JURNAL TABGHA Volume 5 No. 2 Oktober 2024 P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 PENGGUNAAN TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK Tony Suhartono 1. Heru Cahyono 2 Sekolah Tinggi Teolohgi Tabgha Batam 1. Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia 2 tony@st3b. id 1, heru. cahyono@sttbi. Abstract This study aims to investigate the use of technology in increasing parental participation in educating In today's digital era, technological advances have resulted in various online applications and platforms that support communication between parents and schools, making it easier to exchange information and monitor children's development. This study uses a qualitative method that allows researchers to analyze the effectiveness of various technological tools in encouraging collaboration and communication. The results show that technology not only increases parental engagement, but also contributes to improved child learning outcomes. The increase in the frequency of communication between parents and teachers has a positive impact on children's learning motivation. However, it is important to note that not all parents have the same skills in using technology. Some are proficient, while others may have difficulties. Therefore, the implications of this study emphasize the importance of technology integration in school communication strategies by taking into account parents' technological capabilities, so that all parties can participate optimally in children's education. inclusive approach in the use of technology is very important to support the role of parents in the development of children's education Keywords: Technology. Involvement. Parents. Children. Keywords: Technology. Engagement. Parents. Children Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan partisipasi orang tua dalam mendidik anak. Di era digital saat ini, kemajuan teknologi telah menghasilkan berbagai aplikasi dan platform online yang mendukung komunikasi antara orang tua dan sekolah, sehingga memudahkan pertukaran informasi dan pemantauan perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang memungkinkan peneliti untuk menganalisis efektivitas beragam alat teknologi dalam mendorong kolaborasi dan komunikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya meningkatkan keterlibatan orang tua, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan hasil belajar anak. Peningkatan frekuensi komunikasi antara orang tua dan guru berdampak positif pada motivasi belajar anak. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua orang tua memiliki keterampilan yang sama dalam menggunakan teknologi. ada yang mahir, sementara yang lain mungkin mengalami Oleh karena itu, implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam strategi komunikasi sekolah dengan memperhitungkan kemampuan teknologi orang tua, sehingga semua pihak dapat berpartisipasi secara optimal dalam pendidikan anak. Pendekatan inklusif dalam pemanfaatan teknologi menjadi sangat penting untuk mendukung peran orang tua dalam perkembangan pendidikan anak Kata Kunci: Teknologi. Keterlibatan. Orang-tua. Anak PENDAHULUAN Keterlibatan orang tua dalam mendidik anak merupakan faktor penting yang mempengaruhi prestasi akademik dan perkembangan sosial anak. Penelitian yang dilakukan oleh Epstein (Epstein keterlibatan orang tua dapat memberikan motivasi belajar yang semakin meningkat dan juga hasil akademik anak meningkat hingga 30%. Hal ini menegaskan bahwa ketika orang tua secara aktif terlibat dalam pendidikan anak-anak mereka, anak-anak cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih besar dan motivasi belajar yang lebih Fenomena ini tidak bisa diabaikan, karena pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama antara orang tua dan institusi pendidikan. Namun, meskipun manfaatnya jelas, banyak orang tua yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan sekolah. Berbagai alasan, seperti waktu yang terbatas akibat kesibukan kerja (Purwasih and Sahnan 2023, . , kurangnya informasi yang jelas tentang kegiatan sekolah, dan bahkan perbedaan bahasa atau budaya, sering kali menjadi JURNAL TABGHA