BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK KOTA MAGELANG BERBASIS SMART CITY Lisa Anjas Marfi Yuliani1. Nenik Woyanti2 Ilmu Ekonomi. Universitas Diponegoro. Semarang Ilmu Ekonomi. Universitas Diponegoro. Semarang e-mai: lisaanjas@gmail. com, neniwoyanti346@gmail. Abstrak Smart city Kota Magelang bertujuan memberikan pelayanan untuk masyarakat secara efektif dan efisien. Namun, dalam pelaksanaannya mengalami permasalahan terkait pelayanan publik dan partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui solusi, inovasi pemerintah Kota Magelang dalam pelayanan publik, dan E-partisipasi masyarakat. Penelitian ini menerapkan pendekatan analisis deskriptif. Data primer diperoleh dari pakar yang berkompeten dari Dinas Komunikasi. Informasi dan Statistik. Data sekunder didapat dari DataGo dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil dari penelitian menunjukkan inovasi Dinas Komunikasi. Informatika, dan Statistik Kota Magelang menciptakan aplikasi Magelang Cerdas yang dapat memudahkan masyarakat dalam memberikan pelayanan publik serta pelayanan free wifi. Solusi permasalahan adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam pelayanan publik berbasis smart city dan menjadikan masyarakat yang melek teknologi. Rekomendasi strategi adalah memperkuat kerjasama antar OPD, mendorong masyarakat berpartisipasi dalam kebijakan pelayanan publik berbasis smart city, mengoptimalkan respon aspirasi masyarakat dan memperluas sosialisasi terhadap kebijakan dengan cara penyeberan secara media sosial, media elektronik dan sosialisasi secara langsung. Kata kunci: Smart City. Masyarakat. Teknologi. Instansi Pemerintah Abstract Smart city Magelang City aims to provide services for the community effectively and efficiently. However, in its implementation, it experienced problems related to public services and community participation. The purpose of this study is to find out the solutions, innovations of the Magelang City government in public services, and E-community participation. This research applies a qualitative descriptive analysis approach. Primary data are obtained from competent experts from the Communication. Information and Statistics Service. Secondary data is obtained from DataGo and the Central Statistics Agency (BPS). The results of the study show the innovation of the Communication. Informatics, and Statistics Office of Magelang City to created Magelang Cerdas application that can facilitate the community in providing public services and free wifi services. The solution to the problem is to socialize to the community in smart city-based public services and make people technologically literate. The strategy recommendations are to strengthen cooperation between OPD, encourage people to participate in smart city-based public service policies, optimize the response of community aspirations and expand socialization of policies by means of social media, electronic media and direct socialization. Keywords: Smart City. Public. Technology. Government agencies BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 1 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Pendahuluan Implementasi smart city telah diterapkan dibeberapa kota di Indonesia yang memiliki sistem yang efisien dan memberikan keuntungan seluruh pihak. Kota Magelang merupakan salah satu kawasan perkotaan yang melaksanakan pembangunan kota dengan konsep kota Kota Magelang, yang merupakan kota perdagangan, sektor jasa, dan industri mempengaruhi besarnya jumlah masyarakat yang tinggal di Kota Magelang. Menurut informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Magelang, memperkirakan kenaikan populasi di Kota Magelang periose tahun 2010 sampai 2020 mencapai 0,36 persen. Di Kota Magelang, dengan kepadatan populasi yang tinggi tentu menimbulkan persoalan berbeda karena kesulitan kawasan dalam memenuhi kebutuhan pertambahan jumlah penduduk. Permasalahan yang muncul antara lain kepadatan penduduk yang tinggi, keterbatasan akses fasilitas pelayanan, kemacetan, urbanisasi yang tinggi, dan tantangan lainnya. Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Magelang untuk mengatasi permasalahan yang ada sekaligus memperluas kemampuan daerah. Diantaranya upaya pemerintah Kota Magelang yaitu menggunakan teknologi informasi serta komunikasi. Penggunaan teknologi informasi serta komunikasi ini, diimplementasikan Pemerintah Kota Magelang, kemudian diwujudkan dengan rancangan Kota Cerdas atau smart city. Penerapan smart city di Kota Magelang bertujuan menyediakan pelayanan/penyajian untuk masyarakat secara efektif dan efisien. Penerapan yang dirasakan oleh masyarakat yakni keterbukaan informasi dan pemenuhan pelayanan publik. Dengan konsep smart city ini pemeritah Kota Magelang melakukan inovasi dalam berbagai pelayanan publik. Salah satunya menyediakan free wifi area dibeberapa tempat dan peluncuran aplikasi Magelang Cerdas. Pelaksanaan kota cerdas khususnya Kota Magelang tentunya memiliki beberapa Pertama adalah pelayanan publik free wifi area yang kurang memuaskan masyarakat karena jaringan wifi yang tidak bagus dan tidak aktif. Beberapa lokasi yang menyediakan wifi gratis meliputi Kuliner Kartikasari. Taman Badaan. Taman Skateboard, area Monumen A. Yani, area Alun-alun. Lapangan Kwarasan. Kebun Senopati. Adanya prasarana teknologi tersebut, keterlibatan masyarakat pada penggunaan aplikasi Magelang Cerdas dapat Hal ini memungkinkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah dengan mudah. Permasalahan kedua Pemerintah Kota Magelang adalah kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan teknologi secara maksimal. Dengan masyarakat yang melek teknologi akan BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 2 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 memudahkan pemerintah dalam memberikan informasi serta layanan publik berupa digital sehingga pencapaian kebijakan smart city dapat tercapai dengan mudah. Pada Data Badan Pusat Statistik . kesejahteraan rakyat Kota Magelang penggunaan akan telepon seluler/komputer sebesar 83% serta pengaksesan internet 69,36%. Besarnya presentase penggunaan telepon seluler/komputer dan akses internal tersebut, pemerintah Kota Magelang melakukan kebijakan pelayanan publik berbasis digital. Dengan tingginya jumlah penduduk dalam penggunaan sarana online, maka Pemerintah Kota Magelang memiliki tujuan untuk mengembangkan aplikasi online, yaitu Magelang Cerdas. Tujuan dari pembuatan aplikasi Magelang Cerdas adalah memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dari berbagai lapisan untuk mengungkapkan harapan dan saran kepada pemerintah dengan sigap dan mudah. Namun laporan serta aspirasi tersebut belum menjangkau permasalahan yang luas seperti perencanaan pembangunan karena masih sebatas permasalahan sehari-hari. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan diatas, penelitian ini mengambil judul AuStrategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Kota Magelang Berbasis Smart CityAy. Landasan Teori Idris . menyatakan bahwa istilah Auekonomi publikAy adalah kata majemuk yang berasal dari dua kata, yaitu ekonomi dan publik. Kata ekonomi berarti kegiatan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan atau untuk memenuhi kebutuhan atau kesejahteraan Kesimpulannya ekonomi publik dapat mencapai kesejahteraan masyarakat, yang bertanggung jawab pengaturannya berada pada negara yang dilaksanakan oleh penyelenggara negara khususnya pemerintah. Ilmu ekonomi publik didasarkan pada beberapa landasan pikir sebagai berikut: Masalah kunci dalam perekonomian adalah masalah mikroekonomi, yaitu menyangkut distribusi produksi dan alokasi konsumsi serta masalah makroekonmi yaitu menyangkut pengangguran, inflasi, kapasitas produksi, dan pertumbuhan ekonomi. Sistem perekonomian suatu negara berkaitan dengan siapa pelaku ekonomi . emerintah atau buka. serta bagaiaman keputusan ekonomi diambil. Apakah melalui perencanaan terpusat atau mekanisme harga. Pandangan-pandangan tentang peran pemerintah dalam perekonomian dewasa ini semakin konvergen . enderung mendekat satu terhadap yang lai. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 3 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Pendekatan ilmiah menjamin kesimpulan yang ditarik dari suatu analisis yang bersifat Hayat . mengatakan bahwa pelayanan publik adalah melayani secara keseluruhan aspek pelayanan dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk dipenuhi sesuai dengan ketentuannya. Pelayanan publik adalah sebuah metode yang dibentuk pada struktur pemerintahan dengan tujuan pemenuhan keinginan masyarakat. Pelayanan publik adalah penyediaan servis kepada masyarakat, yang berupa barang, jasa, maupun adminsitratif, dengan cara yang baik dan profesional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Semua masyarakat berharap agar pelayanan dapat mencapai tingkat optimal, menciptakan kualitas pelayanan yang lebih baik. Pasal 5 UU Nomor 25 Tahun 2009 menyatakan bahwa cakupan pelayanan umum mencakup pelayanan barang publik, jasa, serta secara administrasi yang ditetapkan dengan peraturan yang berjalan. Pada Undang-Undang tercatat juga penjelasan mengenai tolak ukur pelayanan adalah patokan yang digunakan untuk panduan penyelenggaraan layanan serta sebagai dasar evaluasi bobot pelayanan, sebagai komitmen pelayanan untuk masyarakat dengan tujuan agar pelayanannya memiliki kualitas, kecepatan, aksesibilitas, dan keberhasilan yang terukur. Smart City merupakan ide perencanaan perkotaan yang mengoptimalkan kemajuan teknologi untuk menciptakan kehidupan yang nyaman, sambil meningkatkan level efisiensi dan efektifitas. Hasibuan dan Sulaiman . beberapa penelitian lain yang terkait dengan rancangan smart city juga menunjukkan keterkaitan dengan ketiga dimensi, yakni : Dimensi teknologi, dibutuhkan pengembangan perkotaan yang bersifat virtual serta terhubung dengan bantuan infrastruktur fisik, teknologi canggih, sarana pergerakan serta konektivitas komputer yang layak. Dimensi Sumber Daya Manusia, termasuk kreativitas, pemahaman, edukasi, dan pembelajaran menjadi penggerak utama pembentukan kota pintar, di mana tantangan yang awalnya dikelola secara tradisional diubah ke dalam format sistem digital dengan Hasilnya disampaikan dalam bentuk proses pembelajaran yang memerlukan konsistensi penuh untuk diimplementasikan. Dimensi Institusional, dibutuhkan bantuan dan kebijakan pemerintah sebagai fondasi untuk perencanaan dan pelaksanaan kota pintar. Kebijakan tersebut bukan hanya sebagai bentuk dukungan tetapi juga berperan aktif dalam membentuk jalinan antara BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 4 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 instansi pemerintah, entitas non-pemerintah, dan bagian-bagian lainnya untuk menciptakan ranah manajerial yang terpadu. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, di mana sumber data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Kota Magelang. Badan Perencenaan Pembangunan Daerah Kota Magelang serta masyarakat Kota Magelang dan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Kota Magelang. Badan Pusat Statistik (BPS) dan data dari Aplikasi Magelang Cerdas. Aspekaspek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu smart city, teknologo, masyarakat, pelayanan publik dan OPD. Pada penelitian ini teknik pengumpulan yang digunakan adalah wawancara dan Wawancara dipergunakan sebagai teknik pengumpulan data ketika peneliti akan melakukan studi pendahuluan untuk menentukan permasalahan yang layak diteliti. Sebelum melaksanakan wawancara, penulis mempersiapkan daftar pertanyaan yang akan ditanyakan kepada informan supaya tersusun dan melakukan rekording terhadap jawaban responden. Kuesioner terhadap responden berupa kuesioner mengenai tingkatan kepuasan terhadap pelayanan publik dan jawaban tersebut tersedia. Hasil dan Pembahasan Hasil Penelitian Pelayanan Aplikasi Magelang Cerdas Penerapan kebijakan smart city Pemerintah Kota Magelang khususnya instansi Dinas Komunikasi. Informatika, dan Statistik Kota Magelang menciptakan sebuah aplikasi Magelang Cerdas yang dapat memudahkan