ISSN e-ISSN: - PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR PADA SISWA SD DI DESA GEBANG KECAMATAN GEMUH RifAoatul Muna Rifatulmuna91@stik-kendal. Muhamad Rizal1 rizalfans208@gmail. Salia Pandupi2 saliapandupi939@gmail. Muhammad SyifaAo Al Fakhri3 alfakhri2@gmail. Nafisatul Mutmainnah4 nafisina12@gmail. UlifaAoizah5 ulifaizah61@gmail. Renita Setianingsih6 renithanitha1@gmail. Muhammad Aris Ikmaludin7 ikmalu415@gmail. Slamet Abdussalam8 slametabdussalam45@gmail. Sekolah Tinggi Islam Kendal Sekolah Tinggi Islam Kendal Sekolah Tinggi Islam Kendal Sekolah Tinggi Islam Kendal Sekolah Tinggi Islam Kendal Sekolah Tinggi Islam Kendal Sekolah Tinggi Islam Kendal Sekolah Tinggi Islam Kendal RifAoatul Muna, dkk. Pengabdian Masyarakat Melalui ProgramA. Abstrak Pengabdian masyarakat melalui program bimbingan belajar pada siswa SD merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar. Program ini bertujuan untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran, terutama pada mata pelajaran inti seperti Matematika. Bahasa Indonesia, dan IPA. Melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, program bimbingan belajar ini tidak hanya fokus pada peningkatan akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan sosial dan kepercayaan diri siswa. Metode yang digunakan meliputi pembelajaran kelompok, pendampingan individual, serta pemanfaatan media pembelajaran kreatif. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran serta antusiasme mereka dalam Selain itu, program ini juga membangun sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak. Dengan demikian, program bimbingan belajar ini dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang efektif dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di tingkat dasar. Kata kunci: Pengabdian masyarakat, bimbingan belajar, siswa SD, peningkatan pendidikan, pembelajaran interaktif. Abstract Community service through a tutoring program for elementary school students is a tangible form of contribution to improving the quality of education at the primary level. This program aims to assist students who face difficulties in understanding subject matter, particularly in core subjects such as Mathematics. Indonesian Language, and Science. Through interactive and engaging learning approaches, the tutoring program not only focuses on academic improvement but also on the development of social skills and self-confidence in students. The methods used include group learning, individual mentoring, and the use of creative learning media. The results of the program indicate an increase in students' understanding of the subject matter and their enthusiasm for learning. Additionally, the program fosters synergy between DimaSTIKa Vol. No. 01, 2024 schools, parents, and the community in supporting children's educational success. Thus, this tutoring program can serve as an effective model of community service in efforts to enhance the quality of primary Keywords: Community service, tutoring program, elementary school students, educational improvement, interactive learning. PENDAHULUAN Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) adalah program yang harus diikuti oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Islam Kendal, yang diintegrasikan ke dalam mata kuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN). 1 KKN adalah salah satu bentuk pengalaman pembelajaran di mana mahasiswa diterjunkan langsung ke masyarakat untuk berinteraksi, berkontribusi, serta melaksanakan proyek atau aktivitas yang memiliki manfaat bagi lingkungan sekitar. 23 Dalam pelaksanaan KKN, tujuannya adalah mengikutsertakan mahasiswa dalam upaya membantu menyelesaikan permasalahan atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah Desa Gebang. Kecamatan Gemuh. Kabupaten Kendal. Melalui program ini, mahasiswa dapat menerapkan ilmu dan kemampuan yang telah mereka peroleh selama kuliah ke dalam situasi nyata di Pelaksanaan KKN mahasiswa Sekolah Tinggi Islam Kendal meliputi tiga jenis program yang harus dijalankan selama masa KKN, yaitu: Program prioritas, yang fokus pada pengembangan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan sumber daya alam di lokasi KKN untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program unggulan, berupa kolaborasi antara mahasiswa KKN dan warga setempat, seperti sosialisasi atau pendampingan belajar bagi siswa. Universitas. AuPeraturan Akademik Universitas Pattimura Tahun 2018Ay . 