JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 30/E/KPT/2019 Volume 11. N0, 1. Halaman 28 - 37 Implementasi Metode Scamper Dalam Produksi Program Budaya Di TVRI Surabaya Sri Hastuti. Joehananto Djoko Teguh Widodo. Purwanto. Program Studi Manajemen Produksi Siaran. Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta Jl. Magelang No. KM. Mlati. Sleman. Yogyakarta 55284 Program Studi Manajemen Teknik Studio Produksi. Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta Jl. Magelang No. KM. Mlati. Sleman. Yogyakarta 55284 Email: srihastuti. mmtc@gmail. Abstrak Metode scamper adalah teknik pemecahan masalah kreatif yang dapat diterapkan di berbagai industri, termasuk pra-produksi siaran TV. Metode ini melibatkan mengajukan serangkaian pertanyaan berdasarkan tujuh bidang penyelidikan yang berbeda: pengganti, menggabungkan, beradaptasi, memodifikasi, memanfaatkan, menghilangkan, dan membalikkan. Dengan menggunakan metode ini, tim dapat menghasilkan ide -ide baru dan membuat perbaikan pada yang sudah ada. Dalam fase pra-produksi siaran TV, metode scamper dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas dan efisiensi proses. Sebagai contoh, tim dapat mengganti teknik pembuatan film tradisional dengan teknologi baru, menggabungkan genre atau alur cerita yang berbeda untuk membuat pemrograman yang unik, mengadaptasi skrip yang ada agar sesuai dengan audiens yang berbeda, memodifikasi desain set untuk lebih mencerminkan suasana hati yang dimaksud, menempatkan peralatan untuk penggunaan lain untuk digunakan untuk menggunakan ke dalam rangka Hemat sumber daya, hilangkan langkah -langkah yang tidak perlu dalam proses produksi, dan membalikkan peran atau perspektif konvensional untuk menambahkan dimensi baru ke konten. Metode ini telah diimplementasikan di TVRI Surabaya. Secara keseluruhan, metode scamper adalah alat yang berharga yang dapat membantu tim pra-produksi siaran TV menghasilkan ide-ide segar dan merampingkan alur kerja mereka, menghasilkan pemrograman berkualitas tinggi yang memikat pemirsa. Kata Kunci: Scamper. TVRI Surabaya. Penyiaran Abstract The SCAMPER method is a creative problem-solving technique that can be applied in various industries, including TV broadcast pre-production. This method involves asking a series of questions based on seven different areas of inquiry: substitute, combine, adapt, modify, put to another use, eliminate, and reverse. using this method, teams can generate new ideas and make improvements to existing ones. In the preproduction phase of TV broadcast, the SCAMPER method can be used to enhance the creativity and efficiency of the process. For example, the team could substitute traditional filming techniques with new technologies, combine different genres or storylines to create unique programming, adapt existing scripts to suit different audiences, modify set designs to better reflect the intended mood, put equipment to another use in order to save resources, eliminate unnecessary steps in the production process, and reverse conventional roles or perspectives to add new dimensions to the content. This method has been implemented on TVRI Surabaya. Overall, the SCAMPER method is a valuable tool that can help TV broadcast pre-production teams generate fresh ideas and streamline their workflow, resulting in high-quality programming that captivates audiences. Keywords: Scamper. TVRI Surabaya. Broadcast PENDAHULUAN menjadikan nilai dan pesan bisa dengan Media masa terutama televisi merupakan Penggunaan televisi belum memberikan pesan positif. media yang paling diminati oleh semua orang. Submitted: Februari 2023. Accepted: April 2023. Published: Juni 2023 ISSN: 2088-0626 . ISSN: 2442-7365 . JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 30/E/KPT/2019 Volume 11. N0, 1. Halaman 28 - 37 Oleh karena itu, dibutuhkanlah program- Program Budaya di TVRI Surabaya. Penulis menghibur tetapi juga memberikan nilai dan memimpin atau bertanggung jawab dalam pesan positif kepada penonton(Purwanto et proses pra produksi