Equilibrium:Jurnal Ilmiah Ekonomi dan pembelajaranya P-ISSN: 2303-1565 Tersedia online di http://e-journal. id/index. php/equilibrium/index E-ISSN: 2502-1575 Analisis sifat konsumtif dan sosial ekonomi pada masyarakat desa Sambirejo terhadap kestabilan ekonomi rumah tangga Siti Munawaroh 1. Iftitah Firmania 1 Universitas PGRI Jombang. Jl. Pattimura Gg i No. Kec. Sengon Kab. Jombang Jawa Timur. Indonesia, 61418 stkipjb@gmail. iftitahfirmania30@gmail. Abstrak Kebutuhan masyarakat yang bervariasi menentukan bagaimana mereka mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, hal ini juga berlangsung pada masyarakat desa Sambirejo Kecamatan Megaluh kabupaten Jombang. Sumber pendapatan utama masyarakat desa Sambirejo yaitu dari pengelolahan sawah yang tentunya dalam penghasilan belum pasti yang diperoleh dalam setiap panenya, karena dalam pengelolaan pertanian banyak factor untuk memperoleh hasil yang maksimal, hal ini memberikan keberagaman dalam memenuhi kebutuhan perekonomian pada masyarakat desa Sambirejo. Dengan pendapatan yang relatif belum pasti tentunya pengelolaan keuangan rumah tangga yang menjadi dasar untuk berlangsungnya perekonomian dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, fenomena gaya hidup konsumtif . erlebih-lebiha. pada masyarakat Sambirejo marak terjadi, hal ini berlangsung karena tuntutan lingkungan sosial yang berlangsung di desa tersebut. penghargaan atas kepemilikaan dari barang-barang mewah memberikan penghargaan jika seseorang mampu membeli barang mewah, maka dikatakan seseorang tersebut secara sosial ekonomi menjadi orang mampu secara keungan. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini yaitu menganalisis sifat konsumtif dan social ekonomi pada masyarakat desa Sambirejo terhadap kestabilan ekonomi rumah Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang terdiri dari metode observasi, wawancara dan pengumpulan data dokumen. Hasil penelitian yaitu semakin meningkatknya konsumtif yang terjadi pada masyarakat desa Sambirejo tidak seimbang dengan pendapatan yang diperoleh sehingga dalam memenuhi kebutuhan mengalami ketimpangan dengan pendapatan, dan gaya konsumtif masyarakat Sambirejo tersebut sangat mempengaruhi stabilan ekonomi rumah tangga. Kata kunci: Sifat Konsumtif. Sosial Ekonomi. Kestabilan Ekonomi Analysis of consumptive and socio economic traits in the Sambirejo village community on household economic stability Abstract The varying needs of the community determine how they are able to meet their daily needs, this also takes place in the community of Sambirejo village. Megaluh District. Jombang Regency. The main source of income for the people of Sambirejo village is from rice field management, which of course in the income is not certain obtained in each pane, because in agricultural management there are many factors to obtain maximum results, this provides diversity in meeting the economic needs of the people of Sambirejo village. With relatively uncertain income, of course, household financial management is the basis for the economy to continue in meeting household needs, the phenomenon of a consumptive lifestyle . in the people of Sambirejo is rampant, this is due to the demands of the social environment that takes place in the village. Appreciation for the ownership of luxury goods gives an award if a person is able to buy luxury goods, then it is said that a person is socioeconomically a financially capable person. The problem studied in this study is to analyze the consumptive and socioeconomic nature of the Sambirejo village community towards household economic stability. The research method used is a qualitative method consisting of observation, interview, and document data DOI: 10. 