Celebes Journal of Elementary Education Volume 2. Number 2, 2024 pp. E Ae ISSN : 3031-8858 Open Access: https://ojs. id/index. php/cjee/index Pembelajaran IPA Berbasis Kearifan Lokal Berdasarkan Systematic Literatur Review Evi Ristiana Pendidikan Biologi. Universitas Negeri Makassar. Makassar. Indonesia Article Info Keywords: Biology. Local wisdom. Systematic Literature Informasi Artikel Kata Kunci: Biologi. Kearifan lokal. Systematic literatur review Article History ABSTRACT This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method to collect, analyze, and assess scientific literature relevant to the topic in a structured manner. In this context. SLR is applied to systematically identify literature related to Psychomotor Assessment in Biology Learning. The data source of this study comes from articles in national research journals in the last 10 years, namely from 2014 to 2024. The research stages in this literature review consist of 6 stages, namely the selection of research topics, literature search, article reduction, article display, discussion, and conclusion. The result of this study is biology learning based on local wisdom in various schools, with diverse but positive results. These studies collectively show that local wisdom-based biology learning can be applied effectively in a variety of school environments and biology subjects. ABSTRAK Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menilai literatur ilmiah yang relevan dengan topik secara terstruktur. Dalam konteks ini. SLR diterapkan untuk secara sistematis mengidentifikasi literatur terkait Penilaian Psikomotorik Dalam Pembelajaran Biologi. Sumber data dari penelitian ini yakni berasal dari artikel-artikel pada jurnal penelitian nasional dalam 10 tahun terakhir, yakni tahun 2014 hingga Tahapan penelitian dalam kajian literatur ini terdiri dari 6 tahapan, yakni pemilihan topik penelitiaan, pencarian literatur, reduksi artikel, display artikel, pembahasan, dan Kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran biologi berbasis kearifan local di berbagai sekolah, dengan hasil yang beragam namun cenderung Studi-studi ini secara kolektif menunjukkan bahwa pembelajaran biologi berbasis kearifan local dapat diterapkan secara efektif di berbagai lingkungan sekolah dan mata pelajaran biologi. Received: Accepted: Published: DOI: PENDAHULUAN Makna Pendidikan: Membentuk Generasi Muda yang Berkarakter dan Cakap. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 menggarisbawahi pendidikan sebagai usaha terencana yang menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Tujuannya jelas: peserta didik didorong untuk aktif mengembangkan bakat dan potensi * Corresponding Author: evi. ristiana@unm. Celebes Journal of Elementary Education. Vol. PP. x-x Lebih dalam, pendidikan dimaknai sebagai proses pembinaan yang holistik. Ini mencakup penanaman nilai-nilai spiritual, pengendalian diri, pembentukan karakter, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). AupendidikanAy berasal dari kata AudidikAy yang ditambahkan awalan Aupe-Au dan akhiran Au-anAy. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan sebuah proses atau metode pembinaan. Proses pembinaan ini, yang diistilahkan sebagai AupengajaranAy, bertujuan untuk mengubah etika dan perilaku individu atau kelompok sosial. Melalui pendidikan, pembelajaran, bimbingan, dan pengembangan, individu didorong untuk mencapai kemandirian dan kedewasaan (Pristiwanti et al. , 2. Biologi, sebagai cabang ilmu pengetahuan alam, memadukan teori dengan praktik nyata sebagai bentuk pengetahuan. Oleh karena itu, pendidikan biologi berperan penting dalam mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten dan terampil untuk menyelesaikan masalah baik dalam pendidikan maupun kehidupan di masa depan. Pelajaran ilmu pengetahuan alam, termasuk biologi, membutuhkan aktivitas investigasi yang merupakan bagian dari metode ilmiah dan melibatkan keterampilan proses berbasis ilmiah. Kegiatan ini mendorong keingintahuan melalui pengalaman praktis yang diperoleh dari metode ilmiah (Hidayah, 2. Biologi telah berevolusi dari ilmu klasik . ke modern . enjelasan/explanator. Setelah era teknik . bad ke-. , kimia dan fisika . bad ke-. , biologi telah mulai memainkan peran kunci dalam mengatasi masalah global/kompleks di abad ke-21. Partnership