AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 PENGARUH STRUKTUR MODAL. PROFITABILITAS. DAN KEPUTUSAN INVESTASI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Sub Sektor Aneka Industri Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2. Shintya Zubaydah1. Endarwati2 1,2 Program Studi Akuntansi Universitas Cokroaminoto Yogyakarta mbbshintya@email, ndear. wati@gmail. ABSTRAK Tingkat minat yang tinggi terhadap investasi modal tercermin dalam peningkatan cepat jumlah investor di pasar modal Indonesia, di mana nilai perusahaan merupakan metrik paling krusial untuk mengevaluasi prospek dan kekayaan investor. Riset diperlukan untuk menentukan pengaruh variabel internal terhadap nilai perusahaan dalam bisnis ini, karena nilai perusahaan di subsektor industri yang beragam tumbuh secara tidak stabil antara tahun periode. Riset ini bertujuan membuktikan bahwa struktur modal, profitabilitas, dan keputusan investasi berdampak terhadap peningkatan nilai Ketiga variabel tersebut sebagai variabel independen, sedangkan nilai perusahaan sebagai variabel dependen. Sub sektor dari beberapa perusahaan di Bursa Efek Indonesia antara 2021-2024 termasuk pada studi ini. Sebuah sampel terdiri dari 10 perusahaan diperoleh melalui sampling terarah. Riset dilakukan antara periode 2021-2024, dan 40 titik data di telaah. Analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 25, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis digunakan. Hasil riset mengindikasikan struktur modal, profitabilitas, serta keputusan investasi memberikan kontribusi positif pada peningkatan nilai perusahaan. Kata Kunci: Struktur Modal. Profitabilitas. Keputusan Investasi. Nilai perusahaan Abstract A high level of interest in capital investment is reflected in the rapid increase in the number of investors in the Indonesian capital market, where firm value serves as the most crucial metric for evaluating prospects and investor wealth. Research is needed to determine the influence of internal variables on firm value in this industry, as firm value in various industrial sub-sectors has shown unstable growth over the years. This study aims to demonstrate that capital structure, profitability, and investment decisions have an impact on increasing firm value. These three variables serve as independent variables, while firm value is the dependent variable. The study includes sub-sectors from several companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2021 and 2024. A purposive sampling method was used to obtain a sample of 10 companies. The research was conducted over the period of 2021Ae2024, and 40 data points were analyzed. Multiple linear regression analysis was employed using SPSS version 25, along with descriptive analysis, classical assumption testing, and hypothesis testing. The results indicate that capital structure, profitability, and investment decisions positively contribute to the increase in firm value. Key words: Capital Structure. Profitability. Investment Decision. Firm Value PENDAHULUAN Pasar modal berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional karena menghubungkan mereka yang memiliki dana tambahan dengan mereka yang Mekanisme ini mengalokasikan dana investor ke sektor produktif, mendorong pertumbuhan ekonomi. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam jumlah investor di pasar modal Indonesia. , meningkat dari 3,9 juta pada tahun 2020 menjadi 14,8 juta AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 pada tahun 2024 (Tempo. com, 2. Karena minat investasi yang meningkat, perusahaan harus meningkatkan kinerja dan nilainya untuk menarik investor baru. Nilai perusahaan yaitu parameter bagi investor untuk menganalisis kinerja dan prospek perusahaan. Faktor yang memengaruhi nilai perusahaan meliputi unsur-unsur dari luar, seperti suku bunga dan keadaan ekonomi makro, serta faktor internal seperti struktur modal, profitabilitas, dan keputusan investasi. Pemahaman terhadap beberapa faktor internal penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan di pasar modal. Sektor manufaktur, khususnya sub sektor aneka industri, menunjukkan pertumbuhan yang fluktuatif selama 2020Ae2024 (BPS DIY, 2. Kontribusi sektor pengolahan terhadap PDB nasional mengalami