25273/equilibrium. Copyright A 2024 Universitas PGRI Madiun Some rights reserved. | 140 Analisis Sifat Konsumtif Dan Sosial Ekonomi Pada Masyarakat Desa Sambirejo Terhadap Kestabilan Ekonomi Rumah Tangga (Munawaro. collection methods. The results of the study are that the increasing consumptive that occurs in the people of Sambirejo village is not balanced with the income obtained so that in meeting the needs there is an inequality with income, and the consumptive style of the Sambirejo community greatly affects the stability of the household economy. Keywords: Consumptive. Socio-Economic. Economic Stability PENDAHULUAN Sifat konsumtif pada perilaku konsumen merupakan suatu kegiatan yang lazim dilakukan dalam memenuhi kebutuhan individu. Konsumsi pada perilaku konsumen menjadikan kebutuhan mendasar selain dari kebutuhan primer dan sebagai keinginan . yang terkadang mempengaruhi atau berdampak pada sosial ekonomi individu. Banyak faktor yang mempangaruhi dalam tingkat konsumtif Masyarakat, semakin tinggi tingkat pendapatan masyarakat maka semakin besar pula konsumtif yang dilakukan, dengan tingkat pendapatan yang tinggi maka kebutuhan baik secara primer, sekunder dan tersier akan mampu diatasi, berbeda dengan pendapatan yang kurang maka masyarakat hanya mampu memenuhi kebutuhan secara primer saja (Yuliani, 2. Salah seorang tokoh pemikir postmodernisme yang consent mengkaji masyarakat konsumerisme yakni Jean Baudrillard mengatakan bahwa konsumerisme sebagai anak kandung kapitalisme telah merangsek sampai ke jantung masyarakat (Rosad. D, 2. Berkehidupan sosial memeiliki dampak yang luas dalam memenuhi kebutuhan yang bisa dikatakan sifat konsumtif dari keluarga, banyak faktor yang mempengaruhi tingkat komsumtif, seperti pada tingkat Pendidikan pada Tingkat Pendidikan dapat mempengaruhi seseorang untuk memilah dan memilih apa saja yang akan dikonsumsi, karena pada dasarnya secara tingkat pendapatan bisa diukur yang kemudian dikelola dengan baik, dan hal tersebut juga dipengaruhimoleh pengalaman selama proses pendidikan terutama kepada ibu rumha tangga, tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan berpengaruh secara simultan terhadap perilaku konsumtif, semakin baik tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan dilaksanakan, maka akan semakin tinggi perilaku konsumtif. Sebaliknya semakin buruk tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan , maka akan semakin rendah pula perilaku konsumtif (Ratna. , & Nasrah. , 2. Hal ini berbanding terbalik dengan keadaan yang terjadi pada masyarakat desa Sambirejo, sumber informasi data penduduk yang ada di Balai desa Sambirejo menyatakan rata-rata tingkat kelulusan untuk masyarakat yang kategori berkeluarga dengan kisaran berumah tangga lebih dari 15 tahun keatas merupakan lulusan SD, kisaran lulusan SMP dibawah 20% dan sisanya tidak tamat dalam Pendidikan dasar. Dari asumsi yang dijelaskan diatas bahwasanya Pendidikan sangat mempengaruhi pengilajan pendapatan dalam tingkat konsumtif untuk kestabilan ekonomi keluarga, dan mempengaruhi social ekonomi masyarakat secara umum di desa Sambirejo, hal ini diperkuat dari hasil penelitian (Kurniawan. , & Siata. , 2. bahwa perubahan sosial ekonomi dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga disebabakan oleh komponen dari perubahan sosial ekonomi itu sendiri, yaitu, umur, pendidikan, jumlah anggota keluarga dan pendapatan. Perubahan sosial Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 140-149 | 141 Analisis Sifat Konsumtif Dan Sosial Ekonomi Pada Masyarakat Desa Sambirejo Terhadap Kestabilan Ekonomi Rumah Tangga (Munawaro. ekonomi yang positif terhadap pemenuhan pangan rumah tangga akan mengalami perubahan pemenuhan pangan kearah yang baik dan sebaliknya perubahan sosial ekonomi negatif terhadap pemenuhan pangan rumah tangga akan mengalami tidak terpenuhinya kebutuhan pangan. Hidup dalam komunitas dengan norma sosial yang berbeda-beda merupakan fakta bahwa akan terciptanya masyarakat tertentu . ekayaan sosia. atau terjadinya