Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 DINAMIKA KELOMPOK TANI DI DESA TUNFEU KECAMATAN NEKAMESE KABUPATEN KUPANG (Dynamics Of The Agricultural Group In The Village Of Tunfeu. Nekamese District. Kupang Regenc. Oleh: Flavianus Jeharum. Serman Nikolaus. Ida Nurwiana Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Kupang Alamat E-Mail Korespondensi : marthenrpellokila@staf. Diterima : 08 Januari 2023 Disetujui: 13 Februari 2023 ABSTRACT This research was conducted in Tunfeu Village. Nekamese District. Kupang Regency from March to April 2021 with the aim of knowing: . The level of dynamics of farmer groups in Tunfeu Village. Nekamese District. Kupang Regency which was studied from the aspect of group dynamics elements. The relationship between socio-economic factors of farmer groups . ge, education level, experience in farming, land area and number of dependent. with the level of dynamics of farmer groups in Tunfeu Village. Nekamese District. Kupang Regency in farming. The method used in this research is a quantitative approach method. Determination of the location is done purposively. The number of respondents selected was 47, which was taken intentionally from 4 farmer groups in Tunfeu Village. The data collected includes primary data and secondary data. Primary data was obtained through direct interviews with respondents based on a list of questions (Quisoner. that had been prepared in advance. Meanwhile, to obtain secondary data, it is done through searching written documents available in the Agencies and literature related to this research. To find out the first purpose, the data were analyzed using Descriptive Statistical Analysis, namely Group Dynamics Analysis with a Likert Scale approach, while to find out the second purpose the data was analyzed using Spearman's Ladder Correlation. The results of the study are: . The dynamics of farmer groups in Tunfeu Village. Nekamese District. Kupang Regency is classified as "Dynam ic" with an average score of 3,39 or . %). Elements of group pressure and developing and fostering groups that contributed the least amounted to 54%, 57%. Socio-economic factors, namely showing that socio-economic factors such as while age and number of family dependents . CounttTable=1,. has a real/significant relationship with the dynamics of farmer groups in Tunfeu Village. Nekamese District Kupang Regency. Key Word: Dynimic. Farmers Groups. Socio-Economi. ABSTRAK Penelitian ini telah dilakukan di Desa Tunfeu Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang mulai dari Bulan Maret sampai Bulan April 2021 dengan tujuan untuk mengetahui: . Tingkat kedinamisan kelompok tani di Desa Tunfeu. Kecamatan Nekamese. Kabupaten Kupang yang dikaji dari aspek unsur-unsur dinamika kelompok. Hubungan faktor sosial ekonomi kelompok tani . mur, tingkat pendidikan, pengalaman berusaha tani, luas lahan dan jumlah tanggungan keluarg. dengan tingkat kedinamisan kelompok tani di Desa Tunfeu. Kecamatan Nekamese. Kabupaten Kupang dalam berusaha tani. Metode yang di lakukan pada penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif. Penentuan lokasi dilakukan secara . Jumlah responden yang dipilih sebanyak 47, yang diambil secara sengaja dari 4 kelompok tani di Desa Tunfeu. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden berdasarkan daftar pertanyaan (Kuisone. yang sudah disiapkan terlebih dahulu. sedangkan untuk memperoleh data sekunder Jeharum, et al. Dinamika Kelompok Tani di Desa Page 26 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 dilakukan melalui penelusuran dokumen-dokumen tertulis yang tersedia di Instansi-Instansi dan literatur yang terkait dengan penelitian ini. Untuk mengetahui tujuan pertama data dianalisis mengunakan Analisis Statistik Deskriptif yakni Analisis Dinamika Kelompok dengan pendekatan Skala Likert, sedangkan untuk mengetahui tujuan kedua data dianalisis menggunakan Koerelasi Jenjang Spearman. Hasil dari penelitian adalah: . Dinamika kelompok tani di Desa Tunfeu Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang tergolong AuDinamisAy dengan pencapaian skor rata-rata 3,39 atau . %). Unsur tekanan kelompok dan mengembangkan dan membina kelompok yang memberikan sumbangan paling kecil yaitu sebesar 54%, 57%. Faktor sosial ekonomi yaitu menunjukan bahwa faktor-faktor sosial ekonomi seperti umur dan jumlah tanggungan keluarga . HitungtTabel=1,. mempunyai hubungan yang nyata/signifikan dengan dinamika kelompok tani di Desa Tunfeu Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang. kata kunci : Dinamika. Kelompok Tani. Sosial Ekonomi. PENDAHULUAN Latar Belakang Menurut (Lestari, 2. bahwa melalui dinamika kelompok seseorang dapat diubah atau berubah konsepsi dan perilakunya, karena adanya interaksi diantara sesama anggota. Tidak dinamisnya suatu kelompok dapat mengakibatkan kelompok itu tinggal nama saja karena realita menunjukan bahwa. Sebagian besar kelompok tani yang ada dapat dikatakan belum mengalami perkembangan seperti yang diharapkan. Umumnya kelompok tani yang ada saat ini merupakan kelompok tani hasil dari kegiatan proyekproyek sehingga tidak jarang, selesainya proyek banyak kelompok tani yang tidak dapat mempertahankan perkembangan kelompok taninya. Namun ada juga kelompok tani yang maju walaupun tidak ada lagi proyek atau bantuan yang diterima. Selain itu, terdapat juga kelompok tani yang hanya aktif pada saat tertentu seperti ketika ada pendistibusian bantuan pupuk bersubsidi, kredit bersubsidi, dan bantuan-bantuan lainnya. Bahkan ada juga yang kelompok taninya sudah bubar namun masih terdaftar di kelurahan atau desa, (Hermanto & Swastika, 2. Berdasarkan hasil pra survey, perihal demikian dialami pula oleh kelompok tani di Desa Tunfeu. Dari data mengenai kelompok tani menunjukan bahwa terdapat sejumlah kelompok tani dan jumlah anggota dalam kelompok yang bervariasi. Petani yang tergabung dalam kelompok tani di lokasi penelitian ini juga mempunyai faktor sosial ekonomi seperti umur, tingkat pendidikan, pengalaman berusaha tani, luas lahan dan jumlah tanggungan keluarga yang berbeda-beda sehingga mereka belum sepenuhnya memiliki rasa saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya serta belum terlalu memahami dan menyadari akan pentingnya hidup berkelompok dalam berusaha tani. Faktor-faktor ini diduga dapat mempengaruhi dinamika kelompok tani yang ada dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan Data empiris mengenai dinamika kelompok yang terjadi dalam kelompok tani di lokasi penelitian belum tersedia dan apakah faktor-faktor sosial ekonomi seperti umur, tingkat pendidikan, pengalaman berusaha tani, luas lahan dan jumlah tanggungan keluarga juga memiliki hubungan yang nyata dengan tingkat kedinamisan kelompok ini. Oleh karena itu tertarik untuk melakukan penelitian Penelitian ini bertujuan untuk: . Untuk mengetahui tingkat kedinamisan kelompok tani di Desa Tunfeu. Kecamatan Nekamese. Kabupaten Kupang yang dikaji dari aspek unsur-unsur dinamika . Mengetahui hubungan faktor sosial ekonomi anggota kelompok tani . mur, tingkat pendidikan, pengalaman berusaha tani, luas lahan dan jumlah tanggungan keluarg. dengan tingkat kedinamisan kelompok tani di Desa Tunfeu. Kecamatan Nekamese. Kabupaten Kupang dalam berusaha tani. METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Tunfeu. Kecamatan Nekamese. Kabupaten Kupang. Kegiatan pengumpulan data dilakukan pada Bulan Februari 2021. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif yang dimaksud adalah pendekatan yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Dalam penelitian kuantitatif data set dikumpulkan diolah dan dianalisis untuk Jeharum, et al. Dinamika Kelompok Tani di Desa Page 27 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 dicari tingkat dinamika dan hubungan antar variabel yang diteliti. Metode Penentuan Sampel p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 tentang dinamika kelompok tani. Dengan demikian, maka petani yang berjumlah 94 orang yang telah menjadi anggota kelompok tani, yakni 4 kelompok tani, merupakan populasi dari penelitian ini. Penentuan sampel. Penentuan sampel pada penelitian ini dilakukan secara sengaja 50% dari populasi, yaitu berjumlah 47 orang. Selanjutnya anggota sampel diambil dari masing-masing keempat kelompok tani secara proportional dengan rumus: Penentuan sampel penelitian dilakukan sacara bertahap atau multistage sampling, sebagai Penentuan lokasi penelitian Penelitian dilaksanakan di Desa Tunfeu. Kecamatan Nekamese. Kabupaten Kupang. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive atau sengaja, yang didasarkan pada pertimbangan bahwa Desa ini memiliki kelompok Keterangan: tani yang aktif berusaha tani, dan belum ada ni = Jumlah sampel dari kelompok tani ke-i penelitian yang berkaitan dengan dinamika kelompok Ni = Jumlah sub populasi kelompok tani ke-i Penentuan popoulasi penelitian N = Jumlah populasi seluruhnya Populasi dari penelitian ini adalah petani N = Jumlah sampel seluruhnya. Berdasarkan rumus di atas, maka besar sampel dari Pertimbangannya adalah, karena penelitian ini masing-masing kelompok tani adalah: menyangkut dinamika kelompok tani, maka hanya petani yang menjadi anggota kelompok tani sajalah yang tahu dan alami bagaimana dinamika yang terjadi dalam kelompok tani sehingga hanya mereka saja yang dapat memberikan data atau informasi Tabel 3. 1 Distribusi Sampel Responden Menurut Kelompok Tani di Desa Tunfeu. Kelompok tani Oekolo Harapan Kona Aim Hit Nekaf Mese Lestari Jumlah Sumber: Data Prasurvei, 2019. Untuk memilih anggota sampel dari masingmasing kelompok tani, digunakan teknik simple random sampling atau acak sederhana dengan sistim Metode Pengumpulan Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden berdasarkan daftar pertanyaan . yang sudah disiapkan terlebih dahulu. sedangkan untuk memperoleh data sekunder dilakukan melalui penelusuran dokumendokumen tertulis yang tersedia di instansiinstansi dan literatur yang terkait dengan penelitian ini. Variabel Pengamatan Konsep Pengukuran Populasi (N. Sampel Variabel utama yang diamati dalam penelitian ini adalah Aukedinamisan kelompok taniAy yang ada di Desa Tunfeu. Kecamatan Nekamese. Kabupaten Kupang sebagai berikut: Definisi Operasional Dinamika kelompok adalah suatu metode atau proses yang bertujuan meningkatkan nilai kerjasama kelompok sehingga tujuan bersama dari kelompok dapat dicapai (Munir, 2. Cara Pengukuran Variabel Dinamika Kelompok Untuk mengukur dinamika kelompok terlebih dahulu harus diketahui unsur-unsur dari dinamika kelompok, yaitu kekuatan-kekuatan dari dalam kelompok yang membuat anggota kelompok tersebut menjadi dinamis atau bekerjasama untuk mencapai