1003 JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 STRATEGI PENERAPAN METODE PELATIHAN PARTISIPATIF DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA SESAOT KECAMATAN NARMADA Oleh Fitri Handayani1. Siluh Putu Damayanti2. Ulfan Mulyawan3 1,2,3 Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram Email : 1fitrihanda9481703@gmail. com, 2sp. damayanti@gmail. ulfanmbojo@gmail. Article History: Received: 09-11-2024 Revised: 13-11-2024 Accepted: 15-11-2024 Keywords: Pelatihan Partisipatif. Pengembangan. Pemberdayaan. Abstract : Penelitian ini dilaksanakan di Desa Wisata Sesaot Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Metode Pelatihan Partisipatif Dalam Pengembangan Desa Wisata di Desa Sesaot Kecamatan Narmada Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif, yaitu penelitian yang bermaksud membuat pencandaran . mengenai situasi- situasi atau Penelitian ini mencandra mengenai situasi atau kejadian, sifat populasi atau daerah tertentu dengan mencari informasi factual, justifikasi keadaan, membuat evaluasi sehingga memperoleh gambaran yang jelas. Pemberdayaan masyarakat desa adalah upaya mengembangkan kemandirian, kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku,kemampuan, memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, kegiatan dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah yang ada di desa wisata. Metode partisipatif lebih memperhatikan segi kemanusiaan peserta pelatihan dengan menghargai potensi dan kemampuan yang dimiliki serta dengan menekankan upaya fasilitas oleh fasilitator terhadapkegiatan pelatihan dalam memanfaatkan lingkungan potensi dan menamplkan kemampuan untuk melakukan kegiatan berfikir dan berbuat secara bersama dalam memnacapai tujuan pelatihan yang dinginkan atau ditargetkan. Metode partisipatif ini menitikberatkan pada penggunaan sumber-sumber yang tersedia dimasyarakat, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam, sehingga terwujud kegiatan pelatihan dengan kepekaan yang tinggi terhadap pemberdayaan dan pelestarian lingkungan PENDAHULUAN Kecamatan Narmada merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Barat. Kecamatan Narmada menyajikan wisata alam yang masih asri, wisata budaya serta wisata Hal ini sejalan dengan pemikiran Christie . , yang mengungkapkan bahwa dampak positif dari pariwisata adalah memberikan dorongan bagi pembangunan wisata baru. Upaya untuk mencapai keberhasilan pembangunan desa wisata bisa dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat. Dengan pemberdayaan masyarakat, berarti masyarakat dilibatkan secara aktif dalam pembangunan, pengembangan dan pengelolaan. Implementasi pemberdayaan a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 masyarakat merupakan upaya yang menyangkut semua aspek kehidupan yang ada dan terjadi di Tujuan pembangunan desa wisata melalui pemberdayaan masyarakat dapat terwujud apabila pembangunan tersebut bukan hanya yang bersifat ekonomik semata, tetapi pembangunan yang bersifat sosial dan budaya. Diharapkan pariwisata yang berkembang melalui desa wisata tidak saja akan memperkuat ketahanan sosial budaya masyarakat setempat namun lebih luas lagi akan memperkuat ketahanan sosial budaya masyarakat setempat (Edhi Murthono, 2. Desa Wisata Sesaot telah berhasil dinobatkan sebagai peraih penghargaan Indonesia Sustainable Tourism Award 2019 (ISTA). Indonesia Sustainable Tourism Awards merupakan penghargaan dari Kementerian Pariwisata untuk destinasi yang telah menerapkan sistem pariwisata Ajang ISTA ini dibuat untuk membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat serta para pelaku pariwisata mengenai kegiatan pembangunan pariwisata berkelanjutan serta memberikan apresiasi kepada destinasi-destinasi yang telah menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan (Kementerian Pariwisata, 2. Kesuksesan Desa wisata Sesaot mendapatkan penghargaan ini tidak lepas dari keberhasilan Pemerintah Desa merangkul masyarakat dalam mengelola dan menjaga kelestarian lingkungan,terutama pemuda setempat yang juga berperan aktif dalam mensosialisasikan bagaimana pentingnya menjaga kealamian lingkungan. Berdasarkan latar belakang di atas maka pertanyan penelitian pada penlitian ini adalah bagaimana strategi yang dilakukan