jarak sosial pada masyarakat terutama disini didesa Sambirejo. Oleh karena itu, nilai sosial . tatus sosia. menjadi lebih penting dari pada pemuasan kebutuhan itu sendiri dalam hal ini yaitu pendapatan yang terbatas akan tetapisifat konsumtif yang tinggi. Contoh yang nampak perihal sifat konsumtif dan kestabilam ekonomi di desa Sambirejo seperti busana, busana merupakan hal utama yang penting untuk melindungi dan menutupi diri dan sebagai simbol luar dari seseorang, menurut (Setiawati. N, 2. sebagian besar mahasiswa bisa dilihat kalau dikampus pada berpenampilan gaul-gaul otomatis kalau tidak bisa mengikutinya pasti akan minder, dalam pemilihan fashion bagi mereka adalah trend dan desain yang utama lalu merk juga penting karena paling tidak kualitas juga bagus jika merknya bagus. Busana atau fashion menunjukkan ciri sosial tertentu, ketika individu berada pada posisi konsumen, individu tidak melihat adanya pelanggaran atau pengabaian terhadap aturan yang terlihat sehingga menciptakan lingkungan yang tidak stabil. Akhirnya perilaku konsumen menjadi realitas sosial yang berkembang di beberapa komunitas dengan memahami konsep ekonomi yang memiliki nilai unik dalam masyarakat (Purba. , & Sipayung. T, 2. Kajian ini mencoba menganalisis pemikiran filosofis Jean Baudrillard dan pemahaman konsumsi dan kerja masyarakat Sambirejo. Konsep yang digunakan untuk memahami konsumsi dalam epistemologi sosial adalah teori konsumsi sosial. Pengertian konsumsi menyimpang dari kenyataan sosial, konsumsi adalah kegiatan atau aktivitas yang menggunakan produk atau jasa utama untuk memuaskan keinginan, dengan cara atau sikap umum, akibat dari dibangunnya perusahaan desa Sambirejo (Anwar et al. , 2. Perbuatan konsumsi adalah realitas jenis konsumsi baru yang dikenal dalam paradigma postmodern sebagai perbuatan yang mendefinisikan barang atau jasa bukan dari segi nilai guna, melainkan dari segi nilai atau tanda nilai. Sangat mudah untuk melihat memiliki barang mahal yang bukan kebutuhan pokok. Misalnya, aspek fungsional ponsel tidak lagi hanya sebagai alat komunikasi tetapi bagian dari kehidupan, fashion mengikuti trend fashion terkini. Kesimpulan yang hasilkan Oktafikasari. , & Mahmud. salah satunya menyebutkan bahwa literasi ekonomi mempengaruhi perilaku konsumtif dan gaya hidup konsumtif mempengaruhi perilaku konsumtif, hal ini menunjukkan bahwa dengan gaya hidup yang tinggi memiliki dampak pengakuan dari orang lain, akan tetapi berdampak pada kestbilan ekonomi rumah tangga. Konsumsi sangat mempengaruhi stabilitas perekonomian, tingkat konsumsi yang tinggi, sangat berpengaruh pada perubahan kegiatan ekonomi masyarakat. Pendapatan yang diperoleh tidak seimbang dengan pengeluaran yang dilakukan oleh pelaku rumah tangga tentunya dalam kehidupan sehari-hari, manusia selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhannya karena pada dasarnya manusia tidak Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 140-149 | 142 Analisis Sifat Konsumtif Dan Sosial Ekonomi Pada Masyarakat Desa Sambirejo Terhadap Kestabilan Ekonomi Rumah Tangga (Munawaro. dapat memisahkan diri dan kebutuhannya tidak akan terpuaskan. Salah satu kebutuhan manusia tersebut dapat dipenuhi melalui program konsumsi, dimana konsumen akan mengalokasikan kekayaannya untuk memenuhi kebutuhan. Adanya pengaruh harga diri dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif dan terdapat pengaruh antara gaya hidup terhadap perilaku konsumtif (Alamanda. Y 2. Tingkat konsumttif yang terjadi sekarang tidak hanya dipengaruhi oleh tempat tinggal atau lokasi pedesaan, pengaruh ini muncul juga terjadi karena adanya fasilitas seperti gadget, wifi dan perangkat lainnya. Masyrakat akan sangat mudah mengaskes informasi melalui media-media yang sangat canggih dan sangat modern, sistem jual beli yang berlamgsung secara online sangat mempermudah masyarakat mengakses