JIPD: Jurnal Induksi Pendidikan Dasar Vol, . No, . 20 p-ISSN: e-ISSN: Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Ambon NILAI-NILAI SOLIDARITAS DALAM TRADISI PAWAI MUSIK PATROL PADA BULAN RAMADHAN DI DESA LANGKAP KECAMATAN BANGSALSARI KABUPATEN JEMBER Ike Nur Jannah1*. Chandra Ayu Proborini2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jember Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jember Email: chandraayu. fkip@unej. Abstract. Patrol music is one of the cultural activities used in night patrols in villages. However, this habit is starting to disappear and is only done on certain occasions. Playing patrol music requires several people with different equipment. The equipment used is not only kentongan, but there are also those who use kitchen equipment with panic covers, modified pipe pipes and so on. This patrol music is performed every month of Ramadan to wake up the people in Langkap Village for sahur. The purpose of this study is to describe the values AUof solidarity that are created in the patrol music tradition in Langkap Village. The method used is descriptive qualitative method of description, interviews and utilizing relevant written sources. This interview was conducted not only with the patrol musicians, but also with the people of Langkap Village. Based on the analysis conducted, there is an influence of social ties between villagers in Langkap Village. The growth of solidarity is due to a sense of mutual need which is shown by the different roles one has and the cooperation with other members so that it is carried out and a beautiful harmony is created. Solidarity can also be seen from the people who watch patrol music in the morning at dawn. Thus, patrol music in Langkap Village fosters a value of solidarity. Keywords: Solidarity. Patrol Music. Culture Abstrak. Musik patrol yaitu salah satu dari aktivitas budaya yang digunakan dalam ronda malam di desa-desa. Namun, kebiasaan ini mulai hilang dan hanya dilakukan di kesempatan-kesempatan tertentu saja. Memainkan musik patrol membutuhkan beberapa orang dengan berbagai macam peralatan. Peralatan yang digunakan bukan hanya kentongan, tetapi ada juga yang memanfaatkan peralatan-peralatan dapur tutup panik, paralon yang dimodifikasi dan lain sebagainya. Musik patrol ini dilakukan setiap bulan Ramadhan untuk membangunkan masyarakat di Desa Langkap untuk sahur. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai solidaritas yang tercipta dalam tradisi musik patrol di Desa Langkap. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan metode deskripsi, wawancara dan memanfaatkan sumber-sumber tertulis yang relevan. Wawancara ini dilakukan bukan hanya kepada pemain musik patrol, melainkan juga kepada masyarakat Desa Langkap. Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat pengaruh ikatan sosial antar warga desa di Desa Langkap. Tumbuhnya solidaritas karena adanya rasa saling membutuhkan yang ditunjukkan dengan perbedaan peran yang dimiliki dan kerja sama dengan anggota lainnya agar terlaksana dan tercipta harmoni yang indah. Solidaritas juga terlihat dari masyarakat yang menonton musik patrol ini di pagi hari pada saat sahur. Dengan demikian, musik patrol yang ada di Desa Langkap menumbuhkan nilai solidaritas. Kata Kunci: Solidaritas. Musik Patrol. Budaya JIPD: Jurnal Induksi Pendidikan Dasar PENDAHULUAN Penduduk Kabupaten Jember dikenaldengan masyarakat Pendalungan. Pandhalungan ini terjadi dari proses percampuran etnis Madura dan Jawa. Keragaman etnis tersebut memunculkan kesenian baru, salah satunya musik patrol. Musik patrol ini menjadi penanda sahur di