Jurnal Ayurveda Medistra e-ISSN 2656-3142iCp-ISSN 2656-5609iCVolume 7 Nomor 1 . | pages:1-8 Available online at http://ojs. stikesmedistra-indonesia. Efektifitas Aromaterapi Lemon Dalam Mengurangi Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1 di TPMB D Gunung Putri Bogor Tahun 2025 Emilia1. Dian Oktavyani2 Politeknik Bhakti Asih Purwakarta, mombypei@gmail. ABSTRAK Mual dan muntah pada kehamilan biasanya bersifat ringan dan merupakan kondisi yang dapat dikontrol sesuai dengan kondisi ibu hamil. Kondisi tersebut kadang berhenti pada trimester pertama, namun pengaruhnya dapati menimbulkan gangguan nutrisi, dehidrasi, kelemahan, penurunan berat badan, serta ketidakseimbangan elektrolit. Bila tidak ditangani mual muntah ini akan bertambah berat menjadi Hiperemesis Gravidarum. Dalam penanganan mual muntah selama hamil bisa dengan menggunakan therapi farmakologi maupun non farmakologi. Salah satu therapi non farmakologi adalah dengan memberikan aromatherapi lemon. Oleh karena itu perlu diketahui efektifitas aromaterapi lemon dalam mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I di TPMB D Gunung Putri Bogor Tahun 2025. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen pre-post test one group. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sebanyak 30 orang ibu hamil Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester 1 . <0,. Jadi aromaterapi lemon efektif mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I di TPMB D Gunung Putri Bogor Tahun 2025 Kata Kunci: Aromaterapi. Lemon. Mual. Muntah Abstract Nausea and vomiting in pregnancy are usually mild and are conditions that can be controlled according to the condition of the pregnant woman. This condition sometimes stops in the first trimester, but its effects can cause nutritional disorders, dehydration, weakness, weight loss, and electrolyte imbalance. If left untreated, this nausea and vomiting will worsen to Hyperemesis Gravidarum. In handling nausea and vomiting during pregnancy, pharmacological and nonpharmacological therapies can be used. One of the non-pharmacological therapies is to provide lemon aromatherapy. Therefore, it is necessary to know the effectiveness of lemon aromatherapy in reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at TPMB D Gunung Putri Bogor in 2025. The design of this study used a quasi-experimental pre-post test one group. The sampling technique was purposive sampling of 30 pregnant women in the first trimester. The results showed a decrease in nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester . <0. lemon aromatherapy is effective in reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at TPMB D Gunung Putri Bogor in 2025 Keywords: Aromatherapy. Lemon. Nausea. Vomiting Jurnal Ayurveda Medistra Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025 iCSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia Latar Belakang Mual dan muntah selama masa kehamilan sering dialami sekitar 70-85% wanita hamil, terutama terjadi pada trimester pertama kehamilan . -12 mingg. (Jarvis & Nelson-Piercy, 2. Saat ini, etiologi mual muntah selama masa kehamilan masih belum diketahui, namun diduga disebabkan berbagai faktor hormonal, seperti perubahan konsentrasi hormon Human Chorionic Gonadotopic (HCG), estrogen, dan progesteron (Davis, 2004. Verberg. Mual dan muntah terjadi pada 6080% primigravida dan 40-60% pada Perubahan hormon pada setiap perempuan hamil responnya akan mengalami mual muntah pada kehamilan (Putri. Ayu 2. Secara psikologis, mual dan muntah selama kehamilan mempengaruhi lebih dari 80% wanita hamil serta menimbulkan efek yang signifikan terhadap quality of life. Sebagian ibu hamil merasakan mual dan muntah merupakan