hingga pasca produksi. , 2. Menghasilkan program yang Hal-hal yang dilakukan seperti mencari dan berkualitas, dibutuhkan ide yang out of the menentukan ide, memimpin rapat, budgeting, box dan tim produksi yang memiliki visi. Ide tersebut bisa didapatkan melalui cara atau membuat timetable, mengurus perizinan dan lain-lain. (Susilowati & Wahyudin, 2. Tugas Produser sebagai salah satu bagian dalam METODE PENELITIAN sebuah produksi adalah peran yang dipilih Penelitian ini menggunakan metode kualitatif penulis dalam penyusunan proposal ini. yang dilakukan dengan menguraikan secara Terdapat Penggunaan sebuah ide, salah satunya metode SCAMPER yang hadir memerlukan pengamatan secara (Subtitude. Combine. Adapt. Modify. Put To kualitatif, bukan menggunakan angka. Selain Another Use. Eliminate. Revers. Combine atau kombinasi merupakan salah satu cara penyusunan strategi penyutradaraan serta yang ada pada metode tersebut, yang akan memiliki kedekatan emosional antara peneliti digunakan penulis untuk mencari ide untuk dan informan sehingga mampu menggali informasi dan lebih dalam lagi(Sugiyono. Program Budaya(Sari Mubaligh, 2. Kombinasi ini dilakukan dengan cara menggabungkan dua refrensi Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Program Budaya menjadi satu sehingga menemukan ide pengemasan Program Budaya Penggunaan yang baru(Hawa & Yosef, 2. dengan alasan bahwa fokus pada penelitian Penggunaan format dalam Penelitian pada ini adalah pada bagaimana pengalaman program Budaya ini didasari oleh seorang sutradara program acara Program Budaya Indonesia. program televisi yang bertemakan budaya dan melandasi dibuatnya proposal kali ini yang bagaimana menarik perhatian penontonnya. berjudul Penerapan Metode SCAMPER Pada Sementara, diterimanya format ini oleh selera masyarakat Beberapa Submitted: Februari 2023. Accepted: April 2023. Published: Juni 2023 ISSN: 2088-0626 . ISSN: 2442-7365 . JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 30/E/KPT/2019 Volume 11. N0, 1. Halaman 28 - 37 bertujuan untuk menggambarkan makna dari dipikirkan, dibayangkan dan dirasakan. Pada individu, tentang konsep atau fenomena tahap ini, peneliti harus memahami perspektif dan filosofi yang ada di belakang pendekatan dengan mengeksplorasi kesadaran manusia (Hamid, 2. yang digunakan, khususnya dalam konsep Fenomenologi berusaha untuk mengungkap studi Aubagaimana individu mengalami suatu dan mempelajari serta memahami suatu fenomena yang terjadiAy. Di sini peneliti fenomena beserta konteksnya yang khas dan menggali dan mengumpulkan data dari setiap unik yang dialami oleh individu hingga subjek penelitian tentang penyutradaraan program radio bertema budaya dan mencoba Dengan demikian mempelajari memahami fenomena tersebut berdasarkan sudut pandang subjek penelitian. AukeyakinanAy sudut pandang, paradigma dan keyakinan Pada langsung dari individu yang bersangkutan menggambarkan dalam bahasa yang terpola sebagai subjek yang mengalami langsung. Dengan kata lain, penelitian fenomenologi seseorang, tidak hanya objek eksternal tetapi berusaha untuk mencari arti secara psikologis dari suatu pengalaman individu terhadap pengalaman itu sendiri, seperti ritme dan suatu fenomena melalui penelitian yang hubungan antara fenomena yang diteliti mendalam dalam konteks kehidupan sehari- dengan diri sendiri. Kualitas dari pengalaman hari subjek yang diteliti. Menurut Moustakas . penyempurnaan sifat alamiah dan arti dari (Hasbiansyah, 2. ada beberapa proses inti . ore Langkah-langkah dalam reduction meliputi: fenomenologi, antara lain: epoche, reduction, meanings and essences. Tahap menghilangkan prasangka, mengurangi bias Bracketing. Dalam hal ini fokus dari penelitian ditempatkan didalam bracket, hal-hal sehingga seluruh proses penelitian berasal dari topik dan pertanyaan. dan opini terhadap sesuatu. Dalam hal ini Horizonalizing. Setiap pernyataan pada menitikberatkan pada cara dalam melihat dan awalnya diperlakukan memiliki nilai yang sama. Selanjutnya, pernyataan yang Submitted: Februari 2023. Accepted: April 2023. Published: Juni 2023 ISSN: 2088-0626 . ISSN: 2442-7365 . JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 30/E/KPT/2019 Volume 11. N0, 1. Halaman 28 - 37 pertanyaan maupun pernyataan yang sifat dari sudut pandang peneliti. Mengikuti studi repetitif atau tumpang tindih dihilangkan, imajinatif dan reflektif dari fenomena. Dengan kata lain, reduction merupakan prosedur metodik dimana kita menaikkan pengetahuan kita dari level fakta ke level ide atau dari fakta ke esensi secara umum. adalah untuk mencari makna-makna yang imajinasi, perbedaan berbagai macam bingkai referensi, pengelompokan dan pembalikan dan pendekatan fenomena dari perspektif yang divergen, posisi, peran-peran atau fungsi yang berbeda. Tujuan dari tahapan ini adalah pengalaman, faktor-faktor yang mendasar dan Pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara sebagai salah satu sumber data. Selanjutnya pada proses imaginative variation Gambar 1. Perancangan Penelitian informasi adalah pihak yang berkompeten pada produksi program budaya di LPP TVRI Jawa Timur. Informasi yang diberikan terkait proses produksi program budaya di LPP TVRI Jawa Timur terkait tujuan penelitian Narasumber yang diwawancarai pada penelitian ini antara lain: Wahyu Sugit Basuki sebagai Produser. Risdiyanto Sebagai Pengarah Acara. Dengan kata lain, bagaimana pengalaman dari suatu fenomena mampu menjadikan keadaan sekarang ini. Langkah fundamental dari deskripsi tekstural dan struktural menjadi satu pernyataan sebagai esensi pengalaman dari fenomena secara Esensi artinya sesuatu yang umum atau universal, suatu kondisi atau kualitas dimana sesuatu tidak akan menjadi Gambar 2. Pertemuan dengan Narasumber LPP TVRI Jawa Timur sesuatu itu sendiri. Esensi dari berbagai HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Televisi Republik Indonesia Sintesis tekstural Ae struktural yang mendasar Pada tahun 1962 TVRI lahir sebagai mewakili esensi waktu dan tempat tertentu Indonesia. Submitted: Februari 2023. Accepted: April 2023. Published: Juni 2023 ISSN: 2088-0626 . ISSN: 2442-7365 . JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 30/E/KPT/2019 Volume 11. N0, 1. Halaman 28 - 37 Pendirian TVRI merupakan gagasan dari elektronik yang memonopoli informasi rakyat Menteri Penerangan Maladi pada tahun 1953. Indonesia. dengan tujuan untuk kepentingan pemilu pada Namun gagasan tersebut ditolak oleh kabinet dengan alasan mahalnya biaya pendirian stasiun televisi. Akhirnya tahun air(Televisi Republik Indonesia TVRI, n. 1959 gagasan tersebut bisa diterima karena Keppres Nomor 215 Tahun 1963, pasal 4 dan Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games tahun 1962. TVRI pertama kali memiliki tujuan untuk menjadi alat hubungan melakukan siaran pada 17 Agustus 1962, dengan menyiarkan siaran langsung pidato Presiden RI menyambut peringatan Hari mental/spiritual dan fisik daripada bangsa dan Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Jakarta. negara Indonesia serta pembentukan manusia Siaran sosialis Indonesia pada khususnya. Jangkauan Dengan TVRI Yayasan TVRI . ass-communication-medi. percobaan TVRI. Tetapi TVRI baru secara wilayah Indonesia melalui stasiun-stasiun pembukaan Asian Games 1962. Setelah Asian TVRI daerah. Dalam rangka mencapai tujuan Games tersebut kegiatan TVRI meliputi antara lain: TVRI Melakukan Keppres No 215/1963 yang diterbitkan Pemerintah tentang Pembentukan Yayasan TVRI dengan ketua yayasan Presiden RI. kesenian/kebudayaan. Salah kebudayaan antar negara. TVRI Keppres menyebutkan, bahwa Yayasan TVRI adalah satu-satunya Melakukan kegiatan penyelidikan dan penelitian . nvestigation and researc. membangun dan menyelenggarakan siaran televisi di Indonesia. Maka pada saat itu perkembangan, baik programatis maupun TVRI merupakan alat komunikasi pemerintah teknis dalam bidang penyiaran televisi. yang tugasnya adalah untuk menyampaikan Dalam kebijakan pemerintah kepada rakyat dan asas-asas memberikan berita dan informasi pemerintah mengusahakan daya guna yang setinggi- Adanya