for 21st Century Skills telah mengidentifikasi enam elemen kunci abad ke-21 dalam mendorong pembelajaran, tiga dari enam elemen kunci adalah . penggunaan alat abad ke-21 untuk mengembangkan keterampilan belajar. siswa perlu belajar bagaimana menggunakan alat yang penting untuk kehidupan sehari-hari. Belajar dan pembelajaran dalam konteks abad ke-21. siswa belajar materi melalui contoh, aplikasi, dan pengalaman dunia nyata baik di dalam maupun di luar sekolah. Mengajar dan mempelajari konten abad ke-21. pendidik perlu mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan di abad ke-21(Irmawati & Iqbal, 2. Guru adalah faktor utama yang berkontribusi pada pembelajaran abad ke-21 yang memiliki empat aspek, yaitu . kreativitas, . berpikir kritis, . komunikasi, . kolaborasi 21 (Swandi et al. , 2. Oleh karena itu, saat ini dibutuhkan upaya untuk menciptakan lingkungan sosial, budaya, dan pendidikan yang dapat mendukung dan mengembangkan teknologi baik saat ini maupun di masa depan. Para ilmuwan tidak hanya memerlukan peralatan dan perangkat lunak baru, tetapi juga perlu membangun serta menjaga budaya sains dan pendidikan yang dapat mendorong kreativitas (Ismiati, 2. Pembelajaran yang menggabungkan pengetahuan lokal dengan materi pelajaran ternyata sangat efektif meningkatkan minat belajar siswa. Mereka lebih bersemangat karena materi pelajaran terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai budaya Selain itu, cara belajar seperti ini juga membantu siswa lebih memahami ilmu pengetahuan dan lingkungan sekitar (Silaban & Sriyati, 2. Upaya yang dilakukan agar siswa benar-benar paham dan mengingat pelajaran, maka mereka harus bisa melihat bagaimana pelajaran itu berkaitan dengan kehidupan nyata. Salah satu cara efektif adalah dengan menerapkan pembelajaran kontekstual. Pembelajaran ini mengajarkan siswa dengan cara yang lebih bermakna, yaitu dengan menghubungkan materi Celebes Journal of Elementary Education. Vol. PP. x-x pelajaran dengan hal-hal yang ada di sekitar mereka, termasuk kearifan lokal. Dengan begitu, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga bisa menemukan prinsip-prinsip ilmiah dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar. Selain itu, pembelajaran dengan kearifan lokal juga bisa mempererat hubungan siswa dengan masyarakat dan memperkaya pengetahuan mereka dengan menggabungkan ilmu pengetahuan modern dan pengetahuan tradisional (Leksono, 2. Dengan mempertimbangkan hal ini, kami sebagai peneliti menerapkan metode Systematic Literature Review untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal. Pemahaman yang diperoleh diharapkan dapat berkontribusi pada penciptaan sistem pendidikan yang berkualitas tinggi dan bermanfaat untuk generasi mendatang. METODE Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menilai literatur ilmiah yang berkaitan dengan topik tertentu secara terstruktur. Dalam penelitian ini. SLR diaplikasikan untuk mengidentifikasi secara sistematis literatur yang berkaitan dengan kearifan lokal. Proses ini melibatkan pencarian artikel ilmiah menggunakan frasa AuPembelajaran Biologi Berbasis Kearifan LokalAy melalui Google Scholar. Penelitian ini juga mencakup survei terhadap data primer yang berkaitan dengan pembelajaran biologi, yang dilakukan melalui empat tahapan: Observasi struktur berdasarkan konteks penelitian, penentuan protokol tinjauan, dan pencarian literatur. Eliminasi data yang tidak sesuai. Klasifikasi data untuk ekstraksi . Penyusunan laporan hasil analisis. Kriteria inklusi bertujuan untuk memilih artikel yang relevan dengan penelitian tentang pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal. Sementara untuk kriteria eksklusi yaitu mengecualikan studi yang tidak sesuai dengan kriteria tersebut. Adapun kriteria inklusi yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu Bidang penelitian: Biologi, fokus penelitian: pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal, periode publikasi: 10 tahun terakhir . , sumber publikasi: Google Scholar, isi penelitian: memaparkan pendekatan atau metode yang digunakan. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut ini merupakan hasil dari kajian literature mengenai AuPembelajaran Biologi Berbasis Kearifan LokalAy Nama Penulis Suroso Mukti Leksono Lidi. Daud. , & Priska. M e-ISSN : 3031-8858 Tahun Terbit Tabel 1. Display Data Judul Artikel Nama Jurnal/Prosiding Pengaruh Pembelajaran Mini Riset Berbasis Kearifan Lokal terhadap Kemampuan Penguasaan Materi Biologi Konservasi Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Analogi Objek dan Model Model Proceeding Biology Education Conference:Biology. Science. Enviromental, and Learning OPTIKA: Pendidikan Fisika Jurnal Volume /Halaman Vol. No. 1, pp. , 70-78. Celebes Journal of Elementary Education. Vol. PP. x-x Husen. Tamalene. Haerullah. , & Bahtiar. B Rai. , & Subrata. Anzelina. Titin. , & Yokhebed. Rosita. Utomo. Azizah. , & Sukoco. Hadiprayitno. Utami. , & Dewi. Immaniar. Sumarmi. , & Astina. Nama Penulis Suroso Mukti Leksono Biologi Berbasis Kearifan Lokal di Era Digitalisasi Pembelajaran Biologi di Luar Ruangan Berbasis Kearifan Lokal Momorong Memberdayakan Collaborative Work Skills Pembelajaran Biologiu berbasis Kearifan Lokal Tri Hita Karana dalam Karakter Peserta Didik Potensi Kearifan Lokal Sumatera Selatan sebagai Basis Media Pembelajaran Kontekstual Biologi SMA Peningkatan Keterampilan pemecahan . roblem kearifan lokal. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal Berbantuan Media Ular Tangga Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Pengaruh Implementasi Perangkat Pembelajaran Biologi Berbasis Potensi Lokal Terhadap Kemampuan Kognitif Peserta Didik. Efektivitas berorientasi kearifan lokal terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa. Pembelajaran Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal Model Experiential Learning Bioma: Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi 9. , 23-35. In SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. No. 1, pp. Journal of Education Nusantara 2. , 53-63. Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA 9. , 77-86. Jurnal Biologi 1. , 1-13. Educatio 13. , 84-89. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sain. , 19962004. Jurnal Pendidikan. Vol. No. Bln Mei. Thn 2019. Hal 648Ai653 Tabel 2. Pembelajaran Biologi Berbasis Kearifan Lokal Judul Artikel Hasil Penelitian Pengaruh Pembelajaran Mini Riset Pembelajaran mini riset berbasis kearifan Berbasis Kearifan Lokal terhadap lokal dapat meningkatkan kemampuan Kemampuan Penguasaan Materi penguasaan materi biologi konservasi. Biologi Konservasi karena mahasiswa difasilitasi untuk merancang sendiri proyek yang akan dilakukan, sehingga mahasiswa dapat interpretasi, sintesis dan informasi. Dengan Celebes Journal of Elementary Education. Vol. PP. x-x Lidi. Daud. , & Priska. Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Analogi Objek dan Model Model Biologi Berbasis Kearifan Lokal di Era Digitalisasi Husen. Tamalene. Haerullah. , & Bahtiar. Pembelajaran Biologi di Luar Ruangan Berbasis Kearifan Lokal Momorong untuk Memberdayakan Collaborative Work Skills Rai. , & Subrata. Pembelajaran Biologiu berbasis Kearifan Lokal Tri Hita Karana dalam membentuk Karakter Peserta Didik Anzelina. Potensi Kearifan Lokal Sumatera Selatan sebagai Basis Media e-ISSN : 3031-8858 mahasiwa tentang hakikat biologi konservasi diharapkan mereka dapat konservasi biodiversitas sehingga dapat mengubah sikap, kecakapan, nilai, perilaku dan keyakinan mahasiswa terhadap alam, yang pada akhirnya dapat berkelanjutan. Salah satu cara penanaman dan pembentukan karakter yang dilakukan sejak zaman dahulu adalah melalui analogi objek dan model biologi. Sebagai contohnya adalah petuah Manu kako tanga mbeAoo wai toAoo nggae ka isi tuka yang artinya dalam bersikap hendaklah meniru ayam yang selalu bangun pagi dan memanfaatkan waktu dengan baik untuk mencari makan. Petuah ini dapat diintegrasikan untuk pendidikan karakter pada mata pelajaran biologi materi vertebrata kelas aves melalui model Terdapat berbagai wujud kearifan lokal yang mengandung karakterkarakter positif yang perlu dilestarikan dan diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas yang pada akhirnya membentuk peserta didik yang berkarakter baik. Belajar Biologi di luar ruangan dengan Momorong Berbasis Kearifan Lokal dapat kolaboratif siswa dalam mempelajari materi pertumbuhan dan perkembangan Kegiatan kolaboratif siswa meliputi mempersiapkan bibit tanaman, menanam tanaman, memindahkan bibit pada media tanam, memberi pupuk pada tanaman, menyiram tanaman, mengukur pertumbuhan tanaman, menghitung jumlah daun, mengukur lebar daun, mengongotrol pertumbuhan dan perkebangan tanaman, memanen hasil tanaman, dan menjual hasil Momorong tidak efektif jika diterapkan di dalam kelas dan memiliki kelemahan di luar ruangan yaitu cuaca seprti hujan dan badai. Kami menyarankan kepada guru biology di sekolah-sekolah dasar sampai perguruan tinggi untuk Model Pembelajaran Momorong dalam belajar di luar ruangan. Pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal THK yang secara prinsip bertujuan untuk menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama dan lingkungan hidup dapat merefleksikan kearifan ekologi, yang merupakan bagian dari upaya pembentukan, pengembangan, dan penguatan nilai-nilai karakter peserta Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu ada sebanyak 9 jenis kearifan lokal Sumatera Celebes Journal of Elementary Education. Vol. PP. x-x Pembelajaran Kontekstual Biologi SMA Titin. , & Yokhebed. Peningkatan Keterampilan pemecahan masalah . roblem solvin. calon guru biologi melalui pembelajaran berbasis kearifan Rosita. Utomo. Azizah. , & Sukoco. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal Berbantuan Media Ular Tangga untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Hadiprayitno. Pengaruh Implementasi Perangkat Pembelajaran Biologi Berbasis Potensi Lokal Terhadap Kemampuan Kognitif Peserta Didik. Utami. , & Dewi. Efektivitas model pembelajaran jigsaw berorientasi kearifan lokal terhadap hasil belajar kognitif Selatan dari hasil kajian literatur yang berpotensi sebagai media pembelajaran biologi di SMA/MA dengan pendekatan Berbagai bentuk kearifan lokal yang dibahas di atas merupakan salah satu strategi untuk mengenalkan peserta didik kepada kearifan lokal di Sumatera Selatan serta untuk meningkatkan kepedulian mereka terhadap kearifal lokal Bentuk kepedulian yang pengelolaan alam yang bijaksana dan Berdasarkan hasil penelitian telah dilaksanakan plan, do dan see pada kegiatan Lesson study siklus 1 dan 2 sebagai berikut: 1. Adanya peningkatan masing-masing-masing keterampilan. Pembelajaran berbasis kearifan lokal meningkatkan keterampilan pemecahan masalah . roblem solvin. calon guru biologi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwasanya penerapan pembelajaran Problem based Learning (PBL) berbantuan media permainan ular tangga untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi di kelas XI MIPA 3 pada SMA Negeri 1 mencar tahun ajaran 2022/2023 menunjukkan peningkatan hasil berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dari observasi aktivitas peserta didik, terjadi peningkatan pada tahap pra siklus, siklus ke-1 dan siklus ke-2 darikategori kurang aktif menjadi Peneliti bahwasanya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada peserta didik dapat dilakukan melalui penerapan model pembelajaran Problembased Learning(PBL) berbasis permainan ular tangga. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh implementasi perangkat pembelajaran biologi berbasis potensi lokal terhadap kemampuan kognitif peserta didik SMAN 1 Lembar. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen sebesar 0,8 . ategori ingg. rata-rata peningkatan hasil belajar pada kelas kontrol sebesar 0,6 . ategori sedan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Jigsaw berorientasi kearifan lokal efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif Celebes Journal of Elementary Education. Vol. PP. x-x Immaniar. Sumarmi. , & Astina. Pembelajaran Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal dengan Model Experiential Learning Dalam menerapkan model pembelajaran yang berorientasi pada kearifan lokal diharapkan lebih menggali lagi potensi kearifan lokal yang ada khususnya yang berhubungan dengan Selain itu, diharapkan potensi lokal dapat diintegrasikan pada materimateri perkuliahan yang lain agar mahasiswa lebih memahami budaya lokal yang dapat dijadikan sebagai sumber Untuk memperkuat hasil penelitian ini, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk analisis kearifan lokal yang dapat Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa partisipasi peserta didik dalam pembelajaran lingkungan berbasis kearifan eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kontrol. Keberhasilan tersebut disebabkan kelas eksperimen dan kontrol mendapat perlakuan yang berbeda. Kelas eksperimen