1169 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 PELATIHAN PEMBUATAN ES MINUMAN BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) OLEH IBU PKK DESA MALIKU BARU SEBAGAI INOVASI UMKM DAN STRATEGI PEMASARAN Oleh Ade Novalia1. Dian Indriani2. Diva Luthfi Anggara Putra3. Elae Saputri4. Elmawati5. Kesya Ivena Br Ginting6. Kristin Natalia7. Lalu Sandu Baya8. Martitus Wiranata9. Ociyo Naibaho10. Ridwan Bangun11. Riri Florentia12. Stefanny M. Simalango13. Yolanika14. Rahmat Tajudinnur15. Agtri Wulandari16 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,16 Universitas Palangka Raya. Kalimantan Tengah. Indonesia Email: 6kesyaginting23@gmail. Article History: Received: 05-08-2025 Revised: 27-08-2025 Accepted: 08-09-2025 Keywords: Butterfly Pea. Herbal Beverage. MSMEs. Digital Marketing. Community Empowerment Abstract: The butterfly pea (Clitoria ternate. contains antihypertensive, and antidiabetic properties. However, in Maliku Baru Village its use remains limited to ornamental purposes, resulting in low economic value. This community engagement program aimed to enhance the skills of the local womenAos group (PKK) in processing butterfly pea into healthy, marketable beverages, while also introducing basic digital marketing strategies to strengthen village-based micro, small, and medium enterprises (MSME. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach, involving problem identification, production training, hygienic packaging, and digital promotion. Fifteen participants took part in the training, with outcomes evaluated through pre- and post-tests. The results demonstrated significant improvement in both production and marketing skills, particularly in digital marketing, which increased by nearly 90%. Participants were able to produce butterfly pea beverages independently and began promoting their products through official village social media platforms. This program proved effective in improving community capacity in utilizing local resources and is expected to continue with further assistance in business management, product packaging, and food safety certification to enhance product competitiveness. PENDAHULUAN Usaha pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan pengolahan tanaman lokal merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga dan kelompok masyarakat. Desa Maliku Baru memiliki potensi sumber daya alam berupa bunga telang (Clitoria ternate. , yang dikenal kaya akan antosianin dan flavonoid dengan aktivitas antioksidan tinggi serta berpotensi sebagai agen antihipertensi dan antidiabetes (Rahmawati & Setiawan, 2020. Pratama et al. , 2. Namun, pemanfaatan bunga telang di desa ini masih terbatas hanya sebagai tanaman hias, sehingga nilai ekonominya belum di optimal dengan http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Permasalahan yang muncul belum adanya pelatihan secara terstruktur bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK Desa Maliku Baru, untuk mengolah bunga telang menjadi minuman siap konsumsi yang memiliki nilai tambah. Di sisi lain, hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa keterampilan dalam pengolahan pangan berbasis potensi lokal masih rendah, serta belum adanya strategi pemasaran digital yang memadai untuk memasarkan produk olahan desa. Padahal, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penerapan digital marketing terbukti dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan UMKM desa (Nugroho, 2. Beberapa penelitian terdahulu telah mengkaji manfaat bunga telang sebagai bahan baku minuman herbal dan potensinya sebagai antioksidan alami (Sari et al. , 2021. Fitriani et , 2. Namun, penelitian tersebut lebih berfokus pada aspek farmakologi dan teknologi pangan, bukan pada penerapan berbasis pengabdian masyarakat yang menggabungkan inovasi produk dengan strategi pemasaran digital. Hal ini menunjukkan adanya kebaruan dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu memadukan pelatihan pembuatan minuman bunga telang dengan pemberdayaan ibu PKK serta penguatan pemasaran digital berbasis riset. Dengan demikian, pengembangan potensi bunga telang tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian dan daya saing desa di era ekonomi kreatif berbasis sumber daya Berdasarkan masalah tersebut, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melatih keterampilan ibu PKK Desa Maliku Baru dalam mengolah bunga telang menjadi minuman herbal yang sehat dan bernilai ekonomis, dan memperkenalkan strategi pemasaran digital sederhana untuk memperluas distribusi produk olahan desa sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal. METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) karena menekankan pada keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, hingga evaluasi. Pendekatan ini dipilih agar solusi yang dirumuskan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat, sekaligus mendorong keberlanjutan program setelah kegiatan selesai (Sari et al. , 2. Subjek dalam kegiatan ini adalah kelompok Ibu PKK Desa Maliku Baru yang berjumlah 15 orang. Pemilihan sasaran didasarkan pada keterlibatan mereka yang cukup aktif dalam kegiatan desa serta minat untuk mengembangkan produk berbasis potensi lokal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah identifikasi masalah dan potensi lokal, yang dilaksanakan melalui observasi lapangan dan Focus Group Discussion (FGD) dengan peserta dan perangkat desa. Tahap kedua berupa pelatihan pembuatan minuman bunga telang, yang mencakup pengenalan