tersebut menjadikan TVRI sebagai media Submitted: Februari 2023. Accepted: April 2023. Published: Juni 2023 ISSN: 2088-0626 . ISSN: 2442-7365 . JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 30/E/KPT/2019 Volume 11. N0, 1. Halaman 28 - 37 tingginya dan kemungkinan swadaya yang sebesar-besarnya Selanjutnya pada tahun 1974. TVRI komersial(Wulandari, 2. menjadi salah satu bagian dari organisasi dan TVRI memiliki nilai Ae nilai dasar yang tata kerja Departemen Penerangan dengan menjadi pedoman bagi LPP TVRI yakni, . Pengawal Direktorat bertanggungjawab Direktur Jenderal Radio. Independen, tidak bergantung pada dan tidak Televisi, dan Film. Memasuki era Reformasi, dipengaruhi oleh pihak lain. Netral, tidak muncul Peraturan Pemerintah RI Nomor 36 memihak kepada kepentingan salah satu pihak Tahun 2000 yang menetapkan status TVRI yang berbeda pendapat. Tidak komersial, tidak semata-mata mencari keuntungan, tetapi pembinaan Departemen Keuangan. Kemudian lebih mengutamakan peningkatan pelayanan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun kepada masyarakat. 2002 TVRI berubah statusnya menjadi PT. Implementasi Metode Scamper di TVRI Jawa TVRI (Perser. di bawah pembinaan Kantor Timur Perusahaan Jawatan Menteri Negara BUMN. Selanjutnya, melalui SCAMPER merupakan sebuat alat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor pemancing ide bagi individu untuk menjadi 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. TVRI lebih kreatif. SCAMPER sendiri merupakan ditetapkan sebagai Lembaga Penyiaran Publik yang berbentuk badan hukum yang didirikan Dimulai dari huruf S yang oleh Negara. TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik artinya mengganti. C (Combin. artinya Meskipun melalui UU No. 32 Tahun langkah-langkah (Adap. (Modif. 2002 tentang penyiaran. TVRI ditetapkan sebagai Lembaga Penyiaran Publik, pada memodifikasi. P (Put to other use. E (Eliminat. artinya mengeliminasi, dan R melaksanakan kegiatan sebagai Lembaga (Revers. menata ulang. Lebih jelas lagi Penyiaran Publik yakni pada tahun 2005. Michalko . dalam (Sari & Mubaligh, tepat setelah Presiden menerbitkan PP No. Tahun langkah-langkah SCAMPER beserta dengan TVRI Penyelenggaraan Publik. pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul Peraturan Pemerintah tersebut menetapkan dalam proses penggunaan SCAMPER, yaitu: Penyiaran Lembaga Penyiaran TVRI sebagai lembaga penyiaran yang dalam Submitted: Februari 2023. Accepted: April 2023. Published: Juni 2023 ISSN: 2088-0626 . ISSN: 2442-7365 . JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 30/E/KPT/2019 Volume 11. N0, 1. Halaman 28 - 37 Tabel 1. Pertanyaan Penggunaan SCAMPER Scamper Substitude Scamper Contoh Pertanyaan A Contoh Pertanyaan diubah menjadi lebih Apa yang dapat saya A A Siapa yang saya ganti? A Proses apa yang bisa A A A Materi lain apa yang A A A Bagaimana Dapatkah sesuatu itu bentuk, dll? Bagaimana Adapt Bagaimana Put to another A A Bagaimana Eliminate A A A A Apakah Bagaimana saya bisa Adakah yang sudah Bagaimana polos atau mewah? A Apa yang bisa saya kita pikirkan? Apa yang harus saya menawarkan hal yang M Modify menjadi sesuatu yang yang bisa ditawarkan? A Bagaimana bisa lebih Pemikiran Pasaran menarik sekarang? A Siapa saja yang dapat A Apa kegunaan hal-hal A Bisa digunakan untuk apa lagi ini? A Bagaimana A use / tetapkan mencampur ide? Hal apa lagi yang bisa sesuatu yang lain? A Bagaimana saya dapat merubah makna? Ide/ tujuan lain apa A Memodifikasi warna/bentuk/suasana/ A materi sebelumnya? Combine Apa A Apa Submitted: Februari 2023. Accepted: April 2023. Published: Juni 2023 ISSN: 2088-0626 . ISSN: 2442-7365 . JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Scamper Reverse ataupun kendala yang dapat terjadi ketika Contoh Pertanyaan A menata ulang dilakukan tanpa hal proses produksi dilakukan berserta dengn Apakah lain waktu. Adapun kendala yang terkadang terjadi rutin, berproses, atau A lebih bagus? Apa yang akan terjadi Berdasarkan Walapun dikarenakan persiapan yang matang, yang