JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 10/C/C3/DT. 00/2025 Volume 13. N0,1. Halaman 33 Ae 50 https://doi. org/10. 35891/heritage. Representasi Kritik Sosial Pada Lirik Lagu 1984 Oleh Superman is Dead Ariyansyah Arief Hidayatullah. Didik Hariyanto Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Sidoarjo. Indonesia *Corresponding Author Email: ariyansyahariefh@gmail. Article History. Submitted: 08 Mei2025 Accepted: 22 Juni 2025 Published: 23 Juni 2025 Kata-kata Kunci: semiotika. kritik sosial. ABSTRAK Fenomena ketimpangan sosial, pembungkaman suara masyarakat, dan dominasi kekuasaan semakin sering direpresentasikan melalui media populer, termasuk musik. Lagu Ai1984An oleh Superman is Dead hadir sebagai bentuk kritik sosial terhadap kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kritik sosial direpresentasikan dalam lirik lagu Ai1984An melalui Roland Barthes dikombinasikan dengan konsep representasi. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan teknik analisis semiotik terhadap tanda, simbol, dan makna dalam lirik Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ini ketimpangan sosial, budaya konsumerisme, dan manipulasi kekuasaan melalui penggunaan diksi, simbol, serta narasi yang menggugah kesadaran. Lagu ini juga berfungsi sebagai media perlawanan dan penyadaran sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi kritis dan menunjukkan bahwa musik dapat menjadi instrumen efektif dalam mengartikulasikan pesan sosial dan ideologis secara mendalam. Representation of Social Criticism in the Lyrics of the 1984 Song by Superman is Dead Keywords: semiotic. social criticism. This is an open access article under the CCAeBY-SA ABSTRACT The phenomena of social inequality, silencing of the people's voices, and domination of power are increasingly represented through popular media, including music. The song Au1984Ay by Superman is Dead serves as a form of social criticism of these conditions. This study aims to analyze how social criticism is represented in the lyrics of Au1984Ay through Roland Barthes' semiotic using Roland Barthes' semiotic approach combined with the concept of The method used is qualitative analysis with semiotic analysis techniques of signs, symbols, and meanings in the song lyrics. The results of the study show that this song conveys criticism of authoritarianism, social inequality, consumerist culture, and power manipulation through the use of diction, symbols, and narratives that raise awareness. This song also functions as a medium of resistance and social awareness. This research contributes to the study of critical communication and shows that music can be an effective instrument in articulating social and ideological messages in depth. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . sebagai unsur utama musik seringkali memuat PENDAHULUAN Di tengah kehidupan masyarakat, kritik sosial cerita yang mencerminkan kesenjangan sosial, politik, dan budaya yang ada di masyarakat. Salah satu grup musik yang kerap mengungkapkan kritik persoalan yang dirasakan. Kritik sosial adalah sosial melalui liriknya adalah Superman Is Dead sebuah aktivitas yang melibatkan perbandingan, (SID). Superman Is Dead, yang lebih dikenal evaluasi, dan pengungkapan kondisi sosial dalam dengan sebutan SID, merupakan sebuah band masyarakat, yang berhubungan dengan nilai-nilai punk rock yang berasal dari Kuta. Bali. Menarik yang dianut serta dijadikan landasan (M. untuk diteliti bagaimana musik dan lagu mereka Hakim et al. , 2. Ketika struktur kekuasaan dihasilkan dalam konteks realitas yang nyata di menjadi terlalu opresif atau kebijakan dirasa tidak masyarakat (Retnoningtyas, 2. Salah satu lagu berpihak pada keadilan, suara-suara perlawanan SID yang berjudul Ai1984An adalah contoh nyata bagaimana musik dapat digunakan sebagai sarana disampaikan tidak hanya melalui media sebagai untuk mengkritik sistem dan kondisi sosial representasi dari institusi yang memilikinya, tetapi Kritik juga melalui aksi demonstrasi, protes, dan karya Lagu Ai1984An menarik perhatian karena seni(Wicaksono, 2. Salah satu nya melalui mengandung elemen-elemen yang kuat dalam karya seni musik. Musik telah menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk menyuarakan individu, kekuasaan otoriter, dan pengawasan Dalam setiap nada dan liriknya, musik Judul lagu ini merujuk langsung pada novel mampu menyampaikan pesan-pesan kritis yang distopian 1984 karya George Orwell, yang menyentuh hati pendengar, menjadikan seni mengkritik sistem totalitarian dan kontrol negara sebagai medium yang tidak hanya menghibur, terhadap kehidupan warganya. Dalam konteks tetapi juga membawa pesan perubahan. sosial-politik Indonesia, lagu ini merefleksikan isu-isu Musik telah lama menjadi salah satu media keresahan terhadap praktik kekuasaan yang paling efektif untuk menyampaikan pesan, baik represif dan hegemoni wacana tunggal. Hingga secara individu maupun kolektif. Dalam