dalam penerapan metode pelatihan partisipatif dalam pengembangan desa wisata sesaot? Berdasarkan pertanyaan penelitian di atas maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi yang dilakukan dalam penerapan metode pelatihan partisipatif dalam pengembangan desa wisata sesaot? LANDASAN TEORI Partisipasi masyarakat Lukmanul Hakim, . partisipasi merupakan keterlibatan mental dan emosi dari seseorang didalam situasi kelompok yang mendorong mereka untuk menyokong kepada pencapaian tujuan kelompok tersebut dan ikut bertanggung jawab terhadap kelompoknya. Partisipasi masyarakat menjadi hal penting dalam mencapai keberhasilan dan keberlanjutan program pembangunan. Partisipasi berarti keikutsertaan seseorang atau kelompok masyarakat dalam suatu kegiatan secara sadar. Dengan mengutip ungkapan-ungkapan dari Kamus Oxford, mulai membahas partisipasi dalam "tindakan atau fakta mengambil bagian dalam, memiliki atau membentuk bagian Dalaim pengertian ini, partisipasi dapat bersifat transitif atau intransitif, bermoral atau tidakl Ini bisa bersifat paksaan atau bebas, dimanipulasi atau spontan. Partisipasi pada awalnya adalah definisi politik murni yang dikembangkan pada 1950-anl dan l1960-an. Dari kutipan para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat merupakan keterlibatan mental dan emosi dari seseorang didalam situasi kelompok yang mendorong mereka untuk menyokong kepada pencapaian tujuan kelompok tersebut dan ikut bertanggung jawab terhadap kelompoknya. Partisipasi masyarakat menjadi hal penting dalam mencapai keberhasilan dan keberlanjutan program pembangunan. Partisipasi berarti keikutsertaan seseorang atau kelompok masyarakat dalam suatu kegiatan secara sadar untuk mencapai tujuan yang lebih baik. Pemberdayaan masyarakat Dari kutipan para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat merupakan keterlibatan mental dan emosi dari seseorang didalam situasi kelompok yang mendorong mereka a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 untuk menyokong kepada pencapaian tujuan kelompok tersebut dan ikut bertanggung jawab terhadap kelompoknya. Partisipasi masyarakat menjadi hal penting dalam mencapai keberhasilan dan keberlanjutan program pembangunan. Partisipasi berarti keikutsertaan seseorang atau kelompok masyarakat dalam suatu kegiatan secara sadar untuk mencapai tujuan yang lebih baik. Berdasarkan uraian diatas makna pemberdayaan masyarakat adalah suatu langkah/proses/tahapan terencana secara sadar dan sistematik yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan diberikan oleh pihak yang memiliki daya kepada pihak yang tidak berdaya agar tercapai kemandirian dengan memanfaatkan peluang yang ada di lingkungan sekitar secara baik dan bijak dalam upaya meningkatkan taraf hidup untuk mencapai kesejahteraan. Pengembangan Pada hakikatnya pengembangan adalah upaya pendidikan baik formal maupun non formal yang dilaksanakan secara sadar, berencana, terarah, teratur, dan bertanggung jawab dalam rangka memperkenalkan, menumbuhkan, membimbing, mengembangkan suatu dasar kepribadian yang seimbang, utuh, selaras, pengetahuan, keterampilan sesuai dengan bakat, keinginan serta kemampuan kemampuan sebagai bekal atas prakarsa sendiri untuk menambah, meningkatkan, mengembangkan diri ke arah tercapainya martabat, mutu dan kemampuan manusiawi yang optimal dan pribadi mandiri (Iskandar Wiryokusumo dalam Afrilianasari, 2014 : . Desa Wisata Definisi desa wisata menurut Ika Putra (Ratna Sari, 2010 : . Au Suatu bentuk lingkungan pemukiman dengan fasilitas yang sesuai dengan tuntutan wisatawan dalam menikmati atau mengenal dan menghayati atau mempelajari kekhasan desa dengan segala daya tariknya dan dengan tuntutan kegiatan masyarakatnya . egiatan hunian, interaksi sosial, kegiatan adat setempat dan sebagainy. Sehingga diharapkan terwujud suatu lingkungan yang harmonis yaitu rekreatif dan terpadu dengan lingkungannya. Ay Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa desa wisata adalah suatu objek wisata yang mempunyai potensi seni dan budaya unggulan disuatu wilayah pedesaan yang didukung oleh fasilitas seperti transportasi dan penginapan yang berada dalam struktur kehidupan masyarakat. Metode pemberdayaan masyarakat Metode pemberdayaan masyarakat yang