diberi perlakuan Experiential Learning, sedangkan metode ceramah yang didominasi oleh guru dilakukan pada kelas kontrol. Model Experiential Learning merupakan metode yang tepat diantara metode yang lainnya dikarenakan dalam pembelajaran lingkungan berbasis kearifan lokal dapat membentuk partisipasi peserta didik sehingga metode ini sangat Pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan konsep-konsep biologi dengan pengetahuan tradisional dan praktik-praktik local. Pembelajaran biologi yang berakar pada kearifan lokal mendorong siswa untuk aktif terlibat dalam proses pemecahan masalah. Mereka diajak untuk mengamati lingkungan sekitar, menganalisis masalah yang ditemukan, dan mencari solusi berdasarkan pengetahuan lokal yang mereka miliki. Proses ini membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif (Alimah, 2. Implementasi kearifan lokal dalam proses pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi peserta didik. Pengembangan model pembelajaran yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal perlu terus digalakkan untuk memperkaya khazanah pendidikan Model pembelajaran berbasis kearifan lokal berperan penting dalam memperkenalkan kembali warisan budaya kepada generasi muda yang semakin teralienasi dari nilai-nilai tradisional. Kearifan lokal dapat dijadikan sebagai landasan epistemologis dalam melakukan inovasi pembelajaran biologi di sekolah. Selain sebagai sumber inspirasi, kearifan lokal juga dapat berfungsi sebagai sumber belajar yang autentik dalam pembelajaran biologi (Putri & Darussyamsu, 2. Penelitian yang dilakukan oleh (Lidi et al. , 2. yang berjudul Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Analogi Objek dan Model-Model Biologi Berbasis Kearifan e-ISSN : 3031-8858 Celebes Journal of Elementary Education. Vol. PP. x-x Lokal di Era Digitalisasi mengemukakan hasil bahwa salah satu cara penanaman dan pembentukan karakter yang dilakukan sejak zaman dahulu adalah melalui analogi objek dan model biologi. Sebagai contohnya adalah petuah Manu kako tanga mbeAoo wai toAoo nggae ka isi tuka yang artinya dalam bersikap hendaklah meniru ayam yang selalu bangun pagi dan memanfaatkan waktu dengan baik untuk mencari makan. Petuah ini dapat diintegrasikan untuk pendidikan karakter pada mata pelajaran biologi materi vertebrata kelas aves melalui model integrasi. Terdapat berbagai wujud kearifan lokal yang mengandung karakterkarakter positif yang perlu dilestarikan dan diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas yang pada akhirnya membentuk peserta didik yang berkarakter baik (Manda & Arifin, 2. Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Leksono . Pengaruh pembelajaran mini riset berbasis kearifan lokal terhadap kemampuan penguasaan materi biologi konservasi, mengemukakan bahwa Penguasaan materi setelah penerapan pembelajaran mini riset berbasis kearifan lokal . os tes. menunjukkan hasil yang lebih tinggi . dibandingkan dengan kelas kontrol . Demikian juga dengan peningkatan kemampuan penguasaan materi (N-gai. setelah penerapan pembelajaran mini riset berbasis kearifan lokal yaitu 0,69 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya 0,47. Setelah dilakukan uji beda rata-rata . menunjukkan hasil bahwa terdapat perbedaan peningkatan penguasaan materi mahasiswa antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Materi pembelajaran yang berkonteks lokal juga memberi kontribusi dalam peningkatan penguasaan materi dalam pembelajaran mini riset berbasis kearifan lokal. SIMPULAN Kearifan lokal merupakan aspek penting dalam pendidikan, terutama dalam mata pelajaran yang memerlukan keterampilan praktis seperti Biologi. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran biologi berbasis kearifan local di berbagai sekolah, dengan hasil yang beragam namun cenderung positif. Studi-studi ini secara kolektif menunjukkan bahwa pembelajaran biologi berbasis kearifan local dapat diterapkan secara efektif di berbagai lingkungan sekolah dan mata pelajaran biologi. UCAPAN TERIMAKASIH Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada mahasiswa yang terlibat langsung dalam penelitian ini maupun pihak-pihak yang terlibat secara tidak Terima kasih tak terhingga kepada dosen yang telah membimbing kami dalam melaksanakan penelitian ini. Mohon maaf atas semua khilaf dan kesalahan. DAFTAR PUSTAKA