bulan ramadhan. Musik patrol di daerah Jember selain terdengar saat menjelang sahur tiba, musik ini juga sering digunakan untuk mengisi acara-acara, seperti acara agustusan, ketika ada penyambutan tamu pejabat (Yanuar, 2. Artikel ini akan membahas terkait budaya musik patrol khususnya pawai musik patrol saat bulan ramadhan di Desa Langkap. Musik patrol yaitu salah satu dari aktivitas budaya yang digunakan dalam ronda malam. Memainkan musik patrol membutuhkan beberapa orang dengan berbagai macam peralatan. Peralatan yang digunakan bukan hanya kentongan, tetapi ada juga yang memanfaatkan peralatan-peralatan dapur, seperti tutup panik, paralon yang dimodifikasi dan lain sebagainya. Musik patrol ini dilakukan setiap bulan ramadhan untuk membangunkan masyarakat di Desa Langkap untuk sahur. Dengan demikian, musik patrol ini biasanya hanya dilakukan pada bulan ramadhan dengan berjalan keliling Desa Langkap. Musik patrol dimainkan secara beregu atau berkelompok. Artinya, musik ini dimainkan oleh beberapa pemain/orang, umumnya dimainkan oleh anak-anak laki-laki. Setiap pemain memiliki peran dan peralatan masing- masing. Peralatannya banyak memanfaatkan peralatan dapur sebagai instrumen musiknya, seperti tutup panik, paralon yang dimodifikasi dan lain sebagainya. Peralatan yang demikian tetap menghasilkan suara atau irama yang harmonis dan menciptakan keselarasan diantara perbedaan yang ada. Keharmonisan ini juga menunjukkan kekompakan yang terjalin diantara para pemainnya. Tradisi ini biasanya dilakukan di bulan puasa penuh. Ketika musik patrol tidak dimainkan atau dilakukan, maka akan menimbulkan pertanyaan tersendiri dari masyarakat karena menganggapnya sebuah tradisi yang pasti ada dan dilakukan pada bulan ramadhan. Musik patrol selain menjadi alat membangunkan sahur, lomba seni, rondan dan lainnya, juga digunakan sebagai alat sosialisasi masyarakat terkait budaya lokal. Dua hal penting dalam proses sosialisasi yaitu terkait proses transmisi pengetahuan, sikap, nilai, norma dan perilaku esensial. Kedua terkait tujuan, yaitu sesuatu yang dibutuhkan agar dengan efektif mampu berpartisipasi dalam masyarakat (Damsar, 2011 : . Melalui musik patrol, terciptanya hal-hal positif di masyarakat seperti dengan adanya perbedaan etnis, bahasa yang digunakan sehari-hari tidak menjadi penghambat dalam memainkan musik patrol pada bulan Dengan demikian, kekompakan terjalin dan menjadi kunci utama dalam memainkan musik patrol. Musik patrol selain fungsinya sebagai musik pembangun sahur dan ronda malam, musik patrol juga memiliki nilai-nilai solidaritas. Eksistensi musik patrol yang tetap ada di tengah-tengah modernitas disebabkan adanya nilai-nilai tersendiri yang masyarakat rasakan. Dari latar belakang di atas, penelitian didapatkan rumusan masalah tentang bagaimana nilai-nilai solidaritas dalam musik patrol pada bulan ramadhan tercipta, khususnya di Desa Langkap Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan nilai-nilai solidaritas yang tercipta dalam tradisi musik patrol di Desa Langkap. Manfaat teoritisnya yaitu memberikan analisis kerangka berpikir baru bagi Memperdalam pengetahuan peneliti terkait tradisi dan hubungannya dengan solidaritas sebagai bahan rujukan bagi mahasiswa atau peneliti lain. Vol, 1. No, 1. Juni 2023 p-ISSN: dan e-ISSN: METODE Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulisan artikel tentang musik patrol dideskripsikan berdasarkan data yang diperoleh dari observasi dan penjelasan beberapa narasumber yang kemudian dianalisis dan dikaji dengan teori-teori yang relevan. Subjek penelitian ini yaitu beberapa anggota pemain pawai musik