dinamika, dengan pertumbuhan positif 4,89% pada 2022, penurunan -1,98% pada 2023, dan kembali meningkat menjadi 4,43% pada 2024. Fluktuasi ini dipengaruhi oleh penurunan permintaan domestik dan ekspor serta ketergantungan pada bahan baku impor, khususnya di industri tekstil dan garmen, oleh karena itu, riset mengenai berbagai faktor yang berdampak pada nilai perusahaan dalam sektor ini menjadi sangat penting untuk dilakukan. Rasio harga terhadap nilai buku (PBV), yang dipengaruhi oleh struktur modal, profitabilitas, dan pilihan investasi, digunakan untuk menghitung nilai perusahaan. Pengaruh ketiga elemen internal ini terhadap nilai perusahaan merupakan subjek utama studi ini. Status keuangan suatu organisasi dan nilai perusahaannya sangat dipengaruhi oleh struktur modalnya (Anggraini dkk. , 2. Menurut riset oleh Novera dkk. , struktur modal mempunyai kontribusi positif pada nilai perusahaan. Namun, mengacu pada temuan Anggraini dkk. , tidak ada dampak yang signifikan. Fenomena tersebut mengindikasikan investor lebih fokus pada seberapa baik dana digunakan daripada komposisi modal. Profitabilitas mencerminkan kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan dan menjadi indikator efektivitas manajemen (Wau & Dakhi, 2. Profitabilitas yang tinggi meningkatkan kepercayaan investor serta nilai perusahaan. Studi sebelumnya menunjukkan hasil yang beragam, dengan sebagian riset menemukan pengaruh positif (Arsyada et al. , 2. sementara riset (Noviera et al. , 2. tidak menemukan pengaruh signifikan. Keputusan investasi juga dianalisis sebagai aspek yang berdampak pada nilai perusahaan. Riset sebelumnya menunjukkan dampak positif keputusan investasi terhadap nilai perusahaan (Hormati Vicentzo D. et al. , 2. , namun riset (Apriyanti Herpina et al. , 2. keputusan investasi tidak memengaruhi nilai perusahaan yang mengindikasikan investor tidak selalu mempertimbangkan keputusan investasi dalam pengambilan keputusan. Riset ini mengambil objek perusahaan yang beroperasi di bidang sub sektor aneka industri juga tercatat di BEI selama 2021-2024 karena perannya sebagai kontributor utama PDB nasional dan dinamika pertumbuhan yang signifikan. Fokus pada sub sektor ini memungkinkan analisis mendalam terhadap faktor internal yang memengaruhi nilai perusahaan dalam konteks ekonomi yang tidak stabil. Teori yang digunakan dalam studi ini menganalisis hubungan antara principal dan agen, di mana prinsipal mengemukakan wewenang pengambilan keputusan kepada agen atas perusahaan (Tauhid & Sutisna, 2. Terlepas dari seberapa baik kinerja perusahaan, pengembalian bagi pemegang saham sebanding dengan biaya bunga. Menurut teori agensi, pemegang saham tidak mengalami kerugian signifikan jika perusahaan mengalami kerugian, karena utang tidak meningkatkan porsi kepemilikan mereka. Riset ini berorientasi untuk melihat bagaimana struktur modal, profitabilitas, dan keputusan investasi berdampak pada nilai perusahaan pada perusaahaan sub sektor aneka industri di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Dikutip dari laman narasi Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, karena perannya sebagai kontributor utama PDB nasional dan dinamika pertumbuhan yang signifikan. Fokus pada sub sektor ini AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 memungkinkan analisis mendalam terhadap faktor internal yang memengaruhi nilai perusahaan dalam konteks ekonomi yang tidak stabil. TINJAUAN TEORITIS DAN HIPOTESIS Nilai Perusahaan Meningkatkan kesejahteraan adalah tujuan utama perusahaan, yang tercermin dari nilai perusahaan di pasar modal (Arsyada et al. , 2. Nilai perusahaan juga mengindikasikan kualitas pengelolaan aset oleh manajerial dan sumber daya perusahaan (Ratnaningtyas et al. Dengan demikian, nilai perusahaan menjadi indikator penting yang menggambarkan keberhasilan operasional dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keberlanjutan Struktur Modal Menurut Anggraini et al. , kualitas struktur modal dapat memengaruhi posisi finansial dan nilai perusahaan secara keseluruhan. Menurut Darmawansyah & Jibrail . , struktur modal merupakan ekuitas preferen, dan ekuitas biasa yang dipilih untuk memenuhi kebutuhan pendanaan perusahaan. Tujuan dari kebijakan struktur modal adalah untuk menentukan