Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Pengaruh Rasio Liquidity. Earnings dan Capital terhadap Laba Bersih pada PT. Bank BTPN Syariah Tbk Periode 2016-2023 Muhamad Hafiddudin1*. Wazin2. Zenno Noeralamsyah3 Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten123 Main AuthorAos E-Mail Address / *Correspondent Author : 201420073. hafiddudin@uinbanten. *Correspondence: 201420073. hafiddudin@uinbanten. id * | Submission Received : 18-05-2024. Revised : 01-06-2024. Accepted : 02-06-2024. Published : 30-06-2024 Abstract This research aims to see the influence of FDR. NPF. ROA and CAR on the net profit of PT Bank BTPN Syariah Tbk for the 2016-2023 period. This research uses a descriptive type of quantitative research. Data was obtained via the official website com in the form of quarterly financial reports which have been transformed into LN (Natural Logarith. form and then processed via SPSS version 20 The data analysis techniques use multiple linear regression test. The results of this research indicate that partially. PT Bank BTPN Syariah Tbk's net profit cannot be influenced by changes in financial ratios such as FDR. NPF, or ROA. However, a high CAR value affects net profit. Meanwhile, simultaneously, the liquidity, earnings and capital ratios together influence net profit. Keywords: Liquidity. Earnings. Capital. Net Profit Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari FDR. NPF. ROA dan CAR terhadap laba bersih PT Bank BTPN Syariah Tbk Periode 2016-2023. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif. Data diperoleh melalui website resmi com berupa laporan keuangan triwulan yang sudah ditransformasi dalam bentuk LN (Logaritma Natura. lalu diolah melalui media SPSS versi 20. Adapun teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, laba bersih PT Bank BTPN Syariah Tbk tidak dapat dipengaruhi oleh rasio keuangan seperti FDR. NPF, atau ROA. Namun, nilai CAR yang tinggi mempengaruhi laba bersih. Sedangkan secara simultan, rasio liquidity, earnings, dan capital bersama-sama berpengaruh terhadap laba bersih. Kata kunci: Liquidity. Earnings. Capital. Laba Bersih INTRODUCTION Perbankan syariah berperan krusial pada pertumbuhan ekonomi sebuah negara dengan memastikan ketersediaan dana yang memadai untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. (Dwi & Hikmah, 2. Perbankan syariah dapat bertahan dalam kondisi apapun, karena tidak akan mengalami negatif spread atau kondisi dimana pendapatan bagi hasil yang diperoleh bakal selalu lebih tinggi berbanding pada bonus A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica yang dibayarkan biaya bagi hasil kepada nasabah. Selain itu bertumpu juga pada lembaga pengawas khusus eksternal yakni OJK (Otoritas Jasa Keuanga. Lembaga ini memiliki fungsi pengawasan dan penilaian terkait kepatuhan bank terhadap tuntunan dari pengawas DSN MUI atau biasa disebut DewannSyariah Nasional Majelis Ulama Indonesia dalam menjalankan setiap proses kerjanya baik menghimpun ataupun mengalokasikan dana sesuai prinsip syariah agar mencapai performa yang baik. (Putra Rulanda et al. , 2. Tak terkecuali pada PT Bank BTPN Syariah. PT Bank BTPN Syariah Tbk merupakan Bank Umum Syariah (BUS) ke-12 di Indonesia sejak tahun 2014 melalui pemisahan . pin-of. Unit Usaha Syariah (UUS) dari PT Bank BTPN Tbk yang kemudian hari tepatnya pada tanggal 7 Juli 2020, bank BTPN Syariah ditetapkan sebagai sebuah bank Kelompok BUKU 3 berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor S-144/PB. 34/2020 dengan fokus terhadap pelayanan bagi pemberdayaan nasabah prasejahtera produktif di Indonesia dengan proporsi saham kepemilikannya sebesar 70%. (BTPNS 2. Selain itu. PT Bank BTPN Syariah Tbk memiliki prinsip inklusif dan bercita-cita untuk menjadi bank syariah terbaik dengan fokus pada pelayanan untuk pemberdayaan nasabah prasejahtera produktif di Indonesia dan mengubah kehidupan jutaan orang. Namun, tujuan utamanya adalah menciptakan peluang bagi bisnis untuk berkembang dan mencapai kehidupan yang lebih bermakna. (Syariah 2. Artinya, dengan menciptakan peluang-peluang tersebut. PT Bank BTPN Syariah Tbk dapat terus mengepakkan sayapnya dalam meningkatkan kinerja Laporan keuangan menjadi tolak