patrol di Desa Langkap dan masyarakat Desa Langkap. Subjek dipilih berdasarkan keterlibatan langsung karena mereka terlibat dalam pelaksanaan pawai musik patrol. Proses pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara, observasi dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi, sedangkan wawancara dilakukan bukan hanya kepada pemain musik patrol, melainkan juga kepada masyarakat Desa Langkap. Selain observasi dan wawancara, penelitian ini juga menggunakan studi literatur dalam melengkapi data penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Musik Patrol Patrol yaitu salah satu musik tradisional rakyat yang termasuk dalam kategori jenis musik hiburan. Patrol ini ditampilkan sekali dalam setahun, yaitu saatu bulan ramadhan. Masyarakat Jawa Timur menggunakan patrol untuk ronda dalam rangka memeriahkan suasana malam di bulan ramadhan. Pelaksanaannya dimulai pada tengah malam sampai pukul 3 pagi ketika orang- orang makan sahur . alam ensiklopedia 1. Musik patrol memiliki banyak keunikan, baik dari simbolisnya maupun makna filosofisnya. Keunikan simbolisnya terletak pada pakaian, alat- alat musik dan lainnya. Sedangkan, makna filosofisnya terlihat pada gaya permainan dan lantunan musiknya . alam Fuadi. , 2. Keunikan musik patrol dalam bentuk dan simbol dibagi menjadi 2 yaitu simbol fisik dan simbol non-fisik. Keunikan pada simbol fisik terlihat dari seragam yang digunakan, sedangkan pada simbol non-fisik yaitu pesan-pesan moral yang terkandung. Keunikan musik patrol selain dalam hal bentuk dan simbol, keunikan music patrol juga terletak pada lantunan musik yang dihasilkan. Lantunan musik patrol menghasilkan bunyi yang dapat membuat manusia dan alam semesta seakan-akan menyatu. Oleh karena itu, musik patrol masih eksis di kalangan masyarakat modern sekarang ini . alam Fuadi. , 2. Alat yang digunakan dalam memainkan musik patrol sangat sederhana. Alat-alat yang biasa digunakan yaitu bambu yang dipotong, gitar dan bekas galon air mineral, serta alat-alat dapur yang di bentuk menjadi alat ,musik. Fungsi musik patrol Menurut Merriam . alam Wiflihani, 2. , terdapat sepuluh fungsi penting dalam musik etnis Fungsi pengungkapan emosional Fungsi penghayat estetis Fungsi hiburan Fungsi komunikasi Fungsi perlambangan Fungsi reaksi jasmani Fungsi pengesahan Lembaga sosial JIPD: Jurnal Induksi Pendidikan Dasar Fungsi terkait norma-norma sosial Fungsi kesinambungan kebudayaan Fungsi pengintegrasian masyarakat. Melalui pawai musik patrol yang dilakukan oelh beberapa orang di Desa Langkap pada saat bulan ramadhan, dapat ditarik beberapa fungsi yaitu : Fungsi hiburan Fungsi hiburan ini terlihat dari penjelasan salah satu anggota pawai musik patrol yaitu Aupada saat kami memainkan alat musik, kami semua sangat gembira apalagi banyak masyarakat yang terbangun serta menonton kami. Bahkan ada juga masyarakat yang sampai memberikan kami makan sahur. Ukiran senyum mereka memberi tanda bahwa mereka senang dan terhibur dengan pertunjukan kamiAy. Musik patrol memberikan fungsi hiburan karena pemain dan penikmat . tampak bahagia dan terhibur. Hal yang dapat menggambarkan yaitu masyarakat bangun dan menonton pawai musik patrol dan pemain terlihat gembira yang terlihat dari kekompakan Fungsi penghayat estetis Fungsi estetis yang dimaksud dalam hal ini adalah musik patrol sebagai sebuah karya seni yang indah. Dimana musik patrol terdiri dari berbagai instrumen musik yang berasal dari alat-alat rumah tangga yang kemudian dikemas menjadi alat musik. Musik patrol di Desa Langkap terdiri dari instrumen bermacam-macam. Instrumen yang digunakan bukan hanya kentongan, tetapi