Volume 5 No. 2 Oktober 2024 penghalang bagi orang tua untuk terlibat secara aktif. Dalam konteks ini, teknologi muncul sebagai solusi yang potensial untuk menjembatani kesenjangan komunikasi antara orang tua dan sekolah, bukan menjadi boomerang sehingga anak didik menyalah gunakan teknpologi (Suriyanti Rahayu Dengan memanfaatkan aplikasi dan platform online, orang tua dapat mengetahui pendidikan anak mereka dengan lebih mudah dan cepat, berinteraksi dengan guru, dan berpartisipasi dalam kegiatan Misalnya, platform seperti whatshap dan Google Classroom telah terbukti efektif dalam meningkatkan komunikasi antara guru dan orang tua (Joseph and Boiliu 2021, 2. Melalui aplikasi tersebut, orang tua dapat menerima pembaruan rutin tentang kemajuan akademik anak, serta informasi penting mengenai kegiatan sekolah dan jadwal pertemuan. Ini tidak hanya mengurangi kesenjangan informasi, tetapi juga memberikan orang tua kesempatan untuk lebih ikut andil dalam proses pendidikan anak. Lebih memberikan pembelajaran anak di rumah. Dengan adanya akses yang lebih mudah ke sumber daya pendidikan yang tersedia secara daring . alam jaringa. atau lebih di kenal dengan online, orang tua dapat menolong anak mereka dengan tugas dan proyek sekolah, serta menyediakan dukungan tambahan ketika diperlukan. Penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara orang tua dan guru dapat membuat lingkungan belajar yang lebih positif (Hidayat et al. 2023, 3. dan mendukung bagi anak. Ini menunjukkan bahwa ketika orang tua merasa lebih terhubung dan terlibat, anak-anak mereka cenderung menunjukkan peningkatan dalam prestasi akademik dan keterampilan Tidak semua orang tua dapat memiliki akses yang sama terhadap teknologi, dan ini dapat menciptakan kesenjangan baru dalam keterlibatan Beberapa orang tua mungkin P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 sangat mahir dalam menggunakan teknologi, sementara yang lain mungkin merasa gagap teknologi dan kesulitan untuk beradaptasi dengan alat-alat digital yang baru. Oleh karena itu, sekolah harus berupaya untuk menyediakan pelatihan bagi orang tua yang mungkin belum familiar dengan teknologi. Dengan cara ini, semua orang tua, terlepas dari latar belakang sosial ekonomi mereka, dapat merasa diberdayakan untuk terlibat aktif dalam mendidik anak mereka. Penting juga untuk menyadari bahwa keterlibatan orang tua tidak hanya sebatas pada komunikasi dengan sekolah, tetapi juga pada dukungan yang diberikan di Orang memanfaatkan berbagai sumber daya online untuk membantu anak-anak mereka belajar di luar jam pembelajaran sekolah (Adisel and Prananosa 2020, . Misalnya, pembelajaran, kuis interaktif, dan forum pengalaman belajar anak-anak mereka. sisi lain, orang tua yang gagap teknologi mungkin memerlukan bimbingan dan memanfaatkan sumber daya ini secara Oleh karena itu, inisiatif yang melibatkan pelatihan teknologi bagi orang tua harus menjadi bagian integral dari program keterlibatan orang tua di sekolah. Partisipasi pendidikan anak sangat penting untuk mencapai keberhasilan akademis mereka (Suhartono 2022, . Meskipun terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, teknologi dapat berfungsi sebagai alat memperkuat komunikasi serta kolaborasi antara orang tua dan sekolah. Oleh karena itu, sangat penting bagi sekolah untuk mengadopsi pendekatan yang inklusif dan mungkin guna memastikan bahwa semua orang tua memiliki kesempatan untuk berperan aktif dalam pendidikan anak Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dapat bermanfaat bagi anak-anak, dan juga akan memperkuat komunitas pendidikan secara Melalui kolaborasi yang erat antara orang tua, guru, dan sekolah, dapat membuat suasana lingkungan pendidikan JURNAL TABGHA Volume 5 No. 2 Oktober 2024 yang lebih nyaman dan lebih mendukung bagi generasi mendatang. METODE PENELITIAN Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, yang dirancang untuk menggali keterlibatan orang tua dalam penggunaan teknologi di lingkungan pendidikan. Dalam konteks ini, penelitian ini sangat relevan mengingat perkembangan teknologi yang pesat dan dampaknya terhadap proses belajar-mengajar. Pengumpulan