konteks kini, belum banyak kajian akademik yang secara khusus menelaah lagu ini sebagai bentuk kritik meningkatkan kesadaran tentang isu-isu tertentu, sosial dengan pendekatan teoritik. Hal ini menjadi menjadikannya alat penting untuk kritik sosial. celah penting untuk diteliti, karena musik punk Musik tidak hanya terdiri dari kombinasi melodi seperti karya-karya Superman Is Dead kerap dan harmoni, tetapi juga berfungsi sebagai alat menjadi kanal alternatif bagi ekspresi politik masyarakat sipil yang termarjinalkan dari media mendorong perubahan (Hidayatullah, 2. Lirik arus utama. Oleh karena itu, analisis yang lebih ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . mendalam Salah satu bentuk komunikasi yang paling bagaimana pesan-pesan kritik sosial dalam lagu universal untuk menyampaikan kritik sosial ini diartikulasikan melalui tanda-tanda dan simbol adalah musik (L. Hakim & Rukmanasari, 2. dalam liriknya, serta bagaimana makna tersebut Musik dikonstruksi secara ideologis melalui representasi. Menurut Oksinata, kritik sosial merupakan mempengaruhi kehidupan (Rahmasari, 2. salah satu bentuk interaksi dalam masyarakat yang Musik memiliki daya penyebaran tinggi, mampu menarik mempertahankan keberlangsungan sistem sosial perhatian segala sesuatu yang didengar, serta atau mengarahkan perubahan dalam dinamika memicu respons dalam berbagai wujud, baik kehidupan bermasyarakat (Neli Aprila Yunandi et secara fisik maupun nonfisik (Olaleye & Adeyeye, , 2. Selain itu kritik sosial merupakan suatu Lirik-lirik yang penuh makna, dipadukan bentuk komunikasi yang disampaikan baik secara lisan maupun tulisan, dengan tujuan menyoroti menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan permasalahan dalam hubungan antarmanusia serta menggerakkan emosi pendengarnya. Musik punk mengontrol keberlangsungan sistem sosial (Pujiati rock, rap, dan folk, misalnya, sering digunakan et al. , 2. Kritik sosial tidak jarang merupakan sebuah respons yang muncul dari ketidakpuasan ketimpangan ekonomi, hak asasi manusia, dan terhadap realitas sosial yang tidak seimbang. kerusakan lingkungan. Band seperti Superman Is Kritik mendorong diskusi terbuka, bertujuan Dead (SID) isu-isu Bali, keresahan mereka terhadap berbagai masalah dialog dalam ruang publik (Dwi Aksa et al. sosial di Indonesia. Melalui lagu-lagu mereka. Kritik sosial juga berfungsi sebagai sebuah musik bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga inovasi yang berperan sebagai media komunikasi. alat perlawanan yang menghubungkan pendengar Hal ini mencakup penyampaian gagasan baru dengan realitas sosial di sekitar mereka. sekaligus evaluasi terhadap gagasan lama untuk Melalui mendorong terjadinya perubahan sosial (Jamlean et al. , 2. Ketika ketimpangan, ketidakadilan, diterima secara luas oleh masyarakat. Setiap lirik, dan penyimpangan norma menjadi bagian dari nada, dan aransemen menjadi simbol dari realitas kehidupan sehari-hari, masyarakat sering kali sosial yang ingin disampaikan. Dalam penelitian mengekspresikan keresahannya melalui berbagai ini, representasi dipahami berdasarkan konsep bentuk komunikasi. representasi kultural menurut Stuart Hall . , yang memandang representasi bukan sekadar ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . pemantulan realitas, melainkan proses aktif diskriminasi, 5 berkaitan dengan prasangka, 9 pembentukan makna melalui bahasa dan simbol berkaitan dengan kemunafikan, dan 18 berkaitan dalam konteks budaya dan ideologi. dengan kesombongan (Febrilian et al. , 2. Representasi adalah proses menghasilkan Penelitian lain dilakukan oleh Syartika Dwi makna dari konsep yang normalnya telah ada Halimah Arfah dengan judul Analisis Tekstual Representasi Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu bahasa(Muhammad Rayhan Firdaus & Rahmawati "Papua Kucinta" Karya Iksan Skuter (Dwi & Zulfiningrum, 2. Proses ini membantu kita Arfah, 2. Pada penelitian ini menggunakan memahami dan menyampaikan makna itu sendiri semiotika Alan McKee. Hasil penelitian ini lebih jelas. Dalam hal media, tanda didefinisikan menunjukkan bahwa pencipta lagu memandang untuk merepresentasikan beberapa hal dan yang Papua hanya dari sisi luar, dengan lirik lagu yang lainnya dikecualikan oleh karena itu, simbol- simbol penting yang menguatkan ide komunikasi sering diperlakukan secara tidak adil oleh Dengan cara ini, pesan dari pemikiran negaranya sendiri. Lirik tersebut mencerminkan yang ingin dikomunikasikan dapat disampaikan dengan lebih mudah. Simbol adalah sesuatu yang dipresentasikan oleh media. Dalam konteks ini, lirik lagu tersebut tampaknya menyuarakan kritik Papua merepresentasikan konsep yang dimiliki manusia terhadap pemerintah mengenai suatu hal (Hariyanto, 2. memberikan perhatian yang seharusnya kepada Penelitian serupa pernah dilakukan oleh Rona yang dianggap Papua Papua (Dwi & Arfah, 2. Noor Arofah Febrilian dengan judul Representasi Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Aswhin