manfaat bunga telang, teknik pengolahan minuman, standar higienitas, dan pengemasan produk. Tahap ketiga adalah pendampingan strategi pemasaran digital, dengan memberikan pelatihan penggunaan media sosial (WhatsApp Business. Instagram, dan Faceboo. untuk promosi Tahap terakhir adalah evaluasi dan refleksi aksi, yaitu penilaian ketercapaian tujuan melalui diskusi bersama peserta serta monitoring hasil produksi. Data kegiatan dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi, kuesioner kepuasan peserta, dan wawancara Data kualitatif dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif tematik, sedangkan ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 data kuantitatif berupa skor pre-test dan post-test dianalisis secara komparatif untuk menilai peningkatan keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan (Nugroho & Rahman, 2. Gambar 1. A (Proses Merebus Bunga Telang ). B (Proses Memasukan Es Bunga Telang ke Dalam Gelas Produ. C (Proses Memotong Lemo. D (Penjelasan Proses Pembuatan Es Minuman Bunga Telan. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Gambar 2. A (Pemasaran Digital Pada Media Sosial WhatsAp. B (Pemasaran Digital Pada Media Sosial Faceboo. C (Pemasaran Digital Pada Media Sosial Instagra. D (Pemasaran Digital Pada Media Sosial Tikto. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Pelatihan diikuti oleh 15 orang anggota ibu-ibu PKK Desa Maliku Baru. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam pengolahan minuman bunga telang dan pemahaman strategi pemasaran digital. Tabel 1 berikut menyajikan perbandingan skor rata-rata hasil pre-test dan post-test keterampilan peserta: Tabel 1. Hasil Pre-test dan Post-test Keterampilan Peserta Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan. Peningkatan paling tinggi terdapat pada aspek pemasaran digital, yang sebelumnya sangat minim diketahui oleh peserta. Pelatihan pengolahan bunga telang dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) terbukti mampu meningkatkan keterampilan peserta secara signifikan. Sebelum pelatihan, mayoritas anggota PKK hanya mengenal bunga telang sebagai tanaman hias, tanpa memahami nilai tambah ekonominya. Setelah pelatihan, mereka dapat mempraktikkan teknik pengeringan, ekstraksi, dan pengemasan produk secara higienis. Hal ini mendukung penelitian Fitriani et al. yang menunjukkan bahwa bunga telang memiliki prospek tinggi sebagai minuman herbal bergizi. Selain keterampilan produksi, pengetahuan peserta mengenai pemasaran digital juga mengalami peningkatan yang berarti. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada strategi promosi berbasis media sosial dan Peningkatan ini mendukung temuan Nugroho & Rahman . yang menyatakan bahwa digital marketing efektif memperluas jangkauan pasar UMKM. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga mengubah cara pandang masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi. Data kuantitatif mendukung keberhasilan program, dengan peningkatan skor rata-rata pada aspek bahan baku, pengolahan, dan pemasaran digital. Peningkatan terbesar terjadi pada pemasaran digital, yang mencapai 90% dibandingkan sebelum pelatihan. Temuan ini memperlihatkan bahwa peserta lebih percaya diri memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Dengan demikian, kegiatan ini mampu menjawab http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 kesenjangan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan potensi lokal. Dampak nyata dari program terlihat dari inisiatif ibu-ibu PKK Desa Maliku Baru yang mulai memproduksi minuman bunga telang secara mandiri. Produk tersebut kini dipasarkan melalui akun media sosial resmi desa, sehingga mampu menjangkau konsumen di luar wilayah. Hasil ini membuktikan bahwa tujuan program, yaitu peningkatan keterampilan dan strategi pemasaran digital, telah tercapai dengan baik. Secara keseluruhan, program ini tidak hanya memberi pengetahuan praktis, tetapi juga mendorong inovasi UMKM berbasis riset yang Gambar 3. A (Produk Olahan Es Bunga Telan. B (Foto bersama peserta dan tim pelaksana pada kegiatan pelatihan pembuatan minuman bunga telang oleh Ibu PKK Desa Maliku Bar. KESIMPULAN DAN SARAN Pelatihan pembuatan minuman bunga telang (Clitoria ternate. oleh ibu-ibu PKK Desa Maliku Baru telah berhasil meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi. Program ini juga memperkuat kemampuan peserta dalam memanfaatkan strategi pemasaran digital sehingga produk dapat dipasarkan lebih luas dan efektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pola pikir masyarakat terhadap pentingnya inovasi produk lokal serta penerapan teknologi digital sebagai sarana Dengan demikian, tujuan pengabdian telah tercapai melalui peningkatan kapasitas masyarakat desa dalam aspek produksi maupun pemasaran. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat berlanjut dengan pendampingan intensif dalam pengembangan variasi produk berbasis bunga telang agar memiliki daya saing yang lebih tinggi. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan lanjutan mengenai manajemen usaha, pengemasan produk, serta sertifikasi keamanan pangan untuk mendukung keberlanjutan usaha. Dukungan dari pemerintah desa dan mitra UMKM juga penting dalam memperluas jaringan distribusi. depan, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada analisis kelayakan usaha dan dampak sosial ekonomi dari pengembangan produk bunga telang di Desa Maliku Baru. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 UCAPAN TERIMA KASIH