dilakukan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah . ocus group discussio. dengan berbagai pihak terkait, seperti orang tua, guru, dan pengelola Dengan melibatkan beragam sudut pandang, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai isu yang sedang Informan penelitian terdiri dari 30 orang tua yang memiliki anak di jenjang sekolah dasar dan menengah, serta 15 guru dari berbagai sekolah di wilayah Jakarta. Pemilihan Jakarta sebagai lokasi penelitian dianggap strategis, karena kota ini merupakan pusat pendidikan dan Indonesia, memungkinkan peneliti untuk memperoleh wawasan yang lebih beragam. Dalam menggunakan pertanyaan terbuka yang dirancang untuk memicu diskusi dan menggali pendapat serta pengalaman para peserta terkait penggunaan teknologi dalam mendukung keterlibatan mereka dalam pendidikan anak-anak. Selain itu, diskusi kelompok terfokus dilakukan untuk mengumpulkan informasi dari sekelompok orang tua dan guru secara bersamaan, yang memungkinkan interaksi dan pertukaran ide yang lebih Dalam mendorong peserta untuk saling berbagi pengalaman dan pandangan mereka mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam menggunakan teknologi untuk meningkatkan komunikasi dan keterlibatan dalam pendidikan. Data yang diperoleh dari kedua metode ini selanjutnya dianalisis tematik. Teknik ini memungkinkan peneliti untuk mengkelompokkan pola dan tema yang muncul dari data yang telah dikumpulkan. Dengan cara ini, peneliti dapat memahami P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 memanfaatkan teknologi dalam konteks pendidikan, serta faktor-faktor yang Proses analisis ini juga dilakukan pengkodean data, pengelompokan tema, hingga penarikan kesimpulan yang relevan dengan fokus penelitian. Untuk memastikan validitas dan reliabilitas informasi yang diperoleh, penelitian ini juga melibatkan triangulasi Hal membandingkan informasi yang diperoleh dari wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, serta sumber data lain seperti dokumen sekolah atau kebijakan pendidikan terkait penggunaan teknologi. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat mengurangi bias dan meningkatkan keakuratan temuan penelitian. Melalui pendekatan yang sistematis dan metodologis, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam meningkatkan partisipasi orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengelola sekolah dan pembuat kebijakan dalam merancang program yang lebih efektif untuk melibatkan orang tua dalam proses pendidikan, serta memanfaatkan komunikasi dan kerja sama antara sekolah dan keluarga. Selain kontribusi akademis, penelitian ini juga diharapkan membawa dampak praktis yang positif bagi HASIL DAN PEMBAHASAN Penggunaan teknologi Penggunaan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan ini mencakup metode pengajaran yang lebih modern serta cara orang tua berperan dalam proses pendidikan anak-anak mereka. Dengan adanya sistem manajemen pembelajaran berbasis online, banyak sekolah yang mulai memberikan ruang kepada orang tua untuk memantau informasi akademik anak mereka secara real-time. Hal ini menjadi penting mengingat peran orang tua dalam JURNAL TABGHA Volume 5 No. 2 Oktober 2024 mendukung pendidikan anak sangatlah Menurut Kurtanto sekolah telah banyak menggunakan platform digital untuk berkomunikasi dengan orang tua (Kuntarto and Prakash 2020, . Ini menunjukkan bahwa adopsi teknologi dalam pendidikan bukan hanya tren sementara, tetapi telah menjadi bagian integral dari sistem pendidikan modern. Contohnya, aplikasi media sosial telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan orang tua. Aplikasi ini memungkinkan guru untuk mengirim pembaruan langsung kepada orang tua mengenai kemajuan anak, kegiatan kelas, pengumuman penting Dengan cara ini, orang tua merasa lebih terlibat dan terinformasi tentang apa yang terjadi di sekolah (Suhartono et al. Hal ini memberikan dampak positif bagi anak-anak, karena disaat orang tua anak-anak memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi. Penelitian ini memaparkan keterlibatan orang tua yang lebih baik berhubungan langsung dengan peningkatan hasil belajar Teknologi juga menyediakan ruang bagi orang tua untuk berkolaborasi dengan guru dan sekolah. Platform seperti Google Classroom, whatshapp memungkinkan orang tua untuk melihat tugas yang diberikan kepada anak mereka dan memberikan dukungan yang diperlukan di Dengan teknologi, maka orang tua dapat menolong anak-anak mereka dalam menyelesaikan tugas dan memahami materi pelajaran dengan lebih baik. Orang tua yang aktif menggunakan platform ini melaporkan peningkatan dalam komunikasi dengan guru dan pemahaman tentang kurikulum yang diajarkan. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi berguna sebagai alat komunikasi, juga sebagai sarana untuk membangun hubungan yang lebih baik antara orang tua dan sekolah. Namun, meskipun banyak manfaat tantangan dalam penggunaan teknologi untuk keterlibatan orang tua. Beberapa orang tua mengungkapkan kesulitan dalam mengakses teknologi karena keterbatasan perangkat atau koneksi internet yang tidak stabil. Hal ini menunjukkan bahwa kesenjangan digital P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 masih menjadi isu penting yang perlu diatasi agar semua orang tua dapat pendidikan anak mereka. Tanpa akses yang memadai, potensi teknologi untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dan hasil belajar anak menjadi terhambat. Tantangan lain yang dihadapi adalah kurangnya literasi digital di kalangan beberapa orang tua. Banyak orang tua menggunakan teknologi atau merasa canggung dalam berinteraksi dengan Situasi menyebabkan ketidaknyamanan dalam berpartisipasi dalam pendidikan anak. Oleh karena itu, sangat penting bagi sekolah untuk menyediakan pelatihan dan sumber daya bagi orang tua agar mereka dapat menggunakan teknologi dengan lebih efektif. Dalam konteks ini, dukungan dari sekolah sangat penting. Sekolah dapat mengadakan pelatihan pelatihan kepada bagi orang tua untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang teknologi yang digunakan dalam pendidikan. Dengan memberikan pelatihan yang tepat, sekolah tidak hanya membantu orang tua menciptakan lingkungan yang lebih kolaboratif antara orang tua dan guru. Ini akan membantu mengurangi kesenjangan yang ada dan memastikan bahwa semua orang tua dapat berkontribusi dalam pendidikan anak mereka. Penting untuk melibatkan kelompok dalam mendukung keterlibatan orang tua. Kelompok menyediakan akses teknologi, seperti pusat komputer atau program pinjaman Dengan cara ini, orang tua yang tidak memiliki perangkat dapat tetap terlibat dalam pendidikan anak mereka. Keterlibatan komunitas dalam pendidikan dapat menciptakan sinergi yang positif dan memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan hasil belajar anak, kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan komunitas sangatlah penting (Hidayat et al. 2023, 3. Ketika semua pihak bekerja sama, anak-anak akan mendapatkan dukungan yang lebih holistik JURNAL TABGHA Volume 5 No. 2 Oktober 2024 dalam proses belajar mereka. Anak-anak yang mendapatkan dukungan dari orang tua, sekolah, atau kelompok cenderung memiliki hasil belajar yang lebih baik dan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan (Suriyanti. Intan 2024, . Oleh karena itu, menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif harus menjadi prioritas bagi semua pemangku kepentingan. Dengan teknologi dalam pendidikan tidak hanya berkaitan dengan alat yang digunakan, tetapi juga tentang bagaimana alat tersebut dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dan mendukung hasil belajar Teknologi memberikan peluang kolaborasi, dan dukungan yang diperlukan dalam pendidikan. Namun, tantangan yang ada harus diatasi agar semua orang tua dapat berpartisipasi secara aktif. Dengan melalui pelatihan, dukungan komunitas, dan kerja sama yang baik menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak kita. Untuk teknologi dalam pendidikan, kita harus menghadapi tantangan yang ada dan membangun sistem yang inklusif. Dengan melibatkan orang tua secara aktif dan menyediakan akses yang memadai, kita dapat meningkatkan hasil belajar anak dan membangun kemitraan yang kuat antara orang tua dan sekolah. Ini merupakan generasi masa depan yang lebih siap dan Oleh karena itu, semua pihak perlu berkomitmen untuk bekerja sama kesejahteraan pendidikan anak-anak kita. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Ketidakpahaman orang tua terhadap teknologi dapat menyebabkan anak-anak mendapatkan informasi yang relevan dan kemampuan yang diperlukan untuk sukses di dunia modern. Orang kesulitan untuk memahami teknologi baru yang digunakan oleh anak-anak mereka. Data kesenjangan yang signifikan antara generasi orang tua dan anak-anak dalam hal pemahaman terhadap teknologi. Orang tua yang merasa percaya diri dalam memberikan nasihat kepada anak-anak mereka tentang penggunaan internet dan Kesenjangan menunjukkan perlunya pendidikan dan pelatihan bagi orang tua agar mereka dapat mendukung anak-anak mereka dengan lebih baik. Kondisi dampak negatif dari penggunaan teknologi yang tidak terarah. Anak-anak yang tidak mendapatkan bimbingan yang cukup dari orang tua cenderung lebih rentan terhadap risiko seperti cyberbullying (Hendra Yohanes. Fitriani Fitriani, and Sayyidah Khalillah 2024, . , paparan konten yang tidak sesuai dan ketergantungan pada perangkat digital menjadi perhatian utama. Misalnya, anak-anak yang menghabiskan lebih dari tiga jam sehari di depan layar gadget memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah kesehatan mental. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami teknologi agar mereka dapat mengawasi dan membimbing anakanak mereka dalam penggunaan yang sehat dan produktif. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa ketidakmengertian orang tua terhadap teknologi tidak hanya berdampak pada anak-anak (Sulistyawati 2020, . , tetapi juga pada hubungan keluarga secara keseluruhan. Ketika orang tua tidak mampu beriteraksi dengan anak-anak mereka mengenai dunia digital, hal ini dapat menciptakan jarak emosional dan mengurangi kualitas interaksi dalam Sebuah penelitian oleh The Journal Family Communication memiliki pemahaman yang baik tentang Orang tua yang Gagap Teknologi Akibat ketidakmengertian orang tua dalam penggunaan teknologi merupakan isu yang semakin mendesak di era Banyak orang tua yang perkembangan teknologi yang begitu cepat, sehingga mereka tidak dapat memberikan panduan yang tepat bagi anak-anak mereka dalam menggunakan perangkat digital. Hal ini berdampak pada interaksi keluarga dan juga pada cara anak-anak belajar dan beradaptasi dengan JURNAL TABGHA Volume 5 No. 2 Oktober 2024 teknologi cenderung memiliki komunikasi yang lebih terbuka dan saling pengertian. Dengan pemahaman orang tua tentang teknologi dapat berkontribusi pada penguatan hubungan keluarga. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya kolaboratif antara lembaga pendidikan, komunitas, dan pemerintah dalam menyediakan program pelatihan bagi orang tua. Programprogram ini dapat mencakup workshop, webinar, dan sumber daya online yang dirancang untuk membantu orang tua penggunaannya yang aman. Contohnya, beberapa sekolah telah meluncurkan inisiatif untuk melibatkan orang tua dalam pendidikan digital anak-anak mereka, dengan menyelenggarakan sesi informasi mengenai media sosial dan keamanan Inisiatif semacam ini dapat mengatasi kesenjangan yang ada. Memberikan akses kepada orang tua terhadap informasi yang relevan dan terkini tentang teknologi. Banyak orang tua mungkin tidak menyadari bahwa terdapat banyak sumber daya online yang dapat membantu mereka memahami tren teknologi terbaru. Dengan memberikan akses yang lebih baik kepada orang tua terhadap informasi ini, mereka akan lebih siap untuk mendukung anak-anak mereka dalam menghadapi tantangan di dunia Misalnya, situs web yang pengaturan privasi di media sosial atau cara mengidentifikasi konten yang tidak pantas dapat menjadi alat yang berharga bagi orang tua. Dari kurangnya pemahaman orang tua tentang Ketika orang tua tidak memiliki pengetahuan yang memadai mengenai teknologi, anak-anak mereka mungkin tidak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang bergantung pada teknologi. Hal ini dapat menyebabkan ketidakadilan dalam akses pendidikan dan peluang kerja di masa Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa semua orang P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 