ukur awal dalam menginformasikan kinerja manajemen dari pendapatan, pengeluaran, dan lainnya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara menganalisis rasio keuangan. Selain itu, dapat pula melalui fase pembandingan, evaluasi, dan analisis trend. Secara umum, rasio keuangan terklasifikasi menjadi rasio aktivitas, leverage, likuiditas dan profitabilitas. Informasi bagi para pebisnis dan investor perihal operasional sistem dan posisi keuangan suatu perusahaan sangatlah penting dalam setiap keputusan terkait investasi. Investor akan menanamkan modal pada bisnis yang memiliki potensi untuk menghasilkan keuntungan yang besar, sehingga laba menjadi parameter untuk merepresentasikan keberhasilan suatu Perolehan laba bagi bank syariah bukan dari bunga layaknya bank konvensional pada umumnya, melainkan dari pembiayaan yang berprinsip syariah diantaranya akad Mudharabah (Bagi hasi. Musyarakah. Murabahah. Ijarah atau lainnya. Laba yang diperoleh menjadi target inti dari pendirian suatu perusahaan dan indikator dalam penilaian atas kinerja yang telah dilaksanakan tiap periodenya. Kesesuaian dari pengukuran pendapatan dan biaya mempengaruhi besar atau kecilnya laba (Salju. A Dahri AP. Rosmayanti, 2. Selain itu informasinya pun harus diperhatikan karena dapat menunjukkan suatu perusahaan mengalami peningkatan secara signifikan dan efisien pada kegiatan operasionalnya. Sebagaimana tertuang di dalam SFAC atau Statement of Financial Accounting Concept No. 1 yakni penilaian terhadap kinerja manajemen. Kemudian membantu dalam memperkirakan potensi laba yang mewakili dan memproyeksikan risiko dalam investasi atau kredit. Karenanya, keuntungan di perusahaan merupakan data penting yang membuat para bussinessman serta para investor tertarik. Perolehan laba bersih beberapa bank syariah telah berubah atau tidak stabil dalam beberapa tahun terakhir karena berbagai faktor. Meski kondisi A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica laba per tahun seringkali dapat terjadi ketidakstabilan dalam jumlah yang tidak dapat Dalam hal inilah, industri perbankan dituntut agar dapat menghadapi tantangan dalam mengelola bisnisnya agar selalu dapat bertahan dalam kondisi apapun Beberapa faktor yang menyebabkan laba bersih mengalami peningkatan dapat dilihat dari sumber likuiditasnya yaitu aset dan liabilitas. Kian meningkat nilai asset lancar pada suatu perusahaan, maka kian likuid pula perusahaan tersebut. Sebaliknya, jika persediaan asset lancar berkurang, maka posisi perusahaan tidak likuid. (Sugeng 2. Dengan pemenuhan akan kebutuhan operasional perusahaan justru akan sangat berdampak besar terhadap permintaan maupun penawaran dari pelanggan sehingga akan menciptakan loyalitas tinggi dan meningkatkan laju keuntungan perusahaan tersebut Namun, jika persediaan kas tersebut mengalami kelebihan, akan mengakibatkan adanya kas atau dana yang tidak terpakai sehingga menjadi tidak produktif, sehingga perlu adanya alternatif penyaluran asset yang berlebih ke sumbersumber daya yang dapat meningkatkan keuntungan dari perusahaan. Alaternatif analisis rasio likuditas dapat menggunakan FDR dan NPF. Tujuan dari rasio likuiditas yang dikenal sebagai FDR adalah guna mengukur jumlah pendanaan yang disalurkan oleh bank syariah kepada nasabahnya, terdiri dari jumlah total dana masyarakat dan ekuitas yang digunakan. (Kasmir 2. Tingginya rasio ini menginterpretasikan bahwasanya tingkat pendanaan yang diperoleh oleh bank syariah akan mempengaruhi peningkatan laba dari sumber pendanaan tersebut. Makin tinggi rasio FDR sebuah bank, kemungkinan laba yang dihasilkan juga meningkat. Sedangkan NPF merupakan indikator keuangan yang memperlihatkan seberapa besar proporsi pembiayaan yang tidak dapat dibayar oleh nasabah dalam batas waktu yang telah ditetapkan, yang berpotensi menimbulkan risiko pembiayaan bagi bank. Berdasarkan teori, makin kecil rasio NPF, makin kecil risiko yang perlu dibebankan oleh Sebaliknya, makin besar rasio NPF, makin besar risiko yang dihadapi oleh bank yang dapat mengakibatkan kerugian finansial. (Riyadi 2. Adapun faktor lainnya yang mempengaruhi adalah ROA yang merupakan parameter rasio profitabilitas dari aset secara keseluruhan perusahaan yang dapat