1Ae81, 2. Syardiansah. AuPeranan Kuliah Kerja Nyata Sebagai Bagian Dari Pengembangan Kompetensi MahasiswaAy (Univ. Puter. Batam vol. 7, no. 1, pp. 57Ae68, 2. Aliyyah W. Septriyani J. Safitri S. Nur and P. Ramadhan. AuKuliah Kerja Nyata : Pengabdian Kepada MasyarakatAy (Jurnal Masy. Mandiri vol. 5, no. 2, pp. 663Ae676, 2. RifAoatul Muna, dkk. Pengabdian Masyarakat Melalui ProgramA. Program pendampingan, yang bertujuan membantu masyarakat desa dalam menyelesaikan masalah sehari-hari. Melalui program-program ini, diharapkan mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi warga setempat. Kegiatan pendampingan belajar bagi siswa menjadi salah satu program unggulan yang memiliki manfaat besar dalam kegiatan PKM. Melalui program ini, mahasiswa dapat memberikan bantuan dan motivasi kepada siswa SD di Desa Gebang untuk meningkatkan pemahaman dan prestasi akademik mereka. Pemahaman materi pelajaran di tingkat sekolah dasar sangat krusial karena menjadi fondasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 4 Penguasaan konsep dasar yang kuat akan memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran di tingkat selanjutnya. 5 Oleh karena itu, pelaksanaan bimbingan belajar sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran dasar. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru serta pihak sekolah, diketahui bahwa pengetahuan dan pemahaman siswa SD masih tergolong rendah. Untuk meningkatkan hal tersebut, diperlukan beberapa upaya atau program yang dapat mendukung pengembangan pengetahuan dan pemahaman siswa, salah satunya adalah melalui kegiatan bimbingan belajar. 678 Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Yeni. AuKesulitan Belajar Matematika Di Sekolah DasarAy (Jupendas J. Pendidik. Dasar, 2, no. 2, 2. Farhana Aam Amaliyah Agustini Safitri and Rika Anggraeni. AuAnalisis Persiapan Guru Dalam Pembelajaran Media Manipulatif Matematika Di Sekolah DasarAy (Educenter J. Ilm. Pendidik. 1, no. 5, pp. 507Ae511, 2. Noge M. Wau and R. Lado. AuPelaksanaan Program Bimbingan Belajar Bahasa Inggris AoEnglish Is FunAo Sebagai Cara Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak-Anak Dalam Menguasai Bahasa Inggris Di SdAy (J. Abdimas Ilm. Citra Bakti, vol. 1, no. 2, pp. 120Ae 127, 2. Azhar M. Widayanti N. Afifah D. Ratnasari and M. Dzikrulloh. AuProgram Bimbingan Belajar Matematika Sebagai Upaya Memajukan Pendidikan Anak-AnakAy (J. Bina A, vol. 3, pp. 401Ae408, 2. Sari and Julianto. AuPengaruh Bimbingan Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Iv Di Sekolah DasarAy (JPGSD, vol. 03, no. 02, pp. 1670Ae1680, 2. DimaSTIKa Vol. No. 01, 2024 bimbingan belajar efektif dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta keterampilan siswa sekolah dasar. 910 Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN tergerak untuk mengadakan kegiatan pengabdian berupa bimbingan belajar bagi siswa SD. Pendidikan itu sendiri adalah proses atau sistem yang dirancang untuk mentransfer pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan norma-norma budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pendidikan melibatkan pengajaran dan pembelajaran dalam berbagai bentuk, seperti pendidikan formal di sekolah dan perguruan tinggi, pendidikan nonformal melalui kursus dan pelatihan, serta pendidikan informal melalui interaksi sosial dan pengalaman sehari-hari. Bimbingan belajar merupakan bimbingan yang memberikan bantuan kepada individu dalam memecahkan kesulitan-kesulitan yang berhubungan dengan masalah-masalah belajar, baik disekolah maupun diluar sekolah. METODE PENELITIAN Metode yang diterapkan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah metode deskriptif. Metode deskriptif dalam PKM merupakan suatu pendekatan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan kondisi suatu subjek atau objek dengan cara mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data secara rinci. Metode ini digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai fenomena yang diamati. 11 Dalam konteks PKM, metode deskriptif dapat dimanfaatkan untuk meneliti dan menggambarkan kondisi masyarakat atau lingkungan yang menjadi sasaran pengabdian. Metode ini membantu dalam mengidentifikasi masalah yang dihadapi masyarakat, memahami karakteristik dan kebutuhan mereka, serta menemukan potensi yang dapat dikembangkan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Cahyaningtyas. AuPemberdayaan Anak-Anak Usia Dini Melalui Program Bimbingan Belajar Bahasa Inggris Di Rumah Belajar RT 02 Di Desa KambinganAy (Pendidik. Pengabdi. Masy. 2, no. 2, pp. 94Ae99, 2. Arif K. Purwanto J. Maknunah D. Siser K. Laren and K. Lamongan. AuBimbingan Belajar Mahir Berbahasa Inggris Untuk Anak-Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Vocabulary Building Dan SpeakingAy . 