tujuan. Pengukuran variabel dinamika kelompok meliputi: . tujuan kelompok, . struktur kelompok, . fungsi kelompok, . membina dan mengembangkan kelompok, . kekompakan kelompok, . suasana kelompok, . tekanan pada Jeharum, et al. Dinamika Kelompok Tani di Desa Page 28 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 kelompok, dan . efektivitas kelompok (Munir, . Variabel Faktor Sosial Ekonomi Variabel faktor sosial ekonomi yang diamati dalam penelitian tentang dinamika kelompok tani di Desa Tunfeu. Kecamatan Nekamese. Kabupaten Kupang, adalah identitas petani meliputi nama, umur, jenis kelamin, tangkat pendidikan formal, tingkat Pendidikan non formal, jumlah tanggungan keluarga, dan pengalaman berusaha tani. Metode Analisis Data Tingkat dinamika kelompok tani Dengan tahapan sebagai berikut: Membuat kategori rujukan Membuat kategori rujukan tingkat dinamika kelompok tani, yang menjadi pedoman dalam penentuan tingkat dinamika kelompok tani hasil p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 analisis data, dengan rumus nilai interval sebagai Keterangan: i = Nilai interval R = Nilai persentase pencapaian skor maximum . dari skor tertinggi . 5/5 x 100% = 100% r = Nilai persentase pencapaian skor maximum . dari skor terendah . 1/5 x 100% = 20% n = Jumlah kategori . Dengan demikian, maka: i = . % - 20%): 5 = 80%: 5 = 16% Berdasarkan nilai interval di atas, maka dibuatkan kategori rujukan sebagai berikut: Tabel 3. Kategori Dinamika Kelompok Tani Menurut Pencapaian Skor Maksimum Kategori Dinamika Kelompok Tani Persentase Pencapaian Skor Maksimum Tidak dinamis Kurang dinamis Cukup dinamis Dinamis Sangat dinamis Jumlah Sumber: (Nikolaus, 2. Mencari nilai skor rata-rata dinamika kelompok tani dengan rumus: Mencari nilai persentase pencapaian skor maximum dari skor rata-rata dinamika kelompok dengan rumus: Membandingkan nilai persentase pencapaian skor maximum dengan tabel rujukan, pada kategori mana nilai itu berada itulah kategori kedinamisan kelompok tani di Desa Tunfeu. Hubungan faktor-faktor sosial ekonomi dengan tingkat kedinamisan kelompok tani Persentase (%) AA Dianalisis menggunakan analisis Korelasi Jenjang Spearman (Sugiyono, 2. rs = 1 Ae 6 Keterangan: = Skor rata-rata per pertanyaan per xi = Jumlah skor responden ke-i = Jumlah n = Jumlah responden p = Jumlah pertanyaan Frekuensi (Oran. Ketera ngan: rs = koefisien korelasi spearman di = perbedaan setiap pasang rangking n = jumlah pasang rangking Pengujian hipotesis: n H0: rs = 0, tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor-faktor sosial ekonomi dengan tingkat kedinamisan kelompok tani. n H1: rs O 0, ada hubungan yang signifikan antara faktor sosial ekonomi dengan tingkat kedinamisan kelompok tani. Karena jumlah responden lebih dari 30, maka untuk memutuskan apakah H0 diterima atau ditolak maka dilanjutkan dengan uji t (Sugiyono, 2. Kriteria keputusan menurut hasil uji t: H0 diterima jika thitungttabel . ada 0,05. n= . Dengan rumus: (Sugiyono, 2. Jeharum, et al. Dinamika Kelompok Tani di Desa t = rs Page 29 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Lokasi Penelitian Secara geografis Desa Tunfeu terletak di Kecamatan Nekamese, dengan luas wilayah kurang lebih 5. 