO Syarifudin Abdullah1, Nova Nevilla Rodhi2, Ichwan Hadi Saputra3 1,2,3 Universitas Bojonegoro, Jalan Lettu Suyitno No.2 Bojonegoro. abdullsyarif5758@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apakah program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Disiplin Kerja secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja pekerja; (2) mengetahui apakah program Keselamatan dan Kesehatan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja pekerja.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan taraf sig < 0.05. Hasil analisis regresi berganda diperoleh koefisien regresi sebesar 0,185 (F=12,108;sig 0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa program K3 dan Disiplin Kerja secara bersamasama mempunyai pengaruh yang berati terhadap Produktivitas Kerja pekerja secara bersama-sama. Pada masing-masing variabel diketahui bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak mempunyai pengaruh yang signfikan terhadap produktivitas kerja pekerja CV.Purnama pada proyek pembangunan parkiran 3 Lantai di RS Aisyah Bojonegoro hal ini dikarenakan hasil yang diperoleh dari olah data mempunyai tingkat signifikasi sebesar 0,490. Sedangkan Disiplin Kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Produktivitas Kerja pekerja CV.Purnama pada proyek pembangunan parkiran 3 Lantai di RS Aisyah Bojonegoro hal ini dikarenakan mempunyai tingkat signifikasi sebesar 0,000. Kata kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Disiplin Kerja, dan Produktivitas Kerja ABSTRACT This study aims to (1) find out whether the Occupational Safety and Health (K3) program and Work Discipline simultaneously and partially have a significant effect on workers’ productivity; (2) find out whether the Occupational Safety and Health program has a significant effect on workers’ productivity. Data analysis used in this study used multiple linear regression analysis with sig level <0.05. The results of multiple regression analysis obtained a regression coefficient of 0.185 (F = 12.108; sig 0.000 <0.05). This shows that the OHS program and Work Discipline together have a significant influence on the Work Productivity of workers. In each variable it is known that Occupational Safety and Health (K3) has no significant influence on the work productivity of CV. Purnama workers on the 3-floor parking lot construction project at Aisyah Bojonegoro Hospital, this is because the results obtained from data processing have a significance level of 0.490. Work Discipline has a significant influence on the Work Productivity of CV.Purnama workers in the 3-floor parking lot construction project at Aisyah Bojonegoro Hospital, this is because it has a significance level of 0.000. Keywords: Occupational Safety and Health (K3) Work Discipline, and Work Productivity 1. PENDAHULUAN Proyek merupakan salah satu organisasi yang menghimpun orang orang yang biasa disebut pekerja atau pegawai untuk menjalankan kegiatan rumah tangga produksi,hampir disemua proyek mempunyai tujuan yaitu memaksimalkan keuntungan dan nilai bagi pekerja dan juga untuk meningkatkan kesejahteraan pemilik dan pekerja. Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 101 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Tidak mudah bagi perusahaan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman guna memotivasi pekerja agar terdorong agar melaksanakan tugasnya dan dapat meningkatkan produktifitas perusahaan secara menyeluruh Faktor keamanan dan perlindungan dalam bekerja menjadi salah satu faktor produktifitas kerja pekerja.ketika karyawan memiliki rasa aman dan nyaman karena dirinya mendapatkan perlindungan yang baik dari proyek,maka pekerja tersebut juga akan bekerja dengan perasaaan tenang dan akan bekerja secara baik. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara program K3 dan kedisiplinan pekerja dengan produktivitas kerja pekerja di proyek pembangunanParkiran di RS Aisyah Bojonegoro Terkait dengan potensi resiko kecelakaan kerja pada pelaksanaan pekerja kontruksi,maka pengetahuan akan K3 pada suatu proyek kontruksi saat ini telah menjadi kebutuhan dasar. Berdasarkan hal hal yang terkait dengan itu,maka sektor jasa kontruksi mempunyai resiko bahaya kecelakaan fatal untuk mencegah kerugian dari proyek kontruksi cara meminimalisirnya dengan menerapkan suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja(K3) yang mengatur dan dapat menjadi acuan bagi konsultan,kontraktor,dan para pekerja kontruksi.Ada juga pekerja yang melalaikan pentingnya penggunaan APD di lingkungan proyek pembangunan Parkiran 3 lantai di RS Aisyah Bojonegoro.lupa menggunakan kaca mata las terjadi insdiden percikan las,dan ada beberapa pekerja menyepelekan penting nya menggunakan APD dalam bekerja seperti,helm,kaca mata dan sepatu. Pengertian keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah di filosofikan sebagai suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani tenaga kerja pada khususnya dan manusia pada umumnya,hasil karya dan budayanya menuju masyarakat makmur dan sejahtera (Aji Pangestu, 2016). Tidak mudah lagi proyek untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman guna memotivasi pekerja agar mereka terdorong untuk melaksakan tugasnya dan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan secara menyeluruh faktor keamanan dan perlindungan dalam bekerja menjadi salah satu faktor produktivitas kerja pekerja ketika pekerja memiliki rasa aman dan nyaman karena dirinya merasa mendapatkan perlindungan yang baik dari perusahaan,maka karyawan tersebut juga akan bekerja dengan perasaan yang tenang dan akan bekerja secara baik,diharapkan karyawan perusahaan yang seperti ini akan memiliki produktivitas kerja yang maksimal.salah satu upaya dalam menerapkan perlindungan bagi karyawan adalah dengan melaksanakan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja(K3). Program Keslamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu sistem program yang dibuat bagi pekerja maupun pengusaha sebagai upaya pencegahan timbulnya kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja dalam lingkungan kerja dengan cara mengenali hal-hal yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja serta tindakan antisipatif bila terjadi hal demikian (Widya, 2021). 2. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif asosiatif. Dalam penelitian ini, metode asosiatif dugunakan untuk mengetahui pengaruh Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja CV. Purnama Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 102 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Lokasi Penelitian Lokasi dari penelitian ini yaitu di RS Aisyah Bojonegoro Populasi dan Sampel Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh pekerja CV. Purnama Proyek Pembangunan Parkiran 3 Lantai di RS. Aisyah Bojonegoro. Sampel yang diambil berjumlah 32 atau bisa dikatakan seluruh jumlah populasi. Berdasarkan karakteristik sampel yang telah diuraikan, maka teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Teknik Pengambilan Data Pengambilan data dalam penelitian ini antara lain : Observasi, wawancara, Dokumentasi dan Kuesioner. Peneliti mendapatkan data sekunder ini dengan Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3), Disiplin Kerja serta Produktivitas Kerja. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian ini menggunakan pengukuran Skala Likert. Tabel 1. Kriteria Skala Likert Keterangan Bobot Sangat Setuju 5 Setuju 4 Ragu-ragu 3 Tidak Setuju 2 Sangat TidakSetuju 1 Sumber : Data primer yang diolah Teknik Analisis Data Uji Validitas dan Reabilitas Kriteria valid atau tidak adalah jika korelasi antar skor masing-masing butir pertanyaan mempunyai tingkat signifikan dibawah 0,05. Sedangkan untuk Uji Reabilitas teknik yang digunakan adalah teknik koefisien cronbach’s alpha. Suatu variabel dapat dikatakan reabel jika memberikan nilai cronbach’s alpha >0,60 Uji Hipotesis Uji ini dilakukan dengan membandingkan T hitung > T tabel pada tingkat signifikan 0.05 (Ghozali, 2018 : 179). Kriteria pengujian ini dilakukan dengan membandingkan f hitung > r Tabel, maka setiap pertanyaan tersebut dikatakan valid. Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 103 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Kriteria valid atau tidak adalah jika korelasi antar skor butir pernyataan mempunyai tingkat signifikan dibawah 0,05 dan data dikatakan valid apabila r hitung > r tabel. Maka setiap pertanyaan tersebut dikatakan valid. Tabel 2. Hasil Uji Validitas Keselamatan Kesehatan Kerja (X1) Indikator R Hitung Biaya R Tabel Sig (2Tailed) Α Keterangan K3 1 0,111 0,3494 0,545 0,05 VALID K3 2 0,378 0,3494 0,033 0,05 VALID K3 3 0,201 0,3494 0,270 0,05 VALID K3 4 0,293 0,3494 0,104 0,05 VALID K3 5 0,293 0,3494 0,104 0,05 VALID K3 6 0,481 0,3494 0,005 0,05 VALID K3 7 0,200 0,3494 0,272 0,05 VALID K3 8 0,508 0,3494 0,003 0,05 VALID K3 9 0,541 0,3494 0,001 0,05 VALID K3 10 0,286 0,3494 0,112 0,05 VALID K3 11 0,541 0,3494 0,001 0,05 VALID K3 12 0,596 0,3494 0,000 0,05 VALID Sumber : Data Primer yang diolah Tabel 3. Hasil Uji Validitas Disiplin Kerja Indikator R Hitung BiayaRtable Sig(2Tailed) Α Keterangan DK1 0,439 0,3494 0,012 0,05 VALID DK2 0,563 0,3494 0,001 0,05 VALID DK3 0,300 0,3494 0,095 0,05 VALID DK4 0,563 0,3494 0,001 0,05 VALID DK5 0,753 0,3494 0,000 0,05 VALID DK6 0,528 0,3494 0,002 0,05 VALID DK7 0,468 0,3494 0,007 0,05 VALID DK8 0,209 0,3494 0,252 0,05 VALID DK9 0,367 0,3494 0,039 0,05 VALID DK10 0,000 0,3494 0,000 0,05 VALID DK11 0.000 0,3494 0,000 0,05 VALID DK12 0,000 0,3494 0,000 0,05 VALID Sumber : Data Primer yang diolah Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 104 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Dapat dikatakan semua item pernyataan dari variabel Keselamatan Kesehatan Kerja dan Disiplin Kerja valid. Hal ini terlihat pada 2 asumsi dasar yang peneliti gunakan dimana pada asumsi pertama diketahui bahwa person correlation ( r hitung ). Indikator R Biaya R table Sig (2- Hitung Α Keterangan Tailed) PK 1 0,723 0,3494 0,000 0,05 VALID PK 2 0,226 0,3494 0,214 0,05 VALID PK 3 0,069 0,3494 0,709 0,05 VALID PK 4 0,550 0,3494 0,001 0,05 VALID PK 5 0,779 0,3494 0,000 0,05 VALID PK 6 0,805 0,3494 0,002 0,05 VALID PK 7 0,000 0,3494 0,007 0,05 VALID PK 8 0,000 0,3494 0,252 0,05 VALID PK 9 0,697 0,3494 0,039 0,05 VALID PK 10 0,540 0,3494 0,001 0,05 VALID PK 11 0,069 0,3494 0,709 0,05 VALID PK 12 0,000 0,3494 0,000 0,05 VALID Tabel 5. Hasil Uji Reabilitas Cronbach's Alpha N of Items 0,668 36 Sumber : Data Primer yang diolah Diketahui bahwa nilai CronbachAlpha >0.60 yaitu 0,668. Sehingga dapat disimpulkan bahwa setiap item perrnyataan yang digunakanakan mampu memperoleh data yang konsisten yang berarti bila pernyataan itu diajukan kembali akan diperoleh jawaban yang relatif sama. Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 105 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Tabel 6. Hasil Uji Statistik T Coefficientsa Standardized Coefficients Unstandardized Coefficients Model 1 B Std. Error Beta (Constant) 11,816 8,708 TOTAL_X1 ,076 ,108 TOTAL_X2 ,678 ,139 t Sig. 1,357 ,185 ,096 ,699 ,490 ,670 4,886 ,000 Sumber : Data Primer yang diolah Uji statistik t bertujuan untuk menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel penjelas atau independen secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen. Besar t table adalah df = N (sampel ) – 2 = 32- 2 = 30 dengan taraf signifikan 0,05 atau 5 % maka diperoleh t tabel sebesar 1,697.berikut ini merupakan asumsi dasar uji parsial. T abel 7. Hasil Uji Statistik F ANOVAa Model 1 Sum of Squares Df Mean Square Regression 19,055 2 9,527 Residual 22,820 29 ,787 Total 41,875 31 F 12,108 Sig. ,000b Sumber : Data primer yang diolah Berdasarkan hasil output pada tabel 4.18 diketahui bahwa hasil uji F diperoleh nilai F hitung sebesar 12,108 dengan probabilitas sebesar 0,000 < α 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara bersama sama Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) dan Disiplin Kerja terhadap produktivitas kerja pekerja. 