proporsi optimal antara pendanaan utang dan ekuitas. Penggunaan utang memiliki manfaat berupa perlindungan pajak, atau penghematan pajak, karena biaya bunga dapat dikurangkan dari keuntungan kena pajak. Tetapi proporsi utang yang berlebihan dapat meningkatkan risiko finansial dan memengaruhi nilai bisnis, jadi keputusan ini harus dipertimbangkan dengan teliti (Dwi Suryani et al. , 2. Berdasakan teori keagenan yaitu struktur modal yang optimal guna menekan konflik keagenan menimbulkan efisiensi dan memaksimalkan nilai perusahaan. Profitabilitas Profitabilitas merupakan ukuran yang mencerminkan seberapa efektif manajemen dalam mengelola seluruh aspek perusahaan, yang terepresentasi dari tingkat keuntungan yang didaptkan baik melalui aktivitas penjualan maupun revenue dari investasi (Jihan et al, 2. Profitabilitas merupakan ukuran penting yang mengindikasikan Kapasitas entitas bisnis untuk memperoleh keuntungan dalam suatu jangka waktu tertentu. Rasio ini mencerminkan efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan aset dan sumber daya secara produktif untuk mencapai keuntungan ( Lailatus et al, 2. Tingkat profitabilitas yang tinggi menunjukkan kinerja yang kuat memberikan indikasi positif kepada para investor tentang potensi perkembangan perusahaan ke depan, sehingga meningkatkan minat investasi (Suliyanti & Damayanti, 2. Berdasarkan teori keagenan, pihak manajemen yang memiliki saham akan meningkatkan kinerjanya dalam mengelola perushaan secara maksimal agar profit juga Dengan tingginya nilai profitabilitas menunjukan kinerja perusahaan mempunyai prospekperencanaan yang baik bagi kelangsungan perusahaan. Keputusan Investasi Keputusan Investasi adalah . Keputusan investasi tidak hanya mendukung pencapaian tujuan keuangan perusahaan, tetapi juga berkontribusi positif terhadap nilai pasar perusahaan melalui kenaikan harga saham (Widnyana et al. , 2. Keputusan investasi melibatkan perencanaan dan pemilihan cara pengalokasian dana untuk investasi jangka Panjang dengan periode pengembalian lebih dari satu tahun. Keputusan investasi adalah proses di mana manajer keuangan menentukan cara mengalokasikan dana ke berbagai jenis investasi berorientasi menghasilkan proft jangka panjang. Dengan demikian, keputusan investasi harus AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 diambil secara hati-hati untuk menegaskan bahwa sumber daya perusahaan dioperasikan secara efektif demi mencapai tujuan keuangan jangka panjang (SaAoadah et al. , 2. Berdasrkan teori keagenan keputusan investasi yang optimal dapat memperkuat nilai perusahaan dan mereduksi konflik antara pihak manajemen dan pemilik saham. Hipotesis Riset Hipotesis merupakan pernyataan awal yang diajukan sebagai dugaan temporer pada permasalahan riset, yang biasanya diformulasikan dalam bentuk pertanyaan riset sebagai H1: Struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. H2: Profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. H3: Keputusan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. METODE PENELITIAN Jenis Data Riset yang dilakukan pada perusahaan sub sektor aneka industri ini, mengadopsi pendekatan kuantitatif, dengan karakteristik rumusan masalah yang bersifat asosiatif dan Riset kuantitatif mengumpulkan data numerik dan menganalisisnya dengan statistik. Di sisi lain, rumusan masalah asosiatif mengacu pada pertanyaan riset yang menyelidiki interaksi antar variabel. Rumusan ini bersifat kausal, artinya riset fokus pada keterkaitan kausal antara variabel X dan variabel Y. Sumber Data Riset ini menggunakan data sekunder yang mengacu pada dari annual report serta dokumen keuangan perusahaan dari berbagai sektor industri yang tergabung pada Bursa Efek Indonesia pada rentang waktu 2021 hingga 2024 melalui situs resmi idx. Selain itu, studi pustaka atau tinjauan literatur dilakukan dengan menggunakan berbagai sumber yang sesuai dengan topik riset. Teknik Pengumpulan Data Pada riset ini metode pengumpulan data melalui teknik dokumentasi, yaitu dengan mengunduh serta mencatat berbagai informasi yang relevan dan diperlukan untuk mendukung proses riset. Selanjutnya, data dikumpulkan dengan studi kepustakaan, yakni dengan membaca dan menelaah beragam literatur. Populasi Dan Sampel Populasi dalam riset mencakup