efektif merupakan hal penting dalam proses perubahan kehidupan masyarakat. Metode berguna sebagai suatu kerangka berfikir, menyusun gagasan dan berkonteks keterkaitan dengan maksud dan tujuan. Selain metode di atas, beberapa metode pemberdayaan masyarakat lainnya yaitu: Metode pelatihan partisipatif. Pada dasarnya pemberdayaan masyarakat dapat dipandang sebagai suatu proses pendidikan non formal atau pendidikan luar sekolah. Hal ini mengisyaratkan bahwa pemberdayaan merupakan kegiatan yang harus direncanakan sebelumnya. Pelaksanaan metode ini harus memberikan manfaat optimal bagi pemenuhan kebutuhan dari masyarakat yang menjadi kelompok sasaran. (Soleh, 2014: Pelatihan partisipatif digunakan untuk memberikan pemahaman kepada peserta pelatihan, pelatihan untuk orang dewasa memerlukan strategi dan tehnik yang berbeda dengan pelatihan bagi anak-anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang berbeda, yaitu keterlibatan atau peran serta pelatihan, pengaturan lainnya yang menyangkut materi pelatihan, dan waktu Untuk menerapkan pelatihan partisipatif dengan menggunakan berbagai metode dan tekhik yang tidak menggurui dan menceramahi, maka peranan fasilitator bukanlah hanya sekedar memindahkan pengetahuan dan keterampilan kepada pesert, sebagaimana hal yang sering terjadi a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 dalam pelatihan pedegogis. Akan tetapi, fasilitator mrndorong keterlibatan peserta dalam proses belajar secara mandiri. Agar pelatihan partisipatif dapat berjalan dengan lancar, maka pemandu . , pelatih . rainer0 dengan nmenggunakan metode dan teknik yang banyak melibatkan peran serta peserta harus dapat berperan dengan baik untuk menciptakan suasana belajar yang kondusip. Dalam pelatihan partisipatif digunakan siklus belajar dari pengalaman . xperiential learning cycl. Metode ini mempunyai tahapan tertentu yaitu . mengalami, . mengungkapkan, . menganalisis, . generalisasi, dan . METODE PENELITIAN Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif, yaitu penelitian yang bermaksud membuat pencandaran . mengenai situasi- situasi atau kejadian. Penelitian ini mencandra mengenai situasi atau kejadian, sifat populasi atau daerah tertentu dengan mencari informasi factual, justifikasi keadaan, membuat evaluasi sehingga memperoleh gambaran yang jelas. Metode deskriptif merupakan suatu metode dalam meneliti kelompok manusia, objek kodisi, sistem pemikiran dan peristiwa yang terjadi saat ini. Tujuannya yaitu membuat sebuah deskripsi, lukisan atau gambaran secara sistematis, factual serta akurat mengenai fakta, sifat dan hubungan antar fenomena yang sedang di selidiki. Jadi dalam penelitian ini selain menggambarkan kejadian yang terjadi dalam masyarakat juga mengungkapkan data yang ada padanya, dan juga memberikan analisis untuk memperoleh kejelasan dan kebenaran terhadap masalah yang dihadapi dalam strategi penerapan metode pelatihan partisipatif dalam pengembangan desa wisata sesaot. Prosedur kegiatan yang peneliti tentukan disini ialah. Tahapan penelitian kualitatif yang menyajikan 3 tahapan yaitu Tahap pralapangan. Tahap pekerjaan lapangan, dan tahapan analisis Pemilihan partisipan dalam penelitian ini megunakan teknik purposive sampling , yaitu penentuan informan yang ditetapkan secara sengaja atas dasar kriteria atau pertimbangan tertentu dimana partisipan yang dipilih sesuai dengan kriteria dan tujuan penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi . edoman observas. , wawancara . edoman wawancar. ,dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan yang disesuaikan dengan kebutuhan, adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu. pengamatan/observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara observasi dan wawancara. Observasi dilakukan terhadap . aktivitas pengelola desa wisata dan masyarakat yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat desa wisata. aktivitas masyarakat sehari-hari di lingkungan Desa Wisata Sesaot. Data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan yaitu pengumpulan data dari sejumlah literatur berupa buku, jurnal, majalah, ataupun karya tulis lainnya yang relevan dengan topik penelitian, dokumentasi, memanfaatkan dokumen tertulis, gambar maupun berbentuk karya yang