403,5 ha dan mempuyai batasbatas wilayah sebagai berikut: Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Kolhua Kecamatan Maulafa Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Oemasi Kecamatan Nekamese Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Hesmarak Kecamatan Nekamese Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Oelomin Kecamatan Nekamese Karakteristik Sosial Ekonomi Responden Karakteristik sosial ekonomi responden yang akan dikaji pada penelitian ini meliputi umur, tingkat pendidikan, pengalaman berusahatani, luas lahan dan jumlah tanggungan keluarga. Umur Berdasarkan menunjukan bahwa, sebagian besar responden di Desa Tunfeu, berada pada umur 15-64 tahun dengan persentase sebesar 98%. Hal ini menunjukan bahwa sebagian besar responden di daerah penelitian tergolong kelompok usia produktif secara ekonomi dimana petani cukup Tingkat Pendidikan Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Tunfeu, tingkat pendidikan responden mulai dari yang tidak bersekolah. SD. SMP. SMA/SMK. Diploma dan Sarjana. Tingkat pendidikan responden di Desa Tunfeu, yang terbanyak berada pada tingkat pendidikan SMP yaitu sebanyak 20 responden . %) dan pada tingkat pendidikan SD sebanyak 16 . %) orang, pada tingkat pendidikan SMA/SMK sebanyak 9 . %) orang, pada tingkat Pendidikan Diploma 1 orang dan yang Sarjana sebanyak 1 oranng. Pendidikan formal tidak sepenuhnya mendukung para petani dalam melaksanakan kegiatan berusahatani oleh karena itu para petani/responden pendidikan non formal dalam hal ini dengan mengikuti penyuluhan yang diberikan oleh penyuluh pertanian lapangan (PPL). Berdasarkan dilakukan menunjukan bahwa, petani yang tidak pernah mengikuti penyuluhan yaitu sebanyak 12 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 orang . %), yang pernah mengikuti studi banding sebanyak 1 orang . %) dan yang pernah mengikuti penyuluhan lebih dari 1 kali tentang cara pemakain pupuk pada padi sawah, cara pengoprasian mesin pomotong padi dan cara pengoprasian mesin traktor yaitu sebanyak 34 orang . %). Hasil ini menunjukan bahwa dalam mengikuti kegiatan penyuluhan tidak semuah anggota kelompok dari setiap kelompok mengikuti pendididkan non formal ini. Pengalaman Berusahatani Berdasarkan hasil wawancara mengenai pengalaman berusahatani dari responden di Desa Tunfeu, menunjukan bahwa sebagian besar responden yang berjumlah 30 orang . %), petani telah memiliki pengalaman berusahatani di atas 20 tahun, dan 15 responden . %), berada di kisaran berusahatani dari 10-20 tahun serta 2 responden . ,2%), berada di bawah 10 tahun berusahatani. Dari hasil ini dapat dilihat bahwa petani di Desa Tunfeu berada pada kategori sudah berpengalaman dalam kegiatan usahataninya. Luas Lahan Hasil wawancara mengenai luas lahan, menunjukan bahwa petani responden merupakan petani dalam kategori petani skala kecil, petani skala menengah dan petani skala luas. Karena petani responden rata-rata memiliki luas lahan 0,5 Ha sampai 1 Ha. Petani responden di Desa Tunfeu yang memiliki luas lahan 0,5 Ha berjumlah 33 . ,22%) orang, yang memiliki luas lahan 1 Ha sebanyak 14 . ,78%) orang. Dengan demikian petani yang ada di Desa Tunfeu berada di kategori petani skala kecil dan petani skala menengah. Jumlah Tanggungan Keluarga Hasil wawancara kepada responden berkaitan dengan jumlah tanggungan dalam keluarga para petani, di Desa Tunfeu mempunyai jumlah anggota keluarga yang relatif kecil . eluarga keci. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas jumlah tanggungan keluarga petani responden berkisar dari 1 sampai 9 orang. Yang memiliki jumlah tanggungan 1 sampai 3 orang sebanyak 5 . orang, jumlah tanggungan keluarga berkisar 4 sampai 6 orang sebanyak 33 . petani responden dan jumlah tanggungan yang lebih dari 6 orang hanya 9 . petani Dinamika Kelompok Jeharum, et al. Dinamika Kelompok Tani di Desa Page 30 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Berdasarkan hasil analisis data, skor dibandingkan dengan nilai kategori rujukkan rata-rata dinamika kelompok secara umum maka termasuk dalam kategori dinamis. Secara adalah sebesar 3,39, nilai ini bila dipersentasikan rinci ditribusi responden berdasarkan nilai dalam pencapaian skor maksimum adalah = 67,8 persentase pencapaian skor maksimum dapat % atau dibulatkan menjadi 68%, dan nilai ini dilihat pada Tabel 4. Tabel 4. 