total entitas yang masuk sub sektor aneka industri sektor manufaktur di BEI sejak 2021-2024 terdapat 67 perusahaan. Penentuan sampel riset ini mengimplementasikan metode purposive sampling, yaitu dengan menetapkan kriteria sesuai kebutuhan riset. Dari hasil metode tersebut terdapat 10 perusahan dan total data yag dijadikan sampel 40 data. Metode Analisa Data Riset ini menerapkan analisis regresi linier berganda untuk menguji seberapa kuat pengaruh variabel Y terhadap variabel X dengan menggunakan suatu formula berikut: Y=0 1X1 2X2 3X3 A Keterangan : : Nilai perusahaan AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 : Konstanta : Koefisien regresi variable x1 : Koefisien regresi variable x2 : Koefisien regresi variable x3 : Struktur modal : Profitabilitas : Keputusan investasi : Error term HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Data Analisis statistik deskriptif Tabel 1 dibawah yaitu hasil uji statistik deskriptif: Tabel 1. Analisis Statistik Deskriptif Valid N . Minimum Maximum Mean Std. Deviation Sumber: Output SPSS var 25 diolah Mengacu pada hasil diatas, menunjukkan statistik deskriptif, riset ini melibatkan 10 perusahaan sebagai sampel selama periode empat tahun, yaitu 2021 hingga 2024, sehingga jumlah data yang ditelaah berjumlah 40 observasi. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Di bawah ini merupakan uraian hasil uji normalitas. Tabel 2. Uji Normalitas Unstandardized Residual Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber: Output SPSS var 25 diolah Hasil uji Kolmogorov-Smirnov yang tercantum pada Tabel 1 mengindikasikan sig. sebesar 0,079, melewati batas tingkat sig 0,05. Hal ini menandakan data riset terdistribusi normal. Dengan demikian, analisis statistik berikutnya dapat dilakukan dengan menggunakan teknik parametrik yang mensyaratkan distribusi data normal. Temuan ini juga memberikan dukungan terhadap keandalan dan validitas data yang digunakan. AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 Uji Multikolinearitas Di bawah ini merupakan uraian hasil uji multikolinearitas. Tabel 3. Uji Multikolinearitas Variabel Tolerance VIF Kesimpulan Terhindar multikolinearitas Terhindar multikolinearitas Terhindar multikolinearitas Sumber: Output SPSS var 25 diolah Berdasarkan output yang disajikan dalam Tabel 3 diatas menunjukan seluruh variabel independen menghasilkan nilai toleransi dibawah 0,10 dan faktor inflasi varians (VIF) melebihi dari 10, artinya model regresi memiliki kualitas yang sangat baik dan tidak menunjukkan multikolinearitas. Uji Autokorelasi Di bawah ini merupakan uraian hasil uji autokorelasi: Tabel 4. Uji Autokorelasi Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Sumber: Output SPSS var 25 diolah Mengacu pada hasil tersebut, dapat dikatakan nilai Durbin-Watson (DW) sebesar 2,231. Nilai ini dianalisis relatif terhadap tabel pada tingkat kepercayaan 95% ( = 5%), dengan 40 sampel dan 3 variabel independen. Nilai batas DurbinWatson mengindikasikan DL = 1,338 dan DU = 1,659. Hasil perhitungan DW sebesar 2,231 berada di antara DU . - DU) yaitu 2,341. Kondisi ini mengindikasikan masalah autokorelasi terhindar dengan model regresi yang digunakan dalam riset ini. Dengan kata lain, residual atau galat pada model tersebut tidak menunjukkan pola keterkaitan berurutan, sehingga asumsi independensi error terpenuhi. Hal ini penting karena keberadaan autokorelasi dapat memengaruhi validitas hasil analisis regresi, sehingga dengan tidak adanya autokorelasi, hasil riset dapat dianggap lebih reliabel dan valid. Uji Heteroskedastisitas Tabel 5 dibawah merupakan hasil Uji Glejser pada riset ini. Tabel 5. Uji Glejser Variabel VIF Kesimpulan Terhindar heteroskedastisitas Terhindar heteroskedastisitas Sumber: Output SPSS var 25 diolah Terhindar heteroskedastisitas Mengacu pada output tabel diatas mengindikasikan masing-masing variabel melebihi dari 0,05, artinya yaitu terhindar heteroskedastisitas. AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 Uji Hipotesis Uji Koefisien Determinasi (RA) Tabel 6 dibawah yaitu hasil Uji Determinasi. Tabel 6. Uji Determinasi Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Sumber: Output SPSS var 25 diolah Hasil output pada tabel 6 mengindikasikan variabel dalam penelitian memiliki nilai Adj R-squared yang dihasilkan dari uji tersebut sebesar 0,420. Oleh karena itu, model regresi masih belum mampu menjelaskan fluktuasi nilai bisnis secara memadai, seperti yang ditunjukkan oleh nilai Adj R-square yang disesuaikan sebesar 42%. Hal ini menunjukkan bahwa model tersebut perlu mencakup lebih banyak variabel Uji t Tabel 7 dibawah merupakan hasil Uji t. Tabel 7. Uji t Coeffisientsa Model Unstandardized 1 . Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Std. Error Sig. Dependent Variable: NilaiPerusahaan Sumber: Output SPSS var 25 diolah Variabel struktur modal (X. menunjukan nilai sig. 0,004 < 0,05, serta t hitung sebesar 3,088, > t table 2,028, berarti struktur modal memengaruhi positif pada nilai perusahaan Variabel profitabilitas (X. didapatkan sig. 0,001 < 0,05, dan nilai t hitung 3,708 > t tabel 2,028, artinya profitabilitas memengaruhi positif dan signifikan pada nilai Variabel Keputusan investasi (X. memperoleh sig. 0,016 < 0,05, serta t hitung 2,525 > t table sebesar 2,028, artinya yaitu keputusan investasi memengaruhi positif dan signifikan pada nilai perusahaan. PENUTUP Simpulan Berdasarkan uraian pengujian hipotesis yang dilakukan untuk menjawab pertanyaan riset menghasilkan kesimpulan bahwa: Struktur modal memengaruhi positif pada nilai perusahaan, disebabkan oleh struktur modal yaitu salah satu pertimbangan utama bagi investor, sehingga perubahan pada struktur modal dapat memengaruhi minat investor dalam pengambilan keputusan pembelian saham. Kenaikan atau penurunan struktur modal umumnya diikuti oleh AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 perubahan nilai Price Book Value (PBV) Nilai perusahaan dari industri yang terdiversifikasi pada Bursa Efek Indonesia antara tahun 2021 dan 2024 juga dipengaruhi secara positif oleh tingkat keuntungan, dikarenakan fakta bahwa tingkat keuntungan yang tinggi merupakan tanda kesuksesan bisnis yang kuat, yang pada gilirannya menunjukkan potensi yang menjanjikan untuk kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang. Investor yang ingin membeli saham perusahaan tertarik pada profitabilitas. Permintaan yang kuat terhadap saham menyebabkan investor meningkatkan nilai pada saham daripada yang tercantum dalam neraca, yang meningkatkan rasio harga terhadap buku (PBV) perusahaan dan, akibatnya, nilai perusahaan. Dengan demikian, nilai perusahaan dipengaruhi secara positif oleh profitabilitas. Nilai perusahaan di sub sektor aneka industri pada tahun 2021-2024 diperbaiki oleh keputusan investasi. Keputusan investasi bergantung pada hasil keuntungan yang akan diperoleh Keputusan investasi bergantung pada proyeksi keuntungan dan berdampak jangka panjang, sehingga perlu pertimbangan matang. Investasi menentukan nilai perusahaan, baik kini maupun nanti. Karena itu, nilai waktu uang penting dalam menilai arus kas masa depan, sementara evaluasi dilakukan berdasarkan nilai saat ini. Keterbatasan Riset ini ini terdapat keterbatasan yang perlu ditindaklanjuti dalam riset berikutnya. Sampel dalam penelitian ini relatif kecil dan terbatas pada entitas di subsektor aneka industri, sehingga hasil dari riset ini tidak dapat dianggap representatif untuk keseluruhan kondisi perusahaan. Periode pengamatan dalam riset ini hanya mencakup 4 tahun, yaitu dari tahun 2021 Penelitian ini hanya melibatkan tiga variabel bebas dan satu variabel terikat sebagai objek analisis. Saran Dengan mempertimbangkan keterbatasan riset ini, penulis menyarankan untuk melakukan riset selanjutnya adalah sebagai berikut: Riset mendatang disarankan melibatkan perusahaan dari berbagai sektor, tidak hanya terbatas pada subsektor aneka industri di BEI. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan temuan yang lebih komprehensif dan variatif, sehingga meningkatkan kemampuan generalisasi hasil studi. Hendaknya riset mendatang menambahkan variabel lain seperti ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, atau kebijakan deviden, agar model memiliki kekuatan penjelasan yang lebih baik terhadap nilai perusahaan, mengingat Adjusted R Square dalam riset ini hanya 42%. Saran bagi perusahaan dan investor untuk memperhatikan variabel independen dalam riset ini, mengingat ketiganya memengaruhi terhadap nilai perusahaan. DAFTAR PUSTAKA