Kritik Sosial dalam Novel "Merasa Pintar. Bodoh Safitri dengan judul Analisis Kritik Sosial Dalam Saja Tak Punya" Karya Rusdi Mathari (Febrilian Film The Platform Menggunakan Pendekatan et al. , 2. Penelitian ini menerapkan metode Semiotika analisis yang dikembangkan oleh Charles Sanders menemukan bahwa kritik sosial yang diungkapkan Pierce. Penelitian ini hanya memusatkan perhatian pada novel Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya mengelompokkan individu atau komunitas ke dalam mencari representasi kritik sosial. Pada dalam kelas atas, menengah, dan bawah. Selain penelitiannya menemukan Terdapat 39 kutipan itu, kritik ini menyoroti keserakahan dan egoisme yang memuat kritik sosial terkait berbagai isu yang umum terjadi di masyarakat. Berdasarkan mempertahankan kepemilikan, serta gambaran keseluruhan data, terdapat lima jenis representasi kapitalisme yang menguntungkan kelas atas dan kritik sosial yang teridentifikasi, yaitu: 3 berkaitan merugikan kelas bawah (Safitri, 2. Roland Barthes. Penelitian ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Kritik masyarakat yang sulit tersampaikan melalui media Musik generasi muda merespons isu-isu sosial secara kritis dan reflektif. Ketiga, penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian musik sebagai sarana sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk komunikasi sosial yang bermakna. Musik tidak mengungkapkan berbagai persoalan sosial, politik, hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dan budaya yang dirasakan oleh komunitas sebagai medium untuk menyampaikan pesan- Dalam konteks ini. Ritter menegaskan pesan sosial dan politik yang mendalam. Dalam bahwa musik telah menjadi alat yang kuat bagi konteks ini. Siddique dan Sidal menekankan gerakan sosial di Amerika Latin, mencerminkan bahwa musik dapat menjadi alat ideologis di realitas politik dan sosial di kawasan tersebut (Ritter, 2. Oleh karena itu, menganalisis lagu seperti Ai1984An penting dilakukan karena lagu ABUBAKAR SIDDIQUE & Suleyman SIDAL, tersebut berpotensi membuka wawasan terhadap Hal ini menunjukkan bahwa musik isu-isu sosial yang relevan dan memberikan ruang memiliki peran ganda: sebagai instrumen yang bagi pendengar untuk memahami dan merespons realitas sosial secara kritis. memperkuat legitimasi, atau sebagai bentuk Kedua, di era digital saat ini, distribusi musik (Harun melalui platform daring telah memungkinkan Dengan demikian, menganalisis lagu penyebaran pesan sosial secara lebih luas dan seperti Ai1984An dapat memberikan wawasan Studi oleh Smolarczyk menunjukkan bahwa keterlibatan anak-anak dan remaja dengan musik membentuk kesadaran kritis dan mendorong melalui media digital bukan hanya menjadi bentuk perubahan sosial. hiburan, tetapi juga berperan dalam membentuk Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pengalaman sosial dan emosional mereka. Mereka bagaimana ekspresi kritik sosial direpresentasikan menyatakan bahwa Aumusic engagement in digital dalam lagu Ai1984An karya Superman Is Dead (SID) spaces fosters not only emotional regulation, but melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Musik sebagai medium komunikasi telah lama menjadi ruang ekspresif untuk menyuarakan Ay(Smolarczyk et al. , 2. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap isi dan makna lirik Namun, kajian akademik terhadap dalam konteks distribusi digital menjadi penting, musik punk IndonesiaAiterutama lagu Ai1984An terutama karena musik dapat mempengaruhi cara yang sarat simbol dan kritik sosialAimasih relatif Hal ini menunjukkan adanya celah dalam ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . ranah kajian komunikasi budaya yang perlu diisi. Dalam konteks tersebut, penelitian ini menjadi relevan karena menghadirkan analisis kritis merepresentasikan kritik sosial. Analisis semiotika Peneliti Barthes Roland merepresentasikan realitas sosial, tetapi juga membentuk kesadaran ideologis pendengarnya. maknanya (Anugrahanti, 2. Metode semiotika Kebaruan dari penelitian ini terletak pada Roland Barthes digunakan untuk menganalisis dan kolaborasi antara teori semiotika Barthes dan memahami berbagai fenomena sosial, baik yang konsep representasi Stuart Hall untuk menafsirkan bersifat lisan maupun tulisan, dengan tujuan makna-makna ideologis dalam teks musik populer mengungkap makna yang mendalam di baliknya. Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini tidak Semiotika menyediakan sebuah pendekatan atau hanya memperkaya wacana akademik di bidang kajian tentang tanda-tanda yang dapat digunakan ilmu komunikasi, tetapi juga menegaskan urgensi untuk menganalisis sistem simbolik dengan cara memahami musik sebagai media representasi yang terorganisir dan mendalam (Khoirul & Febriana, membentuk opini publik. tanda-tanda Sebagai semiotika berperan dalam menafsirkan berbagai tanda, baik yang diciptakan manusia maupun yang berasal dari alam. Semiotika memiliki berbagai METODE PENELITIAN Penelitian cabang, seperti strukturalisme, pragmatisme, dan lainnya (Febryningrum & Hariyanto, 2. Pendekatan ini memungkinkan kita untuk melihat musik tidak hanya sebagai ekspresi seni, tetapi mendalam mengenai fenomena yang dialami oleh juga sebagai medium komunikasi yang kaya akan pesan sosial dan ideologis. Menurut Moelong menggambarkannya secara rinci (Feny Rita Fiantik et al. , 2. Kualitatif teks media digunakan untuk menggali informasi secara mendalam dari termasuk audio, video, dan bentuk teks lainnya (Hafshah Hazimah & Hariyanto, 2. Di dalam pengumpulan data menggunakan data primer yang berupa lirik lagu yang terdapat pada lagu SID Gambar 1 Tanda Semitoika Roland Data yang digunakan untuk penelitian Barthes menggunakan seluruh lirik yang terdapat di dalam ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Pada Gambar menjelaskan cara kerja Roland Barthes tanda dalam sistem ideologis yang tersembunyi di balik tanda-tanda dalam lirik lagu. Menurut Barthes, denotasi terdiri dari . HASIL DAN PEMBAHASAN . Metode semiotik Roland Barthes Dari hasil penelitian terhadap lirik lagu 1984 menyoroti keterkaitan antara teks dan tulisan milik Superman is Dead ditemukan bahwa lagu ini dengan pengalaman serta konteks budaya dari sarat dengan pesan-pesan yang menggambarkan para penggunanya (Roro Ayu & Didik Hariyanto, keresahan terhadap situasi sosial, politik, dan Penanda mencakup segala bentuk seperti Melalui analisis lirik, ditemukan bahwa coretan, gambar, tulisan, serta segala sesuatu yang SID menggunakan berbagai simbol dan diksi yang dapat didengar, dilihat, dibaca, ditulis, atau tajam untuk mengkritik kontrol otoritas yang Sementara itu, petanda merujuk pada gambaran mental yang dihasilkan dari penanda ketidakadilan sosial yang mencerminkan kondisi Dengan demikian, penanda . masyarakat modern. Yang dapat dilihat melalui merujuk pada teks, sedangkan petanda . lirik lirik berikut ini. adalah struktur makna yang terdapat dalam sebuah tanda (Nurimba & Muhiddin, 2. Untuk Penulis menyusun, menganalisis, mengevaluasi, menginterpretasi serta membandingkan hasil dari temuan terbaru dengan temuan penelitian yang representasi kultural dari Stuart Hall . Penulis dikolaborasikan dengan pendekatan semiotika konsistensi artikel mulai dari judul hingga daftar Barthes. Hall menjelaskan bahwa representasi bukan sekadar memantulkan realitas, melainkan merupakan proses sosial dan budaya dalam Selamat datang di dunia progresif membentuk makna melalui bahasa dan simbol. Saat kiri dan kanan Dalam konteks semiotika Barthes, tanda-tanda Tajam ia diperdebatkan dalam teks . eperti lirik lag. tidak hanya Meskipun telah terbukti sebagai racun memiliki makna literal . , tetapi juga Tekanlah populasi makna yang dibentuk secara sosial dan ideologis Santun lenyapkan senyum . onotasi dan mito. , yang merupakan bagian dari Sumber : (Armadimasaputra & Sntd,Genius, proses representasi kultural. Dengan demikian, kolaborasi konsep representasi Hall dan semiotika Barthes Dalam arti denotasi, lirik tersebut membentuk mengungkap makna-makna sosial, budaya, dan gambaran dari situasi di dunia saat ini, di mana konflik ideologi yang tak terbayangkan memecah ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . kaum manusia menjadi Aiideologi kiriAn dan di mana individu dengan kekuasaan cenderung Aiideologi kananAn. Pedang itu juga dapat diartikan menggunakan kesopanan sebagai alat untuk mempertahankan dominasi mereka (Muallim, gagasan yang dimainkan oleh entitas manusia. Setiap AiideologiAn berperan dalam mendefinisikan Dengan demikian, frasa Aisopan lenyapkan naratif, pilar sosial, politik, dan budaya di periode senyumAn dalam lirik lagu "1984" dapat dipahami AiRacunAn dalam lirik ini merujuk pada sebagai simbol dari ketegangan politik yang kesempurnaan sesuatu yang berbahaya atau mencerminkan bagaimana norma sosial dapat kesejahteraan sosial. Racun ini dapat aktual dalam dimanfaatkan untuk mempertahankan struktur bentuk ide, tindakan, atau fenomena yang kekuasaan yang menindas. Secara umum, pada menciptakan keterbelakangan jauh dalam bentuk tingkat mitos, lirik ini mencapai naratif cara yang masyarakatan dan hubungan kuasa. Secara harfiah lebih luas yang diamati selama pembangunan namun metaforis, diancam oleh bahaya konstan dan perasaan ketidakpercayaan diri mengerok Aiprogresif,An di mana segalanya berpikir sebagai kepastian masyarakat. Aimaju,An melambangkan perkembangan peradaban Sebagai Dalam analisis konotatif terhadap lirik lagu Meskipun semuanya berjalan seperti "1984" karya Superman Is Dead, frasa Aisantun naratif ini, jauh dari pandangan merangkak kemajuan terjadi penjajahan, ketidakadilan, dan senyumAn sosial di mana kesopanan digunakan sebagai alat manipulatif untuk menyembunyikan dominasi Progresivitas sebagaimana dapat seharusnya tidak Ungkapan ini mengisyaratkan bahwa menghasilkan perubahan yang tak terhindarkan ini tindakan yang tampak sopan sebenarnya dapat kepentingan kelompok tertentu. Oleh karena itu, mengendalikan masyarakat secara halus. perpecahan ideologis sebenarnya dalam hal Fenomena ini sejalan dengan temuan dalam menghasilkan masalah tidak memiliki tujuan studi internasional tentang strategi kesopanan dan perbaikan tetapi hanya pembenaran keberlanjutan Misalnya, penelitian oleh Salman Dari perspektif ini, modernitas seakan strategi kesopanan sering dimanipulasi untuk kehidupan pun menjadi masuk akal. Langkah ini membentuk persepsi publik dan mempertahankan dirancang sejak awal oleh kekuatan merampok ini. struktur kekuasaan yang ada (Salman, 2. Demikian pula, studi oleh Muallim menyoroti peran status sosial dalam penggunaan kesopanan. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Kita adalah generasi Yang menyaksikan dunia Kehilangan kode moralnya Sumber : (Armadimasaputra & Sntd,Genius. Hedonisme materialistic penggunaan gaya hidup jangka pendek terakhir hanya memperkuat saat-saat itu bagi nilai-nilai moral universal. Gambaran anak muda dalam lirik adalah contoh dalam keadaan Pada bagaimana dunia seakan terperosok dalam krisis Krisis moralitas adalah kondisi ketika nilai-nilai etika, yang biasanya dapat diterima oleh masyarakat, hilang atau telah postuler, dengan kata lain, tidak lagi muncul dalam praktik seharihari. Bait ini secara khusus menyatakan bahwa nilai-nilai kehilangan maknanya dan kini digantikan pada Muda-mudi melihat bahwa kini banyak hal yang memberontak pada sebuah aturan yang diikuti dengan tulus. Penggambaran masyarakat tersebut beraspikasi apa yang relevan bagi manusia, tidak lagi memperhatikan keadilan dan sosialita, dalam kebenaran atau dalam kesetiaan pada cara berkeinginan, superficial. Oleh karena masyarakat modern. sebagai simbolisasi dari generasi muda yang menjadi saksi tidak kuasa atas kehilangan nilai prioritas tertinggi dalam kehidupan. Mereka tidak lingkungan di mana idenya sering terlupakan demi sesuatu yang lebih ambisius dan duniawi. Lirik juga mengungkapkan semacam ketidakpuasan pada realitas yang sah yang melanda anak-anak menjadikan mereka saksinya, tidak ada dalam kendali pribadi. Pada tingkat mitos, bait ini mengungkapkan misteri besar masyarakat modern, yang banyak mengejar narasi bahwa generasi muda telah AipenyebabAn Terlalu sering, mereka dianggap malas, tidak peduli, atau bahkan membuka kembali generasi Namun, menegaskan ide ini dari perspektif berbeda dengan menunjukkan bahwa generasi muda bukanlah pelaku utama, tetapi korban dari sistem-sistem yang lambat, tetapi pasti merusak norma etika. Ini dapat berupa kapitalisme, yang menciptakan Dalam arti konotasi, lirik dapat diartikan stres sosial di mana anak-anak ini tumbuh dalam terperangkap dalam pola perubahan sosial yang semakin memudarkan norma tradisional yang Hanya dalam dunia individualisme kesenjangan sosial, globalisasi, yang mempercepat perubahan budaya, atau media zaman sekarang, yang mengangkat Gaya gaya hidup pragmatis dan Oleh karena itu, mitos tentang anak muda sebagai Aipenghancur moralAn adalah bahwa lirik itu bukan para penindas, tetapi orang dewasa yang menumbuhkan mereka di dunia yang sistem gagal untuk mempertahankan nilai dasar. yang semakin kuat ini, orang membaktikan minat pribadi daripada keharmonisan ikatan kolektif. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Satu sembilan delapan empat Fasis ia berpesta di panggung peragaan Tak diundang kau tak punya apa-apa Namun kau 'kan bahagia Itu kata mereka Sumber : (Armadimasaputra & Sntd,Genius. Galeri catwalk, yang dalam konteks umum diasosiasikan dengan kreativitas dan metafora eksklusivitas dan elitisme. Dunia fashion yang tampak glamor justru menjadi instrumen untuk menetapkan batas sosial antara mereka yang dianggap pantas dan tidak. Representasi ini Beri tingkatan denotasi, angka Ai1984An secara langsung merujuk pada novel terkenal karya George Orwell yang berjudul sama. Novel tersebut memberikan deskripsi yang luas dalam citra-citra dunia distopia di mana rezim totaliter Poperechna menjelaskan bahwa fashion membentuk hierarki sosial dan menjadi bagian dari filosofi konsumsi dalam budaya massa, tidak sekadar menampilkan estetika tetapi memperkuat diferensiasi sosial yang dikonstruksi oleh kekuasaan (Poperechna, informasi, dan propaganda untuk mengontrol tidak 2. Penegasan terhadap ironi Ainamun kau Akan hanya kekuasaan tetapi juga kehidupan sehari-hari bahagiaAn memperkuat bahwa kebahagiaan di sini Oleh karena itu, dalam konteks lirik, angka Ai1984An menjadi simbol yang mengingatkan pada sistem otoriter yang menindas kebebasan individu dan mendikte pola pikir kolektif. Frasa Aifasis berpestaAn dalam arti langsung adalah gaya hidup rezim otoriter atau kelompok berkuasa yang mencolok merayakan dominasi mereka, salah satunya yang dikenal dengan penguasaan terhadap budaya populer yaitu dunia fashion. Mode tidak hanya tentang cara berpakaian dan mode, tetapi pembedaan yang jelas di dalam struktur sosial. Oleh karena itu, dalam bagian ini secara denotatif menggambarkan