terjadi produksi dapat berjalan dengan lancar. Susunan/pengaturan apa yang sepertinya A Terakreditasi Nomor: 30/E/KPT/2019 Volume 11. N0, 1. Halaman 28 - 37 Mengatur Combine / menggabungkan urutan, pola atau tata Dalam menentukan suatu ide dan gagasan untuk produksi program budaya pada TVRI Surabaya, narasumber mengenai proses penggalian ide menggabungkan berbagai macam ide dan gagasan untuk program budaya di TVRI gagasan yang berasal dari tim kreatif. Ide Surabaya, didapatkan bahwa salah satu dan gagasan tersebut dituangkan pada metode yang digunakan produser dan tim meeting pra produksi yang kemudian di telaah secara seksama dengan seluruh tim SCAMPER. Hal dikarenakan metode ini memberikan hasil yang positif karena lebih fokus sehingga Ide dan gagasan tersebut adakalanya hasilnya maksimal. tidak hanya berasal dari internal, namun Berikut penjelasan mengenai penerapan juga berasal dari pihak eksternal seperti metode SCAMPER pada program budaya di pemirsa hingga tokoh masyarakat yang TVRI Surabaya berperan dalam pelestarian budaya Substitude / pengganti Adapt / menyesuaikan Pada tahap produksi program budaya di Setiap kerabat kerja yang bekerja dalam TVRI Surabaya dilakukan sesuai dengan tim produksi harus dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi. Selain itu pra-produksi. Namun pada tahap pra-produksi juga perubahan yang terjadi secara mendadak Submitted: Februari 2023. Accepted: April 2023. Published: Juni 2023 ISSN: 2088-0626 . ISSN: 2442-7365 . JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 30/E/KPT/2019 Volume 11. N0, 1. Halaman 28 - 37 serta menentukan solusi pada setiak produksi tidak hanya mencoba untuk kendala yang terjadi. menetukan ide produksi, namun juga Peran seorang produser dan pengarah acara menjadi sangat penting dalam menghapuskan berbagai ide yang tidak Selain Selain pemimpin, mereka juga berperan sebagai dikarenakan pendanaan produksi yang katalisator bagi seluruh kerebat kerja agar terbatas tim produksi juga mencoba untuk memiliki sinergi yang sama dalam tahap mengapuskan berbagai item produksi pra produksi, produksi hingga pasca yang tidak menjadi prioritas. Reverse / menata ulang Modify / memodifikasi Setiap selesai proses produksi, produser Proses modifikasi terjadi ketika proses bersama kerabat kerja akan mengadakan persiapan produksi, dimana tim produksi rapat evaluasi untuk menata ulang ide dan berbagai pihak seperti pemirsa dan pengisi acara. Hasil dari evaluasi tersebut penciptaan produksi yang diinginkan. digunakan sebagai materi dalam produksi Selanjutnya pada proses pasca produksi, program budaya selanjutnya. pengambilan gambar, baik melalui color correction maupn color grading sehingga mengasilkan karya yang sempurna. penggunaan lain Berdasarkan analisa dan pembahasan didapatkan kesimpulan bahwa: Put to another use / tetapkan untuk Properti KESIMPULAN DAN SARAN LPP TVRI Surabaya telah menggunakan metoda SCAMPER dalam menghasikan ide dan gagasan program budaya. program produksi, biasanya digunakan Produser, pengarah acara dan tim kreatif untuk produksi yang lain, seperti set mengadakan meeting untuk persiapan dekorasi dan gamelan untuk program Ludruk bisa digunakan untuk program parameter metoda SCAMPER. keroncong atau musik campursari. Dengan Eliminate / menghapuskan Menggunakan mampu meningkatkan kreatifitas tim kreatif Dalam tahapan pra produksi, seorang dan produksi karena menghasilkan banyak pilihan ide dan gagasan. Submitted: Februari 2023. Accepted: April 2023. Published: Juni 2023 ISSN: 2088-0626 . ISSN: 2442-7365 . JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Untuk Terakreditasi Nomor: 30/E/KPT/2019 Volume 11. N0, 1. Halaman 28 - 37 Purwanto, lestari, p. , & wahyudin, a. metode lain dalam menggali ide dan gagasan Evaluasi seperti Four PAos Creativity. Morphological penyiaran di lpp tvri stasiun jakarta. Analysis. Brain Stroming. Brain Writing. Jurnal Synectic. Https://doi. org/https://doi. org/10. Attitude Listing. Forced Relationship. Sari, r. , & mubaligh, a. Scamper DAFTAR PUSTAKA