Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP) Volume 3. Nomor 1. Mei 2023 . ISSN 2776-8511 . | 2777-0206 . A 2023 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UTB EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN DALAM MANAJEMEN PNS DI KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA LAMPUNG Putri Rachma Sholeha* . -mail: putrirachmasholeha@gmail. (*) Corresponding Author Magister Ilmu Administrasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Lampung ABSTRACT The use of an information system is a must in facing complex organizational challenges. Utilization of the Personnel Management Information System aims to improve work efficiency and decision making related to civil servant The purpose of this study was to determine the effectiveness of the use of the Civil Service Administration Information System (SIMPEG) for Civil Servants in the Regional Office of the Ministry of Law and Human Rights in Lampung and the obstacles to its use. The method used in this study is naturalistic qualitative, researchers will collect data in a natural way through interviews with key informants, direct field observations and researching related documents. The results showed that the use of Administrative Information Systems in PNS Management at the Regional Office of the Ministry of Law and Human Rights Lampung is still quite effective because it fulfills the components of measuring the effectiveness of information systems in the form of security . onfidentiality, availability, integrit. and output. The obstacles encountered when using the Civil Service Information System (SIMPEG) to meet the needs of civil servant management were that corrupt files were found due to application errors, incomplete data, leadership intervention in making decisions that ruled out the information presented by SIMPEG for consideration, and the internet network is unstable to access SIMPEG so that the staffing service process is obstructed. Keywords : Effectiveness. Civil Servant Management. SIMPEG. ABSTRAK Penggunaan suatu sistem informasi menjadi keharusan dalam menghadapi tantangan organisasi yang begitu Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian bertujuan meningkatkan efisiensi kerja dan pengambilan keputusan berkaitan dengan manajemen PNS. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan Sistem Informasi Administrasi Kepegawaian (SIMPEG) Kumham dalam Manajemen PNS di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung serta hal yang menjadi kendala dalam Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah naturalistik kualitatif, peneliti akan mengambil data dengan cara alamiah apa adanya melalui wawancara dengan key informan, observasi langsung di lapangan dan meneliti dokumen yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Sistem Informasi Administrasi dalam Manajemen PNS di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung masih cukup efektif karena memenuhi komponen pengukuran efektivitas sistem informasi berupa keamanan . erahasiaan, ketersediaan, integrita. dan ouput. Adapun kendala yang dihadapi saat menggunakan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) dalam memenuhi kebutuhan Manajemen PNS karena masih ditemukan file corrupt akibat aplikasi error, data yang tidak lengkap, intervensi pimpinan dalam mengambil keputusan yang mengesampingkan informasi yang disajikan SIMPEG sebagai bahan pertimbangan, dan jaringan internet tidak stabil untuk mengakses SIMPEG sehingga proses pelayanan kepegawaian terhambat. Kata Kunci : Efektivitas. Manajemen PNS. SIMPEG. JPAP 3 . 2023 Edisi Mei I. PENDAHULUAN Penggunaan sistem informasi bertujuan dalam mengelola informasi untuk dihimpun dalam sebuah system berbasis online. Hal ini memudahkan menyimpan dan mengolah informasi sehingga dalam menyelesaikan pekerjaan dapat dilakukan dengan mudah karena informasi bisa diakses kapan dan dimana saja. Pemanfaatan Teknologi informasi dalam berbagai aspek pengelolaan organisasi yang diharapkan akan meningkatkan efisiensi kerja, hal ini ditunjukkan oleh kecepatan dan ketepatan waktu pemrosesan serta ketelitian dan kebenaran informasi . yang dihasilkan (Kurniawan, 2. Selain itu, berkembangnya teknologi informasi dan komuniakasi memberikan kemudahan bagi para pimpinan organisasi dalam membuat keputusan . ecision makin. Pada saat ini, pertumbuhan dan pembangunan suatu organisasi yang begitu kompleks