tua, tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi mereka, memiliki akses ke pendidikan teknologi yang cukup. Melihat psikologis, ketidakpahaman orang tua terhadap teknologi dapat menyebabkan perasaan cemas dan frustrasi (Sudana 2. , baik bagi mereka maupun anakanak mereka. Ketika orang tua merasa tidak mampu untuk membantu anak-anak mereka menggunakan teknologi dengan bijak, hal ini dapat menimbulkan stres dalam hubungan keluarga. Penelitian menunjukkan bahwa stres yang dialami orang tua dapat berdampak negatif pada kesejahteraan emosional anak-anak, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi Dengan dukungan yang tepat kepada orang tua, kita dapat membantu mengurangi stres tersebut dan menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi anak-anak. Ketidakmengertian orang tua dalam penggunaan teknologi adalah isu yang memerlukan perhatian serius. Dengan meningkatnya ketergantungan masyarakat pada teknologi, orang tua sebaiknya memiliki pemahaman yang memadai agar mereka dapat membimbing anak-anak mereka dengan efektif. Hal akan anak-anak menggunakan teknologi secara bijak, dan juga akan memperkuat hubungan keluarga dan mengurangi kesenjangan digital di Oleh karena itu, upaya untuk kalangan orang tua harus menjadi prioritas bagi semua yang terlibat dalam pendidikan dan pengembangan masyarakat. HASIL PENELITIAN Hasil bahwa penggunaan teknologi secara signifikan meningkatkan partisipasi orang tua dalam pendidikan anak. Di era digital saat ini, semakin banyak sekolah yang memanfaatkan aplikasi komunikasi untuk menghubungkan guru dan orang tua. Dari wawancara yang dilakukan, 80% orang tua melaporkan bahwa mereka merasa lebih aktif terlibat melalui aplikasi komunikasi yang disediakan oleh sekolah. Dengan demikian, teknologi berfungsi sebagai alat komunikasi dan sarana untuk memperkuat hubungan antara orang tua JURNAL TABGHA Volume 5 No. 2 Oktober 2024 dan sekolah. Orang tua yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan guru kini memiliki akses yang lebih mudah dan cepat untuk mendapatkan pendidikan anak-anak mereka. Mereka juga mengungkapkan bahwa teknologi membantu mereka memahami kebutuhan pendidikan anak dan cara mendukungnya di rumah. Dengan adanya platform digital mengakses informasi terkait kegiatan belajar mengajar, mereka dapat lebih aktif dalam memberikan dukungan yang diperlukan oleh anak-anak mereka Selain itu, guru juga melaporkan bahwa komunikasi yang lebih baik dengan orang tua berdampak positif pada suasana belajar di kelas. Disaat orang tua terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, anak-anak merasa lebih didukung dan termotivasi untuk belajar. Keterlibatan orang tua yang lebih tinggi berhubungan dengan peningkatan motivasi dan prestasi Penelitian menekankan pentingnya kerja sama antara orang tua dengan guru di sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi anak. Dengan meningkatnya keterlibatan orang tua, anak-anak juga menunjukkan peningkatan dalam hal kehadiran dan partisipasi di kelas. Ketika orang tua anak-anak bertanggung jawab terhadap pendidikan mereka sendiri. Ini menciptakan siklus positif di mana keterlibatan orang tua mendorong anak untuk lebih aktif, yang pada gilirannya meningkatkan hasil belajar Penelitian lain juga membuktikan bahwa anak-anak yang memiliki orang tua yang terlibat cenderung memiliki sikap yang lebih positif terhadap sekolah dan pendidikan secara umum. Namun, orang tua setiap anak tingkat kemampuan yang tberbeda beda dalam menggunakan teknologi. Baik orang tua yang mampu menggunakan teknologi maupun yang gagap teknologi, keduanya dapat merasakan dampak positif dari aplikasi komunikasi ini. Sekolah perlu menyediakan pelatihan atau dukungan bagi orang tua yang kurang familiar dengan teknologi, agar mereka juga dapat terlibat secara aktif. Dengan demikian. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 semua orang tua, tanpa memandang latar berkontribusi dalam proses pendidikan Salah satu tantangan yang dihadapi menjangkau orang tua yang tidak memiliki akses internet atau perangkat teknologi. Dalam hal ini, penting bagi sekolah untuk menyediakan alternatif komunikasi yang dapat diakses oleh semua orang tua. Misalnya, mengadakan pertemuan rutin di sekolah atau menggunakan media cetak untuk menyampaikan informasi penting. Pendekatan yang inklusif ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua orang tua memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat dalam pendidikan anak mereka. Mempertimbangkan aspek budaya dan sosial yang akan mempengaruhi keterlibatan orang tua. Dalam beberapa komunitas, ada norma dan nilai yang berbeda terkait peran orang tua dalam Oleh karena itu, sekolah perlu memahami konteks sosial dan budaya orang tua agar dapat merancang strategi komunikasi yang lebih efektif. Dengan budaya, sekolah dapat membangun komunikasi yang lebih baik dan kuat dengan orang tua akan meningkatkan keterlibatan mereka. Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak sangatlah penting dan Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki orang tua yang aktif terlibat cenderung memiliki peluang lebih besar untuk berhasil di sekolah dan dalam Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan partisipasi orang tua harus menjadi prioritas bagi semua pemangku kepentingan dalam pendidikan, termasuk sekolah, pemerintah, dan masyarakat. Dalam rangka mencapai tujuan ini, kolaborasi antara berbagai pihak sangat diperlukan (Maresha Caroline Wijanto et 2021, . Sekolah harus bekerja sama dengan komunitas dan organisasi lokal untuk menyediakan sumber daya dan dukungan bagi orang tua. Misalnya, mengadakan seminar atau lokakarya tentang cara mendukung pembelajaran anak di rumah. Dengan menyediakan informasi dan sarana prasarana yang tepat, sekolah dapat mendorong orang tua JURNAL TABGHA Volume 5 No. 2 Oktober 2024 untuk mengambil peran aktif dalam pendidikan anak-anak mereka. Selain itu, penting untuk melakukan evaluasi secara rutin terhadap program keterlibatan orang tua yang telah dilaksanakan. Melalui evaluasi, orang tua dan guru di sekolah dapat mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan mengembangkan strategi yang lebih efektif. Proses evaluasi ini juga dapat membantu memahami dampak penggunaan teknologi terhadap partisipasi orang tua dan hasil belajar anak. Dalam konteks global, fenomena keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak juga menjadi perhatian utama bagi banyak negara. Berbagai penelitian negara-negara dengan tingkat keterlibatan orang tua yang pendidikan yang lebih baik. Indonesia terus berupaya meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan. Dengan memanfaatkan teknologi dan menjalin hubungan yang erat antara sekolah dan orang tua, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik untuk generasi mendatang. Penggunaan keterlibatan orang tua, yang pada gilirannya memberikan dampak positif pada hasil belajar anak. Meskipun ada tantangan yang harus dihadapi, seperti perbedaan dalam keterampilan teknologi dan akses, pendekatan yang inklusif dan kolaboratif diperlukan untuk memastikan semua orang tua memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dari semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang mendukung keterlibatan orang tua, berlangsung dengan lebih baik. Dengan demikian, usaha untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak merupakan langkah penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi Kita perlu terus berinovasi, beradaptasi, dan berkreasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat agar setiap anak dapat mencapai potensi terbaik mereka. SIMPULAN Kesimpulan P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 teknologi memiliki potensi yang signifikan untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka. Dalam era digital saat ini, berbagai aplikasi dan platform online telah dikembangkan untuk memfasilitasi komunikasi antara Dengan memanfaatkan alat-alat ini, orang tua dapat dengan lebih mudah mendapatkan akademik anak, menghadiri pertemuan secara virtual, dan memberikan dukungan yang diperlukan di rumah. Orang tua yang menggunakan aplikasi komunikasi sekolah keterlibatan mereka dalam aktivitas pendidikan anak (Pujianto 2. Namun, untuk mencapai hasil yang optimal, penting bagi sekolah untuk menyediakan pelatihan dan sumber