ada juga yang memanfaatkan peralatan-peralatan dapur, paralon yang dimodifikasi dan lain sebagainya. Hal tersebut diperoleh dari penjelasan masyarakat dan salah satu pemain. Mereka sama-sama menyebutkan bahwa peralatan yang digunakan bukan hanya kentongan saja melainkan peralatan-peralatan dapur juga dimanfaatkan. Dengan demikian, hal itu menambah keestetikan dan ketertarikan masyarakat untuk menonton. Irama yang dihasilkan juga sangat indah dan kompak. Fungsi Komunikasi Fungsi komunikasi dalam musik patrol pada awalnya memang untuk sarana komunikasi dalam membangunkan orang sahur. Seiring dengan berkembangnya waktu musik patrol tidak hanya sebagai media sarana komunikasi membangunkan orang sahur, akan tetapi juga sebagai sarana komunikasi dalam menyampaikan sebuah pesan tertentu melalui sebuha karya musik Solidaritas Menurut Durkheim . alam Saidang, dan Suparman, 2019:. , solidaritas dibedakan menjadi dua macam yaitu solidaritas positif dan solidaritas negatif. Solidaritas positif dibedakan menjadi dua macam dengan ciri-ciri : Solidaritas pertama, terikatnya seorang warga masyarakat dengan masyarakat secara Hal solidaritas kedua yaitu bergantungnya warga masyarakat dengan masyarakat lainnya karena termasuk dalam bagian-bagian masyarakat bersangkutan. Solidaritas kedua, dilihatnya masyarakatnya tidak dari aspek yang sama. Hal pertama yaitu, masyarakat adalah kesatuan kolektif dengan kepercayaan dan perasaan Vol, 1. No, 1. Juni 2023 p-ISSN: dan e-ISSN: kebersamaan yang sama. Hal kedua yaitu, masyarakat adalah sebuah sistem dari berbagai macam fungsi berupa gabungan yang dilihat dari sudut berbeda Dari kedua ciri-ciri tersebut, timbul nama dua macam solidaritas beserta karakteristiknya. Solidaritas mekanik . echanical solidarit. : solidaritas ini dapat dilihat dai ciri solidaritas pertama. Pada solidaritas pertama, cita-cita dan tujuan bersama dari masyarakat nampak lebih kuat dan intensif dari pada cita-cita dan tujuan masyarakat secara individu. Tradisi musik patrol dibutuhkan kekompakan dan kebersamaan yang kuat antar pemainnya. Kekompakan dan kebersamaan ini bukan hanya tentang irama musik yang dihasilkan saja, melainkan juga dari pemilihan instrumen yang digunakan, lagu dan pembagian peran. Memainkan musik patrol tanpa solidaritas yang tinggi dapat menimbulkan konflik, mengingat pemain pawai musik patrol di desa Langkap Sebagian besar adalah anak muda. Ego anak muda cenderung tinggi. Menurut Durkheim, hubungan erat antara manusia dan mempunyai tujuan bersama erat kaitannya dengan kegiatan musik patrol. Kegiatan musik patrol yang menggambarkan hal tersebut yaitu kesadaran dari pemain pawai musik patrol untuk membangunkan warga ketika waktu sahur dengan mengelilingi Desa Langkap. Solidaritas juga terlihat dari kesadaran pemuda menjalankan tradisi ini tanpa dibayar. Walaupun terkadang ada salah satu tetangga yang memberikan mereka makan sahur. Gerobak yang dipakai untuk membawa peralatan-peralatan berat seperti bedug, mereka peroleh dari bantuan warga yang meminjamkan gerobaknya. Dalam melaksanakan tradisi musik patrol, para pemain diharuskan mengesampingkan ego masing- masing. Mereka harus bersedia untuk tidak tidur di rumah agar dapat membangunkan warga untuk sahur. Kegiatan patrol terlaksana karena adanya rasa tanggung jawab dan keinginan hidup harmonis antar masyarakat. Antusias warga Desa Langkap menantikan pawai musik patrol pada bulan ramadhan sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyak masyarakat yang bangun dan keluar rumah untuk menonton pawai musik patrol. Tumbuhnya ikatan emosional dan kepercayaan diantara pemain