bagaimana elemen budaya dapat digunakan sebagai panggung perkusif untuk orang-orang yang abadi. Pada Kebahagiaan bukan lagi hak, melainkan insentif ilusi yang ditawarkan kepada mereka yang patuh terhadap sistem dominan. Dalam hal ini, fashion dan budaya populer dijadikan alat pembingkaian sosial yang eksklusif. Maka, lirik lagu Ai1984An bukan hanya menggambarkan realitas opresif, tetapi juga mengungkap strategi halus kekuasaan dalam menyebarkan narasi penerimaan sosial melalui simbol-simbol yang tampak indah namun sarat dominasi. Dalam konteks mitos, bait ini merujuk pada mitos yang lebih besar yang sering menjadi alasan dalam masa kini, yaitu bahwa dalam masyarakat sebagian besar kelas Idealnya dunia fashion harus menjadi ruang di mana individu bebas untuk adalah wacana palsu yang digunakan sebagai alat mengekspresikan diri, dalam kenyataan gaya ini juga dipekerjakan untuk mempertegas hierarki dalam masyarakat. Yang menjadi alasan dalam budaya untuk menciptakan ilusi kekuasaan dan ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . contoh ini bahwa dunia fashion memberikan akses Secara harfiah, bagian lirik mencirikan bagaimana ke untu semua kesempatan, sehingga semua bagian-bagian dari elit tersebut mengeksploitasi individu dapat menjadi indah, kaya dan bahagia. situasi-situasi krisis tersebut agar lebih tuan Tetapi, dalam kenyataan, hanya sedikit orang yang keckap di tangan mereka, memperkuat kekuasaan, benar-benar dapat ditempatkan dalam piramida, mengekspresikan wiasata kapasitas, dan menggali yaitu mereka dalam kesuskesan atas, karena populasi yang sekarang sangat rentan. Pengenalan kebanyakan orang hanya dapat menonton dari bait ini mencirikan bagaimana populasi yang luar, menjadi korban dari sistem. Sebaliknya, sebelumnya berjuang telah menggagal akibat keyakinan tentang kesetaraan dan kebahagiaan adalah mitos yang telah menjadi mitos yang prosedur pulihannya. bermanfaat untuk mereka yang memiliki otorisasi. Pada level konotasi, lirik tersebut mencakup ketimbang semuanya yang lain yang tetap menjadi subordinate . Aibermainkan TuhanAn. Memang, seperti yang Kutahu aku tak sendiri disebutkan di atas, kata-kata ini mencakup Hadapi semua ini arogansi dari elite yang merasa bahwa mereka Dikala oligarki sibuk bermain Tuhan Alasannya wabah, bencana alam Ketika terjadi krisis global, seperti Sumber : (Armadimasaputra & Sntd,Genius, wabah atau bencana alam, mereka menggunakan aturan-aturan yang hanya merugikan kepentingan Di tingkat denotasi, lirik menggambarkan Secara khusus, ini termasuk eksploitasi bagaimana oligarki Ae kelompok kecil orang yang sumber daya alam atau ekonomi, tetapi juga memiliki kontrol besar atas sumber daya dan manipulasi emosi dan konsep masyarakat. Dalam kebijakan Ae memperoleh keuntungan dari masalah Peristiwa wabah dan bencana yang tradisinya mencakup setiap aspek kehidupan masyarakat, bertujuan menyatukan populasi dalam upaya merujuk pada arah kebijakan ekonomi, mobilitas, bersama dan membantu diri sendiri digunakan atau kemerdekaan sebagai instrumen untuk mempromosikian tujuan kebijakan yang didesain untuk menyelamatkan Dalam kasus ini, elite meraih kontrol masyarakat dapat membunuh mereka sebagai penuh atas kebijakan, sumber daya, dan bahkan bagian dari jalan memperpanjang otoritas lewat kehidupan mendasar dari orang banyak, dengan label yang membuktikan mendaur ulang krisis. kepentingan rakyat. Dengan demikian, sejak sini. Pada saat itu. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . wabah, dan bencana alam bukanlah musibah alam membongkar mitos ini, lagu Ai1984An menolak atau fenomena medis. mereka adalah metode narasi fatalistik dan menantang hegemoni yang memanfaatkan krisis sebagai peluang konsolidasi Ini menunjukkan bahwa kritik sosial masyarakat luas. Pada dalam lirik tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga Ai1984An bersifat dekonstruktif terhadap struktur naratif mengungkap bagaimana narasi besar seperti yang membungkus ketimpangan dalam lapisan bencana alam atau wabah sering dimitoskan kepercayaan publik. sebagai Aitakdir ilahiAn yang tidak dapat dihindari dan harus diterima secara pasrah oleh masyarakat. Dalam Semakin kuat membaja tekadku 'Tuk menjadi manusia menggambarkan ketidakberdayaan masyarakat di Yang merdeka selamanya hadapan krisis, tetapi juga mengkritik bagaimana Kau potong lidah yang berani tandingi narasi elite kekuasaan memanfaatkan narasi tersebut Sepalsu itu dominasimu untuk membentuk citra kepahlawanan, menutupi Sumber : (Armadimasaputra & Sntd,Genius, kesalahan, dan memperkuat legitimasi. Narasi bahwa bencana adalah Aikehendak TuhanAn atau Aifakta alamAn menjadi instrumen ideologis yang Pada tingkat denotasi, bait lagu ini secara mengaburkan tanggung jawab politik, sehingga tindakan seperti korupsi dalam pengelolaan terhadap dominasi dan kontrol yang menindas. bantuan, kegagalan sistemik, atau kebijakan yang Frasa diskriminatif dapat disamarkan sebagai sesuatu menggambarkan tindakan