berkaitan dengan aspek-aspek yang diteliti dan data dari internet. Metode analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Desa Sesaot merupakan bagian wilayah dari Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Provinsi NTB yang berdiri sejak tahun 1969 yang berada di wilayah Hutan lindung Provinsi a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 NTB. Desa wisata sesaot juga merupakan bagian dari jalur geowisata. Jarak antara Kantor Desa Sesaot dengan Kantor Camat Narmada yaitu A 8 km. Sedangkan jarak antara Kantor Desa Buwun Sejati dengan Kantor Bupati Lombok Barat yaitu A 27 km. Desa Sesaot tergolong sebagai desa wisata berkelanjutan . ustainable touris. yang memanfaatkan hutan yang luas serta air yang melimpah. Pengembangan desa wisata sesaot ini tidak lepas dari perhatian pemerintah dan lembaga lainnya yang berkontribusi dari dari pendanaan maupun perawatan tempat wisata baik itu dari dinas pariwisata maupun lembaga swadaya masyarakat Potnsi Desa Sesaot Desa Wisata yang sangat indah dan asri Desa Sesaot di kenal dengan keindahan alam dan Keindahan alam meliputi pemandangan sawah yang luas, hutan yang hijau, sumber mata air dan sungai yang mengelilingi desa dan tentunya kondisinya sangat bagus. Potensi dan sumber daya alam ini yang dikembangkan menjadi beberapa objek wisata seperti sepeda keliling desa dan kolam permandian alami maupun buatan dengan sumber mata air langsung. Rata-rata penduduk desa Wisata Sesaot, bekerja bertani dan juga berkebun karena daerah ini merupakan dataran yang subur dengan melimpahnya air dari banyak sumber mata air yang tersebar di kawasan Keindahan Budaya . enduduk muslim dan hindu hidup berdampinga. Kehidupan keagamaan, sangat religious dan mempunyai toleransi yang tinggi antar umat beragama. Keindahan budaya di Desa Sesaot ini dilihat dari penduduk umat beragam yang hidup berdampingan dengan toleransi yang tinggi. Sumber air melimpah Keadaan alam di sekitar Desa Sesaot Yang merupakan sumber air terbesar disekitar Lombok Barat dan kota Mataram. Hal ini terlihat dari kenyataan bahwa beberapa sungai yang besar dan sumber air bersih yang vital sekitar Lombok Barat dan Kota Mataram sumbernya berasal dari hutan yang berada di sekitar Desa Sesaot. Memiliki keunggulan produk perkebunan . uah-bua. Rata-rata penduduk desa Wisata Sesaot, bekerja bertani dan juga berkebun karena daerah ini merupakan dataran yang subur dengan melimpahnya air dari banyak sumber mata air yang tersebar di kawasan tersebut. Potensi perkebunan di desa ini sangat bagus dilihat dari sebagian wilayah dikelilingi hutan dan beberapa wilayah jadikan lahan perkebunan oleh penduduk sekitar. Perkebunan yang menghasilkan buahbuahan yang melimpah seperti rambutan, durian, manggis, nira aren dan lain-lain. Lokasi yang tidak terlalu jauh dari pusat kota Desa Sesaot merupakan salah satu desa istimewa yang berada wilayah Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Letaknya tidak jauh dari pusat Kota Mataram, jarak tempuh dari kota Mataram relatif cepat dengan jarak kurang lebih 20 km bisa di tempuh selama 45 menit. Strategi pelatihan partisipatif Strategi pembelajaran partisipatif merupakan strategi pembelajaran dengan melibatkan peserta didik secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Menurut pendapat Muis Sad Iman pembelajaran partisipatif yaitu pembelajaran yang dalam prosesnya menekankan pada proses keterlibatan peserta didik dalam pendidikan. Keterlibatan peserta didik dalam pendidikan ini tidak sebatas sebagai pendengar, pencatat, penampung ide-ide pendidik tetapi lebih dari itu ia terlibat aktif dalam mengembangkan dirinya. Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran partisipatif adalah proses pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Keterlibatan peserta didik ini memberi makna bahwa kegiatan pembelajaran dilakukan bersama dalam kelompok bukan pada dominasi guru dalam penyampaian materi pelajaran. Jadi a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 pembelajaran akan lebih bermakna bila siswa terlihat aktif didalam proses belajar. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan bebera kendala atau yang ada dalam pengembangan desa sesaot yaitu: Kurangnya tenaga ahli dalam pengelolaan kawasan wisata Wisata di Sesaot dikelola oleh masyarakat setempat dengan memanfaatkan alam. Deangan keterbatasan kemampuan, pengetahuan dan kurangnya tenaga ahli yang membuat wisata di desa ini sulit berkembang dimana dibutuhkan tenaga ahli dalam bidangnya yang dapat mengelolah dan mengembangakan potensi yang ada. Kurangnya pastisipasi masyarakat dalam mengelolah kawasan wisata. Kurangnya partisipasi pemerintah dalam pengembangan potensi desa Desa Sesaot sebagai desa wisata yang memiliki berbagai potensi dan sumber daya alam yang sangat baik. Kuranganya perhatian dan koordinasi pemerintah untuk mengelolah kawasan wisata ini menjadi lebih baik lagi Kurang dimanfaatkan atau dikelolah dengan baik sehingga sulit untuk berkembang seperti yang diketahui Desa Sesaot memiliki alam yang indah dengan sumber mata air langsung. Setelah ditemukannya masalah yang ada ini pengelola membuat beberapa strategi untuk mengatasi hal tersebut yaitu: Memanfaatkan kebijakan pemerintah untuk mengembangkan desa wisata. Pemerintah Lombok Barat meresmikan Desa Wisata Sesaot. Narmada Lombok Barat. Pemanfaatan Kebijakan untuk mengembangkan potensi yang ada di Desa Sesaot. Narmada agar mampu mendatangkan banyak pengunjung yang nanti akan berdampak terhadap pendapatan masyarakat setempat. Mendorong unit-unit usaha bekerjasama dengan BUMDes dalam hal pemberian modal dan pembinaan masyarakat. Badan usaha milik desa (BUMDe. merupakan usaha desa yang dibentuk/didirikan oleh pemerintah desa yang kepemilikan modal dan pengelolaannya dilakukan oleh pemerintah desa dan masyarakat. BUMDes harus bisa merangkul masyarakat berkerjasama untuk mengembangankan produk lokal atau membantu memberikan modal agar mendorong unitunit usaha. Pembinaan masyarakat sangan penting agar masyarakat memiliki kemampuan untuk mengelolah dan mengembangkan produk lokal. Meningkatkan kualitas SDM dan memanfaatkan SDA di kawasan wisata. SDM berperan sangat penting dalam pengembangan pariwisata Kita tahu bahwa pariwisata saat ini, menjadi harapan bagi banyak daerah sebagai sektor yang dapat diandalkan sebagai pembangunan ekonomi. Salah satu masalah utama dalam pengembangan wisata di daerah Sesaot adalah kurangnya Sumber Daya Manusia yang mampu mengelola dan mengembangkan objek wisata yang ada di kawasan ini. Pada umumnya partisipasi/keterlibatan masyarakat sekitar dalam kegiatan pengelolaan dan pengembangan kawasan wisata mutlak diperlukan karena mereka yang akan secara langsung berhubungan dengan kegiatan wisata dan wisatawan yang ada di kawasan tersebut dan yang terpenting adalah menumbuhkan rasa memiliki terhadap kawasan wisata tersebut. Dalam hal ini pemberdayaan masayarakat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan SDM yang dapat mengembangkan wisata di daerah Sesaot. Sesaot memanfaatkan alam sebagai kawasan wisata yang menyajikan keindahan dan panorama alam. Memanfaatkan sumber daya alam (SDA) atau potensi yang ada di desa untuk meningkatkan pendapatan masyarakat PENUTUP Kesimpulan Setelah melakukan penelitian pada kawasan wisata desa Sesaot dan memperolah data serta informasi terkait dengan judul penelitian dan selanjutnya mengolah data dan kemudian menganalisis data hinga akhirnya peneliti memperoleh beberapa strategi di antaranya: . Memanfaatkan kebijakan pemerintah untuk mengembangkan desa wisata, . Mendorong unit-unit a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 usaha bekerjasama dengan BUMDes dalam hal pemberian modal dan pembinaan masyarakat, . Meningkatkan kualitas SDM dan memanfaatkan SDA di kawasan wisata Saran Dari hasil survei yang dilakukan Desa Sesaot mempunyai objek dan daya tarik wisata yang luar biasa, terutama dibidang sumber daya alam yang melimpah. Namun pemerintah dalam hal ini pemerintah pusat maupun pemerintah desa masih belum optimal dalam pengelolaan dan pengembangannya dan juga masih sangat kurangnya partisipasi masyarakat sekitar dalam pengembangan destinasi wisata. Alternatif strategi penerapan pemberdayaan masyrakat di kawasan wisata untuk Meningkatkan Produk dan atraksi wisata dengan memanfaatkan keunikan serta ekonomi lokal masyarakat dengan melakukan sosialisasi dan juga pelatihan terhadap pelaku wisata agar bisa lebih berinovasi terhadap antraksi wisata yang disuguhkan. DAFTAR PUSTAKA