sehingga diperlukan tersedianya suatu sistem informasi manajemen yang mampu menyediakan data dan informasi sebagai bahan penentuan kebijakan dan strategi yang sesuai untuk mewujudkan tujuan organisasi (Diani, 2. Sistem informasi manajemen didefinisikan sebagai sebuah sistem yang mendukung, manajemen, fungsi operasi dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi (Pranita, 2. Informasi yang terpadu, akurat dan pemerintahan agar menghasilkan keputusan yang berdampak positif bagi instansi (Muslikhah. Penggunaan informasi manajemen juga dibutuhkan di mengintegrasikan data dan menyimpan dokumen dalam bentuk digital sehingga mengurangi waktu untuk menyelesaikan Salah satu langkah yang diambil pemerintah dalam menciptakan manajemen kepegawaian yang efektif dan responsif terhadap perkembangan teknologi informasi kepegawaian berbasis teknologi (Yulia, 2. Tujuan dari sistem ini adalah untuk mengoptimalkan dan meningkatkan efisiensi manajemen pegawai di suatu organisasi melalui integrasi, keteraturan, dan keamanan data kepegawaian yang dapat memberikan perekrutan, penilaian kinerja, pengembangan, kesejahteraan, pengendalian, dan kebijakan terkait pegawai dalam organisasi (Saputra. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia meliris aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang SIMPEG Kumham merupakan kumpulan data dan informasi tentang karyawan yang tersusun dengan sistematis, menyeluruh, dan terhubung secara Dalam ruang lingkup yang lebih sempit. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung sebagai instansi vertikal dibawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memiliki akses dalam megelola SIMPEG sebagai sebuah perangkat lunak yang membantu proses pengolahan data SIMPEG memiliki fitur lengkap. Mulai dari penilaian kinerja, absensi, izin, cuti, daftar riwayat pekerjaan pangkat dan jabatan, tunjangan kinerja, riwayat hukuman disiplin, dan fitur lainnya. Dengan demikian SIMPEG merupakan perangkat lunak yang berisi track record pagawai yang menjadi landasan manajemen sumber daya manusia. Manajemen sumber daya manusia dalam konteks pemerintahan, apabila di refleksikan melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, maka lebih dikenal dengan sebutan Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS). JPAP 3 . 2023 Edisi Mei Pemanfaataan SIMPEG bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan pengambilan keputusan berkaitan dengan manajemen PNS pada instansi pemerintah. Permasalahan yang ditemukan dari hasil obervasi awal ditemukan adalah terkait penggunaan SIMPEG adalah . data pegawai tidak lengkap dikarenakan pegawai tidak rutin melakukan pemutakhiran data pada SIMPEG sehingga data tidak update . terdapat dokumen yang tidak dapat dibuka . ile corrup. , hal ini menghabiskan waktu yang lama mencari kembali file pegawai yang . keputusan dalam manajemen PNS tidak berdasarkan riwayat pegawai dalam SIMPEG sehingga ketidaksesuaian prosedur dalam manajemen PNS. Berkaitan dengan hal tersebut maka sangat menarik untuk diteliti lebih lanjut mengenai Penggunaan Sistem Informasi Kepegawaian dalam Manajemen PNS di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung. Kajian Teori. Sistem Informasi Administrasi Kepegawaian (SIMPEG). Penerapan pengelolaan data pegawai saat ini sangat penting karena akan mendukung terciptanya good governance. Tersedianya informasi yang aktual serta akurat dalam pengambilan keputusan merupakan dampak penggunaan teknologi informasi (Muslikhah, 2. Selain itu, dampak lain dari penggunaan sistem informasi adalah kemudahan menyelesaikan tugas-tugas yang dibebankan kepada aparatur negara, seperti tugas untuk, menyimpan, mengelola, dan mendistribusikan informasi yang berkaitan dengan kepentingan instansi. Adapun Manfaat SIMPEG adalah sebagai . Mewujudkan data kepegawaian yang terintegrasi dan realtime. Menyediakan informasi pegawai yang akurat untuk mendukung sistem manajemen sumber daya manusia yang optimal seperti keperluan perencanaan, pengembangan, kesejahteraan dan pengendalian PNS (Komalasari, 2. Menunjang penyelesaian tugas bagian kepegawaian kepegawaian yang dilaksanakan secara online. Pengambilan kepegawaian berjalan dengan cepat. Dokumen pegawai dapat disimpan secara digital sehingga dapat mengurangi risiko Manejemen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Manajemen menurut Hasibuan . pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber efektif dan efisien untuk mencapai tujuan tertentu (Rahayu, 2. Manajemen yang mengatur unsur manusia disebut manajemen kepegawaian atau manajemen personalia. Menurut Michael Armstrong . , manajemen sumber daya manusia adalah cara memotivasi pegawai yang dibutuhkan oleh organisasi untuk mencapai tujuan (Octaleny. Hal ini melibatkan pengembangan struktur dan budaya kerja yang efektif, serta gaya manajemen yang mendukung kerjasama dan komitmen dalam organisasi. Selain itu, manajemen juga juga melibatkan pemanfaatan kemampuan dan skills terbaik dari seluruh pegawai, serta memenuhi tanggung jawab sosial dan kebijakan organisasi terhadap karyawan, terutama dalam hal kondisi dan kualitas fasilitas kerja yang diberikan. Dalam ruang organisasi publik, sumber daya manusia merujuk pada pegawai negeri sipil maka istilah manajemen SDM berubah menjadi Manajemen PNS. Manajemen PNS adalah serangkaian proses seperti kegiatan memanfaatkan PNS yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi. Selain itu. PNS manajemen dengan merekrut dan mengelola dengan mengembangkan keterampilan PNS sehingga menjadi PNS yang unggul demi JPAP 3 . 2023 Edisi Mei mencapai tujuan instansi pemerintah (Dongil. Manajemen Pegawai Negeri Sipil dibentuk dengan tujuan mengelola pegawai negeri sipil untuk menghasilkan pegawai negeri sipil yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (Octaleny, 2. Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, diketahui unsur dari Manajemen PNS terdiri atas . Penyusunan dan penetapan kebutuhan pegawai, . Pengadaan, . Pangkat dan Jabatan, . Pengembangan karier, . Pola karier, . Promosi, . Mutasi, . Penilaian kinerja, . Penggajian dan tunjangan, . Penghargaan, . Disiplin, . Pemberhentian,. Jaminan pensiun dan jaminan hari tua, dan . Perlindungan (Harahap, 2. II. METODE Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif naturalistik. Dalam penelitian kualitatif, istilah naturalistik merujuk pada pengambilan data secara alami, seperti yang dijelaskan oleh Arikunto dalam (Nelwan, 2. Oleh karena itu, peneliti akan mengumpulkan data secara alami dan tidak memanipulasi situasi di lapangan, karena peneliti akan langsung terjun ke lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan Adapun Informan dalam penelitian adalah . Kepala Bagian Umum, . Kepala Kepegawaian. Tata Usaha dan Rumah Tangga . Pemangku Jabatan Analis Kepegawaian. PEMBAHASAN Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sistem informasi manajemen kepegawaian adalah implementasi dari e-Government dalam pelayanan di bidang kepegawaian yang dilaksanakan secara transparan dan objektif. Tujuan dari sistem ini adalah untuk kepegawaian dengan menyajikan informasi yang relevan. Amanat Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah agar dibangun sistem informasi ASN yang terintegrasi, dalam rangka mendukung sistem informasi ASN tersebut. Kementerian Hukum dan HAM sebagai salah satu instansi vertikal memiliki jarak rentang kendali luas yang memiliki satuan kerja tersebar di seluruh Indonesia, maka sebuah sistem informasi manajemen kepegawaian yang terintegrasi sangat diperlukan dalam rangka mendukung pengambilan kebijakan strategis di bidang sumber daya manusia. Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Kumham telah ada dari tahun 2011, yang kemudian pada tahun 2015 dikembangkan untuk disesuaikan dengan kebutuhan yang mengutamakan otomasi dan terintegrasi sehingga data kepegawaian dapat terjaga selalu benar dan mutakhir (Agung, 2. Guna mendukung efektivitas dalam administrasi dan layanan kepegawaian, dalam portal Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Kumham memuat tiga fitur utama, antara lain: Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG). Fitur SIMPEG menyajikan data pegawai secara pribadi oleh seluruh pegawai Kumham dengan menginput NIP dan Password dalam website SIMPEG Kumham, yang bertujuan untuk memudahkan pegawai dalam memutakhirkan/upload data pribadi secara mandiri. Pegawai dapat membuat terkait hak kepegawaiannya permohonan cuti, izin dan dinas luar secara mandiri kepada atasan langsung bahkan dapat digunakan merekam kehadiran secara online untuk menghindari kerumunan akibat penularan penyakit di masa pandemi sehingga kemudahan dari adanya SIMPEG sungguh Selain itu, pegawai secara personal juga dapat mengakses informasi pribadi Beberapa informasi yang tersedia, antara lain: Absensi. JPAP 3 . 