memperoleh laba bersih. (Hery 2. Pengukuran ini dilakukan dengan melaksanakan analisis rasio antara labaabersih dengan total aset milik perusahaan. Menurut teori, semakin meninggi rasio ROA, makin membaik pula pemanfaatan aset perusahaan untuk mendapatkan keuntungan atau laba. Begitupun sebaliknya, sebaliknya jika rasio ini menurun, maka mencerminkan ketidakberhasilan perusahaan dalam mendapat Sedangkan CAR adalah ukuran pemroyeksian dari performa suatu bank dalam menanggung risiko defisit. Semakin meningkat CAR. Dengan demikian, kemampuan bank untuk menangani risiko kredit atau aset produktif juga semakin (Dendawijaya 2. Sebaliknya, jika CAR lebih rendah, bank tidak akan mampu menanggung risiko kredit atau aktiva produktif. Berikut data triwulan dari FDR. NPF. ROA. CAR dan Laba Bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk tahun 2016 sampai 2023: Tabel 1. Data FDR. NPF. ROA. CAR dan Laba Bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk Periode 2016-2023 (Dalam miliar rupia. Triwulan FDR NPF ROA CAR LABA BERSIH Q1 2016 98% 22. Rp69. Q2 2016 57% 21. Rp162. A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Q3 2016 Q4 2016 Q1 2017 Q2 2017 Q3 2017 Q4 2017 Q1 2018 Q2 2018 Q3 2018 Q4 2018 Q1 2019 Q2 2019 Q3 2019 Q4 2019 Q1 2020 Q2 2020 Q3 2020 Q4 2020 Q1 2021 Q2 2021 Q3 2021 Q4 2021 Q1 2022 Q2 2022 Q3 2022 Q4 2022 Q1 2023 Q2 2023 Q3 2023 Q4 2023 Rp276. Rp412. Rp136. Rp292. Rp469. Rp670. Rp211. Rp448. Rp698. Rp965. Rp288. Rp609. Rp976. Rp1. Rp402. Rp406. Rp506. Rp854. Rp375. Rp769. Rp1. Rp1. Rp410. Rp856. Rp1. Rp1. Rp424. Rp750. Rp997. Rp1. Sumber: Laporannkeuangan triwulanttahun 2016-2023 . ata diola. Berdasarkan infomasi pada tabel 1 di atas, diperoleh bahwa rasio Financing to Deposit Ratio (FDR). Non Performing Financing (NPF). Return On Assets (ROA) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) mengalami kenaikan dari waktu ke waktu. Sedangkan laba bersih bank terjadi fluktuatif. Pada triwulan ke-II tahun 2020, laba bersih mengalami penurunan sebesar 33,27% atau Rp203. 082 miliar dari tahun sebelumnya. Sedangkan di triwulan ke-i juga turun hingga sebanyak Rp469. 790 miliar. Hal tersebut diakibatkan oleh kemunculan wabah Covid-19 yang melanda Indonesia dan mempengaruhi berbagai sektor ekonomi. Fokus pasar PT Bank BTPN Syariah adalah bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengahh(UMKM) dan perkembangan mereka berpengaruh pada kinerja (CNN 2. A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Triwulan pertama 2021 membukukan laba bersih sebesar Rp375. 15 miliar atau terjadi penurunan juga sebesar 6,75% dari triwulan tahun sebelumya. (Sugiarti 2. Akibat biaya pencadangan PT Bank BTPN Syariah Tbk yang meningkat 89% pada triwulan pertama tahun 2023, terjadi penurunan kembali hingga Rp105. 685 miliar dari triwulan sebelumnya. Pada triwulan ketiga, terdapat penurunan sebesar Rp328. miliar, dan pada triwulan keempat, terjadi penurunan yang cukup signifikan hingga Rp696. 942 miliar dari periode sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan masa pemulihan pasca pandemi. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang lebih mendalam guna memahami berbagai faktor yang memengaruhi laba bank syariah guna mengidentifikasi dan membuat keputusan mengenai target laba bersih di masa depan, yang dapat dilakukan melalui evaluasi rasio keuangan. Hal ini sesuai dalam literatur penelitian dimana temuan hasil tersebut mengungkapkan bahwa CAR dan NPF memiliki pengaruh terhadap laba bersih secara (Wahyuni, 2. Selain itu pada penelitian lain menyatakan bahwa hasil penelitian yang mengukur rasio FDR dan NPF secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap laba bersih. (Octaviani & Manda, 2. Melihat kondisi tersebut maka timbul suatu pertanyaan apakah ada hubungan antara rasio liquidity yaitu FDR dan NPF, earnings diwakili ROA dan capital yaitu CAR terhadap laba bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk periode 2016-2023. Sebagaimana telah dipaparkan dari penelitian di atas bahwa ada pengaruh yang signifikan baik secara parsial maupun simultan. LITERATURE REVIEW Liquidity Likuiditas adalah ukuran yang mencerminkan sejauh mana suatu perusahaan kompeten dalam pemenuhan semua kewajibann