kebutuhan tanpa harus mondar- mandir untuk memenuhi kebutuhan. Hal ini juga terjadi dikalangan masyrakat desa Sambirejo, fenomena ini sangat mudah kita jumpai, akan tetapi akan berdampak pada pengelolaan dan kestabilan ekonomi, tingkat kebutuhan yang awalnya mendasar atau primer akan berubah menjadi kebutuhan yang tidak mendasar ataua kebutuhan sekunder atau bahkan tersier, pengaruh antara kontrol diri terhadap perilaku konsumtif pada gadget (Nurhaini. Faktor penyebab seseorang melakukan kegiatan berlebih-lebihan disebabkan oleh faktor gaya hidup, diantaranya adalah lingkungan. Untuk diterima di lingkungannya, seseorang harus berusaha menjalani kehidupan yang sama dengan orang-orang di sekitarnya. Di mana orang sadar akan kehidupan sosial, pasti akan tiba saatnya kebutuhan dasar mereka terpenuhi, dan mereka ingin mendapatkan bantuan dari orang lain. Agar dihargai, memperhatikan keberadaan dan identitas pribadi mereka akan mengarah pada perilaku konsumtif ketika orang mulai membelanjakan uang untuk diakui. Berdasarkan uraian di atas, penelitian ini ingin memperoleh informasi dan hasil lebih luas tentang AyAnalisis sifat konsumtif dan sosial ekonomi pada masyarakat desa Sambirejo terhadap kestabilan ekonomi rumah tanggaAy. METODE Penelitian ini membahas mengenai dampak sifat konsumtif dan sosial ekonomi pada masyarakat desa Sambirejo terhadap kestabilan ekonomi rumah tangga. Penelitian ini menggunakan jenis metode deskriptif kualitatif, penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Landasan teori digunakan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan (Mappasere,S. A & Suyuti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi, dimana Proses observasi melibatkan observasi sistematis dan pencatatan apa yang sedang dipelajari. Peneliti menggunakan teknik Wawancara terpadu. Kumpulan pertanyaan yang harus di persiapkan, penulis mengajukan kepada tiga narasumber . bak windy, ibu ningsih, dan ibu en. sumber informasi merupakan warga tetap desa Sambirejo dalam prose rumah tangga diatas 15 tahun. Dengan demikian, teknik ini peneliti gunakan untuk menggali data mengenai sifat konsumtif dan sosial ekonomi pada masyarakat desa Sambirejo terhadap kestabilan ekonomi rumah tangga. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 140-149 | 143 Analisis Sifat Konsumtif Dan Sosial Ekonomi Pada Masyarakat Desa Sambirejo Terhadap Kestabilan Ekonomi Rumah Tangga (Munawaro. HASIL DAN PEMBAHASAN Profil desa Sambirejo Saat ini keadaan perekonomian masyarakat yang tinggal didesa Sambirejo dapat dikatakan baik atau pada fase berkecukupan. Hal ini terlihat pada bangunan tempat tinggal yang sebagian besar dibangun dari batu bata dengan lantai keramik, pendapatan masyrakat desa Sambirejo tidak hanya dari hasil pertanian meskipun pertanaian meruapakan pendapatan terbesar didesa Sambirejo, namun kini mereka memiliki pendapatan yang stabil karena sebagian besar penduduknya mencari nafkah sebagai wiraswasta. Keadaan masyarakat begitu baik, contoh untuk kebutuhan ke dokter, apabila sakit dapat memperiksakan ke rumah sakit. Sebagian besar pendidikan masyarakat desa Sambirejo yaitu lulusan minimal (SLTA), yang sebagian besar memiliki pendidikan sarjana muda . arjana mud. Kajian sifat konsumtif dan sosial ekonomi Sifat Konsumtif Kata "Konsumerisme" sering diterjemahkan dengan cara yang sama dengan "KonsumerismeAy, analisis perilaku konsumsi manusia harus dianalisis melalui pemahaman tentang perilaku konsumen. Menurut Anggraini & Daliman, . mengungkapkan bahwa perilaku konsumsi adalah kebiasaan masyarakat untuk berlebih-lebihan tanpa batas, membeli lebih banyak atau tanpa perencanaan. Konsumsi merupakan hal kewajaran yang terjadi pada seseorang, dengan adanya konsumsi berarti seseorang memenuhi kebutuhan yang menjadi dasar kebutuhan dalam bertahan hudup, dengan konsumsi seseorang mampu menunjukkan keinginan dan