9 Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Dinamika Kelompok Tani di Desa Tunfeu. Persentase pencapaian Frekuensi Persentase skor maksimum Kategori . (%) Tidak Dinamis Kurang Dinamis Cukup Dinamis Dinamis Sangat Dinamis Jumlah Sumber: Analisis Data Primer, 2021. Hasil analisis pada tabel di atas 2. menyatakan bahwa, kejelasan tujuan menunjukkan bahwa, yang masuk kategori kelompok akan sangat berpengaruh terhadap cukup dinamis 23 orang dengan persentase prilaku atau tindakan- tindakan anggota sebesar . %), sedangkan kategori dinamis Selain itu, tujuan kelompok sebanyak 24 orang dengan persentase sebesar seharusnya menunjang tercapainya tujuan . %). Sehingga tingkat dinamika kelompok individu dari anggota kelompok sehingga tani di Desa Tunfeu berada pada kategori dinamika kelompok semakin kuat. dinamis, karena sebagian besar 51% responden masuk dalam kategori ini. Hasil penelitian ini Hubungan antara Faktor Sosial Ekonomi sejalan dengan penelitian hasil penelitian (Frans dengan Kedinamisan Kelompok Tani et al. , 2. di Desa Netpala Kecamatan Mollo Faktor-faktor sosial ekonomi yang Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan, diduga mempunyai hubungan dengan dinamika mengatakan bahwa . Dinamika Kelompok kelompok tani di Desa Tunfeu Kecamatan Tani tergolong dinamis. Penelitian ini juga Nekamese Kabupaten Kupang adalah umur, sejalan dengan penelitain (Poluan et al. , 2. tingkat pendidikan, pengalaman berusahatani, melaporkan bahwa Dinamika Kelompok Tani luas lahan dan jumlah tanggungan keluarga. Maesaan Waya dikategorikan dinamis dengan Untuk menguji hubungan tersebut, data perolehan persentase penilaian yaitu 80 %. Hal dianalisis dengan menggunakan korelasi rank ini disebabkan unsur-unsur dinamika kelompok spearman, sebagaimana secara ringkas hasilnya pada kelompok tani Maesaan Waya berjalan disajikan dalam tabel berikut: dengan baik. Menurut (Kusnani et al. Tabel 4. 11 Hasil Analisis Korelasi Rank Spearman dalam menguji Hubungan Faktor-Faktor Sosial Ekonomi dengan Dinamika Kelompok Tani di Desa Tunfeu. Uraian Koefisien Nilai tHitung Nilai Ttabel =0,05 Kategori Umur dengan Dinamika Kelompok 0,009 0,060 1,677 Tidak nyata Tingkat pendidikan dengan Dinamika Kelompok 0,501 3,884 1,677 Nyata Jeharum, et al. Dinamika Kelompok Tani di Desa Page 31 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 Pengalaman Berusahatani dengan Dinamika Kelompok Luas Lahan dengan Dinamika Kelompok Jumlah Tanggungan Keluarga dengan Dinamika Kelompok Sumber: Analisis Data Primer, 2021. Berdasarkan uraian pada Tabel 4. menunjukan bahwa faktor-faktor sosial ekonomi seperti umur . Hitung=0,060tTabel=1,. , berusahatani . Hitung=(-1,771>tTabel=1,. Hitung=3,476>tTabel=1,. mempunyai hubungan yang nyata/signifikan dengan dinamika kelompok tani di Desa Tunfeu. Hubungan Umur Responden dengan Tingkat Kedinamisan Kelompok Tani Berdasarkan hasil analisis data pada Tabel 11, diketahui bahwa koefisien korelasi antara umur dengan dinamika kelompok tani adalah sebesar 0,009 tHitung tTabel . Hitung=0. 