dalam jangka pendek, termasuk dalam membayar segala utang sesuai tenggatnya di kisaran waktu kurang dari setahun. (Sugeng 2. Perusahaan tidak dapat membayar kewajiban jangka pendeknya karena beberapa Pertama, ketersediaan dana yang tidak ada atau kedua, perusahaan tersebut masih terdapat kewajiban jatuh tempo yaitu menunggu pencairan beberapa asset lancar menjadi kas yang meski tidak mengalami kesulitan akan keuangan. (Hery 2. Konsep rasio likuiditas juga dapat membandingkan antara kas, efek maupun piutang. (Hasan 2. Unsur-unsur dari asset lancer tersebut dapat berguna bagi suatu perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. Contohnya pembayaran gaji, pengadaan bahan baku dan kebutuhan lainnya. (Sugeng 2. Selain itu, likuiditas dapat mempengaruhi fungsi bisnis sehari-hari dan menjadi perhatian besar para pemangku (Chaudhary & Raja, 2. Rasio FDR dan NPF dapat digunakan menjadi petunjuk dalam menilai tingkat likuiditas bank syariah untuk mengalokasikan pembiayaan dan menghadapi pembiayaan yang tidak berperforma. Financing to Deposit Ratio (FDR) FDR menentukan tingkat pembiayaan bank syariah kepada nasabah dibanding dana masyarakat dan ekuitas yang dimiliki. (Kasmir 2. Tingginya rasio ini mengindikasikan bahwa bank syariah mendapatkan tingkat pembiayaan yang tinggi, yang kemungkinan akan berdampak pada peningkatan keuntungan dari pembiayaan Semakin meningkat rasio FDR, dengan demikian, prospek laba yang bisa diraih akan meningkat. Sebaliknya, jika nilai FDR berada pada standar yang ditetapkan, yaitu A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica di bawah 85%, maka akan menunjukkan bahwa fungsi dari bank mengalokasikan pembiayaannya masih kurang optimal dan akan berpengaruh pada peningkatan laba. H1: Diduga FDR berpengaruh positif terhadap Laba Bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk Periode 2016-2023. Non Performing Financing (NPF) NPF mencerminkan ketidakmampuan nasabah untuk membayar kembali pinjamannya sesuai dengan tenggat waktu, sehingga bank menghadapi risiko Prinsipnya adalah makin kecil rasio NPF, makin kecil risiko yang perlu dibebankan oleh bank. (Riyadi 2. Sebaliknya, makin besar rasio NPF, makin besar resiko yang perlu dibebankan oleh bank. H2: Diduga NPF berpengaruh positif terhadap Laba Bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk Periode 2016-2023. Earnings Profitabilitas atau earnings adalah ukuran keuangan yang mengevaluasi sejauh mana suatu perusahaan dapat menghasilkan keuntungan. Selanjutnya, tingkat profitabilitas suatu perusahaan dapat mencerminkan efektivitas keputusan manajemen secara keseluruhan, dan secara tidak langsung mengindikasikan kemampuan perusahaan untuk meningkatkan keuntungan. (Anggoro Seto 2. Return on Assets (ROA) ROA dihitung didasarkan total aktiva suatu perusahaan, digunakan untuk mengukur seberapa jauh suatu perusahaan dapat mencapai laba bersih. (Hery 2. Teorinya mengatakan bahwa keberhasilan suatu perusahaan dalam mempertahankan aktiva sehingga menghasilkan keuntungan atau laba lebih jelas jika rasio ROA meningkat. Begitupun sebaliknya, sebaliknya jika rasio ini menurun, maka mencerminkan ketidakberhasilan perusahaan dalam mendapat keuntungan. (Fawzi, 2. H3: Diduga ROA berpengaruh positif terhadap Laba Bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk Periode 2016-2023. Capital Modal sendiri merupakan faktor utama dalam pertumbuhan suatu bank. Bank Indonesia juga mengeluarkan Peraturan Menurut Nomor 10/15/PBI/2008. CAR (Capital Adequacy Rati. dengan rasio terkecil yakni 8%. Tujuan dari persyaratan tersebut adalah untuk menjaga likuiditas bank agar tetap stabil dan mencegah analisis pembiayaan yang tidak tepat. Capital Adequacy Ratio (CAR) CAR merepresentasikan potensi bank dalam memikul risiko kerugian. (Dendawijaya 2. Jika CAR naik, pihak bank akan lebih mampu menanggung risiko kredit atau aktivamproduktif. Begitupun sebaliknya, jika rasio ini menurun maka pihak perbankan tidak mampu menanggung segala risiko kredit atau aktiva produktif yang H4: Diduga CAR berpengaruh positif terhadap Laba Bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk Periode 2016-2023. A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Laba Bersih Laba