kesanggupan dalam mereka memenuhui jasa dan mengahiskan barang dengan pengorbanan. Perilaku konsumen memiliki dasar yang kuat dalam kajian ekonomi, konsumen mampu menguasai pasar dan mampu mengembangkan strategi dari para produsen, potensi dalam pengembangan barang merupakan peluang besar dari para produsen, karena jumlah pendudukan yang ada di Indonesia merupakan negara ke 3 dengan jumlah penduduk yang paling besar didunia (Ningsih, 2. Hal ini juga terjadi tidak hanya diperkotaan saja, melainkan didesa sudah mulai banyak peningkatan dalam konsumtif barang-barang yang disediakan produsen, desa Sambirejo saja sudah mulai banyak produsen yang menyediakan barang-barang melalui minimarket, sehingga kebutuhan masyarakat sekitar mampu terpenuhi tanpa mereka harus jauh-jauh ke kota atau bahkan ke tetangga desa yang notabenya lebih modern dalm memenuhi kebutuhan. Menurut Sumartono . an Ghifari, 2. , ada tiga jenis perilaku konsumen, yaitu: Impulse buying . embelian impulsi. , yaitu seseorang yang berperilaku dengan cara yang berlebih-lebihan hanya berdasarkan satu keinginan atau lebih untuk sementara waktu tanpa perhatian, tanpa perencanaan, sedang mengambil keputusan tempat membeli. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 140-149 | 144 Analisis Sifat Konsumtif Dan Sosial Ekonomi Pada Masyarakat Desa Sambirejo Terhadap Kestabilan Ekonomi Rumah Tangga (Munawaro. Pembelian irasional, yaitu pembelian berdasarkan sifat dari hati, adalah kemauan untuk meniru orang lain atau tidak ingin sama dari orang lainnya tanpa pertimbangan serta keputusan serta rasa bangga. Membeli barang yang tidak perlu yaitu membeli barang yang mengutamakan keinginan dari pada kebutuhan yang membuat remaja mengeluarkan uang untuk berbagai keperluan yang tidak memenuhi kebutuhan Pengaruhi Sifat Konsumtif Menurut Sumartono . dalam Rahima & Cahyadi . munculya tingkat konsumtif pada seseorang ada 2 hal penyebab, yaitu: Faktor Internal Faktor internal yang berpengaruh pada perilaku konsumtif diantaranya Motivasi, merupakan dorongan yang dirasakan seseorang untuk melakukan tindakan pemenuhan kebutuhan. Harga diri, seorang yang memiliki harga diri rendah cenderung lebih mudah dipengaruhi daripada yang harga dirinya tinggi. Observasi, merupakan suatu proses belajar yang dilakukan konsumen ketika mengamati tindakan dan perilaku orang lain. Proses belajar, merupakan suatu proses untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman. Pengetahuan dan pengalaman ini akan mengakibatkan perubahan sikap dan perilaku. Kepribadian, merupakan karakteristik yang dimiliki seorang individu, perbedaan karakteristik tersebut menggambarkan ciri unik dari masing Ae masing individu. Konsep diri, merupakan gambaran individu tentang diri sendiri. Konsep diri dapat mempengaruhi persepsi dan perilaku membeli seseorang. Faktor Eksternal Faktor eksternal yang berpengaruh pada perilaku konsumtif diantaranya Budaya, mengacu pada seperangkat nilai, gagasan dan simbol bermakna lainnya yang membantu individu berkomunikasi, membuat tafsiran dan melakukan evaluasi sebagai anggota masyarakat. Kelas sosial, merupakan pembagian di dalam masyarakat yang terdiri dari individu individu yang terbagi menjadi nilai, minat dan perilaku yang sama. Kelompok-kelompok sosial dan referensi, merupakan kesatuan sosial yang menjadi tempat individu berinteraksi satu sama lain, karena adanya hubungan di antara mereka, kelompok sosial. Keluarga, keputusan konsumsi kerap kali dipengaruhi oleh keluarga karena keluarga memainkan peran terbesar dan terlama dalam pembentukan sikap dan perilaku manusia dalam pemberian barang dan Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 140-149 | 145 Analisis Sifat Konsumtif Dan Sosial Ekonomi Pada Masyarakat Desa Sambirejo Terhadap Kestabilan Ekonomi Rumah Tangga (Munawaro. Konsep sosial ekonomi Status sosial merupakan suatu keadaan yang