4. KESIMPULAN. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak mempunyai pengaruh yang signfikan terhadap produktivitas kerja pekerja CV.Purnama pada proyek pembangunan parkiran 3 Lantai di RS Aisyah Bojonegoro hal ini dikarenakan hasil yang diperoleh dari olah data mempunyai tingkat signifikasi sebesar 0,490. Hal ini mengidentifikasi bahwa tidak terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Produtivitas Kerja, karena hasil tingkat signifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) lebih besar dari nilai kritis (0,05). Disiplin Kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Produktivitas Kerja pekerja Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 106 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 CV.Purnama pada proyek pembangunan parkiran 3 Lantai di RS Aisyah Bojonegoro hal ini dikarenakan mempunyai tingkat signifikasi sebesar 0,000. Hal ini mengindikasikan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja, karena tingkat signfikasi yang dimiliki variabel disiplin kerja lebih kecil dari nilai kritis (0,05)Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta disiplin kerja secara bersama- sama atau simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja pekerja CV.Purnama pada proyek pembangunan parkiran 3 Lantai di RS Aisyah Bojonegoro dikarenakan dari hasil olah data diketahui bahwa nilai F hitung sebesar 12,108 dengan signifikasi 0,000. Apabila tingkat signifikasi lebih kecil dari pada 0,05 maka model regresi dapat dikatakan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Disiplin Kerja mempunyai pengaruh terhadap produktivitas kerja pekerja. 5. DAFTAR PUSTAKA Aji Pangestu. (2016).Pengaruh Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dan Disiplin Kerja Karyawan Terhadap ( Studi Kasus Pada Pt . Wika Realty Proyek Pembangunan Tamansari Hive Office Park ) Oleh : Aji Pangestu Jurusan Manajemen 1437 H / 2016 M. Anggraeini, O. S. (1992). Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja. De Cenzo,David & Robbins.(1996). Human resource management. Universitas Indiana:Wiley Innunisa, R. (2019). Pengaruh Keselamatan , Kesehatan Kerja ( K3 ) dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Bagian Instalasi Produksi Pabrik Gula Tjoekir Jombang 1, 244–256. Lestari, T 2010. “hubungan Keselamatan dan Kesehatan (K3) dengan Produktivitas kerja karyawan” Jurnal Ekonomi. Nia Malinasari. (2015). “Pengaruh Program Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) dan Jaminan Sosial Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan”, Malang: PT PJB UP Brantas Karangkates Prabu Ngabalin, E. R., Eko, W., & Deviyanti, I. G. . S. (2022). Analisis Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Pt. Pln (Persero) Area Tual. 21(1), 21–27. Samahati, K. R. (2020). Terhadap Produktivitas Karyawan Alih Daya Effect Of Health And Safety Of And Discipline Of Work On Employee ProduCTIVITY OF AT PT. PLN ( PERSERO ) UP3 MANADO. 8(1), 351–360. Sulistiono, J. (2021). Pengaruh Disiplin Kerja dan Keselamatan Kerja (K3) Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Surya Agrolika Reksa SAI Basau Kabupaten Kuantan Singingi. Trianto ary, Toto Sugiarto S., Ir., M.Sc., Ph.D, 2010. “Effect Of Compensation, Discipline, And Work Motivation On Employee Productivity Of PT Kukdong International” Jurnal Disiplin Kerja Widya Monica Prastyana. (2021). Produktivitas Kerja Karyawan Pada Pt Vme Process Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 107