bersih berasal dari penghasilan penjualan setelah dikurangi biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh keuntungan. (Salju. A Dahri AP. Rosmayanti, 2. Laba bersih dapat menunjukkan pengguna laporan keuangan guna mengukur ringkasan kinerja perusahaan secara menyeluruh dalam periode berjalan setelah membandingkan besaran pajak dari suatu perusahaan tersebut. (Hery 2. Laba juga merupakan indikator penilaian kinerja perusahaan dalam periode tertentu, di mana laba yang tinggi menunjukkan kinerja manajemen yang baik. Selain itu. Penggunaan laba sebagai indikator meningkatnya aktiva tergantung pada kecermatan dalam pengukuran biaya maupun pendapatan. (Estininghadi, 2. Artinya, laba memperkuat korelasi antara ukuran perusahaan dan tingkat keuntungan yang dihasilkan. Perusahaan yang meraih pertumbuhan laba yang cepat mempunyai prospek yang lebih besar untuk menggunakan aset yang besar untuk menghasilkan profitabilitas. Ini menjadi indikator penting bagi calon investor, pemegang saham, dan pihak lainnya dalam membuat keputusan investasi terkait perusahaan tersebut. (Idi et al. , 2. METHOD Penelitian berikut mengadopsi metode kuantitatif, yang juga dikenal sebagai metode positivistik, sesuai dengan filsafat positivisme yang mendasarinya. Pendekatan ini dipakai guna mengamati populasiiatau sampel yang telahhditentukan. Analisis data statistik merupakan metode yang akan digunakan dalam pengumpulan data guna menguji hipotesis awal dari penulis. (Sugiyono 2. Selain itu, bersifat deskriptif, artinya memberikan penjelasan tentang fenomena yang terjadi dan mendefinisikan topik Data diperoleh melalui website resmi w. com berupa laporan keuangan triwulan. Pada data asli penelitian ini terdapat ketidak-homogenan variabel laba bersih dalam bentuk miliar rupiah dan variabel lainnya, yaitu FDR. NPF. ROA dan CAR dalam bentuk presentase. Apabila data yang digunakan tidak homogen dikhawatirkan bisa mengakibatkan kesimpulan yang bias. Untuk menghindari kesimpulan yang bias, maka diperlukan transformasi data laba bersih pada penelitian ini. Bentuk transformasi data yang dilakukan pada penelitian ini adalah Logaritma Natural (L. Kemudian diolah melalui media aplikasi SPSS versi 20 dengan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik diantaranya uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi, uji hipotesis lalu uji regresi linier berganda serta uji koefisien determinasi. RESULTS AND DISCUSSION Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif ialah metode analisis data yang digunakan guna memberi gambaran ataupun penjelasan tentang sifat-sifat suatu kumpulan data berupa mean, varian, median, maximum, minimum, serta standard deviation. (Ghazali 2. Tabel 2. Hasil Analisis Statistik Deskriptif Variabel Minimum Maximum Mean Std. Deviation FDR NPF ROA A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica CAR Ln_Y Sumber: PengolahannDataaSPSS Berdasarkan tabel 2 di atas, dimana variabel laba bersih dilakukan transformasi ke dalam bentuk Logaritma Natural (L. dengan nilai antara 11,15% sampai dengan 14,39% dengan nilai rata-rata 13,1937% serta standar deviasinya sebesar 0,74380%, sehingga kita lihat variabel-variabel lain yang digunakan pada penelitian ini sudah homogen. Uji Asumsi Klasik Di dalam analisis penelitian ini dengan menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS), prasyarat statistik yang harus dipenuhi adalah melaksanakan uji asumsi Ini dilakukan guna memeriksa bahwa model regresi yang dibuat tidak mengalami bias atau kesalahan, serta sesuai dengan asumsi-asumsi yang diterapkan dalam analisis (Ghazali 2. Uji Normalitas Uji normalitas dilaksanakan guna mengevaluasi apakah distribusi nilai residual variabel dalam model regresi berada dalam distribusi normal. Ini penting karena uji parsial dan simultan memproyeksikan adanya interpretasi nilai residual yang terdistribusi (Ghazali 2. Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Sumber: PengolahannDataaSPSS Menurut tabel 3, uji normalitas dengan menggunakan metode One-Sample Kolmogorov-Smirnov menunjukkan nilai Asymp. Sig. -taile. pada tabel yakni 0,779 lebih besar daripada 0,05. Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa data memiliki distribusi normal. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas digunakan guna menilai apakah ada hubungan diantara variabel independen dalam model regresi. Jikalau tidak terdapat korelasi signifikan, model regresi dianggap baik. (Ghazali 2. Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas Model Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constan. FDR NPF ROA CAR Dependent Variable: Ln_Y Sumber: PengolahannDataaSPSS Menurut temuan pengujian multikolinearitas di tabel 4, didapati bahwa nilai toleransi pada variabel FDR adalah 0,961 yang lebih besar dari batas minimal 0,10 serta A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica nilai VIF bernilai 1,041 yang jauh lebih rendah dari batas maksimal 10,00. Untuk variabel NPF, nilai toleransinya adalah 0,623 melebihi batas minimal 0,10 dan VIF-nyaa adalah 1,606 yang jauh di bawah batas maksimal. ROA mempunyai nilai toleransi bernilai 0,869 lebih tinggi dari 0,10 serta VIF 1,151 yang juga jauh lebih kecil dari batas maksimal. Terakhir, variabel CAR memiliki toleransi sebesar 0,624 lebih tinggi dari 0,10, serta VIF bernilai 1,603 yang jauh di bawah batas maksimal. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak ditemukan indikasi terjadinya multikolinearitas di dalam model. Uji Heterosdekastisitas Tujuan dari uji heteroskedastisitas yakni guna menentukan apakah variasi residual antara satu pengamatan dan pengamatan berikutnya tidak stabil atau tidak konsisten. Keputusan diambil berdasarkan apakah variasi dari residual tersebut tidak stabil antar (Ghazali 2. Dalam penelitian ini menggunakan uji park dimana pengujiannya dilakukan dengan cara meregresikan nilai residual yang telah dijadikan logaritma natural (L. dengan variabel independen. Tabel 5. Hasil Uji Heteroskedastisitas dengan Uji Park Model Sig. (Constan. FDR NPF ROA CAR Dependent Variable: Ln_RES Sumber: PengolahannDataaSPSS Berdasarkan tabel 5 di atas, dengan menggunakan uji park dapat dilihat pada nilai signifikansi tiap variabel dimana melebihi 0,05. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak ditemukan kecenderungan terjadinya heteroskedastisitas. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi ialah parameter guna mengidentifikasi apakah terdapat korelasiiantara kesalahan pada suatu periode dengan kesalahan terlampau. Jika korelasi tersebut ada, hal ini menginterpretasikan terdapatnya masalah autokorelasi. Salah satu teknik yang digunakan dalam pengujian ini ialah ujidDurbin-Watson. (Pradana 2. Tabel 6. Hasil Uji Autokorelasi Model Durbin-Watson Predictors: (Constan. CAR. ROA. FDR. NPF Dependent Variable: Ln_Y Sumber: PengolahannDataaSPSS Berdasarkan uji autokorelasi pada tabel 6, tercatat bahwa nilai Durbin-Watson yakni 1,969 dengan jumlah sampel sejumlah 32 dan 4 variabel independen serta menggunakan signifikansi 5%. Maka diperoleh nilai pada tabel Durbin-Watson yaitu dU sebesar 1,7323 serta dL senilai 1,1769. Selanjutnya, hasil perhitungan dari 4-dU adalah 2,2677. Dari hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa nilai Durbin-Watson ada A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica diantara dU serta . -dU), yakni 1,7323 < 1,969 < 2,2677. Dengan demikian, diperoleh kesimpulan bahwa tidak terjadi masalah autokorelasi. Uji Hipotesis Uji t (Parsia. Uji parsial merupakan sebuah metode penelitian guna mengetahui pengaruh variabel independen secara individual terhadap variabel dependen. (Ghazali 2. Tabel 7. Hasil Uji t (Parsia. Model Sig. (Constan. FDR NPF ROA CAR Dependent Variable: Ln_Y Sumber: PengolahannDataaSPSS Dari data Uji t (Parsia. yang tertera di tabel 7 ada tabel t dan signifikansi, kesimpulan yang dapat ditarik adalah sebagai berikut: Untuk variabel FDR (X. NPF (X. dan ROA (X. tidak berpengaruh terhadap laba . Untuk variabel CAR (X. nilai signifikansi . ) yakni 0,001 lebih kecil dari 0,05 serta nilai thitung yakni 3,689 lebih besar dari 2,051 pada ttabel. Hal ini menunjukkan bahwa CAR berpengaruh terhadap laba bersih secara parsial. Uji F (Simulta. Uji simultan ialah suatu teknik analisis yang digunakan untuk menilai secara keseluruhan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. (Riyanto 2. Tabel 8. Hasil Uji F (Simulta. Model Sig. Regression Residual