membungkam suara- yang tidak bisa dihindari. suara yang berani menyuarakan kritik terhadap Aipotong lidahAn Lirik ini memperlihatkan bagaimana mitos Makna ini mencerminkan upaya tidak hanya menciptakan ilusi makna, tetapi juga sistematis untuk menghentikan ekspresi oposisi Elit konstruksi bahwa penderitaan adalah bagian dari Sebagaimana dijelaskan oleh Purnama dan Fahmi Airencana besarAn demi menjustifikasi kebijakan , makna denotatif dalam lirik lagu sering kali represif dan pengendalian sosial yang diperkuat digunakan untuk menyampaikan pesan langsung yang mencerminkan realitas sosial atau politik penguasaan informasi. Dalam kerangka semiotika yang terjadi di masyarakat (Purnama & Fahmi. Barthes, makna konotatif ini telah direproduksi menjadi mitos, di mana ideologi dominan Namun, pada tingkat konotatif, frasa tersebut disajikan sebagai kebenaran universal. Dengan menyiratkan adanya strategi kekuasaan yang lebih ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . halus dalam membungkam perbedaan pendapat. Tindakan Aimemotong lidahAn tidak hanya merujuk kekuasaan demikian sebenarnya sangat rapuh, pada sensor fisik, tetapi juga pada upaya sistemik karena terletak pada pendustaan, kekeliruan, dan untuk menghilangkan keberagaman suara melalui Dominansi yang tampak kokoh dari tekanan sosial, politik, atau budaya. Hal ini sejalan luar tidak berdiri tegak bagi tanah yang kuat, dengan temuan Wismawati yang mengungkapkan tetapi berdiri pada tanah yang kurang kokoh, yaitu bahwa makna konotatif dalam lirik lagu dapat ilusi bukan kekuatan. mencerminkan kritik terhadap struktur kekuasaan yang menindas dan upaya untuk mempertahankan Sampai kapankah ini semua terjadi Belum mampu ku 'tuk menjawabnya (Indah Wismawati et al. , 2. Pertajam literasi Dengan demikian, lirik lagu ini tidak hanya Buka logika langsung, tetapi juga mengkritik mekanisme Mungkin itu membantu Sumber : (Armadimasaputra & Sntd,Genius, kekuasaan yang lebih luas dalam membungkam Analisis ini menunjukkan bahwa pemahaman Pada terhadap makna denotatif dan konotatif dalam lirik memberikan pesan ketidakjelasan mengenai kapan lagu dapat membuka wawasan tentang dinamika waktu perubahan yang diidam-idamkan itu akan kekuasaan dan perlawanan dalam konteks sosial tiba tetapi, pada saat yang sama, merupakan dan politik yang lebih luas. Dalam tingkat mitos, bait ini membongkar kemampuan literasi dan berpikir logis. Dalam buku besar dari narasi yang sesungguhnya adalah artian harafiah, bait ini merindukan masyarakat konstruksi rekaan dari kekuasaan yang besar, yang berubah, sementara dalam kenyataannya yaitu bahwa mereka adalah sosok yang kembali masih banyak masyarakat yang terjebak dalam sifatnya dan tidak bisa dikalahkan. Mitos ini ketidakadilan dan manipulasi dari berbagai jenis. dibangun oleh propaganda, penguasaan media. Tetapi alih-alih memperjuangkan harapan saja dan kendalian narasi publik tujuannya adalah atau hanya menunggu waktu yang tidak tertentu, membuat masyarakat merasa lemah dan terpuruk. bait ini mengajak semua orang untuk bertindak Kekuasaan dengan cara yang sangat nyata, dan langkah pertama adalah memperkuat kemampuan literasi terbendung, sehingga memperlihatkan bahwa dan logika. Literasi dalam bait tersebut jauh lebih daripada sekedar membaca dan menulis. hal itu Namun, bait ini membantah hal melibatkan kemampuan menilai informasi secara ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . kritis dan memisahkan fakta dari propaganda. yang satu terus memutar sirkulasi pelangi ini dan Demikian pula, berpikir logis yang diusulkan dalam bait tersebut penting untuk membentuk pola Dalam hal tingkat mitos, bait ini mencabut pikir yang rasional dan terstruktur sehingga mitos bahwa literasi dan logika hanyalah alat masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh narasi relevan di dunia akademik atau intelektual. Secara sederhana yang menyesatkan. Pesan denotasional yang ditransmisikan adalah bahwa transformasi masyarakat berpikir bahwa literasi itu untuk tidak datang dengan sendirinya. perubahan hanya dibaca artikel atau jurnal buku atau setidaknya dicapai jika masyarakat bersatu untuk membuat membiasakan diri membaca karya-karya karya dirinya sadar dan bersifat manipulatif. fiksi logika, di sisi itu, adalah kelas sekolah yang Pada tingkat konotasi, bait ini berbicara Namun, bait ini menolak mitos tentang masalah yang lebih mendalam. Ini tersebut: literasi dan logika untuk membantu berbicara tentang pemberdayaan masyarakat yang orang melawan lingkungan yang tidak adil dan disebabkan oleh literasi dan kemampuan berpikir dibodohi harus digunakan. Literasi membantu Kata-kata ini, mencapai level yang lebih masyarakat melihat lebih jauh daripada apa yang dalam, dengan pandangan pertama, berkaitan ditunjukkannya dan menguasai konteks yang lebih dengan aspek persona, namun, yang paling besar logika membantu mereka mengidentifikasi perlawanan terhadap propaganda, narasi licik, dan mendiskriminasikan