hal yang biasa terjadi Sebagian merasakan sebagai sesuatu yang tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari (Rofi'ah. Handayani. Rahmawati 2. Mual dan muntah bisa dicegah Metode farmakologi bisa dengan pemberian vitamin B6 dan anti emetic untuk meringankan mual dan muntah ringan atau mual dan muntah Namun, penggunaan obat-obatan farmakologi dapat menyebabkan efek samping baik pada ibu, kehamilan, maupun pada bayi. Untuk itu pengobatan non farmakologi biasa disarankan oleh tenaga kesehatan seperti menganjurkan ibu hamil untuk menggunakan aroma therapy seperti aroma lemon untuk mengurangi mual dan muntah (Ardani. Ayu 2. Aromaterapi lemon adalah minyak essensial yang dihasilkan dari ekstrak kulit jeruk (Citrus Lemo. yang sering digunakan dalam aromaterapi. Aromaterapi aromaterapi yang aman untuk kehamilan dan melahirkan (Medforth et al. , 2. Meskipun mahal, minyak essensial Lemon merupakan salah satu minyak herbal yang paling banyak digunakan dan aman bagi kehamilan. Menurut studi, 40 % wanita telah menggunakan aroma lemon dalam meredakan keluhan mual dan muntah. Dari sekian tersebut 26,5 % melaporkan bahwa aromaterapi lemon merupakan cara yang efektif untuk mengontrol gejala mual muntah (Kia et al. , 2. Pada Lemon terkandung Limonene yang akan sehingga dapat mengurangi rasa nyeri sikooksigenase I dan II, mencegah aktivitas prostaglandin dan engurangi rasa sakit termasuk mual muntah (Namazi et al. , 2. Kandungan Linalil Asetat pada aromaterapi lemon berfungsi untuk menormalkan keadaan emosi serta keadaan tubuh yang tidak seimbang serta memiliki khasiat sebagai penenang dan tonikum khususnya pada sistem syaraf (Wiryodigdo, 2. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasy Eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest. Dalam desain ini sebelum perlakuan diberikan, terlebih dahulu sampel diberi pretest . es awa. dan sesudah eksperimen sampel diberi posttest . es Desain ini digunakan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai yaitu untuk mengetahui efektifitas aromaterapi lemon terhadap mual muntah pada ibu Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester pertama yang ada di TPMB D berjumlah 30 orang. Sampel yang diambil adalah ibu hamil trimester pertama di TPMB D yang mengalami mual muntah. Teknik Pada penelitian ini yang menjadi alat ukur/instrumen sebagai salah satu cara Jurnal Ayurveda Medistra Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025 iCSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia untuk memperoleh informasi aromaterapi lemon dan lembar kuesioner Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE-. yaitu sistem penilaian untuk mengukur tingkat keparahan mual muntah kehamilan dalam 24 jam. Pengukuran skor PUQE24 dilakukan 2 kali, yaitu sebelum memberikan aromaterapi lemon dan 4 hari setelah diberikan aromaterapi lemon. Pada Irianti et al. , . disebutkan bahwa mual muntah dapat dibagi menjadi 3 kategori, yaitu ringan, sedang, dan berat. Adapun instrument yang digunakan untuk menilai tingkatan mual muntah yang dialami ibu hamil dengan pregnancy-Unique Quantification Emesis/Nausea (PUQE). Hasil Penelitian Analisa penelitian ini meliputi usia, dan paritas. mengetahui frekuensi dan persentase Berikut adalah penjelasan dari masing- masing-masing variabel. Variabel dalam masing karakteristik responden. Usia Tabel 1 Frekuensi Responden Berdasarkan Usia Pada Ibu Hamil Trimester I di TPMB D Wanaherang Gunung Putri Bogor Tahun 2025 Usia <20 tahun dan >35 tahun 20-35 tahun Total Jumlah Persentase Responden yang menjadi sampel dalam Kemudian usia <20tahun sebanyak 6 penelitian ini mayoritas berusia 20-35 orang . 0%). 0%). Paritas Tabel 2 Frekuensi Responden Berdasarkan Paritas Pada Ibu Hamil Trimester I di TPMB D Gunung Putri Bogor Tahun 2025 No Paritas 1 Primipara 2 Multipara Total Jumlah Persentase Responden yang menjadi sampel dalam 16 orang . 3%). Multipara sebanyak 14 penelitian ini mayoritas Primipara sebanyak orang . 7%). Jurnal Ayurveda Medistra Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025 iCSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia Sebelum Diberikan Intervensi Hasil analisa univariat ibu berdasarkan sebelum diberikan aromaterapi lemon berikut: Tabel 3 Kategori Mual Muntah Sebelum Diberikan Intervensi Pada Ibu Hamil Trimester I di TPMB D Gunung Putri Bogor Tahun 2025 MualMuntah Tidak Muntah Ringan Sedang Berat Total Jumlah Persentase Berdasarkan mayoritas responden berada dilakukan intervensi sebanyak 26 orang dalam kategori mual muntah berat sebelum . 7%). Setelah Diberikan Intervensi Hasil analisa univariat ibu berdasarkan setelah diberikan aromaterapi lemon disajikan pada tabel berikut : Tabel 4 Kategori Mual Muntah Setelah Diberikan Intervensi Pada Ibu Hamil Trimester I di di TPMB D Gunung Putri Bogor Tahun 2025 Setelah Mual Muntah Tidak Muntah Ringan Sedang Berat Total Jumla Persentase dilakukan intervensi mayoritas responden hasil P value 0,415 > a . dan terlihat berada dalam kategori tidak mengalami bahwa data berdistribusi normal sehingga mual muntah sebanyak 22 orang . 3%). Analisa T-dependent bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai setelah intervensi dengan menggunakan uji T-dependent. Berdasarkan uji normalitas Jurnal Ayurveda Medistra Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025 iCSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia Tabel 5 Efektivitas Aromaterapi Lemon Dalam mengurangi Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di di TPMB D Gunung Putri Bogor Tahun 2025 Intervensi Mean Sebelum 10. Sesudah Mean Pvalue Berdasarkan table 5 diatas didapatkan hasil Hasil uji statistic didapatkan nilai p 0,000 < sebelum dilakukan intervensi10,93 dengan . sehingga dapat disimpulkan bahwa standar deviasi 1. Dan setelah dilakukan pemberian aromaterapi lemon efektif dalam intervensi didapatkan hasil 3,33 dengan penurunan mual muntah pada ibu hamil standar deviasi 0,61. Terjadi penurunan trimester I di TPMB D Gunung Putri Bogor rata-rata sebelum dan sesudah intervensi Tahun 2025. adalah 7,60 dengan standar deviasi 1,40. Pembahasan Usia Hasil gravidaru. merupakan salah satu gejala sebagian besar responden ibu berusia 20- 35 tahun sebanyak 25 orang . ,0%). kehamilan trimester I. Mual Muntah pada Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kehamilan biasanya terjadi pada pagi hari, semakin tua usia seseorang maka, semakin namun dapat juga terjadi pada sore hari. jarang dia akan mengalami mual muntah. Menurut Hal ini disebabkan karena yang berusia tua telah mempunyai dalam mengatasi mual mempengaruhi kejadian emesis gravidarum muntah dan wanita di usia tersebut lebih yaitu usia, dimana usia yang termasuk dalam kehamilan berisiko tinggi adalah sedangkan pada usia muda <20 tahun kurang dari 20 tahun dan diatas 35 belum mampu mengatasi karena sebagian besar merupakan kehamilan pertama (Putri, dibawah 20 dan diatas 35 tahun terjadi Ayu 2. akibat faktor psikologis. Manuaba Pada penelitian Yantina et al. , . disebutka bahwa mual muntah . mesis Jurnal Ayurveda Medistra Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025 iCSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia Paritas Berdasarkan hasil penelitian menunjukan Hal ini disebabkan karena pada sebagian bahwa sebagian besar responden belum memiliki anak dan merupakan kehamilan beradaptasi dengan hormone estrogen dan yang pertama yaitu sebanyak 16 orang