Total Dependent Variable: Ln_Y Predictors: (Constan. CAR. ROA. FDR. NPF Sumber: PengolahannDataaSPSS Berdasarkan uji F di tabel 8, didapati nilaissignifikansi . ) untuk variabel FDR (X. NPF (X. ROA (X. , dan CAR (X. senilai 0,000 yang mana lebih rendah dari ketetapan tingkat signifikansi yakni 0,05 serta nilai fhitung lebih tinggi dari nilai ftabel 2,71. Dengan demikian, dapat diartikan bahwa secara bersama-sama . variabel FDR. NPF. ROA, serta CAR mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap laba bersih. Regresi Linear Berganda Analisis regresi linier berganda ini ialah sebuah metode statistik dengan tujuan agar dapat mengatahui keterkaitan linear antar variabel. (Riyanto 2. A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Tabel 9. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Model Unstandardized Coefficients Std. Error (Constan. FDR NPF ROA CAR Dependent Variable: Ln_Y Sumber: PengolahannDataaSPSS Berdasarkan tabel 9, dimana nilai konstanta sebesar 6,807, nilai koefisien FDR sebesar 0,038 sedangkan nilai koefisien NPF sebesar 0,293 dan ROA nilai koefisiennya ialah 0,71 serta CAR nilai koefisiennya 0,38. Maka persamaan model regresi linier berganda ialah berikut ini: Ln Laba = B0 B1 FDR B2 NPF B3 ROA B4 CAR e Ln Laba = 0,6807 0,038 FDR 0,293 NPF 0,71 ROA 0,38 CAR Adapun interpretasi pada model regresi ini sebagai berikut: Konstanta persamaan regresi linier berganda sebesar 0,6807. Ini mengindikasikan bahwa ketika FDR. NPF. ROA, dan CAR nilainya konstan, maka laba bersih pada PT bank BTPN Syariah Tbk akan mengalami kenaikan sebesar 0,6807. Koefisien regresi untuk variabel FDR adalah 0,38, yang berarti bila nilai FDR mengalami kenaikan sebesar satuan, maka laba bersih akan naik sebanyak 0,38. Koefisien yang memiliki nilai positif artinya terjadi hubungan yang positif antara FDR dengan laba bersih, semakin naik FDR maka menunjukkan peningkatan pada laba . Koefisien untuk variabel NPF adalah 0,293, yang menunjukkan bahwa bila nilai FDR mengalami kenaikan sebesar satuan, maka laba bersih akan naik sebanyak 0,293. Koefisien yang memiliki nilai positif artinya terjadi hubungan yang positif antara NPF dengan laba bersih, semakin naik NPF maka menunjukkan peningkatan pada laba . Koefisien untuk variabel ROA adalah 0,71, dapat diartikan bila nilai ROA mengalami kenaikan sebesar satuan, maka laba bersih akan naik sebanyak 0,71. Koefisien yang memiliki nilai positif artinya terjadi hubungan yang positif antara FDR dengan laba bersih, semakin naik FDR maka menunjukkan peningkatan pada laba bersih. Koefisien untuk variabel CAR adalah 0,38, yang menunjukkan bahwa bila nilai CAR mengalami kenaikan sebesar satuan, maka laba bersih akan naik sebanyak 0,38. Koefisien yang memiliki nilai positif artinya terjadi hubungan yang positif antara CAR dengan laba bersih, semakin naik FDR maka menunjukkan peningkatan pada laba Uji Koefisien Determinasi Analisis koefisien determinasi adalah sebuah metode pengujian yang diterapkan guna menilai kemampuan model dalam menjelaskan variabel independen, di mana nilai R2 berada dalam rentang antara 0 dan 1. (Ghazali 2. A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Tabel 10. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Adjusted R Square Predictors: (Constan. CAR. ROA. FDR. NPF Dependent Variable: Ln_Y Sumber: PengolahannDataaSPSS Berdasarkan tabel 10 di atas, nilai Adjusted R square memiliki nilai 0,55 atau 55,2%, hal ini mengindikasikan bahwa variabel FDR. NPF. ROA, dan CAR memiliki pengaruh sebesar 55,2% terhadap laba bersih. Sementara itu, 44,8% sisanya dapat dipengaruhi oleh variabel independen lainnya yang tidak diteliti di dalam penelitian. DISCUSSION Pengaruh FDR terhadap Laba Bersih Berdasarkan interpretasi hasil penelitian, variabel FDR (X. mengindikasikan bahwa tidak ada pengaruh dari nilai FDR terhadap laba bersih. Hal ini sesuai dengan teori yang menegaskan bahwa fungsi dari bank mengalokasikan pembiayaannya kepada nasabah masih kurang optimal yakni berada pada standar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, yaitu di bawah 85% sehingga akan berpengaruh terhadap peningkatan laba pada PT Bank BTPN Syariah Tbk. Hal ini sejalan dengan riset yang menunjukkan bahwa FDR berpengaruh negatif terhadap laba bersih. (Adawiya, 2. Namun, tidak selaras pada studi yang mengindikasikan bahwa FDR mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap laba (Pratiwi et al. , 2. Pengaruh NPF terhadap Laba Bersih Berdasarkan interpretasi hasil penelitian, variabel NPF (X. mengindikasikan bahwa tidak ada pengaruh dari nilai NPF terhadap laba bersih. Hal ini sesuai dengan teori yang menegaskan bahwa resiko yang dihadapi oleh bank makin besar, dikarenakan nasabah tidak mampu membayar kembali pinjamannya sesuai dengan tenggat waktu sehingga akan berpengaruh terhadap peningkatan laba pada PT Bank BTPN Syariah Tbk. Hal ini sejalan dengan penelitian yang menunjukkan bahwa DPK dan NPF mempengaruhi laba bersih secara parsial. (Akrom, 2. Namun, pendapat yang berbeda disampaikan bahwa tidak ada pengaruh dari NPF terhadap laba bersih. (Hasanah, 2. Pengaruh ROA terhadap Laba Bersih Berdasarkan interpretasi hasil penelitian, variabel ROA (X. mengindikasikan bahwa tidak ada pengaruh terhadap laba bersih. Sesuai dengan teori yang menegaskan bahwa, buruknya kinerja bank dalam pengelolaan asset sehingga laba yang diperoleh PT Bank BTPN Syariah Tbk mengalami ketidakstabilan dari tahun 2016 sampai 2023. Hal ini selaras dengan penelitian yang menyatakan variabel ROA tidak berpengaruh terhadap laba. (Ardillah, 2. Namun, hasil riset lain menunjukkan adanya pengaruh ROA terhadap laba bersih. (Rina Indriani, 2. Pengaruh CAR terhadap Laba Bersih Berdasarkan interpretasi hasil penelitian, variabel CAR (X. menyatakan bahwa terdapat pengaruh terhadap laba bersih. Hal ini dikarenakan peningkatan CAR menunjukkan adanya ketahanan permodalan yang kuat dari PT Bank BTPN Syariah terhadap segala kemungkinan risiko, memungkinkan bank untuk beroperasi dengan lancar dalam operasionalnya dan menghasilkan keuntungan. Hal ini sesuai dengan riset A 2023 The Author. Published by Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. This is an open access article under the CC BY-NC license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/). Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 10. Edisi 1. Juni 2024 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica yang menginterpretasikan bahwa CAR positif terhadap laba bersih. (Nasution, 2. Pengaruh FDR. NPF. ROA dan CAR terhadap Laba Bersih Berdasarkan interpretasi temuan penelitian mengindikasikan bahwa secara bersama-sama variabel FDR. NPF. ROA, serta CAR mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap laba bersih. Ini dikarenakan rasio tersebut merupakan komponen rasio keuangan yang berperan krusial dalam meningkatkan laba bersih suatu perusahaan. Hal ini selaras dengan riset yang menginterpretasikan bahwa CAR dan NPF positif terhadap laba bersih. (Wahyuni, 2. CONCLUTION Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh rasio liquidity, earnings dan capital terhadap laba bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk Periode 2016 sampai 2023 sebagai berikut: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio liquidity yaitu Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) tidak berpengaruh terhadap laba bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk periode 2016 sampai 2023. Hasil penelitian memberikan jawaban bahwa rasio earnings yang diwakili Return On Assets (ROA) tidak berpengaruh terhadap laba bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk periode 2016 sampai 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio capital yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif terhadap laba bersih pada PT Bank BTPN Syariah Tbk periode 2016 sampai 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika rasio likuiditas, earnings, dan modal digunakan bersama . , laba bersih meningkat secara signifikan atau dapat Variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) yang berpengaruh terhadap laba bersih dikarenakan selaras dengan teori yang menyatakan bahwa CAR yang tinggi dapat mendanai operasional bank dengan lancar serta berperan penting dalam meningkatkan laba yang didapat. Tingkat CAR yang tinggi juga dapat menghasilkan kekuatan modal yang kokoh dalam menghadapi segala risiko yang mungkin timbul dari perusahaan. REFERENCE