2023 Edisi Mei Kinerja . urnal haria. , arsip dokumen digital, daftar riwayat hidup/pekerjaan. Cuti. Dinas Luar. Izin. Tunjangan Kinerja. Informasi Beasiswa. Penilaian. Hukuman Disiplin. Penghargaan, dan lainnya. Sistem Administrasi Pegawai (SIAP). Dalam fitur SIAP, informasi yang disajikan lebih lengkap dibanding SIMPEG, namun tidak sebatas data pribadi seorang melainkan seluruh pegawai pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia baik pada Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis. Fitur ini hanya dapat diakses oleh operator/ admin kepegawaian guna kepentingan administrasi Beberapa informasi yang disajikan adalah lokasi kerja, identitas pegawai, pengalaman kerja, riwayat jabatan/ gaji/ tugas belajar, riwayat pendidikan dan pelatihan, keluarga, penghargaan, prestasi, penilaian, hukuman, cuti, riwayat penugasan serta info jabatan struktural dan fungsional pada masing-masing satuan kerja Kumham. Digitalisasi Arsip Pegawai (Dossie. Dalam fitur ini data yang disajikan adalah dokumen kepegawaian yang telah di-uplod secara pribadi oleh pegawai melalui SIMPEG maupun dokumen yang di upload oleh admin kepegawaian pada fitur SIAP. Penggunaan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Kumham dalam Manajemen PNS. Sistem Manajemen informasi kepegawaian merupakan suatu prosedur teratur dalam mengumpulkan, menyimpan, menjaga, mengambil, dan memvalidasi data yang dibutuhkan oleh suatu organisasi mengenai sumber daya manusia, tindakantindakan personalia, karekteristik-karakteristik unit-unit organisasi (Karim, 2. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan dan obeservasi di lapangan maka diketahui manfaat dari penggunaan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung dalam Manajamen PNS Sumber Pengetahuan. Sebelum mengambil keputusan. Adanya Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) akan menjadi sumber informasi bagi pegawai pengemban tugas dan fungsi kepegawaian untuk mengetahui jumlah pegawai yang akan naik pangkat, pensiun, dan memilik hak naik gaji berkala setiap tahun. Meningkatkan Dengan menggunakan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG), data kepegawaian dapat dikelola secara terpusat dan akurat, selain itu pemutakhiran data mandiri oleh pegawai perlu dilakukan verifikasi kembali oleh admin SIMPEG sehingga meminimalkan kesalahan kepegawaian yang benar. Meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan SDM. Penggunaan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) dapat membantu mempercepat dan memudahkan proses pengelolaan SDM atau dalam konteks ini adalah manajemen PNS, yang mana informasi pegawai dan dokumen dapat diakses dan di download dengan mudah untuk syarat Kenaikan Pangkat. Pengembangan Karier (Pendidikan dan Pelatiha. Promosi. Mutasi. Penggajian dan Tunjangan. Penghargaan. Pemberhentian. Jaminan Pensiun dokumen administrasi yang dibutuhkan sepert kartu pegawai, kartu suami/istri. pegawai naik pangkat, kenaikan gaji berkala, dan pensiun sehingga mengurani risiko Penggunaan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) juga memberikan informasi secara berkala nama dan kapan pegawai naik pangkat, kenaikan gaji berkala, dan pensiun sehingga meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan berkaitan dengan manajemen PNS. Mengurangi mengambil keputusan. Adanya informasi yang menjadi bahan pertimbangan dapat diketahui sebelumnya, sehingga hal itu menghindari keraguan pada saat pengambilan keputusan dalam praktik manajemen PNS. Kendala yang ditemui saat menggunakan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) dalam memenuhi kebutuhan Manajemen PNS JPAP 3 . 2023 Edisi Mei adalah sebagai berikut: . Data/informasi pegawai tidak lengkap. Data atau informasi pegawai pada SIMPEG tidak ditemukan. Hal ini karena pegawai tidak rutin melakukan pemutakhiran data pada SIMPEG baik secara mandiri maupun operator/pegawai pemangku tidak rajin update data, . Terdapat file File corrupt adalah pesan kesalahan yang muncul saat mencoba membuka sebuah dokumen, yang berarti berarti dokumen tidak dapat dibaca atau dibuka. Penyebabnya adalah aplikasi yang bermasalah atau error ketika menyimpan upload sebuah file, . Intervensi pejabat yang berwenang. Adanya intervensi pimpinan atau pejabat yang pengambilan keputusan dalam manajemen PNS tidak berdasarkan riwayat pegawai dalam SIMPEG menimbulkan ketidaksesuaian prosedur dalam manajemen