6, no. 2, pp. 1296Ae1305, 2. Nadeak F. Elfaladonna and M. Malahayati. Pelatihan Pembuatan Modul Ajar Interaktif Bagi Guru Dengan Menggunakan Canva (J. Masy. Madani Indones. , vol. 2, no. 3, pp. 201Ae206, 2. RifAoatul Muna, dkk. Pengabdian Masyarakat Melalui ProgramA. Tahap pelaksanaan kegiatan PKM mencakup persiapan dan pembimbingan. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil dalam tahap ini: Menetapkan jadwal pelaksanaan kegiatan. Menentukan jadwal yang sesuai dengan kesepakatan bersama antara tim PKM dan pihak sekolah. Jadwal ini mencakup waktu dan durasi bimbingan kepada siswa, yaitu setiap hari Kamis. JumAoat, dan Sabtu pada pukul 00 WIB. Adapun tahapan dalam kegiatan PKM ini dapat diuraikan sebagai Perencanaan Tahap ini merupakan tahap awal yang meliputi survei lapangan atau observasi dalam kegiatan PKM. Survei lapangan dalam PKM adalah langkah penting untuk memahami kebutuhan serta tantangan yang dihadapi oleh pihak sekolah dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Bahasa Inggris, dan Matematika. Dalam hal ini, pihak sekolah yang diajak bekerja sama adalah SD 1 dan 2 Gebang. Setelah terjalin kerja sama, langkah berikutnya adalah merancang program bimbingan belajar guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam tahap Menghubungi pihak sekolah Mengadakan komunikasi dengan pihak SD 1 dan 2 Gebang untuk menyampaikan tujuan serta manfaat kegiatan PKM sekaligus meminta izin pelaksanaan survei lapangan. Observasi Melakukan pengamatan langsung di lingkungan sekolah untuk melihat kondisi proses pembelajaran serta memperoleh gambaran awal mengenai kebutuhan siswa dan tantangan yang dihadapi oleh sekolah. Diskusi kebutuhan Mengadakan diskusi dengan pihak sekolah, termasuk guru dan staf terkait, untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas dalam upaya meningkatkan pengetahuan DimaSTIKa Vol. No. 01, 2024 dan pemahaman siswa. Diskusi ini bertujuan untuk menggali informasi lebih mendalam tentang hambatan yang dihadapi dan harapan sekolah terhadap peningkatan kualitas belajar siswa. Kesepakatan Bersama Berdasarkan hasil diskusi, membangun kesepakatan bersama mengenai program bimbingan belajar sebagai solusi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa. Hal ini mencakup perencanaan kolaboratif antara tim PKM dan pihak sekolah terkait jadwal, materi, metode pembelajaran, serta evaluasi Pelaksanaan Tahap PKM Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam tahap ini: Menetapkan jadwal pelaksanaan kegiatan: Menentukan jadwal yang telah disepakati bersama antara tim PKM dan pihak sekolah. Jadwal ini mencakup waktu dan durasi bimbingan belajar, yaitu setiap hari Kamis. Jumat, dan Sabtu 00Ae16. 00 WIB. Diskusi bahan atau materi: Melakukan diskusi dengan pihak sekolah untuk membahas materi yang akan disampaikan selama bimbingan. Materi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan siswa. Persiapan materi: Menyiapkan materi pembelajaran yang relevan, menarik, dan sesuai dengan tingkat pemahaman siswa di SD 1 dan 2 Gebang. Mengikuti jadwal yang telah ditetapkan: Memastikan kegiatan bimbingan atau penyampaian materi bahasa Inggris dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah Menyampaikan materi dengan baik: Menggunakan metode pembelajaran yang interaktif dan menarik agar siswa termotivasi untuk belajar. Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi. Melibatkan siswa secara aktif: Mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam RifAoatul Muna, dkk. Pengabdian Masyarakat Melalui ProgramA. kegiatan bimbingan. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih dan mengaplikasikan pengetahuan bahasa Inggris yang telah mereka pelajari. Monitoring dan Evaluasi Tahap akhir dari pelaksanaan kegiatan PKM ini meliputi pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan bimbingan belajar. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan pada tahap ini: Evaluasi: Melakukan penilaian terhadap kegiatan bimbingan atau pemberian materi yang telah dilakukan. Evaluasi dalam kegiatan ini meliputi observasi aktivitas siswa serta tes hasil belajar yang dilaksanakan pada setiap akhir Penyusunan Laporan: Membuat laporan terkait pelaksanaan kegiatan bimbingan atau pemberian materi, termasuk hasil evaluasi dan masukan yang diperoleh. HASIL DAN PEMBAHAS Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk bimbingan belajar dilaksanakan dari tanggal 22 Januari hingga 25 Februari 2025, setiap hari Kamis. JumAoat dan Sabtu pada 00 WIB, dengan melibatkan siswa SD 1 dan 2 Gebang. Pelaksanaan bimbingan belajar ini bertujuan untuk mengatasi tantangan rendahnya tingkat pengetahuan dan pemahaman siswa. Dalam kegiatan ini, terdapat beberapa tahapan yang dijalankan sebagai berikut: Persiapan Tahap persiapan dalam pelaksanaan program bimbingan belajar mencakup diskusi untuk mencapai kesepakatan antara mahasiswa KKN dan pihak SD 1 dan 2 Gebang terkait materi dan jadwal kegiatan. Pada tahap ini, kolaborasi dalam perencanaan antara mahasiswa KKN dan pihak sekolah memegang peranan krusial untuk menjamin keselarasan dan keberhasilan program bimbingan belajar. Proses persiapan kegiatan ini dapat dilihat pada gambar 1. DimaSTIKa Vol. No. 01, 2024 Gambar 1 Persiapan Kegiatan Bimbingan Belajar Setelah melakukan diskusi dan mencapai kesepakatan dengan pihak SD 1 dan 2 Gebang, mahasiswa KKN kemudian menyiapkan materi pembelajaran yang akan digunakan selama proses bimbingan berlangsung. Bimbingan Belajar Kegiatan bimbingan belajar dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah disetujui Mata pelajaran yang menjadi fokus utama dalam bimbingan belajar ini meliputi: RifAoatul Muna, dkk. Pengabdian Masyarakat Melalui ProgramA. Bahasa Indonesia, dengan materi tentang huruf vokal dan konsonan, serta menulis dan membaca karangan pribadi. Bahasa Inggris, dengan materi dasar bahasa Inggris, cara memperkenalkan diri menggunakan bahasa Inggris, dan pengenalan kosakata. Matematika, dasar matematika, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Kegiatan bimbingan belajar dilaksanakan di posko KKN. Proses berjalannya kegiatan bimbingan belajar dapat di lihat pada Gambar 2. Gambar 2 Persiapan Kegiatan Bimbingan Belajar DimaSTIKa Vol. No. 01, 2024 Proses bimbingan belajar berlangsung sesuai dengan yang diharapkan. Siswa menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi dalam menerima materi yang disampaikan. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa yang memiliki latar belakang pendidikan keguruan bertugas menyampaikan materi pembelajaran di depan kelas. Sementara itu, mahasiswa dengan latar belakang non-keguruan bertugas mengawasi dan mendampingi RifAoatul Muna, dkk. Pengabdian Masyarakat Melalui ProgramA. Dengan demikian, proses bimbingan belajar berjalan dengan lancar, tertib, dan Monitoring dan Evaluasi Proses pemantauan dan evaluasi dilakukan pada akhir setiap pertemuan. Tujuan dari pemantauan dan evaluasi ini adalah untuk mengukur sejauh mana tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan tercapai. Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi di setiap pertemuan, diperoleh kesimpulan bahwa siswa mampu memahami materi yang diajarkan dengan baik. Hal ini terlihat dari kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan atau menyelesaikan soal-soal latihan yang diberikan, serta kemampuan mereka dalam mengkomunikasikan hasil yang diperoleh selama proses bimbingan SIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat melalui program bimbingan belajar yang dilaksanakan dari tanggal 22 Januari hingga 25 Februari 2025, setiap hari Kamis. Jumat, dan Sabtu pukul 14. 00Ae16. 00 WIB, berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SD 1 dan 2 Gebang. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan bimbingan belajar, serta monitoring dan evaluasi. Pada tahap persiapan, kolaborasi antara mahasiswa KKN dan pihak sekolah berperan penting dalam menyusun materi dan jadwal yang sesuai. Tahap pelaksanaan bimbingan belajar berfokus pada tiga mata pelajaran utama, yaitu Bahasa Indonesia. Bahasa Inggris, dan Matematika, dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Proses pembelajaran berjalan lancar dan terkendali, didukung oleh antusiasme siswa serta peran aktif mahasiswa KKN, baik yang berlatar belakang keguruan maupun non-keguruan. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa siswa mampu memahami materi dengan baik, yang dibuktikan melalui kemampuan mereka dalam menjawab soal latihan dan mengkomunikasikan hasil belajar. Dengan demikian, program ini tidak hanya DimaSTIKa Vol. No. 01, 2024 berhasil meningkatkan kemampuan akademik siswa tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat. RifAoatul Muna, dkk. Pengabdian Masyarakat Melalui ProgramA. Daftar Pustaka