Al-Mishbah Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi I Vol. 21 No. 1 (Januari Ae Juni 2. I P. 28 - 38 NILAI TOLERANSI BERAGAMA DALAM DAKWAH HABIB HUSEIN JAAoFAR AL-HADAR PADA YOUTUBE DALAM PODCAST LOG IN Faras Darmawati1. Khairuddin 2 Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Email: farasdarmawati106@gmail. com, 2 khairuddin. 72@uin-suska. Keywords Tolerance. Religion. Log In Podcast. Kata kunci Toleransi. Beragama. Podcast Log In. Abstract This study aims to analyze the values of religious tolerance in the preaching of Habib Husein JaAofar Al-Hadar on the Log In podcast on YouTube. The research employs a library-based media study approach with content analysis as the primary technique, supported by data from relevant literature. The findings indicate that Habib Husein JaAofar effectively leverages digital platforms to creatively and effectively convey messages of religious moderation, particularly to Generation Z. Through interactive discussions, humor, and simple language, values of tolerance are delivered in a light yet profound manner, emphasizing the importance of respecting differences in multicultural societies. These include interfaith dialogue, maintaining unity amidst diversity, and rejecting extremism. These messages successfully reach a broader audience and align with the demands of preaching in the digital era. The study concludes that YouTube platforms hold significant potential as contemporary preaching tools to foster social harmony. This research recommends optimizing digital media as a preaching space that promotes religious moderation, involving more interfaith figures in constructive dialogues. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai toleransi beragama dalam dakwah Habib Husein JaAofar Al-Hadar pada podcast Log In di YouTube. Metode penelitian menggunakan pendekatan kajian media pustaka dengan analisis konten sebagai teknik utama, didukung data dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habib Husein JaAofar memanfaatkan platform digital untuk menyampaikan pesan moderasi beragama seperti dialog antar agama, menjaga persatuan dalam keberagamaan dan menolak ekstremisme, secara kreatif dan efektif, khususnya kepada Generasi Z. Melalui diskusi interaktif, humor, dan bahasa yang sederhana, nilai-nilai toleransi disampaikan secara ringan namun mendalam, memperkuat kesadaran tentang pentingnya menghormati perbedaan di masyarakat multikultural. Pesan-pesan ini mampu menjangkau audiens yang lebih luas dan relevan dengan kebutuhan dakwah di era digital. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Platfrom Youtube memiliki potensi besar sebagai sarana dakwah kontemporer untuk membangun harmoni sosial. Penelitian ini Faras Darmawati Nilai Toleransi Beragama Dalam Dakwah Habib Husein JaAofar pada Youtube Dalam Podcast Log In Jurnal Al-Mishbah Vol. 21 No. Jan-Juni 2025: pp 29-39 merekomendasikan optimalisasi media digital sebagai ruang dakwah yang mendukung moderasi beragama, dengan melibatkan lebih banyak tokoh lintas agama dalam dialog-dialog yang konstruktif. Pendahuluan Era digital telah membawa perubahan besar dalam cara menyampaikan dakwah, terutama dalam menjangkau Generasi Z yang dikenal sebagai generasi digital-native. tengah meningkatnya penggunaan media sosial. YouTube menjadi salah satu platform yang efektif untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan, termasuk nilai-nilai toleransi Salah satu tokoh yang memanfaatkan media sosial ini adalah Habib Husein JaAofar Al-Hadar. Beliau dikenal sebagai daAoi dengan pendekatan dakwah yang kreatif, santai, dan humoris. Melalui program "Log In Podcast" di Chanel YouTube Deddy Corbuzier, ia menyampaikan nilai-nilai toleransi beragama dengan cara yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Masalah toleransi beragama tetap relevan di tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk. Ketegangan akibat perbedaan agama, budaya, dan keyakinan sering kali memicu konflik yang mengancam kerukunan sosial. Sebagai tokoh yang memiliki pemahaman mendalam tentang agama Islam. Habib Husein JaAofar menyampaikan bahwa toleransi bukan hanya soal hubungan dengan sesama manusia tetapi juga ketaatan kepada Tuhan yang mengajarkan untuk menghormati perbedaan. Penelitian-penelitian sebelumnya telah menunjukkan efektivitas media digital dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan. Awaluddin . mengungkap bahwa dakwah digital berperan besar dalam penyebaran nilai-nilai Islam moderat. Sementara itu. Elvina dkk. menyoroti bahwa Habib Husein JaAofar berhasil menggunakan pendekatan sederhana yang relevan dengan generasi muda. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendalami bagaimana konsep toleransi beragama disampaikan melalui interaksi lintas agama yang dihadirkan dalam podcast. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Habib Husein JaAofar Al-Hadar menyampaikan nilai-nilai toleransi beragama melalui platform YouTube, khususnya dalam "Log In Podcast. " Penelitian ini juga akan membahas bagaimana pendekatan dakwah yang digunakan dapat menjangkau Generasi Z serta kontribusi media digital dalam mempromosikan keharmonisan antar umat beragama. Dengan demikian, artikel ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang peran media sosial sebagai alat dakwah yang mendukung pembangunan toleransi di masyarakat. Metode Penelitian Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kajian media pustaka, yaitu suatu pendekatan yang memanfaatkan sumber-sumber literatur sebagai dasar utama dalam pengumpulan informasi dan data yang relevan dengan topik Faras Darmawati Nilai Toleransi Beragama Dalam Dakwah Habib Husein JaAofar pada Youtube Dalam Podcast Log In Jurnal Al-Mishbah Vol. 21 No. Jan-Juni 2025: pp 29-39 Kajian media pustaka digunakan untuk menggali, mengolah, dan menganalisis informasi yang diperoleh dari berbagai jenis literatur, seperti buku, catatan, laporan penelitian terdahulu, artikel ilmiah, serta konten. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan landasan teoretis yang kuat, mengidentifikasi konsep-konsep utama, dan memahami hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya sebagai acuan dalam merumuskan kesimpulan maupun rekomendasi penelitian. Hasil dan Pembahasan Biografi Habib Husein JaAofar Habib JaAofar, memiliki nama lengkap Habib Husein Bin Ja'far Al Hadar, lahir di Bondowoso. Jawa Timur tanggal 21 Juni 1988. Menurut catatan Rabithah Alawiyah, beliau adalah keturunan ke-38 Nabi Muhammad SAW, ayahnya bernama JaAofar Al Hadar. Riwayat pendidikan. Habib Husein JaAofar menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Yayasan Pesantren Islam (YAPI) Bangil. Kabupaten Pasuruan. Jawa Timur. Beliau meneruskan pendidikan S1 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan jurusan Aqidah dan Filsafat Islam, dan mendapat gelar Sarjana Filsafat Islam (S. Fil. I). Tidak hanya sampai di situ, beliau melanjutkan pendidikan magister dengan program Ilmu Alquran dan tafsir, di kampus yang sama yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan gelar Magister Ilmu Agama (M. Habib Husein JaAofar memulai karier sebagai seorang penulis, dengan tulisan-tulisannya yang terdapat di media nasional seperti Jawa Pos. Kompas, dan Tempo, selama masa perkuliahan. Beliau juga menulis beberapa buku, yaitu AuMenyegarkan Islam KitaAy. AuSeni Merayu TuhanAy. AuIslam Mazhab FadlullahAy, dan AuTuhan Ada di HatimuAy, itu merupakan beberapa buku terlaris. Arif Zidansyah. AuAnalisis Dakwah dan Pesan Akhlak Habib Husein JaAofar Al Hadar Dalam Membina Generasi Z Melalui Akun Youtube,Ay Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, no. 2 (Agustus 2. : 78 Faras Darmawati Nilai Toleransi Beragama Dalam Dakwah Habib Husein JaAofar pada Youtube Dalam Podcast Log In Jurnal Al-Mishbah Vol. 21 No. Jan-Juni 2025: pp 29-39 Gambar 1. Buku Tulisan Habib Husein JaAofar Selain menulis. Habib Husein JaAofar juga memiliki Chanel YouTube bernama AuJeda NulisAy sebagai media dakwah yang ruang lingkupnya lebih luas dari pada ceramah di mimbar-mimbar masjid. Menurut Habib Husein JaAofar di era sekarang penyampaian melalui video lebih diminati. Habib jaAofar juga aktif di berbagai platfrom untuk mengisi acara, podcats dan lainnya. Habib husein jaAofar banyak digemari karna penyampaian dakwkahnya terkesan tidak menggurui dan bahasa yang digunakan sederhana serta dibalut dengan komedi yang tentuya tidak bertentangan dengan agama Karena pendekatan yang unik dan relevan ini, ia sering dijuluki sebagai AuHabib Industri. Ay2 Gambar 2. Chanel Youtube Jeda Nulis Habib JaAofar Habib Husein JaAofar aktif sebagai pembawa acara dalam program podcast "Log In" yang ditayangkan di chanel YouTube Deddy Corbuzier. Dalam program ini. Beliau berkolaborasi dengan Onadio Leonardo (Ona. , yang beragama Katolik, sementara Habib Husein JaAofar sendiri beragama Islam. "Log In" pertama kali dirilis pada bulan Ramadan tahun 2023 dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Karena respons yang antusias, program ini dilanjutkan pada Ramadan tahun 2024. Program "Log In" Abdulqadir Alboneh. Syarifa Raehana, dkk. AuPesan Dakwah Habib Husein JaAofar Al-Hadar di Media Sosial Youtube,Ay Jurnal Komunikasi Sosial dan Ilmu Politik, no. 4 (Agustuus 2. : 253 Faras Darmawati Nilai Toleransi Beragama Dalam Dakwah Habib Husein JaAofar pada Youtube Dalam Podcast Log In Jurnal Al-Mishbah Vol. 21 No. Jan-Juni 2025: pp 29-39 menghadirkan dialog yang asyik dan santai antara Habib Husein JaAofar dan Onad, membahas topik-topik keagamaan dengan pendekatan yang ringan dan tidak tegang. Kolaborasi antara seorang penceramah dan seorang entertainer ini memberikan cita rasa baru dalam diskusi keagamaan di platform digital. Gambar 3. Podcast Log In pada chanel Deddy Corbuzer Toleransi beragama Secara etimologi, toleransi berarti sikap sabar dan kemampuan untuk menahan Secara terminologi, toleransi mengacu pada sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan, baik dalam pendapat maupun kepercayaan, meskipun bertentangan dengan keyakinan pribadi. Djohan Effendi mendefinisikan toleransi sebagai sikap seseorang yang menghargai perbedaan, termasuk perbedaan dalam perilaku, agama, budaya, serta kondisi fisik dan psikis individu. Sedangkan menurut Friedrich Heiler mendefinisikan toleransi sebagai pengakuan atas keberagaman agama dan penghormatan terhadap setiap pemeluknya, di mana semua pemeluk agama memiliki hak yang sama untuk diperlakukan setara oleh orang lain. Dakwah kontemporer adalah sarana yang memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan pesan agama di era digital. Media sosial memiliki kemampuan untuk menyebarkan pesan dakwah secara cepat dan luas. Selain itu, internet juga dapat mempererat silaturahmi yang sebelumnya terhambat oleh jarak geografis. Dalam masyarakat modern, khususnya generasi Z yang sangat bergantung pada media digital, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi platform pembelajaran, termasuk untuk mendalami agama. Sebagai contoh. YouTube merupakan AuLogin. Podcast seru dan Jenaka sambil Menyelami Toleransi antar Agama,Ay Kompasiana, diakses 23 Desember, 2024, https://w. com/amp/gilangriy/66098cb6de948f1a870cd832/login-podcast-seru-dan-jenakasambil-menyelami-toleransi-antar-agama AuPengertian Toleransi dan Contoh Sikap YangPenting untuk Diterapkan,Ay Gramedia, diakses pada 24. Desember, 2024, https://w. com/literasi/toleransi/?srsltid=AfmBoE5eDRzGngyKPJgLKUnEldzbNpL0zhnXnIfswsI48WJhz-5Kt Faras Darmawati Nilai Toleransi Beragama Dalam Dakwah Habib Husein JaAofar pada Youtube Dalam Podcast Log In Jurnal Al-Mishbah Vol. 21 No. Jan-Juni 2025: pp 29-39 salah satu platform yang mempermudah madAou dalam memahami dan menerima pesan dakwah melalui podcast atau konten video lainnya. Habib Husein JaAofar adalah seorang tokoh agama yang dikenal sebagai "Habib Industri" karena memanfaatkan media sosial untuk berdakwah. Habib Husein JaAofar menyampaikan pesan agama dengan pendekatan komedi untuk menarik perhatian generasi Z. Ia menggunakan platform YouTube untuk membahas berbagai topik, termasuk toleransi beragama. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Habib Husein JaAofar berhasil menyampaikan pesan toleransi secara efektif kepada masyarakat luas. Habib Husein JaAofar berusaha menjadi sosok yang diterima oleh semua generasi agar pesan agama yang ia sampaikan dapat menginspirasi dan memotivasi. Melalui program YouTube podcast Log In. Habib Husein JaAofar berdakwah dengan gaya santai dan menarik. Beliau mengundang bintang tamu dari berbagai latar belakang agama di Indonesia, sehingga diskusinya menjadi inklusif dan relevan bagi banyak kalangan. Pendekatan ini berhasil menarik perhatian tidak hanya generasi Z, tetapi juga generasi milenial dan berbagai lapisan masyarakat lainnya. Dalam podcast Log In. Habib Husein JaAofar menggambarkan pentingnya sikap saling menghargai dan toleransi dalam kehidupan, meskipun terdapat perbedaan agama, suku, budaya, maupun ras. Pada salah satu episode di Log In episode dua. Beliau mengundang para pemuka agama dari berbagai agama yang ada di Indonesia, termasuk Bhante dari Buddha. Blian dari Hindu. Wen Shi dari Konghucu. Romo dari Katolik, dan pendeta dari Protestan. Diskusi ini mencerminkan keberagaman dan menguatkan pesan toleransi antaragama. Awaluddi. Au Dakwah Digital Habib JaAofar Al-Hadar Dalam Penyebaran Islam Moderat,Ay Jurnal Kajian Manajemen Dakwah, no. 2 (Oktober 2. : 156 Susilo Heri Pratama. Fathurrohman Husen. AuHabib Husein JaAofar dan Dakwah Online: Literasi Moderasi Beragama di Era Digital,Ay Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi, no. 2 (Juli 2. Siska Novra Elvina. Randi Saputra. Wanda Fitri. AuStrategi Dakwah Husein JaAofar Al-Hadar Terhadap Generasi Z di Indonesia,Ay Jurnal Manajeman Dakwah, no. 2 (Desember 2. : 22 Faras Darmawati Nilai Toleransi Beragama Dalam Dakwah Habib Husein JaAofar pada Youtube Dalam Podcast Log In Jurnal Al-Mishbah Vol. 21 No. Jan-Juni 2025: pp 29-39 Gambar 4. Tayangan AuLoe Liat Nih Login Ini Indonesia Bung 6 Pemuka Agama Jadi Satu Di LebaranAy (Season . Deddy Corbuzer Pada episode ini. Onad sebagai host membuka percakapan dengan pertanyaan. AuApa sih toleransi menurut agama masing-masing?Ay Dimulai dari agama Islam. Habib Husein JaAofar menjelaskan bahwa. AuToleransi dalam Islam bukan hanya tentang hubungan kita dengan mereka yang berbeda atau bahkan memusuhi kita, tetapi juga tentang hubungan kita dengan Tuhan yang telah mewajibkan kita untuk bersikap toleran. Ay Dalam kutipan tersebut. Habib Husein JaAofar menjelaskan pentingnya toleransi dengan mengangkat kisah Nabi Muhammad SAW, yang selalu menjaga sikap toleransi. Ia mengaitkannya dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang harus dipegang teguh oleh semua orang. Menurutnya, toleransi bukan hanya untuk kawan atau mereka yang berbeda, tetapi juga untuk lawan sekalipun. Penjelasan dari Habib Husein JaAofar memberikan pemahaman yang mendalam bagi umat Islam tentang pentingnya toleransi sebagai bagian dari ajaran agama Islam. Pada menit ke 17. Bhante menjelaskan bahwa dalam ajaran Buddha, toleransi bermakna. AuBarang siapa menghormati dan menghargai agama, kepercayaan, dan ajaran orang lain, maka sesungguhnya ia sedang menjaga dan menghormati ajarannya sendiri. Sebaliknya, jika ia mencela