Engineering Vol. 13 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Mesin Pencetak Pelet Ikan Bambang Dwi HP 1uO. Akmal Indra 2 Jurusan Teknik Mesin. Politeknik Negeri Bengkalis bambang@polbeng. Abstrak Ikan Tapah merupakan ikan asli daerah Siak Kecil terutama Desa Lubuk Gaung yang hidup dialiran Sungai Manggis. Ikan Tapah telah banyak dibudidayakan oleh masyarakat dalam bentuk peternakanan ikan kolam selain untuk menjaga kelestraiannya juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Dalam proses pemebudidayaan ikan ini peternak mengalami hambatan didalam pemeberian pakan ternak, karena ikan Tapah ini makanan utamanya ikan kecil yang ada disungai untuk itu diperlukan pembiasaan pemberian pakan dengan pakan buatan berupa pelet yang terbuat dari ikan, tepung dan dedak. Biasanya, kelompok masyarakat Desa Lubuk Gaung membuat pakan masih menggunakan cara manual, dimana semua adonan di aduk menggunakan tangan dan di cetak bulat menggunakan kasa besi. dimana proses ini bisa dikatakan kurang produktif karena pakan yang dihasilkan kapasitas kecil 10 kg/jam. Pada penelitian ini dilakukan analisa masalah utama sehingga peneliti menyimpulkan dan menjadi tujuan untuk membuat mesin pelet ikan dengan kapasitas besar dengan menggunkan teknologi yang mudah didapat komponennya. Komponen -komponen mesin pelet ini terdiri Mesin pengiling daging, screw, puley, motor listrik dan balting. Mesin pelet ini berkapasitas bahan baku 30 kg/jam dengan bentuk pelet yang dihasilkan rata-rata bebentuk tabung dengan ukuran diameter 3 mm dengan panjang 5 mm. Kata Kunci: ikan tapah, mesin pelet, kapasitas Pendahuluan Desa Lubuk Gaung merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Luas Desa Lubuk Gaung sebesar 105 km2 atau 14% dari total luas Kecamatan Siak Kecil . Dengan jumlah penduduk 2. 132 jiwa dan desa yang berada di daratan Pulau Sumatera. Desa ini sebagian besar pendudukannya berprofesi sebagai peternak ikan dan petani. Ikan Tapah merupakan ikan asli daerah ini sehingga untuk melesatarikannya sebagian besar masyarakat membudidayakan ikan ini diambah dengan komoditas ikan lele. Ikan tapah merupakan ikan predator karnivora yang hidup disungai dengan memakan ikan kecil sehingga sangat tergantung dengan pakan ikan hidup yang ada disungai, kendala masyarakat atau kelompok yang menternakkan ikan tapah ini adalah dalam penyediaan pakan ternak . Biasa ikan ini dialam bebas mengkomsumsi ikan kecil, kini di tangan peternak pakan ikan ini dialihkan ke pakan buatan dalam bentuk pelet yang tebuat dari ikan kecil yang digiling ditambah tepung dan dedak . Proses pembuatannya masih menggunakan cara manual, dimana semua adonan di aduk dan di cetak bulat menggunakan kasa besi. seperti terlihat pada gambar. Untuk satu kali proses pembuatan pakan menggunakan berat total bahan baku 10 kg dengan waktu lebih kurang 4 jam. Engineering Vol. 13 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Gambar 1. Proses Penbuatan Pelet ikan secara manual Kelemahan proses pembuatan pakan secara manual ini antar lain : Kapasitas pakan kecil Bentuk yang dibuat tidak sama besar Memakan waktu yang lebih lama. Pekerja cepat mengalami kelelahan untuk kapasitas yang besar. Dari permasalahan yang di alami oleh peternak maka diperlukan sebuah teknologi yang dapat menggantikan proses pembuatan pakan ternak yang secara konvensional dengan menggunakan menggunakan teknologi tepat guna. Landasan Teori Mesin pencetak pelet ikan banyak jenis dan kapasitasnya. Pada umumnya, mesin pencetak pelet ikan buatan ini di buat dengan memodifikasi mesin penggiling daging . Sistem cetak yang di gunakan pada mesin ini adalah sistem tekan dimana penekanan dilakukan dengan memanfaatkan screw atau sistem ulir yang mendesak adonan pakan ikan menuju lobang pelat pencetak . Selain mesin pencetak pelet ikan horizontal sistem screw ini, ada juga mesin pelet ikan sistem vertikal. Mesin pelet vertikal ini menggunakan dua buah poros putar penekan untuk menekan adonan pelet menuju pelat lobang cetakan. Untuk penelitian ini digunakan material besi siku ukuran 30 x 30 x 2 mm sebagai bahan utama untuk konstruksi mesin dan menggunakan plat stainles steel dengan tebal 1mm untuk saluran masuk adonan bahan baku pelet ikan. terlihat pada gambar dibawah ini. Gambar 2. Konstruksi dan Spesifikasi Mesin Pelet Ikan Engineering Vol. 13 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Metode Penelitian Pada penelitian ini dilakukan tahap-tahap yang berguna agar penelitian ini mengarah pada hasil yang diinginkan. Berikut adalah langkah-langkah melakukan yang perlu dilakukan: Identifikasi masalah Studi Pustaka Desain Mesin Pembuatan Mesin Pengujian Mesin Pengambilan data Membuat Kesimpulan Mesin pencetak pelet ikan ini adalah alat yang dirancang untuk mencetak adonan pelet ikan dengan metode pencetakan secara mekanis dimana pengoperasian alat dilakukan oleh operator. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan didapatkan ukuran untuk kapasitas yang sesuai dengan kapasitas yang telah ditentukan. Komponen terdiri dari motor, pulley. V-belt, bearing, gearbox, poros pengiling, tabung pengiling, rangka, hopper dan roda dudukan. Perhitungan motor Perhitungan torsi pada motor T = torsi (N. P = daya = 1 HP = 746 Watt n1 = Putaran poros motor = 1400 Rpm Daya P yang diteruskan poros P = daya diteruskan poros (Wat. n1 = putaran poros motor 1400 Rpm T = torsi 5,09 Nm A. Perhitungan diameter screw Mencari diameter screw Dimana : Di = 98 mm p = 40 mm Dp = 25 mm Ditanya : Diameter ulir ? A. Jumlah ulir = Du Ae ( Di Ae Dp ) Du =DiAeDp Oo( D2i x A2 S 2 ) / A Gambar 3. Gaya pada sabuk V Engineering Vol. 13 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Perhitungan pulley Perhitungan rasio kecepatan pulley Diameter pulley motor (D. = 75 mm Diameter pulley poros (D. = 75 mm Kecepatan motor . = 1400 rpm Kecepatan poros . = 1400 rpm n1 D2 n2 D1 Perhitungan ratio gearbox Dia Kecepatan putar screw . Ratio gearbox . = 1:20 Kecepatan motor . = 1400 rpm = 70 Rpm Perhitungan V-belt Panjang sabuk v yang melingkar pada kedua puli dapat dilihat pada Gambar 4 dibawah. Gambar 4. V-belt melingkar pada puli Dari gambar 4 diatas, didapatkan data perencanaan sebagai berikut: Daya (P) = 1 hp . Wat. = . ,746 K. Putaran poros motor n1 = 1400 Rpm . Putaran poros screw n2 = 70 Rpm . Diameter pulley motor d1 = 75 mm . Diameter pulley gearbox d2= 75 mm . Jarak antar sumbu pulley . = 580 mm . Perbandingan putaran i . Momen Rencana T1 . T2 . Kecepatan sabuk-V V . Panjang V-belt L . Daya yang akan ditransmisikan P (K. P = 0,746 Kw n1 = 1400 Rpm ycn= 1 Faktor koreksi = 1,2 Daya Rencana Pd (K. Pd = yceyca . Momen Rencana T1. T2 . Engineering Vol. 13 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. T1 = 9,74x105 x( . Kecepatan sabuk-V . Kecepatan sabuk v dapat dihitung melalui perhitungan yang dilakukan adalah sebagai VP = A. Perhitungan panjang V-belt L = A. 1 r2 ) 2. 1 Oer2 )2 Perhitungan rangka V=p. Hasil Penelitian Dan Pembahasan Beradasarkan hasil perhitungan didapat ukuran komponen -komponen yang digunakan untuk mesin pelet ikan. Komponen terdiri dari motor, pulley. V-belt, bearing, gearbox, poros pengiling, tabung pengiling, rangka, hopper dan roda dudukan. Perhitungan kapasitas mesin Dimensi tabung diketahui : diameter = 10 cm dan tinggi = 33 cm Volume tabung . adah adonan bahan pele. V = A. = 3,14. = 2. 590 cm3 Tabung ukuran diameter 10 cm dan tinggi 33 cm. 10 cm = 0,1 m dan 33 cm = 0,33 m. Maka, perhitungannya menjadi : V = r2. = . ,05. 0,05. 3,14 = 0,0026 mA Kemudian, nilai hasil perhitungan 0,0026 mA itu dikonversikan kedalam satuan liter, dimana 1 mA = 1000 liter : V = 0,0026 x 1. = 2,6 kg Jadi, volume udang rebon yang dapat ditampung dalam tabung berukuran diameter 10cm x 33 cm adalah 2,6 kg. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa mesin pelet ikan ini digunakan oleh peternakan ikan yang menggatikan pembuatan pelet ikan yang biasanya secara manual . enggunakan tanga. dengan menggunakan teknologi dengan kapasitas mesin pengolahan bahan baku sebesar 2,6 kg untuk satu kali proses dengan waktu 5 menit. Sehingga 1 satu jam mesin ini bisa mengolah bahan baku sebanyak 31 kg dengan bentuk pelet ikan berupa bentuk tabung . ulat panjan. dengan diametrer 3 mm dan panjang 5 mm. Mesin pelet ini bisa membantu para peternak untuk meningkatkan jumlah ikan atau kolam ikan. sehingga bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Lubuk Gaung. Engineering Vol. 13 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Daftar Pustaka