dikuasai oleh masyarakat dan yang menempatkan seseorang pada kedudukan tertentu dalam masyarakat oleh masyarakat itu sendiri, dan kedudukan itu disertai dengan hak dan kewajiban yang harus dilakukan oleh orang yang menjalankan peranan itu. Menurut perkembangannya. Desa Sambirejo di penghujung tahun 90-an masih merupakan desa kecil dengan keadaan sosial yang memprihatinkan. Kondisi fisik rumah masih mendominasi rumah warga miskin. Banyak warga yang mencari nafkah dengan menjadi seorang petani dengan uang yang bisa mencukupi untuk memenuhi aktivitas sehari-hari. jalanan di daerah tersebut masih berbentuk jalanan yang pada waktu penghujan keadaannya penuh genangan air. Saat ini keadaan ekonomi di masyarakat yang tinggal di Sambirejo dapat dikatakan baik. Hal ini terlihat pada kasus bangunan tempat tinggal yang sebagian besar dibangun dari batu bata dengan lantai keramik. Pendapatan desa tidak hanya dari hasil produksi para petani, namun kini mereka memiliki pendapatan yang stabil karena sebagian besar penduduknya bekerja sebagai kontraktor. Kesehatan masyarakat sehat, jika kurang baik dapat pergi ke rumah sakit. Masyarakat memiliki beberapa jenjang pendidikan minimal lulusan (SLTA) yang sebagian besar berpendidikan sarjana muda (Sarjana Mud. Sebagian besar kondisi fisik jalan di desa Sambirejo sudah diperbaiki. Hal ini yang menjadi asumsi bahwa masyarakat Sambirejo yang masih berada di bawah garis kurang mampu. Hasil penelitian mengenai sifat konsumtif dan sosial ekonomi terhadap kestabilan ekonomi pada masyarakat desa Sambirejo Penelitian ini berfokus pada remaja putri dan ibu-ibu yang biasa mengkonsumsi di toko-toko seperti pasar kekinian . dan toko digital. Ini adalah perilaku yang mengubah hidup pelanggan ini untuk membelanjakan uang mereka secara besarbesaran. Berdasarkan hasil penelitian serta wawancara, penulis memperoleh data berikut: Windy 21 tahun memberi jawaban yang sangat bagus mengenai siapa yang memperkenalkan belanja online shop atau berbelanja di pasar modern, ia menjawab Audengan berkembangnya teknologi pada masa sekarang, membeli barang lebih mudah karena sudah ada handphone untukmelihat toko online di sosial mediaAy. Untuk mengetahui belanja barang tersebut, mbak windy lebih memilih belanja melalui online shop karena selain praktis, juga dapat memesannya langsung dari rumah dan memilih barang yang ingin dibeli lalu menunggu barang itu dikirim. Berbeda dengan jawaban oleh ibu ningsih 28 tahun. Ia menjawab Aumengenalkan belanja online dari teman sekitar, karena temannya memberikan informasi berbelanja online jauh lebih murah dan banyak pilihan barang tersebutAy. Ibu ningsih lebih menyukai membeli barang secara online, barang dan toko market online lebih murah dan lebih peka terhadap foto yang dijual. Lebih dari sekali atau dua kali beliau membeli produk secara online, jadi beliau suka sering berbelanja. Membeli online juga menghemat tenaga serta tidak menghabiskan waktu dari pusat perbelanjaan. Barang yang di konsumsi juga bisa memuaskan pelanggan, dan produknya baik. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 140-149 | 146 Analisis Sifat Konsumtif Dan Sosial Ekonomi Pada Masyarakat Desa Sambirejo Terhadap Kestabilan Ekonomi Rumah Tangga (Munawaro. Ketika Anda membeli di pasar atau toko modern memang memakan waktu karena Anda harus mencari barang yang tepat dan Anda lelah. Selain itu, ia juga memiliki anak kecil yang bingung saat balapan. Baginya, barang di toko dan toko online memiliki kualitas yang hampir sama. Sedangkan ibu eni 30 tahun mengatakan bahwasannya AuMengenal belanja barang tersebut dari pasar modern yang ada di daerah sekitarnyaAy. Ibu eni memilih berbelanja secara langsung di pasar saat ini karena produknya lengkap dan informasi harga juga sangat jelas karena tertulis di sekitar produk. Menurutnya produk untuk di konsumsi di toko online biasanya tidak sama