tergolong sangat kuat. Hal itu terlihat dari tidak adanya latihan rutin atau serius dalam memainkan musik patrol. Para pemain saling percaya, tidak ada paksaan dan memainkan musik patrol apa adanya namun irama musik yang dihasilkan terdengar indah dan natural. Ikatan emosional dan kepercayaan seperti ini memunculkan sebuah rasa kebersamaan di antara Solidaritas organis . rganic solidarit. : ada pada masyarakat lebih modern dan kompleks, masyarakat dengan pembagian kerja yang kompleks (Soerjono Soekanto: Solidaritas organis musik patrol terlihat pada pembagian peran para pemain dalam memainkan musik patrol. Peran memainkan instrument sudah ditentukan atau dibagi terlebih dahulu sebelum berangkat. Hal ini untuk menciptakan sebuah keselarasan dan keindahan dalam bermusik. Pembagian dan perbedaan peran ini menyebabkan mereka harus berhubungan dan menjalin kerja sama dengan anggota yang lain. Peran masyarakat dalam pawai musik patrol ini juga harus dilihat. Apabila tidak ada masyarakat, maka pawai tersebut akan menjadi sia-sia karena tidak ada yang menonton atau bahkan yang awalnya untuk membangunkan masyarakat sahur tidak akan terlaksana. Tidak terlaksananya hal itu karena tidak adanya peran masyarakat. Hubungan yang terjalin baik pada para pemain dan masyarakat mempertimbangkan untung dan rugi. Para pemain mempertimbangkan hal- hal yang dapat membuat keharmonisan irama musik yang dihasilkan, sedangkan masyarakat mempertimbangkan kebutuhan untuk kelancaran dan ketepatan bangun sahur. Hubungan ini sifatnya sementara dan fungsional. JIPD: Jurnal Induksi Pendidikan Dasar SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang Nilai-Nilai Solidaritas dalam Tradisi Pawai Musik Patrol pada Bulan Ramadhan di Desa Langkap Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember, maka dapat disimpulkan bahwa pawai musik patrol yang dilakukan pada bulan ramadhan di Desa Langkap menciptakan nilai-nilai solidaritas. Nilai-nilai solidaritas yang tercipta ada dua yaitu solidaritas mekanis . echanical solidarit. dan solidaritas organis . rganic solidarit. Nilai solidaritas mekanis . echanical solidarit. terlihat dari kesadaran pemain membangunkan orang untuk sahur dan memainkan musik patrol tanpa dibayar serta ikatan emosional dan kepercayaan antar pemain sehingga menghasilkan irama yang bagus. Sedangkan solidaritas organis . rganic solidarit. terlihat dari terjalinnya hubungan antar pemain dengan pemain dan pemain dengan masyarakat. DAFTAR RUJUKAN Damsar. Pengantar Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media. Fuadi. Komunikasi Kelompok Musik Patrol AuBarbieAy dengan Masyarakat Desa Gedongan Waru Sidoarjo. Skripsi. Surabaya: Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Maftuchin. , dan A. Budiyanto. Tradisi Seni Patrol dan Identitas Budaya Kampung Bandulan di Kota Malang. Jurnal Studi Budaya Nusantara. : 46-54. Razak. , dan Ferdinand. Fungsi Musik Dayak Kanayatn. Jurnal Etnomusikologi. : 1-7. Saidang, dan Suparman. Pola Pembentukan Solidaritas Sosial dalam Kelompok Sosial antara Pelajar. Jurnal Pendidikan. : 122-126. Soekanto. Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. Jakarta: Rajawali pers. Soekanto. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers. Wulandari. Warga Madura di Kota Makassar (Studi antara solidaritas Sosial Mekanik dan Solidaritas Sosial Organik Warga Madura dalam Wadah PERKIM Kota Makassa. http://eprints. id/16129/1/JURNAL PRATIWI WULANDA RI. pdf [Diakses pada 17 November 2. Yanuar. Patrol. Keceriaan Musik Rakyat. http://tentangkotajember. com/2013/07/patrol-keceriaan- musik-rakyat. [Diakses pada 17 November 2.