masyarakat dalam memberikan sebuah pelayanan publik. Fitur-fitur yang ada pada aplikasi Magelang Cerdas diantaranya yaitu monggo lapor, layanan kesehatan, layanan pendidikan. Berita Kota Magelang. Layanan Ekonomi. Layanan Pajak. Layanan Perizinan. Layanan Publik, layanan statistik dan CCTV. Gambar 1 Fitur Aplikasi Magelang Cerdas BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 5 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Sumber : Aplikasi Magelang Cerdas Pada fitur monggo lapor, mayarakat dapat melaporkan keluhan ataupun saran kepada pemerintah Kota Magelang. Layanan statistik pada aplikasi Magelang Cerdas terdapat dalam fitur Datago yang memberikan informasi Berita. Data Triwulan. Data Tahuanan. Gender. Tanya Bang Data. Elibrary. Open Data. Namun demikian. Penggunaan pada fitur-fitur Magelang Cerdas, tidak semua informasi dapat didapatkan dalam satu portal aplikasi. Untuk mengakses layanan tersebut, pengguna perlu mondownload aplikasi tambahan atau mengunjungi situs web dari instansi terkait secara terpisah. Pelayanan Masyarakat Penggunaan teknologi smartphone sangat meningkat pada zaman sekarang. Berdasarkan presntase masyarakat melek huruf Kota Magelang dari tahun 2020 sampai tahun 2021 mengalami peningkatan yakni 98,08% menjadi 98,18% (BPS Kota Magelang, 2. Peningkatan ini menjelaskan sebagian besar masyarakat Kota Magelang dapat menggunakan dan memanfaatkan teknologi dengan baik. Pelayanan publik berbasis smart city diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk terbuka pada aspirasi dan saran kepada pemerintah. Akan tetapi dalam hal ini masih terdapat beberapa masyarakat yang tidak mengetahui mengenai aplikasi magelang Bentuk aspirasi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah terlihat dengan mulai aktifnya masyarakat menggunakan aplikasi magelang cerdas. Dengan partisipasi masyarakat tujuan kebijakan yang dibentuk oleh pemerintah dapat tercapai. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 6 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Tabel 1 Statistik Penggunaan Aplikasi Magelang Cerdas Tahun 2020 Waktu Pengguna Aplikasi Magelang Cerdas 25-28 Februari 01-31 Maret 01-30 April 01-31 Mei 01-30 Juni 01-31 Juli 01-30 Agustus 01-31 September 01-30 Oktober 01-27 November Jumlah Sumber : Diskominsta, 2020 Aspirasi/aduan dan masukan masyarakat pada permasalahan pelayanan publik Kota Magelang terlihat pada salah satu fitur dalam Magelang Cerdas yaitu monggo lapor. Permasalahan yang diadukan oleh masyarakat belum mampu berpartisipasi pada pembuatan kebijakan pemerintah. Hal itu terlihat pada aduan mengenai aspek permasalahan pada kehidupan sehari-sehari. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 7 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Tabel 2 Aspirasi/Aduan Masyarakat Tahun (Oran. Sumber: Fitur Monggo Lapor, 2023 Bidang Aduan Pelayanan sosial Pelayanan kependudukan Layanan BPJS PDAM Ketentraman dan ketertiban Kesehatan Jalan dan drainase Lingkungan hidup Perhubungan Pajak dan retribusi Aset Keagamaan Pemuda dan olahraga Telekomunikasi/infromatika Infrastruktur Kepolisian Ketenagakerjaan dan transmigrasi Listrik Pendidikan dan kebudayaan Arsip dan perpustakaan Pariwisata dan event kota Pertanian dan pangan Pasar, koperasi dan UMKM Pelayanan kecamatan/kelurahan wilayah Magelang Utara Pelayanan kecamatan/kelurahan wilayah Magelang Selatan Pelayanan kecamatan/kelurahan wilayah Magelang Tengah Pelayanan RSUD Pemerintahan Perijinan Perparkiran Pemukinan, perumahan, pertahanan Persampahan Pertamanan Kebencanaan PKL Traffic light Jumlah Pelayanan Free Wifi Tahun Jumlah BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 8 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Pemerintah Kota Magelang menyediakan fasilitas pelayanan free wifi dibeberapa titik Lokasi-lokasi yang dipilih merupakan tempat yang selalu dikunjungi oleh masyarakat yaitu Kuliner Kartikasari. Taman Badaan. Taman Skateboard, area Monumen A. Yani, area Alun-alun. Lapangan Kwarasan. Kebun Senopati. Tujuan tersedianya