dengan harganya. Dari jawaban tersebut terlihat bahwa dalam hal berbelanja mereka memiliki perbedaan pendapat antara berbelanja di toko dan toko online. Mereka lebih mementingkan kenyamanan dan kepercayaan produk saat membeli. Terlihat jelas bahwa toko modern dan toko online melakukan perubahan dari segi produk dan model bisnis. Pengaruh konsumsi terhadap perilaku ekonomi Desa Sambirejo Menurut 3 . orang informan, perilaku konsumsi ini sangat berpengaruh dalam aktivitas sehari-hari sebab selalu mengkonsumsi secara terus menerus. Penyebab yang di konsumsi tidak melihat manfaat pemakaian yang malah menimbulkan pengeluaran lebih. Saat melakukan proses wawancara, jawaban setiap orang hampir sama. Windy, 21 tahun, menjawab Auperilaku konsumsi ini sangat berpengaruh, apalagi kalau sering belanja di toko online, pasti akan mempengaruhi pengeluaran bulanan. Ay Meski tanggapan dari ibu Ningsih, 28, mengatakan bahwa Auada dampaknya, tentu karena pengeluaran yang semakin meningkatAy. Maka Ibu Eni, 30 tahun menjawab Auya ada dampaknya karena tentu saja pengeluaran semakin meningkat dan produk yang dibeli semakin mahalAy. Padahal, perilaku konsumsi bisa mengarah ke sifat pamor, sebab terlalu mengkonsumsi produk yang kita konsumsi dengan harga lebih tinggi, kita akan semakin menjadi sosialis dan kelompok sosial yang besar. Oleh karena itu, di zaman modern ini, tampaknya tidak akan diperbarui dengan baik jika tidak memiliki sesuatu untuk diubah. Untuk membuat sebanyak mungkin orang mengubah penampilannya menjadi sefashionable mungkin. Dengan situasi sosial saat ini, banyak dari mereka yang berprofesi sebagai Setelah adanya industrialisasi, pendapatan masyarakat terutama yang bekerja di pabrik meningkat secara signifikan. Hal ini mendorong banyak penduduk desa untuk beralih pekerjaan menjadi buruh pabrik dimana mereka akan menerima gaji bulanan atau lebih jika mereka bekerja lembur. Oleh karena itu, karena Indonesia memiliki keinginan untuk menjadi salah satu ekonomi dunia pada tahun 2030, maka ketimpangan ini perlu didokumentasi dan diturunkan dari bentuk Menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat kalangan bawah, membangun infrastruktur di daerah terpencil dan memperluas akses pelayanan publik bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan merupakan langkah pertama yang mungkin dilakukan. Situasi sosial harus diharapkan karena pembangunan ekonomi. Perubahan sifat konsumsi berubah atas nama kehidupan dan pekerjaan pemasar dan Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 140-149 | 147 Analisis Sifat Konsumtif Dan Sosial Ekonomi Pada Masyarakat Desa Sambirejo Terhadap Kestabilan Ekonomi Rumah Tangga (Munawaro. media di belakangnya harus diperiksa dengan cermat, sehingga yang lemah membuat orang tidak terlalu rentan dari efek sosial yang ditimbulkannya. SIMPULAN Sifat konsumtif dan sosial ekonomi yang ada pada masyarakat desa Sambirejo memiliki hubungan dan dampak terhadap kestabilan ekomomi rumah tangga, hal ini nampak dari hasil analisis yang telah dilakukan oleh peneliti. Semakin meningkatknya konsumtif yang terjadi pada masyarakat desa Sambirejo karena pengaruh dari sumber pendapatan masyarakat, adanya perubahan yang secara berlebih-lebihan yang didasari oleh perubahan waktu kepada era modern dengan kebutuhan yang bervariasi dan dari pendapatan lingkungan industri mengakibatkan gaya konsumtif masyarakat Sambirejo sangat mempengaruhi stabilan ekonomi rumah tangga. Perubahan ini secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak kepada lingkungan masyarakat Sambirejo, dengan perilaku konsumtif ini berdampak nyata terutama bagi aktivitas sehari-hari sebab tingkat konsumtif semakin meningkat , barang yang di konsumsi tidak melihat nilai guna dan kebutuhan, sehingga membutuhkan pendapatan yang lebih besar sebelum masyarakat Sambirejo mengenal lingkungan industri. DAFTAR PUSTAKA