atau merusak agama orang lain, sebenarnya ia sedang merusak agamanya sendiri. Ay Dalam kutipan tersebut. Bhante menjelaskan sudut pandang agama Buddha bahwa kebencian tidak akan berakhir jika dibalas dengan kebencian, tetapi akan berakhir jika dibalas dengan cinta kasih. Ajaran Buddha menekankan pentingnya saling Faras Darmawati Nilai Toleransi Beragama Dalam Dakwah Habib Husein JaAofar pada Youtube Dalam Podcast Log In Jurnal Al-Mishbah Vol. 21 No. Jan-Juni 2025: pp 29-39 menghargai dalam kehidupan, karena inti dari ajaran agama adalah cinta, bukan Penekanan ini menggambarkan bahwa toleransi dan kasih sayang merupakan nilai-nilai universal yang diajarkan dalam agama Buddha untuk menciptakan harmoni di tengah perbedaan. Pada menit ke 21. Blian menjelaskan bahwa dalam kitab Hindu, makna toleransi tercermin dalam konsep Trikaya Parisudha, yaitu menjaga tiga hubungan yang harmonis: hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama manusia, dan hubungan manusia dengan alam semesta. Ia juga mengutip ajaran Hindu yang menyatakan bahwa. AuHakikat manusia adalah seperti pohon yang tumbuh untuk semua, seperti sungai yang mengalirkan air untuk semua, dan seperti sapi yang memberikan susu untuk semua tanpa memandang perbedaan agama. Begitulah manusia, dilahirkan untuk memberikan manfaat kepada semua. Ay Dalam kutipan ini. Blian menjelaskan makna toleransi dengan bahasa yang relevan dan sederhana, sehingga mudah dipahami oleh semua kalangan. Blian menegaskan bahwa alam semesta adalah bagian yang harus dijaga dengan baik untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, baik dengan alam, sesama manusia, maupun dengan Tuhan. Penekanan ini menunjukkan bahwa ajaran Hindu mendukung kehidupan yang rukun dan damai, sehingga umat Hindu hidup dalam kerukunan dan ketenteraman dengan menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan. Pada menit ke 25. Wen Shi menjelaskan bahwa dalam agama Konghucu, arti toleransi adalah. AuLangit adalah ayahku dan bumi adalah ibuku, mengapa kita bersaudara? Karena kita lahir dan hidup dari sumber yang sama. Ay Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi makhluk hidup untuk tidak saling bertoleransi, karena pada hakikatnya semua makhluk hidup adalah saudara. Dalam kutipan ini. Wen Shi menjelaskan dengan cara yang menarik, mengkolaborasikan pandangan dari agama Islam dan Hindu, sambil sesekali menambahkan candaan yang membuat diskusi semakin hangat dan humoris. Wen Shi menekankan bahwa bumi tidak pilih kasih dan tidak memiliki batasan, yang menjadi inti dari arti toleransi. Pernyataan ini menggambarkan bahwa toleransi sejati melampaui perbedaan dan menjunjung tinggi kesetaraan serta penerimaan terhadap semua makhluk hidup tanpa diskriminasi. Selanjutnya. Romo dan Pendeta menjelaskan bahwa makna toleransi dalam agama Katolik dan Protestan memiliki inti yang sama, yaitu kasih. Mereka menyimpulkan bahwa kasih terbagi dalam dua hal utama: kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama. Dengan demikian, dalam agama Kristen, toleransi dijunjung tinggi dalam bentuk keadilan dan kesejahteraan, yang mencerminkan ajaran untuk saling menghormati, mengasihi, dan hidup berdampingan dengan damai. Habib Husein JaAofar. AuLoe Liat Nih Login Ini Indonesia Bung 6 Pemuka Agama Jadi Satu Di Lebaran,Ay 9 April, 2024, video toleransi, 1:41:05, https://youtu. be/5ACmPpEPWks?si=CgjqjNH_mKk3GMHO. Faras Darmawati Nilai Toleransi Beragama Dalam Dakwah Habib Husein JaAofar pada Youtube Dalam Podcast Log In Jurnal Al-Mishbah Vol. 21 No. Jan-Juni 2025: pp 29-39 Dalam tayangan ini, kita dapat melihat bagaimana setiap agama memandang Melalui dialog antar agama yang terbuka dan saling menghormati tanpa merendahkan, pendekatan ini menjadi salah satu cara untuk menjaga toleransi beragama. Diskusi yang disampaikan dengan nuansa humor dan candaan menciptakan suasana yang hangat, menunjukkan bahwa meskipun berbeda, kita tetap dapat hidup berdampingan. Selain tayang secara online, "Log In" juga pernah diselenggarakan secara offline dalam acara Islami Fest 2023 di Jakarta pada 10 Juni 2023. Acara ini bertujuan menghadirkan agama dengan cara yang lebih fun dan interaktif, memungkinkan penonton untuk berjumpa langsung dengan berjumpa langsung dengan Habib Husein JaAofar dan Onad. Gambar 5. Poster Log In Offline di Islami Fest 10 Juni 2023 Pendekatan inklusif dan dialogis dalam Log In telah berkontribusi besar dalam menghidupkan nilai toleransi melalui dialog antar agama, yang menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk berdiskusi dan saling memahami. Dalam podcast Log In, banyak nilai toleransi yang disampaikan, salah satunya adalah pentingnya menghormati keyakinan orang lain. Pesan yang disampaikan mengingatkan bahwa agama pada dasarnya mengajarkan cinta kasih, di mana mereka yang bukan saudara dalam iman tetap saudara dalam kemanusiaan. Dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan keyakinan maupun pendapat sering kali menjadi pemicu konflik dan Namun, hakikat toleransi beragama mengajarkan kita untuk saling menerima AuPerdana Offline,Login Habib Husein JaAofar dan Onad Hadir di Islami Fest 10 Juni 2023,Ay NuOnline, diakses pada, 25. Desember, 2024 https://w. id/nasional/perdana-offline-login-habibhusein-ja-far-dan-onad-hadir-di-islami-fest-10-juni-2023-SRElw AuMenghidupkan Toleransi Lewat Dialog antar Agama,Ay Mubadalah, diakses pada, 25. Desember, 2024 https://mubadalah. id/menghidupkan-toleransi-lewat-dialog-antar-agama/ Faras Darmawati Nilai Toleransi Beragama Dalam Dakwah Habib Husein JaAofar pada Youtube Dalam Podcast Log In Jurnal Al-Mishbah Vol. 21 No. Jan-Juni 2025: pp 29-39 dan menghargai perbedaan, sehingga tercipta kehidupan yang damai dan harmonis di tengah masyarakat. Podcast Log In menyampaikan pesan yang menunjukkan bahwa toleransi beragama adalah hal yang nyata dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tercermin dalam beberapa episodenya yang menghadirkan narasumber sebagai bintang tamu untuk berdiskusi, berbagi informasi, dan bertukar pandangan mengenai toleransi beragama. Log In menjadi media yang efektif dalam menyebarkan pesan-pesan keagamaan secara luas, sehingga dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat. Pendekatan ini memudahkan audiens untuk memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan mereka, menjadikan podcast ini sebagai sarana penting untuk membangun kesadaran dan harmoni antar umat beragama. Kesimpulan Penelitian ini menegaskan bahwa Habib Husein JaAofar Al-Hadar secara efektif memanfaatkan YouTube, khususnya Login Podcast, untuk menyampaikan nilai-nilai toleransi beragama dengan pendekatan santai dan inklusif. Pesan-pesan toleransi yang disampaikan berhasil menjangkau Generasi Z dan masyarakat luas, menunjukkan pentingnya media digital sebagai sarana dakwah modern yang mendukung keharmonisan Rekomendasi untuk penelitian mendatang adalah mengeksplorasi dampak pesan toleransi terhadap perilaku audiens serta memperluas kajian dengan melibatkan lebih banyak tokoh lintas agama. Penulis berterima kasih kepada Habib Husein JaAofar atas kontribusinya, serta platform digital yang mendukung penyebaran dakwah ini, yang telah membantu menyebarkan pesan perdamaian dan toleransi kepada masyarakat lebih luas. Jadi, media sosial dinilai efektif dalam menyampaikan informasi-informasi keislaman atau berdakwah di era digital, hal ini terlihat dari banyaknya pengikut pada akun-akun yang mempunyai konten dakwah, kemudian dilihat dari yang menyukai konten tersebut serta dilihat dari aktivitas orang membagikan ulang kembali konten tersebut agar semakin banyak orang yang mengetahui pesan-pesan islam yang Referensi