kebijakan pelayanan Free Wifi adalah mampu memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Magelang terkait penyediaan jaringan internet. Kebijakan layanan Free Wifi Kota Magelang mendapatkan keluhan dari masyarakat karena beberapa alasan. Pertama jaringan wifi dibeberapa tempat sulit tersambung pada Kedua beberapa tempat bahkan tidak dapat tersambung pada jaringan internet. Berdasarkan survei pada Agustus 2021 dua tempat dari tujuh lokasi yaitu Kuliner Kartikasari dan Taman Skateboard tidak terdapat panel wifi, dan hanya dua tempat yang mampu tersambung pada jaringan internet yaitu Lapangan Kwarasan dan Kebun Bibit Senopati. Sedangkan di area Alun-alun. Monumen Ahmad Yani dan Taman badaan terdapat panel wifi akan tetapi tidak dapat tersambung jaringan internet. Berdasarkan survei yang dilakukan dari 27 narasumber masyarakat, beberapa diantaranya tidak mengetahui adanya penyediaan layanan Free Wifi pada tujuh titik lokasi di Kota Magelang. Pada Tabel 3 adalah masyarakat yang mengetahui/tidak mengetahui layanan Free Wifi. Tabel 4. Kesadaran Masyarakat Adanya Layanan Free Wifi Lokasi Alun-alun Taman Badaan Monumen. Yani Kuliner Kartikasari Kebun bibit Senopati Lapangan Kwarasan Taman Skateboard Mengetahui Tidak Mengetahui Sumber: Pra-survei, 2021 Pembahasan Dimensi Teknologi Pada tahun 2017 Pemerintah Kota Magelang membuat sebuah inisiasi inovasi layanan publik berbentuk aplikasi berbasis adroid yaitu Magelang Cerdas: AuOne Touch Public ServiceAy. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 9 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Aplikasi Magelang Cerdas dapat menghemat waktu akses pelayanan publik secara elektronik dari 2 menit menjadi 30 detik, sehingga dengan adanya penghematan waktu otomatis berdampak pada penghematan biaya internet yang dikeluarkan, dengan asusmsi menghemat Rp 1. 500,-untuk telkom dan menghemat Rp 200,-untuk smartfren. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 10 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Tabel 4 Layanan Android Magelang Cerdas Tahun 2020 Layanan Android Magelang Cerdas Sebelum Sesudah Keterangan Rp. Rp. Telkom Rp. Rp. Smartfren Sumber: Diskominsta, 2020 Tabel 5 Perbedaan sebelum dan setelah adanya Android Magelang Cerdas Sebelum Waktu akses kelayanan elektronik berbasis elektronik web service memakan waktu yang lama Belun layanan aplikasi berbasis web service dalam portal satu pintu masyarakat untuk melakukan akses AuribetAy Biaya kuota yang dikeluarkan untuk pengurusan layanan publik lebih mahal karena akses yang lama Setelah Waktu diperpendek, cepat dan efisien Sudah terintegrasinya layanan dalam satu portal sehingga memudahkan masyarakat untuk mengakses dengan satu sentuhan . ne touc. tidak AuribetAy Biaya kuota lebih murah dan efisien karena sudah melalui portal satu pintu atau AuOne Stop Public service Portal With One TouchAy Sumber: DISKOMINSTA, 2020 Dimensi Sumber Daya Manusia Partisipasi masyarakat memiliki peran penting sebagai pendukung kebijakan pelayanan publik berbasis smart city. Peran masyarakat dalam hal ini ditandai dengan melek teknologi komunikasi informasi sehingga masyarakat mampu mengikuti kebijakan pemerintah dan memanfaatkan layanan yang telah disediakan. Keterampilan teknologi beberapa mayarakat masih kurang. Tingkat pendidikan rata-rata ASN Kota Magelang adalah S1/Doktor/Ph. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Magelang masih terdapat ASN yang tingkat pendidikan dibawah Diploma dan Sarjana. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 11 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Tabel 6 Jumlah ASN Pemerintah Kota Magelang Menurut Tingkat Pendidikan (Oran. Tahun Tingkat Penndidikan Laki-laki Perempuan Jumlah 2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023 SMP SMA D1/D2 S1/Doktor/Ph. D 565 1076 1067 1563 1675 1659 Sumber: BKPP Kota Magelang, 2021-2023 Tindakan yang harus dilakukan Pemerintah Kota Magelang untuk memberitahukan mengenai inovasi kebijakan layanan publik yang dibentuk adalah dengan memberikan sosialiasi kepada masyarakat selain dengan dengan media elektronik dan media sosial, pemerintah seharusnya memberikan sosialisasi secara langsung mengingat beberapa masyarakat Kota Magelang yang masih menginginkan interaksi secara langsung. Dimensi Institusional Pelayanan publik berbasis smart city yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Magelang tidak terlepas dari kerjasama yang dilakukan oleh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Kebijakan yang dibentuk oleh pemerintah salah satunya adalah pembentukan aplikasi Magelang cerdas. Kerjasama dalam android Magelang Cerdas : AuOne Touch Public ServiceAy, yaitu kepala Diskominsta, dibantu satu orang Kepala Bidang Teknologi Informasi dengan dua orang Kepala Seksi dibawahnya dan didukung : Dua orang Pranata Komputer Dua orang Programmer Satu orang yang mengusai jaringan komunikasi elektronik Pelaksanaan kebijakan ini dibantu oleh APIP Kota Magelang untuk menguji lima indikator seperti regulasi yang jelas, dapat mengakomodir kebutuhan atas pelayanan publik BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 12 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 masyarakat, akses dan biaya yang lebih terjangkau dari sebelum adanya aplikasi, dan tingkat kepuasan pengguna yang baik. Gambar 4. 6 Data ukung yang dilakukan oleh APIP Kota Magelang. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 13 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Gambar 4. Data Dukung APIP Sumber : APIP Kota Magelang, 2020 Sedangkan satuan kerja yang terlibat adalah semua OPD maupun Stakeholder lainnya diluar yaitu KIM Kota Magelang dan PT. Gamatechno Pemerintah Kota Magelang yang mempunyai aplikasi berbasis online dan sudah tersambung dengan android Magelang Cerdas. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, penulis berupaya menyusun strategi yang mampu diimplementasikan oleh Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik untuk menuju pelayanan publik berbasis smart city di Kota Magelang. Strategi yang dibuat sebaagi berikut : Strategi I. Pemerintah secara bertahap harus mengubah pemikiran masyarakat untuk mengikuti perkembangan zaman khususnya dalam kebijakan konvensional menjadi Strategi II. Memperluas sosialisasi kepada masyarakat khususnya generasi boomers dengan melakukan pengenalan kebijakan secara langsung, sehingga seluruh masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kebijakan ini. Strategi i. Melakukan integrasi terhadap setiap OPD untuk mengembangkan kebijakan layanan publik berbasis smart city khususnya inovasi AuOne Touch Public ServiceAy Strategi IV. Memberikan sosialisasi cara penyambungan jaringan free wifi yang ada disetiap lokasi. Sehingga masyarakat mampu merasakan kegunaan penyediaan layanan tersebut. Simpulan dan Saran Simpulan Berdasarkan hasil dari penelitian, dapat ditarik kesimpulan: BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 14 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Melakukan perubahan layanan publik konvensional dengan digital dengan melakukan integrasi setiap OPD dan pihak luar untuk menciptakan sebuah pelayanan publik yang dapat memudahkan masyarakat Pemerintah Kota Magelang telah menciptakan sebuah inovasi dan strategi untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis smart city dengan memberikan pelayanan berupa layanan free wifi dan layanan One Touch Public Service untuk masyarakat Kota Magelang. Layanan digital yang dibentuk pemerintah, membuat masyarakat mulai mengikuti dan mulai terbuka terhadap aspirasi dan aduan terhadap kejadiankejadian yang dialami kepada pemerintah. Saran Kesuksesan kebijakan yang dibentuk oleh pemerintah tidak terlepas dari partisipasi masyarakat yang selalu mendukung jalannya kebijakan tersebut. Sosialisasi kebijakan yang akan dilaksanakan kepada masyarakat adalah kunci pemerintah dalam mengetahui kebijakan tersebut memiliki manfaat untuk masyarakat. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 15 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Daftar Pustaka