PNS. Jaringan internet tidak stabil. Kecepatan dalam mengakses SIMPEG bergantung pada jaringan Pegawai sering mengalami kesulitan saat jaringan internet tidak stabil. Hal tersebut menyebabkan lama dalam mendapatkan data sehingga menyebabkan pemenuhan tugastugas kepegawaian terhambat. Efektivitas Penggunaan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Kumham. Keberhasilan suatu sistem informasi tidak hanya bergantung pada kemampuan sistem dalam memperoleh informasi . dan menghasilkan informasi . yang baik, tetapi juga tergantung pada kesediaan pengguna dalam menerima dan menggunakan sistem tersebut sehingga dapat mencapai tujuan organisasi. Menggunakan efektivitas dari George H Bodnar (Hidayat, efektivitas sistem informasi manajemen kepegawaian Kumham berbasis teknologi dapat diukur dengan indikator sebagai berikut: . Keamanan. Keamanan informasi ditujukan untuk mencapai tiga tujuan utama . Kerahasiaan, perlindungan data dan informasi dari pihak- pihak yang tidak berwenang. Dalam Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Kumham pegawai Kumham dapat login hanya dengan menggunakan NIP dan Password. Pegawai hanya dapat mengakses data pribadi masingmasing sehingga kerahasiaan data pegawai Informasi seluruh pegawai dalam SIAP dan hanya dapat diakses oleh operator kepegawaian untuk kepentingan administrasi dan pengambilan keputusan dalam urusan kepegawaian atau manajemen PNS. Ketersediaan, berkaitan dengan tujuan adanya wadah informasi organisasi adalah menyediakan data dan informasi bagi pihakpihak yang memiliki wewenang untuk Ketersediaan data dalam Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Kumham dapat diakses dengan mudah dengan menggunakan website browser Mozilla Firefox atau Chrome. Adapun aplikasi SIMPEG juga dapat di download di IOS maupun Play Store Android. SIMPEG juga menyediakan data seluruh pegawai dari seluruh satuan kerja yang dapat dikelola oleh operator/admin. Integritas, semua sistem informasi harus memberikan representasi akurat atas sistem fisik yang direpresentasikannya. Data yang disajikan dalam SIMPEG bersifat akurat, namun terdapat permasalahan pada kualitas file yaitu ditemukan beberapa file corrupt/rusak akibat kesalahan sistem sehingga menghambat proses penarikan data untuk menunjang penyelesaian pekerjaan. Output. Berkaitan dengan kelengkapan isi informasi, relevansi yang mencerminkan manfaat yang diperoleh dari produk yang dihasilkan oleh informasi, baik dalam analisis, layanan maupun presentasi data. Isi informasi kepegawaian dalam SIMPEG cukup lengkap untuk menunjang Produk Manajemen PNS dalam bentuk Surat Keputusan (SK) yang dihasilkan dari penggunaan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Kumham selama tahun 2022, dapat dilihat pada tabel 1 di bawah ini: JPAP 3 . 2023 Edisi Mei Tabel 1. Tabel Rekapitulasi Produk Manajemen PNS . Produk Manajemen PNS Kenaikan Pangkat (Periode Apri. SK Pensiun (Jaminan Hari Tu. Hukuman Disiplin SK Kenaikan Gaji Berkala (Penggajia. Pengembangan Kompetensi (Sertifikat Pelatihan. Prajabatan. SK CPNS dan PNS (Pengadaa. SK Satya Lencana Karya Satya (Penghargaa. Tunjangan Pemasyarakatan (Tunjanga. Kartu Pegawai/Isteri/Suami Mutasi Promosi TOTAL Jumlah Pegawai kepegawaian. Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Kumham memuat tiga fitur utama, antara lain: Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG). Sistem Administrasi Pegawai (SIAP). Digitalisasi Arsip Pegawai (Dossie. Manfaat yang terasa dari penggunaan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung dalam Manajamen PNS adalah sebagai sumber pengetahuan pegawai, meningkatkan akurasi data kepegawaian, meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan SDM, mengambil keputusan, dan mengurangi resiko dokumen rusak karena disimpan secara Adapun dari hasil penelitian diketahui Sistem Informasi Administrasi dalam Manajemen PNS di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung masih cukup efektif karena memenuhi komponen pengukuran efektivitas sistem informasi berupa keamanan . erahasiaan, ketersediaan, integrita. dan ouput/ keluaran dari SIMPEG berupa penyelesaian 10 (Sepulu. produk manajemen PNS dengan total output dokumen 1180 Selanjutnya, menyarankan untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode yang lebih kompleks dalam mengukur efektivitas penggunaan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG). DAFTAR PUSTAKA