koreonikgonadotropin sehinggalebih sering . ,3%). Gravida juga dapat mempengaruhi terjadi emesisgravidarum. Sedangkan pada kejadian mual muntah. Sesuai dengan teori multigravida dan grandemultigravida sudah Tiran . Peningkatan kejadian mual muntah terjadi pada perempuan yang baru estrogen dan koreonikgonadotropin karena sudah mempunyai pengalaman terhadap (Primigravid. di banding perempuan yang kehamilan dan melahirkan. telah mengalami beberapa kali kehamilan (Multigravid. Mual dan Muntah Berdasarkan hasil penelitian didapatkan disebutkan bahwa mual muntah apabila bahwa rata-rata mual muntah sebelum diberikan intervensi yaitu 10,93 dan setelah menimbulkan gejala yang lebih berat serta dilakukan intervensi pemberian aromaterapi persisten yang terjadi pada awal kehamilan lemon untuk dikonsumsi selama 4 hari dan dilakukan pengukuran kembali didapatkan gangguan elektrolit atau defisiensi nutrien. nilai mual muntah yaitu 3. 33 dengan nilai Data tersebut menunjukan bahwa pemberian aromaterapi lemon efektif dalam penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester pertama. Lemon mengandung limonen, citral, linalyl, linalool, terpineol yang dapat menstabilkan sistem syaraf pusat, menimbulkan perasaan melancarkan peredaran darah, dan sebagai Menurut Mastiningsih & Agustina . , penenang . (Budiana. NS 2. Minyak lemon (Citrus lemo. merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil terutama pada trimester I. Mual muntah Menurut perubahan hormonal, peristaltik melambat, penelitian, mual dan muntah dapat mereda pembesaran uterus, dan psikologis. Pada pada 40% wanita yang telah menggunakan Zuraida Desria 26,5% Jurnal Ayurveda Medistra Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025 iCSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia gejala mual muntah (Afrianti, 2010. Jannah, menyebabkanstres yang dikaitkan dengan Pratami, 2. Mual dan muntah sering kali Bila minyak esensial di hirup, molekul yang mudah menguap akan membawa unsur aromatik yang terdapat dalam kandungan minyak tersebut ke puncak hidung. Rambut getar terdapat di dalamnya, yang berfungsi pesan elektrokimia ke susunan saraf pusat. Pesan ini akan mengaktifkan pusat emosi diabaikan karena dianggap sebagai sebuah konsekuensi normal diawal kehamilan tanpa ditimbulkannya pada wanita dan keluarga Bagi beberapa wanita, gejala dapat berlangsung sepanjang hari, atau mungkin tidak terjadi sama sekali pada saat bangun tidur di pagi hari. dan daya ingat seseorang yang selanjutnya Kesimpulan dan Saran akan mengantarkan pesan balik keseluruh Kesimpulan tubuh melalui sistem sirkulasi. Pesan yang Dari sebagian besar 30 responden yang diantar ke seluruh tubuh akan dikonversikan mengalami mual muntah sebelum intervensi substansi neuro kimia berupa perasaan menggunakan kuesioner PUQE, mayoritas senang, rileks, tenang, atau terangsang. responden termasuk dalam kategori mual (Primadiati 2. muntah berat sebanyak 26 orang dan Menurut menggunakan aromaterapi lemon dalam meredakan keluhan mual dan muntah. Dari sekian tersebut 26,5 % melaporkan bahwa aromaterapi lemon merupakan cara yang muntah (Kia et al. , 2. Hasil penelitian ini juga sesuai dengan teori Tiran . , mual muntah merupakan salah satu gejala paling intervensi didapatkan mayoritas responden sebanyak 22 orang. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan hasil hasil uji pemberian aromaterapi lemon efektif dalam penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester pertama. Saran Bagi aromaterapi melon sebagai salah satu pilihan untuk penanganan pada keluhan Jurnal Ayurveda Medistra Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025 iCSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia DAFTAR PUSTAKA