060>tTabel=1,. yang berarti antara umur dengan dinamika kelompok tani di Desa Tunfeu, tidak mempunyai hubungan yang nyata. Ini berarti bahwa, meskipun anggota kelompok memiliki umur yang bervariasi namun tidak menunjukan pengaruh terhadap tingkat kedinamisan kelompok tani tersebut. Pada dasarnya umur seseorang hanya berdampak pada prestasi kerja fisik saja, padahal tingkat kedinamisan kelompok tani itu diukur berdasarkan pada persepsi atau penilaian para anggota kelompok Hasil tersebut memberikan indikasi bahwa umur responden tidak mempengaruhi dinamika kelompok tani di Desa Tunfeu. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian (Dos Santos, 2. yang menyimpulkan bahwa umur tidak mempunyai hubungan yang nyata dengan kedinamisan sikap petani terhadap teknologi alat pengupas biji mente di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Hubungan antara Tingkat Pendidikan Responden dengan Tingkat Kedinamisan Kelompok Tani Hasil analisis data seperti yang tertera pada Tabel 4. 11, diketahui bahwa koefisien korelasi antara pendidikan formal dengan dinamika kelompok tani adalah sebesar 0,501 dan nilai tHitung lebih besar dari tTabel . Hitung=3,884>tTabel=1,. Hasil p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 -0,255 -1,771 1,677 Nyata 0,460 3,476 1,677 Nyata 0,092 0,619 1,677 Tidak nyata menunjukan bahwa ada hubungan yang nyata. Antara tingkat pendidikan formal dan dinamika kelompok tani hal ini memberikan indikasi bahwa tinggi rendahnya tingkat pendidikan petani mempunyai pengaruh yang nyata terhadap tinggi rendahnya unsur kedinamisan kelompok tani di Desa Tunfeu. Dengan demikian petani yang pernah mengenyam pendidikan sampai ke tingkat SMA. Diploma dan Sarjana akan lebih cepat memahami dalam menjalankan suatu kegiatan dalam kelompok, dibandingkan petani yang hanya mengenyam pendidikan di tingkat SD dan SMP. Penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian (Surtantin e all, 2018 dan Rafiah et 2. yang menyatakan bahwa tingkat pendidikan formal dengan tingkat kedinamisan kelompok tani tidak ada hubungan yang nyata dengan tingkat kedinamisan pokmas di Desa Tuapukan Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Hubungan antara Pengalaman Berusahatani Responden dengan Tingkat Kedinamisan Kelompok Tani Berdasarkan hasil analisis data yang tertera pada Tabel 4. 11, menunjukan bahwa besarnya nilai koefisien korelasi antara pengalaman berusahatani dengan dinamika kelompok tani adalah sebesar 0,255 dan nilai tHitung lebih besar dari tTabel . Hitung=1,771tTabel=1. , yang berarti bahwa antara luas lahan dengan dinamika kelompok tani mempunyai hubungan yang nyata. Pada dasarnya lahan merupakan salah satu faktor produksi utama yang harus ada di samping tenaga kerja dan modal, hal ini menunjukan bahwa semakin luas lahan yang diusahakan Sebaliknya semakin sempit lahan yang diusahakan semakin rendah tingkat dinamika kelompoknya. Dari hasil wawancara pada lokasi penelitian menunjukan bahwa luas lahan para petani berada pada ketegori petani skala menengah dengan luas lahan rata-rata >0,5-1 hektar. Penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan (Khoiroh, 2. , yang menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang nyata antara luas lahan dengan dinamika kelompok tani Padi Sawah (Oryza Sativa L. ) Di Desa Karang Anyar Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. Hubungan antara Jumlah Tanggungan Keluarga Responden dengan Tingkat Kedinamisan Kelompok Tani Berdasarkan hasil analisis data seperti yang tertera pada Tabel 4. 12, diketahui bahwa nilai koefisien korelasi antara jumlah kelompok tani adalah sebesar 0,092 nilai tHitung lebih kecil dari tTabel . Hitung=0. 619