diri. Dengan demikian, bait ketidakadilan yang ditegakkan oleh kelompok- ini memutuskan mitos baru bahwa literasi dan kelompok ini. yang memegang kekuasaan. Pada logika bukan hanya biaya akademis tetapi juga tingkat konotasi, literasi adalah lebih dari sekadar kemampuan membaca. itu adalah daya yang membebaskan masyarakat dari kebosanan sang memungkinkan seseorang untuk memahami isi pembual dan perbudakan orang-orang yang tidak dalang, memproses data dengan kritis, dan Demikian Semoga lekas kita bertemu Di sebuah titik tanpa bias politik identitas digunakan oleh elitas untuk mempertahankan Sumber : (Armadimasaputra & Sntd,Genius. Maka, pesan yang dimaksudkan dari pemberdayaan dengan biaya kekayaan dan literasi Secara lebih dari sekadar peluang individu itu merujuk anggapan bahwa literasi dan logika hanya sebatas pada kunci memerangi konspirasi elite eksklusif, alat akademik. Literasi bukan hanya kemampuan ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . membaca dan menulis, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap informasi, sementara logika masyarakat yang tidak lagi terbelah oleh isu identitas namun dipandu oleh ide kesetaraan dan menghadapi manipulasi. Selain itu, bait ini juga Konotasinya tentang bait ini adalah bahwa ia Identitas yang seharusnya menjadi mendesak manusia untuk melawan kasus politik identitas, dan itu dapat dilampaui hanya jika masalah-masalah Dalam konteks demokrasi, politik identitas perbedaan sosial, atau karenanya birokrasi dan sering dianggap sebagai sarana untuk merayakan manipulasi makro, dalam kerangka pandangan Namun, dalam praktiknya, politik identitas kerap digunakan oleh elit sebagai strategi Alih-alih keyakinan bahwa politik identitas adalah bagian integral dari demokrasi dan kebebasan. Kaum elit politik identitas malah mengalihkan perhatian dari politik membesarkan mitos ini, menyatakan isu yang lebih fundamental, seperti ketimpangan bahwa politik identitas merupakan rupa dari ekonomi dan korupsi. Oleh karena itu, bait ini keberagaman dan pengungkapan yang lebih adil. menunjukkan bahwa politik identitas bukan Tetapi, bait ini mengungkapkan sisi lain dari Pada tingkat mitos, bait ini mengekspos dominasi yang memperkuat stratifikasi sosial. Secara konotatif, tingkatan bait ini mencakup rasa rindu akan dunia harmonis dalam hal pemerintahan untuk memanipulasi dan berkuasa atas orang dan masyarakat. Secara efektif, ini Dengan kata lain, politik adalah cara untuk mengungkapkan persyaratan identitas diyakini bukan hanya sebagai fenomena spesifik di antara kategori masyarakat, daripada politik, tetapi sebagai sistem yang menyebabkan benar-benar memiliki tempat di dalam jejaring konflik dan perpecahan pada pandangan dunia. sosial tersebut. Ini juga mensiratkan bahwa politik Frasa ini mencerminkan situasi di mana identitas identitas, bukan menjadi alat yang secara sah terkadang digunakan sebagai alat subjugasi dan pembeda dalam masyarakat Namun, paragraf ini juga berbicara tentang antara isu-isu pokok yang lebih mendesak, seperti ketidaksetaraan ekonomi atau korupsi. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . kemewahan, lagu ini mengungkap realitas sosial KESIMPULAN Dari hasil penelitian yang telah dilakukan berupa eksploitasi, ketidakadilan struktural, dan dengan metode di semiotika Roland Barthes, penguatan hierarki sosial oleh kelompok elite. maka akan didapat pemahaman yang mendalam Ai1984An tentang makna simbolik atau representasinya kebahagiaan dalam dunia modern sering kali Sebagai hasil, telah ditemukan hasil dari tanda kritik sosial pada lirik lagu 1984 karya mempertahankan dominasi. Superman is Dead. Pada tingkat denotasi, lagu ini Berdasarkan Roland menggambarkan sebuah dunia di bawah kontrol Barthes, lagu Ai1984An karya Superman Is Dead dan dominasi kekuasaan, merujuk langsung pada merepresentasikan kritik sosial melalui simbol, simbolisme novel 1984 karya George Orwell. konotasi, dan mitos budaya dalam liriknya. Lagu Lirik-liriknya populer, seperti melalui simbol peragaan busana, ideologis yang membentuk cara pikir masyarakat. untuk menegaskan kekuasaan dan eksklusivitas. Sebagai bagian dari genre punk. Ai1984An Kebahagiaan yang digambarkan dalam budaya menunjukkan bahwa musik dapat menjadi media tersebut ditampilkan sebagai ironi atas realitas ketimpangan dan penindasan yang sebenarnya membangun wacana perlawanan melalui bahasa budaya populer yang mudah dipahami publik. Penelitian ini juga memberi kontribusi bagi menunjukkan kritik terhadap otoritas represif yang kajian komunikasi kritis dan budaya populer, menggunakan propaganda dan simbol-simbol dengan menggabungkan teori semiotika Barthes budaya untuk mempertahankan hegemoni. Pesan dan konsep representasi Hall untuk memahami Ai1984An kekuasaan memanipulasi ruang publik dan budaya Pada membangun kesadaran kolektif dan bersikap kritis terhadap narasi dominan. Lagu ini tidak hanya menjadi ekspresi emosional, tetapi juga seruan DAFTAR PUSTAKA