daya yang memadai bagi orang tua, terutama bagi mereka yang menghadapi tantangan dalam akses teknologi. Banyak orang tua, meskipun mereka memiliki niat baik, mungkin mengalami kesulitan dalam memahami cara menggunakan platform Oleh karena itu, sekolah perlu mengembangkan program pelatihan yang inklusif dan mudah diakses, yang dapat membantu orang tua merasa lebih Misalnya, program pelatihan tersebut dapat mencakup sesi praktik langsung, panduan video, atau bahkan dukungan satu-satu bagi orang tua yang membutuhkan bantuan tambahan. Implikasi bahwa pengintegrasian teknologi dalam strategi komunikasi sekolah tidak hanya menguntungkan orang tua, tetapi juga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Ketika orang tua lebih terlibat, anak-anak cenderung mengalami peningkatan dalam motivasi belajar dan prestasi akademik. Keterlibatan aktif orang tua memiliki hubungan yang erat dengan hasil akademik siswa. Dengan demikian, sekolah yang berhasil menerapkan berkomunikasi dengan orang tua dapat menciptakan suasana belajar yang lebih mendukung dan produktif. Tidak semua orang tua memiliki JURNAL TABGHA Volume 5 No. 2 Oktober 2024 P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Educators and Improving Schools. AoAy The School Community Journal 21 . https://d1wqtxts1xzle7. 71062853/price-mitchellspring2011libre. pdf?1633231827=&responsecontentdisposition=inline. filename= Book_Review_of_School_Family_and _Communi. pdf&Expires=1728377626 &Signature=gZU3wasz1ZiULlHIw1N w84HVXH0cVSoFoILuEQ7mH3mc6W7hyOVc2pOMZgfZADKNuyHuvw8 2V7HD39VYse2qX1yN8A1jbmhTzlD ZSjTFrQy6LZwqG430AoUsY7WO3J 2z6r6I8ofug1jWqK2r37d9sF1XXWpC JrzvMrRBrJJ641FT8TCWQSqZwhnj0Pb8FsfEFJap845uV3gOoqK7V AOnZNvPY1JhCmXXI7mW9503Fx6 QcOJjVykIRxAUmmTYu3QGp9xiEl qr8JrHLS8wMEz0DK7NTUh1THwaD N5a3bdMl8Vj2HUtXEAzxxak4CZOD3 Ew3ZrcogaaSygedwRUA__&KeyPairId=APKAJLOHF5GGSLRBV4ZA. Hendra Yohanes. Fitriani Fitriani, and Sayyidah Khalillah. AuCyberbullying Terhadap Kesehatan Mental Remaja Wanita Dengan Latar Belakang Broken Home. Ay Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum. Psikolog. Keperawatan Dan Kebidanan 2 . : 01Ae11. https://doi. org/10. 61132/corona. Hidayat. Udin Firman. Martha Megawati Pasaribu. Djoys Anneke Rantung, and Noh Ibrahim Boiliu. AuPenerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Adaptif Dalam Menghadapi Tantangan Teknologi Pendidikan. Ay Journal on Education 5 . : 3492Ae3506. https://doi. org/10. 31004/joe. Joseph. Priscillia Diane Joy, and Fredik Melkias Boiliu. AuPeran Pendidikan Agama Kristen Dalam Penggunaan Teknologi Pada Anak. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN 3 . : 2037Ae45. https://doi. org/10. 31004/edukatif. Kuntarto. Hario Bismo, and Amit Prakash. AuDIGITAL LITERACY AMONG CHILDREN IN ELEMENTARY akses yang sama terhadap teknologi. Ada orang tua mungkin berasal dari latar belakang yang kurang mampu atau tinggal di daerah dengan infrastruktur teknologi yang terbatas. Oleh karena itu, sekolah juga perlu mengambil langkah-langkah proaktif untuk memastikan bahwa semua orang tua, terlepas dari kemampuan teknologi mereka, dapat terlibat dalam pendidikan anak-anak mereka. Ini bisa termasuk menyediakan perangkat yang diperlukan, akses internet gratis, atau mengadakan pertemuan tatap muka untuk orang tua yang tidak dapat menggunakan Pendekatan yang menyeluruh dan inklusif terhadap penggunaan teknologi dalam pendidikan sangat penting dan Dengan dukungan yang tepat, orang tua dari berbagai latar belakang dapat lebih aktif berpartisipasi dalam pendidikan anak-anak mereka, yang pada akhirnya dapat memberikan dampak positif pada perkembangan akademik dan sosial anak. Oleh karena teknologi dalam komunikasi pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan dan dengan perhatian khusus terhadap kebutuhan semua orang tua. Kesimpulan jawaban terhadap hipotesis dan/atau tujuan penelitian serta hasil temuan yang Kesimpulan mengulang hasil dan pembahasan, tetapi merupakan ringkasan dari temuan yang sesuai dengan tujuan atau hipotesis Saran menyampaikan langkahlangkah yang dapat diambil untuk mengembangkan ide-ide lebih lanjut dari penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA